Tag Archives: Josep Guardiola

Soal Performa David Silva Sejauh Ini, Guardiola: Dia Seperti Binatang Buas!

David Silva

David Silva menjadi salah satu pemain yang berjasa dibalik peforma gemilang Manchester City di musim ini. Sang manajer, Josep Guardiola mengibaratkan Silva seperti binatang buas yang sangat harus dengan kemenangan.

Silva tampil sebagai salah satu pahlawan kemenangan telak Manchester City 4 – 0 City atas Swansea City di Liberty Stadium, Kamis (14 Desember 2017) dinihari WIB. Pemain asal Spanyol itu mencetak dua gol. Dua gol The Citizens lainnya masing-masing tercatat atas nama Kevin de Bruyne dan Sergio Aguero.

Sampai sajauh ini, David Silva tercatat sudah menyumbangkan empat gol dari tiga pertandingan terakhir bersama City di Premier League. Dua gol lainnya dia buat saat mengantarkan The Citizens menang 2 – 1 atas West Ham United dan rival sekota mereka, Manchester United.

Mantan pemain Valencia itu juga sudah mencetak delapan assist di Premier League, terbanyak di tim bersama De Bruyne. Secara keseluruhan, dari 17 pekan yang sudah dijalani, Silva sudah terlibat langsung dalam proses terciptanya 13 gol City.

David Silva mencetak lima gol dan delapan assist dalam periode tersebut. Penampilan gemilangnya itu pun mendapat pujian besar dari manajer City, Josep Guardiola.

“David Silva punya segalanya, khususnya di bagian sisi kompetitifnya yang besar. Semua orang membicarakan kemampuannya, tidak diragukan lagi. Bahkan orang buta juga bisa merasakannya,” kata Josep Guardiola seperti dikutip BBC.

“Anda tidak akan bisa tahu sebenarnya bagaimana hebatnya seorang David Silva. Dia terlihat seperti pemain yang elegan. Namun saya bisa bilang dia seperti binatang buas dalam urusan memburu kemenangan di di atas lapangan.”

“Kami berdua sering membicarakan ini: ‘Kamu harus mencetak gol, Silva. Kamu punya kemampuan untuk mencetak gol. Kamu harus mencetak gol dan itu bisa membawa kita kepada kemenangan. Saya percaya kamu bisa melakukannya ..'” Josep Guardiola menegaskan.

Ibrahimovic: Guardiola Pengecut

Zlatan Ibrahimovic

Penyerang Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, kembali menyerang Josep Guardiola. Ibrahimovic mengatakan jika manajer Manchester City tersebut bukan sosok pria yang dewasa.

Zlatan Ibrahimovic dan Josep Guardiola pernah saling bekerja sama di Barcelona pada musim 2009/2010 dengan berhasil memenangkan beberapa gelar seperti La Liga, Piala Super Eropa, Piala Super Spanyol, serta Piala Dunia Antarklub.

Tapi hubungan kedua orang itu tidak cukup baik. Ibrahimovic kerap ditepikan Guardiola walaupun berhasil mengemas 21 gol di musim tersebut, yang pada akhirnya striker berkebangsaan Swedia itu hengkang ke AC Milan di musim berikutnya.

Ibrahimovic sempat menyebut Guardiola sebagai sosok pelatih pengecut karena selalu menghindar ketika bertemu dirinya di tempat latihan Barca saat itu. Kini, Ibrahimovic dan Guardiola menjadi rival di kota Manchester. Keduanya saling bertemu dalam laga Derby Manchester di Old Trafford yang berbuntut ricuh setelah The Citizens menang 2-1.

Beberapa waktu lalu Zlatan Ibrahimovic kembali menyerang Guardiola dalam sebuah wawancara di Sky Sport Italia. Striker berusia 36 tahun tersebut menyebut manajer plontos tersebut bukanlah sosok pria yang dewasa.

“Saya mencetak banyak gol dalam enam bulan pertama, kami juga memenangkan Piala Super Eropa dan Piala Super Spanyol. Enam bulan pertama begitu sempurna. Tapi setelah itu, kami berganti sistem dan taktik dan itu cukup merugikan saya, jadi klub berkata kepada saya agar berdiskusi dengan Pep,” kata Zlatan Ibrahimovic.

“Saya bilang kepada Pep jika dia sudah mengorbankan saya untuk Lionel Messi, ia berkata telah memahami keinginan saya. Tapi setelah itu, dia masih mencadangkan saya, itu kembali terjadi dalam laga berikutnya dan berikutnya lagi.”

“Saya pikir dia sudah memecahkan masalah dengan sangat baik. Namun, setelah itu dia hanya diam dan bahkan tidak berani memandang saya. Saya berjalan masuk ke ruang ganti dan ia pergi keluar. Saya hendak menemuinya, tapi dia selalu menghindar seperti pengecut.”

Manchester City Tidak Akan ‘Tak Terkalahkan’

Manchester City

Manchester City masih belum menelan satupun kekalahan di Liga Inggris musim ini. Tapi, The Citizens diyakini tidak akan melaju sendirian di Liga Inggris musim ini.

Manchester sudah 15 pertandingan tak terkalahkan di Premier League. Rinciannya, mereka memetik 14 kali kemenangan dan sekali hasil seri. Dengan hasil itu, City memuncaki klasemen dengan raihan 43 angka. Mereka berjarak delapan poin dari Manchester United, yang ada di posisi kedua.

Mantan pemain MU, Paul Ince, menyebut jika The Citizens akan sulit begitu dominan musim ini. Pada Minggu (10 Desember 2017) malam WIB, MU yang akan menjadi lawan Sergio Aguero dan kawan-kawan berikutnya. Pertandingan itu akan diselenggarakan di stadion Old Trafford.

Manchester City baru saja meraih kekalahan pertama musim ini, menatap laga derby melawan MU. Di Liga Champions, mereka secara mengejutkan dikalahkan oleh Shakhtar Donetsk dengan skor akhir 2-1.

“Ini terasa seperti setiap orang yang Anda ajak bicara merasa sangat yakin bahwa laga derby dan bahkan liga, sudah menjadi milik Manchester City,” ungkap Paul Ince seperti yang dilansir dari Daily Star.

“Bisa-bisanya mereka menyebut Manchester United sudah tak bisa mengejar gelar juara lagi. Orang-orang mempunyai memori yang pendek. Musim lalu, saat tim Josep Guardiola melaju 10 pertandingan tak terkalahkan, semua orang bersikap positif bahwa trofi adalah milik mereka kemudian Anda semua bisa lihat apa yang terjadi.”

“Ada pendapat yang menyebutkan bahwa mereka tidak akan terkalahkan, dan saya yakin itu tidak akan. Itu tak mungkin. Hanya dibutuhkan satu atau dua cedera, katakanlah Kevin De Bruyne, Sergio Aguero, dan Gabriel Jeses sesegera mungkin keseluruhan permainan mereka akan berubah,” demikian ungkap Paul Ince.

Pogba Sebut Pemain-pemain City Akan Cedera, Ini Tanggapan Guardiola

Josep Guardiola

Paul Pogba beberapa waktu lalu melontarknya pernyataan yang mengejutkan soal Manchester City. Pogba menyebut jika tim rival sekota Manchester United tersebut akan terpeleset dan para pemainnya cedera. Bagaimana tanggapan Josep Guardiola menanggapi komentar Pogba itu?

Manchester City sejauh ini masih menjadi tim yang melaju paling kencang di Premier League. The Citizens sudah mengumpulkan 43 poin dari 15 kali bertanding, unggul delapan poin dari Manchester United yang menjadi pesaing terdekat.

Melihat laju Manchester City sepanjang musim ini, Pogba pun berharap Sergio Aguero dan kawan-kawannya itu akan terpeleset. Tidak hanya itu, Pogba juga berharap Manchester Blue akan kehilangan beberapa pemain pentingnya karena cedera.

Ketika ditanya mengenai komentar Pogba itu, Guardiola nampak sedikit terkejut. Namun mantan manajer Barcelona dan Bayern Munchen itu menanggapinya dengan menyayangkan absennya Pogba dalam derby Manchester tengah pekan depan.

Pogba sendiri dipastikan akan absen saat Manchester United menjamu Manchester City di Old Trafford pada laga derby Manchester, Minggu (10 Desember 2017) malam WIB, karena menerima kartu merah di pertandingan melawan Arsenal.

“Semoga tidak ada pemain kami yang akan cedera,” Josep Guardiola mengatakan setelah Manchester City mengalahkan West Ham United seperti dilansir Manchester Evening News.

“Saya sebenarnya berharap agar Paul Pogba bisa bermain melawan kami karena saya selalu ingin tim saya menghadapi tim dengan pemain-pemain terbaiknya, untuk melihat seberapa besar kekuatan kami dan apakah kami bisa mengalahkan mereka.”

“Saya yakin itu hanyalah ekspresi spontan saja dan sebenarnya dia tidak ingin pemain-pemain kami cedera,” demikian ungkap Josep Guardiola mengakhiri pembicaraan.

Guardiola: Manchester City Bukanlah Tim Yang Terkalahkan

Josep Guardiola

Manajer Manchester City, Josep Guardiola tidak yakin jika timnya akan melalui musim ini tanpa sekali pun terkalahkan. Guardiola menyebut timnya akan mengalami kekalahan suatu saat nanti.

Manchester City sejauh ini memang belum pernah menelan kekalahan di semua kompetisi musim ini. The Citizens bahkan cuma satu kali imbang dalam 20 pertandingan musim ini, yaitu ketika ditahan Everton 1 – 1 pada bulan Agustus lalu. City selalu menang dalam 19 pertandingan lainnya dan mencatat 18 kemenangan berturut-turut.

Kemenangan terbaru The Citizens diperoleh dari tim promosi Huddersfield Town di John Smith’s Stadium, Huddersfield, Minggu (26 November 2017), dengan skor tipis 2 – 1. Dalam pertandingan tersebut, ‘Manchester Blue’ menunjukkan semangat pantang menyerahnya dalam memburu kemenangan.

Kebobolan beberapa saat sebelum jeda babak pertama karena gol bunuh diri Nicolas Otamendi, The Citizens bangkit di babak kedua. Anak-anak asuh Guardiola mencetak gol balasan melalui penalti Sergio Aguero dan berganti unggul berkat gol Raheem Sterling di menit-menit akhir.

“Huddersfield Town bertahan dengan sangat baik, mereka sangat rapat di kotak penalti. Kami bermain baik di babak pertama. Kami mencetak satu atau dua gol pada menit akhir. Untuk memenangkan gelar, itu sangat penting. Tidak ada pertandingan yang mudah,” ucap Josep Guardiola di situs resmi City.

City masih kokoh di puncak klasemen Premier League dengan perolehan 37 poin dari 13 pertandingan. Mereka unggul delapan poin atas Manchester United yang berada di posisi kedua. Akan tetapi, Guardiola menyebut City mustahil menyamai rekor tak terkalahkan selama semusim yang pernah dibuat Arsenal pada 2003/2004. Manajer asal Spanyol itu justru ingin melihat reaksi timnya setelah kalah.

“Suatu hari pasti kami akan kalah. Ketika itu terjadi, saya ingin tahu bagaimana kami menghadapinya” tutur Josep Guardiola.

Manchester City selanjutnya akan berhadapan dengan Southampton di kandang sendiri pada hari Rabu (30 November 2017) dinihari mendatang.