Inter Milan Yang Mulai Ramaikan Persaingan Scudetto

Inter Milan

Inter Milan sedang on fire sepanjang musim 2017/2018. Catatan mereka saat ini bahkan relatif lebih oke ketimbang saat terakhir kali memenangkan Scudetto (trofi Serie A).

Inter Milan sudah mulai menunjukkan diri sebagai penantang serius peraih Scudetto musim ini. Di bawah asuhan Luciano Spalletti sejak awal musim ini, La Beneamata berkembang sangat pesat dibanding musim-musim sebelumnya.

Il Nerazzurri untuk sementara duduk di puncak klasemen Serie A musim ini dengan perolehan 26 poin dari 10 pertandingan. Mereka sudah memenangkan delapan pertandingan tanpa merasakan kekalahan. Inter Milan saat ini unggul satu poin dari Napoli di peringkat kedua yang baru main sebanyak sembilan kali.

Jumlah poin yang dikumpulkan Inter Milan saat ini ternyata lebih baik ketimbang saat terakhir meraih Scudetto di musim 2009/2010. Pada saat itu Inter Milan yang ditangani oleh Jose Mourinho mengumpulkan 25 poin dari hasil delapan kemenangan, satu imbang, dan satu kalah.

Inter Milan saat ini juga punya catatan kebobolan yang lebih sedikit. Dari 10 pertandingan sejauh ini, Samir Handanovic baru kejebolan tujuh gol, sedangkan pada musim 2009/2010 gawang Il Nerazzurri kebobolan sembilan kali.

Tapi, Inter Milan di musim terakhirnya Jose Mourinho memiliki catatan gol yang lebih tinggi di 10 pertandingan awal. Ketika itu Inter Milan jadi tim paling subur dengan membukukan 26 gol, unggul 8 gol dari Juventus dan Sampdoria sebagai pesaing terdekat.

Inter Milan asuhan Luciano Spalletti musim ini punya keunggulan di kotak penalti. Menurut catatan Whoscored, Inter Milan jadi tim yang paling banyak melepaskan tembakan di kotak penalti. Mereka melakukan 83 kali, unggul satu gol dari Napoli.

Performa oke Inter Milan saat ini juga dilakukan dengan komposisi pemain yang tidak jauh berbeda dari musim lalu. Spalletti setidaknya cuma mengubah tiga pemain di squad utama dengan memainkan Milan Skriniar di posisi bek, Borja Valero, serta Matias Vecino sebagai gelandang.

Jika Inter Milan bisa mempertahankan performa saat ini, bukan hal mustahil Mauro Icardi dan kawan-kawannya bisa memenangi Scudetto. Apalagi mereka hanya fokus di kompetisi domestik.