Morata Tak Menyesal Pulang Ke Madrid

Alvaro Morata

Alvaro Morata dipulangkan ke Real Madrid hanya untuk dijual kembali. Walaupun demikian, Morata sama sekali tidak menyesal dengan keputusannya untuk kembali ke Real Madrid di awal musim lalu.

Morata yang merupakan jebolan Real Madrid Castilla itu dipromosikan ke tim utama El Real pada 2010. Tapi, Morata tidak banyak mendapat kesempatan bermain dan kemudian dilego ke Juventus di bursa musim panas tahun 2014.

Dua tahun memperkuat Juventus, Morata pun akhirnya pulang ke Santiago Bernabeu. Los Blancos mengaktifkan klausul buyback untuk membawa pulang Morata ke El real di musim panas 2016 lalu.

Namun, selama satu musim, Morata ternyata tidak menjadi pilihan utama. Penyerang tim nasional Spanyol itu lebih sering dimainkan saat Zinedine Zidane melakukan rotasi pada skuatnya. Di La Liga musim lalu, Morata hanya 14 kali jadi starter dari total 26 kali penampilan.

Pada akhirnya, Morata kembali dijual oleh Los Galacticos di bursa transfer musim panas ini. Kali ini, dia, Premier League yang menjadi tujuannya dan akan bergabung dengan Chelsea.

“Anda bertanya apakah saya menyesal kembali ke Real Madrid? Tidak… sama sama sekali tidak menyesal,” ungkap Alvaro Morata ketika ditanya apakah ada penyesalan mengenai keputusannya untuk kembali ke Real Madrid.

“Saya sudah memenangkan empat gelar di sana, di antaranya adalah gelar kedua saya di Liga Champions bersama Real Madrid. Saya pergi dengan bahagia karena kali terakhir saya memakai seragam Madrid adalah ketika di Cibeles.”

Alvaro Morata juga tak menyimpan dendam sedikitpun kepada Zidane walaupun tidak banyak memperoleh kesempatan bermain dari pelatih berkebangsaan Prancis itu. Striker berusia 24 tahun itu juga sudah berpamitan kepada Zidane.

“Saya sudah megucapkan terima kasih kepada Zinedine Zidane untuk segalanya, dan mendoakan yang terbaik bagi Zidane untuk menghadapi tahun ini,” ucap Morata.