Category Archives: Berita Bola

Dani Alves Akhiri Kontraknya Dengan Juventus

 

Dani Alves akhirnya sudah menentukan masa depannya di Juventus. Pesepakbola asal Brasil itu memutuskan untuk mengakhiri kontraknya dan akan pergi di bursa transfer tahun ini.

Kabar ini secara langsung dikonfirmasi oleh CEO Juve, Giuseppe Moratta. Alves memilih untuk mengakhiri kontraknya meskipun masa kerjanya baru akan selesai di Juni 2018 nanti.

“Hal ini tak membuat hubungan kami menjadi buruk, karena motivasi merupakan hal yang krusial buat para pemain,” ungkap Marotta seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Dani Alves mengatakan ke kami bahwa dia mau mencari pengalaman lainnya, alhasil dia bakal mengakhiri kontraknya dengan kesepakatan kedua belah pihak dan kami mendoakan yang terbaik baginya,” lanjut Marotta.

Rumor Dani Alves akan pergi dari Juventus mulai terhembus di minggu lalu, disaat rekan setimnya Gonzalo Higuain mengucapakn salam perpisahan untuk si pemain lewat video di Instagram. Video itu sendiri langsung di hapus oleh Higuain, meskipun sudah beredar luas di sosial media.

Di sisi lain, keinginan Alves untuk hengkang pun diduga karena kritikan publik terhadapnya. Hal ini pun tak lepas dari pernyataanya yang menyarankan Paulo Dybala unntuk hengkang dari Juventus.

Marotta mengakui kalau keputusan Alves untuk hengkang lebih dulu jelas mengecewakan Juventus. Akan tetapi, dia memastikan takkan ada perselisihan dalam hubungan mereka.

“Pastinya ada rasa kecewa dengan apa yang ia katakan terkait hal ini, namun kami bisa memastikan hubungan kedua belah pihak akan baik-baik saja,” imbuhnya.

Sejauh ini, Alves diyakini akan pergi ke Liga Inggris dan bermain untuk Manchester City. Apabila itu benar-benar terjadi, maka dia akan berjumpa lagi dengan mantan manajernya di Barcelona, Pep Guardiola.

Alves sebenarnya baru berseragam selama semusim di Juventus. Dalam kiprahnya di Bianconeri, dia mampu menciptakan 6 gol dan 7 assist yang membantu timnya menjuarai titel juara Liga Italia dan Coppa Italia serta mengantarkan tmnya lolos ke final Liga Champions.

Fernando Santos Tanggapi Kritikan Terlalu Defensifnya Portugal

fernando santos

 

Fernando Santos menanggapi kritikan yang menilai sepakbola Portugal terlalu defensif dan membosankan. Namun yang menjadi prioritasnya yakni kemenangan.

Portugal mampu mengantongi gelar superior pertamanya dengan memuncaki Piala Eropa 2016. Meskipun begitu, Portugal malah dihujani kritikan yang menilai kalau gaya bermain timnya amat membosankan dengan permainan yang defensif.

Untuk catatan saja, Portugal bahkan cuma menciptakan total 9 gol dari 7 pertandingannya di sepanjang turnamen Piala Eropa ataupun rata-rata 1,1 gol di tiap pertandingan. Bagaimanapun, di akhirnya mereka tetap berhasil meraih titel juara usai menaklukkan Prancis di partai final.

Dikarenakan itulah, Santos pun sering dikritik terkait gaya bermain timnya yang dianggap terlalu defensif. Tapi peracik taktik berusia 62 tahun itu menegaskan kalau kemenangan merupakan prioritas timnya.

Kalau melirik kedalam catatan statistik timnya, wajar saja jika Santos menyukai gaya bermain Portugal. Dibawah arahannya, Cristiano Ronaldo dan rekan-rekan cuma pernah kalah sekali dari 21 laga kompetitif yang mereka lakoni.

Portugal pun akan tetap bermain seperti biasanya ketika melawan Rusia di Otkrytiye Arena, Rabu (21/6/2017). Menurutnya, setiap orang mempunyai penilaian yang berbeda-berda terkait gaya bermain yang bagus.

“Kami hanya mengalami sekali kekalahan dengan 3 atau 4 kali hasil seri selama ini dan saya kira nominal itu saja sudah memperlihatkan kualitas tim saya,” ungkap Santos seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Kami senantiasa ingin tampil kompetitif. Jujur saja saya lebih baik jadi juara Eropa ketimbang tampil cemerlang namun tak menjuarai apapun.”

“Yang menjadi prioritas di dalam sepakbola yakni kemangan, tak ada hal lain yang betul-betul penting,” katanya menambahkan.

Joachim Loew Meminta Jerman Waspadai Chile

joachim loew - jerman

 

Jerman berhasil menang tipis 3-2 kontra Australia di laga pembuka Piala Konfederasi. Walaupun begitu, sang manajer Joachim Loew mengingatkan timnya agar tak jemawa mengingat lawan mereka mereka selanjutnya adalah Chile.

Jerman meraih torehan positif ketika melawan Australia di pertandingan pembuka dalam Piala Konfederasi, Senin (19/6/2017). Die Mannschaft mengantongi 3 poin setelah menang tipis 3-2 dari lawannya.

Jerman memang bermain lebih mendominasi di sepanjang pertandingan ketimbang lawannya itu. Berdasarkan yang tercatat, mereka mampu mencatatkan total 18 attempts. Namun cuma ada 6 di antaranya yang berhasil on target dan cuma 3 yang dikonversi jadi gol.

Walaupun puas dengan kemenangan ini, Loew menyoroti timnya yang masih sering menyia-nyiakan kans di sepanjang pertandingan. Dia pun merasa kalau Jerman sedikit kehilangan daya ancam pada menit-menit akhir pertandingan.

Di partai selanjutnya dalam Grub B, Jerman akan berhadapan dengan sang pemuncak Copa America, Chile, Kamis (22/6/2017) waktu setempat. Alhasil, Loew pun memperingkatkan timnya untuk waspada terhadap lawannya itu.

“Menghadapi Chile akan menjadi laga yang jelas berbeda tingkatannya lantaran Chile tampil dengan intensitas serta kemampuan yang fantastis. Kami mesti menjaga statbilitas kami di sepanjang pertandingan, tak hanya 60 menit awal,” ungkap Loew seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Chile merupakan salah satu tim terbaik di dunia, tak peduli apa yang Anda bicarakan tentang kompetisi ini. Chile memiliki pengalaman yang bagus dan mereka juga memiliki pemain-pemain tangguh. Dalam segi strategi, mereka pun sama fleksibelnya seperti tim lain.”

“Mereka dapat berubah-ubah bersamaan dengan berlangsungnya laga. Fantastis sekali melihat bagaimana mereka bermain. Setiap kompetisi memiliki dinamika yang berbeda,” ucapnya melanjutkan.

Sejauh ini, Jerman menduduki posisi ke-2 di klasemen Grup B dengan mencatatkan 3 poin pertama, hanya kalah selisih gol dari Chile.

Incoming search terms:

  • joachim Loew: jerman siap lawan chile 22/6/2017

Akankah Cristiano Ronaldo Kembali ke Manchester United?

cristiano ronaldo - manchester united

 

Para fans Manchester United tampaknya akan berantusias sekali dalam bursa transfer tahun ini. Pasalnya, Cristiano Ronaldo belakangan ini terus dirumorkan akan pergi dari Real Madrid dan pulang ke Old Trafford.

Ronaldo langsung menjadi topik utama dalam rumor transfer usai menegaskan ingin pergi dari Spanyol. Masalah ini terjadi karena Ronaldo merasa tak dibantu oleh pihak klub mengenai persoalan penggelapan pajak yang melibatkannya sekarang ini.

Disebabkan itulah, masa depan Ronaldo di Real Madrid pun mulai dispekulasikan lantaran tidak dihargai oleh klub walaupun dia sudah mendedikasikan banyak hal untuk Madrid sedari bergabung di 2009 lalu. Sejauh ini sudah banyak klub yang dikait-kaitkan dengan Ronaldo dalam bursa transfer tahun ini.

Sejumlah klub itu seperti Paris St-Germain, Manchester United, lalu beberapa klub China serta Amerika Serikat dan kemudian Manchester City. Dari klub-klub yang dikabarkan mengincar Ronaldo, pastinya Man United berada di opsi teratas lantaran Ronaldo pernah bermain di sana.

Berdasarkan laporan dari salah satu media, Ronaldo dikabarkan sudah memintar Jorge Mendes (agen si pemain) untuk memproses transfernya ke Man Utd setelah Piala Konfederasi nanti.

Rumor ini pun kian menjadi usai ada sumber yang mengatakan kalau Ronaldo sangat berhasrat pulang ke Old Trafford. Lebih lagi, ‘Setan Merah’ memang tengah mencari sosok striker mengingat kepergian Zlatan Ibrahimovic serta kegagalan mereka merekrut Antoine Griezmann.

Rumo transfer ini pastinya menjadi kabar bahagia untuk penggemar Man Utd lantaran Ronaldo mempopulerkan namanya di klub itu sejak 2003 sampai 2009. Selama 6 tahun berkiprah dengan Man Utd, Ronaldo sudah membukukan total 118 gol dari 292 pertandingan dan membantu tim meraih 3 gelar Premier League dan 1 gelar Liga Champions.

Walaupun begitu, Manchester United harus mengeluarkan yang yang sangat banyak untuk membawa pulang Ronaldo karena ia masih terikat kontrak sampai 2022 di Madrid. Bahkan, Ronaldo juga memiliki klausul pelepasan sebesar 1 miliar Pounds, walaupun ada isu mengabarkan Madrid bersedia menjual dengan biaya sekitar 300 juta pounds.

Tak hanya itu, ada pula PSG yang dikabarkan bersedia mengocek kantong sebesar 112 juta pounds dengan bayaran sebesar 26 juta pounds per tahun untuk si Ronaldo.

Diminati Chelsea, Juventus Tolak Penawaran Superior Untuk Alex Sandro

alex sandro - juventus

 

Juventus mengklaim kalau Chelsea telah membuat penawaran dengan harga fantastis untuk merekrut salah satu pemainnya, Alex Sandro. Namun, Bianconeri tetap menolak penawaran itu.

Alex Sandro memang menjadi salah satu incaran Chelsea dalam bursa transfer musim panas tahun ini. Pasalnya, manajer Antonio Conte ingin memproyeksikan bek sayap asal Brasil itu dalam skuat utamanya.

“Chelsea telah membuat sebuah tawaran yang amat superior untuk Alex Sandro,” ucap salah satu petinggi, Juventus, Giuseppe Marotta, seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Kami telah menolak penawaran itu, namun di akhirnya para pemain merupakan penentu dari masa depannya sendiri,” katanya, memberikan sinyal transfer yang masih mungkin terjadi.

Marotta sendiri tidak memberitahukan lebih lanjut terkait seberapa besar tawaran ‘Si Biru’ untuk pemain 26 tahun itu. Namun berdasarkan yang dilaporkan sejumlah media Inggris, klub asal London itu berani mengajukan penawaran sebesar 55 juta pounds ataupun sebesar Rp 934 miliar.

Sebenarnya wajar saja kalau Alex Sandro diminati Chelsea sampai segitunya. Dengan melakoni total 43 pertandingan bersama Juventus di sepanjang musim 2016/2017, dia mampu membukukan 3 gol dan 7 assist yang berkontribusi dalam kesuksesan timnya memuncaki Serie A serta Coppa Italia, sekaligus melangkah hingga ke partai final Liga Champions.

Sandro sebelumnya direkrut oleh Juve di bursa transfer tahun 2015 dari klub lamanya FC Porto dengan biaya transfer sebesar 32 juta pounds (sekitar Rp 390 miliar). Dalam 2 musim di Juve, Sandor sudah meningkat jadi pemain yang kuat dan sukses membuktikan kualitasnya di skuat utama Massimiliano Allegri.

Pochettino Ingin Segera Memulai Premier League 2017/2018

maurizio pochettino - tottenham hotspur

 

Mauricio Pochettino sudah tak sabar lagi untuk melihat Tottenham Hotspur bertanding. Dia ingin secepatnya memulai pertandingan Premier League musim depan.

Sedari dipercaya untuk melatih Spurs di 2014, Pochettino punya catatan yang cukup bagus bersama Spurs dengan finis 3 besar di 2 musim terakhir. Di musim 2015/2016, dia mengantarkan Spurs finis di peringkat 3 sementara di musim lalu The Lilywhites menempati posisi kedua, di bawah Chelsea.

Dengan jeda liga di liburan musim panas ini, Pochettino pun berharap para pemainnya bisa kembali dengan kondisi prima dan bersemangat untuk menjalani Premeir League 2017/2018.

“Sekarang kami mulai mempersiapkan musim dan kami sudah tak sabar lagi untuk memulai liga,” ujar Pochettino seperti yang dilansir dari salah satu media. “Ini merupakan waktunya bagi para pemain kami untuk menjalani liburan musim panasnya dan untuk kembali prima lagi, namun kami juga memikirkan soal mengawali musim dengan kondisi terbaik.”

Spurs akan mengawali musim 2017/2018 dengan berkunjung ke kandang Newcastle United (tim promosi), tepatnya di 12 Agustus mendatang. Seminggu kemudian, Spurs bakal melakoni laga kandang perdana di Wembley dengan melawan pesaing sekaligus sang kampiun 2016, Chelsea.

“Saya selalu melihat jadwal laga dengan pandangan yang positif. Memang betul, Premier League sulit dan kami akan mengawalinya di markas Newcastle, yang pastinya akan menyenangkan sebab itu merupakan laga pertama kami. Dan setelahnya laga perdana kami di Wembley kontra Chelsea, saya yakin kalau para penggemar juga akan sangat berantusias.

“Newcastle merupakan motivasi tersendiri buat kami. Upaya kami menuntaskan musim sebelum yang terakhir tak begitu krusial saat ini. Namun kami mesti menjadikannya sebagai motivasi tambahan dan kami berupaya untuk memenangi semua laga.”

“Musim depan pastinya akan menyenangkan dan mengawalinya di St James’ Park akan membuat kami sangat termotivasi,” tandas Pocchetino.

Di Francesco Takkan Mengubah Gaya Sepakbolanya Di AS Roma

eusebio di francesco

Pelatih baru AS Roma, Eusebio Di Francesco, akan tetap memperlihatkan gaya sepakbolanya walaupun sekarang dia berada di klub sebesar I Lupi. Di Francesco pun masih akan menerapkan skema 4-3-3 yang merupakan andalannya saat melatih Sassuolo.

Di Francesco resmi menjadi pelatih baru Roma di Rabu (14/6/2017) kemarin. Peracik taktik asal Italia itu jadi suksesor Luciano Spalleti (manajer sebelumnya), yang saat ini melatih di Inter Milan.

Sebelumnya, Di Francesco menghabiskan beberapa musim melatih Sassuolo dan kerap menggunakan skema 4-3-3 sebagai andalannya. Dalam periode kepelatihannya di Sassuolo, ia juga sering mempercayakan barisan serang ke trio Domenico Berardi, Gregoire Defrel, serta Matteo Politano.

Tampaknya Di Francesco pun akan tetap menerapkan skema itu di Roma. Walaupun begitu, Roma bisa dibilang tidak begitu asing dengan skema itu.

“Walaupun saya membesut tim deretan bawah seperti Sassuolo, saya tidak pernah memiliki sikap penurut,” ungkap Di Francesco seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Bersama Roma, gaya sepakbola yang akan ditampilkan pastinya takkan berubah. Kami akan senantiasa berupaya untuk mengendalikan permainan serta bisa jadi sedikit berubah bergantung dengan lawan yang kami hadapi. Itu bergantung dengan situasi,” lanjutnya.

“Kami akan mengawalinya dengan formasi 4-3-3, yang mana adalah uapaya terbaik saya untuk menunjukkan jati diri. Akan tetapi, mungkin saja ada perubahan tergantung dengan laganya,” ucap Di Francesco.

Di sisi lain, Francesco pun diyakini takkan bermasalah dengan skema 4-3-3 di Roma lantaran ia memiliki modal yang bagus untuk formasi itu. Di barisan serang contohnya, ia dapat menurunkan Edin Dzeko selaku target man bersama Mohamed Salah serta Stephan El Shaarawy jadi striker winger. Sedangkan di barisan tengah, ia memiliki banyak pemain yang mendukung formasi tersebut, seperti Kevin Strootman, Radja Nainggolan, Daniele De Rossi, serta Leandro Paredes.

Incoming search terms:

  • liga italia

Incaran Sevilla Di Bursa Transfer Tahun Ini: Jovetic, Navas, Nolito

sevilla - nolito, jesus navas

 

Sevilla telah membuat daftar pemain incarannya dalam bursa transfer tahun ini. Untuk sekarang fokus mereka yakni merekrut Stevan Jovetic, Jesus Navas, serta Nolito.

Jovetic sejatinya telah bermain di Sevilla sedari paruh kedua musim 2016/2017 usai pinjam dari Inter Milan. Striker berkebangsaan Montenegro itu mampu menciptakan 7 gol dari 24 laga dengan Sevilla.

Cukup puas dengan performa Jovetic, Sevilla lantas ingin membelinya secara tuntas. Akan tetapi, mereka pun menyadari bahwa proses transfer bersama Inter untuk melepaskan Jovetic bukanlah hal yang gampang.

“Tidak ada yang berubah, dia merupakan pemain yang membuat kami tertarik dan kami juga memiliki relasi dengan agen si pemain,” ucap Direktur Olahraga Sevilla, Oscar Arias, yang dilansir dari salah satu media.

“Kami paham kalau jelas takkan mudah untuk memenuhi harga transfer dan gajinya, namun kami akan berupaya semaksimal mungkin supaya dia bermain dengan kami seterusnya,” lanjut Arias.

Selain mau membeli tuntas Jovetic, Sevilla pun akan berupaya membawa pulang Navas dengan Nolito. Navas kini memang berstatus free transfer usai dilepaskan Manchester City. Pesepakbola asal Spanyol itu sebenarny sempat berkiprah dengan Sevilla sebelum akhirnya hengkang ke City di 2013 silam.

Di sisi lain, Nolito pun tak diperbarui lagi kontraknya oleh City. Belakangan ini terhembus kabar kalau ia ingin berkiprah lagi di La Liga usai semusim bermain di Premier League.

“Pastinya kami terus mengupayakannya, namun hal itu takkan mudah dan membutuhkan waktu untuk merekrut mereka berdua,” kata Arias.

“Kami mau mereka berdua tampil di Sevilla. Masih terdapat banyak waktu dan kami tengah berupaya mencapai kesepakataan alhasil keduanya akan tampil di sini pada musim depan, namun itu pastinya takkan mudah.”

Di luar itu, Sevilla sendiri bakal dibesut oleh manajer baru Eduardo Berizzo untuk musim depan. Berizzo akan mengisi kursi pelatih yang ditinggalkan Jorge Sampaoli untuk pergi ke timnas Argentina.

AC Milan Punya Striker Baru, Carlos Bacca Ingin Ke PSG

carlos bacca - ac milan

 

Striker AC Milan, Carlos Bacca, tampaknya akan hengkang ke Paris Saint-Germain di bursa transfer tahun ini. Bahkan, agen si pemain sudah mengindikasikan bahwa kliennya akan pindah.

Keputusan Bacca untuk hengkang dari AC Milan pun tak lepas dari langkah klubnya merekrut Andre Silva dari FC Porto. Mengingat posisi keduanya adalah striker, tentu saja Bacca harus membagi ruang di lini depan dan bersaing untuk merebutkan posisi utama.

Terkait masa depannya, Carlos Bacca sendiri akhir-akhir gencar dihubung-hubungkan dengan beberapa klub dalam semusim terakhir, di antaranya yakni Arsenal dan West Ham United. Namun, rumor transfer tebaru justru menyebutkan nama PSG yang dikabarkan meminati jasa pemain asal Kolombia itu.

“PSG? Sebenarnya Ligue 1 merupakan salah satu liga terbaik di Eropa dan Carlos juga mau meneruskan kariernya di klub Eropa dengan tingkat yang bagus,” ucap Sergio Borilla, agen si pemain, seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Dia sudah memperoleh sejumlah penawaran dari luar benua Eropa, namun dia mengatakan ke saya kalau ia tak tertarik dengan penawaran itu. Dia lebih memprioritaskan aspek olahraganya. Sekarang ini aspek keuangan tak jadi prioritasnya, meskipun ada pasar di luar Eropa tempat investasi-investasi superior tengah dilakukan. Sekarang ini kami tetap tenang dan masih belum membahaskan apa pun bersama Milan. Dia masih berada di Milan. Kalau klub merasa mereka membutuhkan sosok striker baru… pastinya akan ada rivalitas lebih besar.

“Bursa transfer baru saja dibuka dan tidak ada yang mengetahui apa yang akan terjadi di sepanjang musim panas. Klien yang bersangkutan masih memiliki kontrak selama 3 tahun di Milan. Dia cuma mau bermain sebanyak mungkin. Beberapa klub superior Eropa telah memperlihatkan ketertarikan dan kami akan berupaya melihat semua situasinya dengan jelas,” ungkapnya.

Sudah 2 musim berkarier di AC Milan, Carlos Bacca mampu membukukan 34 gol dengan 31 di antaranya tercipta dalam Liga Italia, Serie A.

Gianluigi Buffon Dukung Juventus Rekrut Wojciech Szczesny

wojciech szczesny - as roma

 

Kiper Arsenal, Wojciech Szczesny, dikabarkan akan hengkang ke Juventus. Rumor transfer ini berdasarkan pernyataan dari kiper sekaligus kapten Juve, Gianluigi Buffon.

Kontrak Buffon dengan Juve sejatinya akan ahbis di musim panas tahun depan. Mengingat usianya yang sudah menginjak 39 tahun, Buffon pun diyakini akan langsung menutup karier nantinya.

Disebabkan itulah, Juventus dengan timnas Italia harus mencari suksesor untuk mengisi posisi kiper. Penjaga gawang AC Milan, Gianluigi Donnarumma, sudah direncanakan untuk meneruskan posisi Buffon di timnas. Sedangkan Juve kabarnya sedang mengincari Szczesny, yang memang bermain cemerlang di sepanjang musim 2016/2017 bersama AS Roma.

Szczesny bahkan mampu mencatatkan total 14 clean sheet di Serie A, raihan terbaik yang mengungguli Buffon, Donnarumma, serta Pepe Reina (Napoli) yang sama-sama membukukan 12 clean sheet.

“Ini mungkin akan jadi tahun terakhir dan aku mau jadi sosok protagonis lantaran aku senantiasa memimpikan untuk menjadi seperti itu,” ucap Buffon dalam konferensi pers menjelang pertandingan Italia kontra Liechtenstein.

“Untuk melakukan itu aku mesti jadi pemain krusial. Aku akan berupaya untuk menggapainya di musim depan,” lanjutnya seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Hasrat tim yakni sebuah hasil dari apa yang sudah Anda persembahkan dan raih di sepanjang tahun. Sampai saat ini aku selalu jadi sosok yang rasional serta aku selalu mencari arti dari banyak hal. Adalah hal yang tepat kalau Juve mengincar Szczesny dan terdapat kiper bertalenta seperti Donnarumma di timnas.”

“Untuk diriku ini akan memberikan motivasi tambahan karena walaupun aku sudah menginjak usia 39-40 tahun, aku mesti bersaing mempertahankan posisiku. Jika aku tak mau tampil lagi, aku akan berada di rumah lantaran Donnarumma serta Szczesny merupakan kiper yang betul-betul oke, bukan disebabkan seseorang telah memberin mereka sesuatu.”

Di luar itu, Szczesny telah melewati 2 tahun kariernya bersama Roma sebagai pemain pinjaman. Sejatinya Szczesny bersedia dipermanenkan, namun I Lupi mempertimbangkannya lagi usai Arsenal meminta 20 juta Euro untuk transfernya.