Tag Archives: Barca

Messi Sudah Cetak 100 Gol di Kompetisi Eropa

Lionel Messi

Satu gol ke gawang Olympiakos CFP bermakna spesial untuk penyerang Barcelona, Lionel Messi. Itu merupakan golnya yang ke-100 di kompetisi antarklub Eropa.

Messi menyumbangkan satu gol ketika Barcelona mengalahkan Olympiakos 3 – 1 dalam matchday ketiga Liga Champions di Camp Nou, Kamis (19 Oktober 2017) dinihari WIB. Gol tersebut dia buat melalui sebuah tendangan bebas di babak kedua.

Tambahan satu gol itu menggenapkan jumlah gol Messi di kompetisi Eropa menjadi 100 gol. Rinciannya adalah 97 gol dalam 118 pertandingan Liga Champions sementara tiga gol tambahan dalam empat pertandingan Piala Super Eropa. Semua gol itu dia ciptakan bersama Barca.

Messi mencetak gol pertamanya di kompetisi Eropa pada 2 November 2005 saat Barca mengalahkan Panathinaikos 5 – 0 di Camp Nou. Manajer Los Cules, Ernesto Valverde, mengharapkan lebih banyak gol yang akan dibuat oleh Messi. Valverde mengharapkan pemainnya itu mencapai 200 gol di kompetisi Eropa pada musim ini.

“Saya berharap Lionel Messi bisa mencetak 200 gol pada musim ini. Angka-angka ini mendukung apa yang kami lihat dalam sesi latihan bersama dia setiap harinya” kata Ernesto Valverde sambil bercanda.

Kemenangan atas Olympiakos CFP sendiri memantapkan posisi Barca di puncak klasemen sementara Grup D Liga Champions dengan koleksi sembilan poin. Mereka ada di atas Juventus (6 poin), Sporting CP (3 poin), dan Olympiakos CFP (0).

Messi mengawali tampil oke di awal musim ini bersama Barcelona. Di ajang La Liga, Messi sudah mengemas 11 gol dalam delapan kali penampilan. Angka itu sangat jauh dibandingkan rival beratnya, Cristiano Ronaldo. Bintang Real Madrid itu baru mencetak satu gol dari empat kali penampilannya.

Sementara di Liga Champions, Cristiano Ronaldo masih unggul jauh dari Messi. Ronaldo sudah mencetak gol ke-111 di kasta tertinggi kompetisi Eropa tersebut, atau 14 gol lebih banyak dari Messi. Gol ke-111 itu dicetak Ronaldo ke gawang Tottenham Hotspur lewat tendangan penalti. Laga tersebut berakhir 1-1 untuk kedua tim.

 

Presiden Barca Bantah Rumor Soal Messi

Lionel Messi

Penyerang andalan Barcelona, Lionel Messi dikabarkan sedang merasa frustrasi karena situasi Barcelona yang sedang kurang ideal. Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu membantah penilaian tersebut dan justru berkata sebaliknya.

Penyerang asal Argentina itu tengah santer dikabarkan tengah mempertimbangkan masa depannya di Barca. Terlebih Messi belum tanda tangan di kontrak barunya, yang sedianya habis pada musim panas tahun depan. Padahal kabarnya Messi sudah setuju dengan gaji yang ditawarkan manajemen klub.

Rumor yang berkembang menyebut Messi merasa sangat kesal dengan pihak manajemen Barcelona setelah menjual Neymar ke Paris Saint-Germain di awal bulan Agustus lalu. Pasalnya, El Barca kesulitan mendatangkan para pemain bidikannya. Perekrutan Ousmane Dembele dari Borussia Dortmund sendiri terkesan terlalu terburu-buru dan diyakini tidak bisa menutup lubang yang ditinggalkan Neymar.

Kondisi ini berpotensi membuat Barca tertinggal jauh dari rival abadinya, Real Madrid, yang sedang di puncak performa. Sudah cukup Barca dipermalukan pada musim lalu setelah kalah dalam persaingan gelar liga dan Liga Champions.

“Saya tidak melihat Lionel Messi merasa frustasi. Saya justru melihat dia sedang Fokus, betul. Saya bertemu dengan dia di event UEFA. Dia terlihat senang dan bahagia,” jawab Josep Maria Bartomeu kepada Diario Sport.

“Kami berbicara seperti biasa. Para pemain semuanya senang. Kami adalah sebuah tim yang bagus dan kami wajib memenangkan setiap trofi, seperti yang biasa kami lakukan sebelumnya.”

Bartomeu turut membicarakan soal tidak jelasnya kontrak Messi yang membuat suporter Barca khawatir. Namun, pria asal Spanyol ini yakin jika Messi akan teken di bulan ini juga. “Lionel Messi akan tanda tangan di kontrak dalam bulan ini. Fans tidak perlu was-was”

“Semuanya sudah disetujui dan tidak lama lagi akan segera ditandatangani. Yang kurang tinggal kedatangan Leo dan foto resmi serta penandatanganan. Tidak ada masalah. Cuma tandatangan saja. Kami santai,” kata Josep Maria Bartomeu.

Dybala Belum Bisa Dijual Seharga Neymar

Paulo Dybala

Neymar berpotensi menciptakan rekor transfer baru jika benar-benar pindah ke Paris Saint-Germain di bursa musim panas itu. Paulo Dybala dianggap belum layak disejajarkan dengan penyerang andalan Barcelona itu. Menurutnya, Dybala masih kalah kelas dari Neymar.

Neymar disebut-sebut telah setuju untuk pindah ke PSG di musim depan. Sementara Les Parisiens dikabarkan siap mengaktifkan klausul rilis bintang sepakbola Brasil itu yang ada di angka 222 juta euro. Transfer ini pun dipastikan akan memecahkan rekor dunia.

Spekulasi masa depan Neymar ini pun menyeret-nyeret nama Dybala. Menurut gosip yang berkembang di media, andai Neymar hengkang dari Camp Nou, maka Barca akan membidik striker Juventus itu untuk menjadi penggantinya.

Pemain senior Il Bianconeri, Giorgio Chiellini, memperingatkan klubnya untuk tidak mengharapkan Dybala bisa dijual dengan harga tinggi seperti Neymar. Menurut Chiellini, level dari kedua pemain ini masih berbeda jauh.

“Paulo Dybala belum bisa dijual seharga seperti Neymar sekarang, tanpa mengurangi rasa hormat yang kami miliki untuk Paulo,” ungkap Giorgio Chiellini kepada Premium Sport seperti yang dilansir dari harian ESPN.

“Aku sudah pernah mengatakan ini pada musim lalu, bahwa Neymar sudah sampai di level dua pemain terbaik dunia saat ini, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dan mereka dirancang untuk Ballon d’Or,” lanjut Giorgio Chiellini

“Berapa harga Neymar? Angkanya sangat besar namun itu hanya bisa dimiliki oleh para pemain yang bisa mengubah jalannya permainan dan musim hampir sendirian. Untuk itu, sudah benar bagi sebuah tim untuk menghabiskan uang sebesar itu kalau mereka punya kesempatannya,” kata bek Juventus ini.

Pada musim lalu, Paulo Dybala tampil sangat mengesankan bersama Juventus di Serie A. Dia merupakan kreator serangan klub yang berjuluk La vecchia Signora tersebut. Dybala mampu menciptakan 58 peluang, tujuh di antaranya dimanfaatkan menjadi gol. Penyerang tim nasional Argentina itu juga mencetak 11 gol dari 31 pertandingan Serie A.

Barca Akan Sulit Dikalahkan Selama Masih Ada Messi

Lionel Messi

Siapa tak kenal Lionel Messi? Dia adalah salah satu pemain paling berpengaruh di Barcelona. Mantan pelatih Barca, Josep Guardiola menilai, Barca akan sangat sulit dikalahkan selama Messi masih ada di sana.

Sejak menjalani debut pada tahun 2004 silam, bintang tim nasional Argentina itu telah menyumbang lebih dari 500 gol untuk Barcelona. Messi juga salah satu aktor keberhasilan Blaugrana dalam meraih delapan titel La liga, lima Copa del Rey, serta empat gelar Liga Champions. Belum termasuk berbagai piala yang lain.

Barca sendiri baru saja ditinggalkan oleh Luis Enrique, pelatih yang pernah mengantarkan mereka meraih treble keduanya pada 2015. Mulai musim depan, Los Cules akan masuk di era baru di bawah kepemimpinan Ernesto Valverde.

Pergantian kursi pelatih diyakini Guardiola tidak akan banyak berpengaruh dengan permainan Barca di atas lapangan. Selama Lionel Messi masih ada di klub itu, Blaugrana akan terus bersaing dalam perebutan gelar juara di seluruh kompetisi.

“Bersama Luis Enrique, saat penampilan mereka sedang bagus, mereka akan sangat sulit untuk dikalahkan. Mereka selalu memainkan sepakbola dengan sangat indah,” ungkap Josep Guardiola dalam sesi wawancara bersama L’Esportiu.

“Selama Leo masih menjadi pemain Barca, permainan mereka akan tetap seperti dan mereka juga akan sulit dikalahkan. Menurut saya Leo adalah pemain terbaik yang pernah saya lihat,” lanjut dia.

“Hal yang jadi keunggulannya bukanlah soal apa yang dia lakukan, namun bagaimana dia membuat segala hal terlihat sederhana. Leo tidak hanya sekadar pemain terbaik karena dia bisa membawa bola melewat tiga atau empat pemain, tapi karena dia bisa melakukannya lebih baik daripada pemain lain,” puji Guardiola.

“Dia berhasil melakukan segala sesuatunya dengan sangat baik. Apa yang dia lakukan di atas lapangan terlihat sederhana namun bagus. Dia tidak pernah melakukan satu pun kesalahan,” tutup Guardiola.

Deulofeu Siap Hadapi Tantangan Di Barca

gerard deulofeu

Gerard Deulofeu telah resmi dipulangkan Barcelona pada bursa transfer musim panas ini. Penyerang berusia 23 tahun tersebut bertekad untuk bisa mendapatkan waktu bermain reguler bersama tim utama Blaugrana.

Barcelona memulangkan Deulofeu usai mengaktifkan klausul buy-back dalam kontraknya bersama di Everton. Penampilan impresifnya ketika menjalani masa peminjaman di AC Milan selama separuh musim kemarin diyakini sudah bikin Barcelona cukup yakin untuk memulangkannya ke Camp Nou.

Selama berseragam Il Diavolo Rosso sejak Januari lalu hingga akhir musim, Gerard Deulofeu tampil dalam 17 pertandingan di Serie A dengan mencetak empat gol dan tiga assist. Pada awalnya, ada kabar yang menyebut jika Deulofeu akan dipermanenkan oleh AC Milan.

“Barcelona telah mengaktifkan klausul pembelian kembali Gerard Deulofeu. Dalam beberapa hari ke depan, syarat-syarat akan disepakati oleh semua pihak. Kontrak Gerard Deulofeu akan berlaku sampai 30 Juni 2019,” tulis Barcelona dalam situs resminya.

Deulofeu mengatakan jika Barca akan memberikan dia kesempatan setidaknya selama satu semusim. Pemain berusia 23 tahun itu merasa sangat bersemangat dengan tantangan yang akan dihadapinya, mengingat Los Cules kini memiliki trio penyerang yang tak tergantikan dalam diri Lionel Messi, Neymar, dan Luis Suarez.

“Saya sangat bahagia karena bisa kembali ke Barcelona. Barcelona akan menjadi rumah saya dan senang rasanya bisa kembali ke sini lebih cepat dari yang saya perkirakan sebelumnya,” kata Deulofeu dikutip Soccerway.

“Sudah ditetapkan, musim depan saya akan kembali bermain bersama Barcelona. Saya sangat ambisius dan ingin bermain dengan yang terbaik.”

“Saya sangat bahagia sebab akhirnya bisa memperoleh kesempatan ini, yang sebelumnya tidak pernah saya dapatkan. Saya sangat bersemangat untuk bermain dengan tim utama Barcelona,” tutup Gerard Deulofeu.

Gerard Deulofeu sendiri merupakan alumni dari akademi sepakbola Barca, La Masia. Dia menjalani debut bersama tim senior Barcelona pada Agustus 2011. Tapi selama dua musim, dia hanya memperoleh kesempatan bermain sebanyak enam kali.

Barcelona Sudah Siapkan Acara Perpisahan Untuk Luis Enrique

barcelona

 

Pelatih Barcelona, Luis Enrique, takkan melatih di Camp Nou lagi usai La Liga musim ini berakhir. Alhasil, Blaugrana pun telah membuat salam perpisahan buat manajernya itu.

Barcelona akan berhadapan dengan Eibar di laga terakhirnya dalam La Liga musim ini, tepatnya perduelan ini akan berlangsung di Camp Nour, Minggu (21/5/2017) nanti. Selain itu, partai ini pun menjadi acara perpishan Enrique bersama Barca mengingat keputusan sang manajer untuk hengkang di akhir musim ini.

Berdasarkan yang dilansir dari situs resmi Barcelona, pihak klub akan memberikan apresiasi untuk Enrique dengan menyiapkan sebuah spanduk besar di salah satu sisi tribun penoton dalam pertandingan pamungkasnya nanti.

Situs klub sebelumnya pun telah membuat video penghormatan yang didedikasikan untuk Enrique, video tersebut berisi keberhasilannya selama membesut Blaugrana. Dengan diberikan tagline ‘Forever, One of Ours’ (Selamanya, Salah Satu dari Kami), video yang panjang durasinya selama 49 detik itu mendeskribsikan sosok Enrique selaku peracik taktik berkarakterisik, penuh antuasias, memiliki jiwa kepemimpinan, serta dipenuhi ambisi besar.

Sejatinya Enrique baru membesut Barca sedari musim panas 2014 silam. Manajer yang menginjak 47 tahun itu telah menyumbangkan 2 title juara La Liga, 2 titel Copa del Rey, 1 Supercopa Spanyol, 1 Liga Champions, Piala Super Eropa, serta Piala Dunia Antarklub.

Di perjalanannya melatih Barcelona, Enrique telah membukukan total 136 kemenangan, 22 seri, serta 21 kekalahan, detailnya ia memiliki presentrasi kemenangan total 76%. Dalam periode itu, treble juara merupakan kesuksesan terbesarnya bersama Blaugrana yang dibukukan di musim perdananya.

Kini Enrique, yang pernah berkiprah dengan Barca sebagai pesepakbola, berpotensi meraih titel juara terakhir dalam La Liga di akhir minggu ini, apabila ia dapat memenangi rivalitas dengan pesaing abadinya Real Madrid. Barca dapat menjuarai liga kalau berhasil menang kontra Eibar dan berharap Madrid takluk dari Malaga.

Usai itu, Enrique bakal mengantarkan Barca menjalani laga kontra Alaves di Vicente Calderon tepatnya di putaran final Copa del Rey di 28 Mei nanti, sebelum nantinya betul-betul melepaskan jabatannya sebagai manajer klub Catalan itu.