Paulo Dybala saat ini menjadi bahan perbincangan publik terkait kisruhnya dengan pihak Juventus. Situasi ini pun langsung mendapat respon cepat dari Manchester United yang digosipkan siap mengambil peluang membajak Dybala dari jawara Serie A Italia tersebut.

Dybala memang pemain berkelas dengan status sebagai pemain penting di setiap pertandingan Juventus. Kini formasi baru telah hadir yang memaksa Dybala turun sedikit ke belakang dengan menempati posisi di antara dua penyerang, Mario Mandzukic dan Cristiano Ronaldo.

Skema baru ini pun direspon Dybala dengan sikap tidak nyaman. Lebih parahnya lagi datang gosip bahwa Dybala siap meninggalkan Juventus musim depan andai situasi ini terus berlanjut. Dengan keluarnya gosip ini, banyak klub besar pun telah ancang-ancang untuk bisa masuk ke dalam ruang transfer Dybala.

Satu nama yang paling greget mendapatkan jasa Dybala adalah Manchester United. Mereka memang tengah mencari sosok penyerang baru sebagaimana lini depan yang sekarang dianggap tidak maksimal. Alexis Sanchez, Marcus Rashford, Anthony Martial dan Jesse Linggard tidak terlalu meyakinkan dan alasan inilah mengapa Setan Merah pantas mendatangkan penyerang baru.

Berdasarkan informasi dari http://www.soccer16.com/ , pihak Manchester United masih dalam situasi memantau perkembangan Dybala. Hal ini mereka lakukan karena mendapatkan peluang untuk bisa menggaet penyerang muda asal Argentina tersebut.

Peluang ini sejatinya tidak murah, diketahui bahwa Juventus masih membutuhkan Dybala sebagaimana sang pemain berhasil membuktikan diri sebagai pemain penting. Andai keinginan Dybala ingin pergi, lantas bisa dipastikan Juventus tidak akan menjual sang pemain dengan harga murah.

Untuk saat ini, harga jual Dybala memiliki kisaran 88 juta pounds. Harga ini jelas harus dipenuhi oleh Manchester United, bahkan bisa lebih tergantung situasi dan perkembangan Dybala di Juventus.

Merujuk pada performa Dybala, terlihat masih sangat pantas dibanderol tinggi, karena dia berhasil mencetak lima gol dari lima laga. Termasuk saat dia mencetak hattrick ke gawang Young Boys pada 2 Oktober 2018, dan satu gol ke gawang Manchester United di Old Trafford.

Akan tetapi, penampilannya di pentas Serie A berbanding terbalik. Terlihat sampai saat ini dia baru bisa mencetak dua gol dari 19 laga. Kondisi semakin buruk ketika Dybala menunjukkan sikap tidak hormat di laga melawan Parma kemarin.

Terlihat sangat jelas sikap tidak senang Dybala terhadap situasi Juventus ketika itu, dimana dia tiba-tiba bergerak menuju ke ruang ganti tak kala mengetahui dirinya tidak akan dimainkan. Berdasarkan keterangan dari sumber terpercaya, sikap itu terjadi dikala pertandingan masih belum berakhir.