Pelatih Spanyol Keluhkan Cemoohan Fans Pada Pique

Diego Costa

Bek Barcelona, Gerard Pique kembali mendapat sambutan yang tidak menyenangkan ketika tampil bersama tim nasional Spanyol. Pique menjadi target siulan dan cemoohan dari sebagian fans La Furia Roja.

Pique dimainkan sebagai starter saat timnas Spanyol ditahan imbang 2-2 oleh kesebelasan Kolombia dalam pertandingan uji coba di Estadio Nueva Condomina, Murcia, Kamis (8 Juni 2017) dinihari WIB.

Cemoohan terdengar dari sebagian besar penonton setiap kali Pique memegang bola. Situasi itu juga tak berubah ketika Pique menjadi kapten setelah Andres Iniesta ditarik keluar saat pergantian babak. Sebagian penonton di stadion juga menunjukkan ketidakpuasannya saat bek Barcelona itu menerima ban kapten.

Ini bukanlah pertama kalinya Pique disoraki dan disiuli oleh para suporter timnas Spanyol. Pique memang sudah beberapa kali jadi sasaran cemoohan setiap kali membela timnas karena kontroversi yang ditimbulkannya, salah satunya terkait rivalitas antara Barcelona dan Real Madrid.

Pelatih Spanyol Julen Lopetegui marah dengan aksi fans yang menyoraki Gerard Pique di laga Spanyol kontra Kolombia. Menurut Lopetegui, aksi fans itu sangat tidak fair. Namun dia tidak terlalu khawatir dengan itu semua.

“Sebenarnya siulan atau cemoohan-cemoohan itu tidak membuat saya khawatir. Saya lebih peduli soal perkembangan tim ini. Ada atmosfer luar biasa,” ungkap Julen Lopetegui setelah pertandingan.

“Tapi hal-hal seperti ini tentu saja tidak bagus. Jika seseorang menyoraki, mereka tidak adil kepada Pique, untuk segala yang sudah dia lakukan untuk tim nasional Spanyol,” ujar Julen Lopetegui seperti yang dilansir Soccerway.

Sebelum kick off, Gerard Pique terlihat berbicara empat mata dengan Julen Lopetegui. Media-media Spanyol menduga ini terkait perilaku bek timnas dan Barcelona itu. Namun Lopetegui menepis gosip tersebut. Perbincangannya dengan Pique disebutnya murni soal sepak bola.

“Setiap kali saya bicara dengan pemain di lapangan, saya hanya membahas soal sepak bola. Jangan campur adukkan interpretasi dengan penemuan. Anda harus punya batas. Membuat berita bohong itu buruk sekali,” katanya.