Tag Archives: Liverpool

Sudah Cetak 100 Gol, Sturridge Ingin Cetak 100 Gol Lagi

Daniel Sturridge

Sebuah torehan spesial diciptkan oleh Daniel Sturridge saat mengantarkan Liverpool menggilas Huddersfield Town 3 – 0 akhir pekan lalu. Sturridge menyebut jika dia masih belum puas dengan hal itu.

Penyerang Liverpool tersebut membuka kebuntuan dengan mencetak gol pertama dalam pertandingan di Anfield Stadium, Sabtu (28 Oktober 2017) malam WIB. Roberto Firmino menggandakan keunggulan tim tuan rumah sebelum Georginio Wijnaldum menyempurnakan kemenangan The Reds.

“Huddersfield Town menyulitkan kami dan skor 0 – 0 di babak pertama itu bisa menjadi salah satu hari di mana banyak hal tidak sesuai dengan harapan kami. Anda merasakan tekanan dari suporter, dan beberapa hal lainnya,” jelas Daniel Sturridge dalam situs resmi Liverpool.

“Namun kami sudah menunjukkan kerja keras kami, kami memperlihatkan karakter kami, kami tampil dan memainkan pertandingan terbaik kami dan kami bermain seperti yang biasa kami lakukan.”

Kebahagiaan lain yang dia rasakan selain kemenangan Liverpool, Sturridge pantas merayakan sebuah pencapaian untuk dirinya sendiri. Penyerang tim nasional Inggris ini sudah berhasil mencetak 100 gol di level klub dalam 270 kali penampilan.

Masing-masing 62 gol dibuat Sturridge bersama Liverpool; 24 gol bersama Chelsea; delapan gol bersama Bolton Wanderers, dan enam gol ketika memperkuat Manchester City. Torehan spesialnya ini membuat Daniel Sturridge merasa semakin termotivasi.

“Aku tidak memikirkan hal-hal semacam ini, aku bahkan tidak ingat berapa gol yang sudah aku ciptakan. Aku bersyukur kepada Tuhan atas berkatnya dan atas izinnya aku mencapai gol sampai sebanyak ini,” jelas Daniel Sturridge.

“Mudah-mudahan aku bisa lebih banyak lagi mencetak gol dan mudah-mudahan aku bisa mencetak 100 gol lagi sebelum aku pensiun suatu saat nanti,” kata Daniel Sturridge sembari mengakhiri pembicaraan.

Hukuman Atas Satu Kesalahan Liverpool

Liverpool

Juergen Klopp merasa sangat kesal karena Liverpool hanya mampu meraih hasil imbang melawan Newcastle United. Gagal memaksimalkan dominasi, gawang Liverpool justru kebobolan karena satu kesalahan besar.

Liverpool hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 saat bertandang ke St. James’ Park, hari Minggu (1 Oktober 2017) malam WIB. Unggul lebih dulu melalui Philippe Coutinho, gawang The Reds kebobolan oleh Joselu dan gagal mendapatkan kembali posisi unggul.

Hasil tersebut membuat Klopp sangat kecewa. Sebab dia merasa Liverpool tampil amat dominan dan seharusnya bisa meraih poin penuh, alih-alih malah kecolongan lewat serangan balik. Sementara Gol Joselu pun kian membuatnya kesal. Dua bek tengah Liverpool gagal menghalau pergerakan Joselu dengan baik, kemudian kelabakan ketika Joselu mendapatkan umpan terobosan.

Joel Matip awalnya memang berhasil melakukan tekel dan menendang bola. Namun aksinya tersebut justru membuahkan gol, karena bola memantul Joselu dan masuk ke gawang. Hasil ini melanjutkan tren buruk Liverpool. Dalam tujuh pertandingan terakhir di seluruh ajang, The Reds cuma menang sekali.

Klopp kesal dengan lengahnya pertahanan timnya, namun di sisi lain, manajer berkebangsaan Jerman itu juga melihat banyak aspek positif untuk dikembangkan.

“Seperti yang bisa Anda lihat, ini bukan hasil yang kami harapkan. Kami menciptakan peluang dan menciptakan peluang, kemudian melakukan satu kesalahan, sebuah kesalahan nyata, dan kami mendapatkan hukuman atas itu,” ungkap Juergen Klopp seperti dilansir dari Sky Sports.

“Saya rasa lawan membuat kesalahan dan mereka tidak merasakan hukuman itu. Pada akhirnya, man of the match-nya dari Newcastle United dan kami punya penguasaan bola 80% atau sekitar itulah. Itulah situasinya dan bagaimana dunia melihatnya, dan kami hanya perlu terus berjalan.”

“Kami punya banyak kesempatan, dan hanya sekali mencetak gol. Lawan tidak punya terlalu banyak peluang dan juga mencetak sekali, itulah faktanya. Saya harap anak-anak kembali dari jeda internasional dengan sehat dan kami akan kembali berlari,” tambah Juergen Klopp.

Oxlade Chamberlain Tampil Buruk, Klopp Membela

alex-oxlade-chamberlain

Alex-Oxlade Chamberlain belum berhasil menunjukkan kontribusi nyata pasca direkrut oleh Liverpool. Manajer The Reds, Juergen Klopp memberikan pembelaan dan menyatakan punya penjelasan soal ini.

Chamberlain didatangkan Liverpool pada bursa transfer musim panas lalu dari Arsenal. Biaya transfernya sendiri tidak bisa dibilang murah, yakni mencapai 35 juta poundsterling.

Tapi sejauh ini, Alex-Oxlade Chamberlain belum bisa menunjukkan performa terbaiknya. Pemain berkebangsaan Inggris ini dua kali dimainkan sebagai pengganti saat menghadapi Manchester City dan Burnley di Premier League.

Mantan gelandang bertahan Arsenal ini kemudian mendapatkan kesempatan memulai pertandingan dan tampil penuh saat Liverpool berhadapan dnegan Leicester City di Piala Liga Inggris. Namun belum ada kontribusi nyata yang dia berikan.

Dari tiga kesempatan tampil sejauh ini, Chamberlain malah belum sekalipun merasakan kemenangan. Liverpool digilas 0 – 5 dari Manchester City dan imbang 1 – 1 saat menghadapi Burnley. Mereka kemudian takluk 0 – 2 dari Leicester dan langsung tersingkir dari Piala Liga Inggris.

Pada akhirnya Chamberlain turut menjadi sorotan, karena dinilai belum memberikan kontribusi berarti untuk tim barunya ini. Klopp pun pasang badan untuk membela dan menyebut bahwa terlalu cepat untuk menilai Chamberlain sementara proses adaptasinya baru saja dimulai.

“Begitulah dunia sepakbola, cukup cepat. Saya tidak sadar akan itu tapi saya bisa membayangkannya. Alex-Oxlade Chamberlain punya beberapa situasi bagus dan beberapa situasi yang benar-benar sedang kurang beruntung,” ungkap Juergen Klopp seperti yang dilansir dari Liverpool Echo.

“Anda bisa melihat dia sedang mencoba untuk menyesuaikan diri dengan gaya permainan kami. Dia punya sedikit masalah dengan betisnya, bukan sebuah cedera namun sepertinya kami perlu segra menanganinya dengan lebih baik.”

“Itu adalah kesempatan pertamanya untuk tampil dari menit awal. Alex-Oxlade Chamberlain tidak menampilkan permainan terbaik dalam hidupnya, jadi mungkin orang-orang bertanya ‘apa dampak yang bisa dia berikan?”. Tapi saya tidak pernah ragu dengan kemampuannya,” imbuh Juergen Klopp.

Klopp Yakin Liverpool Bisa Keluar Dari Situasi Buruk

Juergen-Klopp

Liverpool tengah dalam laju buruk dengan tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir. Masih di awal musim, The Reds dinilai sudah berada di bawah tekanan.

Liverpool tanpa kemenangan di empat pertandingan terakhirnya. Sejak digilas dengan skor 0 – 5 dari Manchester City, anak-anak Anfield ini ditahan imbang oleh Sevilla dan Burnley kemudian kalah lagi dari Leicester City.

Hasil-hasil itu sudah menempatkan The Merseyside Gangs dalam keraguan, apakah bisa bersaing untuk gelar-gelar di musim ini. Kekalahan dari Leicester City malah sudah membuat mereka kehilangan peluang di Piala Liga Inggris.

Di Premier League, kekalahan dari Manchester City dan hasil imbang melawan Burnley menahan mereka di posisi delapan klasemen sementara dengan perolehan delapan poin. Saat ini mereka sudah tertinggal lima angka dari Manchester City dan Manchester United di puncak klasemen.

Juergen Klopp tidak membantah kalau saat ini timnya sedang berada dalam situasi yang kurang menguntungkan. Namun sebagai manajer, dia sangat yakin jika para pemainnya punya mentalitas yang dibutuhkan untuk bangkit dan menegaskan pentingnya untuk fokus ke depan.

“Para pemain saya sudah membuktikannya beratus-ratus kali soal bangkit. Cibiran ini terdengar seperti kami tak punya poin sama sekali dan benar-benar tim terburuk di liga. Tentu saja kami punya masalah-masalah dan itulah sebabnya kami baru mengumpulkan delapan poin dan bukan 15,” kata Juergen Klopp seperti dikutip Soccerway.

“Tapi kita bisa membuat situasinya lebih serius dibandingkan saat ini atau kita bisa menerima apa adanya. Kami masih menyimpan banyak tugas yang harus dilakukan. Akan sama kalaupun kami punya 15 poin, hanya rasanya saja berbeda tapi tugasnya tetap sama.”

“Ya, kami punya karakter yang tepat. Terkadang kami meresponnya dengan sangat baik, terkadang kurang sempurna. Ya memang seperti itu. Kami bisa berkembang di masing-masing bagian permainan kami. Tentu saja kami bisa merubah keadaan. Kalau Anda mengambil informasi yang tepat dari hal-hal yang kami lakukan sejauh ini, maka itu selalu membantu.”

Liverpool akan kembali berhadapan dengan Leicester City di lanjutan Premier League, Sabtu (23 September 2017) malam WIB akhir pekan ini.

Prediksi Manchester City vs Liverpool 9 September 2017

Liverpool vs Manchester City

Di pekan ke-4 Premier League 2017/2018, Manchester City akan saling beradu kekuatan dengan Liverpool. Pertemuan antara dua tim raksasa ini akan diselenggarakan di Etihad Stadion pada Sabtu malam 9 September 2017 pukul 18:30 WIB.

Bursa transfer musim panas telah ditutup, jeda internasional sudah berakhir, dan sekarang kita bisa kembali menikmati kompetisi Premier League. Dengan tiga pertandingan sudah dimainkan, para tim-tim papan atas Premier League sudah mulai unjuk kebolehan.

Manchester City menjadi favorit untuk merebut gelar di awal musim, namun penampilan pembuka mereka masih kurang meyakinkan. Mereka membuka dengan kemenangan 2-0 dari Brighton & Hove Albion yang baru promosi pada laga pembuka, kemudian ditahan imbang 1 – 1 oleh Everton dilaga berikutnya.

Kyle Walker diusir dari lapangan dalam pertandingan tersebut namun bisa kembali dalam laga Big Match ini, namun giliran Raheem Sterling karena dikartu meraih di laga Bournemouth dua pekan lalu, karena perayaannya setelah mencetak gol kemenangan dalam laga sulit lainnya.

Ini tentu bukan dominasi yang diinginkan oleh Josep Guardiola dari timnya, dan setelah menghabiskan sekitar 200 juta poundsterling di bursa transfer musim panas ini, dewan klub mungkin akan mengharapkan hasil yang lebih baik lagi.

Liverpool mungkin telah menghabiskan banyak uang untuk Mohamed Salah musim panas ini, dan dia adalah pembelian yang sangat cerdas, namun yang paling penting adalah berhasil mempertahankan Phillipe Coutinho. Gelandang asal Brasil tersebut mendapat tawaran 100 juta poundsterling dari Barcelona dan membuatnya jelas ingin pergi, namun Liverpool tetap kukuh mempertahankannya.

Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Liverpool
Manchester City: Ederson Moraes, Walker, Kompany, Otamendi, Mendy, De Bruyne, Fernandinho, Silva, Aguero, Jesus, Stones
Liverpool: Simon Mignolet, Oxlade-Chamberlain, Matip, Lovren, Moreno, Can, Henderson, Wijnaldum, Salah, Firmino, Mane

Head To Head Manchester City vs Liverpool
19/03/17 Manchester City 1 – 1 Liverpool
01/01/17 Liverpool 1 – 0 Manchester City
03/03/16 Liverpool 3 – 0 Manchester City
28/02/16 Liverpool 1 – 1 Manchester City
22/11/15 Manchester City 1 – 4 Liverpool

Lima Pertandingan Terakhir Manchester City
15/08/17 Girona 1 – 0 Manchester City
12/08/17 Brighton & Hove Albion 0 – 2 Manchester City
04/08/17 Manchester City 3 – 0 West Ham United
30/07/17 Manchester City 3 – 0 Tottenham Hotspur
27/07/17 Manchester City 4 – 1 Real Madrid

Lima Pertandingan Terakhir Liverpool
19/08/17 Liverpool 1 – 0 Crystal Palace
16/08/17 Hoffenheim 1 – 2 Liverpool
12/08/17 Watford 3 – 3 Liverpool
05/08/17 Liverpool 3 – 1 Athletic Club Bilbao
03/08/17 Liverpool 1 – 1 Club Atletico de Madrid

Prediksi Skor Manchester City vs Liverpool: 0 – 2

 

 

 

Liverpool Punya Daya Tarik Cukup Besar Di Bursa Transfer Kali Ini

liverpool, juergen klopp

 

Liverpool punya potensi lebih besar dalam persaingan bursa transfer nanti. Hal itu dikarenakan keberhasilan mereka lolos ke turnamen Liga Champions 2017/2018 serta kehadiran sosok Juergen Klopp sebagai pelatih The Reds.

Liverpool mampu memastikan diri finis 4 besar di Premier League 2016/2017. Alhasil, mereka juga dipastikan akan tampil di kompetisi Liga Champions 2017/2018 walaupun harus menjalani babak kualifikasi lebih dulu.

Turnamen tingkat Eropa jelas menjadi hal yang krusial buat tim Merseyside, terutama untuk meningkatkan popularitas dalam bursa transfer. Sebab, pemain-pemain top tentu akan mempertimbangkan keikutsertaan klub dalam turnamen tersebut sebagai nilai tambahan saat memberi penawaran.

Tak hanya itu, eks pemain tengah Liverpool Steven Gerrard, merasa kalau sosok Juergen Klopp sebagai pelatih Liverpool pun berandil penting untuk nilai tambahan di bursa transfer. Gerrard mengungkapkan kalau Klopp memiliki rencana serta proyek yang cemerlang guna menggoda sejumlah pemain top.

“Jika saya adalah sosok pemain top di tingkat Eropa lalu Juergen Klopp menghubungiku serta saya memiliki pelaung untuk tampil di klub ini, yang mana tengah melangkah maju di tiap departemennya serta memiliki pelatih tingkat dunia, saya takkan berpikir lama untuk menerima kans itu,” ujar Gerrard seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Saya ingin tampil dengannya dan saya berusia 37 tahun minggu depan! Untuk saya, ini adalah proyek yang amat fantastis. Tak hanya karena kami berhasil maju ke Liga Champions, namun semua proyeknya.”

“Tiga, empat, lima, hingga enam tahun mendatang, apapun hasilnya, bakal jadi periode-periode yang amat fantastis serta pemain-pemain akan berhasrat untuk berperan dengan apa yang tengah Juergen lakukan,” katanya melanjutkan.

Di musim kemarin, Klopp yang baru membesut Liverpool pada pertengahan musim, mampu mengantarkan timnya ke 2 partai final, tepatnya dalam Piala Liga Inggris serta Liga Europa. Namun The Reds gagal menjuarai dua turnamen itu.

Sedangkan di musim ini, Liverpool awalnya tampil meyakinkan sampai di pertengahan musim, namun setelahnya justru merosot. Alhasil, Klopp dikabarkan akan berbelanja besar di bursa transfer kali ini guna membenahi sejumlah lini skuatnya.

Klopp Ingin Gerarrd Jadi Suksesornya Selaku Pelatih Liverpool

steven gerard

 

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, masih memiliki kontrak yang berperiode hingga 2022 nanti. Akan tetapi, kini peracik taktik berkebangsaan Jerman itu telah behrarap Steven Gerrard mejadi penggantinya di Anfield.

Pelatih Juergen Klopp yang baru memperbarui kontraknya di bulan Juli tahun 2016, sekarang ini tengah mengupayakan agar Liverpool bisa finis di 4 besar Premier League musim ini.

Dengan 73 poin dan menyisakan satu laga sisa, The Reds yang kini menempati peringkat 4 klasemen wajib memangkan laga terakhir kontra Middlesbrough, Minggu (21/5/2017) nanti, guna memastikan diri lolos ke Liga Champions musim depan.

Sepanjang musim ini, kinerja Klopp sebagai pelatih Liverpool pun cukup memuaskan dan masih jauh dari rumor-rumor. Akan tetapi, mantan peracik taktik Borussia Dortmund itu telah memilih Gerard sebagai penggantinya apabila di suatu saat ia hengkang.

“Saya katakan ke dirinya bahwa saat saya pergi, maupun pihak klub memberhentikan saya, saya tak memperdulikan siapa yang jadi pengganti saya, namun saya bakal bergembira apabila dirinya (Gerrard) yang jadi pengganti,” ujar Klopp seperti yang dilansir dari salah satu media.

Sedari memutuskan untuk menutup karier di musim 2015 lalu, Gerrard sejatinya telah pulang ke Liverpool lagi sedari Februari kemarin. Kini bersama Liverpool, pemain yang sempat membawa Liverpool menjuarai Liga Champions 2005/2006 itu menjadi manajer akademi.

Terkait layak atau tidaknya Gerrard menjadi manajer tim inti, Klopp percaya bahwa Liverpool sejatinya membutuhkan seorang legenda di posisi tertentu sebagai pelatih.

“Hal yang bagus kalau kami bisa melibatkan Gerrard lagi. Seberapa luar biasanya dia,” lanjut Klopp.

“Saya bakal memberikan semuanya sebisa mungkin supaya ia memperoleh informasi yang diperlukan. Lantaran saat Anda memutuskan untuk berkiprah dengan klub, anda bakal memiliki tanggung jawab dengan masa depan klub serta masa depan klub ini membutuhkan legenda layaknya Steven Gerrard di posisi yang menentukan,” katanya menambahkan.

City, Liverpool, Arsenal Akan Memperebutkan Tiket Liga Champions

City, Liverpool, Arsenal

 

Laga terakhir Premier League 2016/2017 bakal menyajikan rivalitas sengit untuk 3 tim yakni Manchester City, Liverpool, Arsenal. Ketiga tim ini bakal memperebutkan 2 tiket sisa lolos ke Liga Champions musim depan.

Penghujung partai Premier League bisa dibilang tidak menyajikan banyak rivalitas lagi. Pasalnya, titel juara sudah diamankan oleh Chelsea, lalu Tottenham Hotspur pun dipastikan finis peringkat 2, sedangkan untuk 3 tim yang terdegradasi juga sudah diketahui yakni Hull City, Middlesbrough, serta Sunderland.

Walaupun begitu, rupanya masih ada rivalitas yang belum terselesaikan, itu adalah perebutan tiket lolos ke turnamen Eropa di musim depan. Selain Chelsea dengan Spurs yang sejauh ini telah memastikan diri langsung lolos ke putaran grup, masih ada 3 tempat kosong di turnamen Eropa yang dapat diperebutkan.

Detailnya yakni ada 2 tiket lolos ke Liga Champions, satunya lolos otomatis ke putaran grup sedangkan satunya harus menjalani kualifikasi. Lantas untuk tim yang gagal memperoleh 2 tiket itu, maka mereka bisa ikutserta di turnamen tingkat dua Eropa, yakni Liga Europa.

Sejauh ini City menempati posisi yang paling menjajikan untuk merebut tiket lolos langsung ke putaran grup Liga Champions ataupun di peringkat 3 besar. The Citizens kini masih menduduki peringkat 3 dan mencatatkan 75 poin, lalu dibawahnya ada Liverpool dengan menorehkan 73 poin, serta Arsenal yang membukukan 72 poin.

Torehan positif di Vicarage Road kontra Watford bakal memastikan merek finis di peringkat 3. Apabila bermain seri, maka City harus berharap keberuntungan agar Liverpool kedodoran di laganya.

Di sisi lain, Liverpool bakal menyambut Middlesbrough yang telah terdegradasi di markas sendiri. Hanya dengan 3 poin yang bakal memastikan mereka dapat finis 4 besar. Seandainya ditahan imbang, maka tim arahan Juergen Klopp butuh keberuntungan dari dewi fortuna dengan beharap Arsenal juga kedodoran, agar tidak tergusur ke peringkat 5 klasemen.

Untuk Arsenal, mereka bakal dihadapkan ujian berat dengan menghadapi Everton di Emirates Stadion. The Gunners sendiri harus berharap banyak dengan nasib mereka agar dapat maju ke 4 besar, serta menjaga torehan mereka yang selalu finis di 4 besar selama 2 dekade belakangan.

Laga Terakhir Premier League

Arsenal vs Everton
Burnley vs West Ham United
Chelsea vs Sunderland
Hull City vs Tottenham Hotspur
Leicester City vs Bournemouth
Liverpool vs Middlesbrough
Manchester United vs Crystal Palace
Southampton vs Stoke City
Swansea City vs West Bromwich Albion
Watford vs Manchester City

Tundukkan West Ham, Liverpool Perlu Sekali Menang Untuk Ke Liga Champions

West Ham United vs Liverpool Premier League 14 Mei 2017, West Ham United vs Liverpool Premier League, West Ham United vs Liverpool, Premier League 14 Mei 2017, West Ham United, Liverpool, Liga Inggris

Liverpool sepertinya mampu mempertahankan takdir mereka untuk tetap berada di empat besar klasemen pada minggu ini. Pasalnya mereka mampu menaklukan West Ham United pada pertandingan terakhir mereka, dan menggeser kembali posisi Manchester City yang menempati posisi ketiganya di papan peringkat Premier League.

Dalam pertandingan terbaru mereka yang diselenggarakan tanggal 14 Mei kemarin pukul 20.15 WIB, Liverpool tampil cemerlang dan mampu mendominasi pertandingan. Mereka mampu unggul dalam hal penguasaan bola dan juga dalam hal menciptakan peluang. Hasilnya tim yang diasuh Jurgen Klopp itu mampu mengadakan pesta gol di Olympic Stadium, dengan menjebol empat kali gawang tuan rumah, tanpa balas.

Awalnya mereka kesulitan menjebol pertahanan West Ham namun 10 menit sebelum turun minum Philippe Coutinho mampu menyediakan umpan manis menuju Daniel Sturridge dan mengarahkannya menuju perut gawang. Skor pun menjadi 0-1 hingga babak pertama usai.

Setelah istirahat, The Reds beberapa kali melakukan aksi berbahaya namun dapat dinetralisir. Hanya saja pada menit ke 57, Coutinho mampu melepaskan tembakan dari jarak jauh dan membenamkannya ke pojok kiri bawah gawang. Skorpun mengganda.

Selang empat menit kemudian, Coutinho mampu melakukan aksi solo setelah menerima umpan dari Georginio Wijnaldum dan menyelesaikannya dengan baik. Skorpun bertambah menjadi 0-3. Dan terakhir dimenit ke 76, Divock Origi membuat West Ham semakin terlihat menyedihkan dihadapan pendukungnya. Hingga babak kedua berakhir, skor berakhir menjadi 0-4.

Pertandingan tersebut memang cukup penting bagi Liverpool pasalnya, Arsenal yang berada dua peringkat dibawahnya masih membuat mereka tak aman hingga akhir musim. Apalagi selisih empat poin dalam tiga pertandingan, membuat peluang mereka tergusur masih besar.

Namun dengan kemenangan menghadapi West Ham, tim Merseyside hanya perlu memenangkan pertandingan terakhirnya menghadapi Middlesbrough dan mereka akan menyempurnakan langkah mereka menuju Liga Champions. Hanya saja Manchester City yang terpaut satu poin dibawahnya, masih memiliki satu pertandingan tundanya dan membuat mereka akan menempati peringkat ketiga diakhir musim.

Sang pelatih pun senang dengan hasil performa timnya. Ia mengatakan,  “Itu adalah permainan yang fantastis tapi sulit. Namun pada akhirnya sangat menakjubkan walau awalnya tidak begitu bagus. Setelah itu kami mengendalikan permainan dan mengambil peluang kami,”.

Ia menambahkan,  “Kami mencetak beberapa gol yang benar-benar bagus tapi di babak pertama West Ham memiliki peluang besar dan besar – terutama untuk menyamakan kedudukan sebelum paruh waktu. Itu sangat tidak beruntung bagi West Ham, tapi sangat beruntung dari posisi kami.”

Striker Muda Liverpool Ingin Menjadi Pilar Utama Timnya

Divock Origi Liverpool, Divock Origi, Liverpool

Divock Origi yang merupakan pemain lini depan dari Liverpool belum lama ini bicara banyak tentang keinginannya untuk dapat dimainkan secara rutin oleh pelatihnya. Menurutnya Ia tak perlu membuktikan apapun karena semua yang dibutuhkan ada padanya, seperti ambisinya untuk dapat menjebol lawang lawan dan juga kemampuannya dalam melakukan hal tersebut. Ia pun memastikan bahwa dirinya ingin menjadi salah satu pilar utama timnya dalam waktu dekat.

Sang pemain asal Belgia tersebut memang tak menjadi pilihan utama dari pelatihnya saat ini yaitu  Jurgen Klopp. Pasalnya Ia kalah cemerlang dengan pemain yang sudah lebih berpengalaman dalam bertanding seperti Daniel Sturridge, Sadio Mane dan juga Roberto Firmino. Tentu saja ada kriteria lainnya yang dilihat oleh sang pelatih dalam meracik strategi dengan maksimal.

Hingga saat ini walaupun sudah diturunkan di 26 pertandingan Premier League, pemain yang baru berusia 21 tahun tersebut sudah berhasil menyumbangkan 5 gol untuk timnya ditambah empat asisst untuk rekannya. Gol terakhirnya ia lakukan saat bertanding menghadapi Everton pada tanggal 1 April kemarin dalam kompetisi Premier League. Saat itu Ia duduk dibangku cadangan dan masuk menggantikan Sadio Mane yang mengalami cedera pada menit ke 57.

Mantan pemain Lille pun mengungkapkan kepada Sky Sports tentang keinginannya memuaskan dahaga akan gol. Ia pun mengatakan,  “Saya sangat ambisius dan yakin pada kemampuan saya, namun anda harus bisa tampil semaksimal mungkin sewaktu-waktu dan juga harus menghormati keputusan pelatih. Saya rasa sebagai striker, anda selalu ingin membuat gol, jadi saya senang walaupun beban belum sepenuhnya hilang. Saya sangat senang untuk mencetak gol dan itu memotivasi saya melakukan yang lebih,”.

Pemain bernomor punggung 27 itu menambahkan tentang pembuktian dirinya untuk dapat dijadikan pemain utama. Ia mengatakan,  “Saya rasa tidak ada yang perlu saya buktikan. Saya selalu menargetkan tinggi, saya selalu ambisius dan ingin memiliki peran besar di tim ini. Saya merasa lebih baik ketimbang tahun lalu, jadi bagi saya yang penting memanfaatkan kesempatan yang didapat,”.