Category Archives: Liga Champion

Toni Kroos Anggap Madrid Bisa Menang Lebih Besar Lagi

Real Madrid

Gelandang Real Madrid, Toni Kroos mengatakan jika Real Madrid layak menang atas FC APOEL di matchday 1 Liga Champions 2017/2018 tadi malam. Tapi Kroos menilai bahwa El Real bisa saja mencetak lebih banyak gol lagi.

Sang juara bertahan Liga Champions, Real Madrid mengawali perjalanan mereka di Liga Champions musim ini dengan kemenangan. Menjamu FC APOEL di Santiago Bernabeu, Kamis (14 September 2017) dini hari WIB, Los Blancos menang dengan skor telak 3 – 0.

Sang bintang andalan, Cristiano Ronaldo mencetak dua gol untuk Los Galacticos di masing-masing babak. Kemenangan Madrid kemudian disempurnakan oleh Sergio Ramos. El Real pun pulang dengan tiga poin dan duduk di puncak klasemen sementara fase group.

Dalam laga tersebut, El Real sebenarnya sempat mencetak dua gol lagi tapi dianulir oleh wasit karena berada dalam posisi offside. Sedangkan satu tendangan Ronaldo sempat membentur mistar gawang. Sementara secara statistik, Ronaldo dan rekan-rekan tercatat melepaskan 17 tembakan, enam di antaranya mengarah ke gawang.

Toni Kroos pun menilai jika Los Galacticos seharusnya bisa saja menang dengan skor lebih besar. Gelandang tim nasional Jerman itu juga sudah mulai memikirkan pertandingan berikutnya melawan Borussia Dortmund dan Tottenham Hotspur.

“Kami tentu saja pantas menang dan seharusnya kami juga bisa mencetak lebih banyak gol. Itu bukan penampilan terbaik kami, tapi kami menang 3 – 0 dan saya rasa itu sudah cukup,” Kata Toni Kroos seperti yang dilansir situs resmi klub.

“Sekarang kami akan mempersiapkan diri untuk dua rival paling berat dan pertandingan melawan Borussia Dortmund akan jadi tantangan besar untuk kami dalam mempertahankan gelar juara,” lanjut Toni Kroos.

Selanjutnya di ajang Liga Champions, Real Madrid akan berhadapan dengan raksasa Bundesliga, Borussia Dortmund pada 26 September 2016 mendatang di Signal Iduna Park.

Incoming search terms:

  • morata memegang piala

Juventus Melemah Karena Gol Casemiro

Casemiro

Tampil dominan di sepanjang babak pertama kala berhadapan dengan Real Madrid, performa Juventus merosot drastis setelah turun minum yang akhirnya berujung dengan kekalahan. Massimiliano Allegri mengaku jika timnya kurang pengalaman di laga-laga seperti ini.

Juventus dipaksa mengakui keunggulan Real Madrid di final Liga Champions. Dalam pertandingan yang diselenggarakan di Millennium Stadium, Cardiff, Wales pada hari Minggu (4 Juni 2017) dinihari WIB, Il Bianconeri kalah dengan skor cukup telak, 1 – 4.

Sepanjang babak pertama, Juventus masih bisa meredam serangan-serangan dari Real Madrid namun juga tetap tampil agresif. Sempat kebobolan lebih dulu melalui gol yang dibuat oleh Cristiano Ronaldo, Juventus berhasil membalas melalui gol indah Mario Mandzukic.

Setelah imbang 1 – 1 di babak pertama, permainan Juventus mengendur yang berujung gol Casemiro di menit ke-61. Hanya berselang tiga menit, gawang yang dikawal oleh Gianluigi Buffon kembali kebobolan. Ronaldo lagi-lagi yang jadi pencetak gol untuk memperbesar keunggulan Madrid. Kemenangan Madrid kemudian dimantapkan oleh Marco Asensio yang mencetak gol di menit ke-90.

Allegri mengakui jika Juventus memang kurang berpengalaman dalam laga-laga seperti ini, dan juga tidak mampu menjaga level permainannya di sepanjang paruh kedua. Selain itu, gol Casemiro juga dinilai oleh Allegri sudah membuat mental anak-anak asuhnya menurun.

“Permainan kami menurun dratis sepanjang babak kedua. Kami kebobolan dan bukannya berjuang dengan sekuat tenaga untuk bertahan, kami justru dipaksa menyerah. Itulah sektor yang harus kami benahi untuk menghadapi musim depan,” ungkap Massimiliano Allegri seperti dilansir situs resmi Juventus.

“Gol kedua Real Madrid benar-benar memukul telak mental kami, tapi mereka juga memang kuat di babak kedua. Mereka tidak bisa keluar di babak pertama tapi mereka meningkatkan tempo setelah jeda, menunjukkan kelasnya, dan membuktikan mereka pantas menang.”

“Kami tidak bisa menjaga level permainan kami dengan baik di sepanjang babak kedua, seharusnya kami bisa lebih menjaga permainan di babak pertama, terlepas dari fakta bahwa kami layak meraih kemenangan,” tutup Massimiliano Allegri.

Cristiano Ronaldo Tetap Bersemangat Layaknya Pemain Muda

ronaldo

 

Pemain top Real Madrid, Cristiano Ronaldo, punya skedul yang kepepet antara partai final Liga Champions dengan pertandingan internasional timnas Portugal. Walaupun begitu, CR7 tetap saja berantusias seperti pemain muda.

Ronaldo menginjak usia yang tak muda lagi untuk ukuran pesepakbola profesional. Tepatnya di 5 Februari kemarin, ia sudah memasuki usia 32 tahun.

Walaupun begitu, usia justru tak jadi masalah untuk performa impresif Ronaldo bersama Madrid. Malah, dalam partai krusial layaknya final Liga Champions yang berlangsung di Millennium Stadium, Minggu (4/6/2017) subuh tadi. Pesepakbola 32 tahun itu mampu menciptakan 2 gol dalam laga yang dituntaskan dengan kemenangan 4-1 untuk Madrid.

Di sisi lain, Ronaldo juga mengukir sejumlah rekor baru lewat pertandingan krusial itu. Ia jadi pencetak gol terbanyak dengan total 12 gol. CR7 pun membukukan total 600 gol di sepanjang kariernay sebagai pemain sedari 2002.

Sumbangsi Ronaldo itu telah membantu Madrid dalam mengukir rekror baru dalam Liga Champions. Los Blancos berhasil menggapai La Doudecima maupun 12 gelar Liga Champions. Tak hanya itu, mereka juga jadi tim perdana yang mampu menjaga titel juara dalam format baru di Liga Champions.

Akan tetapi, Ronaldo tidak bisa merayakan kesuseksan itu terlalu lama. Pasalnya, ia masih memiliki pekerjaan lainnya dengan timnas Portugal yakni melakoni laga kontra Latvia di Kualifikasi Piala Dunia 2018.

“Saya punya 2-3 hari buat beristirahat dan usai itu mesti melakoni laga kualifikasi bersama Portugal serta Piala Konfederasi,” ucap Ronaldo seperti yang dilansir dari salah satu media

“Ini musim yang panjang namun saya bersemangat. Saya senang dan umur hanya mengenai angka. Saya masih merasa layaknya pemain muda kok,” katanya.

Portugal sendiri kini masih menempati peringkat 2 klasemen Grup B Zona Eropa. Mereka tertinggal 3 poin dari Swiss yang menempati peringkat 1 klasemen.

Madrid VS Juventus, El Real Takkan Mengubah Gaya Bermainnya

 

Real Madrid masih punya laga krusial lainnya dalam partai final Liga Champions kontra Juventus. Menghadapi lawan yang cukup tangguh, Los Blancos takkan mengubah gaya bermain.

Perduelan yang mempertemukan Madrid vs Juve bakal digelar di Cardiff Stadium, Minggu (4/6/2017) mendatang. Laga ini bisa dibilang akan menjadi pertarungan antaran tim dengan defensif terbaik kontra tim dengan barisan depan terkuat di Liga Champions 2016/2018.

Sejauh ini, Juventus baru pernah kecolongan total 3 gol di Liga Champions musim ini, dan juga menyandang status sebagai satu-satunya klub yang tak terkalahkan. Sedangkan Los Blancos merupakan tim dengan torehan gol superior yakni sebanyak 32 gol.

Alhasil, Zinedine Zidane selaku manajer Real Madrid pun mewaspadai ketangguhan Juve di Liga Champions musim ini. Namun, Madrid bersikeras takkan mengubah cara bermainnya demi meraih titel juara.

“Motivasinya berasal dari kenyataan kalau kami akan melakoni partai final Liga Champions musim ini,” ujar Zidane, yang dilansir dari salah satu media.

“Perduelan ini bakal jadi partai final yang sulit dan kami mesti beursaha keras serta berupaya untuk memperoleh tambahan energi itu agar dapat memperlihatkan penampilan yang oke. Saya kira kami akan siap.”

“Setiap partai final itu tidaklah sama. Ini laga final menghadapi tim yang berbeda, di stadion yang berbeda, serta dengan atmosfer yang berbeda pula. Kami sadar kalau ini bakal menjadi 90 menit, mungkin lebih, untuk berupaya jadi seorang pemenang dan itu adalah apa yang akan kami coba lakukan: mengerahkan semua kemampuan seperti biasanya.”

“Kami tak bakal mengubah permainan kami dan kita nantikan saja apa yang akan terjadi,” katanya mengakhiri.