Category Archives: Liga Inggris

Pelatih City Inginkan Tiga Pemain Inggris Milik Tottenham

Danny Rose Dele Alli Kyle Walker To Manchester City, Danny Rose Dele Alli, Kyle Walker To Manchester City, Danny Rose Kyle Walker, Dele Alli To Manchester City, Dele Alli Kyle Walker, Danny Rose To Manchester City, Pep Guardiola, tootenham Hotspurs to manchester city

Josep Guardiola yang merupakan pelatih dari Manchester City, belum lama ini diberitakan bahwa dirinya telah memberikan beberapa daftar pemain kepada direktur olahraga Txiki Begiristain untuk dapat bermain di Etihad pada musim depan. Dikabarkan ia ingin memborong para pemain dari rivalnya yang saat ini berada diperingkat kedua klasemen Premier League, Tottenham Hotspurs.

Alasan mantan pelatih Bayern Munchen itu pada dasrnya sederhana. Ia ingin klubnya lebih banyak pemain asli Inggris karena Ia berfikir akan lebih mudah mereka bersaing dengan atmosfir yang mereka kenal.

Memang saat ini City tercatat hanya memiliki tiga pemain andalan di tim utama mereka yang berkebangsaan Inggris. Mereka adalah Raheem Sterling, dan Fabian Delph di posisi gelandang serta John Stones dilini belakang. Akan tetapi Sang pelatih ingin memperbanyak pemain domestik di musim depan.

Seperti yang di ungkap oleh media Inggris Evening News, Guardiola sangat tertarik untuk memboyong pemain Inggris yang berkompeten diposisinya. Tercatat Ia menginginkan pemain belakang Hotspurs yaitu Kyle Walker dan Danny Rose serta gelandang serang mereka yaitu Dele Alli.

Namun dimedia tersebut tak menyebutkan mengapa sang pelatih tak menginginkan Harry Kane, Eric Dier, Harry Winks dan Kieran Trippier. Padahal mereka juga berkebangsaan Inggris juga.

Memang sebelumnya dikabarkan bahwa Guardiola telah mengincar Rose di musim panas mendatang karena Ia ingin timnya lebih kuat dalam sisi belakang. Padahal mereka termasuk lima klub teratas yang kebobolannya paling sedikit dibandingkan Tottenham Hotspurs, Chelsea, MU dan Everton. Demiian juga dengan Walker yang berada diposisi yang sama.

Disisi lain Alli juga masuk dalam daftar pemain yang diincar oleh Guardiola, karena menurutnya sang pemain mampu dan cocok untuk bermain di timnya karena kebanyakan pemain timnya memang sangat cepat untuk bergerak.

Saatini City memang masih berada diperingkat keempat klasemen sementara di Premier League, kekalahannya menghadapi Chelsea tak mampu menggeser posisi rivalnya yang berada diatasnya yaitu Liverpool, padahal mereka bermain imbang saat menghadapi Bournemouth di putaran ke 31 kemarin.

Striker Muda Liverpool Ingin Menjadi Pilar Utama Timnya

Divock Origi Liverpool, Divock Origi, Liverpool

Divock Origi yang merupakan pemain lini depan dari Liverpool belum lama ini bicara banyak tentang keinginannya untuk dapat dimainkan secara rutin oleh pelatihnya. Menurutnya Ia tak perlu membuktikan apapun karena semua yang dibutuhkan ada padanya, seperti ambisinya untuk dapat menjebol lawang lawan dan juga kemampuannya dalam melakukan hal tersebut. Ia pun memastikan bahwa dirinya ingin menjadi salah satu pilar utama timnya dalam waktu dekat.

Sang pemain asal Belgia tersebut memang tak menjadi pilihan utama dari pelatihnya saat ini yaitu  Jurgen Klopp. Pasalnya Ia kalah cemerlang dengan pemain yang sudah lebih berpengalaman dalam bertanding seperti Daniel Sturridge, Sadio Mane dan juga Roberto Firmino. Tentu saja ada kriteria lainnya yang dilihat oleh sang pelatih dalam meracik strategi dengan maksimal.

Hingga saat ini walaupun sudah diturunkan di 26 pertandingan Premier League, pemain yang baru berusia 21 tahun tersebut sudah berhasil menyumbangkan 5 gol untuk timnya ditambah empat asisst untuk rekannya. Gol terakhirnya ia lakukan saat bertanding menghadapi Everton pada tanggal 1 April kemarin dalam kompetisi Premier League. Saat itu Ia duduk dibangku cadangan dan masuk menggantikan Sadio Mane yang mengalami cedera pada menit ke 57.

Mantan pemain Lille pun mengungkapkan kepada Sky Sports tentang keinginannya memuaskan dahaga akan gol. Ia pun mengatakan,  “Saya sangat ambisius dan yakin pada kemampuan saya, namun anda harus bisa tampil semaksimal mungkin sewaktu-waktu dan juga harus menghormati keputusan pelatih. Saya rasa sebagai striker, anda selalu ingin membuat gol, jadi saya senang walaupun beban belum sepenuhnya hilang. Saya sangat senang untuk mencetak gol dan itu memotivasi saya melakukan yang lebih,”.

Pemain bernomor punggung 27 itu menambahkan tentang pembuktian dirinya untuk dapat dijadikan pemain utama. Ia mengatakan,  “Saya rasa tidak ada yang perlu saya buktikan. Saya selalu menargetkan tinggi, saya selalu ambisius dan ingin memiliki peran besar di tim ini. Saya merasa lebih baik ketimbang tahun lalu, jadi bagi saya yang penting memanfaatkan kesempatan yang didapat,”.

Iwobi : Kepercayaan Diri Arsenal Saat Ini Mulai Pulih

Alex iwobi Arsenal, Alex iwobi, Arsenal, Premier League, Arsenal vs Manchester City, Arsenal vs Manchester City April 2017

Alex Iwobi yang merupakan pemain sayap dari Arsenal yang terkadang menjadi striker, membeberkan bahwa saat ini timnya sudah kembali memiliki rasa percaya diri yang cukup tinggi dalam menjalani pertandingan liga domestik Premier League. Hal ini terjadi terutama setelah mereka melewati masa jeda Internasional kemarin.

Pertandingan perdadan dari jeda internasional tersebut, mereka menghadapi peringkat ketiga klasemen minggu lalu yaitu Manchester City dalam putaran ke 30 yang diselenggarakan pada tanggal 2 April kemarin. Laga tersebut menghasilkan skor imbang 2-2.

Pertandingan yang diselenggarakan di Emirates Stadium tersebut Arsenal sempat kebobolan hanya dalam waktu lima menit saja. Kevin de Bruyne mampu memberikan bola kepada Leroy Sane dan menembakkannya ke perut gawang yang dijaga oleh David Ospina Skor menjadi 0-1.

Arsenal terus mencoba menggasak sang tamu dan akhirnya lewat umpan dari Shkodran Mustafi, Theo Walcott berhasil menjebol gawang yang dijaga Wilfredo Caballero dimenit ke 40. Sayangnya hal tersebut tak berlangsung lama karena dua menit kemudian Sergio Aguero berhasil melanjutkan umpan yang diberikan oleh David Silva sehingga City tetap mengungguli Arsenal dengan skor 1-2 hingga babak pertama usai.

Setelah turun minum Arsenal pun mencoba menyamakan kedudukan dan pada menit ke 53, tendangan pojok yang dieksekusi oleh Mesut Ozil, mendarat diatas mustafi disundulnya menju kanan gawang sehingga skor menjadi 2-2. City pun berusaha keras mengungguli Arsenal namun sayangnya hingga babak kedua berakhir skor masih sama.

Sepertinya untuk sementara mendapatkan sebuah poin bagi Arsenal sudah cukup berharga untuk mendapatkan momentum yang baik dalam menjalani sisa pertandingan di Premier League, pasalnya dalam lima pertadingan terakhir mereka dilintas kompetisi, mereka menelan tiga kali kekalahan.

Seperti yang ditulis di situs resmi Arsenal, pemain berusia 20 tahun tersebut mengatakan, “Kami baru kembali dari jeda Internasional dan rasa percaya diri kami perlahan mulai tumbuh. Kami mampu meraih hasil bagus melawan salah satu tim terbaik di Premier League, jadi kepercayaan diri kami perlahan akan kembali dan kami harus terus melanjutkannya di laga berikutnya nanti.”

Ia pun menambahkan, “Kami akan membiarkan manajer memutuskan apa rencana untuk laga berikutnya, namun saya yakin kami akan bisa menggunakan taktik yang tepat, menurunkan tim yang tepat, dan semoga meraih hasil yang tepat.”.

Walaupun kini mereka merosot keperingkat keenam klasemen untuk sementara minggu ini namun poin mereka hanya terpaut dengan peringkat diatasnya yang diisi oleh manchester United.

Conte Pasrah Dengan Kekalahan Timnya Menghadapi Crystal Palace

Christian Benteke Crystal Palace, Christian Benteke Crystal Palace, Christian Benteke Crystal Palace, Christian Benteke, Crystal Palace, Christian Benteke Crystal Palace, Chelsea Crystal, Chelsea Crystal Palace 2017, Premier League

Sepertinya pelatih Chelsea saat ini yaitu Antonio Conte merasa pasrah dengan apa yang dialami oleh timnya dalam pertandingan yang berlangsung pada tanggal 1 April kemarin pukul 21.00 WIB. Pasalnya mereka kembali lagi merasakan pahitnya kekalahan saat menghadapi Crystal Palace dalam ajang kompetisi Liga Inggris yang sudah memasuki putaran ke 30.

Dalam pertandingan yang diselenggarakan di Stamford Bridge tersebut Chelsea harus menelan kekalahan di hadapan pendukungnya. Padahal mereka mampu menjebol lebih dulu pertahanan yang dibuat oleh pasukan Palace bahkan dimenit kelima setelah babak pertama dimulai. Saat itu umpan Eden Hazard mampu dieksekusi dengan baik oleh Cesc Fabregas.

Sayangnya empat menit kemudian sang tamu membalas serangan dari Chelsea bahkan tak tanggung tanggung mereka menjebol gawang yang dijaga oleh Thibaut Courtuis dua gol dalam waktu dua menit. Dimenit ke 9 Christian Benteke mampu memberikan umpan yang diselesaikan baik oleh Wilfried Zaha dan dua menit kemudian, Zaha membalas kebaikan Beteke dengan memberikan umpan matang kepadanya. Skor menjadi 2-1 hingga babak pertama usai.

Setelah babak kedua dimainkan , Conte pun sempat merotasi pemainnya. Bahkan Michy Batshuayi yang jarang merumput, diturunkan untuk menunjukan keahliannya. Sayang hingga akhir babak kedua pun mereka juga tak mampu membuahkan angka lagi bahkan untuk mendapatkan sebuah poin.

Sang pelatih pun mengomentari pertandingan tersebut. Ia mengatakan, “Inilah sepakbola. Kami harus menerima kenyataan ini. Kami telah membuat angka setelah lima menit petama dan sayangnya kami kebobolan dua gol hanya dalam waktu beberapa menit saja. Saat anda kebobolan gol dengan cara tersebut, anda harus memahami situasi dan membaik dari kesalahan semacam itu,”.

Ia pun menambahkan, “Dalam setiap pertandingan terutama di Inggris, segalanya dapat terjadi. Liga ini begitu kuat. Kami menghadapi sebuah tim hari ini yang dihuni para pemain kuat. Saya kira mereka telah menunjukkan bahwa mereka tim yang bagus,”.

Namun sang pelatih akan mencoba untuk membawa pasukannya melupakan hal yang telah terjadi dan memperiapkan diri untuk menghadapi laga berikutnya yang tak kalah berat yaitu menghadapi tim yang diasuh oleh Josep Guardiola.

Ia mengatakan, “Sekarang kami harus berpikir tentang pertandingan selanjutnya. Jika kami menang hari ini kami akan senang, tapi sekarang ini penting untuk fokus pada Manchester City,”.

Chelsea akan menghadapi Manchester City pada tanggal 6 April mendatang dan bertempat di kandang mereka sendirid Stamford Bridge Stadium.

Rumor Pengganti Wenger, Henry Berkomentar

Nama Thierry Henry mulai terdengar bakal jadi salah seorang yang akan gantikan posisi dari Arsene Wenger di Arsenal. Henry sebut kalau dirinya masih menjalankan proses belajar sebagai seorang manajer.

Bersama Arsenal di musim ini, Wenger tengah berada pada periode yang amat buruk di selama masa depannya sebagai seorang pelatih. The Gunners menerima 4 hasil negatif pada 5 pertandingan terakhir yang ia pimpin di ajang Liga Inggris, yang merupakan sebuah catatan yang paling buruk yang pernah Wenger alami di ajang Premier League.

Arsenal sekarang ini berada di urutan ke 6 klasemen dengan dapatkan 50 poin. Tim yang berasal dari London utara tersebut mendapat ancaman bakal mendapat kegagalan untuk bisa finis di urutan 4 besar, sampai sang pelatih Arsenal tersebut diminta untuk keluar dari jabatannya ketika kontrak yang mengikat dirinya dengan klub berakhir pada akhir musim ini.

Henry yang dikatakan bakal menjadi salah satu calon pengganti posisi dari Wenger akui kalau dirinya masih belum siap untuk bisa memimpin Arsenal.

“Nama saya mulai  sering disebut  sebagai generasi berikutnya dari Wenger, saya dengan tentang hal tersebut. Namun, masih terasa berat bagi saya untuk membicarakan tentang hal tersebut. Saya miliki rasa respek yang tinggi atas apa yang telah diperbuat oleh pelatih,” imbuh Henry.

“Apakah saya suda siap untuk lakukan itu? Saya masih belum tahu dan tidak ada seorangpun yang mengetahui hal tersebut. Namun, saya pun perlu belajar tentang pekerjaan yang akan saya ambil.”

“Saya tidak akan jadi konsultan seumur hidup saya, namun menjadi pelatih bukanlah sebuah tujuan dari hidup saya. Saya masih belum memiliki tanggal pasti di dalam pikiran saya, saya bakal suka dengan itu (menjadi pelatih) dan saya bakal lakukan semua cara untuk hal tersebut. Namun untuk sekarang ini, saya tengah dalam proses belajar,” kata dia.

Oezil Secepatnya Berbicara pada Arsenal Soal Kariernya

Karier dari Mesut Oezil di Arsenal sedang menjadi bahan perbincangan. Pemain gelandang internasional Jerman tersebut akui kalau ia merasa nyaman bersama Arsenal dan secepatnya ingin ambil pilihan.

Oezil tengah menjadi salah seorang sosok yang menjadi bahan perbincangan di Arsenal sekarang ini, bersama dengan Alexis Sanchez dan Arsene Wenger. Karier dari ketiga pemain itu tengah diragukan di The Gunners.

Kontrak yang mengikat Oezil bakal berakhir di bulan Juni 2018 yang akan datang dan sampai saat ini masih belum ada tanda baik tentang kontrak baru. Kontraknya dikatakan bakal bergantung dengan keputusan dari Wenger di kursi manajer.

Rumornya, Oezil bakal teken kontrak baru kalau hingga akhirnya Wenger putuskan pergi. Wenger belum lama ini menjadi sorotan tajam sebab dianggap tak berhasil bikin Arsenal kembali pada jalan kompetitif di Premier League dan Liga Champions, dan kebetulan kontrak yang ia miliki akan berakhir pada akhir musim ini.

Tetapi Oezil akui kalau dirinya merasa nyaman bersama Arsenal dan secepatnya ingin membicarakan soal kontrak. Pemain gelandang internasional Jerman tersebut malah tegaskan keyakinannya dengan tim, untuk memutar balik masa sulit baru-baru ini.

“Apakah Anda menilai kalau Arsene Wenger katakan pada para jurnalis tentang karier saya sebelum ia memberi tahu saya? Saya kenal dengan dirinya secara berbeda,” imbuh Oezil.

“Saya miliki kontrak hingga tahun 2018 di London dan saya merasa amat nyaman berada di sana. Kami bakal secepatnya berbicara dan selanjutnya bikin pilihan.”

“Keinginan saya ialah menangkan Liga Champions. Kenapa tidak bersama Arsenal? Tentu saja hal tersebut dapat dilakukan, kami hanya lalui periode tidak mudah dan tidak puas dengan urutan ke 6.”

“Walau demikian, saya optimis kalau kami bakal secepatnya menyusul kembali. Mari kita saksikan apa yang diperlihatkan masa depan,” kata dia.

Arsenal digusur Bayern Munich dengan memalukan pada babak 16 besar Liga Champions, dengan agregat 2-10. Di ajang Premier League, peluang untuk menjadi juara luntur sementara untuk masuk di urutan 4 besar pun nampak sulit.

Sekarang ini Arsenal berada di urutan 6 dengan mengumpulkan 50 poin lewat 27 pertandingan. Mereka 6 poin di belakang Liverpool yang berada di urutan 4, yang telah tampil sebanyak 29 kali.