Susah Payah Kalahkan FC Cologne, Bayern Kukuh Di Puncak Klasemen

Susah Payah Kalahkan FC Cologne, Bayern Kukuh Di Puncak Klasemen

Bayern Munchen memetik kemenangan tipis 1-0 saat menjamu FC Cologne. Pertahanan tangguh yang ditunjukkan oleh tim tamu cukup menyulitkan Die Roten untuk membuat peluang. Menghadapi FC Cologne di Allianz Arena, Kamis (14 More »

Ingin Tinggal Bersama Anaknya Di Spanyol, Courtois Mungkin Pindah Ke Madrid

Ingin Tinggal Bersama Anaknya Di Spanyol, Courtois Mungkin Pindah Ke Madrid

Penjaga gawang Chelsea, Thibaut Courtois persoalan seputar masa depannya terus mengganggunya. Untuk itu, Courtois akan membicarakan kontrak baru dengan Chelsea dalam waktu dekat. Kontrak Courtois bersama Chelsea tinggal tersisa kurang dari dua More »

Kemenangan Yang Jadi Modal Penting MU Untuk Hadapi Laga Derby

Kemenangan Yang Jadi Modal Penting MU Untuk Hadapi Laga Derby

Manchester United berhasil menang atas CSKA Moskow dengan skor 2 – 1 dan memastikan mereka lolos ke fase knockout. Kemenangan tersebut merupakan modal berharga MU dalam menatap laga Derby Manchester akhir pekan More »

Juan Mata Tunggu Dukungan Fans Di Laga Derby

Juan Mata Tunggu Dukungan Fans Di Laga Derby

Manchester United akan menjalani pertandingan derby kontra Manchester City akhir pekan ini. Atmosfer Old Trafford disebut akan menjadi energi tambahan The Red Devils dalam menatap laga derby. The Red Devils akan menjamu More »

Pogba Sebut Pemain-pemain City Akan Cedera, Ini Tanggapan Guardiola

Pogba Sebut Pemain-pemain City Akan Cedera, Ini Tanggapan Guardiola

Paul Pogba beberapa waktu lalu melontarknya pernyataan yang mengejutkan soal Manchester City. Pogba menyebut jika tim rival sekota Manchester United tersebut akan terpeleset dan para pemainnya cedera. Bagaimana tanggapan Josep Guardiola menanggapi More »

 

Dembele Siap Main Di El Clasico

Ousmane Dembele

Barcelona memperoleh kabar yang sangat bagus menjelang bergulirnya partai El Clasico melawan Real Madrid pada Sabtu 23 Desember 2017 mendatang.

Winger Barcelona Ousmane Dembele akan kembali lebih cepat dari yang diprediksi sebelumnya setelah harus menepi karena mendapatkan cedera hamstring. Dengan pemulihannya yang cepat Ousmane Dembele sepertinya bisa ikut serta dalam laga El Clasico menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu pada 23 Desember 2017 mendatang.

Dembele direkrut oleh Barcelona di musim panas dari Borussia Dortmund dengan biaya transfer awal sebesar Rp 1,67 triliun, dan bonus-bonus yang bisa mencapai Rp 637 miliar. Pemain asal Prancis itu menandatangani kontrak untuk menjadi pengganti Neymar, yang dijual dengan biaya rekor dunia Rp 3,4 triliun ke Paris Saint-Germain.

Namun, dalam debutnya melawan Getafe, Dembele mengalami cedera robek otot hamstring yang memaksanya harus naik ke meja operasi untuk menyembuhkan cedera itu. Tapi setelah bekerja keras untuk mempersingkat masa pemulihan, Dembele telah memastikan bahwa dia bisa bermain lebih cepat ketimbang yang diprediksi sebelumnya.

“Dalam dua minggu saya sudah bisa kembali ke squad Barcelona. Ini akan sangat sulit karena jumlah latihan yang harus saya lakukan, tapi saya akan bekerja sangat keras setiap hari untuk bisa bermain lagi sesegera mungkin.” tutur Ousmane Dembele kepada Canal+.

Dembele menandatangani kontrak berdurasi lima tahun di Camp Nou di bursa transfer musim panas ini. Tapi jasanya hampir tidak dirindukan karena Barcelona saat itu telah ada di puncak klasemen La Liga dengan unggul empat poin di atas Valencia.

Dembele dipastikan bisa kembali ke dalam tim dan melakukan perjalanan ke Madrid, dimana akan menjadi dorongan yang tepat waktu mengingat Real Madrid juga sudah kembali diperkuat oleh Gareth Bale yang baru pulih dari cedera dan akan beraksi pada laga El Clasico.

Legenda Arsenal Dukung Rencana Ozil Ke MU

Mesut Ozil

Legenda Arsenal, Ian Wright, mendukung rencana Manchester United untuk mendatangkan Mesut Ozil pada bursa transfer musim panas 2018. Wright optimis jika Ozil bakal meraih kesuksesan saat merumput di Old Trafford tersebut, ketimbang tetap bertahan di Arsenal.

Nama Ozil menjadi perbincangan dalam beberapa waktu terakhir. Hal itu terjadi setelah Ozil tidak kunjung menandatangani kontrak baru bersama Arsenal yang akan habis dalam beberapa bulan ke depan.

Ozil sendiri baru mau menandatangani kontra baru di Arsenal jika manajemen klub menaikkan gajinya senilai 350 ribu pounds atau setara Rp 6 miliar per pekan. Sayang, keinginan Ozil berbeda dengan Arsenal, yang hanya menyanggupi 275 ribu poundsterling atau setara Rp 4,8 miliar per pekan.

“Saya pikir Mesut Ozil sebaiknya bermain di Manchester United karena dia juga memiliki kebebasan tampil dan meraih kesuksesan. Saya yakin, Jose Mourinho akan merekrutnya dan membuatnya sukses di United,” ungkap Ian Wright seperti dikutip BBC, Selasa (28 November 2017).

Wright juga percaya jika kehadiran Ozil bakal mendongkrak permainan The Red Devils. Wright melontarkan hal tersebut setelah mengacu pada penampilan impresif yang diperlihatkan oleh Ozil bersama The Gunners dalam beberapa musim terakhir.

“Mesut Ozil adalah pemain bertalenta yang luar biasa. Bermain bersama dengan pemain-pemain bagus di sekitarnya akan membuat dia semakin berkembang dengan sangat baik,” lanjut Ian Wright, yang memperkuat Arsenal di periode 1991-1998.

Mesut Ozil sendiri mulai memperkuat Arsenal di awal musim 2013/2014. Sejauh ini, mantan pemain Real Madrid itu sudah mengoleksi 171 pertandingan dan mencetak 33 gol dan 60 assist. Pemain asal Jerman ini pernah mengantarkan Arsenal menjuarai Piala FA musim lalu.

Guardiola: Manchester City Bukanlah Tim Yang Terkalahkan

Josep Guardiola

Manajer Manchester City, Josep Guardiola tidak yakin jika timnya akan melalui musim ini tanpa sekali pun terkalahkan. Guardiola menyebut timnya akan mengalami kekalahan suatu saat nanti.

Manchester City sejauh ini memang belum pernah menelan kekalahan di semua kompetisi musim ini. The Citizens bahkan cuma satu kali imbang dalam 20 pertandingan musim ini, yaitu ketika ditahan Everton 1 – 1 pada bulan Agustus lalu. City selalu menang dalam 19 pertandingan lainnya dan mencatat 18 kemenangan berturut-turut.

Kemenangan terbaru The Citizens diperoleh dari tim promosi Huddersfield Town di John Smith’s Stadium, Huddersfield, Minggu (26 November 2017), dengan skor tipis 2 – 1. Dalam pertandingan tersebut, ‘Manchester Blue’ menunjukkan semangat pantang menyerahnya dalam memburu kemenangan.

Kebobolan beberapa saat sebelum jeda babak pertama karena gol bunuh diri Nicolas Otamendi, The Citizens bangkit di babak kedua. Anak-anak asuh Guardiola mencetak gol balasan melalui penalti Sergio Aguero dan berganti unggul berkat gol Raheem Sterling di menit-menit akhir.

“Huddersfield Town bertahan dengan sangat baik, mereka sangat rapat di kotak penalti. Kami bermain baik di babak pertama. Kami mencetak satu atau dua gol pada menit akhir. Untuk memenangkan gelar, itu sangat penting. Tidak ada pertandingan yang mudah,” ucap Josep Guardiola di situs resmi City.

City masih kokoh di puncak klasemen Premier League dengan perolehan 37 poin dari 13 pertandingan. Mereka unggul delapan poin atas Manchester United yang berada di posisi kedua. Akan tetapi, Guardiola menyebut City mustahil menyamai rekor tak terkalahkan selama semusim yang pernah dibuat Arsenal pada 2003/2004. Manajer asal Spanyol itu justru ingin melihat reaksi timnya setelah kalah.

“Suatu hari pasti kami akan kalah. Ketika itu terjadi, saya ingin tahu bagaimana kami menghadapinya” tutur Josep Guardiola.

Manchester City selanjutnya akan berhadapan dengan Southampton di kandang sendiri pada hari Rabu (30 November 2017) dinihari mendatang.

Dunk Cetak Dua Gol Bunuh Diri Ke Dua Tim Manchester

Lewis Dunk

Lewis Dunk, pemain Brighton & Hove Albion, membuat sebuah rekor yang kurang oke setelah tercatat membuat gol bunuh diri lagi ketika menghadapi klub dari kota Manchester.

Gol bunuh diri Dunk membuat timnya menelan kekalahan 1 – 0 ketika berkunjung ke markas Manchester United, Old Trafford Stadium pada hari Sabtu (25 November 2017) malam WIB. Gol itu awalnya tercatat atas nama Ashley Young lalu kemudian diubah menjadi gol bunuh diri Lewis Dunk.

“Awalnya saya pikir itu adalah gol saya. Tapi kemudian diputuskan jadi gol bunh diri. Anda cuma harus berusaha menembak ke arah target, tapi yang paling penting adalah kami menang dan mendapatkan tiga poin,” kata Ashley Young dalam MUTV.

Menurut laporan yang dirangkum di ManUtd.com, saat ini Dunk tercatat sebagai pemain pertama dalam sejarah Premier League yang mencetak gol bunuh diri ke gawang Manchester United dan Manchester City dalam satu musim kompetisi yang sama.

Ya, pada awal musim ini Lewis Dunk sudah pernah membuat gol bunuh diri lain ketika Brighton menghadapi Manchester City pada bulan Agustus. Saat itu Sergio Aguero dan kawan-kawannya menang 2-0 dan bek 26 tahun tersebut mencetak gol yang kedua.

Dunk kini juga tercatat dalam TransferMarkt.co.uk ada di urutan pertama Premier League 2017/2018 dalam hal membobol gawang tim sendiri. Jika pemain lain mencetak satu gol, Dunk sudah punya dua gol bunuh diri, dan keduanya dibuat saat menghadapi klub dari kota Manchester.

Daftar pencetak gol bunuh diri di Premier League 2017/2018 sejauh ini:
Lewis Dunk : 2 gol
Michy Batshuayi: 1 gol
DeAndre Yedlin: 1 gol
Kyle Walker: 1 gol
Joel Ward: 1 gol
Federico Fernandez: 1 gol
César Azpilicueta: 1 gol

Hazard Ungkap Alasan Kepergian Salah Dari Chelsea

Mohamed Salah

Gelandang Chelsea, Eden Hazard menilai bahwa Mohamed Salah adalah pemain top. Namun sayangnya Salah tak pernah memperoleh kesempatan unjuk gigi di Chelsea.

Salah pertama kali merumput di Premier League pada musim panas 2013/2014 setelah diboyong Jose Mourinho dari FC Basel ke Chelsea. Namun, karena dinilai kurang berhasil, Salah kemudian dipinjamkan The Blues ke Fiorentina pada pertengahan musim 2014/2015.

Bersama La Viola, Salah sukses mencetak sembilan gol dari 26 penampilan di seluruh ajang kompetitif. Catatan tersebut membuat AS Roma tertarik meminjamnya di awal musim 2015/2016 dan mempermanenkan pria berkebangsaan Mesir itu di musim berikutnya.

Bersama AS Roma, Salah semakin menggila dengan menjadi andalan di sektor penyerangan. Dia mencetak 34 gol dari 83 penampilan di seluruh ajang kompetitif. Liverpool pada akhirnya memboyong Salah ke Anfield pada musim panas 2017/2018. Bersama Liverpool, Salah sudah mencetak 14 gol dari 19 laga kompetitifnya.

Nah, akhir pekan nanti untuk pertama kalinya Salah akan bertanding melawan mantan timnya, Chelsea di Anfield, Minggu (26 November 2017) dinihari WIB. Jelang pertemuan itu Hazard yang pernah satu tim dengan Salah di Chelsea menjelaskan alasan pemain 25 tahun itu terdepak dari Stamford Bridge.

“Mohamed Salah adalah salah satu pemain baik saya dan kami masih saling kontak. Dia adalah pemain top. Tapi sayangnya dia tidak mendapat kesempatan di Chelsea karena beberapa alasan, mungkin karena manajernya,” kata Eden Hazard seperti dilansir dari The Guardian.

“Apakah dia pergi karena pemain lainnya? Saya tidak tahu. Dia punya kualitas, tapi pada periode itu seingat saya Chelsea punya saya, Willian, Oscar, jadi itu mungkin agak sulit untuk dia. Yang pasti dia pemain top dan kami tahu kualitasnya,” sambung Eden Hazard.

“Selalu menyenangkan bertanding melawan teman, tapi pemain Liverpool bukan hanya Mohamed Salah. Mereka punya banyak pemain berkualitas,” tegas Eden Hazard.

Dituduh Diving, Striker Everton Diskorsing 2 Pertandingan

oumar niasse

Penyerang Everton, Oumar Niasse dijatuhi hukuman larangan bertanding sebanyak dua pertandingan. Niasse dianggap telah melakukan diving dalam laga kontra Crystal Palace.

Everton ditahan imbang 2 – 2 oleh Crystal Palace pada laga Premier League di Selhurst Park, Sabtu (18 November 2017) silam. Pada laga tersebut, gol pertama Everton berasal dari penalti Leighton Baines di menit keenam.

Penalti itu sendiri diberikan setelah Niasse yang berusaha menusuk ke kotak penalti dihalau oleh Scott Dann dan terjatuh. Wasit Anthony Taylor menganggapnya sebagai sebuah pelanggaran walaupun kontak di antara dua pemain terlihat minimal.

Akan tetapi, FA melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memutuskan Niasse telah melakukan diving alias menjatuhkan diri dalam kejadian tersebut.

Rekaman video pertandingan memang menunjukkan adanya kontak tubuh bagian atas antara Dann dan Niasse. Namun, FA menilai itu tidak cukup untuk membuat striker Everton itu terjatuh. FA pun menjatuhkan dakwaan dengan menyebut penyerang asal Senegal itu telah “sukses menipu official pertandingan”.

Manajemen The Toffees pun mengaku kecewa kemudian mengajukan banding atas dakwaan itu, tapi FA menolaknya. Mantan pemain Lokomotiv Moscow ini pun menerima hukuman skorsing dua pertandingan. Dia akan absen pada laga melawan Southampton (26 November 2017) dan West Ham United (29 November 2017).

Demi memberantas diving, Premier League menerapkan aturan baru mulai musim ini. Para pelaku diving mungkin saja mengelabui wasit di lapangan, tapi perbuatan mereka akan diseldiki lebih lanjut oleh tim panel independen yang berisikan tiga orang.

Jika terbukti melakukan diving, mereka akan dihukum berupa larangan bertanding. Niasse sendiri menjadi pemain Premier League pertama yang menerima hukuman ini setelah aturan baru tersebut diterapkan.

Gol Sterling Bawa City Kalahkan Feyenoord dan Jadi Juara Group

Manchester City

Pertandingan matchday 5 Grup F Liga Champions 2017/2018 mempertemukan pemuncak klasemen sementara Premier League, Manchester City melawan wakil Belanda, Feyenoord. Pertandingan ini diselenggarakan di Etihad Stadium pada hari Rabu (22 November 2017).

Walaupun Manchester City mendominasi sepanjang pertandingan, mereka sangat kesulitan menembus pertahanan tim tamu. Namun The Citizens akhirnya membawa pulang kemenangan berkat gol Raheem Sterling pada akhir-akhir pertandingan.

Alur pertandingan sudah bisa diprediksi bahkan sebelum kickoff. Manchester City yang tampil dominan dengan penguasaan bola mereka yang diatas 50%. Sementara itu, De club van het volk datang untuk bertahan, hanya bisa melakukan penyerangan lewat serangan balik saja.

Pertandingan pun berjalan searah dengan niat penyerangan yang dilancarkan oleh tim tuan rumah. The Citizens yang sudah pasti lolos ke babak 16 besar nampak sabar dalam menembus pertahanan Feyenoord. Manchester Blue tidak terburu-buru dan sangat tenang dalam mencari celah mencari celah untuk masuk ke kotak penalti lawan.

Serangan demi serangan yang dilancarkan The Citizens selalu berujung dengan kegagalan nyaris sepanjang pertandingan. Tim asuhan Giovanni van Bronckhorst ini bermain sangat disiplin dan tidak mau memberikan ruang bagi City untuk mengembangkan permainan di area berbahaya mereka.

Manajer Manchester City, Josep Guardiola pun melakukan beberapa perubahan pada pertengahan babak kedua untuk menambah daya gedor timnya. Upaya The Citizens ini akhirnya berbuah hasil dua menit sebelum waktu normal usai.

Raheem Sterling berada di depan gawang Feyenoord namun tidak sambil membawa bola. Ia pun melakukan umpan satu-dua vertikal dengan Ilkay Gundogan yang berhasil membuatnya melewati dua pemain. Head to head dengan kiper lawan, Sterling memasksimalkan tendangannya dengan sempurna dan mampu mencetak gol kemenangan The Citizens.

Berkat kemenangan ini, Manchester City dipastikan lolos ke babak 16 Besar sebagai juara Grup F Liga Champions. Dalam pertandingan lainnya di grup F, Napoli berhasil mengalahkan Shakhtar Donetsk dengan skor telak 3-0.

Salah Si Mesin Gol Baru Liverpool

Mohamed Salah

Dulu ada Luis Suarez yang bisa diandalkan sebagai mesin gol Liverpool, juga sempat Daniel Sturridge tajam-tajamnya. Sekarang Liverpool sudah punya sosok pencetak gol baru, dia adalah Mohamed Salah.

Liverpool belakangan sempat kehilangan sosok yang bisa diandalkan untuk mencetak gol. Dalam tiga musim terakhir, tidak ada satupun sosok yang bisa benar-benar tampil sebagai mesin gol.

Di musim 2014/2015, Steven Gerrard menyabet gelar top skorer klub dengan torehan 13 gol. Pada musim selanjutnya Sturridge mencatatkan jumlah yang sama, yang relatif rendah untuk pemain di posisi penyerang. Musim lalu, Philippe Coutinho tampil sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu musim dengan 14 gol.

Padahal sebelumnya Liverpool sempat punya mesin gol yang sangat bisa diandalkan, Luis Suarez. Suarez mencetak total 78 gol dalam tiga musim berturut-turut dari 2011/2012 sampai 2013/2014. Musim 2013/2014 menjadi periode terbaiknya dengan torehan 31 gol satu musim. Di musim yang sama, Sturridge mengalami masa terbaiknya dengan menorehkan 24 gol.

Hengkangnya Suarez ke Barcelona membuat harapan kemudian diembankan Liverpool ke Sturridge. Tapi mantan penyerang Chelsea itu justru kerap mengalami cedera yang membuat performanya merosot. Alhasil dalam tiga musim terakhir, tak ada lagi sosok mesin gol di lini depan Liverpool. Faktanya dua dari tiga musim tersebut, gelar top skorer direbut oleh pemain berposisi gelandang serang.

Namun penantian Liverpool sepertinya sudah mendapatkan jawaban di musim ini. Walaupun tidak mendatangkan sosok penyerang tengah murni di bursa transfer musim panas, kedatangan Salah membuat lini serang Liverpool semakin tajam. Striker tim nasional Mesir itu sejauh ini sangat produktif dengan mencetak 13 gol dari 16 pertandingan kompetitif.

Di Premier League, mantan pemain Chelsea dan AS Roma itu sementara berada di puncak daftar top skorer dengan sembilan gol. Sebuah catatan yang bisa dianggap mengejutkan, terlebih mengingat posisinya bukanlah seorang penyerang murni.

Benitez: Pogba Hebat, Tapi Belum Sehebat Gerrard

Paul Pogba

Berita menarik sekitar taruhan bola terbaik berasal dari Pelatih Newcastle United, Rafael Benitez yang melontarkan komentar mengenai gelandang Manchester United, Paul Pogba. Walau mengakui kehebatan Pogba, Benitez menyebut kemampuan Pogba belum sekelas Steven Gerrard.

Pogba langsung tampil gemilang dalam partai comeback untuk United. Dia membantu The Red Devils memetik kemenangan atas Newcastle United dengan sumbangan satu gol dan assistnya. Dalam pertandingan itu, MU meraih kemenangan telak 4 – 1.

Dalam pertandingan di Old Trafford, Minggu (19 November 2017) dinihari WIB, Pogba dimainkan sebagai starter dan berada di atas lapangan 70 menit. Mantan pemain Juventus ini menyumbangkan satu gol dan menyumbang satu assist untuk gol Anthony Martial.

Situs pencatat whoscored melansir data bahwa Pogba melepaskan dua tembakan, serta dua kali melepaskan umpan terarah. Benitez mengakui jika permainan Pogba hebat, namun masih belum ada di tingkatan Steven Gerrard dengan performa yang ditunjukkan itu. Pogba harus tampil lebih konsisten lagi.

Steven Gerrard dan Rafael Benitez pernah bekerja sama ketika keduanya memperkuat Liverpool. Salah satu gelar juara yang berhasil mereka dapatkan adalah Liga Champions di musim 2004/2005.

“Saya rasa tidak, Paul Pogba dan Steven Gerrard adalah pemain di level yang berbeda. Stevie merupakan pemain top selama bertahun-tahun,” kata Rafael Benitez di Sky Sports.

“Dia bermain konsisten dan selalu bisa diandalkan setiap pertandingan, dengan atau tanpa bola. Steven Gerrard merupakan pemain top. Paul Pogba merupakan pemain hebat, tapi dia haris bisa konsisten selama bertahun-tahun seperti Steven Gerrard selama 15 tahun.”

“Paul Pogba bukan pemain milik saya, jadi saya tidak akan berbicara soal dia, seperti mayoritas pemain Manchester United,” demikian ungkap Rafael Benitez.

Jelang Derby London Utara, Pochettino Lontarkan Pujian Untuk Wenger

Arsene Wenger

Tottenham Hotspur akan bertandang ke Arsenal dalam laga bertajuk derby London utara akhir pekan ini. Manajer The Lilywhites, Mauricio Pochettino memulainya dengan sebuah pujian besar kepada tim lawan.

Tottenham Hotspur akan mengunjungi Emirates Stadium, Sabtu (18 November 2017) malam WIB di lanjutan Premier League. Derby London Utara kali ini diprediksi akan berjalan dengan sangat sengit mengingat belakangan terjadi semacam pergeseran kekuatan.

Musim lalu, The Lilywhites untuk pertama kali finis di atas Arsenal dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Dalam beberapa musim terakhir, Harry Kane dan kawan-kawan memang menunjukkan performa menanjak dan mulai merebut status yang terbaik di London utara.

Tim asuhan Pochettino musim kemarin menjadi runner-up, naik dari capaian musim sebelumnya di mana mereka finis ketiga. Musim ini mereka menunjukkan tanda-tanda akan kembali kompetitif untuk perburuan gelar Premier League, sementara Arsenal tercecer.

Oleh karena itu, pertandingan akhir pekan ini bisa disebut sebagai penegasan, apakah level Tottenham Hotspurs sudah benar-benar sudah berada di atas Arsenal. Menatap duel ini, Pochettino melontarkan sebuah pujian kepada pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Sebagai manajer yang paling lama menangani satu klub Premier League, Wenger disebut Pochettino sangat spesial.

“Dia adalah manajer yang luar biasa, saya sangat menghormatinya dan mengaguminya. Tentu saja, kalau Anda melihat sejarahnya, Arsenal sebelumnya selalu ada di atas Tottenham Hotspur selama 20 tahun terakhir,” kata Mauricio Pochettino dikutip Sky Sports.

“Dia layak mendapatkan kredit atas itu. Jika seorang manajer bertahan di satu klub selama lima tahun, itu adalah karena Anda manajer yang bagus. Jika Anda bertahan 10 tahun, Anda pasti sangat bagus. Tapi bertahan lebih dari 20 tahun, itu karena Anda luar biasa.”

Mauricio Pochettino dan Arsene Wenger sendiri sejauh ini seimbang dalam sejarah pertemuan. Mereka sama-sama meraih dua kemenangan dalam sembilan pertandingan.