Tag Archives: Premier League

Wenger Masih Berharap Arsenal Pertahankan Dua Pemain Andalannya

Arsene Wenger Mesut Ozil Alexis Sanchez Arsenal,, Arsene Wenger Arsenal,, Mesut Ozil Arsenal,, Alexis Sanchez Arsenal,, Arsenal,, , Premier League, Liga Inggris

Belum lama ini pelatih dari Arsenal yaitu Arsene Wenger mengungkapkan bahwa klubnya akan cukup kesulitan seandainya kedua pemain andalannya angkat kaki dimusim panas mendatang. Ia mengharapkan kedua pemain tersebut masih membela timnya karena jarang ada pemain yang mampu membuat perbedaan yang cukup signifikan dalam suatu klub.

Kedua pemain yang dimaksud Wenger adalah Alexis Sanchez dan Mesut Ozil yang sejak tahun lalu ingin pergi dari London, pasalnya masa kontrak sang pemain akab habis dalam waktu dekat. Memang keduanya sudah pernah diminta untuk membicarakan masalah perpanjangan masa baktinya namun selalu gagal. Hal ini dikarenakan kedua pemain menginginkan kenaikan gaji yang terbnilang cukup besar seandainya Arsenal ingin melanjutkan kerja samanya.

Semenjak itu banyak hal yang kurang menyenangkan dialami Arsenal seperti pelatihnya yang minta mundur oleh para pendukungnya karena tak mampu menghasilkan gelar juara di Liga Premier hingga terakhir ada beberapa pemain yang juga ingin ikut pergi terutama setela mereka dipermalukan oleh Bayern Munchen di Liga Champions, dengan agregat 10-2. Apalagi posisinya sempat menjauh dari empat besar klasemen yang akan memastikan mereka mendapatkan tiket menuju Liga Champions musim beriktunya.

Namun masalah utamanya tetap masih dipertanyakan hingga kini. Sanchez dan Ozil memang akan segera memasuki musim terakhir dalam kontrak mereka namun belum ada kepastian pembaruan perjanjian mereka. Sang pelatihpun pada dasarnya ingin mempertahankan kedua pemain andalannya. Ia pun sempat membeberkan alasannya untuk mempertahankan mereka berdua seperti pemain muda AS Monaco yang saat ini sedang diperebutkan oleh beberapa klub papan atas Eropa.

Seperti yang diungkap oleh ESPN, Ia mengatakan “Saya kira mereka berdua harus bertahan lebih lama di sini karena mereka adalah dua pemain kelas dunia dan cukup sulit untuk menemukan pemain seperti mereka walau punya banyak uang, karena ada banyak klub punya banyak uang dan sedikit pemain yang mampu membuat perbedaan,”.

Ia pun mencontohkan pemain Monaco yang sedang booming dikejar oleh beberapa klub papan atas Eropa, “Lihatlah Mbappe dari Monaco. Seluruh Eropa kini menginginkannya, karena semua informasi kini cepat tersebar dan anda tidak dapat membiarkan diri anda kehilangan pemain terbaik Anda. Dan situasi ini juga terjadi pada semua klub. Kami harus mempertahankan mereka sebelum kemudian mendatangkan pemain hebat lainnya.”

Hingga kini Arsenal berada diperingkat keenam klasemen setelah menang tipis 1-0 dengan Leicester City yang pemainmnya melakukan gol bunuh diri menjelang babak kedua berakhir.

 

Tak Diinginkan Klubnya, Joe Hart Laris Diperebutkan

pep guardiola joe hart manchester city, pep guardiola joe hart, manchester city, pep guardiola, joe hart manchester city, pep guardiola manchester city, joe hart, Premier league

Penjaga gawang Manchester City yang saat ini dipinjamkan oleh Torino yaitu Joe Hart, sepertinya kini memiliki banyak pilihan jika seandainya Ia harus hengkang dari Etihad dalam waktu dekat. Pasalnya kini ia telah dilirik oleh klub lainnya di Premier League yaitu Manchester United dan Chelsea dan ingin dimainkan pada musim panas mendatang seperti yang di kabarkan oleh Mail on Sunday.

Kedua klub tersebut mengincar Hart dikarenakan penjaga gawang mereka juga sedang dibidik oleh klub papan atas dari Liga Spanyol yaitu Real Madrid. Madrid memang saat ini sangat menginginkan salah satu diantara kedua kiper  mereka, David de Gea dari Manchester United dan Thibaut Courtois dari Chelsea, bahkan tak ragu untuk mengeluarkan dana besar demi memenuhi keinginannya.

Jika hal itu terjadi maka kedua tim tersebut harus memiliki penjaga gawang profesional lainnya yang setara dengannya namun dengan harga yang lebih murah. Dan dikabarkan keduanya memilih Joe Hart yang disia-siakan oleh Manchester City.

Josep Guardiola selaku Pelatih City memang baru bergabung dengan klub tersebut pada musim ini namun ia langsung memilih kiper baru yang lebih berpengalaman dibandingkan Joe Hart. Ia pun memilih Claudio Bravo, mantan pemainnya saat Ia melatih di Barcelona, dan meminjamkan Hart kE Torino selama semusim. Namun ternyata yang kini sudah berusia 34 tahun tak menampilkan performa yang sesuai dengan harapan sang pelatih. Dan menariknya walaupun demikian, Guardiola pun tak ingin mendatangkan Hart kembali di Etihad.

Dengan kondisi tersebut, Hart kini menjadi incaran klub papan atas di Eropa khususnya di Liga Inggris. Bahkan Liverpool yang kipernya juga belum dilirik oleh klub lainnya juga ingin mendatangkan Hart ke Anfield. Torino sendiri juga pad dasarnya ingin mempermanenkan sang pemain di musim depan mengingat kinerjanya telah terbukti di musim ini.

Sang pemain yang menjadi incaran tersebut pada dasarnya tak memiliki masalah untuk bermain di klub manapun selama klub tersebut mampu mempercayainya dan terus memainkannya secara rutin tiap minggunya seperti yang dilakukan Torino terhadapnya. Hanya saja, City dipastikan akan jual mahal melabeli pemain yang berusia 29 tahun tersebut.

Pogba Analisa Pelatih lamanya Di Juventus

Paul Pogba and Antonio Conte juventus, Paul Pogba Antonio Conte juventus, Pogba Antonio Conte, juventus, Pogba, Antonio Conte Chelsea, Pogba Manchester United, Manchester united vs Chelsea, Premier league

Paul Pogba yang merupakan pemain gelandang andalan dari Manchester United, belum lama ini mengungkapkan kekagumannya terhadap pelatih Chelsea yaitu Antonio Conte. Pasalanya sang pelatih tersebut menurutnya telah memberikan warna yang cukup positif dalam Liga Premier musim ini. Hal ini menjadi semacam nostalgia bagi Pogba karena Ia sempat diasuh oleh Conte saat Ia masih melatih Juventus.

Conte memang sempat mengasuh Juventus pada tahun 2011 -2014 sedangkan Pogba sempat direkrut oleh Conte dari 2012 lalu hingga 2016 kemarin. Pogba pun bahkan pernah mencicipi gelar juara Liga Italaia saat itu sebanyak dua kali saat diasuh Conte. Kini mereka pun akan kembali bertemu, hanya saja tidak berkerjasama sebagai tim namun sebaliknya hanya sebagai lawan.

Sang pemain asal Prancis itu pun kemudian mengungkapkan analisanya tentang Chelsea saat akan bertemu dalam ajang kompetisi Premier League nanti malam WIB. Ia mengatakan kepada MUTV. “Chelsea memiliki tim hebat dan semua orang tahu itu. Saat anda bermain di Premier League, anda tidak hanya membutuhkan keberuntungan, namun anda juga harus menciptakannya,”.

Ia pun menambahkan, “Saat ini mereka memiliki pelatih yang terus mendorong mereka dan mereka juga memiliki pemain yang ingin menunjukkan pada dunia bahwa Chelsea masih ada, tidak seperti yang terjadi pada musim lalu, Hanya saja anda tak pernah tahu di kompetisi Premier League, itulah indahnya. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi walau mereka sudah bermain bagus musim ini.”

Hingga saat ini, MU telah dua kali menelan pil pahit ketika berjumpa dengan Chelsea, namun geladang bernomor punggung 6 di MU tersebut  juga mengatakan bawa dirinya mengerti strategi yang akan dibawa oleh Conte pada pertandingan menghadapi timnya malam nanti. Ia mengatakan, “Secara taktis Ia tak ingin kemasukan gol. Dan memang kami tidak pernah mencetak angka ke gawang Chelsea, jadi semoga akhir pekan ini kami bisa dan kami harus melakukannya,”.

Ia pun menambahkan, “Formasi yang mereka usung, mereka tahu apa yang mereka lakukan. Itu sama persis saat di Juventus ketika Conte masih di sana. Anda tahu latihannya selalu sama jadi pemain tahu apa yang harus mereka lakukan.”

Setelah menghadapi Chelsea, Manchester United akan menghadapi Anderlecht di leg kedua dalam ajang kompetisi Liga Eropa yang sudah memasuki perempat final, pada tanggal 21 April mendatang.

 

Rooney Tak Di Tinggal di Old Trafford Saat MU Hadapi Perempat Final Liga Eropa

Wayne Rooney Manchester united, Wayne Rooney, Manchester united, Premier League

Striker andalan Manchester United yang kini tak menjadi andalan lagi yaitu Wayne Rooney, bisa dipastikan tak akan membantu timnya untuk menjalani pertandingan Liga Eropa yang sudah memasuki babak perempat final. Padahal pertandingan sepenting itu Ia selalu dilibatkan sebelum pelatih barunya yaitu Jose Mourinho mengasuh di Old Trafford.

Memang pertandingan yang rencananya diselenggarakan pada tanggal 14 April besok pukul 02.05 WIB, Arsenal akan menghadapi leg pertama perebutan tiket menuju semi final menghadapi perwakilan dari negara Belgia, RSC Anderlecht. Namun kapten kesebelasan setan merah tersebut ditinggal dimarkasnya saja seperti yang diungkapkan  sang pelatihnya saat konfrensi Pers di Brussels karena alasan cedera.

Seperti yang dilansir Goal International, Ia mengatakan, “Rooney tidak bahagia dengan kondisinya saat ini karena Ia merasa kurang nyaman dengan cedera engkelnya.”

Namun saat ditanyakan tentang keberadaannya membantu tim saat pertandingan menghadapi Chelsea dalam kompetisi Premier League di akhir pekan nanti, sang pelatih asala Portugal tersebut hanya mengatakan, “Kita lihat saja nanti.”.

Saat dilihat kondisi sang pemain, sepertinya Ia malah merasa nyaman dengan absennya diberbagai pertandingan penting MU. Ia pun tak ingin mengakhiri karirnya dengan cara tak mampu memberikan kontribusi yang apik bersama timnya yang telah ia bela selama dua bela musim kompetisi. Padahal penampilannya cukup lumayan hingga saat ini dan tak jarang Ia mendapatkan pengharagaan sebagai pemain terbaik dan sering membantu tim meraih gelar juara.

Namun pemain yang berusia 31 tahun tersebut kini dalam satu bulan terakhir, Rooney sering diselimuti oleh masalah kebugaran yang mengakibatkan cedera. Padahal menurut Daily Mail, Ia bersedia bermain dengan lebih bugar jika saja sang pelatih memberinya kesempatan.

Mantan pemain Everton itu tercatat hanya memainkan lima pertandingan di berbagai kompetisi sejak ia menjadi pencetak gol sepanjang masa timnya. Dan terakhir kali Ia merumput bersama timnya saat mereka menghadapi West Bromwich Albion, sayangnya Ia tak mampu menunjukkan kemampuannya dan berakhir imbang tanpa angka.

Kondisi jarang digunakan timnya belakangan membuat efek domino di tim nasional. Pasalnya Ia akhirnya tak dipanggil oleh pelatih timnas Inggris yaitu Gareth Southgate untuk bermain di kompetisi Piala Dunia.

Arsenal Akan Perpanjang Kontrak Wenger Beserta Dana Segar

Arsenal Arsene Wenger, Arsene Wenger new contract, Arsenal Offer Wenger, Wenger in, Wenger stay, Premier league

Arsene Wenger yang saat ini masih menajdi pelatih Arsenal sepertinya akan terus melanjutkan perjuangannya membawa Arsenal menuju performa yang lebih baik terlepas performanya yang tak stabil dan terancam tak mendapatkan tiket menuju liga Champions. Bahkan Ia akan mendapat sokongan dana besar dari pemilik Arsenal untuk dapat mendongkrak kinerja timnya pada musim depan.

Arsenal memang belakangan tak tampil sekokoh pada tengah musim pertamanya. Tercatat mereka yang sempat masuk dua besar kini rela mencicipi posisi peringkat keenam klasemen dan dibayang-bayangi oleh peringkat dibawahnya yang memiliki poin yang sama. Apalagi kesempatan mereka menjadi juara di Liga Champions musim ini sudah hilang karena disingkirkan Bayern Munchen.

Dalam lima pertandingan terakhirnya di Premier League, Arsenal juga harus mengalami tiga kali kekalahan dan sekali menang. Hal ini membuat para supporter mereka menuntuk pelatihnya digani dengan segera terutama saat Ia tak mampu lagi memberikan gelar juara kompetisi tersebut 12 sejak musim yang lalu.

Meskipun demikian, manajemen Arsenal ternyata masih ingin memberikan kesempatan kepada pelatihnya yang telah mengabdi selama dua dekade tersebut. Mereka akan mencoba memperpanjang selama dua musim lagi dan mencoba mencari penggantinya tanpa tergesa-gesa. Selain itu Arsenal juga ingin menyokong kebutuhan Wenger pada musim depan dan melihat perubahan yang akan terjadi.

Dikabarkan ada beberapa pemain yang ingin dilepas Arsenal dan merekrut yang baru pada bursa musim panas mendatang. Sebut saja Olivier Giroud yang saat ini kalah pamor dengan Mesut Ozil dan Alexis Sanchez. Ia diprediksi akan digantikan dengan Alexandre Lacazette, yang merupakan striker dari Olympique Lyonnais.

The Gunners sepertinya juga akan mencoba merekrut pemain sayap dari Crystal Palace yaitu Wilfried Zaha. Namun sayangnya mereka harus bersaing ketat dengan rivalnya di liga Inggris yaitu Tottenham Hotspurs dan Manchester City di bursa transfer nanti.

Selain itu mereka juga berusaha mencoba mendapatkan striker Glasgow Celtic, Moussa Dembele sekaligus rekannya yang berada di posisi bek kiri yaitu Kieran Tierney, namun kali ini mereka harus berhadapan dengan Chelsea.

Arsenal sepertinya juga memperhatikan palang pintu terakhirnya karena dikahawtirkan David Ospina kemungkinan akan angkat kaki dari Emirates. Mereka akan mencari penggantinya dengan Jordan Pickford, kiper dari Sunderland dan juga Jack Butland daru Stoke City.

 

Ranieri Pada Dasarnya Tak Ingin Jual Kante

claudio ranieri Ngolo Kante Leicester City, claudio ranieri Ngolo Kante, Leicester City, claudio ranieri, Ngolo Kante Leicester City, claudio ranieri Leicester City, Ngolo Kante, Premier League

Mantan pelatih dari Leicester City yaitu Claudio Ranieri belum lama ini mengatakan bahwa pada dasarnya Ia tak ingin melepaskan pemain vitalnya pada musim panas 2016 namun akhirnya ia tak memiliki kuasa untuk mempertahankannya.

Pemain yang dimaksud oleh Ranieri adalah gelandang mereka yang dijual ke Chelsea yaitu N’Golo Kante. Pemain asal Prancis tersebut memang menjadi salah satu pilar dan mampu berperan aktif membawa timnya menyabet gelar juara Premier League, padahal selama sejarah Leicester berdiri mereka tak pernah sekalipun memboyong piala tersebut.

Namun sayangnya Ia harus dilepaskan manajemen dengan nilai 32 juta pounsterling pada musim ini kepada Chelsea, padahal sebelumnya saat Kante direkrut Liecester dari Caen, Ia hanya ditebus sekitar 5,6 juta poundsterling saja.

Dan kini saat bermain dengan tim barunya juga bermain apik bahkan menjadi pilar utama juga di tim utama. Keahliannya dalam mengejar bola dan staminanya yang besar, dipercaya mampu untuk meredam serangan lawan-lawannya sehingga Chelsea pun kini berada diperingkat pertama klasemen sementara pekan ini. Ia pun juga memiliki kesempatan bersama timnya untuk mengejar gelar lainnya di Eropa yaitu Premier League.

Ranieri sebenarnya sempat melarang untuk melepaskan pemain intinya seperti Mahrez, Vardy dan juga Kante akhirnya tak mampu menahan semuanya. Padahal ketiganya merupakan pusat serangannya dimulai. Ia mengatakan kepada Sky Sports, “Saya tidak ingin menjual Kante. Saya juga tidak ingin menjual Mahrez dan Vardy karena saya percaya ketiga pemain ini merupakan jantung dari tim,”.

Ia pun membeberkan kejadian tersebut, “Saya katakan pada manajemen, ‘Kami harus mulai menciptakan dongeng yang mampu terus berlanjut. Saya percaya bahwa kami mampu melakukan sesuatu di Liga Champions’., Saya sempat mengatakan kesalahan terbesar adalah percaya pada para pemain sebelum saya dipecat. Namun kini saya sadar saya benar percaya pada mereka.”

Beberpa pengamat mengungkapkan kemampuan Kante dan sering membandingkannya  dengan pendahulunya di Chelsea yang berada diposisi gelandang, Claude Makelele. Ranieri pun juga menanggapinya, “Makelele mulai bermain ketika ia lebih muda dan di posisi winger kanan. Setelah itu, dia tak terlalu banyak bergerak dan lebih mengorganisir permainan. Kante adalah pemain serius. Dia lahir untuk sepakbola”.

Hingga kini Leicester pasca ditinggal Kante berada di posisi sebelas dengan pelatih barunya yaitu Craig Shakespeare. .

 

Ozil Hanya Dengarkan Wenger Dibandingkan Kritik Pakar Bola

Mesut Ozil Arsene Wenger Arsenal, Mesut Ozil Arsene Wenger, Arsenal, Mesut Ozil, Arsene Wenger Arsenal, Mesut Ozil Arsenal, Arsene Wenger, Premier League

Sempat mendapat serbuan kritikan dari berbagai pihak, pemain gelandang serang Arsenal yaitu Mesut Ozil  ternyata tak pernah terlalu memikirkan hal tersebut. Ia merasa apa saat ini ia hanya perlu mendengar apa yang diucapkan oleh pelatihnya yaitu Arsene Wenger dibandingkan dengan para pakar sepak bola manapun. Ia pun juga telah meyakini dirinya telah memberikan yang terbaik untuk timnya seperti yang telah ia lakukan selama ini.

Pemain asal Jerman tersebut memang telah mampu membantu tim yang ia bela untuk mendapatkan gelar juara, mulai saat ia bermain bersama Werden Bremen di Liga Jerman, Real Madrid di liga Spanyol dan Arsenal di Liga Inggris. Bahkan Ia pun sempat ikut serta dalam memenangkan gelar juara timnas Jerman saat kompetisi Piala Dunia 2014 di Brazil menaklukan Argentina.

Namun belakangan Ia sering mendapatkan sindiran karena disinyalir kemampuannya semakin menurun terutama setelah Ia hengkang dari Madrid dimusim panas 2013 lalu. Namun hal itu tak menjadi beban pikiran untuknya.

Seperti yang dituliskan di Daily Mail, pemain berusia 29 tahun tersebut mengatakan, “Memang saya banyak mendengar hal tersebut (kritikan yang ditujukan kepadanya), akan tetapi saya tak memikirkannya. Apa yang dikatakan pelatih menurut saya lebih penting. Sedangkan apa yang dikatakan oleh para pakar sangat tak menarik dan bahkan takkan menarik seterusnya untuk saya. Saya tahu apa yang saya mampu, saya sudah meraih banyak sukses. Harapan klub sangat tinggi, dan juga dari diri saya sendiri.”

Memang Ozil sempat memiliki ambisi untuk dapat memenangkan penghargaan pemain terbaik kelas dunia, namun ia merasa bahwa hal tersebut akan sulit diwujudkan tanpa memenangkan gelar juara Liga Champions.

“Untuk melakukannya (menjadi pemain terbaik dunia), anda harus mampu memenangkan Liga Champions, jika tidak itu amat sulit. Saya pikir semua pemain menginginkan piala itu, namun itu bukan tujuan utama saya. Seandainya nanti saya menang, itu bagus, namun menurut saya gelar juara bersama klub lebih penting.

Saat ini Arsenal masih berada diperingkat keenam klasemen dan akan bertanding dengan Crystal Palace yang berada diperingkat kelima dari dasar klasemen pada tanggal 11 April besok pukul 02.00 WIB.

 

Iwobi : Kepercayaan Diri Arsenal Saat Ini Mulai Pulih

Alex iwobi Arsenal, Alex iwobi, Arsenal, Premier League, Arsenal vs Manchester City, Arsenal vs Manchester City April 2017

Alex Iwobi yang merupakan pemain sayap dari Arsenal yang terkadang menjadi striker, membeberkan bahwa saat ini timnya sudah kembali memiliki rasa percaya diri yang cukup tinggi dalam menjalani pertandingan liga domestik Premier League. Hal ini terjadi terutama setelah mereka melewati masa jeda Internasional kemarin.

Pertandingan perdadan dari jeda internasional tersebut, mereka menghadapi peringkat ketiga klasemen minggu lalu yaitu Manchester City dalam putaran ke 30 yang diselenggarakan pada tanggal 2 April kemarin. Laga tersebut menghasilkan skor imbang 2-2.

Pertandingan yang diselenggarakan di Emirates Stadium tersebut Arsenal sempat kebobolan hanya dalam waktu lima menit saja. Kevin de Bruyne mampu memberikan bola kepada Leroy Sane dan menembakkannya ke perut gawang yang dijaga oleh David Ospina Skor menjadi 0-1.

Arsenal terus mencoba menggasak sang tamu dan akhirnya lewat umpan dari Shkodran Mustafi, Theo Walcott berhasil menjebol gawang yang dijaga Wilfredo Caballero dimenit ke 40. Sayangnya hal tersebut tak berlangsung lama karena dua menit kemudian Sergio Aguero berhasil melanjutkan umpan yang diberikan oleh David Silva sehingga City tetap mengungguli Arsenal dengan skor 1-2 hingga babak pertama usai.

Setelah turun minum Arsenal pun mencoba menyamakan kedudukan dan pada menit ke 53, tendangan pojok yang dieksekusi oleh Mesut Ozil, mendarat diatas mustafi disundulnya menju kanan gawang sehingga skor menjadi 2-2. City pun berusaha keras mengungguli Arsenal namun sayangnya hingga babak kedua berakhir skor masih sama.

Sepertinya untuk sementara mendapatkan sebuah poin bagi Arsenal sudah cukup berharga untuk mendapatkan momentum yang baik dalam menjalani sisa pertandingan di Premier League, pasalnya dalam lima pertadingan terakhir mereka dilintas kompetisi, mereka menelan tiga kali kekalahan.

Seperti yang ditulis di situs resmi Arsenal, pemain berusia 20 tahun tersebut mengatakan, “Kami baru kembali dari jeda Internasional dan rasa percaya diri kami perlahan mulai tumbuh. Kami mampu meraih hasil bagus melawan salah satu tim terbaik di Premier League, jadi kepercayaan diri kami perlahan akan kembali dan kami harus terus melanjutkannya di laga berikutnya nanti.”

Ia pun menambahkan, “Kami akan membiarkan manajer memutuskan apa rencana untuk laga berikutnya, namun saya yakin kami akan bisa menggunakan taktik yang tepat, menurunkan tim yang tepat, dan semoga meraih hasil yang tepat.”.

Walaupun kini mereka merosot keperingkat keenam klasemen untuk sementara minggu ini namun poin mereka hanya terpaut dengan peringkat diatasnya yang diisi oleh manchester United.

Conte Pasrah Dengan Kekalahan Timnya Menghadapi Crystal Palace

Christian Benteke Crystal Palace, Christian Benteke Crystal Palace, Christian Benteke Crystal Palace, Christian Benteke, Crystal Palace, Christian Benteke Crystal Palace, Chelsea Crystal, Chelsea Crystal Palace 2017, Premier League

Sepertinya pelatih Chelsea saat ini yaitu Antonio Conte merasa pasrah dengan apa yang dialami oleh timnya dalam pertandingan yang berlangsung pada tanggal 1 April kemarin pukul 21.00 WIB. Pasalnya mereka kembali lagi merasakan pahitnya kekalahan saat menghadapi Crystal Palace dalam ajang kompetisi Liga Inggris yang sudah memasuki putaran ke 30.

Dalam pertandingan yang diselenggarakan di Stamford Bridge tersebut Chelsea harus menelan kekalahan di hadapan pendukungnya. Padahal mereka mampu menjebol lebih dulu pertahanan yang dibuat oleh pasukan Palace bahkan dimenit kelima setelah babak pertama dimulai. Saat itu umpan Eden Hazard mampu dieksekusi dengan baik oleh Cesc Fabregas.

Sayangnya empat menit kemudian sang tamu membalas serangan dari Chelsea bahkan tak tanggung tanggung mereka menjebol gawang yang dijaga oleh Thibaut Courtuis dua gol dalam waktu dua menit. Dimenit ke 9 Christian Benteke mampu memberikan umpan yang diselesaikan baik oleh Wilfried Zaha dan dua menit kemudian, Zaha membalas kebaikan Beteke dengan memberikan umpan matang kepadanya. Skor menjadi 2-1 hingga babak pertama usai.

Setelah babak kedua dimainkan , Conte pun sempat merotasi pemainnya. Bahkan Michy Batshuayi yang jarang merumput, diturunkan untuk menunjukan keahliannya. Sayang hingga akhir babak kedua pun mereka juga tak mampu membuahkan angka lagi bahkan untuk mendapatkan sebuah poin.

Sang pelatih pun mengomentari pertandingan tersebut. Ia mengatakan, “Inilah sepakbola. Kami harus menerima kenyataan ini. Kami telah membuat angka setelah lima menit petama dan sayangnya kami kebobolan dua gol hanya dalam waktu beberapa menit saja. Saat anda kebobolan gol dengan cara tersebut, anda harus memahami situasi dan membaik dari kesalahan semacam itu,”.

Ia pun menambahkan, “Dalam setiap pertandingan terutama di Inggris, segalanya dapat terjadi. Liga ini begitu kuat. Kami menghadapi sebuah tim hari ini yang dihuni para pemain kuat. Saya kira mereka telah menunjukkan bahwa mereka tim yang bagus,”.

Namun sang pelatih akan mencoba untuk membawa pasukannya melupakan hal yang telah terjadi dan memperiapkan diri untuk menghadapi laga berikutnya yang tak kalah berat yaitu menghadapi tim yang diasuh oleh Josep Guardiola.

Ia mengatakan, “Sekarang kami harus berpikir tentang pertandingan selanjutnya. Jika kami menang hari ini kami akan senang, tapi sekarang ini penting untuk fokus pada Manchester City,”.

Chelsea akan menghadapi Manchester City pada tanggal 6 April mendatang dan bertempat di kandang mereka sendirid Stamford Bridge Stadium.

Rumor Pengganti Wenger, Henry Berkomentar

Nama Thierry Henry mulai terdengar bakal jadi salah seorang yang akan gantikan posisi dari Arsene Wenger di Arsenal. Henry sebut kalau dirinya masih menjalankan proses belajar sebagai seorang manajer.

Bersama Arsenal di musim ini, Wenger tengah berada pada periode yang amat buruk di selama masa depannya sebagai seorang pelatih. The Gunners menerima 4 hasil negatif pada 5 pertandingan terakhir yang ia pimpin di ajang Liga Inggris, yang merupakan sebuah catatan yang paling buruk yang pernah Wenger alami di ajang Premier League.

Arsenal sekarang ini berada di urutan ke 6 klasemen dengan dapatkan 50 poin. Tim yang berasal dari London utara tersebut mendapat ancaman bakal mendapat kegagalan untuk bisa finis di urutan 4 besar, sampai sang pelatih Arsenal tersebut diminta untuk keluar dari jabatannya ketika kontrak yang mengikat dirinya dengan klub berakhir pada akhir musim ini.

Henry yang dikatakan bakal menjadi salah satu calon pengganti posisi dari Wenger akui kalau dirinya masih belum siap untuk bisa memimpin Arsenal.

“Nama saya mulai  sering disebut  sebagai generasi berikutnya dari Wenger, saya dengan tentang hal tersebut. Namun, masih terasa berat bagi saya untuk membicarakan tentang hal tersebut. Saya miliki rasa respek yang tinggi atas apa yang telah diperbuat oleh pelatih,” imbuh Henry.

“Apakah saya suda siap untuk lakukan itu? Saya masih belum tahu dan tidak ada seorangpun yang mengetahui hal tersebut. Namun, saya pun perlu belajar tentang pekerjaan yang akan saya ambil.”

“Saya tidak akan jadi konsultan seumur hidup saya, namun menjadi pelatih bukanlah sebuah tujuan dari hidup saya. Saya masih belum memiliki tanggal pasti di dalam pikiran saya, saya bakal suka dengan itu (menjadi pelatih) dan saya bakal lakukan semua cara untuk hal tersebut. Namun untuk sekarang ini, saya tengah dalam proses belajar,” kata dia.