Tarik Ulur MU – Madrid Soal Morata

Alvaro Morata

Manchester United dan Real Madrid selama ini dikenal punya hubungan harmonis dalam masalah transfer pemain. Namun, belakangan hubungan mereka terganggu setelah kegagalan proses transfer David De Gea ke Madrid pada musim panas 2015 silam.

Baru-baru ini, kedua tim kembali membangun hubungan baik di urusan jual beli pemain. Manchester United sedang mencoba merekrut salah satu penyerang andalan Real Madrid, Alvaro Morata.

Spekulasi kepindahan Alvaro Morata ke MU pada mulanya berjalan dengan normal. Tawar menawar pun dilakukan oleh kedua belah pihak, sampai akhirnya mencuat rumor yang menyebutkan bahwa Morata setuju hengkang ke Old Trafford.

Usai gosip ini mencuat ke media-media, tarik ulur antara The Red Devils dan El Real pun terjadi. Real Madrid dikabarkan tidak mau melepas Morata ke MU karena penawaran yang diberikan yang terlalu kecil. United pun kemudian mengirimkan penawaran baru dengan nilai yang lebih besar dan Madrid masih menunggu kepindahan Morata.

Belakangan ini, sebuah komentar aneh terkait Morata keluar dari mulut Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Menurutnya, hingga sekarang Los Blancos tidak melakukan negosiasi apapun dengan Manchester United terkait mantan striker Juventus itu.

“Saya yakin kami sedang tidak melakukan negosiasi apapun dengan Manchester United, yang di mana artinya, orang-orang di sekitar dia tidak melakukan pembicaraan,” ungkap Florentino Perez seperti yang dilansir dari El Primer Paolo.

“Banyak kabar yang sudah saya baca di media terkait adanya kesepakatan Alvaro Morata dengan Manchester United. Jujur saja saya tidak mengetahui sedikitpun soal ini,” lanjut Florentino Perez.

Pertanyaannya adalah: apakah yang sebenarnya sedang terjadi? Jika dilihat dari kondisi seperti ini, bisa jadi ada kesalahpahaman di tubuh manajemen Madrid. Sebab, agen Morata, Juanma Lopez, berkali-kali sudah menjalin kontak dengan klub-klub peminat Morata, termasuk MU.

Dengan kondisi seperti ini, bukan tidak mungkin jika kasus Alvaro Morata akan sama dengan De Gea. Sang pemain sebenarnya ingin pindah, namun pada akhirnya gagal karena adanya kesalahan konyol.