Tag Archives: Premier League

Pertandingan Terakhir Liga Inggris 2016/2017 Dibanjiri Gol

 

Liga Inggris 2016/2017 telah berakhir dengan pertandingan tearkhir di Minggu (21/5/2017) malam. Partai pamungkuas Premier League musim ini dituntaskan dengan banyak gol.

Total ada 10 laga di minggu terakhir yang dilakoni secara bersamaan, tepatnya di Minggu (21/5/2017) kemarin malam. Titel juara sendiri sudah diamankan oleh Chelsea di 2 laga sebelumnya usai berhasil menang tipis 1-0 kontra West Bromwich Albion.

Uniknya, terdapat 37 gol di pertandingan terakhir Liga Inggris 2016/2017, yang bisa dibilang memiliki rata-rata 3,7 gol di setiap pertandingan. Perduelan Tottenham Hotspur kontra Hull City jadi pertandingan dengan total gol paling banyak. The Lilywhites menang telak dengan skor akhir 7-1 dalam laga yang berlangsung di KCOM Stadium itu.

Harry Kane tampil on fire dalam perduelan itu dengan membukukan 3 gol alias hat-trick. Dengan begitu, ia bisa memastikan diri sebagai topskorer Premier League dengan torehan 29 gol bersama Spurs di sepanjang musim ini.

Tim-tim lainnya yang berhasil finis 3 besar pun membukukan kemenangan telak di partai terakhir ini. Tim peringkat pertama, Chelsea, menang superior dengan skor akhir 1-5 saat menghadapi Sunderland di pertandingan yang digelar di Stamford Bridge.

Ada pula tim peringkat 3, Manchester City, yang menuntaskan partai terakhirnya di musim ini dengan kemenangan telak 5-0 kontra Watford.

Di sisi lain, ada pula Liverpool yang berhasil finis 4 besar sekaligus mengamakan tiket Liga Champions usai berhasil menang meyakinkan. The Reds mampu meraih kemenangan 3-0 saat berhadapan dengan tim yang telah terdegradasi dari Premier League, Middlesbrough.

Dari keseluruhan, total ada 1.027 gol yang tercipta di 370 laga dalam Liga Inggris 2016/2017, dengan memiliki rata-rata gol sekitar 2,78 di tiap pertandingan.

Ini dia tim-tim Inggris di Kompetisi Eropa Musim Depan

Premier League

Siapa-siapa saja tim Premier League yang akan bermain di kompetisi Eropa musim depan akhirnya diketahui. Untuk kali pertama dalam 21 tahun, Arsenal tidak lolos di zona Liga Champions.

Di pekan terakhir Liga Inggris 2016/2017, terdapat dua jatah tiket ke Liga Champions yang tersisa untuk diperebutkan. Ada tiga klub yang masih punya kesempatan meraihnya yakni Manchester City, Liverpool, dan Arsenal.

The Citizens dan The Reds dalam posisi lebih baik karena mereka unggul di posisi klasemen. Manchester City cuma butuh hasil imbang untuk bisa lolos, sementara Liverpool wajib meraih kemenangan. Di sisi lain, The Gunners harus menang dan dengan catatan tim-tim di atas harus kalah.

Malam tadi takdir sudah memutuskan kalau Manchester City dan Liverpool, yang sama-sama meraih kemenangan, akan pergi bersama Chelsea dan Tottenham Hotspur lolos ke Liga Champions. Arsenal, walaupun menang, harus menerima kenyataan terlempar ke Liga Europa.

Yang akan bermain bersama Arsenal Liga Europa adalah Everton. Berada di peringkat tujuh, Everton memperoleh tiket Liga Europa dari jatah Manchester United yang memenangkan Piala Liga Inggris.

The Red Devils sendiri sudah lolos ke Liga Europa karena mengakhiri musim di peringkat enam dan menerima jatah milik juara Piala FA — di mana kedua finalisnya (Arsenal dan Chelsea) sudah lebih dulu memastikan lolos ke kompetisi Eropa.

Untuk Manchester United, di mana mereka bermain musim depan masih jadi tanda tanya. Jika berhasil menjuarai Liga Europa, Wayne Rooney dan kawan-kawan akan berlaga di Liga Champions. Tapi jika kalah atas Ajax Amsterdam di final, mereka akan bergabung dengan Everton dan Arsenal di Liga Europa.

Ini dia tim-tim Inggris di Kompetisi Eropa Musim Depan:

Liga Champions
Chelsea – juara Premier League
Tottenham Hotspur – runner up
Manchester City – posisi tiga
Liverpool – posisi empat
Manchester United (?) – jika jadi juara Liga Europa

Liga Europa
Arsenal – posisi lima
Everton – pengalihan jatah juara Piala Liga Inggris
Manchester United (?) – pengalihan jatah juara Piala FA (jika gagal juara Liga Europa)

City, Liverpool, Arsenal Akan Memperebutkan Tiket Liga Champions

City, Liverpool, Arsenal

 

Laga terakhir Premier League 2016/2017 bakal menyajikan rivalitas sengit untuk 3 tim yakni Manchester City, Liverpool, Arsenal. Ketiga tim ini bakal memperebutkan 2 tiket sisa lolos ke Liga Champions musim depan.

Penghujung partai Premier League bisa dibilang tidak menyajikan banyak rivalitas lagi. Pasalnya, titel juara sudah diamankan oleh Chelsea, lalu Tottenham Hotspur pun dipastikan finis peringkat 2, sedangkan untuk 3 tim yang terdegradasi juga sudah diketahui yakni Hull City, Middlesbrough, serta Sunderland.

Walaupun begitu, rupanya masih ada rivalitas yang belum terselesaikan, itu adalah perebutan tiket lolos ke turnamen Eropa di musim depan. Selain Chelsea dengan Spurs yang sejauh ini telah memastikan diri langsung lolos ke putaran grup, masih ada 3 tempat kosong di turnamen Eropa yang dapat diperebutkan.

Detailnya yakni ada 2 tiket lolos ke Liga Champions, satunya lolos otomatis ke putaran grup sedangkan satunya harus menjalani kualifikasi. Lantas untuk tim yang gagal memperoleh 2 tiket itu, maka mereka bisa ikutserta di turnamen tingkat dua Eropa, yakni Liga Europa.

Sejauh ini City menempati posisi yang paling menjajikan untuk merebut tiket lolos langsung ke putaran grup Liga Champions ataupun di peringkat 3 besar. The Citizens kini masih menduduki peringkat 3 dan mencatatkan 75 poin, lalu dibawahnya ada Liverpool dengan menorehkan 73 poin, serta Arsenal yang membukukan 72 poin.

Torehan positif di Vicarage Road kontra Watford bakal memastikan merek finis di peringkat 3. Apabila bermain seri, maka City harus berharap keberuntungan agar Liverpool kedodoran di laganya.

Di sisi lain, Liverpool bakal menyambut Middlesbrough yang telah terdegradasi di markas sendiri. Hanya dengan 3 poin yang bakal memastikan mereka dapat finis 4 besar. Seandainya ditahan imbang, maka tim arahan Juergen Klopp butuh keberuntungan dari dewi fortuna dengan beharap Arsenal juga kedodoran, agar tidak tergusur ke peringkat 5 klasemen.

Untuk Arsenal, mereka bakal dihadapkan ujian berat dengan menghadapi Everton di Emirates Stadion. The Gunners sendiri harus berharap banyak dengan nasib mereka agar dapat maju ke 4 besar, serta menjaga torehan mereka yang selalu finis di 4 besar selama 2 dekade belakangan.

Laga Terakhir Premier League

Arsenal vs Everton
Burnley vs West Ham United
Chelsea vs Sunderland
Hull City vs Tottenham Hotspur
Leicester City vs Bournemouth
Liverpool vs Middlesbrough
Manchester United vs Crystal Palace
Southampton vs Stoke City
Swansea City vs West Bromwich Albion
Watford vs Manchester City

Agen : Belum Ada Kabar City Untuk Yaya Toure

Yaya Toure manchester City,Yaya Toure, manchester City, Liga Inggris, premier League, Yaya Toure manchester City new contract, Yaya Toure new contract

Sepertinya Yaya Toure saat ini benar-benar sedang berada di ambang pintu untuk meninggalkan Manchester City dan hal yang sama dikatakan oleh agen gelandang tersebut yang menyatakan bahwa tidak ada kontrak baru sejauh mata memandang.

Yaya diboyong City saat Roberto Mancini memegang kursi kepelatihan. Ia direkrut dari Barcelona di musim panas 2010 dengan biaya penebusan sebesar 24 juta Poundsterling dengan masa kontrak lima tahun kemudian diperpanjang selama tiga tahun lagi. Sebelum di Barcelona, pemain bernomor punggung 42 itu juga pernah membela AS Monaco dan sebelumnya Olympiacos F.C.

Bersama Pep Guardiola, pelatih barunya di awal musim ini, pemain asal Pantai Gading tersebut cukup sering diturunkan secara reguler. Tercatat ia telah 29 kali tampil dalam semua kompetisi, 24 diantaranya di Liga Premier. Namun sayangnya masa baktinya akan berakhir bulan depan.

“Kami belum mendengar apapun hingga saat ini,” kata agent Toure, Dimitri Seluk, kepada Sky Sports. “Saya telah membaca diberbagai media tentang kontrak terbaru City untuknya namun saya tidak tahu apa-apa tentang hal tersebut. Terakhir kali saya berbicara dengan seseorang di manajemen City yaitu pada bulan Maret di Monaco.”

Ada beberapa klub dari Italia, China dan Liga Primer juga, yang dikaitkan dengan pemain yang berusia 34 pekan lalu, meski media BBC mengungkapkan bahwa ada kemungkinan pembaharuan ditimnya saat ini.

“Kami memiliki banyak kemungkinan,” lanjut agen pemain tersebut. “Yaya sempat disodorkan kontrak dari berbagai klub, tawaran yang sangat menarik. Bahkan Ada klub yang sudah memenuhi syarat untuk bermain Liga Champions musim depan, namun untuk Yaya, Manchester City adalah klub yang sangat spesial. Dia telah memberikan hatinya ke klub dan dia akan merasa sulit untuk meninggalkan City.”

Memang sebelumnya gelandang City itu sempat ditawar untuk bermain di Chinese Super League membela Jiangsu Suning, satu pemilik dengan Inter Milan,  dengan tawaran yang cukup menggiurkan. Ia di sodorkan 520 ribu poundsterling per pekan. Namun sempat ditolaknya karena pada dasarnya lebih senang dengan permainan sepak bola dibandingkan dengan uang yang melimpah.

Arsenal Bersedia Lepaskan Ozil Dengan Tebusan 42 Juta Euro

Arsene Wenger Mesut Ozil Arsenal, Arsene Wenger Mesut Ozil, Arsenal, Arsene Wenger, Mesut Ozil Arsenal, Arsene Wenger Arsenal, Mesut Ozil, premier league, liga inggris

Belum lama ini peringkat keenam klasemen sementara di Premier League pekan ini yaitu Arsenal mengungkapkan harga yang dibandrol untuk geladang serang andalannya yaitu Mesut Ozil. Dikabarkan nilai yang dibutuhkan untuk dapat memboyong pulang sang pemain asal Jerman itu, sebesar 42,2 juta poundsterling.

Memang masa bakti Ozil akan berkahir pada musim kompetisi mendatang. Namun saat ingin diperpanjang kontraknya pada awal musim ini, sang pemain meminta kenaikan gaji yang sangat tinggi, sempat beberapa kali pertemuan namun akhirnya gagal dan tak menemui titik temu.

Hal yang sama terjadi pada rekannya di posisi lini serang yaitu Alexis Sanchez. Ia pun meminta kenaikan gaji yang besar juga saat diminta untuk perpanjangan kontrak yang berakhir dimusim depan.

Sempat menjadi pertimbangan dari manajemen terutama pelatih mereka yaitu Arsene Wenger, untuk melanjutkan kerjasamanya atau harus menyudahinya. Dan jika memang harus menyelamatkan kedua pemain tersebut, sempat terdengar kabar bahwa Arsenal harus menjual beberapa pemain andalannya.

Beberapa klub dikabarkan tergiur dengan keahlian sang pemain bernomor punggung 11 itu. Salah satu diantaranya adalah Fenerbahce. Tim asal Turki itu awalnya ingin mengangkat performa mereka dimusim depan dengan merekrut Ozil namun dengan harga yang ditawarkan tersebut dikabarkan mereka akan mundur teratur.

Memang masih ada beberapa klub papan atas di Liga eropa yang memiliki dana besar untuk memilikinya sebut saja rivalnya di Liga Inggris yaitu Manchester United dan klub raksasa di kampung halamannya Jerman, Bayern Munchen. Namun hingga kini masih belum ada kabar lagi tentang keinginan kedua kubu tersebut melanjutkan ke tingkat yang lebih serius.

Dengan harga tinggi seperti itu memang kedua tim tersebut tak akan masalah mengenai kendala financial namun belakangan aksinya dilapangan membuat banyak pengamat merasa performanya kian menurun. Entah karena isu yang sedang menyelimuti Arsenal, atau memang ia sendiri tak kerasan tinggal di London Utara. Yang jelas, performanya terlihat semakin menurun dan dipercaya akan mempengaruhi jumlah perebutan pembelian sang pemain terutama dengan nilai besar yang diminta oleh Arsenal.

Chelsea Tak Inginkan Morata Lagi?

Alvaro Morata Real Madrid to Chelsea, Alvaro Morata Real Madrid, to Chelsea, Alvaro Morata, Real Madrid to Chelsea, Alvaro Morata to Chelsea, Real Madrid, Premier League, Liga inggris

Pemuncak klasemen sementara minggu ini di Premier League yaitu Chelsea sepertinya akan benar benar ingin melepaskan pemain striker andalannya yaitu Diego Costa, pasalnya mereka kini telah memilahimilah calon pengganti sang pemain yang memiliki posisi yang sama. Dikabarkan mereka telah memiliki beberapa pilihan yang dipercaya mampu menggantikan peran Costa yang selama ini mampu menopang lini depan Chelsea beberapa tahun kebelakang.

Disinyalir ada tiga kandidat utama yang akan akan menjadi mesin gol Chelsea dimusim berikutnya dan dua diantaranya dari Liga Inggris dan satu lagi dari Liga Spanyol. Mereka adalah Romelu Lukaku dari Everton, Alexis Sanchez dari Arsenal dan terakhir Alvaro Morata dari Real Madrid. Ketiga pemain ini memang rajin juga mencetak gol hanya saja diantara ketiganya, Morata paling sedikit menyumbangkan angka, namun bukan karena ia tak piawai di depan gawang melainkan ia jarang diturunkan oleh pelatihnya. Ia hanya jarang diturunkan karena kalah bersinar dengan ketiga pemain lini serang Madrid dimana ada Cristiano Ronaldo, Gareth Bale dan Karin Benzema.

Namun entah mengapa terdengar kabar yang salah satunya diungkap oleh media Telegraph bahwa Morata yang notabene-nya pernah dibidik oleh pelatih Chelsea (Antonio Conte) pada musim ini dan sempat masuk menjadi kandidat pemainnya dimusim depan belakangan, tak lagi diinginkan oleh mereka. Padahal sempat dikabarkan bahwa Madrid sempat bersedia menukar tambah Alvaro dengan dua pemain Chelsea yaitu Thibaut Courtois dan Eden Hazard.

Kini Conte sepertinya lebih memilih untuk konsentrasi membidik dua pemain lainnya yaitu Lukaku dan Sanchez. Padahal sepertinya harga yang akan ditawarkan oleh pemilik mereka lebih tinggi dibanding harga jual Morata. Namun sepertinya hal itu tak masalah mengingat Chelsea akan mampu kembali ke Liga Champions musim depan

Sempat disebutkan bahwa Morata pun sebenarnya ingin meninggalkan Madrid di musim panas mendatang dan selain Chelsea, Ia juga dikabarkan telah diincar oleh Mancehstert United.  Dan sepertinya dengan kondisi seperti ini, ia harus banting stir untuk merubah haluan karirnya menuju old Trafford pada musim depan sebagai satu satunya pilihan.

 

 

Wenger Masih Berharap Arsenal Pertahankan Dua Pemain Andalannya

Arsene Wenger Mesut Ozil Alexis Sanchez Arsenal,, Arsene Wenger Arsenal,, Mesut Ozil Arsenal,, Alexis Sanchez Arsenal,, Arsenal,, , Premier League, Liga Inggris

Belum lama ini pelatih dari Arsenal yaitu Arsene Wenger mengungkapkan bahwa klubnya akan cukup kesulitan seandainya kedua pemain andalannya angkat kaki dimusim panas mendatang. Ia mengharapkan kedua pemain tersebut masih membela timnya karena jarang ada pemain yang mampu membuat perbedaan yang cukup signifikan dalam suatu klub.

Kedua pemain yang dimaksud Wenger adalah Alexis Sanchez dan Mesut Ozil yang sejak tahun lalu ingin pergi dari London, pasalnya masa kontrak sang pemain akab habis dalam waktu dekat. Memang keduanya sudah pernah diminta untuk membicarakan masalah perpanjangan masa baktinya namun selalu gagal. Hal ini dikarenakan kedua pemain menginginkan kenaikan gaji yang terbnilang cukup besar seandainya Arsenal ingin melanjutkan kerja samanya.

Semenjak itu banyak hal yang kurang menyenangkan dialami Arsenal seperti pelatihnya yang minta mundur oleh para pendukungnya karena tak mampu menghasilkan gelar juara di Liga Premier hingga terakhir ada beberapa pemain yang juga ingin ikut pergi terutama setela mereka dipermalukan oleh Bayern Munchen di Liga Champions, dengan agregat 10-2. Apalagi posisinya sempat menjauh dari empat besar klasemen yang akan memastikan mereka mendapatkan tiket menuju Liga Champions musim beriktunya.

Namun masalah utamanya tetap masih dipertanyakan hingga kini. Sanchez dan Ozil memang akan segera memasuki musim terakhir dalam kontrak mereka namun belum ada kepastian pembaruan perjanjian mereka. Sang pelatihpun pada dasarnya ingin mempertahankan kedua pemain andalannya. Ia pun sempat membeberkan alasannya untuk mempertahankan mereka berdua seperti pemain muda AS Monaco yang saat ini sedang diperebutkan oleh beberapa klub papan atas Eropa.

Seperti yang diungkap oleh ESPN, Ia mengatakan “Saya kira mereka berdua harus bertahan lebih lama di sini karena mereka adalah dua pemain kelas dunia dan cukup sulit untuk menemukan pemain seperti mereka walau punya banyak uang, karena ada banyak klub punya banyak uang dan sedikit pemain yang mampu membuat perbedaan,”.

Ia pun mencontohkan pemain Monaco yang sedang booming dikejar oleh beberapa klub papan atas Eropa, “Lihatlah Mbappe dari Monaco. Seluruh Eropa kini menginginkannya, karena semua informasi kini cepat tersebar dan anda tidak dapat membiarkan diri anda kehilangan pemain terbaik Anda. Dan situasi ini juga terjadi pada semua klub. Kami harus mempertahankan mereka sebelum kemudian mendatangkan pemain hebat lainnya.”

Hingga kini Arsenal berada diperingkat keenam klasemen setelah menang tipis 1-0 dengan Leicester City yang pemainmnya melakukan gol bunuh diri menjelang babak kedua berakhir.

 

Tak Diinginkan Klubnya, Joe Hart Laris Diperebutkan

pep guardiola joe hart manchester city, pep guardiola joe hart, manchester city, pep guardiola, joe hart manchester city, pep guardiola manchester city, joe hart, Premier league

Penjaga gawang Manchester City yang saat ini dipinjamkan oleh Torino yaitu Joe Hart, sepertinya kini memiliki banyak pilihan jika seandainya Ia harus hengkang dari Etihad dalam waktu dekat. Pasalnya kini ia telah dilirik oleh klub lainnya di Premier League yaitu Manchester United dan Chelsea dan ingin dimainkan pada musim panas mendatang seperti yang di kabarkan oleh Mail on Sunday.

Kedua klub tersebut mengincar Hart dikarenakan penjaga gawang mereka juga sedang dibidik oleh klub papan atas dari Liga Spanyol yaitu Real Madrid. Madrid memang saat ini sangat menginginkan salah satu diantara kedua kiper  mereka, David de Gea dari Manchester United dan Thibaut Courtois dari Chelsea, bahkan tak ragu untuk mengeluarkan dana besar demi memenuhi keinginannya.

Jika hal itu terjadi maka kedua tim tersebut harus memiliki penjaga gawang profesional lainnya yang setara dengannya namun dengan harga yang lebih murah. Dan dikabarkan keduanya memilih Joe Hart yang disia-siakan oleh Manchester City.

Josep Guardiola selaku Pelatih City memang baru bergabung dengan klub tersebut pada musim ini namun ia langsung memilih kiper baru yang lebih berpengalaman dibandingkan Joe Hart. Ia pun memilih Claudio Bravo, mantan pemainnya saat Ia melatih di Barcelona, dan meminjamkan Hart kE Torino selama semusim. Namun ternyata yang kini sudah berusia 34 tahun tak menampilkan performa yang sesuai dengan harapan sang pelatih. Dan menariknya walaupun demikian, Guardiola pun tak ingin mendatangkan Hart kembali di Etihad.

Dengan kondisi tersebut, Hart kini menjadi incaran klub papan atas di Eropa khususnya di Liga Inggris. Bahkan Liverpool yang kipernya juga belum dilirik oleh klub lainnya juga ingin mendatangkan Hart ke Anfield. Torino sendiri juga pad dasarnya ingin mempermanenkan sang pemain di musim depan mengingat kinerjanya telah terbukti di musim ini.

Sang pemain yang menjadi incaran tersebut pada dasarnya tak memiliki masalah untuk bermain di klub manapun selama klub tersebut mampu mempercayainya dan terus memainkannya secara rutin tiap minggunya seperti yang dilakukan Torino terhadapnya. Hanya saja, City dipastikan akan jual mahal melabeli pemain yang berusia 29 tahun tersebut.

Pogba Analisa Pelatih lamanya Di Juventus

Paul Pogba and Antonio Conte juventus, Paul Pogba Antonio Conte juventus, Pogba Antonio Conte, juventus, Pogba, Antonio Conte Chelsea, Pogba Manchester United, Manchester united vs Chelsea, Premier league

Paul Pogba yang merupakan pemain gelandang andalan dari Manchester United, belum lama ini mengungkapkan kekagumannya terhadap pelatih Chelsea yaitu Antonio Conte. Pasalanya sang pelatih tersebut menurutnya telah memberikan warna yang cukup positif dalam Liga Premier musim ini. Hal ini menjadi semacam nostalgia bagi Pogba karena Ia sempat diasuh oleh Conte saat Ia masih melatih Juventus.

Conte memang sempat mengasuh Juventus pada tahun 2011 -2014 sedangkan Pogba sempat direkrut oleh Conte dari 2012 lalu hingga 2016 kemarin. Pogba pun bahkan pernah mencicipi gelar juara Liga Italaia saat itu sebanyak dua kali saat diasuh Conte. Kini mereka pun akan kembali bertemu, hanya saja tidak berkerjasama sebagai tim namun sebaliknya hanya sebagai lawan.

Sang pemain asal Prancis itu pun kemudian mengungkapkan analisanya tentang Chelsea saat akan bertemu dalam ajang kompetisi Premier League nanti malam WIB. Ia mengatakan kepada MUTV. “Chelsea memiliki tim hebat dan semua orang tahu itu. Saat anda bermain di Premier League, anda tidak hanya membutuhkan keberuntungan, namun anda juga harus menciptakannya,”.

Ia pun menambahkan, “Saat ini mereka memiliki pelatih yang terus mendorong mereka dan mereka juga memiliki pemain yang ingin menunjukkan pada dunia bahwa Chelsea masih ada, tidak seperti yang terjadi pada musim lalu, Hanya saja anda tak pernah tahu di kompetisi Premier League, itulah indahnya. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi walau mereka sudah bermain bagus musim ini.”

Hingga saat ini, MU telah dua kali menelan pil pahit ketika berjumpa dengan Chelsea, namun geladang bernomor punggung 6 di MU tersebut  juga mengatakan bawa dirinya mengerti strategi yang akan dibawa oleh Conte pada pertandingan menghadapi timnya malam nanti. Ia mengatakan, “Secara taktis Ia tak ingin kemasukan gol. Dan memang kami tidak pernah mencetak angka ke gawang Chelsea, jadi semoga akhir pekan ini kami bisa dan kami harus melakukannya,”.

Ia pun menambahkan, “Formasi yang mereka usung, mereka tahu apa yang mereka lakukan. Itu sama persis saat di Juventus ketika Conte masih di sana. Anda tahu latihannya selalu sama jadi pemain tahu apa yang harus mereka lakukan.”

Setelah menghadapi Chelsea, Manchester United akan menghadapi Anderlecht di leg kedua dalam ajang kompetisi Liga Eropa yang sudah memasuki perempat final, pada tanggal 21 April mendatang.

 

Rooney Tak Di Tinggal di Old Trafford Saat MU Hadapi Perempat Final Liga Eropa

Wayne Rooney Manchester united, Wayne Rooney, Manchester united, Premier League

Striker andalan Manchester United yang kini tak menjadi andalan lagi yaitu Wayne Rooney, bisa dipastikan tak akan membantu timnya untuk menjalani pertandingan Liga Eropa yang sudah memasuki babak perempat final. Padahal pertandingan sepenting itu Ia selalu dilibatkan sebelum pelatih barunya yaitu Jose Mourinho mengasuh di Old Trafford.

Memang pertandingan yang rencananya diselenggarakan pada tanggal 14 April besok pukul 02.05 WIB, Arsenal akan menghadapi leg pertama perebutan tiket menuju semi final menghadapi perwakilan dari negara Belgia, RSC Anderlecht. Namun kapten kesebelasan setan merah tersebut ditinggal dimarkasnya saja seperti yang diungkapkan  sang pelatihnya saat konfrensi Pers di Brussels karena alasan cedera.

Seperti yang dilansir Goal International, Ia mengatakan, “Rooney tidak bahagia dengan kondisinya saat ini karena Ia merasa kurang nyaman dengan cedera engkelnya.”

Namun saat ditanyakan tentang keberadaannya membantu tim saat pertandingan menghadapi Chelsea dalam kompetisi Premier League di akhir pekan nanti, sang pelatih asala Portugal tersebut hanya mengatakan, “Kita lihat saja nanti.”.

Saat dilihat kondisi sang pemain, sepertinya Ia malah merasa nyaman dengan absennya diberbagai pertandingan penting MU. Ia pun tak ingin mengakhiri karirnya dengan cara tak mampu memberikan kontribusi yang apik bersama timnya yang telah ia bela selama dua bela musim kompetisi. Padahal penampilannya cukup lumayan hingga saat ini dan tak jarang Ia mendapatkan pengharagaan sebagai pemain terbaik dan sering membantu tim meraih gelar juara.

Namun pemain yang berusia 31 tahun tersebut kini dalam satu bulan terakhir, Rooney sering diselimuti oleh masalah kebugaran yang mengakibatkan cedera. Padahal menurut Daily Mail, Ia bersedia bermain dengan lebih bugar jika saja sang pelatih memberinya kesempatan.

Mantan pemain Everton itu tercatat hanya memainkan lima pertandingan di berbagai kompetisi sejak ia menjadi pencetak gol sepanjang masa timnya. Dan terakhir kali Ia merumput bersama timnya saat mereka menghadapi West Bromwich Albion, sayangnya Ia tak mampu menunjukkan kemampuannya dan berakhir imbang tanpa angka.

Kondisi jarang digunakan timnya belakangan membuat efek domino di tim nasional. Pasalnya Ia akhirnya tak dipanggil oleh pelatih timnas Inggris yaitu Gareth Southgate untuk bermain di kompetisi Piala Dunia.