Tag Archives: Liga Champions

Juventus Melemah Karena Gol Casemiro

Casemiro

Tampil dominan di sepanjang babak pertama kala berhadapan dengan Real Madrid, performa Juventus merosot drastis setelah turun minum yang akhirnya berujung dengan kekalahan. Massimiliano Allegri mengaku jika timnya kurang pengalaman di laga-laga seperti ini.

Juventus dipaksa mengakui keunggulan Real Madrid di final Liga Champions. Dalam pertandingan yang diselenggarakan di Millennium Stadium, Cardiff, Wales pada hari Minggu (4 Juni 2017) dinihari WIB, Il Bianconeri kalah dengan skor cukup telak, 1 – 4.

Sepanjang babak pertama, Juventus masih bisa meredam serangan-serangan dari Real Madrid namun juga tetap tampil agresif. Sempat kebobolan lebih dulu melalui gol yang dibuat oleh Cristiano Ronaldo, Juventus berhasil membalas melalui gol indah Mario Mandzukic.

Setelah imbang 1 – 1 di babak pertama, permainan Juventus mengendur yang berujung gol Casemiro di menit ke-61. Hanya berselang tiga menit, gawang yang dikawal oleh Gianluigi Buffon kembali kebobolan. Ronaldo lagi-lagi yang jadi pencetak gol untuk memperbesar keunggulan Madrid. Kemenangan Madrid kemudian dimantapkan oleh Marco Asensio yang mencetak gol di menit ke-90.

Allegri mengakui jika Juventus memang kurang berpengalaman dalam laga-laga seperti ini, dan juga tidak mampu menjaga level permainannya di sepanjang paruh kedua. Selain itu, gol Casemiro juga dinilai oleh Allegri sudah membuat mental anak-anak asuhnya menurun.

“Permainan kami menurun dratis sepanjang babak kedua. Kami kebobolan dan bukannya berjuang dengan sekuat tenaga untuk bertahan, kami justru dipaksa menyerah. Itulah sektor yang harus kami benahi untuk menghadapi musim depan,” ungkap Massimiliano Allegri seperti dilansir situs resmi Juventus.

“Gol kedua Real Madrid benar-benar memukul telak mental kami, tapi mereka juga memang kuat di babak kedua. Mereka tidak bisa keluar di babak pertama tapi mereka meningkatkan tempo setelah jeda, menunjukkan kelasnya, dan membuktikan mereka pantas menang.”

“Kami tidak bisa menjaga level permainan kami dengan baik di sepanjang babak kedua, seharusnya kami bisa lebih menjaga permainan di babak pertama, terlepas dari fakta bahwa kami layak meraih kemenangan,” tutup Massimiliano Allegri.

Cristiano Ronaldo Tetap Bersemangat Layaknya Pemain Muda

ronaldo

 

Pemain top Real Madrid, Cristiano Ronaldo, punya skedul yang kepepet antara partai final Liga Champions dengan pertandingan internasional timnas Portugal. Walaupun begitu, CR7 tetap saja berantusias seperti pemain muda.

Ronaldo menginjak usia yang tak muda lagi untuk ukuran pesepakbola profesional. Tepatnya di 5 Februari kemarin, ia sudah memasuki usia 32 tahun.

Walaupun begitu, usia justru tak jadi masalah untuk performa impresif Ronaldo bersama Madrid. Malah, dalam partai krusial layaknya final Liga Champions yang berlangsung di Millennium Stadium, Minggu (4/6/2017) subuh tadi. Pesepakbola 32 tahun itu mampu menciptakan 2 gol dalam laga yang dituntaskan dengan kemenangan 4-1 untuk Madrid.

Di sisi lain, Ronaldo juga mengukir sejumlah rekor baru lewat pertandingan krusial itu. Ia jadi pencetak gol terbanyak dengan total 12 gol. CR7 pun membukukan total 600 gol di sepanjang kariernay sebagai pemain sedari 2002.

Sumbangsi Ronaldo itu telah membantu Madrid dalam mengukir rekror baru dalam Liga Champions. Los Blancos berhasil menggapai La Doudecima maupun 12 gelar Liga Champions. Tak hanya itu, mereka juga jadi tim perdana yang mampu menjaga titel juara dalam format baru di Liga Champions.

Akan tetapi, Ronaldo tidak bisa merayakan kesuseksan itu terlalu lama. Pasalnya, ia masih memiliki pekerjaan lainnya dengan timnas Portugal yakni melakoni laga kontra Latvia di Kualifikasi Piala Dunia 2018.

“Saya punya 2-3 hari buat beristirahat dan usai itu mesti melakoni laga kualifikasi bersama Portugal serta Piala Konfederasi,” ucap Ronaldo seperti yang dilansir dari salah satu media

“Ini musim yang panjang namun saya bersemangat. Saya senang dan umur hanya mengenai angka. Saya masih merasa layaknya pemain muda kok,” katanya.

Portugal sendiri kini masih menempati peringkat 2 klasemen Grup B Zona Eropa. Mereka tertinggal 3 poin dari Swiss yang menempati peringkat 1 klasemen.

Liverpool Punya Daya Tarik Cukup Besar Di Bursa Transfer Kali Ini

liverpool, juergen klopp

 

Liverpool punya potensi lebih besar dalam persaingan bursa transfer nanti. Hal itu dikarenakan keberhasilan mereka lolos ke turnamen Liga Champions 2017/2018 serta kehadiran sosok Juergen Klopp sebagai pelatih The Reds.

Liverpool mampu memastikan diri finis 4 besar di Premier League 2016/2017. Alhasil, mereka juga dipastikan akan tampil di kompetisi Liga Champions 2017/2018 walaupun harus menjalani babak kualifikasi lebih dulu.

Turnamen tingkat Eropa jelas menjadi hal yang krusial buat tim Merseyside, terutama untuk meningkatkan popularitas dalam bursa transfer. Sebab, pemain-pemain top tentu akan mempertimbangkan keikutsertaan klub dalam turnamen tersebut sebagai nilai tambahan saat memberi penawaran.

Tak hanya itu, eks pemain tengah Liverpool Steven Gerrard, merasa kalau sosok Juergen Klopp sebagai pelatih Liverpool pun berandil penting untuk nilai tambahan di bursa transfer. Gerrard mengungkapkan kalau Klopp memiliki rencana serta proyek yang cemerlang guna menggoda sejumlah pemain top.

“Jika saya adalah sosok pemain top di tingkat Eropa lalu Juergen Klopp menghubungiku serta saya memiliki pelaung untuk tampil di klub ini, yang mana tengah melangkah maju di tiap departemennya serta memiliki pelatih tingkat dunia, saya takkan berpikir lama untuk menerima kans itu,” ujar Gerrard seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Saya ingin tampil dengannya dan saya berusia 37 tahun minggu depan! Untuk saya, ini adalah proyek yang amat fantastis. Tak hanya karena kami berhasil maju ke Liga Champions, namun semua proyeknya.”

“Tiga, empat, lima, hingga enam tahun mendatang, apapun hasilnya, bakal jadi periode-periode yang amat fantastis serta pemain-pemain akan berhasrat untuk berperan dengan apa yang tengah Juergen lakukan,” katanya melanjutkan.

Di musim kemarin, Klopp yang baru membesut Liverpool pada pertengahan musim, mampu mengantarkan timnya ke 2 partai final, tepatnya dalam Piala Liga Inggris serta Liga Europa. Namun The Reds gagal menjuarai dua turnamen itu.

Sedangkan di musim ini, Liverpool awalnya tampil meyakinkan sampai di pertengahan musim, namun setelahnya justru merosot. Alhasil, Klopp dikabarkan akan berbelanja besar di bursa transfer kali ini guna membenahi sejumlah lini skuatnya.

Madrid VS Juventus, El Real Takkan Mengubah Gaya Bermainnya

 

Real Madrid masih punya laga krusial lainnya dalam partai final Liga Champions kontra Juventus. Menghadapi lawan yang cukup tangguh, Los Blancos takkan mengubah gaya bermain.

Perduelan yang mempertemukan Madrid vs Juve bakal digelar di Cardiff Stadium, Minggu (4/6/2017) mendatang. Laga ini bisa dibilang akan menjadi pertarungan antaran tim dengan defensif terbaik kontra tim dengan barisan depan terkuat di Liga Champions 2016/2018.

Sejauh ini, Juventus baru pernah kecolongan total 3 gol di Liga Champions musim ini, dan juga menyandang status sebagai satu-satunya klub yang tak terkalahkan. Sedangkan Los Blancos merupakan tim dengan torehan gol superior yakni sebanyak 32 gol.

Alhasil, Zinedine Zidane selaku manajer Real Madrid pun mewaspadai ketangguhan Juve di Liga Champions musim ini. Namun, Madrid bersikeras takkan mengubah cara bermainnya demi meraih titel juara.

“Motivasinya berasal dari kenyataan kalau kami akan melakoni partai final Liga Champions musim ini,” ujar Zidane, yang dilansir dari salah satu media.

“Perduelan ini bakal jadi partai final yang sulit dan kami mesti beursaha keras serta berupaya untuk memperoleh tambahan energi itu agar dapat memperlihatkan penampilan yang oke. Saya kira kami akan siap.”

“Setiap partai final itu tidaklah sama. Ini laga final menghadapi tim yang berbeda, di stadion yang berbeda, serta dengan atmosfer yang berbeda pula. Kami sadar kalau ini bakal menjadi 90 menit, mungkin lebih, untuk berupaya jadi seorang pemenang dan itu adalah apa yang akan kami coba lakukan: mengerahkan semua kemampuan seperti biasanya.”

“Kami tak bakal mengubah permainan kami dan kita nantikan saja apa yang akan terjadi,” katanya mengakhiri.

Ini dia tim-tim Inggris di Kompetisi Eropa Musim Depan

Premier League

Siapa-siapa saja tim Premier League yang akan bermain di kompetisi Eropa musim depan akhirnya diketahui. Untuk kali pertama dalam 21 tahun, Arsenal tidak lolos di zona Liga Champions.

Di pekan terakhir Liga Inggris 2016/2017, terdapat dua jatah tiket ke Liga Champions yang tersisa untuk diperebutkan. Ada tiga klub yang masih punya kesempatan meraihnya yakni Manchester City, Liverpool, dan Arsenal.

The Citizens dan The Reds dalam posisi lebih baik karena mereka unggul di posisi klasemen. Manchester City cuma butuh hasil imbang untuk bisa lolos, sementara Liverpool wajib meraih kemenangan. Di sisi lain, The Gunners harus menang dan dengan catatan tim-tim di atas harus kalah.

Malam tadi takdir sudah memutuskan kalau Manchester City dan Liverpool, yang sama-sama meraih kemenangan, akan pergi bersama Chelsea dan Tottenham Hotspur lolos ke Liga Champions. Arsenal, walaupun menang, harus menerima kenyataan terlempar ke Liga Europa.

Yang akan bermain bersama Arsenal Liga Europa adalah Everton. Berada di peringkat tujuh, Everton memperoleh tiket Liga Europa dari jatah Manchester United yang memenangkan Piala Liga Inggris.

The Red Devils sendiri sudah lolos ke Liga Europa karena mengakhiri musim di peringkat enam dan menerima jatah milik juara Piala FA — di mana kedua finalisnya (Arsenal dan Chelsea) sudah lebih dulu memastikan lolos ke kompetisi Eropa.

Untuk Manchester United, di mana mereka bermain musim depan masih jadi tanda tanya. Jika berhasil menjuarai Liga Europa, Wayne Rooney dan kawan-kawan akan berlaga di Liga Champions. Tapi jika kalah atas Ajax Amsterdam di final, mereka akan bergabung dengan Everton dan Arsenal di Liga Europa.

Ini dia tim-tim Inggris di Kompetisi Eropa Musim Depan:

Liga Champions
Chelsea – juara Premier League
Tottenham Hotspur – runner up
Manchester City – posisi tiga
Liverpool – posisi empat
Manchester United (?) – jika jadi juara Liga Europa

Liga Europa
Arsenal – posisi lima
Everton – pengalihan jatah juara Piala Liga Inggris
Manchester United (?) – pengalihan jatah juara Piala FA (jika gagal juara Liga Europa)

City, Liverpool, Arsenal Akan Memperebutkan Tiket Liga Champions

City, Liverpool, Arsenal

 

Laga terakhir Premier League 2016/2017 bakal menyajikan rivalitas sengit untuk 3 tim yakni Manchester City, Liverpool, Arsenal. Ketiga tim ini bakal memperebutkan 2 tiket sisa lolos ke Liga Champions musim depan.

Penghujung partai Premier League bisa dibilang tidak menyajikan banyak rivalitas lagi. Pasalnya, titel juara sudah diamankan oleh Chelsea, lalu Tottenham Hotspur pun dipastikan finis peringkat 2, sedangkan untuk 3 tim yang terdegradasi juga sudah diketahui yakni Hull City, Middlesbrough, serta Sunderland.

Walaupun begitu, rupanya masih ada rivalitas yang belum terselesaikan, itu adalah perebutan tiket lolos ke turnamen Eropa di musim depan. Selain Chelsea dengan Spurs yang sejauh ini telah memastikan diri langsung lolos ke putaran grup, masih ada 3 tempat kosong di turnamen Eropa yang dapat diperebutkan.

Detailnya yakni ada 2 tiket lolos ke Liga Champions, satunya lolos otomatis ke putaran grup sedangkan satunya harus menjalani kualifikasi. Lantas untuk tim yang gagal memperoleh 2 tiket itu, maka mereka bisa ikutserta di turnamen tingkat dua Eropa, yakni Liga Europa.

Sejauh ini City menempati posisi yang paling menjajikan untuk merebut tiket lolos langsung ke putaran grup Liga Champions ataupun di peringkat 3 besar. The Citizens kini masih menduduki peringkat 3 dan mencatatkan 75 poin, lalu dibawahnya ada Liverpool dengan menorehkan 73 poin, serta Arsenal yang membukukan 72 poin.

Torehan positif di Vicarage Road kontra Watford bakal memastikan merek finis di peringkat 3. Apabila bermain seri, maka City harus berharap keberuntungan agar Liverpool kedodoran di laganya.

Di sisi lain, Liverpool bakal menyambut Middlesbrough yang telah terdegradasi di markas sendiri. Hanya dengan 3 poin yang bakal memastikan mereka dapat finis 4 besar. Seandainya ditahan imbang, maka tim arahan Juergen Klopp butuh keberuntungan dari dewi fortuna dengan beharap Arsenal juga kedodoran, agar tidak tergusur ke peringkat 5 klasemen.

Untuk Arsenal, mereka bakal dihadapkan ujian berat dengan menghadapi Everton di Emirates Stadion. The Gunners sendiri harus berharap banyak dengan nasib mereka agar dapat maju ke 4 besar, serta menjaga torehan mereka yang selalu finis di 4 besar selama 2 dekade belakangan.

Laga Terakhir Premier League

Arsenal vs Everton
Burnley vs West Ham United
Chelsea vs Sunderland
Hull City vs Tottenham Hotspur
Leicester City vs Bournemouth
Liverpool vs Middlesbrough
Manchester United vs Crystal Palace
Southampton vs Stoke City
Swansea City vs West Bromwich Albion
Watford vs Manchester City

Mantan Bek Barcelona Jadi Salah Satu Faktor Kesuksean Semifinal Juventus

dani alves Score juventus vs AS monaco Liga Champions, dani alves Score juventus vs AS monaco, Liga Champions, dani alves Score, juventus vs AS monaco Liga Champions, dani alves Score juventus , AS monaco Liga Champions, dani alves juventus, dani alves, juventus, serie A, liga italia

Setelah berhasil memenangkan pertandingan menghadapi AS Monaco, Juventus akhinya berhasil memasuki babak final Liga Champions kedua mereka dari tiga tahun belakangan. Dan terlebih lagi, mantan bek kanan Barcelona mereka yaitu Dani Alves menjadi salah satu alasan terbesar di balik kesuksesan semifinal mereka.

Bek Juventus yang baru saja bergabung secara gratis dari Barcelona tersebut memang memainkan peran penting dalam beberapa pertandingan terakhirnya dimusim ini. Dan hal yang terbaru, Ia mampun menjebol gawang AS Monaco saat timnya menjamu mereka pada pagi dini hari tadi tepatnya pukul 01.45 WIB.

Dalam pertandingan tersebut sebelumnya Mario Madzukic mampu menggetarkan gawang lawannya dimenit ke 33 setelah mendapatkan bola liar yang menuju padanya dan kemudian menjelan turun minum, Alves pun juga menggandakan kedudukan dengan bola rebound juga. Sayangnya dimenit ke 69, Kylian Mbappe berhasil menjebol gawang yang dijaga oleh kiper senior Juventus, Gianluigi Buffon.

Dengan gol ini, pemain Brasil itu mampu menyumbangkan tiga gol di Liga Champions untuk timnya dan cukup gila untuk seorang bek. Ia pun mengatakan, “Saya tidak gila, ini hanya hasil dari seseorang yang bekerja dan menjalani profesinya dengan intensitas dan mencintai apa yang dimilikinya. Semua yang saya lakukan dalam hidup saya adalah hasil dari pekerjaan, profesionalisme, perhatian dan rasa hormat yang saya miliki untuk karir saya. Orang mengira saya gila, namun saat mulai bekerja, saya tahu apa yang harus saya lakukan dan apa yang membuat saya menjadi diri saya sendiri.”.

Saat ia meninggalkan Barcelona, beberapa dewan direksi Barcelona merasa bahwa dirinya akan mampu terus bermain di tingkat yang tinggi, terutama mengingat betapa sulitnya menyesuaikan tuntutan taktis sepak bola Italia.

Ia pun menjelaskan, “Sebenarnya Sepak bola di mana-mana sama saja yaitu dimainkan dengan bola, sebelas lawan sebelas. Namun satu-satunya hal yang harus kami lakukan adalah menyesuaikan diri dengan filosofi klub dan rekan-rekan saya yang lain. Kami harus tampil pada saat-saat terbesar dan itulah alasan saya berada di sini, menikmati diri saya dan  bermain di final Liga Champions.”

Pemain berusia 34 tahun tersebut juga sempat menjawab pertanyaan, tim mana yang lebih ia sukai di final,  Real Madrid atau Atletico. Ia pun menjawab, “Saya yakin Real Madrid memiliki kesulitan lebih tinggi namun takkan mudah juga menghadapi Atletico. Namun Terlepas dari siapapun lawannya, Juventus harus memiliki euforia dan kegembiraan yang memadai untuk berada di final.”.

Madrid dan Atletico akan menentukan langkahnya menuju final pada besok pagi pukul 01.45 WIB.

Oezil Secepatnya Berbicara pada Arsenal Soal Kariernya

Karier dari Mesut Oezil di Arsenal sedang menjadi bahan perbincangan. Pemain gelandang internasional Jerman tersebut akui kalau ia merasa nyaman bersama Arsenal dan secepatnya ingin ambil pilihan.

Oezil tengah menjadi salah seorang sosok yang menjadi bahan perbincangan di Arsenal sekarang ini, bersama dengan Alexis Sanchez dan Arsene Wenger. Karier dari ketiga pemain itu tengah diragukan di The Gunners.

Kontrak yang mengikat Oezil bakal berakhir di bulan Juni 2018 yang akan datang dan sampai saat ini masih belum ada tanda baik tentang kontrak baru. Kontraknya dikatakan bakal bergantung dengan keputusan dari Wenger di kursi manajer.

Rumornya, Oezil bakal teken kontrak baru kalau hingga akhirnya Wenger putuskan pergi. Wenger belum lama ini menjadi sorotan tajam sebab dianggap tak berhasil bikin Arsenal kembali pada jalan kompetitif di Premier League dan Liga Champions, dan kebetulan kontrak yang ia miliki akan berakhir pada akhir musim ini.

Tetapi Oezil akui kalau dirinya merasa nyaman bersama Arsenal dan secepatnya ingin membicarakan soal kontrak. Pemain gelandang internasional Jerman tersebut malah tegaskan keyakinannya dengan tim, untuk memutar balik masa sulit baru-baru ini.

“Apakah Anda menilai kalau Arsene Wenger katakan pada para jurnalis tentang karier saya sebelum ia memberi tahu saya? Saya kenal dengan dirinya secara berbeda,” imbuh Oezil.

“Saya miliki kontrak hingga tahun 2018 di London dan saya merasa amat nyaman berada di sana. Kami bakal secepatnya berbicara dan selanjutnya bikin pilihan.”

“Keinginan saya ialah menangkan Liga Champions. Kenapa tidak bersama Arsenal? Tentu saja hal tersebut dapat dilakukan, kami hanya lalui periode tidak mudah dan tidak puas dengan urutan ke 6.”

“Walau demikian, saya optimis kalau kami bakal secepatnya menyusul kembali. Mari kita saksikan apa yang diperlihatkan masa depan,” kata dia.

Arsenal digusur Bayern Munich dengan memalukan pada babak 16 besar Liga Champions, dengan agregat 2-10. Di ajang Premier League, peluang untuk menjadi juara luntur sementara untuk masuk di urutan 4 besar pun nampak sulit.

Sekarang ini Arsenal berada di urutan 6 dengan mengumpulkan 50 poin lewat 27 pertandingan. Mereka 6 poin di belakang Liverpool yang berada di urutan 4, yang telah tampil sebanyak 29 kali.