Category Archives: Piala Dunia

Southgate Sebut Soal Menjalankan Bola Inggris Perlu Lebih Cepat

Hasil positif yang berhasil diraih oleh tim nasional Inggris ketika berhadapan dengan Lithuania memang menjadi hasil yang diharapkan. Namun The Three Lions dianggap tetap perlu bisa menjalankan laju bola lebih cepat lagi.

Ketika tengan melangsungkan laga pada hari Minggu (26/3/2017) malam WIB, di Wembley, Inggris raih hasil positif dengan skor akhir  2-0 berhadapan dengan Lithuania. 2 angka tersebut tercipta oleh Jermain Defoe dan Jamie Vardy yang merupakan angka penentu hasil positif yang diraih oleh inggris.

Pada pertandingan tersebut, Inggris dapat menunjukkan performa yang lebih unggul lewat penguasaan bola yang sampai dengan 72 persen dalam catatan yang dilansir oleh ESPN FC. Sedangkan dilihat dari jumlah kesempatan yang diciptakan, mereka berhasil membuat 21 kali percobaan membobol gawang, dengan 9 di antaranya yang mengarah ke gawang.

Lewat lebih banyak kesempatan yang tidak berbuah menjadi angka, sang manajer Inggris yaitu Gareth Southgate, berikan evaluasi untuk para anak yang dibesbut olehnya tersebut.

“Pada laga yang selanjutnya nanti, kami perlu pastikan kalau kami dapat mengalirkan laju bola lebih cepat lagi dan lebih banyak lakukan run in behind dibanding pada laga kali ini,” imbuh Southgate.

“Kami miliki individu dari para pemain yang bakal tampil lebih oke daripada yang mereka sudah perbuat pada hari ini. Masih ada waktu ketika Anda mengetahui kalau Anda bakal menangkan laga itu dan bisa saja tidak dapat sampai ke tingkat seperti yang mungkin saja kami tunjukkan ketika berhadapan dengan Jerman,” kata dia.

‘Makin Menyenangkan Kalau Inggris Ciptakan Angka Lebih’

Hasil positif berhasil diraih oleh tim nasional Inggris saat berhadapan dengan Lithuania di laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018. The Three Lions bakal merasa semakin senang jika saja dapat menangkan laga dengan ciptakan 6 angka.

Ketika melangsungkan laga pada hari Minggu (26/3/2017) dini hari WIB, di Wembley, Inggris raih hasil positif dengan skor akhir 2-0. Jermain Defoe dan Jamie Vardy jadi pencipta angka yang membawa kemenangan untuk tim ‘Tiga Singa’.

Pada laga tersebut, penjaga gawang Lithuania, Ernestas Setkus, yang jadi penghalau Inggris untuk dapat ciptakan banyak angka. Lewat data yang tercatat, ia dapat mencatat sampai dengan 6 kali menggagalkan peluang.

Penjaga gawang Inggris yaitu Joe Hart, merasa kurang puas lewat performa yang ditampilkan oleh tim pada pertandingan berhadapan dengan Lithuania. Namun penjaga gawang yang tengah melangsungkan periode pinjaman pada Torino tersebut terus berikan sanjungan pada para fans yang telah datang ke stadion untuk saksikan laga yang tengah berjalan.

“Performa yang telah diperlihatkan memang terlihat kurang oke, namun kami ciptakan angka yang kami harapkan. Lithuania adalah tim yang tampil lebih oke daripada apa yanga mereka beri kredit kepada diri mereka sendiri,” imbuh Hart.

“Kami apresiasi kepada para fans yang menyaksikan laga pada hari ini, khususnya pada hari Ibu. Kami bakal merasa semakin senang jika saja ciptakan angka lebih dari itu, namun kami tidak bisa mewujudkannya. Kami dapatkan hasil positif dan kami berada di urutan teratas klasemen, dan juga incaran kami selanjutnya ialah Rusia,” kata dia.

Costa Sebut Prancis Mestinya Kembali Panggil Benzema

Diego Costa menganggap kalau Karim Benzema merupakan salah seorang pemain penyerang paling oke di dunia. Bagi Costa, tim nasional Prancis mestinya memberi Benzema panggilan bermain kembali.

Costa bakal jadi piliha utama pada garis depan tim nasional Spanyol di pertandingan menghadapi Prancis pada hari Selasa (28/3) besok, di Stade de France. Tetapi, di pertandingan itu tidak bakal ada nama Benzema di pihak Prancis.

Benzema kali terakhir bermain untuk tim nasional pada bulan Oktober 2015 ketika negaranya menangkan laga atas Armenia dengan skor 4-0. Kemudian, ia tidak dipanggil lagi oleh pelatih Didier Deschamps.

Benzema harus relakan posisinya di tim nasional usai terkena kasus tentang pemerasan pada teman 1 tim di tim nasional yaitu Mathieu Valbuena. Pemain striker Real Madrid tersebut juga hanya menjadi penonton ketika Prancis menjadi tuan rumah di ajang Piala Eropa tahun 2016.

Benzema sudah tegaskan kalau ia tidak bersalah dalam kasus pemerasan yang terjadi pada Valbuena. Tetapi, ia masih tidak masuk pada catatan Deschamps.

“Saya tak tahu dengan apa yang tengah terjadi. Namun, Benzema masih Benzema,” ucap Costa, yang mengetahui seberapa besar kualitas dari Benzema selama dirinya bermain untuk Atletico Madrid.

“Tak mamasukkan nama dia ke dalam daftar skuat berarti kehilangan sebuah pilar besar di tingkat global. Saat ia tengah berada pada laju oke, ia merupakan salah satu yang paling oke,” kata dia.

“Para pemain ingin ikut partisipasi pada beberapa turnamen besar. Untuk kebaikan sepakbola, ia mestinya berada di tempat itu. Saya suka dengan pemain ini,” imbuh Costa, yang saat ini bermain untuk Chelsea.

Benzema sampai saat ini sudah bermain untuk tim nasional Prancis sampail dengan 81 kali dan sumbangkan 27 cetak angka. Sedangkan bersama Real Madrid ia telah catatkan 16 cetak angka lewat 36 pertandingan pada musim ini. Lihat lebih banyak lagi berita sepak bola hanya di http://www.goldewa.com/ dijamin infonya paling lengkap.

Vardy Sebut Tak Ada Masalah pada Mata Kirinya

Pemain striker dari tim nasional Inggris yaitu Jamie Vardy tengah alami persoalan pada matanya di bagian sebelah kirin ketika melangsungkan pertandingan berhadapan dengan Lithuania. Ia tegaskan kalau mata yang disebut sedang bermasalah tersebut tidak apa-apa.

Inggris raih hasil positif dengan skor 2-0 ketika berhadapan dengan Lithuania di laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018. Pada hari Minggu (26/3/2017) malam WIB, Di Wembley, Jermain Defoe dan Vardy yang jadi penentu atas hasil positif yang diraih.

Vardy tampil di lampangan selama 30 menit pada pertandingan tersebut. Ia turun ke lapangan untuk gantikan posisi Defoe.

Karena terjadi sebuah insiden berupa benturan, di dekat mata bagian kiri Vardy yang nampak seperti memar berwarna hitam. Pemain penyerang yang bermain untuk Leicester City tersebut bikin sebuah pernyataan yang menghilangkan rasa khawatir berhubungan dengan persoalan di bagian mata sebalah kirinya tersebut.

“Hal tersebut adalah sebuah insiden kecil. Mata saya sedikit mendapat benturan pada saat melangsungkan sebuah laga sepakbola, hanya itu ,” itulah yang dikatakan oleh Vardy.

Lewat hasil positif yang berhasil didapatkan ini, Inggris sekarang ini berada pada urutan teratas di Grip F Kualifikasi Piala Dunia 2018. Mereka berhasil catatkan poin sampai dengan saat ini dengan jumlah 13 poin, berhasil unggul dari Slovakia di urutan kedua dengan selisih 4 poin.

Belanda Keluarkan Danny Blind

Danny Blind harus menerima keluar dari posisinya sebagai pelatih tim nasional Belanda. Blind dikeluarkan sebab timnya dapatkan sejumlah hasil buruk pada kualifikasi Piala Dunia 2018.

Belanda memecat Blind belum lama usai hasil negatif 0-2 saat melawan Bulgaria pada hari Sabtu (25/3/2017), di Sofia. Hasil negatif itu bikin Oranje tercecer di urutan 4 klasemen sementara Grup A dengan raih 7 poin lewat 5 pertandingan.

Belanda, yang tidak berhasil masuk ke putaran final Piala Eropa 2016, sekarang terancam tak berhasil masuk ke 2 turnamen besar dengan berturut-turut. Mereka berselisih 6 poin dari Prancis yang berada di urutan teratas klasemen Grup A dan 3 poin di belakang Swedia yang ada di urutan 2. Sedangkan hanya juara grup saja yang otomatis masuk ke babak final Piala Dunia 2018, sedangkan runner-grup perlu berselisih lewat play-off.

Untuk menolong kesempatan mereka, Asosiasi Sepakbola Belanda (KNVB) putuskan untuk lakukan pergantian pelatih.

“Kami hargai dengan apa yang telah Danny perbuat untuk kami dan tim sedari ia menduduki kursi pelatih. Namun, disebabkan beberapa hasil yang mengecewakan, dan karena masuk ke Piala Dunia di Rusia saat ini tidaklah mudah, sayangnya kami mau tak mauingin keluarkan dia,” ucap Direktur KNVB, Jean Paul Decossaux.

Blind yang saat ini sudah berumur 55 tahun, jadi pelatih dari Belanda sedari bulan Juli 2015 untuk gantikan posisi Guus Hiddink. Tetapi, di bawah pimpinannya, Belanda tunduk 5 kali lewat 9 pertandingan kompetitif.

Sang pelatih Belanda U-21, Fred Grim dipilih menjadi pelatih interim. Grim bakal membawa tim di pertandingan friendly berhadapan dengan Italia pada hari Selasa (28/3) di Amsterdam Arena.

Penampilan Jerman Belum Memuaskan Loew Walaupun Menang

Jerman dapat menangkan laga dengan skor telak 4-1 saat berhadapan dengan Azerbaijan. Tetapi penampilan dari Die Mannschaft dianggap tidak memuaskan sang pelatih.

Jerman menangkan laga dengan skor 4-1 saat berhadapan dengan Azerbaijan di pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 yang dilakoni pada hari Stadium, Minggu (26/3/2017) malam WIB. Andre Schuerrle ciptakan 2 angka untuk Jerman, dengan 2 lainnya diciptakan oleh Thomas Mueller dan Mario Gomez. Sementara cetak angka balasan tuan rumah diciptakan oleh Dimitrij Nazarov.

Walau kalah dengan skor telak, Azerbaijan terbilang membuat Jerman kesulitan. Tak hanya pernah samakan skor 1-1 lebih awal sebelum akhiri tengah waktu pertama tertinggal dengan skor 1-3, mereka sering kali memperlihatkan peluang ancaman.

Dengan salah satunya dicatatkan oleh Afran Ismayilov pada akhir babak pertama, disertai dengan kesempatan Nazarov pada awal babak kedua yang dipatahkan Bernd Leno. 2 ancaman ini paling tidak ingatkan Jerman dengan bahaya yang dapat mereka tunjukkan.

“Saya hanya merasa puas lewat hasilnya. Kami telah penuhi misi kami, namun hal tersebut bukanlah sebuah sikap yang ingin kami perlihatkan. Hal tersebut merupakan peraihan kami yang standar,” ucap pelatih timnas Jerman Joachim Loew.

“Anda dapat ketahui kalau kami tak tampil bersama sedari 4 bulan. Beberapa hal yang mestinya berlangsung otomatis musnah. Bukan dari penampilan yang seutuhnya gemilang,” kata dia.

Lewat hasil positif ini telah bikin Jerman masih kokoh lewat 5 laga di Grup C. Mereka juga ungguli klasemen dengan mengumpulkan 15 poin, unggul 5 poin dari Irlandia Utara yang berada di urutan ke 2.