Tag Archives: Liga Inggris

Pertandingan Terakhir Liga Inggris 2016/2017 Dibanjiri Gol

 

Liga Inggris 2016/2017 telah berakhir dengan pertandingan tearkhir di Minggu (21/5/2017) malam. Partai pamungkuas Premier League musim ini dituntaskan dengan banyak gol.

Total ada 10 laga di minggu terakhir yang dilakoni secara bersamaan, tepatnya di Minggu (21/5/2017) kemarin malam. Titel juara sendiri sudah diamankan oleh Chelsea di 2 laga sebelumnya usai berhasil menang tipis 1-0 kontra West Bromwich Albion.

Uniknya, terdapat 37 gol di pertandingan terakhir Liga Inggris 2016/2017, yang bisa dibilang memiliki rata-rata 3,7 gol di setiap pertandingan. Perduelan Tottenham Hotspur kontra Hull City jadi pertandingan dengan total gol paling banyak. The Lilywhites menang telak dengan skor akhir 7-1 dalam laga yang berlangsung di KCOM Stadium itu.

Harry Kane tampil on fire dalam perduelan itu dengan membukukan 3 gol alias hat-trick. Dengan begitu, ia bisa memastikan diri sebagai topskorer Premier League dengan torehan 29 gol bersama Spurs di sepanjang musim ini.

Tim-tim lainnya yang berhasil finis 3 besar pun membukukan kemenangan telak di partai terakhir ini. Tim peringkat pertama, Chelsea, menang superior dengan skor akhir 1-5 saat menghadapi Sunderland di pertandingan yang digelar di Stamford Bridge.

Ada pula tim peringkat 3, Manchester City, yang menuntaskan partai terakhirnya di musim ini dengan kemenangan telak 5-0 kontra Watford.

Di sisi lain, ada pula Liverpool yang berhasil finis 4 besar sekaligus mengamakan tiket Liga Champions usai berhasil menang meyakinkan. The Reds mampu meraih kemenangan 3-0 saat berhadapan dengan tim yang telah terdegradasi dari Premier League, Middlesbrough.

Dari keseluruhan, total ada 1.027 gol yang tercipta di 370 laga dalam Liga Inggris 2016/2017, dengan memiliki rata-rata gol sekitar 2,78 di tiap pertandingan.

Agen : Belum Ada Kabar City Untuk Yaya Toure

Yaya Toure manchester City,Yaya Toure, manchester City, Liga Inggris, premier League, Yaya Toure manchester City new contract, Yaya Toure new contract

Sepertinya Yaya Toure saat ini benar-benar sedang berada di ambang pintu untuk meninggalkan Manchester City dan hal yang sama dikatakan oleh agen gelandang tersebut yang menyatakan bahwa tidak ada kontrak baru sejauh mata memandang.

Yaya diboyong City saat Roberto Mancini memegang kursi kepelatihan. Ia direkrut dari Barcelona di musim panas 2010 dengan biaya penebusan sebesar 24 juta Poundsterling dengan masa kontrak lima tahun kemudian diperpanjang selama tiga tahun lagi. Sebelum di Barcelona, pemain bernomor punggung 42 itu juga pernah membela AS Monaco dan sebelumnya Olympiacos F.C.

Bersama Pep Guardiola, pelatih barunya di awal musim ini, pemain asal Pantai Gading tersebut cukup sering diturunkan secara reguler. Tercatat ia telah 29 kali tampil dalam semua kompetisi, 24 diantaranya di Liga Premier. Namun sayangnya masa baktinya akan berakhir bulan depan.

“Kami belum mendengar apapun hingga saat ini,” kata agent Toure, Dimitri Seluk, kepada Sky Sports. “Saya telah membaca diberbagai media tentang kontrak terbaru City untuknya namun saya tidak tahu apa-apa tentang hal tersebut. Terakhir kali saya berbicara dengan seseorang di manajemen City yaitu pada bulan Maret di Monaco.”

Ada beberapa klub dari Italia, China dan Liga Primer juga, yang dikaitkan dengan pemain yang berusia 34 pekan lalu, meski media BBC mengungkapkan bahwa ada kemungkinan pembaharuan ditimnya saat ini.

“Kami memiliki banyak kemungkinan,” lanjut agen pemain tersebut. “Yaya sempat disodorkan kontrak dari berbagai klub, tawaran yang sangat menarik. Bahkan Ada klub yang sudah memenuhi syarat untuk bermain Liga Champions musim depan, namun untuk Yaya, Manchester City adalah klub yang sangat spesial. Dia telah memberikan hatinya ke klub dan dia akan merasa sulit untuk meninggalkan City.”

Memang sebelumnya gelandang City itu sempat ditawar untuk bermain di Chinese Super League membela Jiangsu Suning, satu pemilik dengan Inter Milan,  dengan tawaran yang cukup menggiurkan. Ia di sodorkan 520 ribu poundsterling per pekan. Namun sempat ditolaknya karena pada dasarnya lebih senang dengan permainan sepak bola dibandingkan dengan uang yang melimpah.

Guardiola Sudah Pasti Akan Di Pecat Jika Di Munchen Atau Barcelona

Pep Guardiola Manchester City, Pep Guardiola, Manchester City, Premier Legaue, liga Inggris, Pep Guardiola sacked

Manajer Manchester City  yaitu Pep Guardiola, meyakini bahwa Bayern Munchen dan Barcelona akan memecatnya jika dia mendapatkan hasil yang serupa seperti yang ia lakukan di klub barunya, walaupun ia mampu berada di empat besar klasemen, dan masuk ke Liga Champions untuk musim depan.

Memang Guardiola mengambil alih posisi kepelatihan di Etihad pada awal musim tahun 2016 lalu. Sang pelatih asal Spanyol tersebut memang mampu meraih Piala saat ia melatih di klub nomor satu Spanyol yaitu Barcelona dan saat Ia melatih klub nomor satu di Jerman yaitu Munchen. Ia pun menjadi salah satu pelatih yang dicari didunia, namun sepertinya Ia sulit menemukan kesuksesannya di Liga Inggris.

Timnya kini tak mungkin mengakhiri musim ini lebih tinggi dari peringkat tiga klasemen Premier League, dan berarti Ia tak mampu mengangkat piala di kompetisi tersebut pada musim ini , dan juga kompetisi Liga Champions. Itu juga berarti bahwa ini adalah musim dimana Ia tak mendapatkan gelar juara apapun untuk pertama kalinya di jenjang karirnya.

“Di Barcelona atau Bayern Munich, di sana Anda harus menang dengan selish jauh,” kata Guardiola dalam sebuah konferensi pers, Senin kemarin . “Jika tidak, mereka tidak memberi Anda kesempatan kedua. Tekanan yang saya dapatkan saat saya tiba di Barcelona pertama kali, Saat saya tidak memiliki sesuatu untuk dipertahankan di klub itu, dalam enam bulan Anda keluar”

Guardiola pun kini siap untuk menerima” kesempatan kedua “yang dia percayakan klubnya kepada dirinya, namun dia mengatakan bahwa Ia bisa kehilangan pekerjaannya di musim depan jika hasilnya tidak membaik.

” Di sini mereka memberi saya kesempatan kedua. Dan kami akan mencoba untuk melakukannya. Jika situasi saya di klub besar saya akan dipecat, saya keluar. Yakin. Pasti, “tambahnya.” Di klub yang pernah saya asuh sebelumnya, saya pasti tidak akan ada di sini, namun di sini kita memiliki kesempatan kedua dan kami akan berusaha melakukannya lebih baik dari musim ini.”

“Jika apa yang terjadi musim depan tidak berjalan dengan baik, Saya masih akan memiliki kontrak satu tahun lagi, dan jika tidak berjalan dengan baik lagi mereka akan mengganti manajer. Saya tidak akan tinggal di sini karena saya Pep atau apa yang telah saya lakukan sejak lama.”.

City masih memiliki satu pertandingan terakhir dimusim ini menghadapi Watford, namun merak harus menang apapun yang terjadi. Karena jika tidak, walaupun imbang sekalipun, mereka kemungkinan bisa digeser satu atau dua peringkat dibawahnya. Jadi sangat krusial.

Tundukkan West Ham, Liverpool Perlu Sekali Menang Untuk Ke Liga Champions

West Ham United vs Liverpool Premier League 14 Mei 2017, West Ham United vs Liverpool Premier League, West Ham United vs Liverpool, Premier League 14 Mei 2017, West Ham United, Liverpool, Liga Inggris

Liverpool sepertinya mampu mempertahankan takdir mereka untuk tetap berada di empat besar klasemen pada minggu ini. Pasalnya mereka mampu menaklukan West Ham United pada pertandingan terakhir mereka, dan menggeser kembali posisi Manchester City yang menempati posisi ketiganya di papan peringkat Premier League.

Dalam pertandingan terbaru mereka yang diselenggarakan tanggal 14 Mei kemarin pukul 20.15 WIB, Liverpool tampil cemerlang dan mampu mendominasi pertandingan. Mereka mampu unggul dalam hal penguasaan bola dan juga dalam hal menciptakan peluang. Hasilnya tim yang diasuh Jurgen Klopp itu mampu mengadakan pesta gol di Olympic Stadium, dengan menjebol empat kali gawang tuan rumah, tanpa balas.

Awalnya mereka kesulitan menjebol pertahanan West Ham namun 10 menit sebelum turun minum Philippe Coutinho mampu menyediakan umpan manis menuju Daniel Sturridge dan mengarahkannya menuju perut gawang. Skor pun menjadi 0-1 hingga babak pertama usai.

Setelah istirahat, The Reds beberapa kali melakukan aksi berbahaya namun dapat dinetralisir. Hanya saja pada menit ke 57, Coutinho mampu melepaskan tembakan dari jarak jauh dan membenamkannya ke pojok kiri bawah gawang. Skorpun mengganda.

Selang empat menit kemudian, Coutinho mampu melakukan aksi solo setelah menerima umpan dari Georginio Wijnaldum dan menyelesaikannya dengan baik. Skorpun bertambah menjadi 0-3. Dan terakhir dimenit ke 76, Divock Origi membuat West Ham semakin terlihat menyedihkan dihadapan pendukungnya. Hingga babak kedua berakhir, skor berakhir menjadi 0-4.

Pertandingan tersebut memang cukup penting bagi Liverpool pasalnya, Arsenal yang berada dua peringkat dibawahnya masih membuat mereka tak aman hingga akhir musim. Apalagi selisih empat poin dalam tiga pertandingan, membuat peluang mereka tergusur masih besar.

Namun dengan kemenangan menghadapi West Ham, tim Merseyside hanya perlu memenangkan pertandingan terakhirnya menghadapi Middlesbrough dan mereka akan menyempurnakan langkah mereka menuju Liga Champions. Hanya saja Manchester City yang terpaut satu poin dibawahnya, masih memiliki satu pertandingan tundanya dan membuat mereka akan menempati peringkat ketiga diakhir musim.

Sang pelatih pun senang dengan hasil performa timnya. Ia mengatakan,  “Itu adalah permainan yang fantastis tapi sulit. Namun pada akhirnya sangat menakjubkan walau awalnya tidak begitu bagus. Setelah itu kami mengendalikan permainan dan mengambil peluang kami,”.

Ia menambahkan,  “Kami mencetak beberapa gol yang benar-benar bagus tapi di babak pertama West Ham memiliki peluang besar dan besar – terutama untuk menyamakan kedudukan sebelum paruh waktu. Itu sangat tidak beruntung bagi West Ham, tapi sangat beruntung dari posisi kami.”

Pelatih Arsenal Senang Dengan Aksi Mantan Striker MU

Danny Welbeck Arsenal vs MU 7 may 2017, Danny Welbeck Arsenal vs MU, Danny Welbeck, Arsenal vs MU, Arsenal vs Manchester United, Arsenal, Manchester United, premier legaue, liga inggris, Arsene Wenger

Saat menghadapi Manchester United dalam ajang kompetisi Premier League putaran ke-36, diakui oleh pelatih mereka yaitu Arsene Wenger timnya merasa tegang. Namun kemudian setelah mereka mampu mengatasinya dengan kesabaran dan ketajaman didepan gawang, akhirnya mereka berhasil membuatk gol dan menyelesaikannya dengan skor 2-0.

Kedua tim sama kuat baik dalam hal penguasaan bola maupun menciptakan peluang. Arsenal beberapa kali hampir membuat angka dari aksi Danny Welbeck, Aaron Ramsey dan Alexis Sanchez, namun akhirnya Granit Xhaka memecahkan kebuntuan mereka di menit ke-54 dengan tembakan melewati gelandan MU, Ander Herrera.

Tiga menit kemudian, Welbeck mampu menggandakan angka dengan sundulan keras setelah menerima umpan dari Alex Oxlade-Chamberlain di sebelah kanan.

“Itulah jenis goal yang Anda inginkan dari Danny,” kata Wenger. “Itu adalah gol yang bagus, saya turut senang untuknya, dia memiliki semua kemampuan yang dibutuhkan striker, mudah-mudahan, itu akan memberinya semangat.”

Meskipun awalnya ia tidak menanggapi saran bahwa Welbeck selalu melakukan yang terbaik untuk melawan United, namun pada akhirnya Ia senang sang striker tersebut mampu mencetak gol menghaapi klub di mana ia menghabiskan masa 13 tahun disana.

Wellbeck pun sempat melakukan pembelaan tentang penjebolan mantan klubnya tersebut, “Saya tumbuh di sana dan semuanya jadi tempat istimewa dalam hidup saya. “Tapi begitu kita sampai di lapangan, lain urusannya. Bila Anda dapat mencetak angka, Anda harus bahagia, bukan?”

Gol tersebut adalah gol yang keempat dari musim yang sempat menyelimutinya dengan cedera dan, sebenarnya jika Ia beruntung, ia bisa mencetak dua gol lagi di babak pertama. Namun Dua kali tendangannya ditepis oleh pertahanan terakhir MU, David de Gea.

Saat itu Arsenal mengalami tekanan hebat namun sebuah terobosan selalu terjadi. Wenger merasa senang karena mereka tetap percaya bahwa itu akan terjadi.

“Kemenangan itu dibangun dengan sabar di mana di babak pertama Anda bisa melihat kami sedikit tegang, di babak kedua kami melepaskan hal tersebut dan mencetak gol,” katanya kepada SkySports. “Itu adalah kemenangan yang bagus.”

Wenger yakin bahwa  mereka mendapatkan momentum kembal (walaupun terlambat) setelah kemenangan atas Manchester City, Leicester City dan saat ini Manchester United. Seandainya  sekali lagi mereka mampu meraih kemenangan disisa pertandingan musim ini, finish di puncak empat masih mungkin dilakukan.

Wenger mengatakan, “Secara matematis masih mungkin. Kami memiliki sedikit keberuntungan hari ini dengan gol pertama Kami  dan kami mulai sedikit gugup namun perlahan hal itu menjadi lebih baik.”.

Pemain Bek City Ingin Hasil Hadapi Palace Diterapkan Di Laga Berikutnya

Vincent Kompany Manchester City, Vincent Kompany, Manchester City, Liga Inggris, Premier League. Manchester City Vs Crystal Palace

Belum lama ini Vincent Kompany mengungkapkan perasaannya setelah melaksanakan pertandingan terakhirnya kermarin. Pasalnya pemain belakang Manchester City tersebut , mampu menyumbangkan sebuah gol untuk timnya menggandakan kedudukan saat itu dan timnya meraih poin penuh dan mempertahankan posisinya di zona Liga Champions.

Dalam pertandingan tersebut, City menjamu Crystal Palace yang berada di peringkat kelima dari dasar klasemen di Etihad Stadium. Mereka berhasil mengungguli lawannya dengan menjebloskan bola sebanyak lima kali. Dan yang lebih penting lagi, mereka melakukan hal tersebut dengan catatan clean sheet alias, tanpa kebobolan hingga akhir pertandingan. Dan salah satu pemain yang turut berpartisipasi dalam pesta gol tersebut adalah Vincent Kompany.

Menurut pemain asal belgia itu, pertahanan lawan sangat ketat. Mereka mampu menjebol gawang lawan dimenit ke 2 setelah pertandingan dimulai melalui aksu dari David Silva, Namun setelah gol tersebut, semua serangannya gagal.

Seperti yang diungkap dari BBC, Ia mengatakan, “saat itu hanya 1-0 setelah babak pertama dimulain dain ini tak mudah. Kami terus menembak dan terus mencoba membuat peluang serta kami memaksa untuk pergi dengan cara kami. Kami butuh itu,”.

Untungnya empat menit setelah turun minum, Ia mampu menggandakan skor setelah mendapatkan umpan dari Kevin de Bruyne kepojok kanan atas gawang lawan. Tiga gol lainnya akhirnya dihasilkan oleh Kevin De Bruyne dimenit ke 59,  Raheem Sterling dimenit ke 82 dan diselesaikan dengan baik oleh tandukan Nicolas Otamendi saat memasuki injury time bababk kedua.

Gol yang dihasilkan Kompany saat itu cukup cantik, namun Ia tak ingin disebut sebagai gol terbaiknya hingga saat ini. Ia mengatakan, “Ini tergantung bila anda berbicara tentang emosi. Gol saat menghadapi Manchester United tentu akan selalu menjadi yang terbaik. Seolah Anda bisa menutup mata dan terbang. Namun saya senang dengan performa tim di babak kedua. Kami mencetak banyak gol dan juga clean sheet,”.

Ia pun menambahkan, “Kami ingin men-set permainan di kandang ini dan ini tak bisa berpikir lebih baik lagi. Kami perlu untuk mengulang performa ini di pertandingan selanjutnya,”.

Pada pertandingan selanjutnya, City akan menghadapi jawara musim lalu yaitu Leicester City pada tanggal 13 Mei mendatang.

Arsenal Bersedia Lepaskan Ozil Dengan Tebusan 42 Juta Euro

Arsene Wenger Mesut Ozil Arsenal, Arsene Wenger Mesut Ozil, Arsenal, Arsene Wenger, Mesut Ozil Arsenal, Arsene Wenger Arsenal, Mesut Ozil, premier league, liga inggris

Belum lama ini peringkat keenam klasemen sementara di Premier League pekan ini yaitu Arsenal mengungkapkan harga yang dibandrol untuk geladang serang andalannya yaitu Mesut Ozil. Dikabarkan nilai yang dibutuhkan untuk dapat memboyong pulang sang pemain asal Jerman itu, sebesar 42,2 juta poundsterling.

Memang masa bakti Ozil akan berkahir pada musim kompetisi mendatang. Namun saat ingin diperpanjang kontraknya pada awal musim ini, sang pemain meminta kenaikan gaji yang sangat tinggi, sempat beberapa kali pertemuan namun akhirnya gagal dan tak menemui titik temu.

Hal yang sama terjadi pada rekannya di posisi lini serang yaitu Alexis Sanchez. Ia pun meminta kenaikan gaji yang besar juga saat diminta untuk perpanjangan kontrak yang berakhir dimusim depan.

Sempat menjadi pertimbangan dari manajemen terutama pelatih mereka yaitu Arsene Wenger, untuk melanjutkan kerjasamanya atau harus menyudahinya. Dan jika memang harus menyelamatkan kedua pemain tersebut, sempat terdengar kabar bahwa Arsenal harus menjual beberapa pemain andalannya.

Beberapa klub dikabarkan tergiur dengan keahlian sang pemain bernomor punggung 11 itu. Salah satu diantaranya adalah Fenerbahce. Tim asal Turki itu awalnya ingin mengangkat performa mereka dimusim depan dengan merekrut Ozil namun dengan harga yang ditawarkan tersebut dikabarkan mereka akan mundur teratur.

Memang masih ada beberapa klub papan atas di Liga eropa yang memiliki dana besar untuk memilikinya sebut saja rivalnya di Liga Inggris yaitu Manchester United dan klub raksasa di kampung halamannya Jerman, Bayern Munchen. Namun hingga kini masih belum ada kabar lagi tentang keinginan kedua kubu tersebut melanjutkan ke tingkat yang lebih serius.

Dengan harga tinggi seperti itu memang kedua tim tersebut tak akan masalah mengenai kendala financial namun belakangan aksinya dilapangan membuat banyak pengamat merasa performanya kian menurun. Entah karena isu yang sedang menyelimuti Arsenal, atau memang ia sendiri tak kerasan tinggal di London Utara. Yang jelas, performanya terlihat semakin menurun dan dipercaya akan mempengaruhi jumlah perebutan pembelian sang pemain terutama dengan nilai besar yang diminta oleh Arsenal.

Chelsea Tak Inginkan Morata Lagi?

Alvaro Morata Real Madrid to Chelsea, Alvaro Morata Real Madrid, to Chelsea, Alvaro Morata, Real Madrid to Chelsea, Alvaro Morata to Chelsea, Real Madrid, Premier League, Liga inggris

Pemuncak klasemen sementara minggu ini di Premier League yaitu Chelsea sepertinya akan benar benar ingin melepaskan pemain striker andalannya yaitu Diego Costa, pasalnya mereka kini telah memilahimilah calon pengganti sang pemain yang memiliki posisi yang sama. Dikabarkan mereka telah memiliki beberapa pilihan yang dipercaya mampu menggantikan peran Costa yang selama ini mampu menopang lini depan Chelsea beberapa tahun kebelakang.

Disinyalir ada tiga kandidat utama yang akan akan menjadi mesin gol Chelsea dimusim berikutnya dan dua diantaranya dari Liga Inggris dan satu lagi dari Liga Spanyol. Mereka adalah Romelu Lukaku dari Everton, Alexis Sanchez dari Arsenal dan terakhir Alvaro Morata dari Real Madrid. Ketiga pemain ini memang rajin juga mencetak gol hanya saja diantara ketiganya, Morata paling sedikit menyumbangkan angka, namun bukan karena ia tak piawai di depan gawang melainkan ia jarang diturunkan oleh pelatihnya. Ia hanya jarang diturunkan karena kalah bersinar dengan ketiga pemain lini serang Madrid dimana ada Cristiano Ronaldo, Gareth Bale dan Karin Benzema.

Namun entah mengapa terdengar kabar yang salah satunya diungkap oleh media Telegraph bahwa Morata yang notabene-nya pernah dibidik oleh pelatih Chelsea (Antonio Conte) pada musim ini dan sempat masuk menjadi kandidat pemainnya dimusim depan belakangan, tak lagi diinginkan oleh mereka. Padahal sempat dikabarkan bahwa Madrid sempat bersedia menukar tambah Alvaro dengan dua pemain Chelsea yaitu Thibaut Courtois dan Eden Hazard.

Kini Conte sepertinya lebih memilih untuk konsentrasi membidik dua pemain lainnya yaitu Lukaku dan Sanchez. Padahal sepertinya harga yang akan ditawarkan oleh pemilik mereka lebih tinggi dibanding harga jual Morata. Namun sepertinya hal itu tak masalah mengingat Chelsea akan mampu kembali ke Liga Champions musim depan

Sempat disebutkan bahwa Morata pun sebenarnya ingin meninggalkan Madrid di musim panas mendatang dan selain Chelsea, Ia juga dikabarkan telah diincar oleh Mancehstert United.  Dan sepertinya dengan kondisi seperti ini, ia harus banting stir untuk merubah haluan karirnya menuju old Trafford pada musim depan sebagai satu satunya pilihan.

 

 

Incoming search terms:

  • lukaku calon pengganti hazard

Wenger Masih Berharap Arsenal Pertahankan Dua Pemain Andalannya

Arsene Wenger Mesut Ozil Alexis Sanchez Arsenal,, Arsene Wenger Arsenal,, Mesut Ozil Arsenal,, Alexis Sanchez Arsenal,, Arsenal,, , Premier League, Liga Inggris

Belum lama ini pelatih dari Arsenal yaitu Arsene Wenger mengungkapkan bahwa klubnya akan cukup kesulitan seandainya kedua pemain andalannya angkat kaki dimusim panas mendatang. Ia mengharapkan kedua pemain tersebut masih membela timnya karena jarang ada pemain yang mampu membuat perbedaan yang cukup signifikan dalam suatu klub.

Kedua pemain yang dimaksud Wenger adalah Alexis Sanchez dan Mesut Ozil yang sejak tahun lalu ingin pergi dari London, pasalnya masa kontrak sang pemain akab habis dalam waktu dekat. Memang keduanya sudah pernah diminta untuk membicarakan masalah perpanjangan masa baktinya namun selalu gagal. Hal ini dikarenakan kedua pemain menginginkan kenaikan gaji yang terbnilang cukup besar seandainya Arsenal ingin melanjutkan kerja samanya.

Semenjak itu banyak hal yang kurang menyenangkan dialami Arsenal seperti pelatihnya yang minta mundur oleh para pendukungnya karena tak mampu menghasilkan gelar juara di Liga Premier hingga terakhir ada beberapa pemain yang juga ingin ikut pergi terutama setela mereka dipermalukan oleh Bayern Munchen di Liga Champions, dengan agregat 10-2. Apalagi posisinya sempat menjauh dari empat besar klasemen yang akan memastikan mereka mendapatkan tiket menuju Liga Champions musim beriktunya.

Namun masalah utamanya tetap masih dipertanyakan hingga kini. Sanchez dan Ozil memang akan segera memasuki musim terakhir dalam kontrak mereka namun belum ada kepastian pembaruan perjanjian mereka. Sang pelatihpun pada dasarnya ingin mempertahankan kedua pemain andalannya. Ia pun sempat membeberkan alasannya untuk mempertahankan mereka berdua seperti pemain muda AS Monaco yang saat ini sedang diperebutkan oleh beberapa klub papan atas Eropa.

Seperti yang diungkap oleh ESPN, Ia mengatakan “Saya kira mereka berdua harus bertahan lebih lama di sini karena mereka adalah dua pemain kelas dunia dan cukup sulit untuk menemukan pemain seperti mereka walau punya banyak uang, karena ada banyak klub punya banyak uang dan sedikit pemain yang mampu membuat perbedaan,”.

Ia pun mencontohkan pemain Monaco yang sedang booming dikejar oleh beberapa klub papan atas Eropa, “Lihatlah Mbappe dari Monaco. Seluruh Eropa kini menginginkannya, karena semua informasi kini cepat tersebar dan anda tidak dapat membiarkan diri anda kehilangan pemain terbaik Anda. Dan situasi ini juga terjadi pada semua klub. Kami harus mempertahankan mereka sebelum kemudian mendatangkan pemain hebat lainnya.”

Hingga kini Arsenal berada diperingkat keenam klasemen setelah menang tipis 1-0 dengan Leicester City yang pemainmnya melakukan gol bunuh diri menjelang babak kedua berakhir.

 

Striker Arsenal Lempar Sanjungan Timnya Taklukan City di Piala FA

Alexis Sanchez Arsenal vs manchester City FA cup, Alexis Sanchez Arsenal vs manchester City, FA cup, Alexis Sanchez, Arsenal vs manchester City FA cup, Alexis Sanchez FA cup, Arsenal vs manchester City, Liga Inggris, Oliver Girroud

Salah satu striker dari Arsenal yaitu Olivier Giroud, belum lama ini melemparkan sanjungnya kepada rekan-rekannya saat menjalani pertandingan terakhirnya menghadapi Manchester City dalam ajang kompetisi perebutan gelar juara Piala FA yang diselenggarakan kemarin. Dalam pertandingan tersebut, Arsenal mengakhirinya dengan kemenangan tipis dengan skor 2-1 setelah melalui babak extra time.

Dalam pertandingan yang sudah memasuki babak semifinal Piala FA yang diselenggarakan pada tanggal 23 April kemarin tepatnya pukul 21.00 WIB di stadion Wembley di, Arsenal melakukan hal yang tak terduga. Pasalnya baik dalam babak pertama maupun babak kedua Arsenal mengalami tekanan dari kubu tim yang diasuh oleh Pep Guardioa. Mereka kalah dalam hal penguasaan bola dan juga dalam hal menciptakan peluang.

Salah satu buktinya adalah mereka kebobolan di menit ke 63 oleh tendangan Sergio Aguero setelah mendapatkan umpan dari Yaya Toure, namun sayangnya gol tersebut hanya berlangsung kurang dari 10 menit. Pasalnya dimenit ke 71 aksi mereka berhasil di imbangi oleh Nacho Monreal setelah mendapatkan umpan dari Alex Oxlade-Chamberlain. Skor ini pun berlangsung hingga akhir babak kedua.

City pun mencoba menggempur petahanan pada babak tambahan. Dan yang terjadi adalah dimenit ke 101, mereka malah kebobolan. Alexis Sanchez berhasil dengan mengeksekusi umpan dari Danny Welbeck dan mempertahankan skornya hingga pertandingan selesai.

Setelah laga tersebut rampung, Giroud pun sempat diwawancara oleh media. Ia pun mengungkapkan kegembiraannya dan mengatakan bahwa timnya saat ini telah menampilkan pertandingan yang mengutamakan soliditas dan kebersamaan menghadapi tim kuat seperti City. Saat itu Ia mengatakan, “Terhitung dalam empat tahun belakangan, akan jadi final ketiga Piala FA yang kami mainkan. Saya sangat bangga akan hal itu. Hari ini kami juga melakukannya dengan sangat baik, ditunjukkan dengan permainan solid. Apalagi Ada kebersamaan yang hebat dalam tim, kami bertanding untuk satu sama lain dan ini adalah sebuah pertarungan yang hebat, terutama bagi saya yang berada di depan melawan para bek mereka,”.

Ia pun mengambahkan, “Menurut saya, Kami sudah efisien dan walau kami kebobolan lebih dulu, kami menyelesaikan dengan sangat kuat dan kami senang untuk semua supporter kami,”.

Dalam pertandingan final nanti, Arsenal akan menghadapi Chelsea yang telah berhasil menaklukan Totenham sehari sebelumnya. Direncanankan kedua kubu akan bertemu pada tanggal 27 Mei mendatang di tempat yang sama, Wembley Stadium.