Alexis Sanchez Jadi Top Skorer Chile

Alexis Sanchez Jadi Top Skorer Chile

Satu gol ke gawang Jerman di Piala Konfederasi 2017 berarti spesial bagi Alexis Sanchez. Dia kini tercatat sebagai top skorer sepanjang masa tim nasional Chile. Sanchez mencetak satu gol saat Chile bermain More »

Dani Alves Akhiri Kontraknya Dengan Juventus

Dani Alves Akhiri Kontraknya Dengan Juventus

  Dani Alves akhirnya sudah menentukan masa depannya di Juventus. Pesepakbola asal Brasil itu memutuskan untuk mengakhiri kontraknya dan akan pergi di bursa transfer tahun ini. Kabar ini secara langsung dikonfirmasi oleh More »

Fernando Santos Tanggapi Kritikan Terlalu Defensifnya Portugal

Fernando Santos Tanggapi Kritikan Terlalu Defensifnya Portugal

  Fernando Santos menanggapi kritikan yang menilai sepakbola Portugal terlalu defensif dan membosankan. Namun yang menjadi prioritasnya yakni kemenangan. Portugal mampu mengantongi gelar superior pertamanya dengan memuncaki Piala Eropa 2016. Meskipun begitu, More »

Joachim Loew Meminta Jerman Waspadai Chile

Joachim Loew Meminta Jerman Waspadai Chile

  Jerman berhasil menang tipis 3-2 kontra Australia di laga pembuka Piala Konfederasi. Walaupun begitu, sang manajer Joachim Loew mengingatkan timnya agar tak jemawa mengingat lawan mereka mereka selanjutnya adalah Chile. Jerman More »

Akankah Cristiano Ronaldo Kembali ke Manchester United?

Akankah Cristiano Ronaldo Kembali ke Manchester United?

  Para fans Manchester United tampaknya akan berantusias sekali dalam bursa transfer tahun ini. Pasalnya, Cristiano Ronaldo belakangan ini terus dirumorkan akan pergi dari Real Madrid dan pulang ke Old Trafford. Ronaldo More »

 

Pochettino Ingin Segera Memulai Premier League 2017/2018

maurizio pochettino - tottenham hotspur

 

Mauricio Pochettino sudah tak sabar lagi untuk melihat Tottenham Hotspur bertanding. Dia ingin secepatnya memulai pertandingan Premier League musim depan.

Sedari dipercaya untuk melatih Spurs di 2014, Pochettino punya catatan yang cukup bagus bersama Spurs dengan finis 3 besar di 2 musim terakhir. Di musim 2015/2016, dia mengantarkan Spurs finis di peringkat 3 sementara di musim lalu The Lilywhites menempati posisi kedua, di bawah Chelsea.

Dengan jeda liga di liburan musim panas ini, Pochettino pun berharap para pemainnya bisa kembali dengan kondisi prima dan bersemangat untuk menjalani Premeir League 2017/2018.

“Sekarang kami mulai mempersiapkan musim dan kami sudah tak sabar lagi untuk memulai liga,” ujar Pochettino seperti yang dilansir dari salah satu media. “Ini merupakan waktunya bagi para pemain kami untuk menjalani liburan musim panasnya dan untuk kembali prima lagi, namun kami juga memikirkan soal mengawali musim dengan kondisi terbaik.”

Spurs akan mengawali musim 2017/2018 dengan berkunjung ke kandang Newcastle United (tim promosi), tepatnya di 12 Agustus mendatang. Seminggu kemudian, Spurs bakal melakoni laga kandang perdana di Wembley dengan melawan pesaing sekaligus sang kampiun 2016, Chelsea.

“Saya selalu melihat jadwal laga dengan pandangan yang positif. Memang betul, Premier League sulit dan kami akan mengawalinya di markas Newcastle, yang pastinya akan menyenangkan sebab itu merupakan laga pertama kami. Dan setelahnya laga perdana kami di Wembley kontra Chelsea, saya yakin kalau para penggemar juga akan sangat berantusias.

“Newcastle merupakan motivasi tersendiri buat kami. Upaya kami menuntaskan musim sebelum yang terakhir tak begitu krusial saat ini. Namun kami mesti menjadikannya sebagai motivasi tambahan dan kami berupaya untuk memenangi semua laga.”

“Musim depan pastinya akan menyenangkan dan mengawalinya di St James’ Park akan membuat kami sangat termotivasi,” tandas Pocchetino.

Fakta Menarik Soal Kiper Termahal Inggris

Jordan Pickford

Everton resmi merekrut Jordan Pickford di bursa transfer musim panas ini. Pembelian Pickford dari Sunderland membuatnya menjadi kiper termahal di Liga Inggris. Ada beberapa fakta menarik tentang Pickford.

Everton merekrut Pickford pada Kamis (15 Juni 2017) waktu setempat. The Toffees mendatangkannya dengan harga 25 juta poundsterling, dan bisa membangkak hingga 30 juta poundsterling jika tim serta si pemain sendiri memenuhi klausul performa tertentu.

Dengan harga pembelian sebesar itu membuat Pickford menyandang status sebagai kiper termahal Inggris. Secara keseluruhan, pemain berusia 23 tahun itu menjadi kiper termahal ketiga di dunia setelah Ederson Moraes (Brasil) dan Gianluigi Buffon (Italia).

Ada sejumlah fakta menarik mengenai Pickford yang sejak bermain di level junior berkarier bersama Sunderland. Dalam situs resmi Everton, dikatakan juga jika Jordan Pickford sangat menggemari olahraga tinju.

“Jika sedang tidak bermain sepakbola, Jordan juga merupakan penggemar tinju dan sering memperlihatkan dukungannya di media sosial kepada petinju Kell Brook, Scott Quigg, dan Anthony Joshua. Dia juga berteman baik dengan petarung kelahiran Sunderland Josh Kelly, yang menjadi wakil Britania Raya untuk Olimpiade Rio 2016 dan sekarang menjadi petinju profesional,” tulis Everton.

Tidak hanya itu, Pickford juga disebut punya kemampuan mengirimkan bola yang sangat baik. Mantan manajernya saat bermain di Preston North End, Simon Grayson yang mengatakan fakta tersebut.

“Saat klub top mencari seorang penjaga gawang, mereka mencari penjaga gawang yang mampu menghentikan tembakan tapi juga punya kaki yang luar biasa, dan saya bisa bilang bahwa dia bisa saja bermain di luar posisi kiper dengan kualitas kaki yang dia miliki,” ujar Simon Grayson.

Pickford sempat bermain untuk klub-klub di kasta bawah seperti Darlington, Alfreton Town, Burton Albion, Carlisle United, Bradford City, serta Preston North End. Namun, ia memang diprediksi akan punya karier yang cemerlang.

“Saya punua keyakinan jika Jordan Pickford akan menjadi salah satu penjaga gawang terbaik di dunia,” ungkap Craig Liddle.

Di Francesco Takkan Mengubah Gaya Sepakbolanya Di AS Roma

eusebio di francesco

Pelatih baru AS Roma, Eusebio Di Francesco, akan tetap memperlihatkan gaya sepakbolanya walaupun sekarang dia berada di klub sebesar I Lupi. Di Francesco pun masih akan menerapkan skema 4-3-3 yang merupakan andalannya saat melatih Sassuolo.

Di Francesco resmi menjadi pelatih baru Roma di Rabu (14/6/2017) kemarin. Peracik taktik asal Italia itu jadi suksesor Luciano Spalleti (manajer sebelumnya), yang saat ini melatih di Inter Milan.

Sebelumnya, Di Francesco menghabiskan beberapa musim melatih Sassuolo dan kerap menggunakan skema 4-3-3 sebagai andalannya. Dalam periode kepelatihannya di Sassuolo, ia juga sering mempercayakan barisan serang ke trio Domenico Berardi, Gregoire Defrel, serta Matteo Politano.

Tampaknya Di Francesco pun akan tetap menerapkan skema itu di Roma. Walaupun begitu, Roma bisa dibilang tidak begitu asing dengan skema itu.

“Walaupun saya membesut tim deretan bawah seperti Sassuolo, saya tidak pernah memiliki sikap penurut,” ungkap Di Francesco seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Bersama Roma, gaya sepakbola yang akan ditampilkan pastinya takkan berubah. Kami akan senantiasa berupaya untuk mengendalikan permainan serta bisa jadi sedikit berubah bergantung dengan lawan yang kami hadapi. Itu bergantung dengan situasi,” lanjutnya.

“Kami akan mengawalinya dengan formasi 4-3-3, yang mana adalah uapaya terbaik saya untuk menunjukkan jati diri. Akan tetapi, mungkin saja ada perubahan tergantung dengan laganya,” ucap Di Francesco.

Di sisi lain, Francesco pun diyakini takkan bermasalah dengan skema 4-3-3 di Roma lantaran ia memiliki modal yang bagus untuk formasi itu. Di barisan serang contohnya, ia dapat menurunkan Edin Dzeko selaku target man bersama Mohamed Salah serta Stephan El Shaarawy jadi striker winger. Sedangkan di barisan tengah, ia memiliki banyak pemain yang mendukung formasi tersebut, seperti Kevin Strootman, Radja Nainggolan, Daniele De Rossi, serta Leandro Paredes.

Pogba Sudah Berhasil Beri Pembuktian

paul pogba

Sorotan yang dialamatkan kepada Paul Pogba atas nilai transfernya saat didatangkan oleh Manchester United masih belum juga mereda. Namun, pemain berusia 24 tahun itu disebut baru saja melakukan pembuktian diri.

Pogba pulang ke Old Trafford setelah dibeli dari Juventus banderol sebesar 89 juta poundsterling. Dengan uang tebusan sebesar itu, Pogba pun menyandang status sebagai pemain termahal sejagat.

Pogba memberikan kontribusi sebanyak sembilan gol dan enam assist dalam 51 kali penampilan bersama MU musim 2016/2017. Dia juga mempersembahkan tiga trofi dengan membawa MU memenangi Community Shield, Piala Liga Inggris, dan Liga Europa.

Walaupun begitu, nilai transfer Pogba dinilai terlalu mahal. Kiper Tottenham Hotspurs dan tim nasional Prancis, Hugo Lloris, mengirimkan pembelaan untuk Pogba. Lloris merasa optimis jika gelandang Manchester United dan Prancis ini akan semakin baik ke depannya, selagi menyebut yang bersangkutan telah menunjukkan kelasnya saat melawan Inggris.

Laga antara tim nasional Prancis melawan kesebelasan Inggris pada pekan ini menjadi sarana pembuktian Pogba. Dia ikut mengantarkan Les Blues memenangkan laga di Stade de France dengan skor 3 – 2. Lloris pun sangat yakin jika Paul Pogba memiliki potensi untuk menjadi bintang sekaligus membuktikan harga mahalnya memang sesuai.

“Mungkin Paul Pogba harus membuktikan beberapa hal, karena dia direkrut dengan harga mahal dan sekarang bermain untuk salah satu klub terbaik di dunia dan dia bermain di Premier League dan dia harus menunjukkan kualitasnya,” kata Hugo Lloris seperti yang dilansir dalam Soccerway.

“Saat menghadapi tim nasional Inggris, dia bermain luar biasa. Dan sebagai pemain tengah, dia sudah banyak membantu tim untuk menguasai bola. Saya tidak ragu bahwa dia akan terus lebih baik dan lebih baik lagi. Suatu saat dia akan membuktikan bahwa harga mahalnya memang sepadan dengan kualitasnya” tutup Lloris.

Madrid Tak Perlu Belanja Besar Di Musim Panas Ini

Real Madrid

Real Madrid disebut sudah mempunyai kualitas yang mumpuni. Oleh karena itu, Nacho Fernandez mengatakan jika El Real tidak perlu belanja besar-besaran hanya memerlukan sedikit perbaikan di beberapa sektor agar bisa kembali tampil kompetitif di kompetisi musim depan.

Di musim 2016/2017, Real Madrid meraih kesuksesan besar. Tim raksasa ibukota Spanyol ini berhasil memenangkan dua gelar dengan menggapai gelar juara Liga Champions dan Liga Spanyol, yang pertama kalinya sejak 59 tahun terakhir.

Kedalaman squad El Real menjadi salah satu faktor yang paling utama dalam kesuksesan bersama Zinedine Zidane dalam dua musim secara berturut-turut. Seperti diketahui, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawannya juga menjadi pemenang Liga Champions musim lalu.

Soal kedalam squad yang dimiliki oleh Real Madrid, salah satu pemainnya, Nacho Fernandez, menilai bahwa mereka tidak perlu melakukan belanja pemain besar-besaran di bursa transfer musim panas ini. Yang harus dilakukan hanyalah melakukan sedikit perbaikan.

“Kapten kami, Sergio Ramos sudah mengeluarkan pernyataan dan mengatakan pada suatu waktu bahwa kami tidak butuh melakukan belanja besar-besaran. Hanya perlu beberapa perubahan kecil. Saya setuju dengan apa yang dikatakan kapten,” kata Nacho Fernandez seperti dilansir oleh Soccerway.

“Saat semua hal berjalan bagus dan Anda bisa menciptakan suasana yang kompak di dalam tim, itu sangat penting. Kami bukan orang yang berurusan untuk mendatangkan dan menjual pemain. Tapi, jika kemudian Anda bertanya pada saya sebagai seorang pemain di tim ini, saya akan bilang bahwa kami cuma butuh sedikit perbaikan,” tambah pemain nomor punggung enam di Madrid itu.

Madrid sudah dipastikan ditinggal pergi oleh salah satu pemain di barisan pertahanan. Mereka melepas Pepe. Pepe sendiri hengkang dari Real Madrid dengan cara yang kurang baik. Namun mereka sudah berhasil menemukan sosok pengganti yang tepat untuk bek asal Portugal ini, dia adalah Jesus Vallejo.

Incaran Sevilla Di Bursa Transfer Tahun Ini: Jovetic, Navas, Nolito

sevilla - nolito, jesus navas

 

Sevilla telah membuat daftar pemain incarannya dalam bursa transfer tahun ini. Untuk sekarang fokus mereka yakni merekrut Stevan Jovetic, Jesus Navas, serta Nolito.

Jovetic sejatinya telah bermain di Sevilla sedari paruh kedua musim 2016/2017 usai pinjam dari Inter Milan. Striker berkebangsaan Montenegro itu mampu menciptakan 7 gol dari 24 laga dengan Sevilla.

Cukup puas dengan performa Jovetic, Sevilla lantas ingin membelinya secara tuntas. Akan tetapi, mereka pun menyadari bahwa proses transfer bersama Inter untuk melepaskan Jovetic bukanlah hal yang gampang.

“Tidak ada yang berubah, dia merupakan pemain yang membuat kami tertarik dan kami juga memiliki relasi dengan agen si pemain,” ucap Direktur Olahraga Sevilla, Oscar Arias, yang dilansir dari salah satu media.

“Kami paham kalau jelas takkan mudah untuk memenuhi harga transfer dan gajinya, namun kami akan berupaya semaksimal mungkin supaya dia bermain dengan kami seterusnya,” lanjut Arias.

Selain mau membeli tuntas Jovetic, Sevilla pun akan berupaya membawa pulang Navas dengan Nolito. Navas kini memang berstatus free transfer usai dilepaskan Manchester City. Pesepakbola asal Spanyol itu sebenarny sempat berkiprah dengan Sevilla sebelum akhirnya hengkang ke City di 2013 silam.

Di sisi lain, Nolito pun tak diperbarui lagi kontraknya oleh City. Belakangan ini terhembus kabar kalau ia ingin berkiprah lagi di La Liga usai semusim bermain di Premier League.

“Pastinya kami terus mengupayakannya, namun hal itu takkan mudah dan membutuhkan waktu untuk merekrut mereka berdua,” kata Arias.

“Kami mau mereka berdua tampil di Sevilla. Masih terdapat banyak waktu dan kami tengah berupaya mencapai kesepakataan alhasil keduanya akan tampil di sini pada musim depan, namun itu pastinya takkan mudah.”

Di luar itu, Sevilla sendiri bakal dibesut oleh manajer baru Eduardo Berizzo untuk musim depan. Berizzo akan mengisi kursi pelatih yang ditinggalkan Jorge Sampaoli untuk pergi ke timnas Argentina.

AC Milan Punya Striker Baru, Carlos Bacca Ingin Ke PSG

carlos bacca - ac milan

 

Striker AC Milan, Carlos Bacca, tampaknya akan hengkang ke Paris Saint-Germain di bursa transfer tahun ini. Bahkan, agen si pemain sudah mengindikasikan bahwa kliennya akan pindah.

Keputusan Bacca untuk hengkang dari AC Milan pun tak lepas dari langkah klubnya merekrut Andre Silva dari FC Porto. Mengingat posisi keduanya adalah striker, tentu saja Bacca harus membagi ruang di lini depan dan bersaing untuk merebutkan posisi utama.

Terkait masa depannya, Carlos Bacca sendiri akhir-akhir gencar dihubung-hubungkan dengan beberapa klub dalam semusim terakhir, di antaranya yakni Arsenal dan West Ham United. Namun, rumor transfer tebaru justru menyebutkan nama PSG yang dikabarkan meminati jasa pemain asal Kolombia itu.

“PSG? Sebenarnya Ligue 1 merupakan salah satu liga terbaik di Eropa dan Carlos juga mau meneruskan kariernya di klub Eropa dengan tingkat yang bagus,” ucap Sergio Borilla, agen si pemain, seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Dia sudah memperoleh sejumlah penawaran dari luar benua Eropa, namun dia mengatakan ke saya kalau ia tak tertarik dengan penawaran itu. Dia lebih memprioritaskan aspek olahraganya. Sekarang ini aspek keuangan tak jadi prioritasnya, meskipun ada pasar di luar Eropa tempat investasi-investasi superior tengah dilakukan. Sekarang ini kami tetap tenang dan masih belum membahaskan apa pun bersama Milan. Dia masih berada di Milan. Kalau klub merasa mereka membutuhkan sosok striker baru… pastinya akan ada rivalitas lebih besar.

“Bursa transfer baru saja dibuka dan tidak ada yang mengetahui apa yang akan terjadi di sepanjang musim panas. Klien yang bersangkutan masih memiliki kontrak selama 3 tahun di Milan. Dia cuma mau bermain sebanyak mungkin. Beberapa klub superior Eropa telah memperlihatkan ketertarikan dan kami akan berupaya melihat semua situasinya dengan jelas,” ungkapnya.

Sudah 2 musim berkarier di AC Milan, Carlos Bacca mampu membukukan 34 gol dengan 31 di antaranya tercipta dalam Liga Italia, Serie A.

Iran Pastikan Tampil Di Piala Dunia 2018

Iran

Tim nasional Iran memastikan diri tampil di Piala Dunia 2018. Kesebelasan Iran menjadi menjadi negara kedua, sekaligus yang pertama dari Asia, yang memastikan lolos ke fase group kompetisi sepakbola akbar antar negara ini. Iran meraihnya usai mengalahkan Uzbekistan.

Tampil dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Azadi Stadium, Senin (12 Juni2017) malam waktu setempat, Iran sudah unggul 1 – 0 di babak pertama. Mereka mencetak 1 gol tambahan di babak kedua dan pertandingan pun berakhir dengan skor 2 – 0. Gol kemenangan Iran dibukukan oleh Sardar Azmoun dan Mehdi Taremi.

Kemenangan itu mengantarkan kesebelasan Iran meraih 20 poin dari enam pertandingan, mereka dipastikan finis di posisi satu atau dua Grup A Kualifikasi Ketiga Piala Dunia 2018, walaupun masih menyisakan dua pertandingan lagi.

Di babak kualifikasi ketiga ini, dua tim yang ada peringkat teratas group berhak lolos langsung, sementara posisi tiga terbaik diharuskan menjalani babak playoff untuk bisa lolos ke fase group.

Ini adalah kali kedua secara berturut-turut timnas Iran lolos ke putaran final Piala Dunia, setelah pada gelaran di Brasil 2014 lalu mereka juga menjadi salah satu kontestan. Sepanjang keikutsertaannya, ini adalah kali kelima Iran tampil di fase group.

Keberhasilan tim nasional Iran lolos ke Piala Dunia 2018 masih tidak lepas dari tangan dingin Carlos Queiroz. Mantan asisten pelatih Manchester United dan pelatih Timnas Portugal itu mulai menjadi manajer Iran sejak 2011 lalu.

Iran menjadi negara kedua yang lolos ke putaran fase group Piala Dunia 2018, menyusul Brasil (mewakili zona Amerika Selatan) yang lebih dulu memastikan partisipasinya di event sepakbola empat tahunan tersebut.

Mendengar kabar bahagia ini, Presiden Iran, Hassan Rouhani, mengungkapkan kebahagiaan. “Kemenangan Anda membuat kami semua senang. Kalian telah melakukan tugas dengan baik untuk Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Russia,” tulis Hassan,

 

Gianluigi Buffon Dukung Juventus Rekrut Wojciech Szczesny

wojciech szczesny - as roma

 

Kiper Arsenal, Wojciech Szczesny, dikabarkan akan hengkang ke Juventus. Rumor transfer ini berdasarkan pernyataan dari kiper sekaligus kapten Juve, Gianluigi Buffon.

Kontrak Buffon dengan Juve sejatinya akan ahbis di musim panas tahun depan. Mengingat usianya yang sudah menginjak 39 tahun, Buffon pun diyakini akan langsung menutup karier nantinya.

Disebabkan itulah, Juventus dengan timnas Italia harus mencari suksesor untuk mengisi posisi kiper. Penjaga gawang AC Milan, Gianluigi Donnarumma, sudah direncanakan untuk meneruskan posisi Buffon di timnas. Sedangkan Juve kabarnya sedang mengincari Szczesny, yang memang bermain cemerlang di sepanjang musim 2016/2017 bersama AS Roma.

Szczesny bahkan mampu mencatatkan total 14 clean sheet di Serie A, raihan terbaik yang mengungguli Buffon, Donnarumma, serta Pepe Reina (Napoli) yang sama-sama membukukan 12 clean sheet.

“Ini mungkin akan jadi tahun terakhir dan aku mau jadi sosok protagonis lantaran aku senantiasa memimpikan untuk menjadi seperti itu,” ucap Buffon dalam konferensi pers menjelang pertandingan Italia kontra Liechtenstein.

“Untuk melakukan itu aku mesti jadi pemain krusial. Aku akan berupaya untuk menggapainya di musim depan,” lanjutnya seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Hasrat tim yakni sebuah hasil dari apa yang sudah Anda persembahkan dan raih di sepanjang tahun. Sampai saat ini aku selalu jadi sosok yang rasional serta aku selalu mencari arti dari banyak hal. Adalah hal yang tepat kalau Juve mengincar Szczesny dan terdapat kiper bertalenta seperti Donnarumma di timnas.”

“Untuk diriku ini akan memberikan motivasi tambahan karena walaupun aku sudah menginjak usia 39-40 tahun, aku mesti bersaing mempertahankan posisiku. Jika aku tak mau tampil lagi, aku akan berada di rumah lantaran Donnarumma serta Szczesny merupakan kiper yang betul-betul oke, bukan disebabkan seseorang telah memberin mereka sesuatu.”

Di luar itu, Szczesny telah melewati 2 tahun kariernya bersama Roma sebagai pemain pinjaman. Sejatinya Szczesny bersedia dipermanenkan, namun I Lupi mempertimbangkannya lagi usai Arsenal meminta 20 juta Euro untuk transfernya.

Jerman Lebih Optimis Jelang Piala Konfederasi

joachin leow

 

Jerman meraih kemenangan telak dalam pertandingan lanjutan di Kualifikasi Piala Dunia 2018. Torehan positif itu pun membuat Die Mannschaft lebih optimis jelang Piala Konfederasi.

Dalam laga internasional yang berlangsung di Stadion Nurnberg, Minggu (11/6/2017) subuh tadi, timnas Jerman berhasil menang besar 7-0 kontra San Marino.

Sandro Wagner jadi pahlawan dalam kemenangan telak ini dengan menciptakan hat-trick (3 gol). Kemudian diikuti oleh Julian Draxler, Amin Younes, Shkodran Mustafi, serta Julian Brandt.

Hasil positif ini pun jadi momentum positif untuk Jerman menatap turnamen Piala Konfederasi 2017 yang akan digelar di Rusia, tepatnya di 17 Juni hingga 2 Juli nanti.

Dengan performa impresif yang diperlihatkan Sandro Wagner, manajer Jerman Joachim Loew pun langsung memberikan apresiasi besar.

“Itu adalah kans yang oke untuk menambah kepercayaan diri tim. Para pemain arahan saya terus berlari selama 90 menit,” ucap Loew seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Ini menjadi laga terbilang krusial untuknya (Wagner). Dia bisa memanfaatkan tubuhnya dengan amat oke dan tidak gampang kalah saat menghadapi barisan bertahan lawan. Dia adalah pemain yang memiliki kedewasaan serta personalitas dan yang bersiteguh dengan opininya.” “Pribadinya sendiri amat terbuka dan sosok pemain yang jujur serta dia amat positif dengan tim,” lanjutnya menambahkan