Tag Archives: The Blues

David Luiz Absen, Conte Andalkan Christensen Sebagai Bek Tengah

christensen

David Luiz akan absen pada tiga pertandingan akibat kartu merah yang dia terima. Selama bek tim nasional Brasil itu absen, manajer Antonio Conte untuk sementara akan menunjuk Andreas Christensen untuk mengawal tembok pertahanan Chelsea.

David Luiz menerima hadiah kartu merah langsung ketika The Blues ditahan imbang 0 – 0 oleh Arsenal di Stamford Bridge, Minggu (17 September 2017). Mantan bek Paris Saint-Germain ini diusir wasit akibat pelanggaran kerasnya terhadap Sead Kolasinac.

Kartu merah langsung itu akan membuat David Luiz dijatuhi hukuman skorsing sebanyak tiga pertandingan, yaitu saat Chelsea berhadan dengan Nottingham Forest (20 September 2017), Stoke City (23 September 2017), dan Manchester City (30 September 2017).

Setelah David Luiz diusir dari lapangan di laga kontra Arsenal itu, manajer Chelsea Antonio Conte memasukkan Christensen untuk menutup lubang di lini belakang The Blues. Conte sepertinya akan kembali memainkan Christensen dalam tiga laga ke depan dimana ini merupakan pekan-pekan krusial.

Conte ternyata lebih percaya dengan kemampuan Christensen dibandingkan rekrutan musim panas lalu senilai 29 juta poundsterling, Antonio Rudiger yang sebenarnya juga bisa dimainkan di posisi bek tengah.

“Saya rasa saya punya cara untuk mengatasi masalah ini, ” jawab Antonio Conte ketika ditanya mengenai absennya David Luiz.

“Andreas Christensen adalah pemain yang masih sangat muda, tapi saya pikir dia adalah pemain bagus dan saya memercayainya. Sekarang dia punya kemungkinan untuk main dan sekarang dia harus mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk main,” kata Conte seperti dikutip Soccerway.

Andreas Christensen direkrut The Blues dari Brondby di musim panas 2012 silam. Setelah dipinjamkan ke Borussia Moenchengladbach selama dua musim terakhir, bek berkebangsaan Denmark itu masuk ke dalam rencana Conte pada musim ini.

Jadwal Lebih Padat Musim Depan, Ancelotti Sarankan Conte Belanja Pemain

Antonio Conte

Pelatih Bayern Muenchen, Carlo Ancelotti menyebut bahwa tantangan yang akan dihadapi oleh Chelsea bakal lebih berat di musim depan. Untuk itu dia menyarankan Antonio Conte untuk merekrut beberapa pemain baru agar bisa mempertahankan gelar.

Setelah gagal total bersama Jose Mourinho di musim 2015/2016, debut Conte di Premier League langsung mengantarkan Chelsea menjuarai Premier League. The Blues memenangkan persaingan dengan Tottenham Hotspur yang jadi runner up.

Musim depan the Blues akan ditantang untuk mempertahankan gelar dan juga tampil di Liga Champions. Namun, di bursa transfer musim panas ini The Blues justru tidak banyak bergerak, karena baru dua pemain berhasil direkrut yakni Willy Caballero dan bek Antonio Ruediger.

Sementara itu, Conte sudah terlanjur mendepak striker produktif Diego Costa, yang akan segera kembali ke mantan klubnya, Atletico Madrid. Ditambah lagi, klub asal London Barat ini juga baru saja kehilangan sosok kapten sekaligus bek andal John Terry usai kontraknya tidak diperpanjang, dan juga Nathan Ake.

Beda halnya dengan klub-klub rival. Arsenal sudah berhasil merekrut Alexandre Lacazette, Liverpool merekrut Mohamed Salah; Manchester United juga hampir meraih kesepakatan dengan Romelu Lukaku, sedangkan Manchester City justru sudah mendapatkan Bernardo Silva dan Ederson.

Carlo Ancelotti merasa cukup mirip dengan Antonio Conte ketika mampu menghadirkan gelar Premier League di musim pertamanya menangani The Blues di musim 2009/2010 silam. Namun, Ancelotti gagal mempertahankan kesuksesannnya musim berikutnya yang berujung dengan pemecatan.

“Antonio Conte harus melakukan sesuatu, yang mana itu adalah soal pembelian pemain baru, setelah dia sukses memenangkan Premier League menggunakan pemain yang nyaris sama dalam setiap pertandingan,” ujar Ancelotti seperti yang dilansir dari harian Mirror.

“Dengan jadwal padat yang akan dia hadapi di musim depan, Antonio Conte seharusnya merekrut banyak pemain-pemain baru,” tambahnya.

Conte Berhasil Buat Pemain Keluarkan Potensi Terbaiknya

Antonio Conte

Musim pertama Antonio Conte sebagai pelatih Chelsea berjalan dengan sangat sukses. Atas kesuksesannya itu, Conte membawa pulang dua penghargaan yakni gelar LMA Manager of the Year dan Barclays Premier League Manager of Season.

Conte berhasil mengantarkan Chelsea menjadi juara Liga Inggris 2016/2017 usai terseok-seok di musim lalu. Padahal, squad The Blues tidak jauh berbeda dengan tim yang musim lalu finis di peringkat 10 klasemen. Manajer asal Italia itu dinilai bisa mendorong para pemain Chelsea untuk bisa menggali potensi terdalamnya.

Chelsea tidak melakukan belanja besar-besaran dan hanya melakukan beberapa pembelian seperti Michy Batshuayi, David Luiz dan N’Golo Kante di bursa transfer musim panas kemarin. Lalu pemain yang sering dipinjamkan seperti Victor Moses memperoleh kesempatan untuk unjuk kebolehan.

Keputusan Conte itu terbukti tepat hingga mampu mengantarkan tim raksasa London Barat ini menjadi juara dengan sejumlah rekor, salah satunya raihan 93 poin dalam satu musim.

Moses yang merasa kariernya menanjak sejak kedatangan Conte, memberikan komentarnya soal sang Italiano itu, yang disebut sudah sangat dicintai oleh pada pemain Chelsea.

“Kami punya manajer yang hebat dan tidak ragu memberi kesempatan kepada semua pemain. Dia memberi saya kesempatan dan saya tak melihat masa lalu saya. Ini adalah soal kerja keras, saya tak pernah bekerja begitu keras di sepanjang karier saya sebelumnya dan saya hanya ingin terus meningkatkan kemampuan pada posisi saya bermain,” kata Moses seperti yang dilansir dari situs resmi Chelsea.

“Antonio Conte membawa kami untuk naik level, dia mendorong kami untuk bisa sampai ke batas kemampuan kami. Setiap dan semua orang dari kami sangat menghormatinya. Kami sangat mencintai dia sebagai manajer kami.”

“Bahagia rasanya bisa dilatih oleh pelatih yang keyakinan pada semua pemain. Dia memberi kami kepercayaan diri tinggi dan kami semua menikmati sepakbola kami,” imbuhnya.

Antonio Conte dan Chelsea masih punya kesempatan untuk menambah gelar lagi di musim ini. Mereka akan menjalani laga final Piala FA melawan Arsenal. Laga itu akan diselenggarakan di stadion Wembley, Sabtu (27 Mei 2017) malam WIB.