Tag Archives: Chelsea

Cahill Akan Tanya Terry Jika Suatu Saat Kesulitan Sebagai Kapten Chelsea

Gary Cahill

Gary Cahill akan tampil sebagai kapten baru Chelsea di musim depan. Jika pada prosesnya nanti Cahill mengalami kesulitan, dia mengaku tidak akan ragu untuk curhat ke John Terry.

Cahill sebenarnya sudah sering didaulat menjadi kapten Chelsea di musim lalu, namun statusnya saat itu masih jadi wakil Terry. Namun, Terry memutuskan untuk hengkang dari Chelsea musim depan dan memutuskan pindah ke Aston Villa.

Beberapa waktu lalu, Antonio Conte selaku manajer meresmikan Cahill akan memegang jabatan sebagai kapten klub menggantikan Terry. Posisi yang sebenarnya juga layak didukuki oleh Cahill mengingat dia termasuk pemain paling senior di klub saat ini.

Memegang ban kaptn untuk klub sebesar Chelsea, Cahill pun merasa tersanjung. Walaupun jabatan kapten bukanlah sesuatu yang baru untuk Cahill, namun pemain 31 tahun itu merasa menjadi kapten Chelsea sangatlah berbeda.

“Di manapun saya bermain saya selalu ingin memperoleh peran sebagai kapten dan apa yang pemain sebelumnya lakukan. Ketika saya tumbuh besar, saya selalu melihat apa yang pemain berpengalaman lakukan dan kenapa mereka melakukan itu” ujar Gary Cahill seperti yang dilansir dari situs resmi Chelsea.

“Tidak ada contoh yang lebih baik daripada John Terry dan saya sangat beruntung karena bisa dikapteni olehnya dalam beberapa musim ini.”

“Di setiap klub saya selalu memperoleh saran dari banyak pemain serta kapten, dan saya harap itu membantu saya, tapi tidak ada yang lebih baik daripada John Terry dalam hal membantu saya mencapai level ini, kami bermain bareng di Liga Champions dan berada setim dengan para pemain berkualitas.”

Gary Cahill merupakan pemain Chelsea sejak tahun 2012. Dia mengumpulkan 239 penampilan dan 25 gol. Ada dua gelar Premier League, satu gelar Liga Champions, serta satu gelar Liga Europa selama kariernya di klub itu.

“Jika suatu saat saya merasa kesulitan, saya yakin John Terry adalah orang pertama yang bakal menghubungi saya, walaupun saya ragu dia bakal melakukannya,” tutup Gary Cahill.

Morata Tak Menyesal Pulang Ke Madrid

Alvaro Morata

Alvaro Morata dipulangkan ke Real Madrid hanya untuk dijual kembali. Walaupun demikian, Morata sama sekali tidak menyesal dengan keputusannya untuk kembali ke Real Madrid di awal musim lalu.

Morata yang merupakan jebolan Real Madrid Castilla itu dipromosikan ke tim utama El Real pada 2010. Tapi, Morata tidak banyak mendapat kesempatan bermain dan kemudian dilego ke Juventus di bursa musim panas tahun 2014.

Dua tahun memperkuat Juventus, Morata pun akhirnya pulang ke Santiago Bernabeu. Los Blancos mengaktifkan klausul buyback untuk membawa pulang Morata ke El real di musim panas 2016 lalu.

Namun, selama satu musim, Morata ternyata tidak menjadi pilihan utama. Penyerang tim nasional Spanyol itu lebih sering dimainkan saat Zinedine Zidane melakukan rotasi pada skuatnya. Di La Liga musim lalu, Morata hanya 14 kali jadi starter dari total 26 kali penampilan.

Pada akhirnya, Morata kembali dijual oleh Los Galacticos di bursa transfer musim panas ini. Kali ini, dia, Premier League yang menjadi tujuannya dan akan bergabung dengan Chelsea.

“Anda bertanya apakah saya menyesal kembali ke Real Madrid? Tidak… sama sama sekali tidak menyesal,” ungkap Alvaro Morata ketika ditanya apakah ada penyesalan mengenai keputusannya untuk kembali ke Real Madrid.

“Saya sudah memenangkan empat gelar di sana, di antaranya adalah gelar kedua saya di Liga Champions bersama Real Madrid. Saya pergi dengan bahagia karena kali terakhir saya memakai seragam Madrid adalah ketika di Cibeles.”

Alvaro Morata juga tak menyimpan dendam sedikitpun kepada Zidane walaupun tidak banyak memperoleh kesempatan bermain dari pelatih berkebangsaan Prancis itu. Striker berusia 24 tahun itu juga sudah berpamitan kepada Zidane.

“Saya sudah megucapkan terima kasih kepada Zinedine Zidane untuk segalanya, dan mendoakan yang terbaik bagi Zidane untuk menghadapi tahun ini,” ucap Morata.¬†Kunjungi betdeal untuk mencoba pengetahuan kamu tentang sepak bola dan keberuntungan kamu.

Jadwal Lebih Padat Musim Depan, Ancelotti Sarankan Conte Belanja Pemain

Antonio Conte

Pelatih Bayern Muenchen, Carlo Ancelotti menyebut bahwa tantangan yang akan dihadapi oleh Chelsea bakal lebih berat di musim depan. Untuk itu dia menyarankan Antonio Conte untuk merekrut beberapa pemain baru agar bisa mempertahankan gelar.

Setelah gagal total bersama Jose Mourinho di musim 2015/2016, debut Conte di Premier League langsung mengantarkan Chelsea menjuarai Premier League. The Blues memenangkan persaingan dengan Tottenham Hotspur yang jadi runner up.

Musim depan the Blues akan ditantang untuk mempertahankan gelar dan juga tampil di Liga Champions. Namun, di bursa transfer musim panas ini The Blues justru tidak banyak bergerak, karena baru dua pemain berhasil direkrut yakni Willy Caballero dan bek Antonio Ruediger.

Sementara itu, Conte sudah terlanjur mendepak striker produktif Diego Costa, yang akan segera kembali ke mantan klubnya, Atletico Madrid. Ditambah lagi, klub asal London Barat ini juga baru saja kehilangan sosok kapten sekaligus bek andal John Terry usai kontraknya tidak diperpanjang, dan juga Nathan Ake.

Beda halnya dengan klub-klub rival. Arsenal sudah berhasil merekrut Alexandre Lacazette, Liverpool merekrut Mohamed Salah; Manchester United juga hampir meraih kesepakatan dengan Romelu Lukaku, sedangkan Manchester City justru sudah mendapatkan Bernardo Silva dan Ederson.

Carlo Ancelotti merasa cukup mirip dengan Antonio Conte ketika mampu menghadirkan gelar Premier League di musim pertamanya menangani The Blues di musim 2009/2010 silam. Namun, Ancelotti gagal mempertahankan kesuksesannnya musim berikutnya yang berujung dengan pemecatan.

“Antonio Conte harus melakukan sesuatu, yang mana itu adalah soal pembelian pemain baru, setelah dia sukses memenangkan Premier League menggunakan pemain yang nyaris sama dalam setiap pertandingan,” ujar Ancelotti seperti yang dilansir dari harian Mirror.

“Dengan jadwal padat yang akan dia hadapi di musim depan, Antonio Conte seharusnya merekrut banyak pemain-pemain baru,” tambahnya.

Juventus Dan Chelsea Mulai Berebut Danilo

Danilo

Usaha Juventus memiliki bek kanan Real Madrid, Danilo sepertinya tidak akan mudah. Sang juara Premier League musim lalu, Chelsea menyatakan ikut bersaing untuk mendapatkan pemain bertahan asal Brasil tersebut.

Danilo saat ini menjadi buruan utama Juventus dan diproyeksikan untuk menjadi pengganti Dani Alves. Juventus membutuhkan Danilo karena Alves memutus kontraknya lebih awal dan akan segera bergabung ke Manchester City.

Pemain asal Brasil itu sendiri juga kesulitan mengamankan satu tempat di skuat utama Real Madrid sepanjang musim 2016-2017. Danilo hanya tampil dalam 25 pertandingan di seluruh ajang kompetitif. Situasi tersebut membuat si pemain tidak kerasan dan ingin hengkang dari Santiago Bernabeu.

Real Madrid sendiri juga dikabarkan tidak keberatan melepas Danilo pada bursa transfer musim panas ini. Los Blancos sudah tidak membutuhkan Danilo. Eks pemain FC Porto itu bisa didapatkan jika ada yang mengirim penawaran sebesar 35 juta euro.

Selain untuk menggantikan Alves, Juventus melirik Danilo juga untuk membuat betah bek kiri Alex Sandro. Danilo dan Alex Sandro merupaka sahabat baik sejak keduanya masih bermain di FC Porto. Dengan adanya Danilo, Juventus berharap Alex Sandro akan semakin betah dan bersedia menolak pinangan Chelsea dan Paris Saint-Germain.

Namun, usaha Juventus untuk merekrut Danilo kali ini mendapatkan halangan dari Chelsea. Marca melaporkan Chelsea juga tertarik dengan Danilo setelah kesulitan mendapatkan Alves. Bahkan, The Blues bersedia mengeluarkan dana lebih besar dibandingkan I Bianconeri demi merekrut Danilo.

Danilo dibutuhkan manajer Antonio Conte karena musim lalu Chelsea hanya mengandalkan Victor Moses sektor pertahanan kanan. Victor Moses yang kerap tampil sebagai bek kanan sebenarnya merupakan seorang penyerang sayap. Sementara itu, Cesar Azpilicueta lebih kerap dimainkan sebagai bek tengah.

Oleh sebab itu, Chelsea siap mengucurkan dana besar untuk mendatangkan Danilo. The Blues bersedia membayar Danilo sebesar 30 juta euro (Rp 456 miliar) untuk mengangkutnya ke Stamford Bridge. Penawaran dari The Blues itu berada di atas Juventus yang tidak lebih dari 22 juta euro (Rp 335 miliar)

Diminati Chelsea, Juventus Tolak Penawaran Superior Untuk Alex Sandro

alex sandro - juventus

 

Juventus mengklaim kalau Chelsea telah membuat penawaran dengan harga fantastis untuk merekrut salah satu pemainnya, Alex Sandro. Namun, Bianconeri tetap menolak penawaran itu.

Alex Sandro memang menjadi salah satu incaran Chelsea dalam bursa transfer musim panas tahun ini. Pasalnya, manajer Antonio Conte ingin memproyeksikan bek sayap asal Brasil itu dalam skuat utamanya.

“Chelsea telah membuat sebuah tawaran yang amat superior untuk Alex Sandro,” ucap salah satu petinggi, Juventus, Giuseppe Marotta, seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Kami telah menolak penawaran itu, namun di akhirnya para pemain merupakan penentu dari masa depannya sendiri,” katanya, memberikan sinyal transfer yang masih mungkin terjadi.

Marotta sendiri tidak memberitahukan lebih lanjut terkait seberapa besar tawaran ‘Si Biru’ untuk pemain 26 tahun itu. Namun berdasarkan yang dilaporkan sejumlah media Inggris, klub asal London itu berani mengajukan penawaran sebesar 55 juta pounds ataupun sebesar Rp 934 miliar.

Sebenarnya wajar saja kalau Alex Sandro diminati Chelsea sampai segitunya. Dengan melakoni total 43 pertandingan bersama Juventus di sepanjang musim 2016/2017, dia mampu membukukan 3 gol dan 7 assist yang berkontribusi dalam kesuksesan timnya memuncaki Serie A serta Coppa Italia, sekaligus melangkah hingga ke partai final Liga Champions.

Sandro sebelumnya direkrut oleh Juve di bursa transfer tahun 2015 dari klub lamanya FC Porto dengan biaya transfer sebesar 32 juta pounds (sekitar Rp 390 miliar). Dalam 2 musim di Juve, Sandor sudah meningkat jadi pemain yang kuat dan sukses membuktikan kualitasnya di skuat utama Massimiliano Allegri.

Conte Berhasil Buat Pemain Keluarkan Potensi Terbaiknya

Antonio Conte

Musim pertama Antonio Conte sebagai pelatih Chelsea berjalan dengan sangat sukses. Atas kesuksesannya itu, Conte membawa pulang dua penghargaan yakni gelar LMA Manager of the Year dan Barclays Premier League Manager of Season.

Conte berhasil mengantarkan Chelsea menjadi juara Liga Inggris 2016/2017 usai terseok-seok di musim lalu. Padahal, squad The Blues tidak jauh berbeda dengan tim yang musim lalu finis di peringkat 10 klasemen. Manajer asal Italia itu dinilai bisa mendorong para pemain Chelsea untuk bisa menggali potensi terdalamnya.

Chelsea tidak melakukan belanja besar-besaran dan hanya melakukan beberapa pembelian seperti Michy Batshuayi, David Luiz dan N’Golo Kante di bursa transfer musim panas kemarin. Lalu pemain yang sering dipinjamkan seperti Victor Moses memperoleh kesempatan untuk unjuk kebolehan.

Keputusan Conte itu terbukti tepat hingga mampu mengantarkan tim raksasa London Barat ini menjadi juara dengan sejumlah rekor, salah satunya raihan 93 poin dalam satu musim.

Moses yang merasa kariernya menanjak sejak kedatangan Conte, memberikan komentarnya soal sang Italiano itu, yang disebut sudah sangat dicintai oleh pada pemain Chelsea.

“Kami punya manajer yang hebat dan tidak ragu memberi kesempatan kepada semua pemain. Dia memberi saya kesempatan dan saya tak melihat masa lalu saya. Ini adalah soal kerja keras, saya tak pernah bekerja begitu keras di sepanjang karier saya sebelumnya dan saya hanya ingin terus meningkatkan kemampuan pada posisi saya bermain,” kata Moses seperti yang dilansir dari situs resmi Chelsea.

“Antonio Conte membawa kami untuk naik level, dia mendorong kami untuk bisa sampai ke batas kemampuan kami. Setiap dan semua orang dari kami sangat menghormatinya. Kami sangat mencintai dia sebagai manajer kami.”

“Bahagia rasanya bisa dilatih oleh pelatih yang keyakinan pada semua pemain. Dia memberi kami kepercayaan diri tinggi dan kami semua menikmati sepakbola kami,” imbuhnya.

Antonio Conte dan Chelsea masih punya kesempatan untuk menambah gelar lagi di musim ini. Mereka akan menjalani laga final Piala FA melawan Arsenal. Laga itu akan diselenggarakan di stadion Wembley, Sabtu (27 Mei 2017) malam WIB.

Kante Jadi Pemain Terbaik Premier League Versi PFA

NGolo-Kante

Gelandang Chelsea, N’Golo Kante lagi-lagi memperoleh predikat sebagai pesepakbola terbaik di Premier League. Kali ini yang memilih Kante untuk ada di posisi teratas adalah otoritas Premier League.

N’Golo Kante menunjukkan penampilan yang luar biasa di musim perdananya bersama The Blues setelah dibeli dari Leicester City di bursa transfer musim panas lalu. Dia jadi salah satu faktor keberhasilan tim raksasa London Barat ini dalam memenangkan Premier League setelah hancur-hancuran musim lalu.

Bersama Nemanja Matic, Kante menjadi motor di sektor tengah The Blues seperti yang dia lakukan ketika mengantarkan The Foxes menjadi juara Premier League musim lalu.

Tidak mengherankan jika kemudian Kante mendapatkan nilai yang begitu tinggi dari Asosiasi Pemain Liga Inggris (PFA) dan Asosiasi Jurnalis Inggris (FWA) yang menobatkannya sebagai pemain terbaik Premier League musim ini.

Tidak cukup dengan dua gelar tersebut, Kante juga menyabet gelar Pemain Terbaik versi Premier League. Gelandang tim nasional Prancis ini mendapat suara terbanyak dari pengamat sepakbola, kapten-kapten tim Premier League, serta masyarakat umum. Kante berhasil mengungguli nama-nama top seperti Eden Hazard, Cesar Azpilicueta, Harry Kane, Dele Alli, Jan Vertonghen, Romelu Lukaku, dan Alexis Sanchez.

“Ini adalah sebuah penghormatan yang sangat tinggi karena bisa mendapatkan gelar sebagai pemain terbaik oleh nama-nama top di sepakbola dan saya ingin mengucapkan kasih sebesar-besarnya kepada mereka yang sudah memilih saya,” ujar N’Golo Kante dalam situs resmi Premier League.

“Selama ini saya terus bekerja keras saat latihan dan pertandingan, saya coba memberikan yang terbaik dan saya bermain bersama dengan banyak pemain top. Dan itulah alasan mengapa kami bisa dua kali memenangkan liga,” sambung Kante.

N’Golo Kante musim ini mendapatkan kesempatan bermain reguler dan tampil dalam 39 pertandingan di seluruh kompetisi dengan torehan dua gol. Kante juga jadi pemain kedua setelah Mark Schwarzer (Chelsea dan Leicester) yang meraih gelar Premier League berturut-turut bersama dua klub berbeda.

Resm Juara EPL, Conte Ingin Tetap Menangkan Dua Laga Terakhir Musim Ini

Antonio Conte win West Brom vs chelsea, Antonio Conte, West Brom vs chelsea, West Brom, chelsea, Premier League Winner, Juara Liga Inggris, Premier League Winner 2016-17

Pelatih Chlesea saat ini yaitu Antonio Conte,saat ini resmi membawa timnya memenangkan gelar juara Premier League, padahal mereka masih memiliki dua pertandingan yang tersisa. Ia pun masih tetap ingin memenangkan kedua laga tersebut sehingga timnya akan dapat menutup musim kompetisi 2016-2017 dengan cara yang sangat luar biasa.

Conte memang baru musim ini menginjak kakinya ke Liga Premier Inggris. Sebelumnya pelatih berusia 47 tahun tersebut lebih sering melatih untuk tim di liga Italia bahkan menjadi pelatih timnas Italia pun pernah ia jalani. Namun yang sungguh diluar dugaan Ia mampu membawa timnya menjuarai Liga sepak bola tertinggi di Inggris dimusim perdananya.

Chelsea mampu meraih gelar juara Liga Premier setelah menaklukan West Bromwich Albion pada pagi dini hari tadi pukul 02.00 WIB. Dengan skor tipis 1-0, pertandingan yang diselenggarakan di markas West Brom yaitu The Hawthorns Stadium,  memastikan mereka akan langsung meraih gelar juara walaupun masih tersisa dua pertandingan lagi.  Dan ini membuat mereka dipastikan akan bermain di Liga Champions musim depan.

Hingga saat ini mereka telah mengumpulkan 87 poin dan tak mungkin disusul oleh tim lainnya termasuk Tottenham Hotspurs yang berada tepat dibawahnya. Mereka telah berhasil memainkan 36 pertandingan, dengan 28 kemenangan, lima kali kalah dan tiga kali imbang. Dan dengan demikian, Chelsea telah mengumpulkan 87 poin dan tidak mungkin mampu dikejar oleh tim lainnya.

Pelatih asal Italia itu mengungkapkan perasaannya kepada BBC Sport, “Bagi saya, meraih gelar juara di musim perdana saya di Inggris, membuat saya sangat bangga dengan prestasi tersebut. Para pemain menunjukkan profesionalisme, komitmen, kerja keras dan kemauan yang hebat untuk mencoba memenangkan liga ini. Namun Kami memiliki dua pertandingan untuk merayakannya, maka kami akan berusaha membuat musim ini dari yang hebat menjadi fantastis.”

Namun pekerjaan Conte tidak hanya saat ini saja, mereka masih dapat menambah satu piala lagi saat mereka bertemu dengan Arsenal dalam ajang komeptisi FA Cup yang sudah memasuki babak final pada tanggal 26 Mei mendatang di Wembley Stadium.

 

Pemain bertahan senior Chelsea Bungung Pilih Klub Jika Hengkang Musim Ini

John Terry Chelsea, John Terry, Chelsea, John Terry Chelsea to CSL, John Terry Chelsea to MLS, John Terry Chelsea to West Ham

Pemain bertahan senior Chelsea yaitu John Terry, sepertinya sedang bingung mempertimbangkan masa depannya seandainya Ia tak melanjutkan karirnya di Stamford Bridge pasalnya Ia kini sedang mempertimbangkan penawaran yang cukup besar yang menghinggapi dirinya belum lama ini. Seperti yang diberitakan media The Mirror, penawaran tersebut berasal dari negeri tirai bambu dan dari negeri paman Sam jika ia mau angkat kaki dari Chelsea.

Memang beberapa waktu yang lalu, sang pemain yang sudah berusia 36 tahun tersebut sempat ditawarkan oleh manajemen Chelsea untuk tetap bertahan, hanya saja bukan sebagai pemain. Namun sang kapten kesebelasan tersebut masih ingin bermain dan memilih menolaknya. Ia pun siap untuk dapat melanjutkan tantangan barunya setelah hampir setia bersama Chelsea selama lebih dari dua dekade.

Salah satu klub yang bermain di Chinese Super League dan Major League Soccer, melihat peluang ini dan ingin memboyongnya pada bursa transfer mendatang. Bahkan dikabarkan pemain asal Inggris tersebut juga akan menerima gaji sebesar 20 juta poundsterling per musim seandanya san pemain mau pindah menuju negeri Tirai Bambu.

Sang pemain bernomor punggung 26 itu pada dasarnya ingin mengakhiri karirnya di Chelsea dengan membantu timnya meraih gelar Juara Premier League pada musim ini. Akan tetapi sepertinya mereka harus berusaha lebih keras lagi. Pasalnya pada pertandingan terakhir mereka di Liga domestik itu, mereka tak mampu membawa pulang poin satu pun saat menghadapi Manchester United dengan kebobolan dua kali tanpa balas.

Dan kini mereka hanya memiliki selisih empat poin dengan peringkat dibawahnya yang diisi oleh Tottenham Hotspurs. Padahal mereka tniggal memiliki enam pertandingan tersisa menghadapi Southampton, Everton, Middlesbrough, West Brom, Watford dan terakhir Sunderland. Sementara disisi lain Tottenham masih harus menaklukan Crystal Palace, West Ham, Manchester United, Leicester City dan Hull City.

John Terry dulu sempat memulai perjuangannya di akademi West Ham United. Dan dikabarkan jika Ia ingin meneruskan karirnya di Liga Premier di musim depan, dikabarkan mereka juga siap menampung sang pemain dan memberikan jadwal lebih rutin dibandingkan dengan jadwal saat ini di Chelsea.

Conte Pasrah Dengan Kekalahan Timnya Menghadapi Crystal Palace

Christian Benteke Crystal Palace, Christian Benteke Crystal Palace, Christian Benteke Crystal Palace, Christian Benteke, Crystal Palace, Christian Benteke Crystal Palace, Chelsea Crystal, Chelsea Crystal Palace 2017, Premier League

Sepertinya pelatih Chelsea saat ini yaitu Antonio Conte merasa pasrah dengan apa yang dialami oleh timnya dalam pertandingan yang berlangsung pada tanggal 1 April kemarin pukul 21.00 WIB. Pasalnya mereka kembali lagi merasakan pahitnya kekalahan saat menghadapi Crystal Palace dalam ajang kompetisi Liga Inggris yang sudah memasuki putaran ke 30.

Dalam pertandingan yang diselenggarakan di Stamford Bridge tersebut Chelsea harus menelan kekalahan di hadapan pendukungnya. Padahal mereka mampu menjebol lebih dulu pertahanan yang dibuat oleh pasukan Palace bahkan dimenit kelima setelah babak pertama dimulai. Saat itu umpan Eden Hazard mampu dieksekusi dengan baik oleh Cesc Fabregas.

Sayangnya empat menit kemudian sang tamu membalas serangan dari Chelsea bahkan tak tanggung tanggung mereka menjebol gawang yang dijaga oleh Thibaut Courtuis dua gol dalam waktu dua menit. Dimenit ke 9 Christian Benteke mampu memberikan umpan yang diselesaikan baik oleh Wilfried Zaha dan dua menit kemudian, Zaha membalas kebaikan Beteke dengan memberikan umpan matang kepadanya. Skor menjadi 2-1 hingga babak pertama usai.

Setelah babak kedua dimainkan , Conte pun sempat merotasi pemainnya. Bahkan Michy Batshuayi yang jarang merumput, diturunkan untuk menunjukan keahliannya. Sayang hingga akhir babak kedua pun mereka juga tak mampu membuahkan angka lagi bahkan untuk mendapatkan sebuah poin.

Sang pelatih pun mengomentari pertandingan tersebut. Ia mengatakan, “Inilah sepakbola. Kami harus menerima kenyataan ini. Kami telah membuat angka setelah lima menit petama dan sayangnya kami kebobolan dua gol hanya dalam waktu beberapa menit saja. Saat anda kebobolan gol dengan cara tersebut, anda harus memahami situasi dan membaik dari kesalahan semacam itu,”.

Ia pun menambahkan, “Dalam setiap pertandingan terutama di Inggris, segalanya dapat terjadi. Liga ini begitu kuat. Kami menghadapi sebuah tim hari ini yang dihuni para pemain kuat. Saya kira mereka telah menunjukkan bahwa mereka tim yang bagus,”.

Namun sang pelatih akan mencoba untuk membawa pasukannya melupakan hal yang telah terjadi dan memperiapkan diri untuk menghadapi laga berikutnya yang tak kalah berat yaitu menghadapi tim yang diasuh oleh Josep Guardiola.

Ia mengatakan, “Sekarang kami harus berpikir tentang pertandingan selanjutnya. Jika kami menang hari ini kami akan senang, tapi sekarang ini penting untuk fokus pada Manchester City,”.

Chelsea akan menghadapi Manchester City pada tanggal 6 April mendatang dan bertempat di kandang mereka sendirid Stamford Bridge Stadium.

Incoming search terms:

  • Christian Benteke