Tak Mau Janjikan Tempat Utama, Klopp Izinkan Sturridge Tinggalkan Liverpool

Daniel Sturridge

Daniel Sturridge dikabarkan ingin angkat kaki dari Liverpool karena kurang memperoleh kesempatan bermain. Sang manajer, Juergen Klopp tidak bisa memberikan jaminan kesempatan bermain Sturridge walaupun dia bertahan di Anfield.

Sturridge sudah kehilangan posisinya sebagai penyerang utama Liverpool usai keluar masuk ruang perawatan karena cedera. Sepanjang musim ini, penyerang asal Inggris tersebut baru menjadi starter sebanyak lima kali dari 14 penampilannya di semua kompetisi.

Tidak lagi memperoleh kesempatan bermain yang cukup, pemain 28 tahun itupun dikabarkan ingin angkat kaki dari Anfield Stadium di musim dingin tahun ini. Sevilla dan Inter Milan disebut-sebut menjadi klub yang mau menampung sang pemain.

Klopp tampaknya tak keberatan jika Sturridge pergi dari Merseyside. Mantan manajer Borussia Dortmund itu menegaskan bahwa tidak akan memberi jaminan kembali ke tim utama kepada Sturridge jika sang pemain bertahan di Liverpool.

Keputusan Klopp itu bukan karena adanya permasalahan pribadii. Jaminan tak diberikan karena Roberto Firmino dan Dominic Solanke selalu bisa diandalkan. Firmino sejauh ini sudah mencetak 16 gol dan delapan assists dari 30 penampilannya di seluruh ajang kompetitif. Sedangnkan Solanke masih terus diproyeksikan sebagai suksesor di lini serang.

“Jujur saja selama ini saya menjanjikan waktu bermain ke pemain selama beberapa bulan ke depan, tidak mungkin, saya sudah pernah membicarakan semua hal seperti itu kepada semua pemain,” kata Juergen Klopp seperti dikutip dari Soccerway.

“Ketika Daniel fit dan berlatih ke dalam bentuk terbaik, dia masih menjadi seorang striker yang luar biasa, saya tidak bisa membantah soal itu. Tapi dia tidak bermain dalam beberapa minggu terakhir, karena beberapa alasan.”

“Mungkin salah satu alasannya adalah karena Roberto Firmino, lalu perkembangan yang ditunjukkan oleh Dom Solanke. Sedangkan Daniel beberapa kali cedera. Bahkan lebih banyak (keluar) daripada berlatih. Tapi saat dia kembali, dia sedikit tidak beruntung dengan permainan, seperti itulah situasinya,” demikian tutup Juergen Klopp.