Category Archives: Bola Dunia

Gagal Bawa Italia Ke Piala Dunia, Barzagli, De Rossi, dan Chiellini Putuskan Pensiun

Italia

Beberapa penggawa tim nasional Italia, Andrea Barzagli, Daniele De Rossi, dan Giorgio Chiellini menyatakan mundur dari timnas. Keputusan tersebut mereka ambil setelah timnas Italia dipastikan absen di gelaran Piala Dunia 2018.

Italia harus mengubur impian mereka tampil di Piala Dunia setelah kalah agregat 0 – 1 dari kesebelasan Swedia dalam dua laga play-off. Mereka gagal membalas kekalahan di putaran pertama setelah hanya bermain imbang 0 – 0 pada putaran kedua di San Siro, Selasa (14 November 2017) dinihari WIB.

Dengan kegagalan bermain di Piala Dunia 2018, Barzagli memutuskan mundur dari tim nasional. Ini menjadi kenyataan paling pahit yang harus dia terima. Bahkan, lebih buruk ketika gagal di babak perempatfinal Piala Eropa 2016.

“Kegagalan ini jelas sangat menyakitkan. Saya harap para pemain muda bisa menghadapi situasi ini dengan baik dan bisa bekerja lebih keras lagi. Era dari empat atau lima pemain veteran sudah berakhir, era para pemain muda yang masih lapar akan kesuksesan baru saja dimulai,” kata Barzagli seperti dikutip Football Italia.

Senada dengan Andrea Barzagli, Daniele De Rossi juga memutuskan mundur dari tim nasional. Dia berharap para pemain muda bisa mengantarkan timnas Italia meraih prestasi yang lebih baik di level internasional.

“Sekarang waktunya bagi generasi muda untuk unjuk kebolehan dan kita harus mulai lagi dari mereka. Ini adalah momen yang sangat menyakitkan untuk dikaitkan dengan pertandingan sepakbola. Ada suasana pemakaman di ruang ganti, padahal tidak ada yang meninggal dunia,” kata Daniele De Rossi.

“Saya sudah berkeliling dunia dengan memakai jersey tim nasional selama lebih dari satu dekade, jadi untuk melepasnya kali terakhir adalah perasaan aneh. Materinya ada di sana dan kita bisa membangun untuk masa depan,” tambahnya.

Giorgio Chiellini pun ikut memutuskan mundur dari timnas seperti dua rekannya. Dia merasa bahwa kegagalan ini adalah momen yang tepat untuk memberi kesempatan bagi para pemain muda. Bek Juventus itu merasa nantinya pemain muda bisa matang di Piala Eropa 2020.

“Kita punya generasi muda yang bisa diandalkan. Mereka dalam beberapa tahun ke depan akan butuh butuh dukungan dan cinta sama seperti di laga ini. Ada jalan panjang ke depannya dan setelah kejatuhan seperti ini, ada banyak tugas untuk dikerjakan,” tegas Giorgio Chiellini.

 

Swedia Tak Mau Jumawa Dengan Keunggulan Atas Italia

Swedia

Tim nasional Swedia berada di posisi yang diuntungkan menatap leg kedua play-off Piala Dunia 2018 kontra kesebelasan Italia. Tapi sang pelatih, Janne Anderson, tidak bersedia berhitung peluang.

Kesebelasan Swedia akan bertandang ke markas Italia di San Siro, pada hari Selasa (14/11/2017) dinihari WIB, dalam laga leg kedua play-off Piala Dunia 2018. Swedia seperti memegang kendali karena sudah mengantongi keunggulan 1 – 0.

Swedia hanya perlu memastikan menjaga keunggulan tersebut atau dengan kata lain menahan imbang Gli Azzurri untuk berangkat ke Rusia tahun depan. Bahkan mereka bisa mengendalikan permainan dengan bermain defensif, mengincar Italia lewat serangan-serangan balik.

Walaupun dalam posisi memimpin dan diprediksi bisa lolos, Anderson tidak mau menganggap perkiraan persentase untuk lolos membuat timnya sudah aman. Dia hanya ingin menegaskan timnya fokus mengamankan tiket ke putaran final.

“Saya belum memikirkan soal apakah kami punya peluang lolos 47-49 persen. Yang saya tahu adalah bahwa kami ingin mencapai Piala Dunia, kami sudah bekerja untuk itu dan setelah pertandingan pertama kami belum berubah pikiran,” tegas Janne Anderson seperti dikutip dari Football Italia.

Satu kerugian timnas Swedia menatap pertandingan kontra Italia ini, mereka dipastikan tidak akan bisa memainkan satu pemain kuncinya, yakni Albin Ekdal, yang mengalami cedera. Andersson menyatakan tak ada kecemasan berarti mengenai posisi yang ditinggalkan Ekdal.

“Kami bisa memastikan Albin Ekdal terluka dan Johan Larsson tidak akan bermain. Para pemain tampil bagus saat berlatih hari ini dan kami tidak sabar untuk tampil di pertandingan pertandingan besok,” kata Janne Anderson.

Ederson Moraes Punya Modal Jadi Kiper Nomor 1 Dunia

Ederson Moraes semakin bersinar sejak pindah ke Manchester City. Penjaga gawang tim nasional Brasil itu dianggap memiliki modal untuk menjadi kiper nomor 1 dunia.

Penilaian tersebut dikatakan oleh Julio Cesar, penjaga gawang yang memperkuat tim nasional Brasil di ajang Piala Dunia 2006, 2010, dan 2014. Cesar mengaku terkesima dengan apa yang ditunjukkan oleh Ederson di atas lapangan sejauh ini.

Sebagai seorang penjaga gawang, Ederson memang tidak hanya piawai menghalau berbagai serangan yang dilancarkan oleh para pemain lawan. Kiper berusia 24 tahun tersebut juga punya distribusi bola yang sangat baik. Dia begitu tenang mengoperkan bola walaupun sedang ditekan pemain lawan.

Sejak direkrut oleh Manchester City, Ederson telah mencatat enam clean sheet dalam 11 pertandingan Premier League musim ini. Keputusan Josep Guardiola untuk memboyongnya dari SL Benfica di bursa transfer musim panas lalu pun terbukti jitu.

“Ederson Moraes adalah seorang seorang penjaga gawang yang terus menunjukkan perkembangan sepanjang waktu,” ujar Julio Cesar kepada ESPN FC.

Dalam ajang Piala Dunia 2018, Ederson memperebutkan posisi kiper nomor satu kesebelasan Brasil dengan Alisson Becker. Walaupun selama ini Alisson lebih sering dimainkan, Cesar yakin Ederson masih punya waktu untuk menembus tim inti Brasil.

“Dia siap bermain di Piala Dunia dan dia punya semua hal yang dibutuhkan untuk menjadi kiper nomor 1 di dunia. Dia adalah seorang penjaga gawang yang sudah komplet, yang sangat bagus ketika keluar dari sarangnya. Orang-orang sangat menikmati permainannya,” kata Julio Cesar.

Imbang Kontra Peru, Kolombia Pastikan Kelolosan Di Piala Dunia

colombia

Tim nasional Kolombia memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 walaupun hanya meraih hasil imbang 1 – 1 melawan kesebelasan Peru. Kelolosan timnas Kolombia terbantu hasil di pertandingan lainnya.

Bertandang ke Estadio Nacional de Lima, Rabu (11 Oktober 2017) pagi WIB, baik kesebelasan Kolombia maupun Peru sama-sama perlu meraih kemenangan untuk bisa mengamankan posisi. Sebab Argentina dan Paraguay masih punya kesempatan menyalip keduanya.

Tuan rumah Peru mencoba menguasai pertandingan, namun tim asuhan Ricardo Gareca ini cukup kesulitan mengancam gawang Kolombia. Sementara Kolombia justru terlihat lebih berbahaya dalam memanfaatkan peluang-peluang mereka.

Setelah babak pertama masih berimbang 0 – 0, kesebelasan Kolombia benar-benar menghukum Peru di babak kedua. Pada menit ke-56, James Rodriguez mencetak gol dan membuat suporter tuan rumah menunduk.

Gol James Rodriguez ini diawali oleh umpan panjang yang dikirimkan oleh David Ospina, yang kemudian disundul Duvan Zapata. Bola jatuh di kaki Radamel Falcao, namun lantas terlepas. Bola liar itu yang akhirnya disambar Rodriguez dan bersarang ke pojok kanan gawang.

Tapi Peru pun tidak lantas menyerah. Tendangan bebas tidak jauh dari kotak penalti di menit ke-75 jadi jalan keluar untuk tuan rumah. Eksekusi Paolo Guerrero melesat ke pojok kanan gawang dan tidak berhasil dihalau oleh Ospina.

Peru mencoba menembus pertahanan Kolombia di sisa waktu, namun tidak ada gol yang tercipta. Pertandingan pun berakhir dengan skor sama kuat 1 – 1. Bagi Kolombia, tambahan satu poin ini sudah cukup untuk mengantarkan mereka lolos langsung ke Piala Dunia 2018. Kekalahan yang ditelan Chile dari Brasil membuat mereka tetap finis di posisi empat, walaupun dilewati Argentina.

Kolombia mengumpulkan 27 poin dari 18 pertandingan, kalah satu poin dari Argentina yang finis di posisi ketiga. Sementara Peru masih tertahan di peringkat lima dengan perolehan 26 poin dan diharuskan tampil ke babak play-off untuk bisa tampil di Piala Dunia 2018.

Kemenangan Yang Tak Terlupakan Bagi Para Pemain Muda Jerman

 

Jerman berhasil memastikan diri sebagai juara Piala Konfederasi 2017 bersama skuat muda. Tentu saja torehan kali ini akan jadi kenangan yang manis untuk para pemain muda Die Mannschaft.

Jerman tampil sebagai sang pemuncak Piala Konfederasi 2017 usai menang tipis 1-0 dari Chile di partai final. Dalam perduelan yang berlangsung di Krestovsky Stadium, Senin (3/7/2017) waktu setempat, Lars Stindl jadi penentu kemenangan lewat gol tunggalnya di menit ke-20.

Dengan begitu, keberhasilan ini pun cukup untuk menjawab kritikan dan ejekan untuk manajer timnas Jerman, Joachim Loew, yang lebih mengandalkan para pemain muda di turnamen tersebut.

Meskipun bermain dengan kombinasi pemain muda, Jerman bisa memperlihatkan performa yang oke dan jadi juara. Untuk sejumlah pemain muda seperti Timo Werner, Leon Goretzka serta Julian Brandt, pertandingan ini tentu terasa lebih istimewa. Sebab ini merupakan titel juara perdana yang mereka raih bersama timnas senior, dan Loew merasa kalau torehan kali ini takkan terlupakan untuk mereka.

“Ini adalah sebuah kebahagiaan buat para pemain. Kami mampu memperlihatkan performa yang amat fantastis selama 3 minggu dan hari ini kami berjuang untuk setiap meternya,” ucap Loew seperti yang dilansir dari salah satu media

“Para pemain muda melakukan satu hal yang betul-betul fantastis, saya amat bangga dengan mereka. Sebuah pertandingan final senantiasa memiliki suatu hal yang luar biasa di dalamnya.”

“Kebanyakan dari skuat muda kami belum pernah tampil di partai final sebelumnya. Mereka pastinya takkan pernah melupakan laga ini di sepanjang hidupnya,” lanjutnya menambahkan.

Dua pemain muda Jerman, Julian Draxler dan Timo Werner, masing-masing meraih penghargaan bola emas dan sepatu emas.

Alexis Sanchez Jadi Top Skorer Chile

alexis sanchez

Satu gol ke gawang Jerman di Piala Konfederasi 2017 berarti spesial bagi Alexis Sanchez. Dia kini tercatat sebagai top skorer sepanjang masa tim nasional Chile.

Sanchez mencetak satu gol saat Chile bermain imbang 1-1 melawan Jerman di laga kedua Grup B Piala Konfederasi 2017. Dalam pertandingan di Kazan Arena, Jumat (23/6/2017) dinihari WIB, Sanchez menjebol gawang Jerman di menit keenam.

Dengan tambahan gol tersebut, Sanchez kini tercatat sudah mencetak 38 gol untuk timnas Chile. Dia melewati catatan top skorer sebelumnya, Marcelo Salas, yang mengoleksi 37 gol.

“Alexis mencetak gol yang sangat spesial karena dia sekarang adalah top skorer sepanjang masa Chile. Itu sangat penting,” ujar pelatih Chile, Juan Antonio Pizzi, seperti dilansir Soccerway.

Lewat penampilan di laga melawan Jerman, Sanchez juga menorehkan catatan spesial lainnya. Penyerang Arsenal itu kini menjadi pemain dengan penampilan terbanyak untuk timnas Chile (112 caps), sama dengan Claudio Bravo.

Hasil seri melawan Jerman membuka peluang Chile untuk lolos sebagai juara Grup B. La Roja kini memuncaki klasemen Grup B dengan empat poin dari dua laga, unggul selisih gol dari Jerman yang punya jumlah poin sama. Untuk kamu yang masih mencari berita bola lainnya, kunjungi http://www.goldewa.com untuk berita-berita terbaru.

Fernando Santos Tanggapi Kritikan Terlalu Defensifnya Portugal

fernando santos

 

Fernando Santos menanggapi kritikan yang menilai sepakbola Portugal terlalu defensif dan membosankan. Namun yang menjadi prioritasnya yakni kemenangan.

Portugal mampu mengantongi gelar superior pertamanya dengan memuncaki Piala Eropa 2016. Meskipun begitu, Portugal malah dihujani kritikan yang menilai kalau gaya bermain timnya amat membosankan dengan permainan yang defensif.

Untuk catatan saja, Portugal bahkan cuma menciptakan total 9 gol dari 7 pertandingannya di sepanjang turnamen Piala Eropa ataupun rata-rata 1,1 gol di tiap pertandingan. Bagaimanapun, di akhirnya mereka tetap berhasil meraih titel juara usai menaklukkan Prancis di partai final.

Dikarenakan itulah, Santos pun sering dikritik terkait gaya bermain timnya yang dianggap terlalu defensif. Tapi peracik taktik berusia 62 tahun itu menegaskan kalau kemenangan merupakan prioritas timnya.

Kalau melirik kedalam catatan statistik timnya, wajar saja jika Santos menyukai gaya bermain Portugal. Dibawah arahannya, Cristiano Ronaldo dan rekan-rekan cuma pernah kalah sekali dari 21 laga kompetitif yang mereka lakoni.

Portugal pun akan tetap bermain seperti biasanya ketika melawan Rusia di Otkrytiye Arena, Rabu (21/6/2017). Menurutnya, setiap orang mempunyai penilaian yang berbeda-berda terkait gaya bermain yang bagus.

“Kami hanya mengalami sekali kekalahan dengan 3 atau 4 kali hasil seri selama ini dan saya kira nominal itu saja sudah memperlihatkan kualitas tim saya,” ungkap Santos seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Kami senantiasa ingin tampil kompetitif. Jujur saja saya lebih baik jadi juara Eropa ketimbang tampil cemerlang namun tak menjuarai apapun.”

“Yang menjadi prioritas di dalam sepakbola yakni kemangan, tak ada hal lain yang betul-betul penting,” katanya menambahkan.

Joachim Loew Meminta Jerman Waspadai Chile

joachim loew - jerman

 

Jerman berhasil menang tipis 3-2 kontra Australia di laga pembuka Piala Konfederasi. Walaupun begitu, sang manajer Joachim Loew mengingatkan timnya agar tak jemawa mengingat lawan mereka mereka selanjutnya adalah Chile.

Jerman meraih torehan positif ketika melawan Australia di pertandingan pembuka dalam Piala Konfederasi, Senin (19/6/2017). Die Mannschaft mengantongi 3 poin setelah menang tipis 3-2 dari lawannya.

Jerman memang bermain lebih mendominasi di sepanjang pertandingan ketimbang lawannya itu. Berdasarkan yang tercatat, mereka mampu mencatatkan total 18 attempts. Namun cuma ada 6 di antaranya yang berhasil on target dan cuma 3 yang dikonversi jadi gol.

Walaupun puas dengan kemenangan ini, Loew menyoroti timnya yang masih sering menyia-nyiakan kans di sepanjang pertandingan. Dia pun merasa kalau Jerman sedikit kehilangan daya ancam pada menit-menit akhir pertandingan.

Di partai selanjutnya dalam Grub B, Jerman akan berhadapan dengan sang pemuncak Copa America, Chile, Kamis (22/6/2017) waktu setempat. Alhasil, Loew pun memperingkatkan timnya untuk waspada terhadap lawannya itu.

“Menghadapi Chile akan menjadi laga yang jelas berbeda tingkatannya lantaran Chile tampil dengan intensitas serta kemampuan yang fantastis. Kami mesti menjaga statbilitas kami di sepanjang pertandingan, tak hanya 60 menit awal,” ungkap Loew seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Chile merupakan salah satu tim terbaik di dunia, tak peduli apa yang Anda bicarakan tentang kompetisi ini. Chile memiliki pengalaman yang bagus dan mereka juga memiliki pemain-pemain tangguh. Dalam segi strategi, mereka pun sama fleksibelnya seperti tim lain.”

“Mereka dapat berubah-ubah bersamaan dengan berlangsungnya laga. Fantastis sekali melihat bagaimana mereka bermain. Setiap kompetisi memiliki dinamika yang berbeda,” ucapnya melanjutkan.

Sejauh ini, Jerman menduduki posisi ke-2 di klasemen Grup B dengan mencatatkan 3 poin pertama, hanya kalah selisih gol dari Chile.

Iran Pastikan Tampil Di Piala Dunia 2018

Iran

Tim nasional Iran memastikan diri tampil di Piala Dunia 2018. Kesebelasan Iran menjadi menjadi negara kedua, sekaligus yang pertama dari Asia, yang memastikan lolos ke fase group kompetisi sepakbola akbar antar negara ini. Iran meraihnya usai mengalahkan Uzbekistan.

Tampil dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Azadi Stadium, Senin (12 Juni2017) malam waktu setempat, Iran sudah unggul 1 – 0 di babak pertama. Mereka mencetak 1 gol tambahan di babak kedua dan pertandingan pun berakhir dengan skor 2 – 0. Gol kemenangan Iran dibukukan oleh Sardar Azmoun dan Mehdi Taremi.

Kemenangan itu mengantarkan kesebelasan Iran meraih 20 poin dari enam pertandingan, mereka dipastikan finis di posisi satu atau dua Grup A Kualifikasi Ketiga Piala Dunia 2018, walaupun masih menyisakan dua pertandingan lagi.

Di babak kualifikasi ketiga ini, dua tim yang ada peringkat teratas group berhak lolos langsung, sementara posisi tiga terbaik diharuskan menjalani babak playoff untuk bisa lolos ke fase group.

Ini adalah kali kedua secara berturut-turut timnas Iran lolos ke putaran final Piala Dunia, setelah pada gelaran di Brasil 2014 lalu mereka juga menjadi salah satu kontestan. Sepanjang keikutsertaannya, ini adalah kali kelima Iran tampil di fase group.

Keberhasilan tim nasional Iran lolos ke Piala Dunia 2018 masih tidak lepas dari tangan dingin Carlos Queiroz. Mantan asisten pelatih Manchester United dan pelatih Timnas Portugal itu mulai menjadi manajer Iran sejak 2011 lalu.

Iran menjadi negara kedua yang lolos ke putaran fase group Piala Dunia 2018, menyusul Brasil (mewakili zona Amerika Selatan) yang lebih dulu memastikan partisipasinya di event sepakbola empat tahunan tersebut.

Mendengar kabar bahagia ini, Presiden Iran, Hassan Rouhani, mengungkapkan kebahagiaan. “Kemenangan Anda membuat kami semua senang. Kalian telah melakukan tugas dengan baik untuk Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Russia,” tulis Hassan,

 

Incoming search terms:

  • apakah blanda masuk play of piala 2018
  • apakah timnas blanda lolos piala dunia 2018

Jerman Lebih Optimis Jelang Piala Konfederasi

joachin leow

 

Jerman meraih kemenangan telak dalam pertandingan lanjutan di Kualifikasi Piala Dunia 2018. Torehan positif itu pun membuat Die Mannschaft lebih optimis jelang Piala Konfederasi.

Dalam laga internasional yang berlangsung di Stadion Nurnberg, Minggu (11/6/2017) subuh tadi, timnas Jerman berhasil menang besar 7-0 kontra San Marino.

Sandro Wagner jadi pahlawan dalam kemenangan telak ini dengan menciptakan hat-trick (3 gol). Kemudian diikuti oleh Julian Draxler, Amin Younes, Shkodran Mustafi, serta Julian Brandt.

Hasil positif ini pun jadi momentum positif untuk Jerman menatap turnamen Piala Konfederasi 2017 yang akan digelar di Rusia, tepatnya di 17 Juni hingga 2 Juli nanti.

Dengan performa impresif yang diperlihatkan Sandro Wagner, manajer Jerman Joachim Loew pun langsung memberikan apresiasi besar.

“Itu adalah kans yang oke untuk menambah kepercayaan diri tim. Para pemain arahan saya terus berlari selama 90 menit,” ucap Loew seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Ini menjadi laga terbilang krusial untuknya (Wagner). Dia bisa memanfaatkan tubuhnya dengan amat oke dan tidak gampang kalah saat menghadapi barisan bertahan lawan. Dia adalah pemain yang memiliki kedewasaan serta personalitas dan yang bersiteguh dengan opininya.” “Pribadinya sendiri amat terbuka dan sosok pemain yang jujur serta dia amat positif dengan tim,” lanjutnya menambahkan