Tag Archives: Serie A

Striker Inter Inginkan Jam Bermain lebih Walau Harus Dipinjamkan Klub Lain

Gabriel Barbosa Inter Milan, Gabriel Barbosa, Inter Milan, Serie A, Liga Italia

Striker muda dari Inter Milan yaitu Gabriel Barbosa dikabarkan akan dipinjamkan ke klub lain yang bermain di Liga utama Eropa seandainya sang pemain tak dimainkan  lagi atau lebih tepatnya tak diberi kesempatan lagi untuk membuktikan keahliannya dimuim depan. Hal itu diungkapkan belum lama ini oleh Wagner Ribeiro yang merupakan agen dari Gabriel.

Gabriel atau yang biasanya dipanggil dengan Gabigol, memang baru usia 20 tahun, namun keahliannya menjebol gawang lawan cukup diperhitungkan. Tercatat saat a bermain di klub sebelumnya, Ia mampu mencetak 24 gol dari 83 penampilannya bersama Santos FC selama tiga tahun.

Akhirnya pada bursa transfer musim panas lalu, Ia pun diboyong oleh Inter dengan biaya penebusan hampir 30 juta Euro dengan masa kontrak selama lima tahun, padahal dua raksasa La Liga yaitu Barcelona  dan Real Madrid menginginkan tanda tangannya saat itu.

Sayangnya saat berlabuh di Giuseppe Meazza, Ia malah tak dipercaya diturunkan baik sebagai pemain inti maupun cadangan. Tercatat Ia hanya sempat diturunkan sebanyak delapan kali saja hingga saat ini. Padahal Ia sempat mencetak gol dari totak 153 menit dimainkan tepatnya saat menghadapi Bologna dan menyelamatkan poin Inter dengan skor 1-0..

Hal itu membuat agennya ingin membicarakannya langsung dengan direktur Inter, seperti yang diungkapkannya kepada Fox Sports Brazil. Ia mengatakan, ” Kemarin Saya kembali ke Milan dan telah berbicara dengan direktur Inter. Kami juga akan menyelesaikan masalah uamg terkado. Bila Ia tak lagi bermain, atau lebih tepatnya, jika Ia tak diberi kesempatan untuk bermain di masa depan, tak harus sebagai starter, maka dia akan diizinkan dipinjamkan ke klub Eropa. Yang jelas Ia tak akan kembali ke Brasil,”.

Terdapat kabar yang mengatakan bahwa pemain bernomor punggung 96 di Inter, telah memiliki dua klub yang sudah antri ingin menggunakan jasanya dalam waktu dekat. Mereka adalah rivalnya di liga Italia yaitu Atalanta dan Sassuolo. Namun ada kabar lain yang mengatakan Ia akan dipinjamkan ke klub lain selain di Liga Serie A.

 

Mantan CEO Milan Lakukan Selebrasi Seperti Orang Gila Saat Milan Imbangi Inter

Adriano Galliani ex CEO AC Milan, Adriano Galliani ex CEO AC Milan, Adriano Galliani, ex CEO AC Milan, AC Milan, Inter Milan vs Ac milan, Serie a

Mantan CEO dari AC Milan yaitu Adriano Galliani belum lama ini mengatakan bahwa dirinya sangat senang dengan hasil akhir yang terjadi saat Derby Della Madonnina berlangsung. Ia pun mengaku bahwa dirinya melakukan gerakan selebrasi yang cukup menghebohkan untuk seusianya.

Galliani yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden AC Milan, memang sering menjadi pendukung setia Milan walaupun sudah tak berada di posisi kepengurusan klub tersebut. Ia pun sering terlihat berada di tirbun untuk dapat mengamati secara langsung pemain Milan yang beberapa diantaranya tak sempat Ia temui semasa di Milan.

Namun karena belum lama ini kepemilikan Milan baru saja pindah tangan dari rekan yang dikenalnya yaitu Silvio Berlusconi ke tangan konsorsium asal Tiongkok Ia memilih untuk tidak hadir di stadion sebagai rasa hormatnya terhadap pemilik klub yang baru dan menganggap dirinya masih memiliki pengaruh penting disana. Padahal momen seperti ini sangat ia nantikan dimana Milan menghadapi rivalnya yaitu Inter Milan. Akhirnya ia memilih untuk menonton pertandingan tersebut di sebuah restoran di Brera, yang masih berada di sekitar area kota Milan, bersama dengan beebrapa teman dan mantan rekan kerjanya.

Dalam pertandingan tersebut kedua tim menghasilkan skor imbang 2-2. Dan yang membuat pertandingan tersebut menarik untuknya adalah mantan klubnya terhindar dari kehilangan poin karena gol dramatis dari Cristian Zapata di penghujung injury time babak kedua tepatnya dimenit ke 97. Ia pun mengakui bahwa dirinya sangat senang  dengan hal tersebut dan melakukan selebrasi dengan seperti orang gila.

Saat dirinya diwawancara oleh Corriere della Sera tentang bagaimana ia mengungkapkan suasana saat itu, Ia pun mengatakan, “Dengan cara yang biasanya, namun kali ini saya menjadi benar-benar seperti orang gila. Pada level emosional, tidak ada yang benar-benar berubah. Saya terus mendukung Milan selamanya, walaupun jika saya tidak lagi bagian dari dewan direksi klub.”

Ia pun juga menjawab pertanyaan yang menanyakan tentang pendapatnya kepada Yonghong Li, direksi baru dari konsorsium asal Tiongkok yang memimpin Milan saat ini dan ternyata ia tidak masalah dengan hal tersebut bahkan mantan Presiden sebelumnya yaitu Silvio Berlusconi  juga berharap yang terbaik untuk Milan. Ia pun mengatakan, “Saya telah berbicara dengan Silvio Berlusconi dan ia senang. Siapa saja yang merasa kita saat ini sedang mendoakan hal buruk pada direksi baru adalah salah besar,”.

Milan yang saat ini masih berada di peringkat keenam klasemen untuk sementara di Serie A musim ini, akan menghadapi pertandingan lanjutan menghadapi Empoli pada tanggal 23 April mendatang pukul 20.00 WIB dan berusaha untuk menegejar ketertinggalan mereka untuk memperebutkan tiket menuju liga Eropa musim depan.

Juventus Merevisi Kontrak Lama Paulo Dybala

Paulo Dybala new Contract, Paulo Dybala sign new Contract, Paulo Dybala 2022, Paulo Dybala Juventus, Serie A

Juara musim lalu di kompetisi Serie A yaitu Juventus, baru saja berhasil mengamankan pemain lini depan andalannya yaitu Paulo Dybala. Pasalnya hari ini tepatnya tanggal 13 April 2017, sang pemain telah resmi untuk menandatangai perubahan kontrak lamanya, termasuk perihal penambahan masa baktinya dan juga perubahan nilai gajunya yang diperoleh saat ini.

Pemain berkebangsaan Italia tersebut memang semenjak pindah ke Juventus dua tahun lalu menjadi salah satu pemain yang menjadi pilihan utama pelatihnya saat ini Massimilliano Allegri. Ia pun tercatat berperan aktif dalam membawa Juventu meraih dua gela juara pada musim lalu dan menghasilkan 23 gol di musim pertamanya di Juventus setelah membantu di 46 pertandingan.

Dimusim ini Ia pun tak kalah apik dan karenanya sang pemain banyak dilirik oleh beberapa klub top papan atas Eropa dan ingin menggunakan jasanya pada musim depan. Karena itulah Juventus mencoba memagari asetnya yang berharga dengan merevisi kontrak lamanya.

Dalam perjanjuan terbarunya, mantan pemain Palermo tersebut seharusnya dikontrak sampai dengan 2020 mendatang, namun kini diperbaharui lagi dengan kontrak terbarunya. Ia pun kini memiliki tambahan kontrak selama dua tahun lagi dan berarti akan habis pada tahun 2022 mendatang.

Seperti yang dikutip dari web resmi klub, manejemen Juventus mengumumkan di hari ini, “Dengan bahagia Juventus mengumumkan bahwa Paulo Dybala telah memperbaharui masa kontraknya hingga 30 Juni 2022 mendatang, yang berarti memperpanjang sebuah perjalanan yang dimulai pada Juli 2015 lalu. Juventus akan melangkah ke masa depan dan mereka akan melakukan hal itu dengan didampingi oleh La Joya (Dybala) selama lima tahun ke depan,”.

Ketika ia direkrut ke Turin, mantan pemain Palermo tersebut ditebus dengan nilai transfer 32 juta Euro ditambah bonus lain bernilai 8 juta Euro untuk klub lamanya. Dan kini dengan revisi kontrak terbarunya, Palermo juga mendapat kecipratan uang sebesar 8 juta Euro mengingat hal tersebut adalah bagian dari kesepakatan kedua klub saat melakukan pemindahtanganan Dybala.

Hanya saja hingga kini belum diketahui apakah ada klausul rilis dalam kontrak baru tersebut dan berapa nilai yang harus ditebus klub lain yang ingin merekrutnya namun sempat diketahui dikotrak terbarunya membuat gaji Dybala menjadi naik hingga 7 juta Euro per tahunnya.

Hanya Higuain Yang Cetak 20 Gol Lebih Di Musim Perdananya Setelah 59 Tahun Berlalu

Gonzalo Higuain juventus vs chievo april 2017, Gonzalo Higuain, juventus vs chievo april 2017, Gonzalo Higuain juventus, Juventus vs chievo april 2017, Serie A

Gonzalo Higuain yang merupakan  striker dari Juventus , pada pagi dini hari tadi telah berhasil mencatatkan namanya sebagai pemain di klubnya yang mampu mengoleksi 20 gol lebih dalam musim perdananya. Padahal catatan itu hingga kini tak ada yang pernah mencetak lebih dari 20 gol setidaknya 59 tahun belakangan.

Pencapaian lebih dari 20 gol di musim perdananya tersebut ia lakukan setelah ia bermain di ajang kompetisi Serie A putaran ke 31 pagi dini hari tadi tepatnya hari Minggu pukul 01.45. Saat itu timnya menghadapi Chievo dikandangnya sendiri, Juventus Stadium. Dan dalam pertandingan tersebut jawara musim lalu berhasil menggetarkan dua kali gawang sang tamu tanpa kebobolan sekalipun.

Kedua gol tersebut ternyata dihasilkan oleh Higuain dimasing masing babak. Pada babak pertama ia menjebolnya dimenit ke 23 setelah mendapatkan umpan dari Paulo Dybala. Namun dibabak kedua tepatnya pada menit ke 84, Stephan Lichtsteiner berhasil memberikan assist kepada Higuain dan dikoversinya menjadi sebuah gol.

Hingga saat ini serangannya yang masuk keperut gawang lawan sudah mencapai 21 gol di liga Serie A saja. Pemain berusia 29 tahun  melakukan hal tersebut setelah bertanding 31 kali laga dan berarti Ia tak pernah absen dalam kompetisi ini.

Catatan 20 gol di musim perdana pemain Juventus, memang  sebelumnya telah ada. Hal itu terjadi pada musim 1957 -1958 dimana saat itu John Charles berhasil membuat 28 gol sedangkan rekannya Omar Sivori berhasil menyumbangkan 22 gol. Tentunya musim perdana bagi Higuain belumlah selesai karena masih ada tujuh pertandingan lagi di Serie A yang akan ia taklukan dan berarti bisa jadi mengalahkan rekor John Chalers.

Dalam musim ini, Higuain telah berhasil menghasilkan 27 gol dari 42 pertandingannya bersama Juventus di berbagai kompetisi. Rekor terbaiknya adalah musim lalu saat ia mengoleksi 36 gol dalam satu musim di Serie A saja. Dan jika dilihat secara keseluruhan permainannya di Liga Italia ini, Ia telah membuat 90 gol dari 135 laga yang melibatkan namanya di kompetisi tersebut.

 

Seratus Gol Roma Terancam Tak Jadi Piala Pada Musim Ini

AS Roma, Serie A, Champions League, Coppa Italia, Europe League

Salah satu raksasa liga Italia yaitu AS Roma, saat ini sudah berhasil mencatatkan 100 gol diberbagai  kompetisi pada musim ini. Namun sayangnya mereka juga diprediksi tak akan mampu memboyong satu buah piala di kompetisi manapun saat ini walau sudah banyak menjebol gawang lawan.

Tengok saja dalam pertandingan yang baru mereka jalani pada pagi dini hari tadi. Mereka bertanding menghadapi rival satu kotanya dalam ajang kompetisi Coppa Italia 2016-2017 yang sudah memasuki babak final di Leg kedua. Memang mereka berhasil unggul dalam laga itu dengan skor 3-2 namun sayangnya mereka tak berhasil lolos kebabak selanjutnya. Hal ini dikarenakan pada leg sebelumnya mereka dipermalukan dengan skor 0-2 dan ini berarti Roma kalah dalam jumlah gol yang tercipta pada kedua laga tersebut.

Dalam pertandingan tersebut gol dari Milinkovic-Savic berhasil diimbangi oleh Stephan El Shaarawy. Namun Gol dari Ciro Immobile berhasil lagi mengungguli pertandingan tersebut. Untung Mohamed Salah berhasil lagi menyamakan kedudukan dan gol keduanya dipenghujung babak kedua membuat mereka unggul 1 angka.

Sekedar informasi, gol kedua dari Salah inilah yang membuat Roma berhasil menejebol gawang ke 100 dari berbagai kompetisi yang diikutinya pada musim ini. Tercatat hasil tersebut berasal dari 46 pertandingan yang berbeda dan penghasil gol terbanyak berasal dari kompetisi Serie A yaitu sebanyak 66 gol dari 30 pertandingan.

Dalam pertandingan Coppa Italia, mereka berhasil mencetak 9 gol dari 4 pertandingan yang diikutinya, sedangkan pada Liga Eropa, mereka berhasil mencatatkan sebanyak 24 kali dalam 10 pertandingan yang diikutinya. Pada babak Kualifikasi Liga Champions, mereka sempat menjebol 1 kali dari dua pertandingan yang diikutinya sehingga total keseluruhan menjadi 100 gol.

Kegagalan mereka diawali saat menjalani babak kualifikasi Liga Champions. Mereka tak mampu menghadapi Porto dan akhirnya harus bermain di Liga Eropa. Sayangnya di Liga ini mereka juga tak berhasil mencapai perempat final karena takluk dengan klub asal Prancis yaitu Lyon.

Kegagalan berikutnya saat mereka berhasil menuju babak final dalam ajang kompetisi Coppa Italia pada pagi dini hari tadi. Roma tak mampu membuat selisih tiga angka dengan Lazio dan menghapuskan harapan untuk memboyong Piala kompetisi itu.

Kini harapan mereka hanya tinggal bertumpu pada kompetisi Serie A saja. Saat ini mereka hanya selisih enam poin dengan pemuncak klasemen yang diisi oleh Juventus. Mereka masih memiliki kesempatan 8 pertandingan sebelum musim kompetisi berakhir untuk segera menyalip poin yang diperoleh Juventus. Namun jika tak berhasil maka 100 gol yang mereka buat, takkan menjadi seseuatu pada musim ini.

 

Manolas Klarifikasi Pernyataan Yang Disalah Artikan Media

Radja Nainggolan Antonio Conte , Roma to Chelsea, AS Roma, to Inter Milan, Radja Nainggolan to Inter Milan, Radja Nainggolan to AS Roma, Serie A

Pernyataan dari Kostas Manolas beberapa saat lalu sepertinya disalahkan oleh media. Pasalnya Ia dikabarkan menyarankan rekannya yang berada diposisi gelandang yaitu Radja Nainggolan, untuk dapat pindah dari timnya menuju klub yang lebih besar lagi. Padahal Ia tak bermaksud demikian dan tak mengungkapkan kata-kata tersebut kepada rekannya di Roma.

Manolas yang berada diposisi bertahan Roma, mengungkapkan bahwa alasan yang diungkapkan oleh rekannya untuk tetap bermain Roma menurutnya hanya omong kosong semata karena dengan kemampuannya saat ini, Ia termasuk sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia, Ia pun akan mampu bermain di level yang lebih tinggi lagi.

Dan tak hanya itu saja, pernyataan lainnya yang disalah artikan adalah saat ia mengatakan bahwa klubnya tak berada di level yang sama seperti Bayern Munchen, Barcelona bahkan Real Madrid. Dan itulah yang membuat dirinya terjebak dalam kata-katanya sendiri.

Ia pun menjelaskan pernyataannya kepada media Sky Sport Italia, “Saya tak pernah mengatakan Roma bukanlah klub besar. Jika demikian tentunya saya tak akan pernah berada di sini. Roma merupakan klub yang sangat besar. Saya pun juga tak pernah menyarankan Nainggolan untuk keluar dari Roma , seperti yang sudah saya baca,”.

Monalas pun menambahkan, ” Saya mengatakan dia pemain top, yang bisa bermain di mana saja. Tentunya pilihannya adalah miliknya sendiri, Roma adalah klub besar. Jadi bila dia ingin bertahan, maka bertahanlah,”.

Memang belakangan sang pemain berkebangsaan Belgia tersebut dikaitkan dengan beberapa klub besar di Liga Eropa. Dan yang paling santer terdengara adalah tim yang diasuh oleh Antonio Conte yaitu Chelsea. Malah Ia pun sudah pernah diminta secara langsung oleh Conter pada awal musim kompetisi kali ini. Namun Ia menolaknya.

Rival Roma yang saat ini berada diperingkat juga belakangan dikabarkan tertarik kepadanya dan ingin merekrutnya. Klub yang sedang on-fire sejak diasuh oleh pelatih barunya yaitu Stefano Pioli berharap mereka memiliki seorang gelandang baru yang cakap dilini tengah dan Nainggolan lah salah satu bidikannya. Walaupun mereka harus merogoh kantong lebih dalam, mereka tak mempermasalahkan hal tersebut, bahkan mereka rela mengeluarkan dana hingga 50 juta Euro.