Tag Archives: Tottenham

Kecewanya Navas Dengan Hasil Imbang Madrid Lawan Tottenham

Keylor Navas

Kiper Real Madrid, Keylor Navas merasa kecewa dengan hasil imbang Real Madrid melawan Tottenham Hotspur. Namun, apapun hasilnya Navas menyebut jika tim sudah memberikan kemampuan terbaik.

El Real berhasil mendominasi permainan atas Tottenham Hotspur di Santiago Bernabeu, Rabu (18/10/2017) dinihari WIB. Akan tetapi, mereka malah sempat tertinggal lebih dulu lewat gol bunuh diri Raphael Varane di menit ke-28. El Real baru bisa membalas lewat penalti Cristiano Ronaldo di menit ke-43, yang membuat skor akhir menjadi 1-1.

Jika melihat dari data statistik pertandingan, Real Madrid seharusnya bisa meraih kemenangan di matchday ketiga Liga Champions ini. Los Blancos unggul penguasaan bola sebesar 62 persen dan mencetak enam tembakan yang mengarah ke sasaran.

Tidak hanya itu, Madrid juga punya peluang bersih yang seharusnya menjadi gol ketika Karim Benzema menyambar bola rebound dari tendagan Ronaldo. Namun, striker asal Prancis itu gagal melesakkan gol saat gawang yang sudah aman dari kawalan kiper.

Navas tentunya merasa kecewa dengan hasil imbang yang didapat oleh timnya. Penjaga gawang tim nasional Kosta Rika itu sebenarnya ingin timnya menang demi menjaga jarak di papan klasemen.

“Kami merasa kecewa dengan hasilnya, kami ingin memenangi pertandingan, tapi kami melawan tim yang hebat. Mereka punya peluang, seperti yang kami lakukan dan itu adalah pertandingan yang bagus. Kami tidak senang dengan hasilnya, tapi sudah melakukan semuanya,” kata NKeylor Navas seperti dikutip situs resmi klub.

“Ketika lawan kami bertahan ketat, itu membuat pertadingan berjalan lebih sulit. Hugo Lloris juga membuat beberapa penyelamatan yang sangat baik. Ini sulit, ini adalah pertandingan yang mana kami menciptakan peluang, tapi seringkali hal-hal tidak berjalan seperti keinginan Anda,” sambung Keylor Navas.

Navas saat ini baru mencetak tiga clean sheet dari sembilan pertandingan terakhir yang sudah dia jalani bersama Real Madrid musim ini. Ke depannya, dia berharap bisa menjaga gawang Madrid agar tidak kebobolan.

Pochettino Lebih Pilih Kembangkan Potensi Pemain Muda Ketimbang Belanja

pochettino

Ketika klub-klub rival berlomba-lomba dalam menggelontorkan banyak uang di bursa transfer musim panas, Tottenham Hotspur masih tenang-tenang saja. Tapi, hal ini sama sekali tidak membuat sang manajer, Mauricio Pochettino merasa khawatir.

Tottenham Hotspur belum merekrut satu pun pemain baru di bursa transfer musim panas ini. The Lilywhites justru melepas bek kanan andalan mereka, Kyle Walker, ke Manchester City seharga 50 juta poundsterling beberapa hari lalu.

Juara bertahan musim lalu, Chelsea sudah mendatangkan Antonio Ruediger, Tiemoue Bakayoko, dan Alvaro Morata, Sementara Manchester City sudah berhasil merekrut Kyle Walker, kiper Ederson Moraes, serta gelandang Bernardo Silva.

Sementara itu Manchester United mengeluarkan dana tidak kurang dariu 75 poundsterling demi memboyong Romelu Lukaku dari Everton, sedangkan Arsenal memecahkan rekor transfer klub untuk merekrut Alexandre Lacazette dari Olympique Lyon. Sementara itu, Liverpool juga berhasil mendatangkan Mohamed Salah dari AS Roma dengan biaya yang tidak murah.

Namun, belanja besar yang dilakukan oleh klub-klub rival tidak membuat Mauricio Pochettino merasa khawatir sedikitpun. Manajer berkebangsaan Argentina itu tetap berpegang pada filosofi klub Tottenham Hotspur , yang lebih fokus ke pengembangan pemain-pemain binaan sendiri.

“Dalam dua musim terakhir, penampilan kami sudah jauh membaik. Sangat jelas, filosofi kami adalah tentang berusaha menampilkan sepakbola yang menarik dengan pemain-pemain muda dan berusaha berbeda dibandingkan tim-tim papan atas. Saya pikir musim depan bisa jadi musim pembuktian untuk kami,” ujar Mauricio Pochettino dalam wawancara dengan ESPN FC.

“Yang pertama, itu karena kami pindah ke stadion Wembley, sebuah lingkungan yang baru kami, lapangan dan stadion yang berbeda, semuanya berbeda untuk kami. Memang benar kami harus melakukan sedikit perubahan karena kami sudah sangat nyaman main di White Hart Lane.”

“Kemudian, saya pikir karena tim-tim besar mengeluarkan banyak uang untuk memperkuat tim mereka. Namun, kami sangat tenang dan adem ayem karena kami yakin dengan kemampuan yang dimilik oleh pemain-pemain muda dari akademi kami. Kami mungkin kurang beberapa pemain, tapi kami sangat tenang karena saya pikir kami punya tim yang sangat bagus.”

Ini Dia Impian Terbesar Harry Kane

Harry Kane

Harry Kane menyimpan sebuah impian terpendam dalam kariernya. Penyerang tim nasional Inggris ini ingin bisa merasakan juara Ballon d’Or seperti dua pemain terbaik dunia saat ini, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Kane sendiri sekarang sudah punya modal soal ketajaman di depan gawang. Mantan penyerang Leicester City itu merupakan top skorer Premier League dalam dua musim terakhir. Dia mencetak total 75 gol selama tiga musim terakhir, paling banyak di antara pemain lainnya.

Namun Kane juga tahu jika bahwa kemampuan individu saja tidak cukup untuk memenangkan Ballon d’Or. Menurutnya, dia juga harus bisa mengantarkan Tottenham Hotspur atau tim nasional Inggris meraih gelar juara.

“Siapa yang tidak mau meraih penghargaan sebagai pemain terbaik dunia? Itu jelas sesuatu yang ingin saya lakukan. Untuk itu, Anda harus menjuarai turnamen besar, untuk klub dan juga tim nasional,” ungkap Harry Kaneseperti dilansir Sky Sports.

“Cristiano Ronaldo membawa Portugal meraih Piala Eropa dan Real Madrid juara di Liga Champions dan itu adalah bagian dari alasan mengapa dia sering memenangkan Ballon d’Or. Lionel Messi juga dalam situasi yang mirip.”

“Untuk itu, Ballon d’Or tidak hanya persoalan individu, saya pikir ini juga bagian dari tim, meraih trofi kolektif. Itulah semoga yang bisa kami lakukan di Tottenham Hotspur. dan tentu saya ingin meraih trofi itu suatu hari,” katanya.

Harry Kane sendiri menganggap Cristiano Ronaldo sebagai sosok panutan. Menurut Kane, mantan bintang Manchester United itu punya mental juara yang membuatnya jauh di atas pemain-pemain top lainnya.

Konsistensi di pertandingan-pertandingan penting, seperti saat mengantarkan El Real menjuarai Liga Champions dengan mencetak dua gol di final, disebut Kane sebagai salah satu kelebihan Ronaldo yang paling menonjol.

“Anda bisa saksikan Cristiano melakukan itu dari laga ke laga, di final, di semifinal. Itulah yang ingin saya lakukan. Cristiano adalah panutan hebat, pemain luar biasa. Semoga suatu hari saya bisa sampai pada level seperti dia,” tutup Kane.