Tag Archives: Leicester City

Ranieri Pada Dasarnya Tak Ingin Jual Kante

claudio ranieri Ngolo Kante Leicester City, claudio ranieri Ngolo Kante, Leicester City, claudio ranieri, Ngolo Kante Leicester City, claudio ranieri Leicester City, Ngolo Kante, Premier League

Mantan pelatih dari Leicester City yaitu Claudio Ranieri belum lama ini mengatakan bahwa pada dasarnya Ia tak ingin melepaskan pemain vitalnya pada musim panas 2016 namun akhirnya ia tak memiliki kuasa untuk mempertahankannya.

Pemain yang dimaksud oleh Ranieri adalah gelandang mereka yang dijual ke Chelsea yaitu N’Golo Kante. Pemain asal Prancis tersebut memang menjadi salah satu pilar dan mampu berperan aktif membawa timnya menyabet gelar juara Premier League, padahal selama sejarah Leicester berdiri mereka tak pernah sekalipun memboyong piala tersebut.

Namun sayangnya Ia harus dilepaskan manajemen dengan nilai 32 juta pounsterling pada musim ini kepada Chelsea, padahal sebelumnya saat Kante direkrut Liecester dari Caen, Ia hanya ditebus sekitar 5,6 juta poundsterling saja.

Dan kini saat bermain dengan tim barunya juga bermain apik bahkan menjadi pilar utama juga di tim utama. Keahliannya dalam mengejar bola dan staminanya yang besar, dipercaya mampu untuk meredam serangan lawan-lawannya sehingga Chelsea pun kini berada diperingkat pertama klasemen sementara pekan ini. Ia pun juga memiliki kesempatan bersama timnya untuk mengejar gelar lainnya di Eropa yaitu Premier League.

Ranieri sebenarnya sempat melarang untuk melepaskan pemain intinya seperti Mahrez, Vardy dan juga Kante akhirnya tak mampu menahan semuanya. Padahal ketiganya merupakan pusat serangannya dimulai. Ia mengatakan kepada Sky Sports, “Saya tidak ingin menjual Kante. Saya juga tidak ingin menjual Mahrez dan Vardy karena saya percaya ketiga pemain ini merupakan jantung dari tim,”.

Ia pun membeberkan kejadian tersebut, “Saya katakan pada manajemen, ‘Kami harus mulai menciptakan dongeng yang mampu terus berlanjut. Saya percaya bahwa kami mampu melakukan sesuatu di Liga Champions’., Saya sempat mengatakan kesalahan terbesar adalah percaya pada para pemain sebelum saya dipecat. Namun kini saya sadar saya benar percaya pada mereka.”

Beberpa pengamat mengungkapkan kemampuan Kante dan sering membandingkannya ┬ádengan pendahulunya di Chelsea yang berada diposisi gelandang, Claude Makelele. Ranieri pun juga menanggapinya, “Makelele mulai bermain ketika ia lebih muda dan di posisi winger kanan. Setelah itu, dia tak terlalu banyak bergerak dan lebih mengorganisir permainan. Kante adalah pemain serius. Dia lahir untuk sepakbola”.

Hingga kini Leicester pasca ditinggal Kante berada di posisi sebelas dengan pelatih barunya yaitu Craig Shakespeare. .

 

Vardy Sebut Tak Ada Masalah pada Mata Kirinya

Pemain striker dari tim nasional Inggris yaitu Jamie Vardy tengah alami persoalan pada matanya di bagian sebelah kirin ketika melangsungkan pertandingan berhadapan dengan Lithuania. Ia tegaskan kalau mata yang disebut sedang bermasalah tersebut tidak apa-apa.

Inggris raih hasil positif dengan skor 2-0 ketika berhadapan dengan Lithuania di laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018. Pada hari Minggu (26/3/2017) malam WIB, Di Wembley, Jermain Defoe dan Vardy yang jadi penentu atas hasil positif yang diraih.

Vardy tampil di lampangan selama 30 menit pada pertandingan tersebut. Ia turun ke lapangan untuk gantikan posisi Defoe.

Karena terjadi sebuah insiden berupa benturan, di dekat mata bagian kiri Vardy yang nampak seperti memar berwarna hitam. Pemain penyerang yang bermain untuk Leicester City tersebut bikin sebuah pernyataan yang menghilangkan rasa khawatir berhubungan dengan persoalan di bagian mata sebalah kirinya tersebut.

“Hal tersebut adalah sebuah insiden kecil. Mata saya sedikit mendapat benturan pada saat melangsungkan sebuah laga sepakbola, hanya itu ,” itulah yang dikatakan oleh Vardy.

Lewat hasil positif yang berhasil didapatkan ini, Inggris sekarang ini berada pada urutan teratas di Grip F Kualifikasi Piala Dunia 2018. Mereka berhasil catatkan poin sampai dengan saat ini dengan jumlah 13 poin, berhasil unggul dari Slovakia di urutan kedua dengan selisih 4 poin.