Wilfried Zaha merasa jika dirinya harus dijegal sampai patah kali dulu tekel-tekel keras yang sering dia terima mendapat perhatian dari wasit.

Striker Crystal Palace tersebut melakukan aksi individual luar biasa sehingga The Eagles mampu mencuri kemenangan versus Huddersfield Town di Stadion John Smith’s, Sabtu (15 September 20198) WIB kemarin.

Akan tetapi dalam pertandingan tersebut Zaha sempat geram. Pasalnya, jegalan yang dilakukan oleh Mathias Jorgensen hanya berbuah kartu kuning saja dari wasit Graham Scott.

Zaha telah dilanggar 11 kali, lebih banyak yang diterima oleh Eden Hazard, James Maddison dan Will Hughes. Wilfried Zaha mengaku bingung dengan perlakuan yang dia terima dari wasit dan berseloroh bahwa dirinya harus mengalami patah kaki dulu agar wasit bisa bersikap adil.

“Saya merasa apakah saya harus menderita patah kaki dulu agar wasit memperhatikan dan menjatuhkan kartu merah. Itu sebabnya saya geram. Etienne Capoue berdiri di betis saya dan mendapatkan kartu kuning saja,” jelas Wilfried Zaha.

“Saya hanya tidak habis pikir dengan semuanya dan ini selalu saya alami tiap pekan dengan wasit yang berbeda juga.”

“Saya sudah bicara dengan wasit tapi mungkin saya akan memberi tahu kapten tim untuk berbicara atau memberi tahu wasit sebelum pertandingan karena ini sesuatu yang tidak bisa saya terima lagi. Ini sulit karena membuat Anda tidak ingin berlari.”

“Perlakuan ini tidak membiarkan Anda mengungkapkan perasaan Anda seperti yang biasa dilakukan. Itu yang saya alami tapi di saat yang sama saya harus membiarkan kaki-kaki saya berbicara di atas lapangan juga.”