Tag Archives: Manchester United

Pilih Morata Atau Ronaldo Yang Gabung MU, Ini Kata Peter Schmeichel

Alvaro Morata

Cristiano Ronaldo dan Alvaro Morata belakangan ini dikabarkan menjadi pemain yang paling diburu oleh Manchester United. Legenda MU, Peter Schmeichel mempunyai penilaian soal siapakah yang seharusnya direkrut United.

MU dikaitkan dengan Alvaro Morata untuk menjadi pengganti Zlatan Ibrahimovic yang kontraknya tidak diperpanjang karena mengalami cedera parah. Penawaran kabarnya sudah lakukan manajemen The Red Devils namun ditolak oleh kubu Los Blancos.

Sementara Cristiano Ronaldo diisukan ingin hengkang dari Real Madrid setelah kecewa dengan klub tidak membela dan membantunya di kasus pajaknya. MU disebut-sebut jadi salah satu tujuan Ronaldo. Yang mengganjal cuma satu, klausulnya ada di angka Rp 14 triliun!

Saat ditanya oleh talkSPORT, Schmeichel cukup kebingungan ketika diminta memilih siapa diantara Cristiano Ronaldo atau Alvaro Morata yang seharusnya direkrut oleh Manchester United.

“Itu adalah pertanyaan yang sangat sulit. Saya rasa tidak ada orang yang bisa menjawabnya. Tentu saja saya akan senang kalau bisa melihat Cristiano Ronaldo kembali main untuk United. Namun saya juga tidak yakin jika hal itu akan bisa terjadi,” ucap Peter Schmeichel.

Terlepas dari itu, Peter Schmeichel berharap agar MU bisa merekrut pemain bagus yang cocok untuk jadi pengganti Ibrahimovic. Maklum, mantan penyerang Paris Saint-Germain itu musim lalu berperan penting dengan bikin 28 gol dan membantu MU merebut titel Piala Liga, Community Shield, dan Liga Europa.

“Saya berharap United bisa merekrut pemain bintang. Saya kira Zlatan cukup fantastis, bisa mencetak 28 gol. Dia memompa semangat dan menginspirasi banyak orang. Saya agak kecewa karena dia tidak berkesempatan menghadapi mantan klubnya Ajax Amsterdam di final Liga Europa di kampung halamannya, padahal itu bisa jadi cerita tersendiri,” jelas Peter Schmeichel.

“Saya sangat menyayangkan cederanya itu, tapi dia tetap memberi kami 28 gol dan saya sangat sedih melihatnya pergi. Namun saya bersyukur karena sia sempat menjadi pemain Manchester United, walau hanya satu musim,” kata Peter Schmeichel sambil mengakhiri pembicaraan.

Akankah Cristiano Ronaldo Kembali ke Manchester United?

cristiano ronaldo - manchester united

 

Para fans Manchester United tampaknya akan berantusias sekali dalam bursa transfer tahun ini. Pasalnya, Cristiano Ronaldo belakangan ini terus dirumorkan akan pergi dari Real Madrid dan pulang ke Old Trafford.

Ronaldo langsung menjadi topik utama dalam rumor transfer usai menegaskan ingin pergi dari Spanyol. Masalah ini terjadi karena Ronaldo merasa tak dibantu oleh pihak klub mengenai persoalan penggelapan pajak yang melibatkannya sekarang ini.

Disebabkan itulah, masa depan Ronaldo di Real Madrid pun mulai dispekulasikan lantaran tidak dihargai oleh klub walaupun dia sudah mendedikasikan banyak hal untuk Madrid sedari bergabung di 2009 lalu. Sejauh ini sudah banyak klub yang dikait-kaitkan dengan Ronaldo dalam bursa transfer tahun ini.

Sejumlah klub itu seperti Paris St-Germain, Manchester United, lalu beberapa klub China serta Amerika Serikat dan kemudian Manchester City. Dari klub-klub yang dikabarkan mengincar Ronaldo, pastinya Man United berada di opsi teratas lantaran Ronaldo pernah bermain di sana.

Berdasarkan laporan dari salah satu media, Ronaldo dikabarkan sudah memintar Jorge Mendes (agen si pemain) untuk memproses transfernya ke Man Utd setelah Piala Konfederasi nanti.

Rumor ini pun kian menjadi usai ada sumber yang mengatakan kalau Ronaldo sangat berhasrat pulang ke Old Trafford. Lebih lagi, ‘Setan Merah’ memang tengah mencari sosok striker mengingat kepergian Zlatan Ibrahimovic serta kegagalan mereka merekrut Antoine Griezmann.

Rumo transfer ini pastinya menjadi kabar bahagia untuk penggemar Man Utd lantaran Ronaldo mempopulerkan namanya di klub itu sejak 2003 sampai 2009. Selama 6 tahun berkiprah dengan Man Utd, Ronaldo sudah membukukan total 118 gol dari 292 pertandingan dan membantu tim meraih 3 gelar Premier League dan 1 gelar Liga Champions.

Walaupun begitu, Manchester United harus mengeluarkan yang yang sangat banyak untuk membawa pulang Ronaldo karena ia masih terikat kontrak sampai 2022 di Madrid. Bahkan, Ronaldo juga memiliki klausul pelepasan sebesar 1 miliar Pounds, walaupun ada isu mengabarkan Madrid bersedia menjual dengan biaya sekitar 300 juta pounds.

Tak hanya itu, ada pula PSG yang dikabarkan bersedia mengocek kantong sebesar 112 juta pounds dengan bayaran sebesar 26 juta pounds per tahun untuk si Ronaldo.

Pogba Sudah Berhasil Beri Pembuktian

paul pogba

Sorotan yang dialamatkan kepada Paul Pogba atas nilai transfernya saat didatangkan oleh Manchester United masih belum juga mereda. Namun, pemain berusia 24 tahun itu disebut baru saja melakukan pembuktian diri.

Pogba pulang ke Old Trafford setelah dibeli dari Juventus banderol sebesar 89 juta poundsterling. Dengan uang tebusan sebesar itu, Pogba pun menyandang status sebagai pemain termahal sejagat.

Pogba memberikan kontribusi sebanyak sembilan gol dan enam assist dalam 51 kali penampilan bersama MU musim 2016/2017. Dia juga mempersembahkan tiga trofi dengan membawa MU memenangi Community Shield, Piala Liga Inggris, dan Liga Europa.

Walaupun begitu, nilai transfer Pogba dinilai terlalu mahal. Kiper Tottenham Hotspurs dan tim nasional Prancis, Hugo Lloris, mengirimkan pembelaan untuk Pogba. Lloris merasa optimis jika gelandang Manchester United dan Prancis ini akan semakin baik ke depannya, selagi menyebut yang bersangkutan telah menunjukkan kelasnya saat melawan Inggris.

Laga antara tim nasional Prancis melawan kesebelasan Inggris pada pekan ini menjadi sarana pembuktian Pogba. Dia ikut mengantarkan Les Blues memenangkan laga di Stade de France dengan skor 3 – 2. Lloris pun sangat yakin jika Paul Pogba memiliki potensi untuk menjadi bintang sekaligus membuktikan harga mahalnya memang sesuai.

“Mungkin Paul Pogba harus membuktikan beberapa hal, karena dia direkrut dengan harga mahal dan sekarang bermain untuk salah satu klub terbaik di dunia dan dia bermain di Premier League dan dia harus menunjukkan kualitasnya,” kata Hugo Lloris seperti yang dilansir dalam Soccerway.

“Saat menghadapi tim nasional Inggris, dia bermain luar biasa. Dan sebagai pemain tengah, dia sudah banyak membantu tim untuk menguasai bola. Saya tidak ragu bahwa dia akan terus lebih baik dan lebih baik lagi. Suatu saat dia akan membuktikan bahwa harga mahalnya memang sepadan dengan kualitasnya” tutup Lloris.

Andreas Pereira Sudah Siap Pulang Ke Manchester United

 

Andreas Pereira akan segera dipulangkan ke Old Trafford usai kontrak pinjamannya habis di Granada. Dia pun yakin kalau pengalaman bersama klub Spanyol itu akan membuatnya siap untuk tampil di tim utama Manchester United.

Pereira dikontrak oleh Granda dengan status pinjaman selama semusim full di 2016/2017 kemarin. Dalam kirprahnya itu, ia mencatatkan total 2.881 menit bermain dengan 37 pertandingan. Pereira pun mampu mencipakan 5 gol serta 5 assist di semua turnamen.

“Saya kira saat ini saya telah siap. Sekarang ini saya telah memainkan lebih dari 2.000 menit pertandingan bersama tim senior, dalam La Liga, dan saya pun melakukannya dengan cukup oke. Saya merasa sudah siap, bahkan lebih dari siap, buat tampil bersama tim senior. Sekarang ini saya juga sudah lebih dewasa, dari segi fisik ataupun mental, dan saya siap untuk pulang dan mudah-mudahan dapat tampil dengan MU musim depan,” ujar Pereira seperti yang dilansir dari salah satu media.

Kontrak perminjaman Pereira di Granada sendiri bakal betul-betul habis di tanggal 30 Juni nanti. Bersama klub spayol itu, pemain muda 21 tahun itu telah memiankan banyak posisi dalam prosesnya menempa kualitasnya.

“Di awalnya saya dimainkan di posisi melebar, usai itu saya cenderung tampil sebagai pemain bernomorpunggung 10, dan kemudian di dua-tiga bulan sebelumnya, saya dimainkan sebagai gelandang central,” lanjut Pereira.

“Itu berlangsung dengan oke dan saya kira saya sudah menemukan posisi lain. Saya kira adalah hal yang bagus bisa memainkan banyak posisi serta Granada sudah menurunkan saya di setiap posisi dalam barisan tengah alhasil saya gembira lantaran manajer telah memercayai saya dan saya pun sudah melaksanakan pekerjaan darinya.

“Itu adalah hal krusial, namun seperti biasanya, saya akan mengoperasikan posisi manapun yang manajer minta, saya akan memainkan di semua posisi serta merasa saya bisa melakoni banyak andil,” kata Pereira.

Incoming search terms:

  • gosip manchester united

Soal Rumor Transfer Radja Nainggolan Ke Manchester United

Pemain tengah AS Roma, Radja Nainggolan, belakangan ini gencar dikait-kaitkan dalam rumor transfer dengan Manchester Untied. Terkait hal itu, pesepakbola asal Belgia itu pun menanggapi soal potensinya hengkang ke Old Trafford.

Peracik taktik Man Utd, Jose Mourinho, punya rencana besar untuk merombak lini depannya demi meningkatkan daya serang The Red Devils di musim depan. Sejauh ini ada banyak sejumlah pemain top yang mereka diincar, salah satunya yakni Nainggolan. Pihak ‘Setan Merah’ pun dikabarkan akan segera memberikan penawaran untuk si pemain dalam bursa transfer musim panas ini.

Di sisi lain, rumor transfer itu rupanya juga disadari oleh Nainggolan. Akan tetapi, ia tak mau begitu memusingkan persoalan itu. Selain faktor liburan musim panas, dia juga menempatkan AS Roma sebagai prioritas dalam kariernya. Namun dia pun menunggu apa keputusan akhir yang akan dipilih oleh Giallorossi.

“Itu bisa saja benar, bisa juga tidak benar. Nantikan saja. Saya bakal menjalani liburan lebih dulu dan kemudian baru membahaskannya,” ujar Nainggolan.

“Benak saya saat ini hanya ke liburan dan membuat diri sesantai mungkin, saya takkan memusingkan masa depan untuk saat ini.”

“Saya telah berkali-kali menegaskan bahwa saya mau menetap di Roma, saya telah berjanji akan hal itu. Saya senantiasa menghormati mereka, kini giliran Roma dengan kami yang bakal melihat apakah mereka melakukan hal yang serupa,” ungkap Nainggolan kepada salah satu media.

Tak hanya Man Utd, ada pula klub lain seperti Chelsea dan Juventus yang juga dikabarkan tertarik dengan Nainggolan. Wajar saja kalau banyak klub yang mengincar si pemain, mengingat performa Nainggolan yang tampil cemerlang di sepanjang musim bersama Roma.

“Saya merupakan orang yang selalu menepati kata-kata saya serta Roma pun sudah menjanjikan saya. Saya menantikan hal itu. Saya tidak memberikan peringatan, saya bahagia bisa bermain di Roma,” kata Nainggolan.

Incoming search terms:

  • rumor transfer radja nainggolan

Sir Alex Ferguson Dukung Michael Carrik Jadi Pelatih

sir alex ferguson, michael carrick

Sir Alex Ferguson mendukung Michael Carrick untuk berkecimpung ke dunia kepelatihan. Pelatih legendaris Manchester United itu merasa kalau Carrick mempunyai modal yang diperlukan untuk menjadi seorang pelatih top di masa depan.

Carrick sejatinya sudah mendekati akhir kariernya selaku pesepakbola. Hal ini pun tak lepas dari usianya yang sudah menginjak 35 tahun dan dispekulasikan akan segera menutup karier dalam waktu 1-2 tahun mendatang.

Pesepakbola asal Inggris itu berkiprah dengan Manchester United usai direkrut dari Tottenham Hotspur di bursa transfer 2016. Sedari kedatangannya itu, ia sudah membukukan total 459 penampilan dalam seragam The Red Devils.

Di sisi lain, Carrick pun baru saja mendapat kans dari pihak klub untuk menggelar laga testimonial, bisa dibilang sebagai penghargaan untuk kesetiaannya terhadap Manchester United. Laga testimonial itu sendiri merupakan perduelan yang mempertemukan skuat Manchester United era 2008 vs Michael Carrick All Star, yang mana Sir Alex Ferguson jadi manajer untuk tim Manchester United era 2008.

Setelah menjalani laga testimonial itu, Fergie lantas mengungkapkan kalau Carrick mesti mengambil les kepelatihan. “Saya telah membahaskannya dengan Carrick tentang hal itu [menjadi seorang pelatih],” ujar Fergie seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Saya selalu memberikan dukungan penuh ke para pemain saya untuk bekerja dengan sejumlah pemain muda dan banyak dari mereka telah melakukan hal itu dan saya kira itu amat krusial.”

“Biasanya para pemain tak memiliki perkerjaan lainnya di siang hari usai menjalani sesi latihan. Mereka langsung kembali ke rumah, lalu menonton TV maupun pergi keluar untuk aktivitas lain. Akan tetapi, saya kira mereka mestinya mulai tertarik dengan dunia kepelatihan.” tutup eks pelatih Manchester United itu.

Mourinho Merasa Bukan Siapa-siapa Di MU

Jose Mourinho

Jose Mourinho dikenal sebagai salah satu manajer terbaik di dunia saat ini dan punya riwayat sukses yang besar bersama klub yang pernag dia tangani. Tapi di Manchester United, Mourinho merasa bukan siapa-siapa.

Mourinho baru saja mengantarkan Manchester United jadi juara di Liga Europa. The Red Devils berhasil menaklukkan Ajax Amsterdam dengan skor 2 – 0 di final yang berlangsung di Friends Arena, Stockholm, Kamis (25 Mei 2017) dinihari WIB kemarin.

Itu adalah trofi ketiganya pada musim perdananya ini bersama Manchester United. Sebelumnya, Mourinho sudah berhasil membawa MU meraih trofi di ajang Community Shield (kontra Leicester City) serta Piala Liga Inggris (kontra Southampton).

Memenangkan tiga piala di musim perdana tentu saja bisa dibilang sebagai pencapaian yang cukup baik. Dan untuk Mourinho pribadi, itu cuma menambah kilap di curriculum vitae miliknya, dengan sejauh ini sudah memenangkan 25 trofi sepanjang karier sebagai manajer klub sepakbola.

Namun, manajer berkebangsaan Portugal itu mengaku berada di MU membuatnya senantiasa merasa kecil, walaupun punya sukses besar. Dia merasa masih harus membuktikan diri lebih jauh di hadapan manajer-manajer legendaris klub ini seperti Sir Matt Busby dan Sir Alex Ferguson.

Busby sukses memenangkan lima gelar liga, dua Piala FA, lima Charity Shield yang kini menjadi Community Shield, serta satu trofi Piala Champions yang kini bernama Liga Champions. Sementara Ferguson tentu saja punya warisan lebih besar untuk MU.

Pria berkebangsaan Skotlandia ini memenangkan di antaranya 13 gelar liga, lima Piala FA, empat Piala Liga Inggris, 10 Community Shield, serta dua trofi Liga Champions. Itu belum termasuk trofi-trofi lain seperti Piala Winners, Piala Super Eropa, Piala Interkontinental, ataupun Piala Dunia Antarklub.

“Kadang-kadang saya terdiam beberapa saat dan melihat kembali ke belakang, saya melakukan banyak hal. Saya punya hal-hal yang tidak dipunya oleh orang lain. Saya pernah sukses di Spanyol, Italia, dan di Inggris,” ungkap Mourinho seperti yang dilansir dari Express.

“Tapi entah kenapa di klub ini, saya merasa bahwa saya belum melakukan apa-apa, terutama karena Anda punya dua legenda dalam hal gelar dan trofi-trofi. Saya merasa bukan siapa-siapa dan saya merasa bahwa saya harus selalu membuktikan diri.”

‘Manchester United Memainkan Paul Pogba Di Posisi Yang Kurang Tepat’

paul pogba

 

Gelandang Manchester United, Paul Pogba, dinilai belum mampu memperlihatkan kualitas terbaiknya di musim pertama bersama Manchester United. Pesepakbola dari Prancis itu pun dinilai akan lebih cemerlang di musim selanjutnya.

Berkiprah di Man Utd musim ini, Pogba telah melakoni total 50 pertandingan di semua turnamen. Dengan total penampilannya itu, dia ‘hanya’ menyumbangkan 8 gol serta 6 assist.

Alhasil, tentu saja kontribusi itu dianggap jauh dari ekspektasi mengingat labelnya sebagai pemain termahal dunia yang dibeli Man Utd dari Juventus dengan harga sekitar 89 juta pounds.

Di musim perdananya bersama The Red Devils, Pogba diposisikan sebagai gelandang central oleh Jose Mourinho. Namun, mantan pemain Arsenal yang kini jadi pundit, Thierry Henry, menilai kalau gelandang central bukanlah posisi terbaiknya.

Melihat kualitas yang dimiliki Pogba, Henry juga percaya kalau pesepakbola 24 tahun itu bakal memperlihatkan kontribusi yang lebih oke di musim 2017/2018.

“Senantiasa jadi hal yang rumit buat Paul Pogba,” ujar Henry di salah satu media.

“Mereka sepertinya tak mengoperasikan Pogba di posisi yang semestinya ia bermain –dia bukanlah sosok holding midfielder. Saya kira ia lebih senang untuk bermain lebih tinggi maupun di sayap kiri.”

“Anda akan sedikit kehilangan kemampuannya ketika ia dimainkan di posisi yang lebih dalam. Saat Anda memiliki status pemain terhamal seperti itu, publik terus-terusan membicarakannya. Akan jadi hal positif apabila di musim panas mendatang ada pemain yang direkrut dengan nilai transfer yang lebih besar, kemudian Pogba takkan merasa tertekan lagi oleh publik.”

“Saya kira musim selanjutnya Pogba akan bermain lebih oke. Ada banyak hal yang dapat ia perlihatkan,” lanjutnya menambahkan

Ini dia tim-tim Inggris di Kompetisi Eropa Musim Depan

Premier League

Siapa-siapa saja tim Premier League yang akan bermain di kompetisi Eropa musim depan akhirnya diketahui. Untuk kali pertama dalam 21 tahun, Arsenal tidak lolos di zona Liga Champions.

Di pekan terakhir Liga Inggris 2016/2017, terdapat dua jatah tiket ke Liga Champions yang tersisa untuk diperebutkan. Ada tiga klub yang masih punya kesempatan meraihnya yakni Manchester City, Liverpool, dan Arsenal.

The Citizens dan The Reds dalam posisi lebih baik karena mereka unggul di posisi klasemen. Manchester City cuma butuh hasil imbang untuk bisa lolos, sementara Liverpool wajib meraih kemenangan. Di sisi lain, The Gunners harus menang dan dengan catatan tim-tim di atas harus kalah.

Malam tadi takdir sudah memutuskan kalau Manchester City dan Liverpool, yang sama-sama meraih kemenangan, akan pergi bersama Chelsea dan Tottenham Hotspur lolos ke Liga Champions. Arsenal, walaupun menang, harus menerima kenyataan terlempar ke Liga Europa.

Yang akan bermain bersama Arsenal Liga Europa adalah Everton. Berada di peringkat tujuh, Everton memperoleh tiket Liga Europa dari jatah Manchester United yang memenangkan Piala Liga Inggris.

The Red Devils sendiri sudah lolos ke Liga Europa karena mengakhiri musim di peringkat enam dan menerima jatah milik juara Piala FA — di mana kedua finalisnya (Arsenal dan Chelsea) sudah lebih dulu memastikan lolos ke kompetisi Eropa.

Untuk Manchester United, di mana mereka bermain musim depan masih jadi tanda tanya. Jika berhasil menjuarai Liga Europa, Wayne Rooney dan kawan-kawan akan berlaga di Liga Champions. Tapi jika kalah atas Ajax Amsterdam di final, mereka akan bergabung dengan Everton dan Arsenal di Liga Europa.

Ini dia tim-tim Inggris di Kompetisi Eropa Musim Depan:

Liga Champions
Chelsea – juara Premier League
Tottenham Hotspur – runner up
Manchester City – posisi tiga
Liverpool – posisi empat
Manchester United (?) – jika jadi juara Liga Europa

Liga Europa
Arsenal – posisi lima
Everton – pengalihan jatah juara Piala Liga Inggris
Manchester United (?) – pengalihan jatah juara Piala FA (jika gagal juara Liga Europa)

Incoming search terms:

  • tim inggris yang bermain kompetisi eropa musim depan

Pelatih Arsenal Senang Dengan Aksi Mantan Striker MU

Danny Welbeck Arsenal vs MU 7 may 2017, Danny Welbeck Arsenal vs MU, Danny Welbeck, Arsenal vs MU, Arsenal vs Manchester United, Arsenal, Manchester United, premier legaue, liga inggris, Arsene Wenger

Saat menghadapi Manchester United dalam ajang kompetisi Premier League putaran ke-36, diakui oleh pelatih mereka yaitu Arsene Wenger timnya merasa tegang. Namun kemudian setelah mereka mampu mengatasinya dengan kesabaran dan ketajaman didepan gawang, akhirnya mereka berhasil membuatk gol dan menyelesaikannya dengan skor 2-0.

Kedua tim sama kuat baik dalam hal penguasaan bola maupun menciptakan peluang. Arsenal beberapa kali hampir membuat angka dari aksi Danny Welbeck, Aaron Ramsey dan Alexis Sanchez, namun akhirnya Granit Xhaka memecahkan kebuntuan mereka di menit ke-54 dengan tembakan melewati gelandan MU, Ander Herrera.

Tiga menit kemudian, Welbeck mampu menggandakan angka dengan sundulan keras setelah menerima umpan dari Alex Oxlade-Chamberlain di sebelah kanan.

“Itulah jenis goal yang Anda inginkan dari Danny,” kata Wenger. “Itu adalah gol yang bagus, saya turut senang untuknya, dia memiliki semua kemampuan yang dibutuhkan striker, mudah-mudahan, itu akan memberinya semangat.”

Meskipun awalnya ia tidak menanggapi saran bahwa Welbeck selalu melakukan yang terbaik untuk melawan United, namun pada akhirnya Ia senang sang striker tersebut mampu mencetak gol menghaapi klub di mana ia menghabiskan masa 13 tahun disana.

Wellbeck pun sempat melakukan pembelaan tentang penjebolan mantan klubnya tersebut, “Saya tumbuh di sana dan semuanya jadi tempat istimewa dalam hidup saya. “Tapi begitu kita sampai di lapangan, lain urusannya. Bila Anda dapat mencetak angka, Anda harus bahagia, bukan?”

Gol tersebut adalah gol yang keempat dari musim yang sempat menyelimutinya dengan cedera dan, sebenarnya jika Ia beruntung, ia bisa mencetak dua gol lagi di babak pertama. Namun Dua kali tendangannya ditepis oleh pertahanan terakhir MU, David de Gea.

Saat itu Arsenal mengalami tekanan hebat namun sebuah terobosan selalu terjadi. Wenger merasa senang karena mereka tetap percaya bahwa itu akan terjadi.

“Kemenangan itu dibangun dengan sabar di mana di babak pertama Anda bisa melihat kami sedikit tegang, di babak kedua kami melepaskan hal tersebut dan mencetak gol,” katanya kepada SkySports. “Itu adalah kemenangan yang bagus.”

Wenger yakin bahwa  mereka mendapatkan momentum kembal (walaupun terlambat) setelah kemenangan atas Manchester City, Leicester City dan saat ini Manchester United. Seandainya  sekali lagi mereka mampu meraih kemenangan disisa pertandingan musim ini, finish di puncak empat masih mungkin dilakukan.

Wenger mengatakan, “Secara matematis masih mungkin. Kami memiliki sedikit keberuntungan hari ini dengan gol pertama Kami  dan kami mulai sedikit gugup namun perlahan hal itu menjadi lebih baik.”.