Category Archives: Liga Italia

Spalleti Komentari Penalti Kontroversial Inter Milan

Luciano Spalletti

Laju sempurna Inter Milan akhirnya terhenti di kandang Bologna dengan hasil imbang 1-1. Pertandingan itu turut diwarnai penalti kontroversial yang menghasilkan gol penyama untuk La Beneamata.

Bertanding di Renato De’ll Ara, Rabu (20 September 2017) dinihari WIB, Bologna bermain sedikit lebih baik. Simone Verdi membawa Bologna unggul lebih dulu pada menit 32, yang bertahan sampai jeda babak pertama. Sedangkan gol balasan Nerazzurri baru tercipta di babak kedua melalui penalti Mauro Icardi.

Penalti itu diberikan wasit kepada Inter Milan setelah pemain pengganti Eder terjatuh karena terkena tangan Ibrahima Mbaye, yang lebih dulu jatuh lantaran terpeleset. Pelatih Bologna Roberto Donadoni amat kesal karena menilai bahwa kejadian adalah faktor kecelakaan yang tidak disengaja.

Sementara itu manajer La Beneamata, Luciano Spalletti mengira timnya memang layak mendapatkan satu poin dalam pertandingan ini.

“Saya pikir berlebihan kalau Bologna mengira mereka merasa dirugikan karena penalti kami. Tapi seandainya mereka menang pun, kami tidak akan mengeluh. Saya rasa tidak memalukan kalau kami menyamakan skor. Toh kami sempat punya peluang untuk memimpin setelah 55 detik tapi malah membuangnya.” kata Luciano Spalletti seperti yang dilansir dari harian Football Italia.

Satu angka yang didapatkan di kandang Bologna memang menempatkan La Beneamata ke puncak klasemen sementara Serie A 2017/2018. Namun, posisi itu masih sangat mungkin bergeser karena Juventus dan Napoli baru akan bertanding Kamis (21 September) dinihari WIB.

Spalletti mengakui jika Il Rossoblu memang sempat merepotkan Inter Milan. “Permainan kami lebih daripada biasanya, dan kami juga tidak mampu menggerakkan bola dengan baik secara vertikal terutama di lapangan tengah.”

“Di babak kedua, permainan kami membaik. Tapi secara keseluruhan kalau Anda menggerakkan bola dengan lambat melawan sebuah tim yang rapi, Anda membuat mereka bermain dengan lebih mudah,” jelas Luciano Spalletti menegaskan.

Del Piero Kagumi Perkembangan Dybala

Paulo Dybala

Penyerang Juventus, Paulo Dybala lagi-lagi dibanjiri pujian. Dengan performanya yang sudah semakin impresif, pemain bernomor 10 Juventus itu disebut oleh legenda klub, Alessandro Del Piero membuat lawan-lawan gentar bertarung dengannya.

Dybala mengawali musim ini dengan sangat cemerlang. Dia mencetak hat-trick kala Juventus menang atas Sassuolo dengan skor 3-1 di lanjutan Serie A, Minggu (17 September 2017) akhir pekan lalu. Hebatnya lagi, salah satu gol dari Dybala itu dibuat melalui eksekusi tendangan bebas.

Dybala kini sudah mengemas delapan gol dalam empat pertandingan di Serie A. Penyerang tim nasional Argentina itu ada di puncak daftar pencetak gol terbanyak, mengalahkan penyerang Lazio, Ciro Immobile dan striker Inter Milan, Mauro Icardi.

Del Piero pun merasa kagum dengan perkembangan performa yang ditunjukkan oleh Dybala. Mantan gelandang Juventus dan tim nasional Italia tersebut menilai bahwa Dybala saat ini sudah berhasil membuat pemain-pemain lawan takut menghadapinya.

“Tendangan bebas Paulo Dybala? Saya tidak bisa bicara banyak soal itu. Itu bukan tendangan bebas yang istimewa dan tidak terlalu ke sudut tapi sudah cukup bagi dia untuk mencetak gol,” jelas Alessandro Del Piero kepada harian Sky Sport Italia.

“Dalam hal ini, saya bisa lihat Andrea Consigli (kiper Sassuolo) nyaris kagum, dan itulah yang menunjukkan bahwa permainan Paulo Dybala sudah banyak berkembang, bukan hanya persoalan gol-golnya namun juga soal bagaimana dia bermain.”

“Saya pikir pemain-pemain lawan akan takut berhadapan dengan dia, bahkan ketika dia mengambil tendangan bebas. Anda tidak tahu apa yang bisa terjadi dengan tendangan bebasnya,” jelas Alessandro Del Piero.

“Andrea Consigli bisa saja melakukan penyelamatan, namun dia sudah sangat terlambat bergerak dan terlepas dari itu, Paulo Dybala sudah mengambil tendangan bebasnya dengan sangat baik,” kata Alessandro Del Piero sambil mengakhiri pembicaraaan.

Raiola Sebut AC Milan Masih Belum Meyakinkan

AC Milan

AC Milan punya ambisi besar untuk meraih kesuksesan di musim ini. Hal tersebut mereka awali dengan belanja gila-gilaan di bursa transfer musim panas ini. Tapi, agen kondang dari pemain-pemain top dunia, Mino Raiola ragu jika Il Rossoneri bakal sukses.

AC Milan yang sudah tiga tahun berturut-turut gagal lolos ke kompetisi Eropa dan tidak pernah juara Liga Italia Serie A sejak 2011 berbenah habis-habisan menyambut musim 2017/2018. Dengan sokongan dana besar dari pemilik baru asal China, AC Milan bergerak cepat mendatangkan banyak pemain.

Total ada 11 pemain yang direkrut oleh Il Diavolo Rosso dengan total belanja mencapai lebih dari 200 juta euro. Beberapa pemain yang mereka rekrut antara lain diisi oleh nama-nama top seperti Leonardo Bonucci, Nikola Kalinic, dan Andre Silva.

Sejauh ini hasil pembelian AC Milan bisa dibilang cukup bagus ketika mereka mampu menyapu bersih enam laga kompetitif pertama dengan kemenangan. Bahkan Il Diavolo Rosso hanya kebobolan satu gol termasuk keberhasilan lolos ke fase grup Liga Europa.

Kekalahan sendiri baru diperoleh tim asuhan Vincenzo Montella saat berhadapan dengan Lazio di pekan ketiga Liga Italia Serie A, Minggu (10 September 2017) malam WIB kemarin, dengan skor 1 – 4.

Meski demikian, perjalanan AC Milan sejauh musim ini berjalan masih kurang memuaskan menurut penilaian Mino Raiola. Menurut Raiola, performa Milan masih kurang meyakinkan sebagai tim yang punya target meraih gelar juara musim ini.

“Saya tidak punya masalah apapun dengan AC Milan, tapi yang jadi masalah adalah saya tidak yakin dengan proyek AC Milan,” jelas Mino Raiola kepada RaiSport.

Raiola sendiri sempat terlibat ketegangan dengan manajemen AC Milan saat isu seputar masa depan kiper Gianluigi Donnarumma musim panas kemarin. Pada akhirnya Donnarumma memutuskan untuk bertahan di Il Diavolo Rosso dengan kenaikan gaji hingga enam juta euro per musim dan kontrak sampai 2022.

Marchisio Tepis Isu Tinggalkan Juventus

Claudio Marchisio menepis isu dirinya bakal angka kaki dari Juventus. Isu tersebut mencuat usai pesepak bola Juve ini sudah tak sering terlihat tampil main dilapangan.

Melalui sosial media miliknya, Claudio Marchisio,  memperlihatkan janjinya usai membuat isyarat bahwa ia tak ingin angkat kaki meninggalkan Turin pada jendela transfer 2017 (musim panas ini).

Marchisio telah mencatatkan delapan belas aksi yang dimainkan pada kompetisi Serie A tahun 2016/2017. Sedikitnya waktu bermain menjadikan dirinya diisukan sudah tak betah dan berniat untuk angkat kaki dari Juventus.

Ditambah lagi, pos Claudio Marchisio yang kian terjepit pada saat Juve menghadirkan Blaise Matuidi dari PSG (Paris Saint Germain). Marchisio pun mesti bersaing dengan Sami Khedira, Miralem Pjanic, Stefano Sturaro dan Rodrigo Bentacur demi bisa mendapati 1 tempat utama di baris tengah.

Dikabarkan pula bahwa I Rosonerri juaga bersiap dalam memanfaatkan kondisi rumit yang dialami. AC Milan bakal memakai Leonardo Bonucci dalam membujuk si pemain bersedia pindah dari turin.

The Blues dikabarkan juga mempunyai harapan yang sama dengan Milan. Sang pelatih pada skuat Chelsea, Antonio Conte berniat bertemu kembali dengan Claudio Marchisio supaya kedalaman skuat kian betambah baik.

“Kadang kala, tak harus menyatakan apa-apa #MC8 #tidakadakeraguan #FinoAllaFine #terimakasih,” tulis Marchisio di akun pribadi miliknya.

Claudio Marchisio sudah mencatatkan sebanyak 37 gol dan empat puluh satu peluang dari 370 aksi yang dimainkan di berbagai ajang kompetisi selama memperkuat skuat senior Juve, serta mendapatkan 6 trofi Serie A, masing-masing 3 Coppa Italia, dan 3 Piala Super Italia.

Inter Milan Meminjam Pemain Valencia Ini…

Inter Milan kembali menjalani bisnis dengan Valencia. Inter menghadirkan Joao Cancelo dari klub Spanyol tersebut dengan predikat pinjaman selama 1 tahun.

“Joao Pedro Cavaco Cancelo merupakan pesepak bola anyar Inter Milan. Pesepak bola asal Portugal tersebut merapat dengan klub dengan predikat pesepak bola pinjaman hingga tanggal 30/6/2018 dengan alternative transfer secara permanen,” tulis Inter MIlamn pada pernyataan pada akun resminya.

Hadirnya Cancelo menambah daftar pesepak bola anyar yang merapat dengan Inter Milan pada bursa transfer musim panas ini. Bek kanan berumur 23 tahun tersebut menyusul Daniele Padelli, Borja Valero, Milan Skriniar, Dalbert dan Matias Vecino,.

Cancelo merupakan pesepak bola didikan dari akademi Benfica sedari umurnya 13 tahun. Dari Benfica, dirinya selanjutnya pendah menuju ke Spanyol dengan memperkuat skuat Valencia ditahun 2014 lalu. Selama 3 tahun di Valencia, dirinya bermain pada 91 laga dan memasukkan 4 gol di semua ajang pertandingan.

Cancelo dapat tampil sama bagusnya pada saat dipasang sebagai full-back kanan ataupun sebagai pemain sayap. Dirinya bakal memakai seragam bernomor punggung 7 di Inter Milan.

” I Nerazzurri merepresentasikan sebuah langkah maju pada karier saya. Ini merupakan klub yang bersejarah dan saya berharap bakal berkembang di sini serta berperan serta untuk pengerjaan di sini,” ujar Cancelo.

“Saya berharap dapat menjuarai trofi tahun ini. Target saya ialah beradaptasi secepatnya dan kami bakal berupaya untuk bersaing meraih scudetto,” ucap Cancelo, yang sudah memasukkan 3 gol untuk tim nasional Portugal dalam 5 aksi yang dimainkan.

Sebelumnya Inter Milan dan Valencia sudah terlibat transaksi yang melibatkan 2 pesepak bola yang lain, yakni Geoffrey Kondogbia dan Jeison Murillo. Kondogbia dan Murillo sekarang sudah bergabung dengan Valencia sebagai pesepak bola pinjaman.

Donnarumma Senang Milan Boyong Bonucci

gianluigi donnarumma

Ketika masih dalam saga pembicaraan kontrak baru bersama AC Milan, bintang belia Gianluigi Donnarumma sempat dihubungkan dengan Paris Saint-Germain. Saat ini, walau PSG telah dihuni pemain sekalibers Neymar, Donnarumma sama sekali tak menyesal.

Pasalnya, Milan juga sudah memboyong seorang pemain top dalam diri Leonardo Bonucci dari Juventus.

Donnarumma menyebutkan hal tersebut melalui sebuah wawancara dengan surat kabar Corriere della Sera.

“Saya saat ini bermain bersama dengan Bonucci, dan itu bukanlah sesuatu yang buruk!” tutur Donnarumma, seperti dikutip Football Italia.

“Saya harus jujur berkata, Bonucci sudah membuat saya merasa terkesan. Jujur, saya sangat kaget saat mengetahui dia datang (ke Milan). Para direktur telah melakukan tugasnya dengan luar biasa.”

“Leo akan sangat membantu tim ini, termasuk dari segi karakter dan mental. Kami sudah melakukan banyak perubahan pada musim panas ini. Kini kami tengah berupaya membangun tim.”

Di bursa transfr musim panas, disamping memperpanjang kontrak Donnarumma, Milan juga sudah memboyong nama-nama berkelas mulai dari Andre Silva, Franck Kessie, Hakan Calhanoglu, Andrea Conti, Lucas Biglia dan Bonucci.

Tidak ketinggalan juga seorang kiper yakni Antonio Donnarumma yang merupakan saudara kandung Gianluigi Donnarumma.

“Kami saling membantu satu dengan yang lain dalam latihan. Kami adalah rekan, namun tentu saja lebih dari itu. Keluarga itu penting,” imbuh Donnarumma.

Prestasi Juventus Sudah Diremehkan

massimiliano allegri

Manajer Juventus, Massimiliano Allegri merasa jika orang di luar sana tak merasakan bagaimana pentingnya apa yang sudah mereka lakukan untuk mencapai final Liga Champions di Cardiff.

Si Nyonya Tua menjalani final kedua Liga Champions di tiga edisi terakhir akan tetapi mereka justru menelan kekalahan. Apabila di final tahun 2015 silam mereka dikalahkan oleh Barcelona 1-3, musim lalu Bianconeri menelan hasil lebih mengecewakan saat dilumat Real Madrid dengan skor 1-4.

Ketika bicara kepada media, Allegri menyebut amat kecewa melihat bagaimana orang-orang memandang sesuatu yang telah mereka raih. Menurutnya, mereka memandang sebelah mata Juventus.

“Hal ini sungguh mengecewakan, karena orang-orang tidak mengerti seberapa penting apa yang telah kami perbuat. Sekarang ini tak ada orang membicarakannya, namun di masa mendatang semuanya akan sadar nilai apa yang telah kami capai,” ujarnya.

“Tetapi sayang, itu selalu terjadi seperti itu. Mungkin kami akan memenangi final ketiga kami. Bagaimanapun, tahun ini kami bakal menjalani satu lagi perjalanan Liga Champions yang luar biasa,” sambungnya.

Allegri lantas menyatakan jika sebenarnya anak asuhnya sudah tampil oke di final kontra Real Madrid. Akan tetapi menurutnya Real Madrid bisa membalikkan situasi lantaran mereka adalah tim hebat.

“Kami mempunyai paruh pertama yang bagus menghadapi Real Madrid. Ancamannya ialah di paruh kedua, terutama dikarenakan Mario Mandzukic dan Miralem Pjanic pada dasarnya sedikit mengalami cedera,” tambahnya.

“Madrid tahu kesulitan sebelum turun minum, namun saat mereka sadar bisa tancap gas, mereka melakukan itu. Itulah yang harus dilakukan oleh sebua tim hebat,” tandasnya.

Keita Balde Cuma Ingin Gabung Juventus

keita balde

Tidak sedikit klub yang memendam keinginan untuk memboyong winger lincah Keita Balde Diao. Akan tetapi pemain yang bersangkutan cuma ingin pindah ke Juventus andai benar-benar angkat kaki dari Lazio.

Saat ini Keita Bale terikat kontrak bersama Lazio satu tahun lagi atau sampai akhir akhir musim 2018 mendatang. Di bursa transfer musim panas ia berniat meninggalkan klubnya sekarang sehingga kubu Laziol mau tak mau harus melepasnya tahun ini supaya tak ditinggal si pemain dengan status bebas transfer tahun depan.

Duo AC Milan dan Inter Milan, Napoli serta Monaco, seluruh klub itu sedang berlomba-lomba memperebutkan minat Balde dengan proyek mereka masing-masing. Penyerang berkewarganegaraan Spanyol yang membela timnas Senegal ini diyakini bisa datang dengan mahar 25 juta euro.

Pihak Il Messaggero menyatakan empat klub yang disebutkan tidak berada dalam pilihan Balde. Pasalnya dia cuma berniat gabung ke Juventus yang sukses memenangi trofi juara Serie A Italia enam musim berturut-turut.

Sedangkan Juve sendiri dilaporkan pernah melayangkan tawaran kepada Lazio untuk Balde sebesar 15 juta euro. Akan tetapi raksasa asal Turin itu enggan menambah tawarannya lebih besar lagi.

Hal itulah yang membuat I Biancocelesti dalam kondisi pelik sulit. Apabila tak menyetujui penawaran itu, walau tidak memenuhi permintaan, mereka bisa saja ditinggal pemain bintangnya tanpa mendapat keuntungan.

Lazio dan Juventus sendiri akan berduel di ajang Piala Super Italia pada 13 Agustus nanti.

AS Roma Ikat Nainggolan Sampai 2021

radja nainggolan

Gelandang andalan AS Roma, Radja Nainggolan mengakhiri tanda tanya soal masa depan yang sempat mengganggunya selama beberapa waktu lalu. Gelandang tim nasional Belgia itu menandatangani kontrak baru yang akan berlaku sampai 2021.

Kontrak Nainggolan sebelumnya akan berakhir pada musim panas tahun 2020 mendatang. Namun, pembicaraan kontrak baru sempat berjalan sehingga dia dikaitkan dengan beberapa klub top Eropa seperti Manchester United, Chelsea, dan Inter Milan.

Namun, pada Kamis (27 Juli 2017) waktu setempat, Radja Nainggolan akhirnya membubuhkan tanda tangannya di kontrak baru berdurasi empat tahun. Mantan pemain Cagliari ini akan bertahan di Olimpico Stadium sampai 30 Juni 2021.

“Saya rasa saya sudah menunjukkan bahwa inilah yang selalu menjadi keinginan saya. Saya sangat bahagia, terutama karena klub dan saya akhirnya bisa melanjutkan petualangan serta meraih kesuksesan bersama,” tutur Nainggolan dalam situs resmi AS Roma.

Presiden AS Roma, James Pallotta, merasa sangat bahagia karena akhirnya bisa mengikat Nainggolan lebih lama lagi. Ia menyatakan jika kontrak baru ini sekaligus jadi jawaban atas spekulasi mengenai transfer Nainggolan.

“Kami sangat bahagia karena Radja sudah memercayakan masa depan jangka panjangnya dan tahun-tahun terpenting dalam kariernya bersama AS Roma. Musim lalu, dia bisa dibilang salah satu gelandang terbaik dunia dan bukan hal yang mengejutkan kalau dia dikaitkan dengan beberapa klub besar di Eropa.” Pallotta menuturkan.

“Sudah tidak ada pertanyaan lagi dia akan pergi ke mana musim depan. Dia cinta dengan AS Roma dan kami juga bahagia dengan kehadirannya di sini,” kata Pallotta.

Radja Nainggolan pertama kali memperkuat AS Roma setelah direkrut dari Cagliari pada bursa transfer musim dingin tahun 2014 silam. Hingga kini, ia sudah tampil dalam 161 pertandingan untuk Il Giallorossi dan mencetak 27 gol serta 18 assist, termasuk 14 gol di semua kompetisi musim lalu.

Jangan Tinggalkan Juventus, Dybala

Paulo Dybala

Penyerang Juventus, Gonzalo Higuain berharap agar Paulo Dybala tidak menghiraukan tawaran-tawaran dari Barcelona. Higuain ingin agar Dybala tetap bertahan Juventus di musim depan.

Rumor ketertarikan Paris Saint-Germain dengan Neymar pada prosesnya turut berimbas dengan nasib Dybala. Disebut-sebut, klub Ligue 1 itu sudah menyiapkan dana senilai 222 juta euro untuk mendatangkan Neymar ke Stadion Parc des Princes.

Rumor PSG-Neymar tersebut pada prosesnya membuka lagi kabar ketertarikan Barca untuk menggaet Dybala. Peneyrang tim nasional Argentina itu kembali dikaitkan dengan Barca.

Berkaca dari pengalamannya, Gonzalo Higuain mencoba memahami situasi dilematis yang sedang dialami oleh Dybala. Di saat karier sedang cemerlang dan usia masih muda, sulit untuk menolak keinginan klub raksasa seperti Barcelona.

“Dybala berada dalam masa-masa dilematis yang dulu juga pernah saya alami. Saya bergabung dengan Real Madrid saat berumur 19 tahun dan bermain di sana sampai 25 tahun. Sejak itu, merasakan bagaimana menjadi bagian penting dari sebuah tim yang penting dalam waktu yang lama,” kata Gonzalo Higuain seperti yang dilansir dari Football Italia.

“Semua pemain ingin main di tim terbaik dunia, makanya saya tak bisa menodongkan senjata dan meminta agar dia tetap tinggal. Setiap orang seharusnya bisa melakukan apa saja yang membuat mereka gembira, seperti dia berada di sini. Kami semua sih berharap dia bertahan,” tutur striker 29 tahun itu.

Lagipula, Juventus tidak bisa dibilang sebagai klub yang buruk-buruk amat dalam persaingan Liga Champions. Selain itu, La Vecchia Signora juga sedang membawa misi untuk mengukir rekor di Serie A dan Coppa Italia.

“Apakah dia bisa menjuarai Liga Champions bersama Juventus? Tahun lalu kami punya kesempatan untuk meraihnya dengan kami sampai ke final. Tahun ini akan lebih berat karena tim-tim lain juga semakin kuat,” tutur Paulo Dybala.

“Ini bukan hanya soal bisakah kami menjuarai Liga Champions sebagai alasan untuk bertahan atau tidak. Tapi, untuk mengejar tujuh Scudetto serta trofi Coppa Italia keempat secara berturut-turut.”