Mazzola : Inter Bisa Saja Rekrut Messi

Sandro Mazzola, yang merupakan mantan pemain Inter Milan tahun 1960-1970 mengatakan bahwa pada dasarnya jika Inter mau, mereka bisa saja membeli Lionel Messi mengingat financial yang ada saat ini di manajemen sangat cukup untuk melakukan hal tersebut. Namun tentunya sangat sulit karena masalah ikatan emosional antara sang pemain dan klubnya.

Mazzola yang kini menjadi analis sepak bola dan komentator televisi nasional Italia RAI, saat ini memang masih mengamati kondisi persepakbolaan Italia terutama mantan timnya. Ia pun sempat mengungkapkan dan dikutip oleh media Il Mattino.”Suning punya kekuatan untuk mendapatkan yang mereka inginkan, termasuk Messi,”.

Suning yang dimaksud adalah Suning Holding Group yang merupakan pemilik baru dari Inter yang diambil pada musim panas lalu yang dimiliki oleh Zhang Jindong, pendiri sekaligus presiden dari Suning Commerce Group. Ia membeli sebagian besar dari saham Inter dari konsorsium Erik Thohir, International Sports Capital S.p.A. dan dari keluarga Moratti  Internazionale Holding S.r.l tepatnya tanggal 6 Juni 2016 lalu.

Dengan kehadiran investor baru di Inter, dipercaya Inter mampu melakukan apapun termasuk membeli seorang Messi yang diperkirakan harganya menyentuh 120 juta Euro, seperti yang ditaksir oleh Transfermarkt.

Mazolla pun meyakini bahwa mantan klubnya tersebut mampu namun memang mudah. Pasalnya, Messi telah menjadi pemain yang sangat diandalkan di Camp Nou semenjak ia bergabung bersama Barcelona 2004 lalu bersama tim inti. Ia pun kini juga telah menjadi iconic di Barcelona dan sulit menghilangkan hal tersebut.

Walaupun Messi memiliki masa bakti yang hampir habis setelah musim depan berakhir, dipercaya Barcelona akan mampu mempertahankan sang pemain walaupun sudah mendekati usia 30 tahun. Perannya masih penting dalam menciptakan gol dan menguasai pertandingan terutama dimulut gawang.

Massimo Moratti, yang merupakan mantan presiden Inter Milan sebelumnya juga pernah menyatakan sekitar awal tahun lalu bahwa Inter memang akan melakukan belanja pemain bintang pada bursa transfer setelah kompetisi ini berakhir. Namun ia menepis bahwa pemain bintang yang dimaksud adalah seorang Messi.

Dan memang walaupun Inter dihubungkan dengan Messi, akan tetapi sampai dengan saat ini belum ada kabar yang terdengar mengenai penawaran kontrak Inter kepada pemuncak klasemen sementara di La Liga pekan ini yaitu Barcelona.

Chelsea Tak Inginkan Morata Lagi?

Pemuncak klasemen sementara minggu ini di Premier League yaitu Chelsea sepertinya akan benar benar ingin melepaskan pemain striker andalannya yaitu Diego Costa, pasalnya mereka kini telah memilahimilah calon pengganti sang pemain yang memiliki posisi yang sama. Dikabarkan mereka telah memiliki beberapa pilihan yang dipercaya mampu menggantikan peran Costa yang selama ini mampu menopang lini depan Chelsea beberapa tahun kebelakang.

Disinyalir ada tiga kandidat utama yang akan akan menjadi mesin gol Chelsea dimusim berikutnya dan dua diantaranya dari Liga Inggris dan satu lagi dari Liga Spanyol. Mereka adalah Romelu Lukaku dari Everton, Alexis Sanchez dari Arsenal dan terakhir Alvaro Morata dari Real Madrid. Ketiga pemain ini memang rajin juga mencetak gol hanya saja diantara ketiganya, Morata paling sedikit menyumbangkan angka, namun bukan karena ia tak piawai di depan gawang melainkan ia jarang diturunkan oleh pelatihnya. Ia hanya jarang diturunkan karena kalah bersinar dengan ketiga pemain lini serang Madrid dimana ada Cristiano Ronaldo, Gareth Bale dan Karin Benzema.

Namun entah mengapa terdengar kabar yang salah satunya diungkap oleh media Telegraph bahwa Morata yang notabene-nya pernah dibidik oleh pelatih Chelsea (Antonio Conte) pada musim ini dan sempat masuk menjadi kandidat pemainnya dimusim depan belakangan, tak lagi diinginkan oleh mereka. Padahal sempat dikabarkan bahwa Madrid sempat bersedia menukar tambah Alvaro dengan dua pemain Chelsea yaitu Thibaut Courtois dan Eden Hazard.

Kini Conte sepertinya lebih memilih untuk konsentrasi membidik dua pemain lainnya yaitu Lukaku dan Sanchez. Padahal sepertinya harga yang akan ditawarkan oleh pemilik mereka lebih tinggi dibanding harga jual Morata. Namun sepertinya hal itu tak masalah mengingat Chelsea akan mampu kembali ke Liga Champions musim depan

Sempat disebutkan bahwa Morata pun sebenarnya ingin meninggalkan Madrid di musim panas mendatang dan selain Chelsea, Ia juga dikabarkan telah diincar oleh Mancehstert United.  Dan sepertinya dengan kondisi seperti ini, ia harus banting stir untuk merubah haluan karirnya menuju old Trafford pada musim depan sebagai satu satunya pilihan.

 

 

Wenger Masih Berharap Arsenal Pertahankan Dua Pemain Andalannya

Belum lama ini pelatih dari Arsenal yaitu Arsene Wenger mengungkapkan bahwa klubnya akan cukup kesulitan seandainya kedua pemain andalannya angkat kaki dimusim panas mendatang. Ia mengharapkan kedua pemain tersebut masih membela timnya karena jarang ada pemain yang mampu membuat perbedaan yang cukup signifikan dalam suatu klub.

Kedua pemain yang dimaksud Wenger adalah Alexis Sanchez dan Mesut Ozil yang sejak tahun lalu ingin pergi dari London, pasalnya masa kontrak sang pemain akab habis dalam waktu dekat. Memang keduanya sudah pernah diminta untuk membicarakan masalah perpanjangan masa baktinya namun selalu gagal. Hal ini dikarenakan kedua pemain menginginkan kenaikan gaji yang terbnilang cukup besar seandainya Arsenal ingin melanjutkan kerja samanya.

Semenjak itu banyak hal yang kurang menyenangkan dialami Arsenal seperti pelatihnya yang minta mundur oleh para pendukungnya karena tak mampu menghasilkan gelar juara di Liga Premier hingga terakhir ada beberapa pemain yang juga ingin ikut pergi terutama setela mereka dipermalukan oleh Bayern Munchen di Liga Champions, dengan agregat 10-2. Apalagi posisinya sempat menjauh dari empat besar klasemen yang akan memastikan mereka mendapatkan tiket menuju Liga Champions musim beriktunya.

Namun masalah utamanya tetap masih dipertanyakan hingga kini. Sanchez dan Ozil memang akan segera memasuki musim terakhir dalam kontrak mereka namun belum ada kepastian pembaruan perjanjian mereka. Sang pelatihpun pada dasarnya ingin mempertahankan kedua pemain andalannya. Ia pun sempat membeberkan alasannya untuk mempertahankan mereka berdua seperti pemain muda AS Monaco yang saat ini sedang diperebutkan oleh beberapa klub papan atas Eropa.

Seperti yang diungkap oleh ESPN, Ia mengatakan “Saya kira mereka berdua harus bertahan lebih lama di sini karena mereka adalah dua pemain kelas dunia dan cukup sulit untuk menemukan pemain seperti mereka walau punya banyak uang, karena ada banyak klub punya banyak uang dan sedikit pemain yang mampu membuat perbedaan,”.

Ia pun mencontohkan pemain Monaco yang sedang booming dikejar oleh beberapa klub papan atas Eropa, “Lihatlah Mbappe dari Monaco. Seluruh Eropa kini menginginkannya, karena semua informasi kini cepat tersebar dan anda tidak dapat membiarkan diri anda kehilangan pemain terbaik Anda. Dan situasi ini juga terjadi pada semua klub. Kami harus mempertahankan mereka sebelum kemudian mendatangkan pemain hebat lainnya.”

Hingga kini Arsenal berada diperingkat keenam klasemen setelah menang tipis 1-0 dengan Leicester City yang pemainmnya melakukan gol bunuh diri menjelang babak kedua berakhir.

 

Pemain Belakang Lazio Yakini Timnya Taklukan Juventus di Final Coppa

Pemain lini belakang dari Lazio yaitu Dusan Basta, belum lama ini meyakini bahwa timnya akan berusaha keras untuk dapat meraih gelar juara di salah satu kompetisi yang diikutinya. Ia pun juga mengatakan bahwa walaupun lawannya nanti adalah jawara musim lalu di Liga Italia Serie A yaitu Juventus namun ia tak mempermasalahkan hal tersebut dan timnya tetap ingin memenangkan pertemuan berikutnya.

Kompetisi yang diincar Basta dan rekan-rekannya belakangan memang bukanlah kompetisi Serie A, namun Coppa Italia. Pasalnya di Serie A mereka masih berada diperingkat keempat klasemen dan terpaut 19 poin padahal periode musim ini tinggal menyisakan 5 pertandingan lagi. Seandainya Juventus selalu kalah dan Lazio selalu menang hal itu takkan mempengaruhi mereka untuk ke puncak klasemen, selain itu hal itu rasanya tak akan mungkin terjadi.

Satu-satunya harapan mereka menjelam musim kompetisi berakhir adalah Coppa Italia. Saat ini Lazio sudah berhasil menuju babak final menaklukan rival satu kotanya yaitu AS Roma. Dan kini mereka menghadapi salah satu raksasa di liga Italia Juni nanti. Dan dipastikan mereka akan mempersulit sang lawan untuk meraih tiga gelar juara dimusim ini (treble)

Menghadapi Roma menurutnya sangat luar biasa , selain karena gengsi, tentu membuat mereka selangkah menuju gelar juara Coppa Italia, Hal ini membuat timnya semakin percaya diri untuk menaklukan tim yang diasuh Massimiliano Allegri.

Seperti yang dikutip oleh Football Italia, Ia mengatakan, “Menyingkirkan Roma rasanya Luar biasa namun final melawan Juventus akan sangat sulit apalagi mereka adalah tim terbaik di Serie A.  Akan tetapi kami tak pernah membuang impian untuk menjadi juara. Kami akan melakukan yang terbaik untuk dapat menjuarai kompetisi Coppa Italia.”

Sang pemain Serbia itu mengakui bahwa posisi mereka di empat besar klasemen Serie A, merupakan hasil kerja keras dan kekompakkan rekan-rakannya dari awal musim dan ia juga menyebutkan pelatihnya juga turut andil dalam pencapainan ini. Ia mengatakan, “Tak ada yang dapat menyangka bahwa kami akan melalui musim seluar biasa ini. Kami bekerja sangat keras hingga kini dan kami sangat puas dengan hasilnya. Lazio akhirnya kembali ke jajaran klub-klub besar. Suasana di ruang ganti juga bagus. Simone Inzaghi adalah pelatih hebat. Ia selalu dapat mempersiapkan tim dengan baik dan piawai dalam menyusun taktik,”.

Dalam waktu dekat Lazio akan kembali lagi menghadapi rekan sekotanya dalam ajang kompetisi Liga Serie A yang memasuki putaran ke 34 musim ini.

Pelatih Roma Tak Sadari Strikernya Marah Saat Dirotasi

Pada pagi dini hari tadi, tepatnya tanggal 25 April 2017 pukul 01.45, AS Roma melanjutkan perjalananya menuju juara liga Italia musim ini. Kali ini mereka menyambangi markas dari peringkat akhir klasemen minggu ini yang dihuni oleh Pescara. Dalam pertandingan putaran ke 33 tersebut mereka mampu mempermalukan tuan rumah di Stadio Adriatico – Giovanni Cornacchia dengan empat kali menggetarkan gawang lawan walau harus kemasukan satu go;

Gol tersebut dihasilkan oleh Kevin Strootman pada menit ke 44 dan satu menit kemudian Radja Nainggolan menggandakan kedudukan sebelum babak pertama berakhir. Tiga menit setelah babak kedua dimulai Mohamed Salah mampu menambahkan lagi untuk timnya dan pada menit ke 60, ia menambah penderitaan dari tuan rumah. Namun sayangnya di menit ke 83 akhirnya Ahmad Benali mencoret catatan clean sheet yang ingin dihasilkan oleh Roma.

Ternyata kebahagiaan memenangkan pertandingan tersebut terselip perselisihan antara penyerang andalan mereka yaitu Edin Dzeko dengan pelatihnya Luciano Spalletti. Diketahui bahwa sang pemain sangat marah saat ia dirotasi oleh pelatihnya digantikan oleh rekannya Clement Grenier. Ia pun terlihat mengumpat dan terlihat penuh emosi di bangku cadangan.

Namun sang pelatih tak mengetahuinya. Ia mengatakan, “Dzeko marah? Saya tak menyadari bahwa Dzeko mengatakan pada saya, ‘mencoba jadi pintar lagi?’. Saya memang masuk ke ruang ganti dan menyapa semua orang seperti biasanya, dan tak ada masalah apa-apa”.

Ia menambahkan,  “Sepertinya saya akan coba memperbaiki (situasi) ini dengan segera karena saya tak menyadarinya. Dia terlihat marah? Untungnya, dia langsung ke bangku cadangan! Dia adalah satu-satunya striker yang saya miliki dan bisa sata katakan. tanpa dirinya saya tak akan mau bermain. Dan Itu bukan sikap kasar,”.

Spalletti pun menjelaskan alasan mengganti dirinya, “Saya menariknya keluar karena dia satu-satunya penyerang yang bermain sepanjang tahun. Emerson sudah keteteran dan saya harus menariknya, pun demikian dengan Paredes. Saya harus menarik salah satu penyerang kami, Dzeko, Salah, El Shaarawy, karena saya hanya memiliki sedikit penyerang. Ini keputusan pencegahan,”.

Berikutnya Roma akan menghadapi Lazio untuk mereka taklukan dan mendapatka poin penuh mengejar ketertinggalan mereka dari pemuncak klasemen.

Striker Arsenal Lempar Sanjungan Timnya Taklukan City di Piala FA

Salah satu striker dari Arsenal yaitu Olivier Giroud, belum lama ini melemparkan sanjungnya kepada rekan-rekannya saat menjalani pertandingan terakhirnya menghadapi Manchester City dalam ajang kompetisi perebutan gelar juara Piala FA yang diselenggarakan kemarin. Dalam pertandingan tersebut, Arsenal mengakhirinya dengan kemenangan tipis dengan skor 2-1 setelah melalui babak extra time.

Dalam pertandingan yang sudah memasuki babak semifinal Piala FA yang diselenggarakan pada tanggal 23 April kemarin tepatnya pukul 21.00 WIB di stadion Wembley di, Arsenal melakukan hal yang tak terduga. Pasalnya baik dalam babak pertama maupun babak kedua Arsenal mengalami tekanan dari kubu tim yang diasuh oleh Pep Guardioa. Mereka kalah dalam hal penguasaan bola dan juga dalam hal menciptakan peluang.

Salah satu buktinya adalah mereka kebobolan di menit ke 63 oleh tendangan Sergio Aguero setelah mendapatkan umpan dari Yaya Toure, namun sayangnya gol tersebut hanya berlangsung kurang dari 10 menit. Pasalnya dimenit ke 71 aksi mereka berhasil di imbangi oleh Nacho Monreal setelah mendapatkan umpan dari Alex Oxlade-Chamberlain. Skor ini pun berlangsung hingga akhir babak kedua.

City pun mencoba menggempur petahanan pada babak tambahan. Dan yang terjadi adalah dimenit ke 101, mereka malah kebobolan. Alexis Sanchez berhasil dengan mengeksekusi umpan dari Danny Welbeck dan mempertahankan skornya hingga pertandingan selesai.

Setelah laga tersebut rampung, Giroud pun sempat diwawancara oleh media. Ia pun mengungkapkan kegembiraannya dan mengatakan bahwa timnya saat ini telah menampilkan pertandingan yang mengutamakan soliditas dan kebersamaan menghadapi tim kuat seperti City. Saat itu Ia mengatakan, “Terhitung dalam empat tahun belakangan, akan jadi final ketiga Piala FA yang kami mainkan. Saya sangat bangga akan hal itu. Hari ini kami juga melakukannya dengan sangat baik, ditunjukkan dengan permainan solid. Apalagi Ada kebersamaan yang hebat dalam tim, kami bertanding untuk satu sama lain dan ini adalah sebuah pertarungan yang hebat, terutama bagi saya yang berada di depan melawan para bek mereka,”.

Ia pun mengambahkan, “Menurut saya, Kami sudah efisien dan walau kami kebobolan lebih dulu, kami menyelesaikan dengan sangat kuat dan kami senang untuk semua supporter kami,”.

Dalam pertandingan final nanti, Arsenal akan menghadapi Chelsea yang telah berhasil menaklukan Totenham sehari sebelumnya. Direncanankan kedua kubu akan bertemu pada tanggal 27 Mei mendatang di tempat yang sama, Wembley Stadium.

Juventus Boyong Lagi Pemain Muda Berbakat Dari Argentina

Mantan jawara Liga Italia Serie A musim lalu yaitu Juventus,  baru saja mengabarkan di situs reseminya bahwa mereka telah berhasil merekrut bintang muda Boca Juniors, Rodrigo Bentancur. Pasalnya pemain yang berposisi gelandang tersebut mampu tampil apik belakangan saat membela Klub yang berasal dari Argentina itu. Namun sang pemain dapat dimainkan setelah tanggal 1 Juti 2017 mendatang dan ia pun telah dikontrak selama lima tahun hingga 30 Juni 2022.

Pemain yang beusia 19 tahun tersebut memang merupakan bagian dari transfer striker mereka Carlos Tevez pada tahun 2015 lalu yang kini bermain di Shanghai Shenhua. Juventus memilih untuk mengaktifkan opsi perekrutan ini dan malah Bentacur telah menjalani tes medis pada awal April lalu.

Sang pemain ditebus degnan haraga 9,5 juta Euro yang dibayarkan selama dua tahun namun nilainya bisa naik selama masa kontraknya berlaku,jika Bentacur mampu memenuhi syarat yang diminta Juventus sebelumnya. Selain itu didalam kontrak juga menyebutkan bahwa seandainya sang pemain dilepas ke klub lainnya, maka mantan klubnya akan mendapatkan cipratan 50 persen dari transaksi yang terjadi saat itu.

Namun bagi sang pemain, tentu saja untuk mendapatkan kesempatan bermain di klub raksasa di Italia saat ini adalah suatu kebahagiaan yang tak dapat dilukiskan. Ia pun mengatakan bahwa hal ini merupakan kehormatan besar baginya dipinang oleh jawara Serie A lima musim berturut-turut belakangan ini. Ia mengatakan, “Saya sangat bahagia dan puas bisa berada di sini. Saya senang tim besar seperti Juventus tertarik dan membawa saya ke sini. Ini merupakan kehormatan besar dan saya senang atas kesempatan ini,”

Ia pun mengakui bahwa dirinya sering menyaksikan pertandingan Liga Italia dan mengamatinya. Ia mengatakan, “Saya sering menonton Serie A, danm sepertinya sedikit berbeda dengan sepakbola Argentina. Ini adalah kompetisi yang sangat fisik, namun ini adalah kesempatan baru, saya masih muda dan saya akan berusaha memanfaatkannya sebaik mungkin,”.

Pemain asal Uruguay itu juga membeberkan pembicaraannya dengan mantan pemain Juvetus saat itu Caro Tevez. Ia menjelaskan “Apakah Tevez berbicara kepada saya tentang Juventus? Saat saya tahu saya bisa pergi ke Turin, saya bicara dengannya. Ia mengatakan hal-hal hebat tentang klub ini,”.

Namun sepertinya sang pemain tak akan langsung merumput dalam waktu dekat karena Ia harus mengamati dulu dengan pertandingan timnya di Liga Italia dan jika Ia beruntung, ia akan dimainkan di pertandingan pada musim depan.

Striker Inter Inginkan Jam Bermain lebih Walau Harus Dipinjamkan Klub Lain

Striker muda dari Inter Milan yaitu Gabriel Barbosa dikabarkan akan dipinjamkan ke klub lain yang bermain di Liga utama Eropa seandainya sang pemain tak dimainkan  lagi atau lebih tepatnya tak diberi kesempatan lagi untuk membuktikan keahliannya dimuim depan. Hal itu diungkapkan belum lama ini oleh Wagner Ribeiro yang merupakan agen dari Gabriel.

Gabriel atau yang biasanya dipanggil dengan Gabigol, memang baru usia 20 tahun, namun keahliannya menjebol gawang lawan cukup diperhitungkan. Tercatat saat a bermain di klub sebelumnya, Ia mampu mencetak 24 gol dari 83 penampilannya bersama Santos FC selama tiga tahun.

Akhirnya pada bursa transfer musim panas lalu, Ia pun diboyong oleh Inter dengan biaya penebusan hampir 30 juta Euro dengan masa kontrak selama lima tahun, padahal dua raksasa La Liga yaitu Barcelona  dan Real Madrid menginginkan tanda tangannya saat itu.

Sayangnya saat berlabuh di Giuseppe Meazza, Ia malah tak dipercaya diturunkan baik sebagai pemain inti maupun cadangan. Tercatat Ia hanya sempat diturunkan sebanyak delapan kali saja hingga saat ini. Padahal Ia sempat mencetak gol dari totak 153 menit dimainkan tepatnya saat menghadapi Bologna dan menyelamatkan poin Inter dengan skor 1-0..

Hal itu membuat agennya ingin membicarakannya langsung dengan direktur Inter, seperti yang diungkapkannya kepada Fox Sports Brazil. Ia mengatakan, ” Kemarin Saya kembali ke Milan dan telah berbicara dengan direktur Inter. Kami juga akan menyelesaikan masalah uamg terkado. Bila Ia tak lagi bermain, atau lebih tepatnya, jika Ia tak diberi kesempatan untuk bermain di masa depan, tak harus sebagai starter, maka dia akan diizinkan dipinjamkan ke klub Eropa. Yang jelas Ia tak akan kembali ke Brasil,”.

Terdapat kabar yang mengatakan bahwa pemain bernomor punggung 96 di Inter, telah memiliki dua klub yang sudah antri ingin menggunakan jasanya dalam waktu dekat. Mereka adalah rivalnya di liga Italia yaitu Atalanta dan Sassuolo. Namun ada kabar lain yang mengatakan Ia akan dipinjamkan ke klub lain selain di Liga Serie A.

 

MU Inginkan Gelandang Tottenham, Tottenham Jual Mahal

Raksasa sepak bola Premier League yaitu Manchester United, memang sedang ingin meningkatkan kualitas pemainnya dimusim depan. Mereka pun berencana untuk memberi pemain instant yang sudah teruji dilapangan baik dari pemain yang berlaga di liga Eropa maupun pemain yang bermain di Liga domestik. Salah satunya adalah pemain gelandang bertahan dari Tottenham Hotspurs yaitu Eric Dier.

Dier memang belakangan memiliki performa yang sangat memuaskan terutama pada musim ini. Dengan usianya yang masih terbilang muda, ia mampu turut ambil bagian dalam mempertahankan lini tengah dan belakang Tottenham sehingga mereka menjadi peringkat pertama dalam kategori tim yang memiliki kebobolan paling sedikit di Premier League. Mereka pun kini berasaing ketat dalam perebutan gelar juara yang saat ini masih diduduki oleh Chelsea dengan selisih empat poin saja.

Sebenarnya tidak hanya klub setan merah saja yang menginginkan jasanya, beberapa rivalnya pun di Premier League juga menginginkannya namun sepertinya MU mampu memberikan harga terbaik untuknya. Dikabarkan dengan bakatnya dan usianya yang masih muda, diyakini ia akan mampu menggantikan Michael Carrick yang sebelumnya juga direkrut sebelumnya dari Tottenham satu dekade yang lalu.

Sang pemain juga cukup rutin dilibatkan dalam berbagai kompetisi musim ini. Tercatat di Premier League, ia sudah 28 kali menjadi starter dan dua kali menjadi pemain pengganti serta menghasilkan dua buah gol. Ia pun sempat diturunkan saat menghadapi Champions League dan Europa Legue namun tak berhasil melanjutkan perjuangannya hingga kini.

Kabar baiknya seperti yang dituliskan oleh media The Telegraph, ternyata gayung bersambut telah dimiliki oleh MU, pasalnya sang pemain berusia 23 tahun tersebut juga ingin berada di Old Trafford pada musim kompetisi mendatang. Akan tetapi sayangnya hal tersebut sepertinya tak disetujui oleh sang pemilik. Dikabarkan manajemen Tottenham masih ingin memiliki jasa pemain lebih lama lagi karena Ia memiliki potensi yang sangat mendukung masa depan Tottenham. Mereka mencoba memasang harga sang pemain dengan harga yang cukup tinggi dengan tujuan tak ada yang berani menawarnya.

Pemain bertahan senior Chelsea Bungung Pilih Klub Jika Hengkang Musim Ini

Pemain bertahan senior Chelsea yaitu John Terry, sepertinya sedang bingung mempertimbangkan masa depannya seandainya Ia tak melanjutkan karirnya di Stamford Bridge pasalnya Ia kini sedang mempertimbangkan penawaran yang cukup besar yang menghinggapi dirinya belum lama ini. Seperti yang diberitakan media The Mirror, penawaran tersebut berasal dari negeri tirai bambu dan dari negeri paman Sam jika ia mau angkat kaki dari Chelsea.

Memang beberapa waktu yang lalu, sang pemain yang sudah berusia 36 tahun tersebut sempat ditawarkan oleh manajemen Chelsea untuk tetap bertahan, hanya saja bukan sebagai pemain. Namun sang kapten kesebelasan tersebut masih ingin bermain dan memilih menolaknya. Ia pun siap untuk dapat melanjutkan tantangan barunya setelah hampir setia bersama Chelsea selama lebih dari dua dekade.

Salah satu klub yang bermain di Chinese Super League dan Major League Soccer, melihat peluang ini dan ingin memboyongnya pada bursa transfer mendatang. Bahkan dikabarkan pemain asal Inggris tersebut juga akan menerima gaji sebesar 20 juta poundsterling per musim seandanya san pemain mau pindah menuju negeri Tirai Bambu.

Sang pemain bernomor punggung 26 itu pada dasarnya ingin mengakhiri karirnya di Chelsea dengan membantu timnya meraih gelar Juara Premier League pada musim ini. Akan tetapi sepertinya mereka harus berusaha lebih keras lagi. Pasalnya pada pertandingan terakhir mereka di Liga domestik itu, mereka tak mampu membawa pulang poin satu pun saat menghadapi Manchester United dengan kebobolan dua kali tanpa balas.

Dan kini mereka hanya memiliki selisih empat poin dengan peringkat dibawahnya yang diisi oleh Tottenham Hotspurs. Padahal mereka tniggal memiliki enam pertandingan tersisa menghadapi Southampton, Everton, Middlesbrough, West Brom, Watford dan terakhir Sunderland. Sementara disisi lain Tottenham masih harus menaklukan Crystal Palace, West Ham, Manchester United, Leicester City dan Hull City.

John Terry dulu sempat memulai perjuangannya di akademi West Ham United. Dan dikabarkan jika Ia ingin meneruskan karirnya di Liga Premier di musim depan, dikabarkan mereka juga siap menampung sang pemain dan memberikan jadwal lebih rutin dibandingkan dengan jadwal saat ini di Chelsea.