Category Archives: Liga Italia

Kalah Lagi, AC Milan Tak Akan Pecat Montella

Montella

Jabatan manajer AC Milan di tangan Vincenzo Montella masih aman. Menyusul kekalahan yang mereka alami dari rival sekotanya, Inter Milan, dengan skor 2 – 3, pada hari Senin (16 Oktober 2017) dinihari WIB.

Bermain di Giuseppe Meazza, AC Milan dua kali tertinggal sebelum akhirnya benar-benar kalah. Hattrick Inter Milan dicetak oleh Mauro Icardi, sedangkan gol-gol balasan Il Rossoneri terjadi berkat Suso dan gol bunuh diri Samir Handanovic di babak kedua.

Untuk AC Milan, kekalahan ini merupakan kekalahan keempat yang mereka dapatkan dalam delapan pertandingan Serie A pertama. Sebelumnya, Il Diavolo Rosso tumbang 1-4 di kandang Lazio, 0-2 dari Sampdoria, lalu dipermalukan oleh AS Roma 0-2.

Mengingat belanja besar-besaran yang sudah dilakukan oleh AC Milan di bursa musim panas kemarin, Montella diyakini tengah berada dalam tekanan besar. Akan tetapi, CEO Milan Marco Fassone memastikan bahwa Montella mendapatkan waktu untuk membangun tim.

“Kami tidak akan menyerah bersama Vincenzo Montella. Ketika kami membangun (klub) kami perlu memberi waktu dan perlengkapan. Sekarang kami melihat tanda-tanda pertama yang positif. Vincenzo Montella akan sepenuhnya memiliki waktu untuk terus bekerja.” kata Marco Fassone kepada Milan TV.

Hasil ini membuat AC Milan terperosok ke peringkat 10 klasemen sementara Serie A dengan hanya meraih 12 poin dari delapangan pertandingan. Gianluigi Donnarumma terpaut 12 angka dari Napoli di puncak dan tujuh angka dari Juventus di empat besar.

“Pertandingan-pertandingan derby selalu menjadi hal yang luar biasa. Kali ini pertandingan berakhir dengan buruk untuk kami dan Inter Milan merayakan kemenangan mereka bersama fans. Lain kali, saya yakin laga derby akan menyenangkan untuk fans kami,” Marco Fassone melanjutkan.

“Posisi 10 bukanlah posisi yang pas untuk klub sebesar AC Milan dan kami harus bekerja keras, namun kami sudah menerima banyak indikasi bagus,” tutup Marco Fassone.

Napoli Lebih Baik Daripada Juventus

Juventus

Pemain sayap AS Roma, Diego Perotti mengaku suka dengan gaya permainan yang diusung oleh Napoli. Il Partenopei juga disebut-sebut lebih kuat dibandingkan Juventus.

Napoli merupakan satu-satunya tim yang masih melaju sempurna di Serie A musim ini. Tujuh pertandingan dilalui oleh Napoli dengan kemenangan. Tidak hanya itu, mereka juga menjadi tim yang paling subur dengan total 25 gol.

Dalam catatan yang dilansir oleh Whoscored, Napoli merupakan tim dengan rataan penguasaan bola paling tinggi di Seria A dengan 61%. Marek Hamsik dan rekan-rekannya juga tercatat sebagai tim dengan rataan tembakan terbanyak di tiap laga (19.9).

Pernampilan oke yang ditunjukkan oleh Il Partenopei sejauh ini membuat Diego Perotti merasa terkesan. Dia bahkan menilai bahwa Napoli saat ini jauh lebih kuat ketimbang Juventus, yang sudah enam kali memenangkan Scudetto secara berturut-turut.

“Saya senang dengan bagaimana Napoli bermain musim lalu. Mereka bermain seperti beberapa tim lain di dunia, walaupun demikian, mereka bukannya tidak terkalahkan,” ungkap Diego Perotti seperti yang dikutip Football Italia.

“Sampai hari ini, saya pikir Napoli relatif lebih baik ketimbang Juventus, setidaknya dalam gaya sepakbola mereka. Mereka tampil baik, namun kami akan mencoba memberi kekalahan kepada mereka di sini, di Roma,” sambung Diego Perotti.

“Musim lalu mereka membuat kami mengalami beberapa masalah yang menyulitkan kami dan kami harus berjuang keras di akhir musim karena kekalahan yang kami dapatkan dari mereka di sini. Mudah-mudahan, hasilnya akan berbeda,” harap Diego Perotti.

AS Roma akan berhadapan dengan Napoli di Olimpico, Minggu (15 Oktober 2017) dinihari WIB, dalam lanjutan laga Serie A. Il Giallorossi kini duduk di peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan perolehan poin 15, tertinggal enam angka dari Napoli di puncak klasemen.

 

Pirlo: Beri Waktu Sedikit Lagi Untuk Montella dan Bonucci

Leonardo Bonucci

Andrea Pirlo memberikan pembelaaan lepada Vincenzo Montella dan Leonardo Bonucci yang belum memberi dampak signifikan untuk AC Milan. Pirlo meminta agar para suporter lebih bersabar.

Montella menghadapi ekspektasi besar di musim ini menyusul belanja besar-besaran AC Milan di bursa transfer musim panas kemarin. Il Diavolo Rosso merombak skuatnya dengan merkrut beberapa nama top seperti Andre Silva, Hakan Calhanoglu, Franck Kessie, Nikola Kalinic, sampai Bonucci.

Tapi Montella tengah berada dalam tekanan besar. Il Rossonerri sejauh ini buruk dengan sudah menelan tiga kekalahan dalam tujuh pertandingan di Serie A sejauh ini dan tercecer di peringkat ketujuh di papan klasemen sementara.

Hal yang sama juga dialami oleh Leonardo Bonucci yang awalnya didatangkan untuk membuat tembok pertahanan AC Milan semakin kokoh juga belum bisa menunjukkan penampilan terbaik. Performanya di beberapa laga mendapat kritikan.

Tapi Pirlo meminta kepada pendukung ke AC Milan untuk bisa lebih bersabar lagi. Mantan gelandang AC Milan dan Juventus itu menilai bahwa Il Rossonerri masih perlu waktu untuk bisa sampai ke puncak seperti dulu lagi.

“Apakah Vincenzo Montella akan dipecat? Saya harap itu tidak akan terjadi,” ungkap Andrea Pirlo kepada Gazzetta dello Sport seperti yang dilansir dari harian Soccerway.

“Dia punya tim yang baru dengan pemain-pemain baru yang dibeli di bursa musim panas kemarin. Butuh waktu dan kepercayaan diri walaupun hasilnya tidak akan langsung terlihat.”

“Untuk soal Leonardo Bonucci. Wajar saja jika dia tidak bisa membuat AC Milan seperti Juventus saat ini. Para suporter tidak bisa mengharapkan hal ini dan hal itu begitu cepat,” jelas Andrea Pirlo soal Bonucci.

“Leonardo Bonucci adalah pemain bertahan terbaik di Italia dan dia adalah salah satu yang terkuat di Eropa,” tutup Andrea Pirlo.

Milik Cedera, Callejon Siap Main Di Posisi Penyerang Tengah

Penyerang Napoli, Jose Callejon menyatakan jika dia sudah siap untuk menggantikan peran Arkadiusz Milik sebagai penyerang tengah di Napoli. Jangankan itu, andaikan ditunjuk menjadi bek pun Callejon sudah siap.

Milik terpaksa naik ke meja operasi karena ligamen lututnya robek untuk kedua kalinya dalam kurun waktu satu tahun. Mantan penyerang Ajax Amsterdam ini diperkirakan harus menepi selama sekitar empat bulan ke depan.

Absennya penyerang asal Polandia itu membuat manajer Napoli, Maurizio Sarri harus berpikir keras dalam mengatur tim, terutama di posisi penyerang. Sejauh ini Il Partenopei kerap memainkan Dries Mertens sebagai striker tengah dalam formasi 4-3-3. Pemain yang berposisi asli sebagai winger kiri itu selalu tampil oke di posisi itu.

Tapi, Sarri tentu saja tidak bisa mengandalkan Mertens bermain sebagai striker tengah dalam seluruh pertandingan. Pemain asal Belgia itu juga perlu pelapis sepadan agar bisa tetap fit. Beberapa hari lalu, Napoli dikabarkan ingin mendatangkan striker tengah yang berstatus tak punya klub. Nama-nama seperti Alberto Gilardino dan Antonio Cassono keluar sebagai kandidat.

Akan tetapi, Callejon kini mengaku sangat siap jika diminta untuk jadi penyerang tengah. Tidak hanya itu, winger tersebut siap main di posisi apa saja jika pelatih memang memintanta.

“Jika pelatih meminta saya mengisi posisi penyerang tengah, saya akan melakukannya. Jika dia meminta saya untuk menjadi bek sayap, saya juga akan melakukannya. Dengan cederanya Arkadiusz Milik, kami semua harus bersatu dan membantu tim. Saya harus dapat saran dari Mertens tentang cara bermain sebagai striker tengah” kata Callejon seperti yang dilansir dari Football Italia.

Walaupun tidak bisa memainkan Milik untuk sementara waktu, Napoli masih menunjukkan ketajamannya di lini serang. Itu dibuktikan dengan mengalahkan Feyenoord 3 – 1 dalam ajang Liga Champions di San Paolo, Rabu (27 September 2017) dinihari WIB.

Trio penyerang Il Partenopei yang diisi oleh Lorenzo Insigne, Dries Mertens, dan Jose Callejon saling bergantian mencetak gol. Sementara itu, tim tamu hanya bisa mencetak gol melalui eksekusi penalti Jens Toornstra.

Spalleti Komentari Penalti Kontroversial Inter Milan

Luciano Spalletti

Laju sempurna Inter Milan akhirnya terhenti di kandang Bologna dengan hasil imbang 1-1. Pertandingan itu turut diwarnai penalti kontroversial yang menghasilkan gol penyama untuk La Beneamata.

Bertanding di Renato De’ll Ara, Rabu (20 September 2017) dinihari WIB, Bologna bermain sedikit lebih baik. Simone Verdi membawa Bologna unggul lebih dulu pada menit 32, yang bertahan sampai jeda babak pertama. Sedangkan gol balasan Nerazzurri baru tercipta di babak kedua melalui penalti Mauro Icardi.

Penalti itu diberikan wasit kepada Inter Milan setelah pemain pengganti Eder terjatuh karena terkena tangan Ibrahima Mbaye, yang lebih dulu jatuh lantaran terpeleset. Pelatih Bologna Roberto Donadoni amat kesal karena menilai bahwa kejadian adalah faktor kecelakaan yang tidak disengaja.

Sementara itu manajer La Beneamata, Luciano Spalletti mengira timnya memang layak mendapatkan satu poin dalam pertandingan ini.

“Saya pikir berlebihan kalau Bologna mengira mereka merasa dirugikan karena penalti kami. Tapi seandainya mereka menang pun, kami tidak akan mengeluh. Saya rasa tidak memalukan kalau kami menyamakan skor. Toh kami sempat punya peluang untuk memimpin setelah 55 detik tapi malah membuangnya.” kata Luciano Spalletti seperti yang dilansir dari harian Football Italia.

Satu angka yang didapatkan di kandang Bologna memang menempatkan La Beneamata ke puncak klasemen sementara Serie A 2017/2018. Namun, posisi itu masih sangat mungkin bergeser karena Juventus dan Napoli baru akan bertanding Kamis (21 September) dinihari WIB.

Spalletti mengakui jika Il Rossoblu memang sempat merepotkan Inter Milan. “Permainan kami lebih daripada biasanya, dan kami juga tidak mampu menggerakkan bola dengan baik secara vertikal terutama di lapangan tengah.”

“Di babak kedua, permainan kami membaik. Tapi secara keseluruhan kalau Anda menggerakkan bola dengan lambat melawan sebuah tim yang rapi, Anda membuat mereka bermain dengan lebih mudah,” jelas Luciano Spalletti menegaskan.

Del Piero Kagumi Perkembangan Dybala

Paulo Dybala

Penyerang Juventus, Paulo Dybala lagi-lagi dibanjiri pujian. Dengan performanya yang sudah semakin impresif, pemain bernomor 10 Juventus itu disebut oleh legenda klub, Alessandro Del Piero membuat lawan-lawan gentar bertarung dengannya.

Dybala mengawali musim ini dengan sangat cemerlang. Dia mencetak hat-trick kala Juventus menang atas Sassuolo dengan skor 3-1 di lanjutan Serie A, Minggu (17 September 2017) akhir pekan lalu. Hebatnya lagi, salah satu gol dari Dybala itu dibuat melalui eksekusi tendangan bebas.

Dybala kini sudah mengemas delapan gol dalam empat pertandingan di Serie A. Penyerang tim nasional Argentina itu ada di puncak daftar pencetak gol terbanyak, mengalahkan penyerang Lazio, Ciro Immobile dan striker Inter Milan, Mauro Icardi.

Del Piero pun merasa kagum dengan perkembangan performa yang ditunjukkan oleh Dybala. Mantan gelandang Juventus dan tim nasional Italia tersebut menilai bahwa Dybala saat ini sudah berhasil membuat pemain-pemain lawan takut menghadapinya.

“Tendangan bebas Paulo Dybala? Saya tidak bisa bicara banyak soal itu. Itu bukan tendangan bebas yang istimewa dan tidak terlalu ke sudut tapi sudah cukup bagi dia untuk mencetak gol,” jelas Alessandro Del Piero kepada harian Sky Sport Italia.

“Dalam hal ini, saya bisa lihat Andrea Consigli (kiper Sassuolo) nyaris kagum, dan itulah yang menunjukkan bahwa permainan Paulo Dybala sudah banyak berkembang, bukan hanya persoalan gol-golnya namun juga soal bagaimana dia bermain.”

“Saya pikir pemain-pemain lawan akan takut berhadapan dengan dia, bahkan ketika dia mengambil tendangan bebas. Anda tidak tahu apa yang bisa terjadi dengan tendangan bebasnya,” jelas Alessandro Del Piero.

“Andrea Consigli bisa saja melakukan penyelamatan, namun dia sudah sangat terlambat bergerak dan terlepas dari itu, Paulo Dybala sudah mengambil tendangan bebasnya dengan sangat baik,” kata Alessandro Del Piero sambil mengakhiri pembicaraaan.

Raiola Sebut AC Milan Masih Belum Meyakinkan

AC Milan

AC Milan punya ambisi besar untuk meraih kesuksesan di musim ini. Hal tersebut mereka awali dengan belanja gila-gilaan di bursa transfer musim panas ini. Tapi, agen kondang dari pemain-pemain top dunia, Mino Raiola ragu jika Il Rossoneri bakal sukses.

AC Milan yang sudah tiga tahun berturut-turut gagal lolos ke kompetisi Eropa dan tidak pernah juara Liga Italia Serie A sejak 2011 berbenah habis-habisan menyambut musim 2017/2018. Dengan sokongan dana besar dari pemilik baru asal China, AC Milan bergerak cepat mendatangkan banyak pemain.

Total ada 11 pemain yang direkrut oleh Il Diavolo Rosso dengan total belanja mencapai lebih dari 200 juta euro. Beberapa pemain yang mereka rekrut antara lain diisi oleh nama-nama top seperti Leonardo Bonucci, Nikola Kalinic, dan Andre Silva.

Sejauh ini hasil pembelian AC Milan bisa dibilang cukup bagus ketika mereka mampu menyapu bersih enam laga kompetitif pertama dengan kemenangan. Bahkan Il Diavolo Rosso hanya kebobolan satu gol termasuk keberhasilan lolos ke fase grup Liga Europa.

Kekalahan sendiri baru diperoleh tim asuhan Vincenzo Montella saat berhadapan dengan Lazio di pekan ketiga Liga Italia Serie A, Minggu (10 September 2017) malam WIB kemarin, dengan skor 1 – 4.

Meski demikian, perjalanan AC Milan sejauh musim ini berjalan masih kurang memuaskan menurut penilaian Mino Raiola. Menurut Raiola, performa Milan masih kurang meyakinkan sebagai tim yang punya target meraih gelar juara musim ini.

“Saya tidak punya masalah apapun dengan AC Milan, tapi yang jadi masalah adalah saya tidak yakin dengan proyek AC Milan,” jelas Mino Raiola kepada RaiSport.

Raiola sendiri sempat terlibat ketegangan dengan manajemen AC Milan saat isu seputar masa depan kiper Gianluigi Donnarumma musim panas kemarin. Pada akhirnya Donnarumma memutuskan untuk bertahan di Il Diavolo Rosso dengan kenaikan gaji hingga enam juta euro per musim dan kontrak sampai 2022.

Marchisio Tepis Isu Tinggalkan Juventus

Claudio Marchisio menepis isu dirinya bakal angka kaki dari Juventus. Isu tersebut mencuat usai pesepak bola Juve ini sudah tak sering terlihat tampil main dilapangan.

Melalui sosial media miliknya, Claudio Marchisio,  memperlihatkan janjinya usai membuat isyarat bahwa ia tak ingin angkat kaki meninggalkan Turin pada jendela transfer 2017 (musim panas ini).

Marchisio telah mencatatkan delapan belas aksi yang dimainkan pada kompetisi Serie A tahun 2016/2017. Sedikitnya waktu bermain menjadikan dirinya diisukan sudah tak betah dan berniat untuk angkat kaki dari Juventus.

Ditambah lagi, pos Claudio Marchisio yang kian terjepit pada saat Juve menghadirkan Blaise Matuidi dari PSG (Paris Saint Germain). Marchisio pun mesti bersaing dengan Sami Khedira, Miralem Pjanic, Stefano Sturaro dan Rodrigo Bentacur demi bisa mendapati 1 tempat utama di baris tengah.

Dikabarkan pula bahwa I Rosonerri juaga bersiap dalam memanfaatkan kondisi rumit yang dialami. AC Milan bakal memakai Leonardo Bonucci dalam membujuk si pemain bersedia pindah dari turin.

The Blues dikabarkan juga mempunyai harapan yang sama dengan Milan. Sang pelatih pada skuat Chelsea, Antonio Conte berniat bertemu kembali dengan Claudio Marchisio supaya kedalaman skuat kian betambah baik.

“Kadang kala, tak harus menyatakan apa-apa #MC8 #tidakadakeraguan #FinoAllaFine #terimakasih,” tulis Marchisio di akun pribadi miliknya.

Claudio Marchisio sudah mencatatkan sebanyak 37 gol dan empat puluh satu peluang dari 370 aksi yang dimainkan di berbagai ajang kompetisi selama memperkuat skuat senior Juve, serta mendapatkan 6 trofi Serie A, masing-masing 3 Coppa Italia, dan 3 Piala Super Italia.

Inter Milan Meminjam Pemain Valencia Ini…

Inter Milan kembali menjalani bisnis dengan Valencia. Inter menghadirkan Joao Cancelo dari klub Spanyol tersebut dengan predikat pinjaman selama 1 tahun.

“Joao Pedro Cavaco Cancelo merupakan pesepak bola anyar Inter Milan. Pesepak bola asal Portugal tersebut merapat dengan klub dengan predikat pesepak bola pinjaman hingga tanggal 30/6/2018 dengan alternative transfer secara permanen,” tulis Inter MIlamn pada pernyataan pada akun resminya.

Hadirnya Cancelo menambah daftar pesepak bola anyar yang merapat dengan Inter Milan pada bursa transfer musim panas ini. Bek kanan berumur 23 tahun tersebut menyusul Daniele Padelli, Borja Valero, Milan Skriniar, Dalbert dan Matias Vecino,.

Cancelo merupakan pesepak bola didikan dari akademi Benfica sedari umurnya 13 tahun. Dari Benfica, dirinya selanjutnya pendah menuju ke Spanyol dengan memperkuat skuat Valencia ditahun 2014 lalu. Selama 3 tahun di Valencia, dirinya bermain pada 91 laga dan memasukkan 4 gol di semua ajang pertandingan.

Cancelo dapat tampil sama bagusnya pada saat dipasang sebagai full-back kanan ataupun sebagai pemain sayap. Dirinya bakal memakai seragam bernomor punggung 7 di Inter Milan.

” I Nerazzurri merepresentasikan sebuah langkah maju pada karier saya. Ini merupakan klub yang bersejarah dan saya berharap bakal berkembang di sini serta berperan serta untuk pengerjaan di sini,” ujar Cancelo.

“Saya berharap dapat menjuarai trofi tahun ini. Target saya ialah beradaptasi secepatnya dan kami bakal berupaya untuk bersaing meraih scudetto,” ucap Cancelo, yang sudah memasukkan 3 gol untuk tim nasional Portugal dalam 5 aksi yang dimainkan.

Sebelumnya Inter Milan dan Valencia sudah terlibat transaksi yang melibatkan 2 pesepak bola yang lain, yakni Geoffrey Kondogbia dan Jeison Murillo. Kondogbia dan Murillo sekarang sudah bergabung dengan Valencia sebagai pesepak bola pinjaman.

Donnarumma Senang Milan Boyong Bonucci

gianluigi donnarumma

Ketika masih dalam saga pembicaraan kontrak baru bersama AC Milan, bintang belia Gianluigi Donnarumma sempat dihubungkan dengan Paris Saint-Germain. Saat ini, walau PSG telah dihuni pemain sekalibers Neymar, Donnarumma sama sekali tak menyesal.

Pasalnya, Milan juga sudah memboyong seorang pemain top dalam diri Leonardo Bonucci dari Juventus.

Donnarumma menyebutkan hal tersebut melalui sebuah wawancara dengan surat kabar Corriere della Sera.

“Saya saat ini bermain bersama dengan Bonucci, dan itu bukanlah sesuatu yang buruk!” tutur Donnarumma, seperti dikutip Football Italia.

“Saya harus jujur berkata, Bonucci sudah membuat saya merasa terkesan. Jujur, saya sangat kaget saat mengetahui dia datang (ke Milan). Para direktur telah melakukan tugasnya dengan luar biasa.”

“Leo akan sangat membantu tim ini, termasuk dari segi karakter dan mental. Kami sudah melakukan banyak perubahan pada musim panas ini. Kini kami tengah berupaya membangun tim.”

Di bursa transfr musim panas, disamping memperpanjang kontrak Donnarumma, Milan juga sudah memboyong nama-nama berkelas mulai dari Andre Silva, Franck Kessie, Hakan Calhanoglu, Andrea Conti, Lucas Biglia dan Bonucci.

Tidak ketinggalan juga seorang kiper yakni Antonio Donnarumma yang merupakan saudara kandung Gianluigi Donnarumma.

“Kami saling membantu satu dengan yang lain dalam latihan. Kami adalah rekan, namun tentu saja lebih dari itu. Keluarga itu penting,” imbuh Donnarumma.