Tag Archives: Liverpool

Liverpool Punya Daya Tarik Cukup Besar Di Bursa Transfer Kali Ini

liverpool, juergen klopp

 

Liverpool punya potensi lebih besar dalam persaingan bursa transfer nanti. Hal itu dikarenakan keberhasilan mereka lolos ke turnamen Liga Champions 2017/2018 serta kehadiran sosok Juergen Klopp sebagai pelatih The Reds.

Liverpool mampu memastikan diri finis 4 besar di Premier League 2016/2017. Alhasil, mereka juga dipastikan akan tampil di kompetisi Liga Champions 2017/2018 walaupun harus menjalani babak kualifikasi lebih dulu.

Turnamen tingkat Eropa jelas menjadi hal yang krusial buat tim Merseyside, terutama untuk meningkatkan popularitas dalam bursa transfer. Sebab, pemain-pemain top tentu akan mempertimbangkan keikutsertaan klub dalam turnamen tersebut sebagai nilai tambahan saat memberi penawaran.

Tak hanya itu, eks pemain tengah Liverpool Steven Gerrard, merasa kalau sosok Juergen Klopp sebagai pelatih Liverpool pun berandil penting untuk nilai tambahan di bursa transfer. Gerrard mengungkapkan kalau Klopp memiliki rencana serta proyek yang cemerlang guna menggoda sejumlah pemain top.

“Jika saya adalah sosok pemain top di tingkat Eropa lalu Juergen Klopp menghubungiku serta saya memiliki pelaung untuk tampil di klub ini, yang mana tengah melangkah maju di tiap departemennya serta memiliki pelatih tingkat dunia, saya takkan berpikir lama untuk menerima kans itu,” ujar Gerrard seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Saya ingin tampil dengannya dan saya berusia 37 tahun minggu depan! Untuk saya, ini adalah proyek yang amat fantastis. Tak hanya karena kami berhasil maju ke Liga Champions, namun semua proyeknya.”

“Tiga, empat, lima, hingga enam tahun mendatang, apapun hasilnya, bakal jadi periode-periode yang amat fantastis serta pemain-pemain akan berhasrat untuk berperan dengan apa yang tengah Juergen lakukan,” katanya melanjutkan.

Di musim kemarin, Klopp yang baru membesut Liverpool pada pertengahan musim, mampu mengantarkan timnya ke 2 partai final, tepatnya dalam Piala Liga Inggris serta Liga Europa. Namun The Reds gagal menjuarai dua turnamen itu.

Sedangkan di musim ini, Liverpool awalnya tampil meyakinkan sampai di pertengahan musim, namun setelahnya justru merosot. Alhasil, Klopp dikabarkan akan berbelanja besar di bursa transfer kali ini guna membenahi sejumlah lini skuatnya.

Incoming search terms:

  • keberasilan tranver liverpool

Klopp Ingin Gerarrd Jadi Suksesornya Selaku Pelatih Liverpool

steven gerard

 

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, masih memiliki kontrak yang berperiode hingga 2022 nanti. Akan tetapi, kini peracik taktik berkebangsaan Jerman itu telah behrarap Steven Gerrard mejadi penggantinya di Anfield.

Pelatih Juergen Klopp yang baru memperbarui kontraknya di bulan Juli tahun 2016, sekarang ini tengah mengupayakan agar Liverpool bisa finis di 4 besar Premier League musim ini.

Dengan 73 poin dan menyisakan satu laga sisa, The Reds yang kini menempati peringkat 4 klasemen wajib memangkan laga terakhir kontra Middlesbrough, Minggu (21/5/2017) nanti, guna memastikan diri lolos ke Liga Champions musim depan.

Sepanjang musim ini, kinerja Klopp sebagai pelatih Liverpool pun cukup memuaskan dan masih jauh dari rumor-rumor. Akan tetapi, mantan peracik taktik Borussia Dortmund itu telah memilih Gerard sebagai penggantinya apabila di suatu saat ia hengkang.

“Saya katakan ke dirinya bahwa saat saya pergi, maupun pihak klub memberhentikan saya, saya tak memperdulikan siapa yang jadi pengganti saya, namun saya bakal bergembira apabila dirinya (Gerrard) yang jadi pengganti,” ujar Klopp seperti yang dilansir dari salah satu media.

Sedari memutuskan untuk menutup karier di musim 2015 lalu, Gerrard sejatinya telah pulang ke Liverpool lagi sedari Februari kemarin. Kini bersama Liverpool, pemain yang sempat membawa Liverpool menjuarai Liga Champions 2005/2006 itu menjadi manajer akademi.

Terkait layak atau tidaknya Gerrard menjadi manajer tim inti, Klopp percaya bahwa Liverpool sejatinya membutuhkan seorang legenda di posisi tertentu sebagai pelatih.

“Hal yang bagus kalau kami bisa melibatkan Gerrard lagi. Seberapa luar biasanya dia,” lanjut Klopp.

“Saya bakal memberikan semuanya sebisa mungkin supaya ia memperoleh informasi yang diperlukan. Lantaran saat Anda memutuskan untuk berkiprah dengan klub, anda bakal memiliki tanggung jawab dengan masa depan klub serta masa depan klub ini membutuhkan legenda layaknya Steven Gerrard di posisi yang menentukan,” katanya menambahkan.

City, Liverpool, Arsenal Akan Memperebutkan Tiket Liga Champions

City, Liverpool, Arsenal

 

Laga terakhir Premier League 2016/2017 bakal menyajikan rivalitas sengit untuk 3 tim yakni Manchester City, Liverpool, Arsenal. Ketiga tim ini bakal memperebutkan 2 tiket sisa lolos ke Liga Champions musim depan.

Penghujung partai Premier League bisa dibilang tidak menyajikan banyak rivalitas lagi. Pasalnya, titel juara sudah diamankan oleh Chelsea, lalu Tottenham Hotspur pun dipastikan finis peringkat 2, sedangkan untuk 3 tim yang terdegradasi juga sudah diketahui yakni Hull City, Middlesbrough, serta Sunderland.

Walaupun begitu, rupanya masih ada rivalitas yang belum terselesaikan, itu adalah perebutan tiket lolos ke turnamen Eropa di musim depan. Selain Chelsea dengan Spurs yang sejauh ini telah memastikan diri langsung lolos ke putaran grup, masih ada 3 tempat kosong di turnamen Eropa yang dapat diperebutkan.

Detailnya yakni ada 2 tiket lolos ke Liga Champions, satunya lolos otomatis ke putaran grup sedangkan satunya harus menjalani kualifikasi. Lantas untuk tim yang gagal memperoleh 2 tiket itu, maka mereka bisa ikutserta di turnamen tingkat dua Eropa, yakni Liga Europa.

Sejauh ini City menempati posisi yang paling menjajikan untuk merebut tiket lolos langsung ke putaran grup Liga Champions ataupun di peringkat 3 besar. The Citizens kini masih menduduki peringkat 3 dan mencatatkan 75 poin, lalu dibawahnya ada Liverpool dengan menorehkan 73 poin, serta Arsenal yang membukukan 72 poin.

Torehan positif di Vicarage Road kontra Watford bakal memastikan merek finis di peringkat 3. Apabila bermain seri, maka City harus berharap keberuntungan agar Liverpool kedodoran di laganya.

Di sisi lain, Liverpool bakal menyambut Middlesbrough yang telah terdegradasi di markas sendiri. Hanya dengan 3 poin yang bakal memastikan mereka dapat finis 4 besar. Seandainya ditahan imbang, maka tim arahan Juergen Klopp butuh keberuntungan dari dewi fortuna dengan beharap Arsenal juga kedodoran, agar tidak tergusur ke peringkat 5 klasemen.

Untuk Arsenal, mereka bakal dihadapkan ujian berat dengan menghadapi Everton di Emirates Stadion. The Gunners sendiri harus berharap banyak dengan nasib mereka agar dapat maju ke 4 besar, serta menjaga torehan mereka yang selalu finis di 4 besar selama 2 dekade belakangan.

Laga Terakhir Premier League

Arsenal vs Everton
Burnley vs West Ham United
Chelsea vs Sunderland
Hull City vs Tottenham Hotspur
Leicester City vs Bournemouth
Liverpool vs Middlesbrough
Manchester United vs Crystal Palace
Southampton vs Stoke City
Swansea City vs West Bromwich Albion
Watford vs Manchester City

Incoming search terms:

  • liverpool lolos otomatis

Tundukkan West Ham, Liverpool Perlu Sekali Menang Untuk Ke Liga Champions

West Ham United vs Liverpool Premier League 14 Mei 2017, West Ham United vs Liverpool Premier League, West Ham United vs Liverpool, Premier League 14 Mei 2017, West Ham United, Liverpool, Liga Inggris

Liverpool sepertinya mampu mempertahankan takdir mereka untuk tetap berada di empat besar klasemen pada minggu ini. Pasalnya mereka mampu menaklukan West Ham United pada pertandingan terakhir mereka, dan menggeser kembali posisi Manchester City yang menempati posisi ketiganya di papan peringkat Premier League.

Dalam pertandingan terbaru mereka yang diselenggarakan tanggal 14 Mei kemarin pukul 20.15 WIB, Liverpool tampil cemerlang dan mampu mendominasi pertandingan. Mereka mampu unggul dalam hal penguasaan bola dan juga dalam hal menciptakan peluang. Hasilnya tim yang diasuh Jurgen Klopp itu mampu mengadakan pesta gol di Olympic Stadium, dengan menjebol empat kali gawang tuan rumah, tanpa balas.

Awalnya mereka kesulitan menjebol pertahanan West Ham namun 10 menit sebelum turun minum Philippe Coutinho mampu menyediakan umpan manis menuju Daniel Sturridge dan mengarahkannya menuju perut gawang. Skor pun menjadi 0-1 hingga babak pertama usai.

Setelah istirahat, The Reds beberapa kali melakukan aksi berbahaya namun dapat dinetralisir. Hanya saja pada menit ke 57, Coutinho mampu melepaskan tembakan dari jarak jauh dan membenamkannya ke pojok kiri bawah gawang. Skorpun mengganda.

Selang empat menit kemudian, Coutinho mampu melakukan aksi solo setelah menerima umpan dari Georginio Wijnaldum dan menyelesaikannya dengan baik. Skorpun bertambah menjadi 0-3. Dan terakhir dimenit ke 76, Divock Origi membuat West Ham semakin terlihat menyedihkan dihadapan pendukungnya. Hingga babak kedua berakhir, skor berakhir menjadi 0-4.

Pertandingan tersebut memang cukup penting bagi Liverpool pasalnya, Arsenal yang berada dua peringkat dibawahnya masih membuat mereka tak aman hingga akhir musim. Apalagi selisih empat poin dalam tiga pertandingan, membuat peluang mereka tergusur masih besar.

Namun dengan kemenangan menghadapi West Ham, tim Merseyside hanya perlu memenangkan pertandingan terakhirnya menghadapi Middlesbrough dan mereka akan menyempurnakan langkah mereka menuju Liga Champions. Hanya saja Manchester City yang terpaut satu poin dibawahnya, masih memiliki satu pertandingan tundanya dan membuat mereka akan menempati peringkat ketiga diakhir musim.

Sang pelatih pun senang dengan hasil performa timnya. Ia mengatakan,  “Itu adalah permainan yang fantastis tapi sulit. Namun pada akhirnya sangat menakjubkan walau awalnya tidak begitu bagus. Setelah itu kami mengendalikan permainan dan mengambil peluang kami,”.

Ia menambahkan,  “Kami mencetak beberapa gol yang benar-benar bagus tapi di babak pertama West Ham memiliki peluang besar dan besar – terutama untuk menyamakan kedudukan sebelum paruh waktu. Itu sangat tidak beruntung bagi West Ham, tapi sangat beruntung dari posisi kami.”

Striker Muda Liverpool Ingin Menjadi Pilar Utama Timnya

Divock Origi Liverpool, Divock Origi, Liverpool

Divock Origi yang merupakan pemain lini depan dari Liverpool belum lama ini bicara banyak tentang keinginannya untuk dapat dimainkan secara rutin oleh pelatihnya. Menurutnya Ia tak perlu membuktikan apapun karena semua yang dibutuhkan ada padanya, seperti ambisinya untuk dapat menjebol lawang lawan dan juga kemampuannya dalam melakukan hal tersebut. Ia pun memastikan bahwa dirinya ingin menjadi salah satu pilar utama timnya dalam waktu dekat.

Sang pemain asal Belgia tersebut memang tak menjadi pilihan utama dari pelatihnya saat ini yaitu  Jurgen Klopp. Pasalnya Ia kalah cemerlang dengan pemain yang sudah lebih berpengalaman dalam bertanding seperti Daniel Sturridge, Sadio Mane dan juga Roberto Firmino. Tentu saja ada kriteria lainnya yang dilihat oleh sang pelatih dalam meracik strategi dengan maksimal.

Hingga saat ini walaupun sudah diturunkan di 26 pertandingan Premier League, pemain yang baru berusia 21 tahun tersebut sudah berhasil menyumbangkan 5 gol untuk timnya ditambah empat asisst untuk rekannya. Gol terakhirnya ia lakukan saat bertanding menghadapi Everton pada tanggal 1 April kemarin dalam kompetisi Premier League. Saat itu Ia duduk dibangku cadangan dan masuk menggantikan Sadio Mane yang mengalami cedera pada menit ke 57.

Mantan pemain Lille pun mengungkapkan kepada Sky Sports tentang keinginannya memuaskan dahaga akan gol. Ia pun mengatakan,  “Saya sangat ambisius dan yakin pada kemampuan saya, namun anda harus bisa tampil semaksimal mungkin sewaktu-waktu dan juga harus menghormati keputusan pelatih. Saya rasa sebagai striker, anda selalu ingin membuat gol, jadi saya senang walaupun beban belum sepenuhnya hilang. Saya sangat senang untuk mencetak gol dan itu memotivasi saya melakukan yang lebih,”.

Pemain bernomor punggung 27 itu menambahkan tentang pembuktian dirinya untuk dapat dijadikan pemain utama. Ia mengatakan,  “Saya rasa tidak ada yang perlu saya buktikan. Saya selalu menargetkan tinggi, saya selalu ambisius dan ingin memiliki peran besar di tim ini. Saya merasa lebih baik ketimbang tahun lalu, jadi bagi saya yang penting memanfaatkan kesempatan yang didapat,”.