Kepergian Jose Mourinho dari Manchester United sudah seharusnya mendapatkan sisi yang baik bagi para penggemar. Mungkin hal itulah yang dirasakan oleh Diogo Dalot, yang merasa terbantu oleh sosok pelatih asal Portugal tersebut selama kemunculannya di Old Trafford.

Dalot merupakan pinangan musim panas Manchester United dari FC Porto dengan mahar 19 juta pounds. Namun kedatangannya tidak langsung masuk skuat inti Setan Merah karena Mourinho menganggap usia 19 tahun Dalot masih belum cukup untuk bersaing.

Di era Mourinho, Dalot tercatat mendapatkan kesempatan sembilan kali bermain. Kesempatan yang lebih banyak baru datang dari tangan Ole Gunnar Solskjaer, dimana sekarang ini dia sudah mencatatkan 10 pertandingan di semua kompetisi.

Terlepas dari perbedaan yang mencolok tersebut, ternyata Dalot tidak ingin melupakan jasa-jasa Mourinho, terutama saat dia baru tiba di Inggris. Dengan latar belakang yang sama dengan lahir di Portugal, dia lantas tidak kesulitan dalam berkomunikasi dengan sang pelatih.

“Jelas saja saya sangat terbantu oleh Jose Mourinho serta staf asal Portugal lainnya, juga dari para pemain Brasil, yang membuat semua terasa mudah dari segi komunikasi, walaupun saya bisa berbahasa Inggris dengan baik. Proses adaptasinya berjalan baik, tenang, dan di atas semuanya, progresif,” cetus Dalot.

Penerimaan tawaran Manchester United memang pantas diterima oleh Dalot, pasalnya klub kaya asal Inggris tersebut berani memberikan besaran gaji 50 ribu pounds per pekannya, jauh lebih banyak dari apa yang didapatkan di Porto. Akan tetapi, Dalot secara tegas menepis semua kabar yang menyebut jika dirinya hanya melihat dari segi gaji saja.

“Menghasilkan banyak uang bukan hal terpenting bagi saya pada saat ini, tapi semuanya bisa membayangkan bahwa Manchester United adalah klub yang sangat kuat, juga secara finansial. Dan itu bukan hal yang paling relevan. Orang mungkin tak percaya, tapi itu kebenarannya,”

“Yang paling menggoda saya adalah proyek olahraganya, kesempatan bergabung dengan pemain elit, menjadi bagian dari klub yang sangat sedikit di dunia,” tutup Dalot.

Merujuk pada pernyataan Dalot, sangat wajar karena Manchester United dikenal sebagai salah satu klub terbesar dunia dengan bermaterikan pemain-pemain bintang dan juga memiliki sistem yang sangat terorganisasi dengan sangat baik.

Menurut survey http://www.soccer16.com/, Manchester United masuk ke dalam klub lima besar selain Real Madrid, Barcelona, Juventus, Bayern Munchen, dan Paris Saint Germain yang diimpikan oleh banyak pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di dunia sepak bola.