Gelandang serang Borussia Dortmund, Mario Gotze menganggap kegagalannya tampil di Piala Dunia 2018 Rusia lalu sebagai cambuk motivasi untuk memperbaiki penampilan. Gotze yakin jika dia masih bisa kembali ke bentuk permainan terbaik.

Gotze merupakan aktor kemenangan tim nasional Jerman di final Piala Dunia 2014 kontra Argentina. Dia mencetak satu-satunya gol telat di babak tambahan yang membawa Der Panzer meraih trofi paling bergengsi di dunia sepak bola tersebut.

Namun, pasca mengantarkan Jerman menjuarai Piala Dunia 2018, karier Gotze terus merosot. Dia gagal tampil impresif bersama Bayern Munchen dan memilih pulang Borussia Dortmund. Gotze juga terus berurusan dengan cedera dan masalah metabolisme.

Alhasil Joachim Loew pun tidak memasukan Goetze ke dalam timnya. Dia tak dipanggil ke skuat Jerman karena dinilai kurang mumpuni. Gotze mengaku kecewa ketika tidak ada namanya dalam daftar pemain Jerman di Piala Dunia 2018.

Namun, sejujurnya Goetze tidak terlalu merasa terkejut, dan memiliki firasat memang tidak akan dipanggil oleh timnas beberapa saat sebelum Loew mengumumkan 23 nama final tersebut.

“Saya harus bisa segera bangkit dari kegagalan. Saya harus menerimanya sebagai pengalaman yang bisa membantu saya mengejutkan masa depan dan kembali ke level tertinggi. Saya tahu soal itu sehari sebelumnya, saya memiliki firasat soal itu.” ujar Gotze di fourfourtwo.

Lebih lanjut, Gotze mengaku terkejut ketika melihat timnas Jerman langsung angkat koper di fase grup. Datang dengan status sebagai juara bertahan, Jerman harus pulang lebih dini.