Gelandang Paris Saint-Germain dan Tim nasional Argentina, Angel di Maria mengatakan negaranya harus bekerja keras demi meraih prestasi tertinggi di Piala Dunia 2018 Rusia.

Di Maria meminta kepada rekan-rekan setimnya serta jajaran pelatih Tim Tango untuk bekerja lebih keras lagi ketimbang saat bertanding di babak kualifikasi dan pertandingan-pertandingan persahabatan.

Di Maria mengatakan jika tampil di di Piala Dunia adalah kesempatan yang amat spesial untuk dan rekan-rekannya Timnas Argentina untuk membuktikan kepada dunia jika mereka punya kapasitas sebagai salah satu tim unggulan.

Pemain berusia 30 tahun ini pun bertekad membawa Tim Tango memenangkan gelar juara Piala Dunia 2018. Walaupun nantinya gagal, ia juga menginginkan Argentina keluar sebagai juara Piala Dunia 2022. Terakhir kali Tim Tango terakhir kali merengkuh trofi Piala Dunia pada 1986 bersama Diego Maradona.

“Kami harus terus bekerja keras untuk selalu menjadi yang terbaik. Namun atmosfer di Piala Dunia sangat berbeda dengan babak kualifikasi. Jika Anda tidak menang di turnamen, maka Anda pulang ke rumah,” ujar Angel Di Maria seperti yang dikutip dari Soccerway.

“Tahun ini kami akan kembali tampil di Piala Dunia yang sangat ingin kami menangkan, tapi apakah kami sukses atau tidak, dengan usaha keras dan sedikit keberuntungan kami juga bisa menang di Piala Dunia 2022 Qatar,” sambungnya.

Tim nasioinal Argentina memastikan kelolosan di Piala Dunia 2018 dengan menempati peringkat tiga (28 poin) di klasemen akhir babak kualifikasi zona Amerika Selatan. Tim Tango berada di bawah Brasil (41 poin) yang menempati posisi puncak dan disusul Uruguay (31 poin).

Di Maria sendiri mengawali perjalanannya bersama Timnas Argentina pada 15 Oktober 2009 saat mengalahkan Uruguay dengan skor tipis 1-0 di kualifikasi Piala Dunia 2010 zona CONMEBOL. Mantan pemain Real Madrid dan Manchester United ini sukses menyumbang 19 gol dari 92 penampilan membela Tim Tango.