Wenger Ternyata Tak Pernah Simpan Medali Juara

Arsene Wenger

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger berpeluang menjadi manajer tersukses di Piala FA jika tim asuhannya menjadi juara musim ini. Akan tetapi, kalaupun memperoleh medali juara, Wenger tidak akan menyimpannya.

Arsenal akan berhadapan dengan Chelsea dalam laga final Piala FA di Wembley, Sabtu (27 Mei 2017) malam WIB. Gelar juara akan menjadi penyelamat untuk musim The Gunners, yang untuk pertama kalinya di era Wenger finis di luar zona empat besar Premier League.

Memenangi trofi ini juga akan membuat Arsenal mencatatkan rekor sebagai tim yang paling sering memenangkan Piala FA. Sejauh ini mereka sudah 12 kali menjadi juara dalam turnamen tertua di Inggris ini, sama seperti Manchester United.

Sementara untuk Wenger, jika berhasil mengantarkan Arsenal mengalahkan Chelsea berarti dirinya akan menyabet status sebagai manajer yang paling banyak memenangkan Piala FA. Pria Prancis tersebut sudah enam kali meraih juara, jumlah yang sama dikumpulkan oleh mantan manajer Aston Villa, George Ramsay.

Namun, Arsene Wenger selama ini ternyata tidak pernah membawa medali juaranya ke rumah. Andaikan dia mendapatkan kembali memperoleh medali, dia akan memberikan medali tersebut kepada orang lain.

“Saya tidak pernah membawa medali saya ke rumah. Anda datang ke rumah saya dan akan terkejut. Di sana tak ada piala, tak ada medali, saya tidak menyimpan trofi apa-apa,” ungkap Arsene Wenger seperti yang dilansir dari Soccerway.

“Saya selalu memberikan medali yang saya dapatkan kepada orang lain. Selalu ada orang di klub yang tidak mendapatkan medali, seorang anggota staf, jadi saya memberikannya kepada dia. Jadi, Anda selalu tak punya medali dan Anda akan selalu menemukan seseorang yang mengambilnya.

“Saya bukanlah orang yang suka melihat ke belakang. Saya selalu melihat ke depan. Di rumah saya, Anda tidak bisa melihat saya sebagai seorang manajer klub sepakbola, terlepas dari kenyataan bahwa ada tayangan pertandingan sepakbola.

“Saya tidak bisa lepas dari sepakbola. Saya sepenuhnya ada di sepakbola. Saya sering menyaksikan pertandingan yang ditayangkan di malam hari, tapi saya tak melihat apa yang sudah kami menangkan, apa yang sudah kami lakukan, dan kekalahan-kekalahan kami,” ungkap Wenger.