Tag Archives: Kualifikasi Piala Dunia 2018

Bangganya Daley Blind Buat Mimpi Dilatih Ayahnya di Timnas Terwujud

Posisi pelatih yang ditempati Danny Blind harus di relakan karena Tim nasional Belanda telah memecat orang yang bersangkutan tersebut dikarenakan hasil yang kurang memuaskan dari laga yang ia pimpin belakangan ini. Daley Blind katakana kalau dia merasa bangga karena sempat dilatih oleh ayahnya di tim nasional.

Belanda menerima hasil negatif pada laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018. Mereka tunduk dengan skor 0-2 melawan Bulgaria, sampai ada pada keadaan terjepit di klasemen Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2018.

De Oranje sudah berhasil catatkan 7 poin di tangan, dan finis di urutan ke 4 klasemen. Mereka berselisih 3 poin dengan Swedia yang berada di urutan ke 3 atau daerah dimana mereka bisa raih peluang playoff ke ajang Piala Dunia 2018.

Hasil yang kurang oke pada 5 laga terakhir dengan catatan 2 kali hasil positif, sekali seri, dan 2 kali mendapat hasil negatif tersebut bikin Blind perlu keluar dari jabatannya sebagai sang pelatih. Sang putra, Daley, berikan respon atas hal tersebut.

“Bekerja bersama sebagai seorang ayah dan anak pada tingkat yang paling tinggi adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan,” ucap pemain bek Manchester United pada akun Instagram pribadi miliknya, @blinddaley.

“Kamu tidak pernah keluar dari tanggung jawab yang kamu pegang dan kamu tidak pernah berputus asa. Saya merasa bangga dengan dirimu,” kata dia.

Blind yang saat ini sudah berumur 55 tahun, jadi pelatih dari Belanda sedari bulan Juli 2015 untuk gantikan posisi Guus Hiddink. Tetapi, di bawah pimpinannya, Belanda tunduk 5 kali lewat 9 pertandingan kompetitif.

Sang pelatih Belanda U-21, Fred Grim dipilih menjadi pelatih interim. Grim bakal membawa tim di pertandingan friendly berhadapan dengan Italia pada hari Selasa (28/3) di Amsterdam Arena.

Incoming search terms:

  • kualifikasi piala dunia yang terbaik

Southgate Sebut Soal Menjalankan Bola Inggris Perlu Lebih Cepat

Hasil positif yang berhasil diraih oleh tim nasional Inggris ketika berhadapan dengan Lithuania memang menjadi hasil yang diharapkan. Namun The Three Lions dianggap tetap perlu bisa menjalankan laju bola lebih cepat lagi.

Ketika tengan melangsungkan laga pada hari Minggu (26/3/2017) malam WIB, di Wembley, Inggris raih hasil positif dengan skor akhir  2-0 berhadapan dengan Lithuania. 2 angka tersebut tercipta oleh Jermain Defoe dan Jamie Vardy yang merupakan angka penentu hasil positif yang diraih oleh inggris.

Pada pertandingan tersebut, Inggris dapat menunjukkan performa yang lebih unggul lewat penguasaan bola yang sampai dengan 72 persen dalam catatan yang dilansir oleh ESPN FC. Sedangkan dilihat dari jumlah kesempatan yang diciptakan, mereka berhasil membuat 21 kali percobaan membobol gawang, dengan 9 di antaranya yang mengarah ke gawang.

Lewat lebih banyak kesempatan yang tidak berbuah menjadi angka, sang manajer Inggris yaitu Gareth Southgate, berikan evaluasi untuk para anak yang dibesbut olehnya tersebut.

“Pada laga yang selanjutnya nanti, kami perlu pastikan kalau kami dapat mengalirkan laju bola lebih cepat lagi dan lebih banyak lakukan run in behind dibanding pada laga kali ini,” imbuh Southgate.

“Kami miliki individu dari para pemain yang bakal tampil lebih oke daripada yang mereka sudah perbuat pada hari ini. Masih ada waktu ketika Anda mengetahui kalau Anda bakal menangkan laga itu dan bisa saja tidak dapat sampai ke tingkat seperti yang mungkin saja kami tunjukkan ketika berhadapan dengan Jerman,” kata dia.

‘Makin Menyenangkan Kalau Inggris Ciptakan Angka Lebih’

Hasil positif berhasil diraih oleh tim nasional Inggris saat berhadapan dengan Lithuania di laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018. The Three Lions bakal merasa semakin senang jika saja dapat menangkan laga dengan ciptakan 6 angka.

Ketika melangsungkan laga pada hari Minggu (26/3/2017) dini hari WIB, di Wembley, Inggris raih hasil positif dengan skor akhir 2-0. Jermain Defoe dan Jamie Vardy jadi pencipta angka yang membawa kemenangan untuk tim ‘Tiga Singa’.

Pada laga tersebut, penjaga gawang Lithuania, Ernestas Setkus, yang jadi penghalau Inggris untuk dapat ciptakan banyak angka. Lewat data yang tercatat, ia dapat mencatat sampai dengan 6 kali menggagalkan peluang.

Penjaga gawang Inggris yaitu Joe Hart, merasa kurang puas lewat performa yang ditampilkan oleh tim pada pertandingan berhadapan dengan Lithuania. Namun penjaga gawang yang tengah melangsungkan periode pinjaman pada Torino tersebut terus berikan sanjungan pada para fans yang telah datang ke stadion untuk saksikan laga yang tengah berjalan.

“Performa yang telah diperlihatkan memang terlihat kurang oke, namun kami ciptakan angka yang kami harapkan. Lithuania adalah tim yang tampil lebih oke daripada apa yanga mereka beri kredit kepada diri mereka sendiri,” imbuh Hart.

“Kami apresiasi kepada para fans yang menyaksikan laga pada hari ini, khususnya pada hari Ibu. Kami bakal merasa semakin senang jika saja ciptakan angka lebih dari itu, namun kami tidak bisa mewujudkannya. Kami dapatkan hasil positif dan kami berada di urutan teratas klasemen, dan juga incaran kami selanjutnya ialah Rusia,” kata dia.

Costa Sebut Prancis Mestinya Kembali Panggil Benzema

Diego Costa menganggap kalau Karim Benzema merupakan salah seorang pemain penyerang paling oke di dunia. Bagi Costa, tim nasional Prancis mestinya memberi Benzema panggilan bermain kembali.

Costa bakal jadi piliha utama pada garis depan tim nasional Spanyol di pertandingan menghadapi Prancis pada hari Selasa (28/3) besok, di Stade de France. Tetapi, di pertandingan itu tidak bakal ada nama Benzema di pihak Prancis.

Benzema kali terakhir bermain untuk tim nasional pada bulan Oktober 2015 ketika negaranya menangkan laga atas Armenia dengan skor 4-0. Kemudian, ia tidak dipanggil lagi oleh pelatih Didier Deschamps.

Benzema harus relakan posisinya di tim nasional usai terkena kasus tentang pemerasan pada teman 1 tim di tim nasional yaitu Mathieu Valbuena. Pemain striker Real Madrid tersebut juga hanya menjadi penonton ketika Prancis menjadi tuan rumah di ajang Piala Eropa tahun 2016.

Benzema sudah tegaskan kalau ia tidak bersalah dalam kasus pemerasan yang terjadi pada Valbuena. Tetapi, ia masih tidak masuk pada catatan Deschamps.

“Saya tak tahu dengan apa yang tengah terjadi. Namun, Benzema masih Benzema,” ucap Costa, yang mengetahui seberapa besar kualitas dari Benzema selama dirinya bermain untuk Atletico Madrid.

“Tak mamasukkan nama dia ke dalam daftar skuat berarti kehilangan sebuah pilar besar di tingkat global. Saat ia tengah berada pada laju oke, ia merupakan salah satu yang paling oke,” kata dia.

“Para pemain ingin ikut partisipasi pada beberapa turnamen besar. Untuk kebaikan sepakbola, ia mestinya berada di tempat itu. Saya suka dengan pemain ini,” imbuh Costa, yang saat ini bermain untuk Chelsea.

Benzema sampai saat ini sudah bermain untuk tim nasional Prancis sampail dengan 81 kali dan sumbangkan 27 cetak angka. Sedangkan bersama Real Madrid ia telah catatkan 16 cetak angka lewat 36 pertandingan pada musim ini. Lihat lebih banyak lagi berita sepak bola hanya di http://www.goldewa.com/ dijamin infonya paling lengkap.

Belanda Keluarkan Danny Blind

Danny Blind harus menerima keluar dari posisinya sebagai pelatih tim nasional Belanda. Blind dikeluarkan sebab timnya dapatkan sejumlah hasil buruk pada kualifikasi Piala Dunia 2018.

Belanda memecat Blind belum lama usai hasil negatif 0-2 saat melawan Bulgaria pada hari Sabtu (25/3/2017), di Sofia. Hasil negatif itu bikin Oranje tercecer di urutan 4 klasemen sementara Grup A dengan raih 7 poin lewat 5 pertandingan.

Belanda, yang tidak berhasil masuk ke putaran final Piala Eropa 2016, sekarang terancam tak berhasil masuk ke 2 turnamen besar dengan berturut-turut. Mereka berselisih 6 poin dari Prancis yang berada di urutan teratas klasemen Grup A dan 3 poin di belakang Swedia yang ada di urutan 2. Sedangkan hanya juara grup saja yang otomatis masuk ke babak final Piala Dunia 2018, sedangkan runner-grup perlu berselisih lewat play-off.

Untuk menolong kesempatan mereka, Asosiasi Sepakbola Belanda (KNVB) putuskan untuk lakukan pergantian pelatih.

“Kami hargai dengan apa yang telah Danny perbuat untuk kami dan tim sedari ia menduduki kursi pelatih. Namun, disebabkan beberapa hasil yang mengecewakan, dan karena masuk ke Piala Dunia di Rusia saat ini tidaklah mudah, sayangnya kami mau tak mauingin keluarkan dia,” ucap Direktur KNVB, Jean Paul Decossaux.

Blind yang saat ini sudah berumur 55 tahun, jadi pelatih dari Belanda sedari bulan Juli 2015 untuk gantikan posisi Guus Hiddink. Tetapi, di bawah pimpinannya, Belanda tunduk 5 kali lewat 9 pertandingan kompetitif.

Sang pelatih Belanda U-21, Fred Grim dipilih menjadi pelatih interim. Grim bakal membawa tim di pertandingan friendly berhadapan dengan Italia pada hari Selasa (28/3) di Amsterdam Arena.

Penampilan Jerman Belum Memuaskan Loew Walaupun Menang

Jerman dapat menangkan laga dengan skor telak 4-1 saat berhadapan dengan Azerbaijan. Tetapi penampilan dari Die Mannschaft dianggap tidak memuaskan sang pelatih.

Jerman menangkan laga dengan skor 4-1 saat berhadapan dengan Azerbaijan di pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 yang dilakoni pada hari Stadium, Minggu (26/3/2017) malam WIB. Andre Schuerrle ciptakan 2 angka untuk Jerman, dengan 2 lainnya diciptakan oleh Thomas Mueller dan Mario Gomez. Sementara cetak angka balasan tuan rumah diciptakan oleh Dimitrij Nazarov.

Walau kalah dengan skor telak, Azerbaijan terbilang membuat Jerman kesulitan. Tak hanya pernah samakan skor 1-1 lebih awal sebelum akhiri tengah waktu pertama tertinggal dengan skor 1-3, mereka sering kali memperlihatkan peluang ancaman.

Dengan salah satunya dicatatkan oleh Afran Ismayilov pada akhir babak pertama, disertai dengan kesempatan Nazarov pada awal babak kedua yang dipatahkan Bernd Leno. 2 ancaman ini paling tidak ingatkan Jerman dengan bahaya yang dapat mereka tunjukkan.

“Saya hanya merasa puas lewat hasilnya. Kami telah penuhi misi kami, namun hal tersebut bukanlah sebuah sikap yang ingin kami perlihatkan. Hal tersebut merupakan peraihan kami yang standar,” ucap pelatih timnas Jerman Joachim Loew.

“Anda dapat ketahui kalau kami tak tampil bersama sedari 4 bulan. Beberapa hal yang mestinya berlangsung otomatis musnah. Bukan dari penampilan yang seutuhnya gemilang,” kata dia.

Lewat hasil positif ini telah bikin Jerman masih kokoh lewat 5 laga di Grup C. Mereka juga ungguli klasemen dengan mengumpulkan 15 poin, unggul 5 poin dari Irlandia Utara yang berada di urutan ke 2.