Category Archives: Bola Dunia

Imbang Kontra Peru, Kolombia Pastikan Kelolosan Di Piala Dunia

colombia

Tim nasional Kolombia memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 walaupun hanya meraih hasil imbang 1 – 1 melawan kesebelasan Peru. Kelolosan timnas Kolombia terbantu hasil di pertandingan lainnya.

Bertandang ke Estadio Nacional de Lima, Rabu (11 Oktober 2017) pagi WIB, baik kesebelasan Kolombia maupun Peru sama-sama perlu meraih kemenangan untuk bisa mengamankan posisi. Sebab Argentina dan Paraguay masih punya kesempatan menyalip keduanya.

Tuan rumah Peru mencoba menguasai pertandingan, namun tim asuhan Ricardo Gareca ini cukup kesulitan mengancam gawang Kolombia. Sementara Kolombia justru terlihat lebih berbahaya dalam memanfaatkan peluang-peluang mereka.

Setelah babak pertama masih berimbang 0 – 0, kesebelasan Kolombia benar-benar menghukum Peru di babak kedua. Pada menit ke-56, James Rodriguez mencetak gol dan membuat suporter tuan rumah menunduk.

Gol James Rodriguez ini diawali oleh umpan panjang yang dikirimkan oleh David Ospina, yang kemudian disundul Duvan Zapata. Bola jatuh di kaki Radamel Falcao, namun lantas terlepas. Bola liar itu yang akhirnya disambar Rodriguez dan bersarang ke pojok kanan gawang.

Tapi Peru pun tidak lantas menyerah. Tendangan bebas tidak jauh dari kotak penalti di menit ke-75 jadi jalan keluar untuk tuan rumah. Eksekusi Paolo Guerrero melesat ke pojok kanan gawang dan tidak berhasil dihalau oleh Ospina.

Peru mencoba menembus pertahanan Kolombia di sisa waktu, namun tidak ada gol yang tercipta. Pertandingan pun berakhir dengan skor sama kuat 1 – 1. Bagi Kolombia, tambahan satu poin ini sudah cukup untuk mengantarkan mereka lolos langsung ke Piala Dunia 2018. Kekalahan yang ditelan Chile dari Brasil membuat mereka tetap finis di posisi empat, walaupun dilewati Argentina.

Kolombia mengumpulkan 27 poin dari 18 pertandingan, kalah satu poin dari Argentina yang finis di posisi ketiga. Sementara Peru masih tertahan di peringkat lima dengan perolehan 26 poin dan diharuskan tampil ke babak play-off untuk bisa tampil di Piala Dunia 2018.

Kemenangan Yang Tak Terlupakan Bagi Para Pemain Muda Jerman

 

Jerman berhasil memastikan diri sebagai juara Piala Konfederasi 2017 bersama skuat muda. Tentu saja torehan kali ini akan jadi kenangan yang manis untuk para pemain muda Die Mannschaft.

Jerman tampil sebagai sang pemuncak Piala Konfederasi 2017 usai menang tipis 1-0 dari Chile di partai final. Dalam perduelan yang berlangsung di Krestovsky Stadium, Senin (3/7/2017) waktu setempat, Lars Stindl jadi penentu kemenangan lewat gol tunggalnya di menit ke-20.

Dengan begitu, keberhasilan ini pun cukup untuk menjawab kritikan dan ejekan untuk manajer timnas Jerman, Joachim Loew, yang lebih mengandalkan para pemain muda di turnamen tersebut.

Meskipun bermain dengan kombinasi pemain muda, Jerman bisa memperlihatkan performa yang oke dan jadi juara. Untuk sejumlah pemain muda seperti Timo Werner, Leon Goretzka serta Julian Brandt, pertandingan ini tentu terasa lebih istimewa. Sebab ini merupakan titel juara perdana yang mereka raih bersama timnas senior, dan Loew merasa kalau torehan kali ini takkan terlupakan untuk mereka.

“Ini adalah sebuah kebahagiaan buat para pemain. Kami mampu memperlihatkan performa yang amat fantastis selama 3 minggu dan hari ini kami berjuang untuk setiap meternya,” ucap Loew seperti yang dilansir dari salah satu media

“Para pemain muda melakukan satu hal yang betul-betul fantastis, saya amat bangga dengan mereka. Sebuah pertandingan final senantiasa memiliki suatu hal yang luar biasa di dalamnya.”

“Kebanyakan dari skuat muda kami belum pernah tampil di partai final sebelumnya. Mereka pastinya takkan pernah melupakan laga ini di sepanjang hidupnya,” lanjutnya menambahkan.

Dua pemain muda Jerman, Julian Draxler dan Timo Werner, masing-masing meraih penghargaan bola emas dan sepatu emas.

Alexis Sanchez Jadi Top Skorer Chile

alexis sanchez

Satu gol ke gawang Jerman di Piala Konfederasi 2017 berarti spesial bagi Alexis Sanchez. Dia kini tercatat sebagai top skorer sepanjang masa tim nasional Chile.

Sanchez mencetak satu gol saat Chile bermain imbang 1-1 melawan Jerman di laga kedua Grup B Piala Konfederasi 2017. Dalam pertandingan di Kazan Arena, Jumat (23/6/2017) dinihari WIB, Sanchez menjebol gawang Jerman di menit keenam.

Dengan tambahan gol tersebut, Sanchez kini tercatat sudah mencetak 38 gol untuk timnas Chile. Dia melewati catatan top skorer sebelumnya, Marcelo Salas, yang mengoleksi 37 gol.

“Alexis mencetak gol yang sangat spesial karena dia sekarang adalah top skorer sepanjang masa Chile. Itu sangat penting,” ujar pelatih Chile, Juan Antonio Pizzi, seperti dilansir Soccerway.

Lewat penampilan di laga melawan Jerman, Sanchez juga menorehkan catatan spesial lainnya. Penyerang Arsenal itu kini menjadi pemain dengan penampilan terbanyak untuk timnas Chile (112 caps), sama dengan Claudio Bravo.

Hasil seri melawan Jerman membuka peluang Chile untuk lolos sebagai juara Grup B. La Roja kini memuncaki klasemen Grup B dengan empat poin dari dua laga, unggul selisih gol dari Jerman yang punya jumlah poin sama. Untuk kamu yang masih mencari berita bola lainnya, kunjungi http://www.goldewa.com untuk berita-berita terbaru.

Fernando Santos Tanggapi Kritikan Terlalu Defensifnya Portugal

fernando santos

 

Fernando Santos menanggapi kritikan yang menilai sepakbola Portugal terlalu defensif dan membosankan. Namun yang menjadi prioritasnya yakni kemenangan.

Portugal mampu mengantongi gelar superior pertamanya dengan memuncaki Piala Eropa 2016. Meskipun begitu, Portugal malah dihujani kritikan yang menilai kalau gaya bermain timnya amat membosankan dengan permainan yang defensif.

Untuk catatan saja, Portugal bahkan cuma menciptakan total 9 gol dari 7 pertandingannya di sepanjang turnamen Piala Eropa ataupun rata-rata 1,1 gol di tiap pertandingan. Bagaimanapun, di akhirnya mereka tetap berhasil meraih titel juara usai menaklukkan Prancis di partai final.

Dikarenakan itulah, Santos pun sering dikritik terkait gaya bermain timnya yang dianggap terlalu defensif. Tapi peracik taktik berusia 62 tahun itu menegaskan kalau kemenangan merupakan prioritas timnya.

Kalau melirik kedalam catatan statistik timnya, wajar saja jika Santos menyukai gaya bermain Portugal. Dibawah arahannya, Cristiano Ronaldo dan rekan-rekan cuma pernah kalah sekali dari 21 laga kompetitif yang mereka lakoni.

Portugal pun akan tetap bermain seperti biasanya ketika melawan Rusia di Otkrytiye Arena, Rabu (21/6/2017). Menurutnya, setiap orang mempunyai penilaian yang berbeda-berda terkait gaya bermain yang bagus.

“Kami hanya mengalami sekali kekalahan dengan 3 atau 4 kali hasil seri selama ini dan saya kira nominal itu saja sudah memperlihatkan kualitas tim saya,” ungkap Santos seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Kami senantiasa ingin tampil kompetitif. Jujur saja saya lebih baik jadi juara Eropa ketimbang tampil cemerlang namun tak menjuarai apapun.”

“Yang menjadi prioritas di dalam sepakbola yakni kemangan, tak ada hal lain yang betul-betul penting,” katanya menambahkan.

Joachim Loew Meminta Jerman Waspadai Chile

joachim loew - jerman

 

Jerman berhasil menang tipis 3-2 kontra Australia di laga pembuka Piala Konfederasi. Walaupun begitu, sang manajer Joachim Loew mengingatkan timnya agar tak jemawa mengingat lawan mereka mereka selanjutnya adalah Chile.

Jerman meraih torehan positif ketika melawan Australia di pertandingan pembuka dalam Piala Konfederasi, Senin (19/6/2017). Die Mannschaft mengantongi 3 poin setelah menang tipis 3-2 dari lawannya.

Jerman memang bermain lebih mendominasi di sepanjang pertandingan ketimbang lawannya itu. Berdasarkan yang tercatat, mereka mampu mencatatkan total 18 attempts. Namun cuma ada 6 di antaranya yang berhasil on target dan cuma 3 yang dikonversi jadi gol.

Walaupun puas dengan kemenangan ini, Loew menyoroti timnya yang masih sering menyia-nyiakan kans di sepanjang pertandingan. Dia pun merasa kalau Jerman sedikit kehilangan daya ancam pada menit-menit akhir pertandingan.

Di partai selanjutnya dalam Grub B, Jerman akan berhadapan dengan sang pemuncak Copa America, Chile, Kamis (22/6/2017) waktu setempat. Alhasil, Loew pun memperingkatkan timnya untuk waspada terhadap lawannya itu.

“Menghadapi Chile akan menjadi laga yang jelas berbeda tingkatannya lantaran Chile tampil dengan intensitas serta kemampuan yang fantastis. Kami mesti menjaga statbilitas kami di sepanjang pertandingan, tak hanya 60 menit awal,” ungkap Loew seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Chile merupakan salah satu tim terbaik di dunia, tak peduli apa yang Anda bicarakan tentang kompetisi ini. Chile memiliki pengalaman yang bagus dan mereka juga memiliki pemain-pemain tangguh. Dalam segi strategi, mereka pun sama fleksibelnya seperti tim lain.”

“Mereka dapat berubah-ubah bersamaan dengan berlangsungnya laga. Fantastis sekali melihat bagaimana mereka bermain. Setiap kompetisi memiliki dinamika yang berbeda,” ucapnya melanjutkan.

Sejauh ini, Jerman menduduki posisi ke-2 di klasemen Grup B dengan mencatatkan 3 poin pertama, hanya kalah selisih gol dari Chile.

Iran Pastikan Tampil Di Piala Dunia 2018

Iran

Tim nasional Iran memastikan diri tampil di Piala Dunia 2018. Kesebelasan Iran menjadi menjadi negara kedua, sekaligus yang pertama dari Asia, yang memastikan lolos ke fase group kompetisi sepakbola akbar antar negara ini. Iran meraihnya usai mengalahkan Uzbekistan.

Tampil dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Azadi Stadium, Senin (12 Juni2017) malam waktu setempat, Iran sudah unggul 1 – 0 di babak pertama. Mereka mencetak 1 gol tambahan di babak kedua dan pertandingan pun berakhir dengan skor 2 – 0. Gol kemenangan Iran dibukukan oleh Sardar Azmoun dan Mehdi Taremi.

Kemenangan itu mengantarkan kesebelasan Iran meraih 20 poin dari enam pertandingan, mereka dipastikan finis di posisi satu atau dua Grup A Kualifikasi Ketiga Piala Dunia 2018, walaupun masih menyisakan dua pertandingan lagi.

Di babak kualifikasi ketiga ini, dua tim yang ada peringkat teratas group berhak lolos langsung, sementara posisi tiga terbaik diharuskan menjalani babak playoff untuk bisa lolos ke fase group.

Ini adalah kali kedua secara berturut-turut timnas Iran lolos ke putaran final Piala Dunia, setelah pada gelaran di Brasil 2014 lalu mereka juga menjadi salah satu kontestan. Sepanjang keikutsertaannya, ini adalah kali kelima Iran tampil di fase group.

Keberhasilan tim nasional Iran lolos ke Piala Dunia 2018 masih tidak lepas dari tangan dingin Carlos Queiroz. Mantan asisten pelatih Manchester United dan pelatih Timnas Portugal itu mulai menjadi manajer Iran sejak 2011 lalu.

Iran menjadi negara kedua yang lolos ke putaran fase group Piala Dunia 2018, menyusul Brasil (mewakili zona Amerika Selatan) yang lebih dulu memastikan partisipasinya di event sepakbola empat tahunan tersebut.

Mendengar kabar bahagia ini, Presiden Iran, Hassan Rouhani, mengungkapkan kebahagiaan. “Kemenangan Anda membuat kami semua senang. Kalian telah melakukan tugas dengan baik untuk Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Russia,” tulis Hassan,

 

Incoming search terms:

  • apakah blanda masuk play of piala 2018
  • play off inter konfederasi piala dunia 2018

Jerman Lebih Optimis Jelang Piala Konfederasi

joachin leow

 

Jerman meraih kemenangan telak dalam pertandingan lanjutan di Kualifikasi Piala Dunia 2018. Torehan positif itu pun membuat Die Mannschaft lebih optimis jelang Piala Konfederasi.

Dalam laga internasional yang berlangsung di Stadion Nurnberg, Minggu (11/6/2017) subuh tadi, timnas Jerman berhasil menang besar 7-0 kontra San Marino.

Sandro Wagner jadi pahlawan dalam kemenangan telak ini dengan menciptakan hat-trick (3 gol). Kemudian diikuti oleh Julian Draxler, Amin Younes, Shkodran Mustafi, serta Julian Brandt.

Hasil positif ini pun jadi momentum positif untuk Jerman menatap turnamen Piala Konfederasi 2017 yang akan digelar di Rusia, tepatnya di 17 Juni hingga 2 Juli nanti.

Dengan performa impresif yang diperlihatkan Sandro Wagner, manajer Jerman Joachim Loew pun langsung memberikan apresiasi besar.

“Itu adalah kans yang oke untuk menambah kepercayaan diri tim. Para pemain arahan saya terus berlari selama 90 menit,” ucap Loew seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Ini menjadi laga terbilang krusial untuknya (Wagner). Dia bisa memanfaatkan tubuhnya dengan amat oke dan tidak gampang kalah saat menghadapi barisan bertahan lawan. Dia adalah pemain yang memiliki kedewasaan serta personalitas dan yang bersiteguh dengan opininya.” “Pribadinya sendiri amat terbuka dan sosok pemain yang jujur serta dia amat positif dengan tim,” lanjutnya menambahkan

 

Sir Alex Ferguson Dukung Michael Carrik Jadi Pelatih

sir alex ferguson, michael carrick

Sir Alex Ferguson mendukung Michael Carrick untuk berkecimpung ke dunia kepelatihan. Pelatih legendaris Manchester United itu merasa kalau Carrick mempunyai modal yang diperlukan untuk menjadi seorang pelatih top di masa depan.

Carrick sejatinya sudah mendekati akhir kariernya selaku pesepakbola. Hal ini pun tak lepas dari usianya yang sudah menginjak 35 tahun dan dispekulasikan akan segera menutup karier dalam waktu 1-2 tahun mendatang.

Pesepakbola asal Inggris itu berkiprah dengan Manchester United usai direkrut dari Tottenham Hotspur di bursa transfer 2016. Sedari kedatangannya itu, ia sudah membukukan total 459 penampilan dalam seragam The Red Devils.

Di sisi lain, Carrick pun baru saja mendapat kans dari pihak klub untuk menggelar laga testimonial, bisa dibilang sebagai penghargaan untuk kesetiaannya terhadap Manchester United. Laga testimonial itu sendiri merupakan perduelan yang mempertemukan skuat Manchester United era 2008 vs Michael Carrick All Star, yang mana Sir Alex Ferguson jadi manajer untuk tim Manchester United era 2008.

Setelah menjalani laga testimonial itu, Fergie lantas mengungkapkan kalau Carrick mesti mengambil les kepelatihan. “Saya telah membahaskannya dengan Carrick tentang hal itu [menjadi seorang pelatih],” ujar Fergie seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Saya selalu memberikan dukungan penuh ke para pemain saya untuk bekerja dengan sejumlah pemain muda dan banyak dari mereka telah melakukan hal itu dan saya kira itu amat krusial.”

“Biasanya para pemain tak memiliki perkerjaan lainnya di siang hari usai menjalani sesi latihan. Mereka langsung kembali ke rumah, lalu menonton TV maupun pergi keluar untuk aktivitas lain. Akan tetapi, saya kira mereka mestinya mulai tertarik dengan dunia kepelatihan.” tutup eks pelatih Manchester United itu.

Kirimkan Tiket Final Liga Champions, Ramos Ingin Mengolok Pique Lagi?

paulo dybala, lionel messi

 

Pemain Real Madrid, Sergio Ramos, sering sekali mengolok Gerard Pique yang jadi rivalnya di Barcelona. Usai mengejek Pique di kesuksesan timnya menjuarai La Liga, sekarang Ramos mengganggu koleganya lagi.

Seperti yang diketahui, Ramos nantinya bakal melakoni laga krusial di partai final Liga Champions yang mempertemukan Madrid vs Juventus di Stadion Milennium, Cardiff, Minggu (4/6/2017) nanti. Partai krusial ini menjadi kans Los Blancos untuk membukukan titel Liga Champions ke-12, dan berpotensi melahirkan rekor juara 2 kali secara beruntun dalam format kompetisi yang baru.

Dalam pertandingan nanti, Ramos rupanya sudah mengirimkan sejumlah undangan tersendiri untuk teman-temannya agar bisa menyaksikan langsung di stadion Cardiff. Namun ada yang hal menarik dibalik semua itu, sebab Ramos juga mengundang Pique yang merupakan pesaingnya di Barcelona.

“Nyaris 20 orang. Saya juga mengirimkan undangan untuk Pique. Akan tetapi, ia tak memberikan respon,” ujar Ramos seperti yang dilansir dari salah satu media.

Kedua pesepakbola ini, yang mengaku tak memiliki persoalan pribadi disaat bermain bareng di timnas Spanyol, memang sering mengejek satu sama lain terkait klub masing-masing yang mereka bela saat ini.

Bahkan, Pique sempat mengolok-olok Madrid ketika mereka terdiskualifikasi dari kompetisi Copa del Rey lantaran memainkan pemain yang sedang dilarang bermain, maupun menyindir El Real terkait kemenangannya atas Bayern Munich dalam Liga Champions 2016/2017.

Di sisi lain, Ramos pun sempat mengolok-olok Barca saat berhasil menang dramatis kontra Paris Saint-Germain dalam Liga Champions musim ini, lantaran dianggap cenderung dibela oleh wasit. Tak hanya itu, Ramos bahkan sempat ikut mengumandangkan chant olokan dalam perayaan titel juara Liga Spanyol yang berlangsung di Plaza de Cibeles di akhir minggu lalu.