Pochettino Lebih Pilih Kembangkan Potensi Pemain Muda Ketimbang Belanja

pochettino

Ketika klub-klub rival berlomba-lomba dalam menggelontorkan banyak uang di bursa transfer musim panas, Tottenham Hotspur masih tenang-tenang saja. Tapi, hal ini sama sekali tidak membuat sang manajer, Mauricio Pochettino merasa khawatir.

Tottenham Hotspur belum merekrut satu pun pemain baru di bursa transfer musim panas ini. The Lilywhites justru melepas bek kanan andalan mereka, Kyle Walker, ke Manchester City seharga 50 juta poundsterling beberapa hari lalu.

Juara bertahan musim lalu, Chelsea sudah mendatangkan Antonio Ruediger, Tiemoue Bakayoko, dan Alvaro Morata, Sementara Manchester City sudah berhasil merekrut Kyle Walker, kiper Ederson Moraes, serta gelandang Bernardo Silva.

Sementara itu Manchester United mengeluarkan dana tidak kurang dariu 75 poundsterling demi memboyong Romelu Lukaku dari Everton, sedangkan Arsenal memecahkan rekor transfer klub untuk merekrut Alexandre Lacazette dari Olympique Lyon. Sementara itu, Liverpool juga berhasil mendatangkan Mohamed Salah dari AS Roma dengan biaya yang tidak murah.

Namun, belanja besar yang dilakukan oleh klub-klub rival tidak membuat Mauricio Pochettino merasa khawatir sedikitpun. Manajer berkebangsaan Argentina itu tetap berpegang pada filosofi klub Tottenham Hotspur , yang lebih fokus ke pengembangan pemain-pemain binaan sendiri.

“Dalam dua musim terakhir, penampilan kami sudah jauh membaik. Sangat jelas, filosofi kami adalah tentang berusaha menampilkan sepakbola yang menarik dengan pemain-pemain muda dan berusaha berbeda dibandingkan tim-tim papan atas. Saya pikir musim depan bisa jadi musim pembuktian untuk kami,” ujar Mauricio Pochettino dalam wawancara dengan ESPN FC.

“Yang pertama, itu karena kami pindah ke stadion Wembley, sebuah lingkungan yang baru kami, lapangan dan stadion yang berbeda, semuanya berbeda untuk kami. Memang benar kami harus melakukan sedikit perubahan karena kami sudah sangat nyaman main di White Hart Lane.”

“Kemudian, saya pikir karena tim-tim besar mengeluarkan banyak uang untuk memperkuat tim mereka. Namun, kami sangat tenang dan adem ayem karena kami yakin dengan kemampuan yang dimilik oleh pemain-pemain muda dari akademi kami. Kami mungkin kurang beberapa pemain, tapi kami sangat tenang karena saya pikir kami punya tim yang sangat bagus.”