Tag Archives: Liverpool

Salah Si Mesin Gol Baru Liverpool

Mohamed Salah

Dulu ada Luis Suarez yang bisa diandalkan sebagai mesin gol Liverpool, juga sempat Daniel Sturridge tajam-tajamnya. Sekarang Liverpool sudah punya sosok pencetak gol baru, dia adalah Mohamed Salah.

Liverpool belakangan sempat kehilangan sosok yang bisa diandalkan untuk mencetak gol. Dalam tiga musim terakhir, tidak ada satupun sosok yang bisa benar-benar tampil sebagai mesin gol.

Di musim 2014/2015, Steven Gerrard menyabet gelar top skorer klub dengan torehan 13 gol. Pada musim selanjutnya Sturridge mencatatkan jumlah yang sama, yang relatif rendah untuk pemain di posisi penyerang. Musim lalu, Philippe Coutinho tampil sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu musim dengan 14 gol.

Padahal sebelumnya Liverpool sempat punya mesin gol yang sangat bisa diandalkan, Luis Suarez. Suarez mencetak total 78 gol dalam tiga musim berturut-turut dari 2011/2012 sampai 2013/2014. Musim 2013/2014 menjadi periode terbaiknya dengan torehan 31 gol satu musim. Di musim yang sama, Sturridge mengalami masa terbaiknya dengan menorehkan 24 gol.

Hengkangnya Suarez ke Barcelona membuat harapan kemudian diembankan Liverpool ke Sturridge. Tapi mantan penyerang Chelsea itu justru kerap mengalami cedera yang membuat performanya merosot. Alhasil dalam tiga musim terakhir, tak ada lagi sosok mesin gol di lini depan Liverpool. Faktanya dua dari tiga musim tersebut, gelar top skorer direbut oleh pemain berposisi gelandang serang.

Namun penantian Liverpool sepertinya sudah mendapatkan jawaban di musim ini. Walaupun tidak mendatangkan sosok penyerang tengah murni di bursa transfer musim panas, kedatangan Salah membuat lini serang Liverpool semakin tajam. Striker tim nasional Mesir itu sejauh ini sangat produktif dengan mencetak 13 gol dari 16 pertandingan kompetitif.

Di Premier League, mantan pemain Chelsea dan AS Roma itu sementara berada di puncak daftar top skorer dengan sembilan gol. Sebuah catatan yang bisa dianggap mengejutkan, terlebih mengingat posisinya bukanlah seorang penyerang murni.

Henderson dan Lallana Sudah Kembali, Klopp Malah Sakit

Juergen Klopp

Liverpool memperoleh suntikan tenaga berharga dengan kembalinya dua pemain andalan dari cedera. Namun, kini malah sang manajer, Juergen Klopp, yang absen karena sakit.

Jordan Henderson dan Adam Lallana sudah kembali mengikuti latihan secara penuh setelah pulih dari cedera masing-masing. Henderson mengalami cedera di bagian paha dan absen dalam kemenangan Liverpool 4 – 1 atas West Ham United sebelum jeda internasional dua pekan silam.

Sementara Lallana belum sekalipun merumput di musim ini karena cedera paha pada Agustus lalu. Tapi keduanya sudah sama-sama mengikuti sesi latihan tim utama, Rabu (15 November 2017) dan kemungkinan bisa tampil untuk laga melawan Southampton, Sabtu (18 November 2017) mendatang.

Hanya saja, Klopp belum berkesempatan melihat keduanya kembali ke sesi latihan karena dia sendiri justru absen pada hari tersebut. Manajer berkebangsaan Jerman ini dilaporkan sakit sehingga harus diperiksa di rumah sakit hari itu.

Liverpool menyebut untuk saat ini Klopp belum perlu diopname karena sakitnya itu, namun kemungkinan bakal memerlukan pemeriksaan lanjutan.

“Juergen Klopp sudah menjalani pemeriksaan oleh tim dokter dan sebagai akibatnya akan absen dari latihan pada hari Rabu. Saat ini tak ada rencana untuk Juergen tetap berada di rumah sakit melebihi yang dijadwalkan sebagai pemeriksaan dan oleh karena itu dia bisa pulang ke malam ini,” ungkap pernyataan dalam situs resmi Liverpool.

“Namun, Juergen Klopp mungkin akan butuh pemeriksaan lanjutan ke depannya. Manajemen klub meminta privasi Juergen, keluarga, dan pasien-pasien lainnya dihormati saat media mengunjungi rumah sakit,” imbuhnya.

Belum jelas apakah Klopp bakal bisa mengikuti sesi konferensi pers resmi menjelan laga melawan Southampton, atau kapan dia akan kembali memimpin latihan.

Kekasih Danny Ins Berfoto Seksi Untuk Majalah Olahraga

Danny Ings

Pacar striker Liverpool, Danny Ings saat ini sedang diliputi perasaan gembira. Beberapa waktu lalu, Georgia Gibbs terpilih menjadi model majalah olahraga top Amerika Serikat.

Georgia baru saja menjalani sesi pemotretan untuk edisi terbaru majalah Sports Illustrated di Aruba, pulau yang di daerah utara Venezuela. Dia merupakan pendatang baru yang dipercaya memamerkan rancangan pakaian renang atau swimsuit kenamaan.

Dalam kabar yang dilansir oleh El Balon Rosa, Minggu (5 November 2017) kemarin, model asal Australia tersebut mengunjungi berbagai tempat untuk sesi pemotretan bikini. Dia menuai banyak pujian dari follower-nya di Instagram karena mampu tampil cantik walaupun dengan make up yang sederhana.

Georgia Gibbs

Georgia Gibbs

Nama Georgia tentu saja akan semakin terkenal setelah sesi pemotretan ini. Sebab finalis Miss Universe Australia 2014 tersebut diperhitungkan sebagai rookie terbaik Sports Illustrated tahun 2018.

Gelar SI Swimsuit 2017 Rookie Of The Year telah dimenangkan oleh Bianca Balti asal Italia. Model 32 tahun tersebut mendapatkan perolehan suara terbanyak, dibanding nama-nama yang sudah lebih dulu terkena; seperti model Victoria’s Secret Kelly Gale dan Lais Ribeiro.

Nama Georgia Gibbs mulai dikenal di kalangan WAGs sejak menjadi kekasih dari striker Liverpool Danny Ings pada September 2016 silam. Hubungan keduanya terendus usai tertangkap kamera berganden tangan saat berjalan-jalan di kotra Manchester.

Tidak cuma itu saja, Ings juga menghabiskan waktu bersama sang model dengan menyaksikan pertunjukan musik Book of Mormon di London Barat. Danny Ings dan Georgia Gibbs kemudian makan malam romantis di Shangri-La Hotel, at The Shard, London.

Kala itu Ings tengah absen membela Liverpool akibat cedera ligamen anterior atau ACL. Kehadiran Gibbs menjadi penyemangat Ings untuk pulih dan kembali tampil di atas lapangan hijau.

James Milner Senang Bisa Kembali Jadi Gelandang

James Milner

James Milner gembira bisa kembali lagi dimainkan di posisi gelandang di Liverpool musim ini. Milner mengakui jika dia lebih menikmati perannya sebagai pemain tengah.

Milner, yang posisi aslinya sebagai seorang gelandang, digeser oleh manajer Juergen Klopp untuk bermain di posisi bek kiri sepanjang musim lalu. The Reds memang tidak punya banyak pemain di sektor itu menyusul performa buruk Alberto Moreno.

Performanya pun terbilang oke sebagai seorang bek sayap ketika dia mampu tampil di 40 pertandingan dan melesakkan tujuh gol yang kebanyakan dibuat dari eksekusi penalti. Sektor kiri pertahanan Liverpool pun terbilang amat. Namun, tetap saja Milner merasa tak nyaman bermain di posisi tersebut.

Musim ini, JamesMilner akhirnya kembali mendapatkan posisi sebagai gelandang box-to-box. Posisi bek kiri Liverpool kini ditempati Moreno yang mendapat kepercayaan Klopp setelah tampil oke di pramusim. Hal itu dilakoni oleh Milner dalam tiga pertandingan terakhir Liverpool, termasuk ketika mengalahkan Huddersfield Town akhir pekan lalu.

James Milner mengaku senang bisa ditempatkan di posisi aslinya sebagai gelandang. Mantan pemain Manchester City ini pun menjelaskan mengapa musim lalu bersedia digeser sedikit posisinya ke belakang. Milner mengakui dirinya harus kembali meningkatkan kemampuan sebagai gelandang setelah musim lalu bermain sebagai seorang bek sayap.

“Musim lalu saya diminta oleh manajer untuk berganti posisi dan saya melakukannya sebaik yang saya bisa. Saya bilang waktu itu, saya tidak terlalu menikmati bermain di posisi itu, saya tidak suka. Tapi kepentingan tim adalah yang paling penting dan anda akan melakukan apa yang diminta, seperti itulah kondisinya,” jelas James Milner.

“Sekarang saya sangat menikmati permainan sepakbola saya karena saya kembali ditempatkan di lini tengah tahun ini. Sekarang saya hanya ingin tampil sebanyak mungkin dan memberikan kontribusi semaksimal mungkin kepada tim,” tutur James Milner.

Sudah Cetak 100 Gol, Sturridge Ingin Cetak 100 Gol Lagi

Daniel Sturridge

Sebuah torehan spesial diciptkan oleh Daniel Sturridge saat mengantarkan Liverpool menggilas Huddersfield Town 3 – 0 akhir pekan lalu. Sturridge menyebut jika dia masih belum puas dengan hal itu.

Penyerang Liverpool tersebut membuka kebuntuan dengan mencetak gol pertama dalam pertandingan di Anfield Stadium, Sabtu (28 Oktober 2017) malam WIB. Roberto Firmino menggandakan keunggulan tim tuan rumah sebelum Georginio Wijnaldum menyempurnakan kemenangan The Reds.

“Huddersfield Town menyulitkan kami dan skor 0 – 0 di babak pertama itu bisa menjadi salah satu hari di mana banyak hal tidak sesuai dengan harapan kami. Anda merasakan tekanan dari suporter, dan beberapa hal lainnya,” jelas Daniel Sturridge dalam situs resmi Liverpool.

“Namun kami sudah menunjukkan kerja keras kami, kami memperlihatkan karakter kami, kami tampil dan memainkan pertandingan terbaik kami dan kami bermain seperti yang biasa kami lakukan.”

Kebahagiaan lain yang dia rasakan selain kemenangan Liverpool, Sturridge pantas merayakan sebuah pencapaian untuk dirinya sendiri. Penyerang tim nasional Inggris ini sudah berhasil mencetak 100 gol di level klub dalam 270 kali penampilan.

Masing-masing 62 gol dibuat Sturridge bersama Liverpool; 24 gol bersama Chelsea; delapan gol bersama Bolton Wanderers, dan enam gol ketika memperkuat Manchester City. Torehan spesialnya ini membuat Daniel Sturridge merasa semakin termotivasi.

“Aku tidak memikirkan hal-hal semacam ini, aku bahkan tidak ingat berapa gol yang sudah aku ciptakan. Aku bersyukur kepada Tuhan atas berkatnya dan atas izinnya aku mencapai gol sampai sebanyak ini,” jelas Daniel Sturridge.

“Mudah-mudahan aku bisa lebih banyak lagi mencetak gol dan mudah-mudahan aku bisa mencetak 100 gol lagi sebelum aku pensiun suatu saat nanti,” kata Daniel Sturridge sembari mengakhiri pembicaraan.

Hukuman Atas Satu Kesalahan Liverpool

Liverpool

Juergen Klopp merasa sangat kesal karena Liverpool hanya mampu meraih hasil imbang melawan Newcastle United. Gagal memaksimalkan dominasi, gawang Liverpool justru kebobolan karena satu kesalahan besar.

Liverpool hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 saat bertandang ke St. James’ Park, hari Minggu (1 Oktober 2017) malam WIB. Unggul lebih dulu melalui Philippe Coutinho, gawang The Reds kebobolan oleh Joselu dan gagal mendapatkan kembali posisi unggul.

Hasil tersebut membuat Klopp sangat kecewa. Sebab dia merasa Liverpool tampil amat dominan dan seharusnya bisa meraih poin penuh, alih-alih malah kecolongan lewat serangan balik. Sementara Gol Joselu pun kian membuatnya kesal. Dua bek tengah Liverpool gagal menghalau pergerakan Joselu dengan baik, kemudian kelabakan ketika Joselu mendapatkan umpan terobosan.

Joel Matip awalnya memang berhasil melakukan tekel dan menendang bola. Namun aksinya tersebut justru membuahkan gol, karena bola memantul Joselu dan masuk ke gawang. Hasil ini melanjutkan tren buruk Liverpool. Dalam tujuh pertandingan terakhir di seluruh ajang, The Reds cuma menang sekali.

Klopp kesal dengan lengahnya pertahanan timnya, namun di sisi lain, manajer berkebangsaan Jerman itu juga melihat banyak aspek positif untuk dikembangkan.

“Seperti yang bisa Anda lihat, ini bukan hasil yang kami harapkan. Kami menciptakan peluang dan menciptakan peluang, kemudian melakukan satu kesalahan, sebuah kesalahan nyata, dan kami mendapatkan hukuman atas itu,” ungkap Juergen Klopp seperti dilansir dari Sky Sports.

“Saya rasa lawan membuat kesalahan dan mereka tidak merasakan hukuman itu. Pada akhirnya, man of the match-nya dari Newcastle United dan kami punya penguasaan bola 80% atau sekitar itulah. Itulah situasinya dan bagaimana dunia melihatnya, dan kami hanya perlu terus berjalan.”

“Kami punya banyak kesempatan, dan hanya sekali mencetak gol. Lawan tidak punya terlalu banyak peluang dan juga mencetak sekali, itulah faktanya. Saya harap anak-anak kembali dari jeda internasional dengan sehat dan kami akan kembali berlari,” tambah Juergen Klopp.

Oxlade Chamberlain Tampil Buruk, Klopp Membela

alex-oxlade-chamberlain

Alex-Oxlade Chamberlain belum berhasil menunjukkan kontribusi nyata pasca direkrut oleh Liverpool. Manajer The Reds, Juergen Klopp memberikan pembelaan dan menyatakan punya penjelasan soal ini.

Chamberlain didatangkan Liverpool pada bursa transfer musim panas lalu dari Arsenal. Biaya transfernya sendiri tidak bisa dibilang murah, yakni mencapai 35 juta poundsterling.

Tapi sejauh ini, Alex-Oxlade Chamberlain belum bisa menunjukkan performa terbaiknya. Pemain berkebangsaan Inggris ini dua kali dimainkan sebagai pengganti saat menghadapi Manchester City dan Burnley di Premier League.

Mantan gelandang bertahan Arsenal ini kemudian mendapatkan kesempatan memulai pertandingan dan tampil penuh saat Liverpool berhadapan dnegan Leicester City di Piala Liga Inggris. Namun belum ada kontribusi nyata yang dia berikan.

Dari tiga kesempatan tampil sejauh ini, Chamberlain malah belum sekalipun merasakan kemenangan. Liverpool digilas 0 – 5 dari Manchester City dan imbang 1 – 1 saat menghadapi Burnley. Mereka kemudian takluk 0 – 2 dari Leicester dan langsung tersingkir dari Piala Liga Inggris.

Pada akhirnya Chamberlain turut menjadi sorotan, karena dinilai belum memberikan kontribusi berarti untuk tim barunya ini. Klopp pun pasang badan untuk membela dan menyebut bahwa terlalu cepat untuk menilai Chamberlain sementara proses adaptasinya baru saja dimulai.

“Begitulah dunia sepakbola, cukup cepat. Saya tidak sadar akan itu tapi saya bisa membayangkannya. Alex-Oxlade Chamberlain punya beberapa situasi bagus dan beberapa situasi yang benar-benar sedang kurang beruntung,” ungkap Juergen Klopp seperti yang dilansir dari Liverpool Echo.

“Anda bisa melihat dia sedang mencoba untuk menyesuaikan diri dengan gaya permainan kami. Dia punya sedikit masalah dengan betisnya, bukan sebuah cedera namun sepertinya kami perlu segra menanganinya dengan lebih baik.”

“Itu adalah kesempatan pertamanya untuk tampil dari menit awal. Alex-Oxlade Chamberlain tidak menampilkan permainan terbaik dalam hidupnya, jadi mungkin orang-orang bertanya ‘apa dampak yang bisa dia berikan?”. Tapi saya tidak pernah ragu dengan kemampuannya,” imbuh Juergen Klopp.

Klopp Yakin Liverpool Bisa Keluar Dari Situasi Buruk

Juergen-Klopp

Liverpool tengah dalam laju buruk dengan tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir. Masih di awal musim, The Reds dinilai sudah berada di bawah tekanan.

Liverpool tanpa kemenangan di empat pertandingan terakhirnya. Sejak digilas dengan skor 0 – 5 dari Manchester City, anak-anak Anfield ini ditahan imbang oleh Sevilla dan Burnley kemudian kalah lagi dari Leicester City.

Hasil-hasil itu sudah menempatkan The Merseyside Gangs dalam keraguan, apakah bisa bersaing untuk gelar-gelar di musim ini. Kekalahan dari Leicester City malah sudah membuat mereka kehilangan peluang di Piala Liga Inggris.

Di Premier League, kekalahan dari Manchester City dan hasil imbang melawan Burnley menahan mereka di posisi delapan klasemen sementara dengan perolehan delapan poin. Saat ini mereka sudah tertinggal lima angka dari Manchester City dan Manchester United di puncak klasemen.

Juergen Klopp tidak membantah kalau saat ini timnya sedang berada dalam situasi yang kurang menguntungkan. Namun sebagai manajer, dia sangat yakin jika para pemainnya punya mentalitas yang dibutuhkan untuk bangkit dan menegaskan pentingnya untuk fokus ke depan.

“Para pemain saya sudah membuktikannya beratus-ratus kali soal bangkit. Cibiran ini terdengar seperti kami tak punya poin sama sekali dan benar-benar tim terburuk di liga. Tentu saja kami punya masalah-masalah dan itulah sebabnya kami baru mengumpulkan delapan poin dan bukan 15,” kata Juergen Klopp seperti dikutip Soccerway.

“Tapi kita bisa membuat situasinya lebih serius dibandingkan saat ini atau kita bisa menerima apa adanya. Kami masih menyimpan banyak tugas yang harus dilakukan. Akan sama kalaupun kami punya 15 poin, hanya rasanya saja berbeda tapi tugasnya tetap sama.”

“Ya, kami punya karakter yang tepat. Terkadang kami meresponnya dengan sangat baik, terkadang kurang sempurna. Ya memang seperti itu. Kami bisa berkembang di masing-masing bagian permainan kami. Tentu saja kami bisa merubah keadaan. Kalau Anda mengambil informasi yang tepat dari hal-hal yang kami lakukan sejauh ini, maka itu selalu membantu.”

Liverpool akan kembali berhadapan dengan Leicester City di lanjutan Premier League, Sabtu (23 September 2017) malam WIB akhir pekan ini.

Prediksi Manchester City vs Liverpool 9 September 2017

Liverpool vs Manchester City

Di pekan ke-4 Premier League 2017/2018, Manchester City akan saling beradu kekuatan dengan Liverpool. Pertemuan antara dua tim raksasa ini akan diselenggarakan di Etihad Stadion pada Sabtu malam 9 September 2017 pukul 18:30 WIB.

Bursa transfer musim panas telah ditutup, jeda internasional sudah berakhir, dan sekarang kita bisa kembali menikmati kompetisi Premier League. Dengan tiga pertandingan sudah dimainkan, para tim-tim papan atas Premier League sudah mulai unjuk kebolehan.

Manchester City menjadi favorit untuk merebut gelar di awal musim, namun penampilan pembuka mereka masih kurang meyakinkan. Mereka membuka dengan kemenangan 2-0 dari Brighton & Hove Albion yang baru promosi pada laga pembuka, kemudian ditahan imbang 1 – 1 oleh Everton dilaga berikutnya.

Kyle Walker diusir dari lapangan dalam pertandingan tersebut namun bisa kembali dalam laga Big Match ini, namun giliran Raheem Sterling karena dikartu meraih di laga Bournemouth dua pekan lalu, karena perayaannya setelah mencetak gol kemenangan dalam laga sulit lainnya.

Ini tentu bukan dominasi yang diinginkan oleh Josep Guardiola dari timnya, dan setelah menghabiskan sekitar 200 juta poundsterling di bursa transfer musim panas ini, dewan klub mungkin akan mengharapkan hasil yang lebih baik lagi.

Liverpool mungkin telah menghabiskan banyak uang untuk Mohamed Salah musim panas ini, dan dia adalah pembelian yang sangat cerdas, namun yang paling penting adalah berhasil mempertahankan Phillipe Coutinho. Gelandang asal Brasil tersebut mendapat tawaran 100 juta poundsterling dari Barcelona dan membuatnya jelas ingin pergi, namun Liverpool tetap kukuh mempertahankannya.

Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Liverpool
Manchester City: Ederson Moraes, Walker, Kompany, Otamendi, Mendy, De Bruyne, Fernandinho, Silva, Aguero, Jesus, Stones
Liverpool: Simon Mignolet, Oxlade-Chamberlain, Matip, Lovren, Moreno, Can, Henderson, Wijnaldum, Salah, Firmino, Mane

Head To Head Manchester City vs Liverpool
19/03/17 Manchester City 1 – 1 Liverpool
01/01/17 Liverpool 1 – 0 Manchester City
03/03/16 Liverpool 3 – 0 Manchester City
28/02/16 Liverpool 1 – 1 Manchester City
22/11/15 Manchester City 1 – 4 Liverpool

Lima Pertandingan Terakhir Manchester City
15/08/17 Girona 1 – 0 Manchester City
12/08/17 Brighton & Hove Albion 0 – 2 Manchester City
04/08/17 Manchester City 3 – 0 West Ham United
30/07/17 Manchester City 3 – 0 Tottenham Hotspur
27/07/17 Manchester City 4 – 1 Real Madrid

Lima Pertandingan Terakhir Liverpool
19/08/17 Liverpool 1 – 0 Crystal Palace
16/08/17 Hoffenheim 1 – 2 Liverpool
12/08/17 Watford 3 – 3 Liverpool
05/08/17 Liverpool 3 – 1 Athletic Club Bilbao
03/08/17 Liverpool 1 – 1 Club Atletico de Madrid

Prediksi Skor Manchester City vs Liverpool: 0 – 2

 

 

 

Liverpool Punya Daya Tarik Cukup Besar Di Bursa Transfer Kali Ini

liverpool, juergen klopp

 

Liverpool punya potensi lebih besar dalam persaingan bursa transfer nanti. Hal itu dikarenakan keberhasilan mereka lolos ke turnamen Liga Champions 2017/2018 serta kehadiran sosok Juergen Klopp sebagai pelatih The Reds.

Liverpool mampu memastikan diri finis 4 besar di Premier League 2016/2017. Alhasil, mereka juga dipastikan akan tampil di kompetisi Liga Champions 2017/2018 walaupun harus menjalani babak kualifikasi lebih dulu.

Turnamen tingkat Eropa jelas menjadi hal yang krusial buat tim Merseyside, terutama untuk meningkatkan popularitas dalam bursa transfer. Sebab, pemain-pemain top tentu akan mempertimbangkan keikutsertaan klub dalam turnamen tersebut sebagai nilai tambahan saat memberi penawaran.

Tak hanya itu, eks pemain tengah Liverpool Steven Gerrard, merasa kalau sosok Juergen Klopp sebagai pelatih Liverpool pun berandil penting untuk nilai tambahan di bursa transfer. Gerrard mengungkapkan kalau Klopp memiliki rencana serta proyek yang cemerlang guna menggoda sejumlah pemain top.

“Jika saya adalah sosok pemain top di tingkat Eropa lalu Juergen Klopp menghubungiku serta saya memiliki pelaung untuk tampil di klub ini, yang mana tengah melangkah maju di tiap departemennya serta memiliki pelatih tingkat dunia, saya takkan berpikir lama untuk menerima kans itu,” ujar Gerrard seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Saya ingin tampil dengannya dan saya berusia 37 tahun minggu depan! Untuk saya, ini adalah proyek yang amat fantastis. Tak hanya karena kami berhasil maju ke Liga Champions, namun semua proyeknya.”

“Tiga, empat, lima, hingga enam tahun mendatang, apapun hasilnya, bakal jadi periode-periode yang amat fantastis serta pemain-pemain akan berhasrat untuk berperan dengan apa yang tengah Juergen lakukan,” katanya melanjutkan.

Di musim kemarin, Klopp yang baru membesut Liverpool pada pertengahan musim, mampu mengantarkan timnya ke 2 partai final, tepatnya dalam Piala Liga Inggris serta Liga Europa. Namun The Reds gagal menjuarai dua turnamen itu.

Sedangkan di musim ini, Liverpool awalnya tampil meyakinkan sampai di pertengahan musim, namun setelahnya justru merosot. Alhasil, Klopp dikabarkan akan berbelanja besar di bursa transfer kali ini guna membenahi sejumlah lini skuatnya.