Tag Archives: juergen klopp

Henderson dan Lallana Sudah Kembali, Klopp Malah Sakit

Juergen Klopp

Liverpool memperoleh suntikan tenaga berharga dengan kembalinya dua pemain andalan dari cedera. Namun, kini malah sang manajer, Juergen Klopp, yang absen karena sakit.

Jordan Henderson dan Adam Lallana sudah kembali mengikuti latihan secara penuh setelah pulih dari cedera masing-masing. Henderson mengalami cedera di bagian paha dan absen dalam kemenangan Liverpool 4 – 1 atas West Ham United sebelum jeda internasional dua pekan silam.

Sementara Lallana belum sekalipun merumput di musim ini karena cedera paha pada Agustus lalu. Tapi keduanya sudah sama-sama mengikuti sesi latihan tim utama, Rabu (15 November 2017) dan kemungkinan bisa tampil untuk laga melawan Southampton, Sabtu (18 November 2017) mendatang.

Hanya saja, Klopp belum berkesempatan melihat keduanya kembali ke sesi latihan karena dia sendiri justru absen pada hari tersebut. Manajer berkebangsaan Jerman ini dilaporkan sakit sehingga harus diperiksa di rumah sakit hari itu.

Liverpool menyebut untuk saat ini Klopp belum perlu diopname karena sakitnya itu, namun kemungkinan bakal memerlukan pemeriksaan lanjutan.

“Juergen Klopp sudah menjalani pemeriksaan oleh tim dokter dan sebagai akibatnya akan absen dari latihan pada hari Rabu. Saat ini tak ada rencana untuk Juergen tetap berada di rumah sakit melebihi yang dijadwalkan sebagai pemeriksaan dan oleh karena itu dia bisa pulang ke malam ini,” ungkap pernyataan dalam situs resmi Liverpool.

“Namun, Juergen Klopp mungkin akan butuh pemeriksaan lanjutan ke depannya. Manajemen klub meminta privasi Juergen, keluarga, dan pasien-pasien lainnya dihormati saat media mengunjungi rumah sakit,” imbuhnya.

Belum jelas apakah Klopp bakal bisa mengikuti sesi konferensi pers resmi menjelan laga melawan Southampton, atau kapan dia akan kembali memimpin latihan.

Hukuman Atas Satu Kesalahan Liverpool

Liverpool

Juergen Klopp merasa sangat kesal karena Liverpool hanya mampu meraih hasil imbang melawan Newcastle United. Gagal memaksimalkan dominasi, gawang Liverpool justru kebobolan karena satu kesalahan besar.

Liverpool hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 saat bertandang ke St. James’ Park, hari Minggu (1 Oktober 2017) malam WIB. Unggul lebih dulu melalui Philippe Coutinho, gawang The Reds kebobolan oleh Joselu dan gagal mendapatkan kembali posisi unggul.

Hasil tersebut membuat Klopp sangat kecewa. Sebab dia merasa Liverpool tampil amat dominan dan seharusnya bisa meraih poin penuh, alih-alih malah kecolongan lewat serangan balik. Sementara Gol Joselu pun kian membuatnya kesal. Dua bek tengah Liverpool gagal menghalau pergerakan Joselu dengan baik, kemudian kelabakan ketika Joselu mendapatkan umpan terobosan.

Joel Matip awalnya memang berhasil melakukan tekel dan menendang bola. Namun aksinya tersebut justru membuahkan gol, karena bola memantul Joselu dan masuk ke gawang. Hasil ini melanjutkan tren buruk Liverpool. Dalam tujuh pertandingan terakhir di seluruh ajang, The Reds cuma menang sekali.

Klopp kesal dengan lengahnya pertahanan timnya, namun di sisi lain, manajer berkebangsaan Jerman itu juga melihat banyak aspek positif untuk dikembangkan.

“Seperti yang bisa Anda lihat, ini bukan hasil yang kami harapkan. Kami menciptakan peluang dan menciptakan peluang, kemudian melakukan satu kesalahan, sebuah kesalahan nyata, dan kami mendapatkan hukuman atas itu,” ungkap Juergen Klopp seperti dilansir dari Sky Sports.

“Saya rasa lawan membuat kesalahan dan mereka tidak merasakan hukuman itu. Pada akhirnya, man of the match-nya dari Newcastle United dan kami punya penguasaan bola 80% atau sekitar itulah. Itulah situasinya dan bagaimana dunia melihatnya, dan kami hanya perlu terus berjalan.”

“Kami punya banyak kesempatan, dan hanya sekali mencetak gol. Lawan tidak punya terlalu banyak peluang dan juga mencetak sekali, itulah faktanya. Saya harap anak-anak kembali dari jeda internasional dengan sehat dan kami akan kembali berlari,” tambah Juergen Klopp.

Oxlade Chamberlain Tampil Buruk, Klopp Membela

alex-oxlade-chamberlain

Alex-Oxlade Chamberlain belum berhasil menunjukkan kontribusi nyata pasca direkrut oleh Liverpool. Manajer The Reds, Juergen Klopp memberikan pembelaan dan menyatakan punya penjelasan soal ini.

Chamberlain didatangkan Liverpool pada bursa transfer musim panas lalu dari Arsenal. Biaya transfernya sendiri tidak bisa dibilang murah, yakni mencapai 35 juta poundsterling.

Tapi sejauh ini, Alex-Oxlade Chamberlain belum bisa menunjukkan performa terbaiknya. Pemain berkebangsaan Inggris ini dua kali dimainkan sebagai pengganti saat menghadapi Manchester City dan Burnley di Premier League.

Mantan gelandang bertahan Arsenal ini kemudian mendapatkan kesempatan memulai pertandingan dan tampil penuh saat Liverpool berhadapan dnegan Leicester City di Piala Liga Inggris. Namun belum ada kontribusi nyata yang dia berikan.

Dari tiga kesempatan tampil sejauh ini, Chamberlain malah belum sekalipun merasakan kemenangan. Liverpool digilas 0 – 5 dari Manchester City dan imbang 1 – 1 saat menghadapi Burnley. Mereka kemudian takluk 0 – 2 dari Leicester dan langsung tersingkir dari Piala Liga Inggris.

Pada akhirnya Chamberlain turut menjadi sorotan, karena dinilai belum memberikan kontribusi berarti untuk tim barunya ini. Klopp pun pasang badan untuk membela dan menyebut bahwa terlalu cepat untuk menilai Chamberlain sementara proses adaptasinya baru saja dimulai.

“Begitulah dunia sepakbola, cukup cepat. Saya tidak sadar akan itu tapi saya bisa membayangkannya. Alex-Oxlade Chamberlain punya beberapa situasi bagus dan beberapa situasi yang benar-benar sedang kurang beruntung,” ungkap Juergen Klopp seperti yang dilansir dari Liverpool Echo.

“Anda bisa melihat dia sedang mencoba untuk menyesuaikan diri dengan gaya permainan kami. Dia punya sedikit masalah dengan betisnya, bukan sebuah cedera namun sepertinya kami perlu segra menanganinya dengan lebih baik.”

“Itu adalah kesempatan pertamanya untuk tampil dari menit awal. Alex-Oxlade Chamberlain tidak menampilkan permainan terbaik dalam hidupnya, jadi mungkin orang-orang bertanya ‘apa dampak yang bisa dia berikan?”. Tapi saya tidak pernah ragu dengan kemampuannya,” imbuh Juergen Klopp.

Klopp Yakin Liverpool Bisa Keluar Dari Situasi Buruk

Juergen-Klopp

Liverpool tengah dalam laju buruk dengan tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir. Masih di awal musim, The Reds dinilai sudah berada di bawah tekanan.

Liverpool tanpa kemenangan di empat pertandingan terakhirnya. Sejak digilas dengan skor 0 – 5 dari Manchester City, anak-anak Anfield ini ditahan imbang oleh Sevilla dan Burnley kemudian kalah lagi dari Leicester City.

Hasil-hasil itu sudah menempatkan The Merseyside Gangs dalam keraguan, apakah bisa bersaing untuk gelar-gelar di musim ini. Kekalahan dari Leicester City malah sudah membuat mereka kehilangan peluang di Piala Liga Inggris.

Di Premier League, kekalahan dari Manchester City dan hasil imbang melawan Burnley menahan mereka di posisi delapan klasemen sementara dengan perolehan delapan poin. Saat ini mereka sudah tertinggal lima angka dari Manchester City dan Manchester United di puncak klasemen.

Juergen Klopp tidak membantah kalau saat ini timnya sedang berada dalam situasi yang kurang menguntungkan. Namun sebagai manajer, dia sangat yakin jika para pemainnya punya mentalitas yang dibutuhkan untuk bangkit dan menegaskan pentingnya untuk fokus ke depan.

“Para pemain saya sudah membuktikannya beratus-ratus kali soal bangkit. Cibiran ini terdengar seperti kami tak punya poin sama sekali dan benar-benar tim terburuk di liga. Tentu saja kami punya masalah-masalah dan itulah sebabnya kami baru mengumpulkan delapan poin dan bukan 15,” kata Juergen Klopp seperti dikutip Soccerway.

“Tapi kita bisa membuat situasinya lebih serius dibandingkan saat ini atau kita bisa menerima apa adanya. Kami masih menyimpan banyak tugas yang harus dilakukan. Akan sama kalaupun kami punya 15 poin, hanya rasanya saja berbeda tapi tugasnya tetap sama.”

“Ya, kami punya karakter yang tepat. Terkadang kami meresponnya dengan sangat baik, terkadang kurang sempurna. Ya memang seperti itu. Kami bisa berkembang di masing-masing bagian permainan kami. Tentu saja kami bisa merubah keadaan. Kalau Anda mengambil informasi yang tepat dari hal-hal yang kami lakukan sejauh ini, maka itu selalu membantu.”

Liverpool akan kembali berhadapan dengan Leicester City di lanjutan Premier League, Sabtu (23 September 2017) malam WIB akhir pekan ini.

Liverpool Punya Daya Tarik Cukup Besar Di Bursa Transfer Kali Ini

liverpool, juergen klopp

 

Liverpool punya potensi lebih besar dalam persaingan bursa transfer nanti. Hal itu dikarenakan keberhasilan mereka lolos ke turnamen Liga Champions 2017/2018 serta kehadiran sosok Juergen Klopp sebagai pelatih The Reds.

Liverpool mampu memastikan diri finis 4 besar di Premier League 2016/2017. Alhasil, mereka juga dipastikan akan tampil di kompetisi Liga Champions 2017/2018 walaupun harus menjalani babak kualifikasi lebih dulu.

Turnamen tingkat Eropa jelas menjadi hal yang krusial buat tim Merseyside, terutama untuk meningkatkan popularitas dalam bursa transfer. Sebab, pemain-pemain top tentu akan mempertimbangkan keikutsertaan klub dalam turnamen tersebut sebagai nilai tambahan saat memberi penawaran.

Tak hanya itu, eks pemain tengah Liverpool Steven Gerrard, merasa kalau sosok Juergen Klopp sebagai pelatih Liverpool pun berandil penting untuk nilai tambahan di bursa transfer. Gerrard mengungkapkan kalau Klopp memiliki rencana serta proyek yang cemerlang guna menggoda sejumlah pemain top.

“Jika saya adalah sosok pemain top di tingkat Eropa lalu Juergen Klopp menghubungiku serta saya memiliki pelaung untuk tampil di klub ini, yang mana tengah melangkah maju di tiap departemennya serta memiliki pelatih tingkat dunia, saya takkan berpikir lama untuk menerima kans itu,” ujar Gerrard seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Saya ingin tampil dengannya dan saya berusia 37 tahun minggu depan! Untuk saya, ini adalah proyek yang amat fantastis. Tak hanya karena kami berhasil maju ke Liga Champions, namun semua proyeknya.”

“Tiga, empat, lima, hingga enam tahun mendatang, apapun hasilnya, bakal jadi periode-periode yang amat fantastis serta pemain-pemain akan berhasrat untuk berperan dengan apa yang tengah Juergen lakukan,” katanya melanjutkan.

Di musim kemarin, Klopp yang baru membesut Liverpool pada pertengahan musim, mampu mengantarkan timnya ke 2 partai final, tepatnya dalam Piala Liga Inggris serta Liga Europa. Namun The Reds gagal menjuarai dua turnamen itu.

Sedangkan di musim ini, Liverpool awalnya tampil meyakinkan sampai di pertengahan musim, namun setelahnya justru merosot. Alhasil, Klopp dikabarkan akan berbelanja besar di bursa transfer kali ini guna membenahi sejumlah lini skuatnya.

Klopp Ingin Gerarrd Jadi Suksesornya Selaku Pelatih Liverpool

steven gerard

 

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, masih memiliki kontrak yang berperiode hingga 2022 nanti. Akan tetapi, kini peracik taktik berkebangsaan Jerman itu telah behrarap Steven Gerrard mejadi penggantinya di Anfield.

Pelatih Juergen Klopp yang baru memperbarui kontraknya di bulan Juli tahun 2016, sekarang ini tengah mengupayakan agar Liverpool bisa finis di 4 besar Premier League musim ini.

Dengan 73 poin dan menyisakan satu laga sisa, The Reds yang kini menempati peringkat 4 klasemen wajib memangkan laga terakhir kontra Middlesbrough, Minggu (21/5/2017) nanti, guna memastikan diri lolos ke Liga Champions musim depan.

Sepanjang musim ini, kinerja Klopp sebagai pelatih Liverpool pun cukup memuaskan dan masih jauh dari rumor-rumor. Akan tetapi, mantan peracik taktik Borussia Dortmund itu telah memilih Gerard sebagai penggantinya apabila di suatu saat ia hengkang.

“Saya katakan ke dirinya bahwa saat saya pergi, maupun pihak klub memberhentikan saya, saya tak memperdulikan siapa yang jadi pengganti saya, namun saya bakal bergembira apabila dirinya (Gerrard) yang jadi pengganti,” ujar Klopp seperti yang dilansir dari salah satu media.

Sedari memutuskan untuk menutup karier di musim 2015 lalu, Gerrard sejatinya telah pulang ke Liverpool lagi sedari Februari kemarin. Kini bersama Liverpool, pemain yang sempat membawa Liverpool menjuarai Liga Champions 2005/2006 itu menjadi manajer akademi.

Terkait layak atau tidaknya Gerrard menjadi manajer tim inti, Klopp percaya bahwa Liverpool sejatinya membutuhkan seorang legenda di posisi tertentu sebagai pelatih.

“Hal yang bagus kalau kami bisa melibatkan Gerrard lagi. Seberapa luar biasanya dia,” lanjut Klopp.

“Saya bakal memberikan semuanya sebisa mungkin supaya ia memperoleh informasi yang diperlukan. Lantaran saat Anda memutuskan untuk berkiprah dengan klub, anda bakal memiliki tanggung jawab dengan masa depan klub serta masa depan klub ini membutuhkan legenda layaknya Steven Gerrard di posisi yang menentukan,” katanya menambahkan.