Tag Archives: Jose Mourinho

Dikartu Merah Saat Lawan Salt Lake, Mourinho Bela Valencia

Antonio Valencia

Gelandang bertahan Manchester United, Antonio Valencia menerima ‘hadiah’ merah dalam kemenangan Manchester United atas Real Salt Lake 2 – 1. Manajer MU, Jose Mourinho tidak setuju dengan hukuman yang diterima oleh anak asuhnya itu.

Memainkan laga pramusim di Stadion Rio Tinto, Selasa (18 Juli 2017), MU bangkit dari ketinggalan satu gol yang dicetak Luis Silva di menit 23. Enam menit berselang, Henrikh Mkhitaryan mencetak gol yang membuat skor menjadi berimbang 1 – 1, kemudian pemain anyar Romelu Lukaku memastikan kemenangan The Red Devils dengan golnya di menit 38.

Valencia, yang menggantikan Timothy Fosu-Mensah saat jeda babak pertama, hanya tampil di atas lapangan selama 20 menit. Pemain tim nasional Ekuador tersebut diusir dari permainan setelah melakukan tekel keras kepada pemain lawan, Sebastian Saucedo dari belakang.

Setelah insiden tersebut, Valencia sempat di lapangan selama dua menit sementara Saucedo menerima perawatan. Wasit Allen Chapman meminta Jose Mourinho mengganti Valencia, namun ditolak sehingga kartu merah pun diacungkan.

“Saya pikir penundaan itu karena wasit meminta saya untuk mengganti Antonio Valencia dengan pemain lain dan saya tidak mau melakukannya karena saya tidak setuju dengan kartunya,” kata Jose Mourinho seperti yang dilansir Mirror.

“Saucedo, saya pikir itu nama pemain Salt Lake, saya lihat dia sangat agresif di babak kedua. Itulah yang terjadi. Beberapa aksi lainnya sedikit membahayakan pemain saya.”

“Juan Mata mengalami bengkak engkel, tapi saya harap tidak ada yang parah. Dia mungkin perlu waktu istirahat selama eberapa hari, mungkin satu minggu.”

“Mereka adalah pemain-pemain muda yang sangat antusias bermain melawan Manchester United, tapi ini hanya pertandingan persahabatan dan mentalitasnya berbeda. Ini adalah pramusim, jadi itu bukan masalah besar. Ini adalah pengalaman yang bagus, atau kami bermain dengan kekurangan satu pemain,” tambah Jose Mourinho.

 

Mourinho Merasa Bukan Siapa-siapa Di MU

Jose Mourinho

Jose Mourinho dikenal sebagai salah satu manajer terbaik di dunia saat ini dan punya riwayat sukses yang besar bersama klub yang pernag dia tangani. Tapi di Manchester United, Mourinho merasa bukan siapa-siapa.

Mourinho baru saja mengantarkan Manchester United jadi juara di Liga Europa. The Red Devils berhasil menaklukkan Ajax Amsterdam dengan skor 2 – 0 di final yang berlangsung di Friends Arena, Stockholm, Kamis (25 Mei 2017) dinihari WIB kemarin.

Itu adalah trofi ketiganya pada musim perdananya ini bersama Manchester United. Sebelumnya, Mourinho sudah berhasil membawa MU meraih trofi di ajang Community Shield (kontra Leicester City) serta Piala Liga Inggris (kontra Southampton).

Memenangkan tiga piala di musim perdana tentu saja bisa dibilang sebagai pencapaian yang cukup baik. Dan untuk Mourinho pribadi, itu cuma menambah kilap di curriculum vitae miliknya, dengan sejauh ini sudah memenangkan 25 trofi sepanjang karier sebagai manajer klub sepakbola.

Namun, manajer berkebangsaan Portugal itu mengaku berada di MU membuatnya senantiasa merasa kecil, walaupun punya sukses besar. Dia merasa masih harus membuktikan diri lebih jauh di hadapan manajer-manajer legendaris klub ini seperti Sir Matt Busby dan Sir Alex Ferguson.

Busby sukses memenangkan lima gelar liga, dua Piala FA, lima Charity Shield yang kini menjadi Community Shield, serta satu trofi Piala Champions yang kini bernama Liga Champions. Sementara Ferguson tentu saja punya warisan lebih besar untuk MU.

Pria berkebangsaan Skotlandia ini memenangkan di antaranya 13 gelar liga, lima Piala FA, empat Piala Liga Inggris, 10 Community Shield, serta dua trofi Liga Champions. Itu belum termasuk trofi-trofi lain seperti Piala Winners, Piala Super Eropa, Piala Interkontinental, ataupun Piala Dunia Antarklub.

“Kadang-kadang saya terdiam beberapa saat dan melihat kembali ke belakang, saya melakukan banyak hal. Saya punya hal-hal yang tidak dipunya oleh orang lain. Saya pernah sukses di Spanyol, Italia, dan di Inggris,” ungkap Mourinho seperti yang dilansir dari Express.

“Tapi entah kenapa di klub ini, saya merasa bahwa saya belum melakukan apa-apa, terutama karena Anda punya dua legenda dalam hal gelar dan trofi-trofi. Saya merasa bukan siapa-siapa dan saya merasa bahwa saya harus selalu membuktikan diri.”

MU Naikkan Gaji Kipernya Untuk Singkirkan Real Madrid

David de Gea Manchester United, David de Gea, Manchester United, Jose Mourinho, David de Gea Manchester United to Real Madrid, David de Gea to Real Madrid

Klub sepakbola raksasa di Liga Inggris yaitu Manchester United, belakangan dikabarkan telah menyiapkan perjanjian baru untuk penjaga gawang andalannya saat ini yaitu David De Gea. Bahkan tidak itu saja, manajemen setan merah itu juga akan menaikkan gaji kipernya tak lama lagi.

Perjanjian baru dengan de Gea memang dimaksudkan untuk tetap mempertahankan sang kiper agar tetap dapat bermain dibawah mistar United untuk beberapa tahun kedepan. Pasalnya ia belakangan menjadi bidikan beberapa klub papan atas terutama yang berasal dari Liga Spanyol yaitu Real Madrid.

Memang belakangan tim yang diasuh Zinedine Zidane sangat membutuhkan palang pintu terakhir pertahannannya karena kipernya saat ini yaitu Keylor Navas, tak tampil apik dan melakukan kesalahan yang seharusnya tak terjadi dimulut gawang. Hal ini terjadi tidak hanya satu dua kali saja.

Penjaga gawang berusia 28 tahun tersebut sebelumnya juga sudah diincar oleh Madrid bahkan sempat hampir berhasil melakukan tranfer permain pada musim sebelumnya namun akhirnya gagal hanya karena masalah administratif saja.

Madrid pun ingin mencobanya sekali lagi dimusim depan untuk mencicipi keahliannya, namun sayangnya kubu setan merah tersebut sepertinya juga masih ingin menggunakannya lebih lama lagi. Ia pun bersama lapis keduanya, Serigo Romero, akan mendapatkan kontrak baru seperti yang diungkap oleh media The Sun.

Dalam pemberitaannya, De Gea akan mendapatkan kenaikan gaji sekitar sepertiga dari gaji  permuinggunya saat ini. Saat ini saja gajinya sebesar 200 ribu poundseterling atau sekitar 3,3 Milayard rupuah perminggunya. Dan hal ini akan membuat dirinya sebagai salah satu pemain dengan bayaran termahal di Old Trafford, menyaingi rekannya Paul Pogba, Zlatan Ibrahimovic, dan Wayne Rooney.

Saat ini de Gea masih memiliki masa kontrak hingga dua musim kedepan hingga musim 2018-2019. Akan tetapi manajemen MU ingin menambahkannya semusim lagi hingga musim 2019-2020. Sementara disisi lain rekan seprofesinya yaitu Romero, hanya tersisa satu musim kedepan. Namun sang pelatih dipercaya masih ingin tetap menggunakan jasanya walaupun hanya sebagai pelapis kedua.

 

Incoming search terms:

  • kipernya manchester united