Tag Archives: AC Milan

Kalah Lagi, AC Milan Tak Akan Pecat Montella

Montella

Jabatan manajer AC Milan di tangan Vincenzo Montella masih aman. Menyusul kekalahan yang mereka alami dari rival sekotanya, Inter Milan, dengan skor 2 – 3, pada hari Senin (16 Oktober 2017) dinihari WIB.

Bermain di Giuseppe Meazza, AC Milan dua kali tertinggal sebelum akhirnya benar-benar kalah. Hattrick Inter Milan dicetak oleh Mauro Icardi, sedangkan gol-gol balasan Il Rossoneri terjadi berkat Suso dan gol bunuh diri Samir Handanovic di babak kedua.

Untuk AC Milan, kekalahan ini merupakan kekalahan keempat yang mereka dapatkan dalam delapan pertandingan Serie A pertama. Sebelumnya, Il Diavolo Rosso tumbang 1-4 di kandang Lazio, 0-2 dari Sampdoria, lalu dipermalukan oleh AS Roma 0-2.

Mengingat belanja besar-besaran yang sudah dilakukan oleh AC Milan di bursa musim panas kemarin, Montella diyakini tengah berada dalam tekanan besar. Akan tetapi, CEO Milan Marco Fassone memastikan bahwa Montella mendapatkan waktu untuk membangun tim.

“Kami tidak akan menyerah bersama Vincenzo Montella. Ketika kami membangun (klub) kami perlu memberi waktu dan perlengkapan. Sekarang kami melihat tanda-tanda pertama yang positif. Vincenzo Montella akan sepenuhnya memiliki waktu untuk terus bekerja.” kata Marco Fassone kepada Milan TV.

Hasil ini membuat AC Milan terperosok ke peringkat 10 klasemen sementara Serie A dengan hanya meraih 12 poin dari delapangan pertandingan. Gianluigi Donnarumma terpaut 12 angka dari Napoli di puncak dan tujuh angka dari Juventus di empat besar.

“Pertandingan-pertandingan derby selalu menjadi hal yang luar biasa. Kali ini pertandingan berakhir dengan buruk untuk kami dan Inter Milan merayakan kemenangan mereka bersama fans. Lain kali, saya yakin laga derby akan menyenangkan untuk fans kami,” Marco Fassone melanjutkan.

“Posisi 10 bukanlah posisi yang pas untuk klub sebesar AC Milan dan kami harus bekerja keras, namun kami sudah menerima banyak indikasi bagus,” tutup Marco Fassone.

Pirlo: Beri Waktu Sedikit Lagi Untuk Montella dan Bonucci

Leonardo Bonucci

Andrea Pirlo memberikan pembelaaan lepada Vincenzo Montella dan Leonardo Bonucci yang belum memberi dampak signifikan untuk AC Milan. Pirlo meminta agar para suporter lebih bersabar.

Montella menghadapi ekspektasi besar di musim ini menyusul belanja besar-besaran AC Milan di bursa transfer musim panas kemarin. Il Diavolo Rosso merombak skuatnya dengan merkrut beberapa nama top seperti Andre Silva, Hakan Calhanoglu, Franck Kessie, Nikola Kalinic, sampai Bonucci.

Tapi Montella tengah berada dalam tekanan besar. Il Rossonerri sejauh ini buruk dengan sudah menelan tiga kekalahan dalam tujuh pertandingan di Serie A sejauh ini dan tercecer di peringkat ketujuh di papan klasemen sementara.

Hal yang sama juga dialami oleh Leonardo Bonucci yang awalnya didatangkan untuk membuat tembok pertahanan AC Milan semakin kokoh juga belum bisa menunjukkan penampilan terbaik. Performanya di beberapa laga mendapat kritikan.

Tapi Pirlo meminta kepada pendukung ke AC Milan untuk bisa lebih bersabar lagi. Mantan gelandang AC Milan dan Juventus itu menilai bahwa Il Rossonerri masih perlu waktu untuk bisa sampai ke puncak seperti dulu lagi.

“Apakah Vincenzo Montella akan dipecat? Saya harap itu tidak akan terjadi,” ungkap Andrea Pirlo kepada Gazzetta dello Sport seperti yang dilansir dari harian Soccerway.

“Dia punya tim yang baru dengan pemain-pemain baru yang dibeli di bursa musim panas kemarin. Butuh waktu dan kepercayaan diri walaupun hasilnya tidak akan langsung terlihat.”

“Untuk soal Leonardo Bonucci. Wajar saja jika dia tidak bisa membuat AC Milan seperti Juventus saat ini. Para suporter tidak bisa mengharapkan hal ini dan hal itu begitu cepat,” jelas Andrea Pirlo soal Bonucci.

“Leonardo Bonucci adalah pemain bertahan terbaik di Italia dan dia adalah salah satu yang terkuat di Eropa,” tutup Andrea Pirlo.

Prediksi Austria Vienna vs AC Milan 15 September 2017

Prediksi Austria Vienna vs AC Milan

Raksasa Serie A, AC Milan akan mengawali langkah kembalinya mereka ke kompetisi Eropa pada pekan ini. Mereka dijadwalkan akan berkunjung ke Ernst-Happel Stadium, markas Austria Vienna pada hari Jumat (15 September 2017) dini hari mendatang.

Seperti yang sudah diketahui, AC Milan kembali berlaga di Eropa usai absen selama empat tahun terakhir. Mereka menang atas CSU Craiova dan Shkendija di babak kualifikasi sehingga berhasil masuk di Grup D fase grup Liga Europa. Untuk itu mereka akan bertekad untuk meneruskan laju positif mereka di babak kualifikasi ke pertandingan fase grup nanti.

Lawan yang akan mereka hadapi di pertandingan pertama Grup D ini adalah Austria Vienna. Sama seperti AC Milan, Vienna berhasil menembus fase grup setelah menang di babak playoff, di mana mereka mengalahkan tim asal Siprus, AEL Limassol dan tim asal Kroasia, Osijek. Dengan modal positif ini mereka akan menatap laga kontra AC Milan dengan optimis.

Manajer Thorsten Fink diprediksi akan memainkan formasi 4-1-4-1 di mana Kevin Friesenbichler akan dipasang sebagai ujung tombak dalam laga ini. Di sektor tengah Jin-Hyun Lee, Dominik Prokop dan Raphael Holzhauser ditugaskan untuk menjadi pengatur serangan. Untuk posisi penjaga gawang, Fink akan kembali mempercayakan kiper muda Osman Hadzikic di bawah mistar gawang.

Dalam lawatannya ke Austria, pelatih Vincenzo Montella sepertinya akan memakai formasi andalannya, 4-3-3, di mana Andre Silva akan diplot penyerang bersama Fabio Borini dan juga Suso. Di lini pertahanan Christian Zapata akan kembali diduetkan dengan Leonardo Bonucci untuk mengawal Gianluigi Donnarumma yang mengawal mistar gawang.

Prediksi Susunan Pemain
Austria Vienna : Hadzikic; Martschinko, Westermann, Mohammed, Klein; Holzhauser; Pires, Lee, Prokop, Tajouri-Shradi; Friesenbichler
AC Milan : Donnarumma; Antonelli, Zapata, Bonucci, Calabria; Calhanoglu, Montolivo, Kessie; Borini, Silva, Suso

Head to Head
Ini adalah pertemuan pertama kedua tim sepanjang sejarah

Lima Pertandingan Terakhir Austria Vienna
21/08/17 Mattersburg 1 – 3 Austria Vienna (AB)
25/08/17 Austria Vienne 0 – 1 Osijek (UEL)
28/08/17 Admira 1 – 3 Austria Vienna (AB)
01/09/17 Austria Vienna 16 – 0 Ankerbrot (Uji Coba)
09/09/17 Austria Vienna 2 – 2 Wolfsberger (AB)

Lima Pertandingan Terakhir AC Milan
18/08/17 AC Milan 6 – 0 Shkendija (UEL)
21/08/17 Crotone 0 – 3 AC Milan (Serie A)
25/08/17 Shkendija 0 – 1 AC Milan (UEL)
28/08/17 AC Milan 2 – 1 Cagliari (Serie A)
10/09/17 Lazio 4 – 1 AC Milan (Serie A)

Prediksi Skor Austria Vienna vs AC Milan: 0 – 2

 

 

 

 

 

 

 

Raiola Sebut AC Milan Masih Belum Meyakinkan

AC Milan

AC Milan punya ambisi besar untuk meraih kesuksesan di musim ini. Hal tersebut mereka awali dengan belanja gila-gilaan di bursa transfer musim panas ini. Tapi, agen kondang dari pemain-pemain top dunia, Mino Raiola ragu jika Il Rossoneri bakal sukses.

AC Milan yang sudah tiga tahun berturut-turut gagal lolos ke kompetisi Eropa dan tidak pernah juara Liga Italia Serie A sejak 2011 berbenah habis-habisan menyambut musim 2017/2018. Dengan sokongan dana besar dari pemilik baru asal China, AC Milan bergerak cepat mendatangkan banyak pemain.

Total ada 11 pemain yang direkrut oleh Il Diavolo Rosso dengan total belanja mencapai lebih dari 200 juta euro. Beberapa pemain yang mereka rekrut antara lain diisi oleh nama-nama top seperti Leonardo Bonucci, Nikola Kalinic, dan Andre Silva.

Sejauh ini hasil pembelian AC Milan bisa dibilang cukup bagus ketika mereka mampu menyapu bersih enam laga kompetitif pertama dengan kemenangan. Bahkan Il Diavolo Rosso hanya kebobolan satu gol termasuk keberhasilan lolos ke fase grup Liga Europa.

Kekalahan sendiri baru diperoleh tim asuhan Vincenzo Montella saat berhadapan dengan Lazio di pekan ketiga Liga Italia Serie A, Minggu (10 September 2017) malam WIB kemarin, dengan skor 1 – 4.

Meski demikian, perjalanan AC Milan sejauh musim ini berjalan masih kurang memuaskan menurut penilaian Mino Raiola. Menurut Raiola, performa Milan masih kurang meyakinkan sebagai tim yang punya target meraih gelar juara musim ini.

“Saya tidak punya masalah apapun dengan AC Milan, tapi yang jadi masalah adalah saya tidak yakin dengan proyek AC Milan,” jelas Mino Raiola kepada RaiSport.

Raiola sendiri sempat terlibat ketegangan dengan manajemen AC Milan saat isu seputar masa depan kiper Gianluigi Donnarumma musim panas kemarin. Pada akhirnya Donnarumma memutuskan untuk bertahan di Il Diavolo Rosso dengan kenaikan gaji hingga enam juta euro per musim dan kontrak sampai 2022.

Donnarumma Senang Milan Boyong Bonucci

gianluigi donnarumma

Ketika masih dalam saga pembicaraan kontrak baru bersama AC Milan, bintang belia Gianluigi Donnarumma sempat dihubungkan dengan Paris Saint-Germain. Saat ini, walau PSG telah dihuni pemain sekalibers Neymar, Donnarumma sama sekali tak menyesal.

Pasalnya, Milan juga sudah memboyong seorang pemain top dalam diri Leonardo Bonucci dari Juventus.

Donnarumma menyebutkan hal tersebut melalui sebuah wawancara dengan surat kabar Corriere della Sera.

“Saya saat ini bermain bersama dengan Bonucci, dan itu bukanlah sesuatu yang buruk!” tutur Donnarumma, seperti dikutip Football Italia.

“Saya harus jujur berkata, Bonucci sudah membuat saya merasa terkesan. Jujur, saya sangat kaget saat mengetahui dia datang (ke Milan). Para direktur telah melakukan tugasnya dengan luar biasa.”

“Leo akan sangat membantu tim ini, termasuk dari segi karakter dan mental. Kami sudah melakukan banyak perubahan pada musim panas ini. Kini kami tengah berupaya membangun tim.”

Di bursa transfr musim panas, disamping memperpanjang kontrak Donnarumma, Milan juga sudah memboyong nama-nama berkelas mulai dari Andre Silva, Franck Kessie, Hakan Calhanoglu, Andrea Conti, Lucas Biglia dan Bonucci.

Tidak ketinggalan juga seorang kiper yakni Antonio Donnarumma yang merupakan saudara kandung Gianluigi Donnarumma.

“Kami saling membantu satu dengan yang lain dalam latihan. Kami adalah rekan, namun tentu saja lebih dari itu. Keluarga itu penting,” imbuh Donnarumma.

AC Milan Sukses Rekrut Ekesekutor Tendangan Bebas Terbaik Di Eropa

hakan calhanoglu

AC Milan sepertinya harus bahagia dengan kedatangan Hakan Calhanoglu. Pasalnya, Il Diavolo Rosso kini punya pemain dengan tendangan bebas paling berbahaya di Eropa.

Calhanoglu resmi direkrut oleh AC Milan seharga 20 juta euro dari Bayer Leverkusen dan mendapatkan kontrak sampai 2021. Calhanoglu merupakan pemain keenam yang direkrut oleh Il Diavolo Rosso pada bursa transfer musim panas ini. Sebelumnya, tim asal kota mode ini sudah berhasil merekrut Mateo Musacchio, Ricardo Rodriguez, Andre Silva, Franck Kessie, dan Fabio Borini.

Kehadiran Hakan Calhanoglu tentu diharapkan bisa memperkuat squad Milan terutama di sektor tengah yang sudah padat dengan adanya Giacomo Bonaventura, Riccardo Montolivo, Manuel Locatelli, Jurac Kucka, serta Andrea Bertolacci.

Dalam data yang dilansir dari Whoscored, Calhanoglu musim lalu membuat tujuh gol dan tujuh assist dari 20 pertandingan di seluruh ajang kompetitif. Dia punya rataan sekitar 2,5 shot per pertandingan serta melepaskan rata-rata 40-45 umpan pertandingan.

Salah satu kelebihan Calhanoglu dibanding kebanyakan pemain lain adalah soal mengeksekusi tendangan bebas. Dicatat oleh Squawka, sejak musim 2013/2014, tidak ada pemain yang bisa mencetak gol tendangan bebas lebih banyak ketimbang Calhanoglu (11 gol) di lima liga top Eropa.

Sudah pasti suporter AC Milan di San Siro akan sangat menantikan momen ketika tim mendapat tendangan bebas dan Calhanoglu mengeksekusinya dengan sempurna ke gawang lawan. Sesuatu yang tentunya akan dirindukan oleh Bundesliga dari kepergian Calhanoglu ke Serie A.

“Rahasia dari tendangan bebas itu adalah 50 persen bakat dan 50 persen lagi kerja keras. Saya melatih tendangan saya setiap hari karena saya ingin mencetak gol dalam sebuah pertandingan, sehingga saya bisa mengantarkan tim saya meraih kemenangan,” ujar Hakan Calhanoglu seperti yang dikutip Soccerway.

“Saya berharap bisa mengawali perjalanan saya bersama AC Milan dengan baik, kami punya laga penting di Liga Europa dan berharap bisa masuk tiga besar di akhir musim. Saya berharap seperti itu dan tahu kami akan mampu melakukannya,” jelas Hakan Calhanoglu.

Deulofeu Siap Hadapi Tantangan Di Barca

gerard deulofeu

Gerard Deulofeu telah resmi dipulangkan Barcelona pada bursa transfer musim panas ini. Penyerang berusia 23 tahun tersebut bertekad untuk bisa mendapatkan waktu bermain reguler bersama tim utama Blaugrana.

Barcelona memulangkan Deulofeu usai mengaktifkan klausul buy-back dalam kontraknya bersama di Everton. Penampilan impresifnya ketika menjalani masa peminjaman di AC Milan selama separuh musim kemarin diyakini sudah bikin Barcelona cukup yakin untuk memulangkannya ke Camp Nou.

Selama berseragam Il Diavolo Rosso sejak Januari lalu hingga akhir musim, Gerard Deulofeu tampil dalam 17 pertandingan di Serie A dengan mencetak empat gol dan tiga assist. Pada awalnya, ada kabar yang menyebut jika Deulofeu akan dipermanenkan oleh AC Milan.

“Barcelona telah mengaktifkan klausul pembelian kembali Gerard Deulofeu. Dalam beberapa hari ke depan, syarat-syarat akan disepakati oleh semua pihak. Kontrak Gerard Deulofeu akan berlaku sampai 30 Juni 2019,” tulis Barcelona dalam situs resminya.

Deulofeu mengatakan jika Barca akan memberikan dia kesempatan setidaknya selama satu semusim. Pemain berusia 23 tahun itu merasa sangat bersemangat dengan tantangan yang akan dihadapinya, mengingat Los Cules kini memiliki trio penyerang yang tak tergantikan dalam diri Lionel Messi, Neymar, dan Luis Suarez.

“Saya sangat bahagia karena bisa kembali ke Barcelona. Barcelona akan menjadi rumah saya dan senang rasanya bisa kembali ke sini lebih cepat dari yang saya perkirakan sebelumnya,” kata Deulofeu dikutip Soccerway.

“Sudah ditetapkan, musim depan saya akan kembali bermain bersama Barcelona. Saya sangat ambisius dan ingin bermain dengan yang terbaik.”

“Saya sangat bahagia sebab akhirnya bisa memperoleh kesempatan ini, yang sebelumnya tidak pernah saya dapatkan. Saya sangat bersemangat untuk bermain dengan tim utama Barcelona,” tutup Gerard Deulofeu.

Gerard Deulofeu sendiri merupakan alumni dari akademi sepakbola Barca, La Masia. Dia menjalani debut bersama tim senior Barcelona pada Agustus 2011. Tapi selama dua musim, dia hanya memperoleh kesempatan bermain sebanyak enam kali.

Dituduh Ancam Donnarumma, AC Milan Membantah

Donnarumma

Agen pemain top dunia, Mino Raiola melontarkan tuduhan bahwa AC Milan sudah mengancam Gianluigi Donnarumma terkait kegagalan negosiasi perpanjangan kontrak. Pihak AC Milan langsung menanggapi tuduhan itu dengan melontarkan bantahan.

Sebelumnya, Raiola yang menjadi agen Donnarumma buka suara soal penolakan kliennya terhadap kontrak baru yang disodorkan Il Diavolo Rosso. Menurut Raiola, kiper berusia 18 tahun itu merasa tidak nyaman karena memperoleh ancaman dari pihak klub.

Namun kemudian AC Milan yang diwakili oleh CEO-nya, Marco Fassone, menepis tuduhan Raiola. Fassone juga menjelaskan sudut pandang Rossoneri dalam persoalan ini.

“Tidak ada ancaman. Posisi kami jelas: kami tidak ada rencana menjual Gianluigi Donnarumma, dan (pelatih) Vincenzo Montella akan membuat keputusan per pekan. Setahu saya, dia bisa bermain pada setiap pertandingan. Namun, kami tidak bisa mengambil risiko, jadi kami harus mencari kiper lain,” terang Fassone saat memberikan tanggapan.

“Kami tidak bisa mengandalkan seseorang yang sudah mendekati akhir kontraknya, yang mungkin berpikir untuk gabung ke Real Madrid, terutama untuk peran yang sulit sebagai kiper. Saya harus yakin kami punya kiper yang fokus, yang berada dalam kondisi fisik dan mental yang baik,” tambahnya.

“Sebagai contoh, jika suporter melakukan protes dalam sebuah pertandingan, itu bisa membuat konsentrasinya menurun. Dari apa yang dikatakan oleh Mino Raiola, si pemain tampaknya sangat gelisah,” kata Fassone.

Fassone kemudian menjelaskan alasan AC Milan meminta Donnarumma memutuskan mengenai masa depannya. Menurutnya, Rossonerri tidak bisa menunggu lebih lama karena harus segera mencari kiper lain andai Donnarumma tidak mau menandatangani kontrak baru.

“Kami tidak mengancam, karena Gigio akan habis di musim panas tahun depan dan saya memerlukan waktu untuk bekerja di bursa transfer. Masa pramusim dimulai 3 Juli, jadi dua pekan adalah waktu yang sangat minim. Jika dia memberi tahu saya pada pertengahan Agustus bahwa dia tidak ingin tanda tangan di kontrak baru, apa yang bisa saya lakukan?” tuturnya.

AC Milan Punya Striker Baru, Carlos Bacca Ingin Ke PSG

carlos bacca - ac milan

 

Striker AC Milan, Carlos Bacca, tampaknya akan hengkang ke Paris Saint-Germain di bursa transfer tahun ini. Bahkan, agen si pemain sudah mengindikasikan bahwa kliennya akan pindah.

Keputusan Bacca untuk hengkang dari AC Milan pun tak lepas dari langkah klubnya merekrut Andre Silva dari FC Porto. Mengingat posisi keduanya adalah striker, tentu saja Bacca harus membagi ruang di lini depan dan bersaing untuk merebutkan posisi utama.

Terkait masa depannya, Carlos Bacca sendiri akhir-akhir gencar dihubung-hubungkan dengan beberapa klub dalam semusim terakhir, di antaranya yakni Arsenal dan West Ham United. Namun, rumor transfer tebaru justru menyebutkan nama PSG yang dikabarkan meminati jasa pemain asal Kolombia itu.

“PSG? Sebenarnya Ligue 1 merupakan salah satu liga terbaik di Eropa dan Carlos juga mau meneruskan kariernya di klub Eropa dengan tingkat yang bagus,” ucap Sergio Borilla, agen si pemain, seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Dia sudah memperoleh sejumlah penawaran dari luar benua Eropa, namun dia mengatakan ke saya kalau ia tak tertarik dengan penawaran itu. Dia lebih memprioritaskan aspek olahraganya. Sekarang ini aspek keuangan tak jadi prioritasnya, meskipun ada pasar di luar Eropa tempat investasi-investasi superior tengah dilakukan. Sekarang ini kami tetap tenang dan masih belum membahaskan apa pun bersama Milan. Dia masih berada di Milan. Kalau klub merasa mereka membutuhkan sosok striker baru… pastinya akan ada rivalitas lebih besar.

“Bursa transfer baru saja dibuka dan tidak ada yang mengetahui apa yang akan terjadi di sepanjang musim panas. Klien yang bersangkutan masih memiliki kontrak selama 3 tahun di Milan. Dia cuma mau bermain sebanyak mungkin. Beberapa klub superior Eropa telah memperlihatkan ketertarikan dan kami akan berupaya melihat semua situasinya dengan jelas,” ungkapnya.

Sudah 2 musim berkarier di AC Milan, Carlos Bacca mampu membukukan 34 gol dengan 31 di antaranya tercipta dalam Liga Italia, Serie A.

Pelatih Milan Ungkap Persiapan Timnya Hadapi Roma

Vincenzo Montella AC Milan, Vincenzo Montella, AC Milan, AC Milan vs AS Roma, Liga Italia, Serie A

Menjelang pertandingan yang akan mempengaruhi masa depan mereka, Vincenzo Montella sebagai pelatih AC Milan mengabarkan persiapan timnya menghadapi runner up klasemen sementara pekan ini yang diisi oleh AS Roma. Ia pun mengatakan bahwa saat ini timnya sangat antusias menantikan pertandingan yang memungkinkan mereka bermain di Liga Eropa musim depan.

Memang saat ini Milan berada di peringkat ke enam klasemen, yang memiliki selisih tujuh poin dengan peringkat diatasnya yang sudah berada di zona Liga Eropa yaitu Atalanta. Selisih itu pun dirasa masih sangat mungkin dalam empat pertandingan tersisa. Selain itu poin penuh juga dipercaya akan menjauhkan rival satu kotanya yaitu Inter Milan yang memiliki selisih tiga poin dan mengancap posisinya.

Di sisi lain, lawannya pun juga menganggap kemenangan dalam pertandingan ini sebagai pertandingan yang sangat penting, pasalnya saat ini mereka masih mampu untuk mengejar ketertinggalan dengan Juventus yang berada di puncak klasemen. Apalagi pertandingan terakhirnya Juventus hanya bermain imbang menghadapi Torino pada pagi dini hari tadi.

Jika mereka kalah menghadapi Roma, tentu harapan mereka untuk memperoleh sebuah piala pada musim ini akan pupus sudah. Dengan alasan inilah Milan dipastikan akan menghadapi lawan yang akan sangat menyulitkannya.

Meskipun demikian, sang pelatih Milan pun mengakui bahwa timnya saat ini sedang antusias untuk menghadapi Roma dalam waktu dekat. Ia mengatakan kepada Milan TV, “Pertandingan menghadapi Roma dan Atalanta adalah pertandingan yang mudah disiapkan, karena pertandingan ini membawa motivasi ekstra bagi kami,”.

Ia juga menambahkan, “Pada dasarnya Kami sedang perlu lebih banyak poin di sisa pertandingan musim ini. Pertandingan menghadapi Roma, merupakan salah satu agenda terpenting bagi kami untuk dapat bermain di kualifikasi Europa. Walaupun pertandingan menghadapi Atalanta pada laga berikutnya akan lebih berat.”.

Rencananya Milan akan menghadapi Roma pada tanggal 8 Mei besok pukul 01.45 WIB dikandangnya sendiri, stadio Giuseppe Meazza. Ia juga berharap bahwa pada pendukung Milan memberi semangat timnya agar menambah motivasi menaklukan tim yang diasuh oleh Luciano Spalletti.