Minim Prestasi, Tevez Ditendang Shanghai Shenhua

Minim Prestasi, Tevez Ditendang Shanghai Shenhua

Carlos Tevez kembali ke Argentina setelah melewati satu musim yang gagal total di China. Walaupun karier sepakbolanya jeblok, Tevez pulang dengan segunung uang. Tevez baru saja menyelesaikan kepindahannya ke Boca Juniors di More »

Liverpool Harus Cermat Dalam Mencari Pengganti Coutinho

Liverpool Harus Cermat Dalam Mencari Pengganti Coutinho

Pada bursa transfer musim dingin kali ini, Liverpool tentu harus bergegas mencari pemain untuk menggantikan Philippe Coutinho. Namun, The Reds disarankan untuk tidak terburu-buru. Liverpool baru saja mendapatkan uang banyak, hasil penjualan More »

Coutinho Diragukan Bisa Jadi Pengganti Yang Pas Untuk Iniesta

Coutinho Diragukan Bisa Jadi Pengganti Yang Pas Untuk Iniesta

Posisi mana yang akan ditempati oleh Philippe Coutinho di Barcelona sedang menjadi tanda tanya. Ada pendapat bahwa pemain asal Brasil tersebut tidak akan bisa menjadi pengganti Andres Iniesta. Coutinho resmi merapat ke More »

Vardy Spesialis Cetak Gol Ke Gawang Tim Besar

Vardy Spesialis Cetak Gol Ke Gawang Tim Besar

Kekalahan Leicester City atas Liverpool tetap menyajikan prestasi spesial untuk sang penyerang, Jamie Vardy, mengenai kepiawaiannya membobol gawang tim-tim enam besar. Di Anfield Stadium, Sabtu (30 Desember 2017) malam WIB, Leicester sempat More »

Bonucci Akan Tetap Bertahan Di AC Milan

Bonucci Akan Tetap Bertahan Di AC Milan

Situasi buruk yang sedang dialami oleh AC Milan membuat masa depan Leonardo Bonucci menjadi tanda tanya. Rumor kepergian Bonucci kini mendapatkan bantahan dari sang agen. Bek tengah Italia itu direkrut AC Milan More »

 

Alexis Sanchez Gabung MU Bukan karena Uang

Alexis Sanchez

Mantan pemain Arsenal, Robert Pires menepis anggapan Alexis Sanchez merupakan orang yang mata duitan. Hal itu ditegaskan Pires dengan mengutip kata-kata Sanchez ketika dulu pertama kali merapat ke Arsenal.

Sanchez saat ini di ambang kepindahan dari Arsenal ke Manchester United. Kabarnya pemain internasional Chile itu akan memperoleh 500 ribu poundsterling per pekan di MU, yang membuatnya jadi pemain yang mendapatkan bayaran tertinggi di Inggris.

Hal itu pada prosesnya turut memunculkan anggapan bahwa Sanchez adalah orang yang “mata duitan”. Salah satu penilaian itu diungkapkan oleh Martin Keown, yang pernah memperkuat The Gunners pada periode 1993–2004.

Akan tetapi, Pires tidak sependapat. Pria yang sempat memperkuat Arsenal pada kurun waktu 2000–2006 itu menyebut Sanchez punya alasan kuat untuk angkat kaki dari Arsenal, sebagaimana yang pernah dia katakan ketika pertama kali merumput di Emirates Stadium pada musim panas 2014.

“Alesix mencapai level dimana kemampuannya bisa dinikmati oleh orang banyak. Orang-orang di Inggris senang melihat pemain yang gigih. Itu alasan kenapa banyak orang yang menyenanginya,” kata Robert Pires seperti dikutip Mirror.

“Pertama dia datang ke Arsenal, dia bilang begini kepada saya, ‘Di sini saya ingin meraih gelar-gelar juara’. Dan saya senang dengan sikap seperti itu. Nanti orang-orang akan memahami seberapa pentingnya dia dulu untuk Arsenal,” tutur Robert Pires.

Bersama Arsenal, Sanchez berhasil memenangkan satu gelar Community Shield (2014) dan dua Piala FA (2014/2015 dan 2016/2017). Kegagalan finis empat besar di Premier League musim lalu membuat Arsenal kini absen di Liga Champions, pertama kalinya sejak 1997–1998.

Sementara itu MU musim lalu berhasil memenangkan Community Shield, Piala Liga Inggris, dan Liga Europa. Keberhasilan di ajang yang disebut terakhir itu turut mengantar MU tampil di Liga Champions musim ini.

De Gea Kejar Gelar Golden Glove Musim Ini

David de gea

Kiper andalan Manchester United, David De Gea berambisis memenangkan salah satu gelar bergengsi di Premier League. De Gea ingin memenangkan gelar kiper terbaik (Golden Glove).

Sejak direkrut oleh MU pada 2011 dari Atletico Madrid untuk menjadi Edwin van der Sar, De Gea sama sekali belum pernah meraih gelar Golden Glove. De Gea merasa sangat yakin bisa memenangkan penghargaan tersebut musim ini.

De Gea punya peluang besar meraih gelar Golden Glove musim ini. Kiper tim nasional Spanyol tersebut sudah mencatatkan 13 clean sheet dan 68 penyelamatan dari 23 penampilan di ajang Premier League.

“Tentu saja, saya ingin memenangkan penghargaan itu (Golden Glove). Tidak hanya untuk tahun ini, namun saya ingin memenangkannya setiap tahun,” ujar David De Gea seperti yang dilansir dari situs resmi Manchester United.

“Saya merasa jika penghargaan ini bisa menjadi ukuran seberapa baik tim kami bertahan. Saya merasa kami sudah bertahan dengan baik sebagai tim musim ini,” kata David De Gea melanjutkan.

Jika berhasil meraih gelar Golden Glove, De Gea akan mempersembahkannya untuk para pemain bertahan MU. Sepanjang musim ini, para bek The Red Devils telah mencatatkan 599 clearance, 270 intersep, dan 69 intersep.

“Ini akan menjadi trofi bagi untuk saya dan untuk seluruh pemain dalam tim, terutama untuk pemain bertahan yang sudah melindungi gawang saya,” demikian tutup David De Gea.

Jika berhasil, David De Gea akan menjadi kiper kedua Manchester United yang berhasil meraih gelar Golden Glove. Sebelumnya, Edwin van Der Sar berhasil meraihnya pada musim 2008/2009.

Berikut jumlah clean sheet yang dicatatkan kiper-kiper Liga Inggris:

  • 13 – David De Gea (Manchester United)
  • 12 – Thibaut Courtois (Chelsea)
  • 10 – Ederson (Manchester City)
  • 9 – Petr Cech (Arsenal), Hugo Lloris (Tottenham), Nick Pope (Burnley)

Pasang Harga Tiket Paling Mahal Sedunia, Kenapa Arsenal Irit Belanja?

Arsenal

Pantas saja jika para suporter Arsenal kesal dengan klub kesayangannya saat ini. The Gunners justru menekan anggaran belanja padahal harga tiket mereka paling mahal sedunia.

Begitulah hasil studi yang dilakukan oleh UEFA kepada klub-klub Eropa untuk musim 2016/2017. Arsenal merupakan klub yang memasang harga tiket paling tinggi di antara klub-klub lain di dunia.

Jika harga tiket untuk satu pertandingan, tiket musiman, dan fasilitas meet and greet tersebut digabung maka akan keluar angka 74,09 poundsterling atau setara dengan Rp 1,3 juta untuk rata-rata harga tiket menyasikan The Gunners beraksi di Emirates Stadium.

Untuk posisi kedua harga tiket termahal adalah Chelsea di mana mereka memasang harga sebesar 68,71 pound atau Rp 1,26 juta dalam satu pertandingan di Stamford Bridge. Di posisi ketiga ada Real Madrid yang memasang harga 55,91 pound atau setara dengan Rp 1,029 juta untuk menonton di Santiago Bernabeu.

Liverpool ada di peringkat keempat sebagai klub yang memasang harga tiket termahal dengan 55,68 pound atau Rp 1,025 juta melihat aksi Mohamed Salah dan rekan-rekannya di Anfield. Bayern Munchen menempati peringkat kelima dengan 54,92 pound (Rp 1,01 juta).

Di peringkat keenam dan kejutuh masing-masing ada nama Manchester United (53,41 poundsterling setara dengan Rp 986 ribu ) serta Barcelona (51,59 poundsterling atau setara dengan Rp 950 ribu).

Tentunya fakta bahwa Arsenal sebagai pemilik tiket pertandingan termahal di dunia tak serta-merta membuat mereka berani keluar uang banyak untuk belanja. Setidaknya itu yang dikeluhkan sebagian besar fans The Gunners belakangan ini.

Memang Arsenal bisa berdalih musim ini tidak memperoleh pemasukan besar karena gagal ke Liga Champions. Namun, kegagalan itu juga adalah imbas dari dari keras kepalanya manajemen klub yang tidak bersedia mengeluarkan banyak untuk mendatangkan pemain top. Itu berimbas pada penampilan klub di lapangan dan terlihat musim ini ketika mereka tercecer di posisi keenam klasemen dan tersingkir dari Piala FA walaupun berstatus juara bertahan.

Didekati City Dan Chelsea, Kenapa Van Dijk Pilih Liverpool?

Virgil van Dijk

Virgil van Dijk sebenarnya sempat didekati oleh dua klub raksasa Premier League, Manchester City dan Chelsea sebelum akhirnya memilih Liverpool. Ada alasan khusus Van Dijk memilih Liverpool, apa itu?

Van Dijk menjadi topik pembicaraaan hangat di bursa transfer musim panas lalu ketika tiga klub raksasa Premier League, Liverpool, Chelsea, dan Manchester City memperebutkannya. The Reds yang ada di barisan terdepan gagal mendapatkan Van Dijk karena protes Southampton ke otoritas Premier League.

Di minggu akhir Desember lalu jelang dibukanya bursa transfer musim dingin, Van Dijk kembali dihubung-hubungkan dengan tiga klub tersebut. Sempat beredar beberapa rumor, Van Dijk akhirnya resmi jadi milik Liverpool saat bursa transfer musim dingin dibuka pada 1 Januari kemarin.

Liverpool berhasil unggul dari Chelsea dan Manchester City dalam perburuan Van Dijk setelah mengeluarkan dana 75 juta poundsterling. Tentunya ini kabar menggembirakan untuk Liverpool mengingat mereka perlu sosok bek seperti Van Dijk.

Perekrutan Van Dijk ini boleh dibilang sebagai prestasi tersendiri mengingat The Reds harus bersaing dengan Manchester City dan Chelsea yang punya kekuatan finansial lebih kuat ditambah lagi punya peluang meraih trofi lebih besar.

Tapi, Virgil Van Dijk punya alasan lain mengapa akhirnya dia memilih melanjutkan kariernya bersama The Reds.

“Saya menjatuhkan pilihan saya kepada Liverpool karena kebesaran klub ini, suporter, pemain, manajer, seluruh elemen di sini luar biasa,” tutur Virgil Van Dijk seperti yang dilansir dari Soccerway.

“Anda bisa lihat sendiri bagaimana luar biasanya atmosfer ketika kami bermain di kandang. Saya sangat bahagia karena punya kesempatan bermain bersama klub ini,” jelas Virgil Van Dijk.

Debut Virgil van Dijk bersama Liverpool pun ternyata berlangsung manis. Van Dijk yang notabene merupakan bek bahkan menjadi pahlawan The Reds karena mencetak gol yang memenangkan Liverpool.

Setelah Saling Hina, Mourinho Ingin Berdamai Dengan Conte

Jose Mourinho

Manajer Manchester United, Jose Mourinho mengakui jika kata-katanya sudah menyinggung perasaan manajer Chelsea ,Antonio Conte. Mourinho ingin perang kata selesai setelah saling lempar hinaan.

Mourinho sempat membuat Conte naik pitam setelah menyindir manajer Chelsea itu dan Juergen Klopp selaku manajer Liverpool sebagai seorang badut, karena kedua manajer kerap berapi-api di pinggir lapangan, khususnya setelah tim mereka mencetak gol.

Memperoleh hinaan seperti itu, Conte pun tidak tinggal diam. Mantan manajer Juventus dan tim nasional Italia tersebut mengatakan jika Mourinho sudah pikun karena dulu juga pernah bertingkah demikian.

Mourinho pun membalas Conte dengan komentar yang lebih pedas. Manajer berkebangsaan Portugal tersebut menyindir Conte yang sempat dihukum empat bulan karena kasus pengaturan pertandingan. Dalam kasus itu sendiri, Conte pada prosesnya dinyatakan tak bersalah sama sekali.

Tak terima dengan komentar Mourinho, Conte membalasnya dengan mengecap mantan manajer Real Madrid dan Chelsea itu sebagai manusia kerdil dan penuh kepalsuan. Conte pada akhirnya menegaskan jika hinaan Mourinho akan menjadi urusan pribadi yang tidak akan pernah dia lupakan.

Dan sekarang, Jose Mourinho berusaha untuk meredakan perselisihan di antara dirinya dengan Antonio Conte. Mourinho ingin mengakhiri ketegaangan setelah keduanya melontarkan hinaan.

“Saya pikir ketika seseorang menghina orang lain, Anda harus siap menerima adanya balasan, atau Anda bisa memperkirakan adanya hinaan. Saya dia dia saling menghina, dan menurut saya hinaan itu sudah cukup untuk mengakhiri cerita,” ujar Jose Mourinho seperti yang dilansir dari Sky Sports.

Ingin berdamai dengan Jose Mourinho, Conte?

Naby Keita Akan Pindah Ke Liverpool Sesuai Rencana Di Musim Panas Mendatang

Naby Keita

Beredar rumor Liverpool ingin mempercepat kedatangan Naby Keita dari RasenBallsport Leipzig, yang transfernya sudah disepakati oleh kedua pihak. Namun RB Leipzig dengan tegas membatah kabar tersebut.

Liverpool dan RB Leipzig sudah sepakat soal transfer Keita pada musim panas lalu. Pemain yang berposisi gelandang itu dibeli oleh The Reds dengan nilai 48 juta pound sterling.

Walaupun transfernya sudah disepakati, Keita baru akan pindah klub pada musim panas tahun 2018 ini. Kemudian beredar gosip bahwa Liverpool ingin mempercepat kedatangannya, yakni pada bursa transfer Januari ini, menyusul hengkangnya Philippe Coutinho ke Barcelona beberapa hari lalu.

Namun hal tersebut dibantah oleh pelatih RB Leipzig, Ralph Hasenhuettl. Hasenhuettl menegaskan situasinya sejauh ini belum berubah dan menyebut sang pemain tidak ingin pergi dengan meninggalkan catatan buruk.

Keita kesulitan sepanjang paruh pertama musim ini. Dia baru berhasil mencetak dua gol dan satu assist dari 13 penampilan di Bundesliga sejauh ini.

“Situasi saat ini masih tetap sama. Kami tidak punya alasan untuk menjual Naby Keita sebelum akhir musim. Itu saja. Dia akan bermain melawan Schalke 04 di akhir pekan dan semoga dia bisa bermain oke,” ungkap Hasenhuettl seperti yang dilansir dari Sky Sports.

“Hanya itu yang ingin saya bilang. Saya rasa Naby ingin menyelesaikan musim dengan cara yang bagus di RB Leipzig. Dia ingin pergi dengan catatan yang bagus. Dia menampilkan banyak performa bagus untuk klub, menurut saya dia akan bermain sebaik mungkin di sisa musim.”

“Naby Keita mungkin ingin memperbaiki beberapa aspek sebelum pergi. Dia ingin pergi setelah menampilkan semua kualitasnya karena dia sempat menampilkan beberapa penampilan yang kurang memuaskan di paruh pertama musim,” demikian tutup Ralph Hasenhuettl.

Prediksi Sporting CP VS Aves 15 Januari 2018

Prediksi Sporting CP VS Aves 15 Januari 2018

Ajang Portugal Primeira Liga sudah kembali diselenggarakan dan pada akhir pekan ini, akan menyajikan satu pertandingan seru yang tidak untuk kita lewatkan. Kali ini akan hadir di tengah-tengah kita pertandingan antara Sporting CP melawan Aves yang akan berlangsung di Stadion José Alvalade pada hari Senin, 15 Januari 2018 mulai pukul 03:15 dinihari WIB.

Kembali lagi menjadi tuan rumah dalam kompetisi Portugal Primeira Liga ini, tentunya membuat Sporting CP akan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya saat menjamu Aves di dalam laga nanti. Untuk sementara, Sporting CP menempati peringkat 2 klasemen sementara Portugal Primeira Liga dengan perolehan 43 poin.

Sementara dari kubu tim tamu, walau Aves secara susunan squad tidak lebih unggul daripada Sporting CP, mereka tentu saja tidak akan menyerah begitu saja. Mereka bekerja maksimal untuk bisa memperoleh kemenangan dari kandang Sporting CP. Untuk sementara, Aves menempati peringkat 16 klasemen sementara Portugal Primeira Liga dengan perolehan 14 poin.

Head to Head Sporting CP Vs Aves:
07/08/2017 CD Aves 0 – 2 Sporting Lisboa
24/02/2007 Sporting Lisboa 0 – 0 CD Aves
24/09/2006 CD Aves 0 – 2 Sporting Lisboa
12/03/2001 Sporting Lisboa 2 – 0 CD Aves
15/10/2000 CD Aves 3 – 4 Sporting Lisboa

Lima Pertandingan Terakhir Sporting CP:
11/01/2018 CD Cova Piedade 1 – 2 Sporting Lisboa
08/01/2018 Sporting Lisboa 5 – 0 Marítimo
04/01/2018 SL Benfica 1 – 1 Sporting Lisboa
30/12/2017 Belenenses 1 – 1 Sporting Lisboa
21/12/2017 Sporting Lisboa 6 – 0 União da Madeira

Lima Pertandingan Terakhir Aves:
11/01/2018 Rio Ave 4 – 4/p/4 – 5 CD Aves
07/01/2018 GD Chaves 1 – 1 CD Aves
04/01/2018 CD Aves 1 – 2 Moreirense FC
17/12/2017 GD Estoril 3 – 2 CD Aves
13/12/2017 União da Madeira 1 – 5 CD Aves

Prediksi Skor Sporting CP Vs Aves : 3 – 0

Minim Prestasi, Tevez Ditendang Shanghai Shenhua

Carlos Tevez

Carlos Tevez kembali ke Argentina setelah melewati satu musim yang gagal total di China. Walaupun karier sepakbolanya jeblok, Tevez pulang dengan segunung uang.

Tevez baru saja menyelesaikan kepindahannya ke Boca Juniors di Liga Argentina. Striker 31 tahun itu pulang ke Boca setelah menjalani satu musim yang sangat mengecewakan bersama Shanghai Shenhua.

Pada Desember 2016, Shanghai Shenhua membuat kejutan dengan membeli Tevez senilai 71,6 juta poundsterling. Angka tersebut menjadikan Tevez sebagai pesepakbola termahal keenam di dunia, saat itu, mantan pemain Machester United dan Manchester City ini hanya kalah mahal dari Paul Pogba, Gareth Bale, Cristiano Ronaldo, Gonzalo Higuain, dan Neymar.

Tevez juga memperoleh gaji setinggi langit dari klub raksasa China Super League itu. Dia dibayar 615.000 pound sterling per pekan, atau sekitar Rp 11,1 miliar.

Menandatangani kontrak berdurasi dua tahun, Tevez ternyata hanya merumpit semusim di Shanghai Shenhua. Dia tidak mampu menunjukkan ketajamannya di Liga China. Performa yang buruk dan sering cedera membuat Shanghai memutuskan melepasnya lebih cepat.

Selama sekitar setahun membela Shanghai Shenhua, Tevez cuma bermain 16 kali. Dalam periode itu dia hanya melesakkan empat gol saja. Selain minim prestasi, Tevez juga kerap memunculkan kontroversi di China.

Pada suatu saat dia asik berlibur ke Disneyland Shanghai bersama seluruh anggota keluarganya, padahal di saat bersamaan teman-temannya sedang bertanding di kompetisi domestik.

Tevez dibayar super mahal oleh Shanghai Shenhua, tapi setahun di sana dia sangat minim kontribusi. Shanghai memperoleh hasil buruk tahun lalu setelah finis di posisi 11 dan terdepak di Liga Champions Asia ketika masih di fase kualifikasi.

Liverpool Harus Cermat Dalam Mencari Pengganti Coutinho

Phillipe Coutinho

Pada bursa transfer musim dingin kali ini, Liverpool tentu harus bergegas mencari pemain untuk menggantikan Philippe Coutinho. Namun, The Reds disarankan untuk tidak terburu-buru.

Liverpool baru saja mendapatkan uang banyak, hasil penjualan Coutinho sebesar 143 juta poundsterling atau sekitar Rp 2,7 triliun dari Barcelona. Dengan uang dalam jumlah besar ini, Liverpool pun bisa mendatangkan pengganti yang sesuai dengan Coutinho.

Tapi para suporter pun merasa was-was mengingat Liverpool punya sejarah buruk saat mencari pemain baru untuk menggantikan pemain bintang yang pergi. Contoh saja ketika menjual Luis Suarez pada 2014 silam.

Memperoleh uang sekitar 75 juta poundsterling, Liverpool malah menghabiskan untuk mendatangkan 10 pemain yang kemampuannya pas-pasan. Sementara Suarez digantikan oleh Mario Balotelli yang ternyata tampil sangat buruk.

Ditambah lagi para pemain barunya banyak yang gagal, Liverpool pun jeblok di musim 2014/2015 dan hanya mengakhiri musim di peringkat keenam sehingga gagal tampil di Liga Champions.

Maka dari itu Liverpool untuk tidak mengulangi kesalahan mereka,s erta lebih cermat dan teliti dalam mendatangkan pemain baru saat ini. The Reds pun disarankan merekrut pemain top yang bisa menjadi pengganti Coutinho.

“Liverpool butuh pemain dengan kualitas top. Mereka sudah mengeluarkan 75 juta poundsterling untuk Virgil van Dijk dan kami harus membawa pemain dengan kualitas yang sama di posisi penyerang,” ungkap mantan pemain Liverpool, Phil Thompson, kepada Sky Sports.

Sejauh ini Liverpool dikabarkan sedang melakukan pendekatan kepada sejumlah pemain top seperti Riyad Mahrez, Thomas Lemar, Alexis Sanchez, Julian Brandt, Christian Pulisic, serta Manuel Lanzini.

Coutinho Diragukan Bisa Jadi Pengganti Yang Pas Untuk Iniesta

philippe-coutinho

Posisi mana yang akan ditempati oleh Philippe Coutinho di Barcelona sedang menjadi tanda tanya. Ada pendapat bahwa pemain asal Brasil tersebut tidak akan bisa menjadi pengganti Andres Iniesta.

Coutinho resmi merapat ke Camp Nou dua hari lalu. Pemain berkebangsaan Brasil tersebut dikabarkan ditebus oleh Barca dengan nilai transfer 160 juta euro dari Liverpool dan menjadi pembelian termahal kedua setelah Neymar.

Pelatih Barca, Ernesto Valverde, belum menyebutkan secara spesifik soal dimana dia akan memainkan Coutinho. Pemain 25 tahun itu digaet untuk menggantikan Neymar Jr, tapi ada juga yang menyebut bahwa Coutinho dipersiapkan untuk mengisi posisi Iniesta yang tidak lama lagi akan kosong.

Mantan pemain Barca, Michael Laudrup, tidak yakin jika Coutinho bisa jadi pengganti yang sepadan untuk Iniesta. Walaupun demikian, Coutinho disebut akan cocok dengan permainan Los Cules.

“Saya tidak yakin bahwa dia bisa jadi pengganti yang pas untuk Andres Iniesta. Di sisi lain, Iniesta ofensif saat awal dan belakangan ini lebih menjadi seorang gelandang. Saya melihat bahwa dia lebih cocok dimainkan di posisi Neymar,” kata Michael Laudrup di As.

“Dia adalah pemain yang bagus dan dia akan cocok dengan cara bermain Barcelona,” ungkap Michael Laudrup menambahkan.

Sepanjang kariernya sebagai pesepak bola, Coutinho lebih sering dimainkan di posisi sayap kiri. Mantan pemain Inter Milan tersebut tercatat tampil 117 dan mencetak 37 gol dan 29 assist di posisi tersebut.

Di sektor penyerangan, Los Cules mempunyai beberapa stok pemain yang bisa diandalkan. Selain Luis Suarez dan Lionel Messi, Blaugrana masih bisa mengandalkan Paco Alcacer, Ousmane Dembele, serta Gerard Deulofeu.