Sembilan tahun memperkuat Real Madrid, Cristiano Ronaldo menciptakan rivalitas yang sengit bersama bintang Barcelona, Lionel Messi. Dengan kepindahannya ke Juventus, Bagaimana nasib rivalitasnya dengan Messi?

Persaingan antara Ronaldo dengan Messi sebenarnya sudah terjadi sebelum kapten tim nasional Portugal itu datang ke La Liga. Saat masih menjadi andalan Manchester United di Premier League, Ronaldo dan Messi berulang kali dibanding-bandingkan, dicari siapa yang lebih baik antara mereka berdua.

Persaingan pun semakin sengit saat El Real memutuskan memecahkan rekor transfer untuk merekrutnya dari Old Trafford ke Santiago Bernabeu di musim panas 2009. Perdebatan makin intens, pemberitaan makin panas, angka-angka statistik dan rekor yang bergantian dipecahkan menjadi acuan sekaligus pembenaran bagi pendukungnya masing-masing kalau pemain idolanya adalah yang terbaik, yang pantas menyandang status sebagai pemain terbaik dunia.

Beberapa jam lalu Ronaldo resmi hengkang dari Real Madrid. Dia dilepas ke Real Madrid dengan banderol yang dikabarkan ada di angka 100 juta euro. Apakah rivalitasnya dengan Messi akan berakhir?

Sepertinya tidak. Seperti pada masa lalu, banyak orang berdebat mengenai siapa yang lebih baik antara Pele dan Maradona, hal itu juga akan terjadi pada Ronaldo dan Messi. Perbedaan liga tidak akan menghentikan perdebatan itu. Bahkan ketika mereka pensiun, atau puluhan tahun ke depan ketika mereka sudah tinggal sejarah.

Selanjutnya, tidak akan mudah lagi membandingkan Messi dan Ronaldo. Hat-trick Messi ke gawang Alaves tidak bisa disamakan Hat-trick Ronaldo ke gawang Napoli. Atau gol tendangan bebas Messi ke Atletico Madrid akan sulit disejajarkan dengan aksi individu Ronaldo saat membelah pertahanan Udinese.

Pendapat menarik diuangkapkan oleh mantan rekan setim Ronaldo di Manchester United, Ryan Giggs. Giggs menyebut jika kepindahan Ronaldo ke Juventus juga didorong oleh Messi. Ronaldo ingin membuktikan kalau dirinya masih lebih baik dari Messi. Caranya adalah dengan menjadi juara di tiga liga berbeda: Premier League, La Liga, Serie A.

“Cristiano berambisi mengalahkan Messi. Dia akan bisa mengatakan ‘Saya sudah melakukannya di Inggris, saya sudah melakukannya di Spanyol, sekarang waktunya saya membuktikannya di Italia,” ucap Giggs seperti yang dilansir dari Express.