Harapan Arsenal bekerja sama dengan bintang Crystal Palace, Wilfried Zaha nampaknya hanya angin lewat saja. Bursa transfer musim panas 2019 ini di prediksi bukan musimnya Arsenal dalam memastikan diri membajak Zaha karena alasan mahar.

Menurut sumber terpercaya, pihak Palace meminta harga super tinggi kepada Arsenal jika ingin membajak Zaha di musim panas ini. Ketertarikan Arsenal terhadap Zaha sangat jelas, dimana mereka masih membutuhkan skor penggedor pertahanan lawan untuk musim kompetisi mendatang.

Bersiap masuk dalam persaingan transfer pemain, Arsenal pun memutuskan sosok Wilfried Zaha sebagai salah satu target utama. Unai Emery selaku pelatih The Gunners menjadi sosok yang begitu ngotot ingin mendapatkan jasa Zaha karena sang pemain berhasil mencetak 10 gol di Premier League musim lalu.

Namun kekaguman itu bisa dibilang hanya akan menjadi isapan jempol saja, pasalnya Arsenal disebutkan tidak sanggup menembus mahar Zaha dari Palace. Zaha tercatat masih terikat kontrak di Selhurst Park hingga tahun 2023 mendatang. Untuk itu Palace mematok harga yang cukup mahal untuk sang winger, 80 juta pounds.

Harga itu jelas berat bagi Arsenal sebagaimana isu menyebutkan jika mereka di musim panas 2019 ini hanya mamiliki modal transfer sebesar 45 juta pounds. Jika merujuk pada situasi yang ada, maka sangat jelas Arsenal tidak mungkin mendatangkan Zaha.

Akan sedikit berubah ketika Arsenal berani melepas beberapa pemain bintangnya sebagai bentuk tambahan modal agar bisa menembus Zaha. Menurut laporan tersebut, Crystal Palace terpakasa menjual Zaha dengan harga mahal karena klausul perjanjian mereka dengan Manchester United.

Usut punya usut, ketika musim 2015 lalu, Zaha di pulangkan oleh Palace dan menyepakati klausul bagi hasil penjualan Zaha. Untung bagi Setan Merah adalah sebesar 25% dari penjualan Zaha berikutnya. Adapun harga awal Zaha berkisar 60 juta pounds. Lantas adanya kesepakatan bagi hasil, alasan Palace mematok harga Zaha 80 juta pounds dikatakan wajar.