MU Dan City Jadi Kandidat Kuat Juara Premier League Musim Ini

Manchester United

Setelah lima musim, Manchester United akhirnya kembali menjadi salah satu klub yang jadi favorit dalam perburuan gelar juara Premier League. Walaupun musim kompetisi baru berjalan lima pekan, setidaknya sudah ada indikasi yang mengarah ke sana.

Indikasi yang dimaksud adalah bagaimana sekarang, puncak klasemen Premier League sama-sama dikuasai oleh Manchester City dan Manchester United. Perolehan poin mereka sama, jumlah gol yang dicetak sama, hanya berbeda di jumlah gol tandang, pun demikian dengan jumlah gol yang bersarang di gawang mereka. Singkatnya, duo Manchester ini betul-betul sama-sama kuat.

Akan tetapi, menurut gelandang Manchester United, Ander Herrera, yang lebih jadi favorit untuk meraih gelar juara liga justru bukan timnya, melainkan Manchester City. Menurut pemain asal Spanyol itu, banyaknya uang yang telah dihamburkan The Citizens jadi alasan kuat mengapa Manchester Biru lebih diunggulkan.

Manchester City sendiri memang menjadi tim Premier League yang paling boros di bursa transfer musim panas lalu. Dengan dana sebesar 226 juta poundsterling, mereka merekrut pemain-pemain top dunia macam Danilo, Kyle Walker, Benjamin Mendy, Bernardo Silva, dan Ederson.

Alasan utama di balik aktivitas tersebut adalah karena pemain-pemain City musim lalu, khususnya yang berposisi sebagai bek sayap, dianggap tidak bisa bermain seperti keinginan Josep Guardiola. Hal itu terbukti dengan nihilnya gelar yang mampu direngkuh oleh City.

Menurut Herrera, kegagalan Manchester City dan Guardiola untuk merengkuh titel itulah yang akan menjadi motivasi utama bagi The Citizens untuk tampil lebih baik musim ini.

“Mereka akan berpikir bahwa harus mereka harus bisa memenangkan gelar. Kami berhasil mendapat tiga gelar musim lalu, sehingga mereka merasa kewajiban mereka lebih besar. Tetapi, ketika Anda bermain untuk Manchester United, memenangi gelar menjadi sebuah ekspektasi sekaligus kewajiban, meski saya lebih suka menyebutnya sebagai kewajiban,” kata Ander Herrera.

Nah, untuk urusan meraih gelar bagi The Red Devils, selain merupakan sebuah kewajiban, Herrera juga memandangnya sebagai sebuah kebutuhan untuk mempertahankan David de Gea dari kejaran Real Madrid.