Category Archives: Berita Bola

Hanya Higuain Yang Cetak 20 Gol Lebih Di Musim Perdananya Setelah 59 Tahun Berlalu

Gonzalo Higuain juventus vs chievo april 2017, Gonzalo Higuain, juventus vs chievo april 2017, Gonzalo Higuain juventus, Juventus vs chievo april 2017, Serie A

Gonzalo Higuain yang merupakan  striker dari Juventus , pada pagi dini hari tadi telah berhasil mencatatkan namanya sebagai pemain di klubnya yang mampu mengoleksi 20 gol lebih dalam musim perdananya. Padahal catatan itu hingga kini tak ada yang pernah mencetak lebih dari 20 gol setidaknya 59 tahun belakangan.

Pencapaian lebih dari 20 gol di musim perdananya tersebut ia lakukan setelah ia bermain di ajang kompetisi Serie A putaran ke 31 pagi dini hari tadi tepatnya hari Minggu pukul 01.45. Saat itu timnya menghadapi Chievo dikandangnya sendiri, Juventus Stadium. Dan dalam pertandingan tersebut jawara musim lalu berhasil menggetarkan dua kali gawang sang tamu tanpa kebobolan sekalipun.

Kedua gol tersebut ternyata dihasilkan oleh Higuain dimasing masing babak. Pada babak pertama ia menjebolnya dimenit ke 23 setelah mendapatkan umpan dari Paulo Dybala. Namun dibabak kedua tepatnya pada menit ke 84, Stephan Lichtsteiner berhasil memberikan assist kepada Higuain dan dikoversinya menjadi sebuah gol.

Hingga saat ini serangannya yang masuk keperut gawang lawan sudah mencapai 21 gol di liga Serie A saja. Pemain berusia 29 tahun  melakukan hal tersebut setelah bertanding 31 kali laga dan berarti Ia tak pernah absen dalam kompetisi ini.

Catatan 20 gol di musim perdana pemain Juventus, memang  sebelumnya telah ada. Hal itu terjadi pada musim 1957 -1958 dimana saat itu John Charles berhasil membuat 28 gol sedangkan rekannya Omar Sivori berhasil menyumbangkan 22 gol. Tentunya musim perdana bagi Higuain belumlah selesai karena masih ada tujuh pertandingan lagi di Serie A yang akan ia taklukan dan berarti bisa jadi mengalahkan rekor John Chalers.

Dalam musim ini, Higuain telah berhasil menghasilkan 27 gol dari 42 pertandingannya bersama Juventus di berbagai kompetisi. Rekor terbaiknya adalah musim lalu saat ia mengoleksi 36 gol dalam satu musim di Serie A saja. Dan jika dilihat secara keseluruhan permainannya di Liga Italia ini, Ia telah membuat 90 gol dari 135 laga yang melibatkan namanya di kompetisi tersebut.

 

Ozil Hanya Dengarkan Wenger Dibandingkan Kritik Pakar Bola

Mesut Ozil Arsene Wenger Arsenal, Mesut Ozil Arsene Wenger, Arsenal, Mesut Ozil, Arsene Wenger Arsenal, Mesut Ozil Arsenal, Arsene Wenger, Premier League

Sempat mendapat serbuan kritikan dari berbagai pihak, pemain gelandang serang Arsenal yaitu Mesut Ozil  ternyata tak pernah terlalu memikirkan hal tersebut. Ia merasa apa saat ini ia hanya perlu mendengar apa yang diucapkan oleh pelatihnya yaitu Arsene Wenger dibandingkan dengan para pakar sepak bola manapun. Ia pun juga telah meyakini dirinya telah memberikan yang terbaik untuk timnya seperti yang telah ia lakukan selama ini.

Pemain asal Jerman tersebut memang telah mampu membantu tim yang ia bela untuk mendapatkan gelar juara, mulai saat ia bermain bersama Werden Bremen di Liga Jerman, Real Madrid di liga Spanyol dan Arsenal di Liga Inggris. Bahkan Ia pun sempat ikut serta dalam memenangkan gelar juara timnas Jerman saat kompetisi Piala Dunia 2014 di Brazil menaklukan Argentina.

Namun belakangan Ia sering mendapatkan sindiran karena disinyalir kemampuannya semakin menurun terutama setelah Ia hengkang dari Madrid dimusim panas 2013 lalu. Namun hal itu tak menjadi beban pikiran untuknya.

Seperti yang dituliskan di Daily Mail, pemain berusia 29 tahun tersebut mengatakan, “Memang saya banyak mendengar hal tersebut (kritikan yang ditujukan kepadanya), akan tetapi saya tak memikirkannya. Apa yang dikatakan pelatih menurut saya lebih penting. Sedangkan apa yang dikatakan oleh para pakar sangat tak menarik dan bahkan takkan menarik seterusnya untuk saya. Saya tahu apa yang saya mampu, saya sudah meraih banyak sukses. Harapan klub sangat tinggi, dan juga dari diri saya sendiri.”

Memang Ozil sempat memiliki ambisi untuk dapat memenangkan penghargaan pemain terbaik kelas dunia, namun ia merasa bahwa hal tersebut akan sulit diwujudkan tanpa memenangkan gelar juara Liga Champions.

“Untuk melakukannya (menjadi pemain terbaik dunia), anda harus mampu memenangkan Liga Champions, jika tidak itu amat sulit. Saya pikir semua pemain menginginkan piala itu, namun itu bukan tujuan utama saya. Seandainya nanti saya menang, itu bagus, namun menurut saya gelar juara bersama klub lebih penting.

Saat ini Arsenal masih berada diperingkat keenam klasemen dan akan bertanding dengan Crystal Palace yang berada diperingkat kelima dari dasar klasemen pada tanggal 11 April besok pukul 02.00 WIB.

 

Agen Koulibaly Pasrahkan Nasib Kliennya Di Tangan Presiden Napoli

Kalidou Koulibaly Napoli to Chelsea, Kalidou Koulibaly, Napoli to Chelsea, Kalidou Koulibaly Napoli, to Chelsea, Napoli, Kalidou Koulibaly to Chelsea, Antonio Conte

Bruno Satin yang merupakan Agen dari Kalidou Koulibaly, belum lama angkat bicara perihal kabar yang mengindikasikan kliennya akan hengkang dalam waktu dekat. Pasalnya pemain bertahan dari Napoi tersebut dikabarkan telah didekati oleh Chelsea sejak musim panas lalu.

Sebelumnya memang pelatih Chelsea yang baru bergabung saat itu yaitu Antonio Conte, sempat menginginkan pemain asal Senegal di bursa transfer diawal kompetisi kali ini. Namun transaksi tersebut tak terjadi dan akhirnya Ia membeli David Luiz yang saat itu bermain dengan Paris Saint Germain.

Luiz pun memang sebelumnya sudah pernah membela Chelsea sebelumnya selama tiga musim dari musim panas tahun 2011, namun akhirnya pemain asal Brasil tersebut pindah Paris Saint Germain. Ditebus dengan nominal 50 juta Euro kemudian diambil lagi oleh Chelsea pada musim ini dengan nilai 34 Juta Euro dengan masa bakti selama 3 tahun.

Meskipun begitu ternyata pemain bernomor punggung 26 di Napoli itu diberitakan masih menjadi incaran dari Chelsea. Sang agen juga membuka suara tentang peluang kliennya untuk dapat pindah ke Premier League musim depan. Ia mengatakan di media Kiss Kiss Napoli, “Memang Chelsea sebelumnya tertarik dengan Koulibaly, namun akhirnya mereka kemudian merekrut David Luiz. Selain itu di sana ada John Terry dan Gary Cahill, jadi kompetisinya cukup ketat,”.

Kemudian Ia berkata, “Jadi, kita lihat apa yang terjadi kedepannya. Ada banyak perkembangan yang telah dibuat Koulibaly mengenai permainannya, dan itu berkat pelatih Napoli yaitu Maurizio Sarri. Yang jelas apapun yang terjadi di masa mendatang akan tergantung kepada Aurelio De Laurentiis sebagai Presiden Napoli, dan apakah dia akan memutuskan apakah bakal menerima tawaran yang masuk atau tidak.”.

Saat ini tercatat Koulibaly sudah turut membantu timnya dalam meredam laju serangan lawan sebanyak 31 kali di semua pertandingan di lintas kompetisi. 21 diataranya saat bertanding di Serie A, 9 di Liga Champions dan dua kali saat bermain di Coppa Italia. Ia pun sempat menyumbangkan sebuah gol di Serie A pada musim ini saat menghadapi AS Roma.

Pelatih City Inginkan Tiga Pemain Inggris Milik Tottenham

Danny Rose Dele Alli Kyle Walker To Manchester City, Danny Rose Dele Alli, Kyle Walker To Manchester City, Danny Rose Kyle Walker, Dele Alli To Manchester City, Dele Alli Kyle Walker, Danny Rose To Manchester City, Pep Guardiola, tootenham Hotspurs to manchester city

Josep Guardiola yang merupakan pelatih dari Manchester City, belum lama ini diberitakan bahwa dirinya telah memberikan beberapa daftar pemain kepada direktur olahraga Txiki Begiristain untuk dapat bermain di Etihad pada musim depan. Dikabarkan ia ingin memborong para pemain dari rivalnya yang saat ini berada diperingkat kedua klasemen Premier League, Tottenham Hotspurs.

Alasan mantan pelatih Bayern Munchen itu pada dasrnya sederhana. Ia ingin klubnya lebih banyak pemain asli Inggris karena Ia berfikir akan lebih mudah mereka bersaing dengan atmosfir yang mereka kenal.

Memang saat ini City tercatat hanya memiliki tiga pemain andalan di tim utama mereka yang berkebangsaan Inggris. Mereka adalah Raheem Sterling, dan Fabian Delph di posisi gelandang serta John Stones dilini belakang. Akan tetapi Sang pelatih ingin memperbanyak pemain domestik di musim depan.

Seperti yang di ungkap oleh media Inggris Evening News, Guardiola sangat tertarik untuk memboyong pemain Inggris yang berkompeten diposisinya. Tercatat Ia menginginkan pemain belakang Hotspurs yaitu Kyle Walker dan Danny Rose serta gelandang serang mereka yaitu Dele Alli.

Namun dimedia tersebut tak menyebutkan mengapa sang pelatih tak menginginkan Harry Kane, Eric Dier, Harry Winks dan Kieran Trippier. Padahal mereka juga berkebangsaan Inggris juga.

Memang sebelumnya dikabarkan bahwa Guardiola telah mengincar Rose di musim panas mendatang karena Ia ingin timnya lebih kuat dalam sisi belakang. Padahal mereka termasuk lima klub teratas yang kebobolannya paling sedikit dibandingkan Tottenham Hotspurs, Chelsea, MU dan Everton. Demiian juga dengan Walker yang berada diposisi yang sama.

Disisi lain Alli juga masuk dalam daftar pemain yang diincar oleh Guardiola, karena menurutnya sang pemain mampu dan cocok untuk bermain di timnya karena kebanyakan pemain timnya memang sangat cepat untuk bergerak.

Saatini City memang masih berada diperingkat keempat klasemen sementara di Premier League, kekalahannya menghadapi Chelsea tak mampu menggeser posisi rivalnya yang berada diatasnya yaitu Liverpool, padahal mereka bermain imbang saat menghadapi Bournemouth di putaran ke 31 kemarin.

Pelatih Napoli Puji Timnya Mampu Ungguli Kekuatan Juventus

Napoli vs Juventus Coppa Italia 2017, Napoli vs Juventus, Coppa Italia 2017, Napoli, Juventus, Coppa Italia, Maurizio Sarri

Maurizio Sarri selaku pelatih dari Napoli sempat mengungkapkan pujiannya terhadap timnya belum lama ini. Pasalnya saat mereka berhadapan dengan Juventus di ajang kompetisi Coppa Italia, mereka mampu menghadapi serangan lawan bahkan mengunggulinya.

Pertandingan yang dimaksud oleh Sarri adalah pertandingan yang dilangsungkan pada hari ini pukul 01.45 WIB, yang diselenggarakan di markas mereka di Stadio San Paolo. Dalam pertandingan tersebut mereka mampu mengungguli jawara Liga Italia Serie A musim lalu dengan skor tipis 3-1. Sayangnya mereka tak berhasil lolos kebabak selanjutnya yang seharusnya selangkah lagi untuk meraih trofi.

Hal ini dikarenakan laga yang mereka lakukan adalah leg kedua dalam babak semi final. Pada leg sebelumnya, mereka takluk dengan skor 1-3. Ini berarti Napoli masih kalah dalam total perolehan gol di pertandingan tersebut.

Dalam laga itu memang Napoli sempat kebobolan oleh aksi mantan timnya yaitu Gonzalo Higuain di babak pertama. Untungnya Marek Hamsik menyamakan kedudukan dengan awal babak kedua. Higuain pun menambahkan keunggulan lagi untuk timnya. Lalu dapat dinetralisir kembali oleh Dier Mertens. Lorenzo Insigne pun akhirnya menambahkan angka lagi untuk mengungguli pertandingan tersebut.

Walaupun gagal ke babak final Coppa Italia, Pelatih Napoli pun merasa bangga dengan anak asuhnya karena tak sekedar menantang Juventus, namun mamou mengalahkannya terutama saat ini kualitas dari kedua tim seimbang.

Ia pun mengatakan, “Ini adalah penampilan yang hebat, kami mampu menjebol gol gawang lawan yang biasanya sangat sedikit kebobolan, namun sayangnya kami tak bisa membatalkan hasil leg pertama,”.

Pelatih Italia itu pun menambahkan, “Ada beberapa penyesalan, karena pada akhirnya 20 detik di Turin saat itu di mana kami bisa pergi dengan skor 2-2, bukan 3-1 dan itu sebenarnya dapat membuat perbedaan. Hal itu juga memberi dampak besar pada pertemuan ini, secara alami keberuntungan membuat perbedaan dalam kondisi ini,”.

Tiga hari sebelumnya Napoli juga sempat menghadapi Juventus dalam ajang kompetisi Serie A namun saat itu mereka hanya mampu mengimbangi permainan mereka dengan skor 1-1. Ia pun melanjutkan, “Hal yang baik tentang dua pertemuan terakhir kami adalah bahwa kami perlahan-lahan mampu menutup kesenjangan kualitas dengan Juventus,”.

Seratus Gol Roma Terancam Tak Jadi Piala Pada Musim Ini

AS Roma, Serie A, Champions League, Coppa Italia, Europe League

Salah satu raksasa liga Italia yaitu AS Roma, saat ini sudah berhasil mencatatkan 100 gol diberbagai  kompetisi pada musim ini. Namun sayangnya mereka juga diprediksi tak akan mampu memboyong satu buah piala di kompetisi manapun saat ini walau sudah banyak menjebol gawang lawan.

Tengok saja dalam pertandingan yang baru mereka jalani pada pagi dini hari tadi. Mereka bertanding menghadapi rival satu kotanya dalam ajang kompetisi Coppa Italia 2016-2017 yang sudah memasuki babak final di Leg kedua. Memang mereka berhasil unggul dalam laga itu dengan skor 3-2 namun sayangnya mereka tak berhasil lolos kebabak selanjutnya. Hal ini dikarenakan pada leg sebelumnya mereka dipermalukan dengan skor 0-2 dan ini berarti Roma kalah dalam jumlah gol yang tercipta pada kedua laga tersebut.

Dalam pertandingan tersebut gol dari Milinkovic-Savic berhasil diimbangi oleh Stephan El Shaarawy. Namun Gol dari Ciro Immobile berhasil lagi mengungguli pertandingan tersebut. Untung Mohamed Salah berhasil lagi menyamakan kedudukan dan gol keduanya dipenghujung babak kedua membuat mereka unggul 1 angka.

Sekedar informasi, gol kedua dari Salah inilah yang membuat Roma berhasil menejebol gawang ke 100 dari berbagai kompetisi yang diikutinya pada musim ini. Tercatat hasil tersebut berasal dari 46 pertandingan yang berbeda dan penghasil gol terbanyak berasal dari kompetisi Serie A yaitu sebanyak 66 gol dari 30 pertandingan.

Dalam pertandingan Coppa Italia, mereka berhasil mencetak 9 gol dari 4 pertandingan yang diikutinya, sedangkan pada Liga Eropa, mereka berhasil mencatatkan sebanyak 24 kali dalam 10 pertandingan yang diikutinya. Pada babak Kualifikasi Liga Champions, mereka sempat menjebol 1 kali dari dua pertandingan yang diikutinya sehingga total keseluruhan menjadi 100 gol.

Kegagalan mereka diawali saat menjalani babak kualifikasi Liga Champions. Mereka tak mampu menghadapi Porto dan akhirnya harus bermain di Liga Eropa. Sayangnya di Liga ini mereka juga tak berhasil mencapai perempat final karena takluk dengan klub asal Prancis yaitu Lyon.

Kegagalan berikutnya saat mereka berhasil menuju babak final dalam ajang kompetisi Coppa Italia pada pagi dini hari tadi. Roma tak mampu membuat selisih tiga angka dengan Lazio dan menghapuskan harapan untuk memboyong Piala kompetisi itu.

Kini harapan mereka hanya tinggal bertumpu pada kompetisi Serie A saja. Saat ini mereka hanya selisih enam poin dengan pemuncak klasemen yang diisi oleh Juventus. Mereka masih memiliki kesempatan 8 pertandingan sebelum musim kompetisi berakhir untuk segera menyalip poin yang diperoleh Juventus. Namun jika tak berhasil maka 100 gol yang mereka buat, takkan menjadi seseuatu pada musim ini.

 

Striker Muda Liverpool Ingin Menjadi Pilar Utama Timnya

Divock Origi Liverpool, Divock Origi, Liverpool

Divock Origi yang merupakan pemain lini depan dari Liverpool belum lama ini bicara banyak tentang keinginannya untuk dapat dimainkan secara rutin oleh pelatihnya. Menurutnya Ia tak perlu membuktikan apapun karena semua yang dibutuhkan ada padanya, seperti ambisinya untuk dapat menjebol lawang lawan dan juga kemampuannya dalam melakukan hal tersebut. Ia pun memastikan bahwa dirinya ingin menjadi salah satu pilar utama timnya dalam waktu dekat.

Sang pemain asal Belgia tersebut memang tak menjadi pilihan utama dari pelatihnya saat ini yaitu  Jurgen Klopp. Pasalnya Ia kalah cemerlang dengan pemain yang sudah lebih berpengalaman dalam bertanding seperti Daniel Sturridge, Sadio Mane dan juga Roberto Firmino. Tentu saja ada kriteria lainnya yang dilihat oleh sang pelatih dalam meracik strategi dengan maksimal.

Hingga saat ini walaupun sudah diturunkan di 26 pertandingan Premier League, pemain yang baru berusia 21 tahun tersebut sudah berhasil menyumbangkan 5 gol untuk timnya ditambah empat asisst untuk rekannya. Gol terakhirnya ia lakukan saat bertanding menghadapi Everton pada tanggal 1 April kemarin dalam kompetisi Premier League. Saat itu Ia duduk dibangku cadangan dan masuk menggantikan Sadio Mane yang mengalami cedera pada menit ke 57.

Mantan pemain Lille pun mengungkapkan kepada Sky Sports tentang keinginannya memuaskan dahaga akan gol. Ia pun mengatakan,  “Saya sangat ambisius dan yakin pada kemampuan saya, namun anda harus bisa tampil semaksimal mungkin sewaktu-waktu dan juga harus menghormati keputusan pelatih. Saya rasa sebagai striker, anda selalu ingin membuat gol, jadi saya senang walaupun beban belum sepenuhnya hilang. Saya sangat senang untuk mencetak gol dan itu memotivasi saya melakukan yang lebih,”.

Pemain bernomor punggung 27 itu menambahkan tentang pembuktian dirinya untuk dapat dijadikan pemain utama. Ia mengatakan,  “Saya rasa tidak ada yang perlu saya buktikan. Saya selalu menargetkan tinggi, saya selalu ambisius dan ingin memiliki peran besar di tim ini. Saya merasa lebih baik ketimbang tahun lalu, jadi bagi saya yang penting memanfaatkan kesempatan yang didapat,”.

Iwobi : Kepercayaan Diri Arsenal Saat Ini Mulai Pulih

Alex iwobi Arsenal, Alex iwobi, Arsenal, Premier League, Arsenal vs Manchester City, Arsenal vs Manchester City April 2017

Alex Iwobi yang merupakan pemain sayap dari Arsenal yang terkadang menjadi striker, membeberkan bahwa saat ini timnya sudah kembali memiliki rasa percaya diri yang cukup tinggi dalam menjalani pertandingan liga domestik Premier League. Hal ini terjadi terutama setelah mereka melewati masa jeda Internasional kemarin.

Pertandingan perdadan dari jeda internasional tersebut, mereka menghadapi peringkat ketiga klasemen minggu lalu yaitu Manchester City dalam putaran ke 30 yang diselenggarakan pada tanggal 2 April kemarin. Laga tersebut menghasilkan skor imbang 2-2.

Pertandingan yang diselenggarakan di Emirates Stadium tersebut Arsenal sempat kebobolan hanya dalam waktu lima menit saja. Kevin de Bruyne mampu memberikan bola kepada Leroy Sane dan menembakkannya ke perut gawang yang dijaga oleh David Ospina Skor menjadi 0-1.

Arsenal terus mencoba menggasak sang tamu dan akhirnya lewat umpan dari Shkodran Mustafi, Theo Walcott berhasil menjebol gawang yang dijaga Wilfredo Caballero dimenit ke 40. Sayangnya hal tersebut tak berlangsung lama karena dua menit kemudian Sergio Aguero berhasil melanjutkan umpan yang diberikan oleh David Silva sehingga City tetap mengungguli Arsenal dengan skor 1-2 hingga babak pertama usai.

Setelah turun minum Arsenal pun mencoba menyamakan kedudukan dan pada menit ke 53, tendangan pojok yang dieksekusi oleh Mesut Ozil, mendarat diatas mustafi disundulnya menju kanan gawang sehingga skor menjadi 2-2. City pun berusaha keras mengungguli Arsenal namun sayangnya hingga babak kedua berakhir skor masih sama.

Sepertinya untuk sementara mendapatkan sebuah poin bagi Arsenal sudah cukup berharga untuk mendapatkan momentum yang baik dalam menjalani sisa pertandingan di Premier League, pasalnya dalam lima pertadingan terakhir mereka dilintas kompetisi, mereka menelan tiga kali kekalahan.

Seperti yang ditulis di situs resmi Arsenal, pemain berusia 20 tahun tersebut mengatakan, “Kami baru kembali dari jeda Internasional dan rasa percaya diri kami perlahan mulai tumbuh. Kami mampu meraih hasil bagus melawan salah satu tim terbaik di Premier League, jadi kepercayaan diri kami perlahan akan kembali dan kami harus terus melanjutkannya di laga berikutnya nanti.”

Ia pun menambahkan, “Kami akan membiarkan manajer memutuskan apa rencana untuk laga berikutnya, namun saya yakin kami akan bisa menggunakan taktik yang tepat, menurunkan tim yang tepat, dan semoga meraih hasil yang tepat.”.

Walaupun kini mereka merosot keperingkat keenam klasemen untuk sementara minggu ini namun poin mereka hanya terpaut dengan peringkat diatasnya yang diisi oleh manchester United.

Conte Pasrah Dengan Kekalahan Timnya Menghadapi Crystal Palace

Christian Benteke Crystal Palace, Christian Benteke Crystal Palace, Christian Benteke Crystal Palace, Christian Benteke, Crystal Palace, Christian Benteke Crystal Palace, Chelsea Crystal, Chelsea Crystal Palace 2017, Premier League

Sepertinya pelatih Chelsea saat ini yaitu Antonio Conte merasa pasrah dengan apa yang dialami oleh timnya dalam pertandingan yang berlangsung pada tanggal 1 April kemarin pukul 21.00 WIB. Pasalnya mereka kembali lagi merasakan pahitnya kekalahan saat menghadapi Crystal Palace dalam ajang kompetisi Liga Inggris yang sudah memasuki putaran ke 30.

Dalam pertandingan yang diselenggarakan di Stamford Bridge tersebut Chelsea harus menelan kekalahan di hadapan pendukungnya. Padahal mereka mampu menjebol lebih dulu pertahanan yang dibuat oleh pasukan Palace bahkan dimenit kelima setelah babak pertama dimulai. Saat itu umpan Eden Hazard mampu dieksekusi dengan baik oleh Cesc Fabregas.

Sayangnya empat menit kemudian sang tamu membalas serangan dari Chelsea bahkan tak tanggung tanggung mereka menjebol gawang yang dijaga oleh Thibaut Courtuis dua gol dalam waktu dua menit. Dimenit ke 9 Christian Benteke mampu memberikan umpan yang diselesaikan baik oleh Wilfried Zaha dan dua menit kemudian, Zaha membalas kebaikan Beteke dengan memberikan umpan matang kepadanya. Skor menjadi 2-1 hingga babak pertama usai.

Setelah babak kedua dimainkan , Conte pun sempat merotasi pemainnya. Bahkan Michy Batshuayi yang jarang merumput, diturunkan untuk menunjukan keahliannya. Sayang hingga akhir babak kedua pun mereka juga tak mampu membuahkan angka lagi bahkan untuk mendapatkan sebuah poin.

Sang pelatih pun mengomentari pertandingan tersebut. Ia mengatakan, “Inilah sepakbola. Kami harus menerima kenyataan ini. Kami telah membuat angka setelah lima menit petama dan sayangnya kami kebobolan dua gol hanya dalam waktu beberapa menit saja. Saat anda kebobolan gol dengan cara tersebut, anda harus memahami situasi dan membaik dari kesalahan semacam itu,”.

Ia pun menambahkan, “Dalam setiap pertandingan terutama di Inggris, segalanya dapat terjadi. Liga ini begitu kuat. Kami menghadapi sebuah tim hari ini yang dihuni para pemain kuat. Saya kira mereka telah menunjukkan bahwa mereka tim yang bagus,”.

Namun sang pelatih akan mencoba untuk membawa pasukannya melupakan hal yang telah terjadi dan memperiapkan diri untuk menghadapi laga berikutnya yang tak kalah berat yaitu menghadapi tim yang diasuh oleh Josep Guardiola.

Ia mengatakan, “Sekarang kami harus berpikir tentang pertandingan selanjutnya. Jika kami menang hari ini kami akan senang, tapi sekarang ini penting untuk fokus pada Manchester City,”.

Chelsea akan menghadapi Manchester City pada tanggal 6 April mendatang dan bertempat di kandang mereka sendirid Stamford Bridge Stadium.

Juventus Kehilangan Pjaca Selama 6 Bulan Mendatang

marko Pjaca injury Estonia vs croatia, marko Pjaca injury, Estonia vs croatia, marko Pjaca, injury, marko Pjaca Juventus injury,marko Pjaca Juventus

Raksasa sepak bola Italia yaitu Juventus baru saja menurunkan berita di situs resminya tentang pemainnya yang belum lama ini cedera yaitu Marko Pjaca. Pasalnya sang pemain tersebut sedang menjalani operasi dan hasilnya cukup memuaskan, namun sayangnya sang pemain tak bisa langusng dimainkan bahkan dalam enam bulam mendatang.

Pjaca mendapat cedera tersebut sebenarnya bukan pada saat ia membela Juventus, namun pada saat ia dipinjamkan untuk timnasnya menghadapi Estonia dalam ajang pertandingan persahabatan pada tanggal  28 Maret lalu,  ia tak bisa meneruskan permainannya dimenit ke 62. Dan sayangnya dalam pertandingan tersebut timnasnya kalah tanpa perlawanan saat itu dengan skor 3-0

Namun hal tersebut sudah berhasil ditangani dengan baik dengan tim medis dan sudah dilakukan operasi pada tanggal 31 Maret  lalu. Dikabarkan ia mengalami cedera lutut kanan dan tak bisa beraktifitas berlatih dan juga bertanding dalam waktu yang lama.

Di situs Juventus remsinya pun mengatakan, “Hari ini Marco Pjaca menjalani operasi lutut kanan setelah mengalami robekan pada ligamen cruciatum dan meniskus eksternal saat bertugas dengan Kroasia pada pekan lalu. Operasi yang dilakukan oleh Profesor Mariani dan diawasi oleh tim dokter Juventus, Claudio Rigo, berhasil dan pemain akan mulai menjalani program rehabilitasi dengan segera,”.

Tentunya dengan hasil ini, klub pun akan mengalami kerugian yang cukup besar. Mereka tak lagi dapat menggunakan jasa pemain yang baru dibelinya pada musim panas lalu dengan dari Dinamo Zagreb.

Namun dipredikisi pemain bernomor punggung 20 di Juventus ini akan memerlukan waktu untuk memulihkan diri setidaknya hingga enam bulan kedepan akan tetapi bisa lebih cepat daripada yang seharusnya. Hal ini dikarenakan sang pemain ditangani langsung oleh Profeor Mariani, seorang ahli dalam mengatasi masalah cedera yang terbutkit sering membuat para pemain pulih lebih cepat daripada yang seharusnya, seperti yang terjadi kepada  Arkadiusz Milik dan Alessandro Florenzi beberapa waktu yang lalu.

Dengan demikian pemain berusia 21 tahun tersebut sudah dipastikan takkan bisa membela Juventus saat mereka berhadapan dengan peringkat ketiga klasemen yang diisi oleh Napoli pada tanggal 3 April mendatang.