Category Archives: Liga Inggris

Striker Inter Inginkan Jam Bermain lebih Walau Harus Dipinjamkan Klub Lain

Gabriel Barbosa Inter Milan, Gabriel Barbosa, Inter Milan, Serie A, Liga Italia

Striker muda dari Inter Milan yaitu Gabriel Barbosa dikabarkan akan dipinjamkan ke klub lain yang bermain di Liga utama Eropa seandainya sang pemain tak dimainkan  lagi atau lebih tepatnya tak diberi kesempatan lagi untuk membuktikan keahliannya dimuim depan. Hal itu diungkapkan belum lama ini oleh Wagner Ribeiro yang merupakan agen dari Gabriel.

Gabriel atau yang biasanya dipanggil dengan Gabigol, memang baru usia 20 tahun, namun keahliannya menjebol gawang lawan cukup diperhitungkan. Tercatat saat a bermain di klub sebelumnya, Ia mampu mencetak 24 gol dari 83 penampilannya bersama Santos FC selama tiga tahun.

Akhirnya pada bursa transfer musim panas lalu, Ia pun diboyong oleh Inter dengan biaya penebusan hampir 30 juta Euro dengan masa kontrak selama lima tahun, padahal dua raksasa La Liga yaitu Barcelona  dan Real Madrid menginginkan tanda tangannya saat itu.

Sayangnya saat berlabuh di Giuseppe Meazza, Ia malah tak dipercaya diturunkan baik sebagai pemain inti maupun cadangan. Tercatat Ia hanya sempat diturunkan sebanyak delapan kali saja hingga saat ini. Padahal Ia sempat mencetak gol dari totak 153 menit dimainkan tepatnya saat menghadapi Bologna dan menyelamatkan poin Inter dengan skor 1-0..

Hal itu membuat agennya ingin membicarakannya langsung dengan direktur Inter, seperti yang diungkapkannya kepada Fox Sports Brazil. Ia mengatakan, ” Kemarin Saya kembali ke Milan dan telah berbicara dengan direktur Inter. Kami juga akan menyelesaikan masalah uamg terkado. Bila Ia tak lagi bermain, atau lebih tepatnya, jika Ia tak diberi kesempatan untuk bermain di masa depan, tak harus sebagai starter, maka dia akan diizinkan dipinjamkan ke klub Eropa. Yang jelas Ia tak akan kembali ke Brasil,”.

Terdapat kabar yang mengatakan bahwa pemain bernomor punggung 96 di Inter, telah memiliki dua klub yang sudah antri ingin menggunakan jasanya dalam waktu dekat. Mereka adalah rivalnya di liga Italia yaitu Atalanta dan Sassuolo. Namun ada kabar lain yang mengatakan Ia akan dipinjamkan ke klub lain selain di Liga Serie A.

 

MU Inginkan Gelandang Tottenham, Tottenham Jual Mahal

Eric Dier Tottenham Hotspurs to Manchestr United, Eric Dier Tottenham Hotspurs, to Manchestr United, Eric Dier, Tottenham Hotspurs to Manchestr United, Eric Dier to Manchestr United, Tottenham Hotspurs

Raksasa sepak bola Premier League yaitu Manchester United, memang sedang ingin meningkatkan kualitas pemainnya dimusim depan. Mereka pun berencana untuk memberi pemain instant yang sudah teruji dilapangan baik dari pemain yang berlaga di liga Eropa maupun pemain yang bermain di Liga domestik. Salah satunya adalah pemain gelandang bertahan dari Tottenham Hotspurs yaitu Eric Dier.

Dier memang belakangan memiliki performa yang sangat memuaskan terutama pada musim ini. Dengan usianya yang masih terbilang muda, ia mampu turut ambil bagian dalam mempertahankan lini tengah dan belakang Tottenham sehingga mereka menjadi peringkat pertama dalam kategori tim yang memiliki kebobolan paling sedikit di Premier League. Mereka pun kini berasaing ketat dalam perebutan gelar juara yang saat ini masih diduduki oleh Chelsea dengan selisih empat poin saja.

Sebenarnya tidak hanya klub setan merah saja yang menginginkan jasanya, beberapa rivalnya pun di Premier League juga menginginkannya namun sepertinya MU mampu memberikan harga terbaik untuknya. Dikabarkan dengan bakatnya dan usianya yang masih muda, diyakini ia akan mampu menggantikan Michael Carrick yang sebelumnya juga direkrut sebelumnya dari Tottenham satu dekade yang lalu.

Sang pemain juga cukup rutin dilibatkan dalam berbagai kompetisi musim ini. Tercatat di Premier League, ia sudah 28 kali menjadi starter dan dua kali menjadi pemain pengganti serta menghasilkan dua buah gol. Ia pun sempat diturunkan saat menghadapi Champions League dan Europa Legue namun tak berhasil melanjutkan perjuangannya hingga kini.

Kabar baiknya seperti yang dituliskan oleh media The Telegraph, ternyata gayung bersambut telah dimiliki oleh MU, pasalnya sang pemain berusia 23 tahun tersebut juga ingin berada di Old Trafford pada musim kompetisi mendatang. Akan tetapi sayangnya hal tersebut sepertinya tak disetujui oleh sang pemilik. Dikabarkan manajemen Tottenham masih ingin memiliki jasa pemain lebih lama lagi karena Ia memiliki potensi yang sangat mendukung masa depan Tottenham. Mereka mencoba memasang harga sang pemain dengan harga yang cukup tinggi dengan tujuan tak ada yang berani menawarnya.

Pemain bertahan senior Chelsea Bungung Pilih Klub Jika Hengkang Musim Ini

John Terry Chelsea, John Terry, Chelsea, John Terry Chelsea to CSL, John Terry Chelsea to MLS, John Terry Chelsea to West Ham

Pemain bertahan senior Chelsea yaitu John Terry, sepertinya sedang bingung mempertimbangkan masa depannya seandainya Ia tak melanjutkan karirnya di Stamford Bridge pasalnya Ia kini sedang mempertimbangkan penawaran yang cukup besar yang menghinggapi dirinya belum lama ini. Seperti yang diberitakan media The Mirror, penawaran tersebut berasal dari negeri tirai bambu dan dari negeri paman Sam jika ia mau angkat kaki dari Chelsea.

Memang beberapa waktu yang lalu, sang pemain yang sudah berusia 36 tahun tersebut sempat ditawarkan oleh manajemen Chelsea untuk tetap bertahan, hanya saja bukan sebagai pemain. Namun sang kapten kesebelasan tersebut masih ingin bermain dan memilih menolaknya. Ia pun siap untuk dapat melanjutkan tantangan barunya setelah hampir setia bersama Chelsea selama lebih dari dua dekade.

Salah satu klub yang bermain di Chinese Super League dan Major League Soccer, melihat peluang ini dan ingin memboyongnya pada bursa transfer mendatang. Bahkan dikabarkan pemain asal Inggris tersebut juga akan menerima gaji sebesar 20 juta poundsterling per musim seandanya san pemain mau pindah menuju negeri Tirai Bambu.

Sang pemain bernomor punggung 26 itu pada dasarnya ingin mengakhiri karirnya di Chelsea dengan membantu timnya meraih gelar Juara Premier League pada musim ini. Akan tetapi sepertinya mereka harus berusaha lebih keras lagi. Pasalnya pada pertandingan terakhir mereka di Liga domestik itu, mereka tak mampu membawa pulang poin satu pun saat menghadapi Manchester United dengan kebobolan dua kali tanpa balas.

Dan kini mereka hanya memiliki selisih empat poin dengan peringkat dibawahnya yang diisi oleh Tottenham Hotspurs. Padahal mereka tniggal memiliki enam pertandingan tersisa menghadapi Southampton, Everton, Middlesbrough, West Brom, Watford dan terakhir Sunderland. Sementara disisi lain Tottenham masih harus menaklukan Crystal Palace, West Ham, Manchester United, Leicester City dan Hull City.

John Terry dulu sempat memulai perjuangannya di akademi West Ham United. Dan dikabarkan jika Ia ingin meneruskan karirnya di Liga Premier di musim depan, dikabarkan mereka juga siap menampung sang pemain dan memberikan jadwal lebih rutin dibandingkan dengan jadwal saat ini di Chelsea.

Tak Diinginkan Klubnya, Joe Hart Laris Diperebutkan

pep guardiola joe hart manchester city, pep guardiola joe hart, manchester city, pep guardiola, joe hart manchester city, pep guardiola manchester city, joe hart, Premier league

Penjaga gawang Manchester City yang saat ini dipinjamkan oleh Torino yaitu Joe Hart, sepertinya kini memiliki banyak pilihan jika seandainya Ia harus hengkang dari Etihad dalam waktu dekat. Pasalnya kini ia telah dilirik oleh klub lainnya di Premier League yaitu Manchester United dan Chelsea dan ingin dimainkan pada musim panas mendatang seperti yang di kabarkan oleh Mail on Sunday.

Kedua klub tersebut mengincar Hart dikarenakan penjaga gawang mereka juga sedang dibidik oleh klub papan atas dari Liga Spanyol yaitu Real Madrid. Madrid memang saat ini sangat menginginkan salah satu diantara kedua kiper  mereka, David de Gea dari Manchester United dan Thibaut Courtois dari Chelsea, bahkan tak ragu untuk mengeluarkan dana besar demi memenuhi keinginannya.

Jika hal itu terjadi maka kedua tim tersebut harus memiliki penjaga gawang profesional lainnya yang setara dengannya namun dengan harga yang lebih murah. Dan dikabarkan keduanya memilih Joe Hart yang disia-siakan oleh Manchester City.

Josep Guardiola selaku Pelatih City memang baru bergabung dengan klub tersebut pada musim ini namun ia langsung memilih kiper baru yang lebih berpengalaman dibandingkan Joe Hart. Ia pun memilih Claudio Bravo, mantan pemainnya saat Ia melatih di Barcelona, dan meminjamkan Hart kE Torino selama semusim. Namun ternyata yang kini sudah berusia 34 tahun tak menampilkan performa yang sesuai dengan harapan sang pelatih. Dan menariknya walaupun demikian, Guardiola pun tak ingin mendatangkan Hart kembali di Etihad.

Dengan kondisi tersebut, Hart kini menjadi incaran klub papan atas di Eropa khususnya di Liga Inggris. Bahkan Liverpool yang kipernya juga belum dilirik oleh klub lainnya juga ingin mendatangkan Hart ke Anfield. Torino sendiri juga pad dasarnya ingin mempermanenkan sang pemain di musim depan mengingat kinerjanya telah terbukti di musim ini.

Sang pemain yang menjadi incaran tersebut pada dasarnya tak memiliki masalah untuk bermain di klub manapun selama klub tersebut mampu mempercayainya dan terus memainkannya secara rutin tiap minggunya seperti yang dilakukan Torino terhadapnya. Hanya saja, City dipastikan akan jual mahal melabeli pemain yang berusia 29 tahun tersebut.

Pogba Analisa Pelatih lamanya Di Juventus

Paul Pogba and Antonio Conte juventus, Paul Pogba Antonio Conte juventus, Pogba Antonio Conte, juventus, Pogba, Antonio Conte Chelsea, Pogba Manchester United, Manchester united vs Chelsea, Premier league

Paul Pogba yang merupakan pemain gelandang andalan dari Manchester United, belum lama ini mengungkapkan kekagumannya terhadap pelatih Chelsea yaitu Antonio Conte. Pasalanya sang pelatih tersebut menurutnya telah memberikan warna yang cukup positif dalam Liga Premier musim ini. Hal ini menjadi semacam nostalgia bagi Pogba karena Ia sempat diasuh oleh Conte saat Ia masih melatih Juventus.

Conte memang sempat mengasuh Juventus pada tahun 2011 -2014 sedangkan Pogba sempat direkrut oleh Conte dari 2012 lalu hingga 2016 kemarin. Pogba pun bahkan pernah mencicipi gelar juara Liga Italaia saat itu sebanyak dua kali saat diasuh Conte. Kini mereka pun akan kembali bertemu, hanya saja tidak berkerjasama sebagai tim namun sebaliknya hanya sebagai lawan.

Sang pemain asal Prancis itu pun kemudian mengungkapkan analisanya tentang Chelsea saat akan bertemu dalam ajang kompetisi Premier League nanti malam WIB. Ia mengatakan kepada MUTV. “Chelsea memiliki tim hebat dan semua orang tahu itu. Saat anda bermain di Premier League, anda tidak hanya membutuhkan keberuntungan, namun anda juga harus menciptakannya,”.

Ia pun menambahkan, “Saat ini mereka memiliki pelatih yang terus mendorong mereka dan mereka juga memiliki pemain yang ingin menunjukkan pada dunia bahwa Chelsea masih ada, tidak seperti yang terjadi pada musim lalu, Hanya saja anda tak pernah tahu di kompetisi Premier League, itulah indahnya. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi walau mereka sudah bermain bagus musim ini.”

Hingga saat ini, MU telah dua kali menelan pil pahit ketika berjumpa dengan Chelsea, namun geladang bernomor punggung 6 di MU tersebut  juga mengatakan bawa dirinya mengerti strategi yang akan dibawa oleh Conte pada pertandingan menghadapi timnya malam nanti. Ia mengatakan, “Secara taktis Ia tak ingin kemasukan gol. Dan memang kami tidak pernah mencetak angka ke gawang Chelsea, jadi semoga akhir pekan ini kami bisa dan kami harus melakukannya,”.

Ia pun menambahkan, “Formasi yang mereka usung, mereka tahu apa yang mereka lakukan. Itu sama persis saat di Juventus ketika Conte masih di sana. Anda tahu latihannya selalu sama jadi pemain tahu apa yang harus mereka lakukan.”

Setelah menghadapi Chelsea, Manchester United akan menghadapi Anderlecht di leg kedua dalam ajang kompetisi Liga Eropa yang sudah memasuki perempat final, pada tanggal 21 April mendatang.

 

Rooney Tak Di Tinggal di Old Trafford Saat MU Hadapi Perempat Final Liga Eropa

Wayne Rooney Manchester united, Wayne Rooney, Manchester united, Premier League

Striker andalan Manchester United yang kini tak menjadi andalan lagi yaitu Wayne Rooney, bisa dipastikan tak akan membantu timnya untuk menjalani pertandingan Liga Eropa yang sudah memasuki babak perempat final. Padahal pertandingan sepenting itu Ia selalu dilibatkan sebelum pelatih barunya yaitu Jose Mourinho mengasuh di Old Trafford.

Memang pertandingan yang rencananya diselenggarakan pada tanggal 14 April besok pukul 02.05 WIB, Arsenal akan menghadapi leg pertama perebutan tiket menuju semi final menghadapi perwakilan dari negara Belgia, RSC Anderlecht. Namun kapten kesebelasan setan merah tersebut ditinggal dimarkasnya saja seperti yang diungkapkan  sang pelatihnya saat konfrensi Pers di Brussels karena alasan cedera.

Seperti yang dilansir Goal International, Ia mengatakan, “Rooney tidak bahagia dengan kondisinya saat ini karena Ia merasa kurang nyaman dengan cedera engkelnya.”

Namun saat ditanyakan tentang keberadaannya membantu tim saat pertandingan menghadapi Chelsea dalam kompetisi Premier League di akhir pekan nanti, sang pelatih asala Portugal tersebut hanya mengatakan, “Kita lihat saja nanti.”.

Saat dilihat kondisi sang pemain, sepertinya Ia malah merasa nyaman dengan absennya diberbagai pertandingan penting MU. Ia pun tak ingin mengakhiri karirnya dengan cara tak mampu memberikan kontribusi yang apik bersama timnya yang telah ia bela selama dua bela musim kompetisi. Padahal penampilannya cukup lumayan hingga saat ini dan tak jarang Ia mendapatkan pengharagaan sebagai pemain terbaik dan sering membantu tim meraih gelar juara.

Namun pemain yang berusia 31 tahun tersebut kini dalam satu bulan terakhir, Rooney sering diselimuti oleh masalah kebugaran yang mengakibatkan cedera. Padahal menurut Daily Mail, Ia bersedia bermain dengan lebih bugar jika saja sang pelatih memberinya kesempatan.

Mantan pemain Everton itu tercatat hanya memainkan lima pertandingan di berbagai kompetisi sejak ia menjadi pencetak gol sepanjang masa timnya. Dan terakhir kali Ia merumput bersama timnya saat mereka menghadapi West Bromwich Albion, sayangnya Ia tak mampu menunjukkan kemampuannya dan berakhir imbang tanpa angka.

Kondisi jarang digunakan timnya belakangan membuat efek domino di tim nasional. Pasalnya Ia akhirnya tak dipanggil oleh pelatih timnas Inggris yaitu Gareth Southgate untuk bermain di kompetisi Piala Dunia.

Arsenal Akan Perpanjang Kontrak Wenger Beserta Dana Segar

Arsenal Arsene Wenger, Arsene Wenger new contract, Arsenal Offer Wenger, Wenger in, Wenger stay, Premier league

Arsene Wenger yang saat ini masih menajdi pelatih Arsenal sepertinya akan terus melanjutkan perjuangannya membawa Arsenal menuju performa yang lebih baik terlepas performanya yang tak stabil dan terancam tak mendapatkan tiket menuju liga Champions. Bahkan Ia akan mendapat sokongan dana besar dari pemilik Arsenal untuk dapat mendongkrak kinerja timnya pada musim depan.

Arsenal memang belakangan tak tampil sekokoh pada tengah musim pertamanya. Tercatat mereka yang sempat masuk dua besar kini rela mencicipi posisi peringkat keenam klasemen dan dibayang-bayangi oleh peringkat dibawahnya yang memiliki poin yang sama. Apalagi kesempatan mereka menjadi juara di Liga Champions musim ini sudah hilang karena disingkirkan Bayern Munchen.

Dalam lima pertandingan terakhirnya di Premier League, Arsenal juga harus mengalami tiga kali kekalahan dan sekali menang. Hal ini membuat para supporter mereka menuntuk pelatihnya digani dengan segera terutama saat Ia tak mampu lagi memberikan gelar juara kompetisi tersebut 12 sejak musim yang lalu.

Meskipun demikian, manajemen Arsenal ternyata masih ingin memberikan kesempatan kepada pelatihnya yang telah mengabdi selama dua dekade tersebut. Mereka akan mencoba memperpanjang selama dua musim lagi dan mencoba mencari penggantinya tanpa tergesa-gesa. Selain itu Arsenal juga ingin menyokong kebutuhan Wenger pada musim depan dan melihat perubahan yang akan terjadi.

Dikabarkan ada beberapa pemain yang ingin dilepas Arsenal dan merekrut yang baru pada bursa musim panas mendatang. Sebut saja Olivier Giroud yang saat ini kalah pamor dengan Mesut Ozil dan Alexis Sanchez. Ia diprediksi akan digantikan dengan Alexandre Lacazette, yang merupakan striker dari Olympique Lyonnais.

The Gunners sepertinya juga akan mencoba merekrut pemain sayap dari Crystal Palace yaitu Wilfried Zaha. Namun sayangnya mereka harus bersaing ketat dengan rivalnya di liga Inggris yaitu Tottenham Hotspurs dan Manchester City di bursa transfer nanti.

Selain itu mereka juga berusaha mencoba mendapatkan striker Glasgow Celtic, Moussa Dembele sekaligus rekannya yang berada di posisi bek kiri yaitu Kieran Tierney, namun kali ini mereka harus berhadapan dengan Chelsea.

Arsenal sepertinya juga memperhatikan palang pintu terakhirnya karena dikahawtirkan David Ospina kemungkinan akan angkat kaki dari Emirates. Mereka akan mencari penggantinya dengan Jordan Pickford, kiper dari Sunderland dan juga Jack Butland daru Stoke City.

 

Ranieri Pada Dasarnya Tak Ingin Jual Kante

claudio ranieri Ngolo Kante Leicester City, claudio ranieri Ngolo Kante, Leicester City, claudio ranieri, Ngolo Kante Leicester City, claudio ranieri Leicester City, Ngolo Kante, Premier League

Mantan pelatih dari Leicester City yaitu Claudio Ranieri belum lama ini mengatakan bahwa pada dasarnya Ia tak ingin melepaskan pemain vitalnya pada musim panas 2016 namun akhirnya ia tak memiliki kuasa untuk mempertahankannya.

Pemain yang dimaksud oleh Ranieri adalah gelandang mereka yang dijual ke Chelsea yaitu N’Golo Kante. Pemain asal Prancis tersebut memang menjadi salah satu pilar dan mampu berperan aktif membawa timnya menyabet gelar juara Premier League, padahal selama sejarah Leicester berdiri mereka tak pernah sekalipun memboyong piala tersebut.

Namun sayangnya Ia harus dilepaskan manajemen dengan nilai 32 juta pounsterling pada musim ini kepada Chelsea, padahal sebelumnya saat Kante direkrut Liecester dari Caen, Ia hanya ditebus sekitar 5,6 juta poundsterling saja.

Dan kini saat bermain dengan tim barunya juga bermain apik bahkan menjadi pilar utama juga di tim utama. Keahliannya dalam mengejar bola dan staminanya yang besar, dipercaya mampu untuk meredam serangan lawan-lawannya sehingga Chelsea pun kini berada diperingkat pertama klasemen sementara pekan ini. Ia pun juga memiliki kesempatan bersama timnya untuk mengejar gelar lainnya di Eropa yaitu Premier League.

Ranieri sebenarnya sempat melarang untuk melepaskan pemain intinya seperti Mahrez, Vardy dan juga Kante akhirnya tak mampu menahan semuanya. Padahal ketiganya merupakan pusat serangannya dimulai. Ia mengatakan kepada Sky Sports, “Saya tidak ingin menjual Kante. Saya juga tidak ingin menjual Mahrez dan Vardy karena saya percaya ketiga pemain ini merupakan jantung dari tim,”.

Ia pun membeberkan kejadian tersebut, “Saya katakan pada manajemen, ‘Kami harus mulai menciptakan dongeng yang mampu terus berlanjut. Saya percaya bahwa kami mampu melakukan sesuatu di Liga Champions’., Saya sempat mengatakan kesalahan terbesar adalah percaya pada para pemain sebelum saya dipecat. Namun kini saya sadar saya benar percaya pada mereka.”

Beberpa pengamat mengungkapkan kemampuan Kante dan sering membandingkannya  dengan pendahulunya di Chelsea yang berada diposisi gelandang, Claude Makelele. Ranieri pun juga menanggapinya, “Makelele mulai bermain ketika ia lebih muda dan di posisi winger kanan. Setelah itu, dia tak terlalu banyak bergerak dan lebih mengorganisir permainan. Kante adalah pemain serius. Dia lahir untuk sepakbola”.

Hingga kini Leicester pasca ditinggal Kante berada di posisi sebelas dengan pelatih barunya yaitu Craig Shakespeare. .

 

Ozil Hanya Dengarkan Wenger Dibandingkan Kritik Pakar Bola

Mesut Ozil Arsene Wenger Arsenal, Mesut Ozil Arsene Wenger, Arsenal, Mesut Ozil, Arsene Wenger Arsenal, Mesut Ozil Arsenal, Arsene Wenger, Premier League

Sempat mendapat serbuan kritikan dari berbagai pihak, pemain gelandang serang Arsenal yaitu Mesut Ozil  ternyata tak pernah terlalu memikirkan hal tersebut. Ia merasa apa saat ini ia hanya perlu mendengar apa yang diucapkan oleh pelatihnya yaitu Arsene Wenger dibandingkan dengan para pakar sepak bola manapun. Ia pun juga telah meyakini dirinya telah memberikan yang terbaik untuk timnya seperti yang telah ia lakukan selama ini.

Pemain asal Jerman tersebut memang telah mampu membantu tim yang ia bela untuk mendapatkan gelar juara, mulai saat ia bermain bersama Werden Bremen di Liga Jerman, Real Madrid di liga Spanyol dan Arsenal di Liga Inggris. Bahkan Ia pun sempat ikut serta dalam memenangkan gelar juara timnas Jerman saat kompetisi Piala Dunia 2014 di Brazil menaklukan Argentina.

Namun belakangan Ia sering mendapatkan sindiran karena disinyalir kemampuannya semakin menurun terutama setelah Ia hengkang dari Madrid dimusim panas 2013 lalu. Namun hal itu tak menjadi beban pikiran untuknya.

Seperti yang dituliskan di Daily Mail, pemain berusia 29 tahun tersebut mengatakan, “Memang saya banyak mendengar hal tersebut (kritikan yang ditujukan kepadanya), akan tetapi saya tak memikirkannya. Apa yang dikatakan pelatih menurut saya lebih penting. Sedangkan apa yang dikatakan oleh para pakar sangat tak menarik dan bahkan takkan menarik seterusnya untuk saya. Saya tahu apa yang saya mampu, saya sudah meraih banyak sukses. Harapan klub sangat tinggi, dan juga dari diri saya sendiri.”

Memang Ozil sempat memiliki ambisi untuk dapat memenangkan penghargaan pemain terbaik kelas dunia, namun ia merasa bahwa hal tersebut akan sulit diwujudkan tanpa memenangkan gelar juara Liga Champions.

“Untuk melakukannya (menjadi pemain terbaik dunia), anda harus mampu memenangkan Liga Champions, jika tidak itu amat sulit. Saya pikir semua pemain menginginkan piala itu, namun itu bukan tujuan utama saya. Seandainya nanti saya menang, itu bagus, namun menurut saya gelar juara bersama klub lebih penting.

Saat ini Arsenal masih berada diperingkat keenam klasemen dan akan bertanding dengan Crystal Palace yang berada diperingkat kelima dari dasar klasemen pada tanggal 11 April besok pukul 02.00 WIB.

 

Pelatih City Inginkan Tiga Pemain Inggris Milik Tottenham

Danny Rose Dele Alli Kyle Walker To Manchester City, Danny Rose Dele Alli, Kyle Walker To Manchester City, Danny Rose Kyle Walker, Dele Alli To Manchester City, Dele Alli Kyle Walker, Danny Rose To Manchester City, Pep Guardiola, tootenham Hotspurs to manchester city

Josep Guardiola yang merupakan pelatih dari Manchester City, belum lama ini diberitakan bahwa dirinya telah memberikan beberapa daftar pemain kepada direktur olahraga Txiki Begiristain untuk dapat bermain di Etihad pada musim depan. Dikabarkan ia ingin memborong para pemain dari rivalnya yang saat ini berada diperingkat kedua klasemen Premier League, Tottenham Hotspurs.

Alasan mantan pelatih Bayern Munchen itu pada dasrnya sederhana. Ia ingin klubnya lebih banyak pemain asli Inggris karena Ia berfikir akan lebih mudah mereka bersaing dengan atmosfir yang mereka kenal.

Memang saat ini City tercatat hanya memiliki tiga pemain andalan di tim utama mereka yang berkebangsaan Inggris. Mereka adalah Raheem Sterling, dan Fabian Delph di posisi gelandang serta John Stones dilini belakang. Akan tetapi Sang pelatih ingin memperbanyak pemain domestik di musim depan.

Seperti yang di ungkap oleh media Inggris Evening News, Guardiola sangat tertarik untuk memboyong pemain Inggris yang berkompeten diposisinya. Tercatat Ia menginginkan pemain belakang Hotspurs yaitu Kyle Walker dan Danny Rose serta gelandang serang mereka yaitu Dele Alli.

Namun dimedia tersebut tak menyebutkan mengapa sang pelatih tak menginginkan Harry Kane, Eric Dier, Harry Winks dan Kieran Trippier. Padahal mereka juga berkebangsaan Inggris juga.

Memang sebelumnya dikabarkan bahwa Guardiola telah mengincar Rose di musim panas mendatang karena Ia ingin timnya lebih kuat dalam sisi belakang. Padahal mereka termasuk lima klub teratas yang kebobolannya paling sedikit dibandingkan Tottenham Hotspurs, Chelsea, MU dan Everton. Demiian juga dengan Walker yang berada diposisi yang sama.

Disisi lain Alli juga masuk dalam daftar pemain yang diincar oleh Guardiola, karena menurutnya sang pemain mampu dan cocok untuk bermain di timnya karena kebanyakan pemain timnya memang sangat cepat untuk bergerak.

Saatini City memang masih berada diperingkat keempat klasemen sementara di Premier League, kekalahannya menghadapi Chelsea tak mampu menggeser posisi rivalnya yang berada diatasnya yaitu Liverpool, padahal mereka bermain imbang saat menghadapi Bournemouth di putaran ke 31 kemarin.