Category Archives: Berita Bola

Sam Allardyce Tinggalkan Crystal Palace Dan Langsung Pensiun

sam allardyce

Crystal Palace takkan dilatih lagi oleh Sam Allardyce untuk musim depan. Pasalnya, Big Sam memutuskan untuk tinggalkan kursi pelatih Palace dan langsung pensiun.

Allardyce memang baru melatih Palace sedari bulan Desember 2016 lalu guna menggantikan Alan Pardew. Eks pelatih timnas Inggris itu terikat kontrak yang berperiode selama 2 setengah tahun bersama The Eagles.

Bersama Allardyce, Palace bisa terselamatkan dari jurang degradasi. Klub itu menutup musim ini dengan finis di posisi 14 di klasemen Premier League 2016/2017. Tak hanya itu, Palace pun terbilang mengejutkan publik lantaran mampu menaklukkan sejumlah tim deretan atas seperti Arsenal, Chelsea, serta Liverpool.

Walaupun kinerjanya terbilang oke di Palace, sayangnya Sam Allardyce enggan melanjutkan profesinya lagi. Pasalnya, Big Sam memutuskan untuk tinggalkan Palace dan langsung pensiun sebagai pelatih.

“Untuk beberapa alasan, ini merupakan keputusan yang amat rumit, namun untuk hal-hal lainnya ini amat sederhana. Saya akan senantiasa berterima kasih terhadap Crystal Palace serta (petinggi klub) Steve Parish yang telah memperbolehkan saya untuk langsung pergi tanpa penyesalan lantaran telah menyelamatkan klub dari zona degradasi di Premier League,” ungkap Allardyce seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Selebihnya, mereka berikan saya kans untuk membenahi nama baik saya usai skandal yang terjadi di timnas Inggris. Saya merasa membutuhkan kans lain sebagai sosok pelatih di Premier League serta menunjukkan kalau saya masih berkualitas untuk menggapi pencapaian yang signifikan. Sama halnya yang saya ungkapkan di akhir minggu kemarin, Palace sudah berikan saya kans untuk melakukan rehabilitasi,” ujarnya.

“Ini merupakan momen yang tepat untuk saya, saya menyadari hal itu di dalam hati saya. Saya tak memiliki keinginan untuk bekerja di tempat lain. Saya hanya mau bisa menikmati segala sesuatu yang tidak dapat betul-betul Anda nikmati lantaran adanya tuntutan di 24 jam sehari serta 7 hari seminggu ketika melatih sebuah klub sepakbola, lebih lagi di Premier League,” ungkap Allardyce.

Selain pernah membesut Crystal Palace serta timnas Inggris, Sam Allardyce pun sempat melatih sejumlah klub seperti Blackpool, Notts County, Bolton Wanderers, Newcastle United, Blackburn Rovers, West Ham United, serta Sunderland.

‘Manchester United Memainkan Paul Pogba Di Posisi Yang Kurang Tepat’

paul pogba

 

Gelandang Manchester United, Paul Pogba, dinilai belum mampu memperlihatkan kualitas terbaiknya di musim pertama bersama Manchester United. Pesepakbola dari Prancis itu pun dinilai akan lebih cemerlang di musim selanjutnya.

Berkiprah di Man Utd musim ini, Pogba telah melakoni total 50 pertandingan di semua turnamen. Dengan total penampilannya itu, dia ‘hanya’ menyumbangkan 8 gol serta 6 assist.

Alhasil, tentu saja kontribusi itu dianggap jauh dari ekspektasi mengingat labelnya sebagai pemain termahal dunia yang dibeli Man Utd dari Juventus dengan harga sekitar 89 juta pounds.

Di musim perdananya bersama The Red Devils, Pogba diposisikan sebagai gelandang central oleh Jose Mourinho. Namun, mantan pemain Arsenal yang kini jadi pundit, Thierry Henry, menilai kalau gelandang central bukanlah posisi terbaiknya.

Melihat kualitas yang dimiliki Pogba, Henry juga percaya kalau pesepakbola 24 tahun itu bakal memperlihatkan kontribusi yang lebih oke di musim 2017/2018.

“Senantiasa jadi hal yang rumit buat Paul Pogba,” ujar Henry di salah satu media.

“Mereka sepertinya tak mengoperasikan Pogba di posisi yang semestinya ia bermain –dia bukanlah sosok holding midfielder. Saya kira ia lebih senang untuk bermain lebih tinggi maupun di sayap kiri.”

“Anda akan sedikit kehilangan kemampuannya ketika ia dimainkan di posisi yang lebih dalam. Saat Anda memiliki status pemain terhamal seperti itu, publik terus-terusan membicarakannya. Akan jadi hal positif apabila di musim panas mendatang ada pemain yang direkrut dengan nilai transfer yang lebih besar, kemudian Pogba takkan merasa tertekan lagi oleh publik.”

“Saya kira musim selanjutnya Pogba akan bermain lebih oke. Ada banyak hal yang dapat ia perlihatkan,” lanjutnya menambahkan

Pertandingan Terakhir Liga Inggris 2016/2017 Dibanjiri Gol

 

Liga Inggris 2016/2017 telah berakhir dengan pertandingan tearkhir di Minggu (21/5/2017) malam. Partai pamungkuas Premier League musim ini dituntaskan dengan banyak gol.

Total ada 10 laga di minggu terakhir yang dilakoni secara bersamaan, tepatnya di Minggu (21/5/2017) kemarin malam. Titel juara sendiri sudah diamankan oleh Chelsea di 2 laga sebelumnya usai berhasil menang tipis 1-0 kontra West Bromwich Albion.

Uniknya, terdapat 37 gol di pertandingan terakhir Liga Inggris 2016/2017, yang bisa dibilang memiliki rata-rata 3,7 gol di setiap pertandingan. Perduelan Tottenham Hotspur kontra Hull City jadi pertandingan dengan total gol paling banyak. The Lilywhites menang telak dengan skor akhir 7-1 dalam laga yang berlangsung di KCOM Stadium itu.

Harry Kane tampil on fire dalam perduelan itu dengan membukukan 3 gol alias hat-trick. Dengan begitu, ia bisa memastikan diri sebagai topskorer Premier League dengan torehan 29 gol bersama Spurs di sepanjang musim ini.

Tim-tim lainnya yang berhasil finis 3 besar pun membukukan kemenangan telak di partai terakhir ini. Tim peringkat pertama, Chelsea, menang superior dengan skor akhir 1-5 saat menghadapi Sunderland di pertandingan yang digelar di Stamford Bridge.

Ada pula tim peringkat 3, Manchester City, yang menuntaskan partai terakhirnya di musim ini dengan kemenangan telak 5-0 kontra Watford.

Di sisi lain, ada pula Liverpool yang berhasil finis 4 besar sekaligus mengamakan tiket Liga Champions usai berhasil menang meyakinkan. The Reds mampu meraih kemenangan 3-0 saat berhadapan dengan tim yang telah terdegradasi dari Premier League, Middlesbrough.

Dari keseluruhan, total ada 1.027 gol yang tercipta di 370 laga dalam Liga Inggris 2016/2017, dengan memiliki rata-rata gol sekitar 2,78 di tiap pertandingan.

Barcelona Sudah Siapkan Acara Perpisahan Untuk Luis Enrique

barcelona

 

Pelatih Barcelona, Luis Enrique, takkan melatih di Camp Nou lagi usai La Liga musim ini berakhir. Alhasil, Blaugrana pun telah membuat salam perpisahan buat manajernya itu.

Barcelona akan berhadapan dengan Eibar di laga terakhirnya dalam La Liga musim ini, tepatnya perduelan ini akan berlangsung di Camp Nour, Minggu (21/5/2017) nanti. Selain itu, partai ini pun menjadi acara perpishan Enrique bersama Barca mengingat keputusan sang manajer untuk hengkang di akhir musim ini.

Berdasarkan yang dilansir dari situs resmi Barcelona, pihak klub akan memberikan apresiasi untuk Enrique dengan menyiapkan sebuah spanduk besar di salah satu sisi tribun penoton dalam pertandingan pamungkasnya nanti.

Situs klub sebelumnya pun telah membuat video penghormatan yang didedikasikan untuk Enrique, video tersebut berisi keberhasilannya selama membesut Blaugrana. Dengan diberikan tagline ‘Forever, One of Ours’ (Selamanya, Salah Satu dari Kami), video yang panjang durasinya selama 49 detik itu mendeskribsikan sosok Enrique selaku peracik taktik berkarakterisik, penuh antuasias, memiliki jiwa kepemimpinan, serta dipenuhi ambisi besar.

Sejatinya Enrique baru membesut Barca sedari musim panas 2014 silam. Manajer yang menginjak 47 tahun itu telah menyumbangkan 2 title juara La Liga, 2 titel Copa del Rey, 1 Supercopa Spanyol, 1 Liga Champions, Piala Super Eropa, serta Piala Dunia Antarklub.

Di perjalanannya melatih Barcelona, Enrique telah membukukan total 136 kemenangan, 22 seri, serta 21 kekalahan, detailnya ia memiliki presentrasi kemenangan total 76%. Dalam periode itu, treble juara merupakan kesuksesan terbesarnya bersama Blaugrana yang dibukukan di musim perdananya.

Kini Enrique, yang pernah berkiprah dengan Barca sebagai pesepakbola, berpotensi meraih titel juara terakhir dalam La Liga di akhir minggu ini, apabila ia dapat memenangi rivalitas dengan pesaing abadinya Real Madrid. Barca dapat menjuarai liga kalau berhasil menang kontra Eibar dan berharap Madrid takluk dari Malaga.

Usai itu, Enrique bakal mengantarkan Barca menjalani laga kontra Alaves di Vicente Calderon tepatnya di putaran final Copa del Rey di 28 Mei nanti, sebelum nantinya betul-betul melepaskan jabatannya sebagai manajer klub Catalan itu.

Incoming search terms:

  • ucapan perpisahan luis enriqui

Klopp Ingin Gerarrd Jadi Suksesornya Selaku Pelatih Liverpool

steven gerard

 

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, masih memiliki kontrak yang berperiode hingga 2022 nanti. Akan tetapi, kini peracik taktik berkebangsaan Jerman itu telah behrarap Steven Gerrard mejadi penggantinya di Anfield.

Pelatih Juergen Klopp yang baru memperbarui kontraknya di bulan Juli tahun 2016, sekarang ini tengah mengupayakan agar Liverpool bisa finis di 4 besar Premier League musim ini.

Dengan 73 poin dan menyisakan satu laga sisa, The Reds yang kini menempati peringkat 4 klasemen wajib memangkan laga terakhir kontra Middlesbrough, Minggu (21/5/2017) nanti, guna memastikan diri lolos ke Liga Champions musim depan.

Sepanjang musim ini, kinerja Klopp sebagai pelatih Liverpool pun cukup memuaskan dan masih jauh dari rumor-rumor. Akan tetapi, mantan peracik taktik Borussia Dortmund itu telah memilih Gerard sebagai penggantinya apabila di suatu saat ia hengkang.

“Saya katakan ke dirinya bahwa saat saya pergi, maupun pihak klub memberhentikan saya, saya tak memperdulikan siapa yang jadi pengganti saya, namun saya bakal bergembira apabila dirinya (Gerrard) yang jadi pengganti,” ujar Klopp seperti yang dilansir dari salah satu media.

Sedari memutuskan untuk menutup karier di musim 2015 lalu, Gerrard sejatinya telah pulang ke Liverpool lagi sedari Februari kemarin. Kini bersama Liverpool, pemain yang sempat membawa Liverpool menjuarai Liga Champions 2005/2006 itu menjadi manajer akademi.

Terkait layak atau tidaknya Gerrard menjadi manajer tim inti, Klopp percaya bahwa Liverpool sejatinya membutuhkan seorang legenda di posisi tertentu sebagai pelatih.

“Hal yang bagus kalau kami bisa melibatkan Gerrard lagi. Seberapa luar biasanya dia,” lanjut Klopp.

“Saya bakal memberikan semuanya sebisa mungkin supaya ia memperoleh informasi yang diperlukan. Lantaran saat Anda memutuskan untuk berkiprah dengan klub, anda bakal memiliki tanggung jawab dengan masa depan klub serta masa depan klub ini membutuhkan legenda layaknya Steven Gerrard di posisi yang menentukan,” katanya menambahkan.

City, Liverpool, Arsenal Akan Memperebutkan Tiket Liga Champions

City, Liverpool, Arsenal

 

Laga terakhir Premier League 2016/2017 bakal menyajikan rivalitas sengit untuk 3 tim yakni Manchester City, Liverpool, Arsenal. Ketiga tim ini bakal memperebutkan 2 tiket sisa lolos ke Liga Champions musim depan.

Penghujung partai Premier League bisa dibilang tidak menyajikan banyak rivalitas lagi. Pasalnya, titel juara sudah diamankan oleh Chelsea, lalu Tottenham Hotspur pun dipastikan finis peringkat 2, sedangkan untuk 3 tim yang terdegradasi juga sudah diketahui yakni Hull City, Middlesbrough, serta Sunderland.

Walaupun begitu, rupanya masih ada rivalitas yang belum terselesaikan, itu adalah perebutan tiket lolos ke turnamen Eropa di musim depan. Selain Chelsea dengan Spurs yang sejauh ini telah memastikan diri langsung lolos ke putaran grup, masih ada 3 tempat kosong di turnamen Eropa yang dapat diperebutkan.

Detailnya yakni ada 2 tiket lolos ke Liga Champions, satunya lolos otomatis ke putaran grup sedangkan satunya harus menjalani kualifikasi. Lantas untuk tim yang gagal memperoleh 2 tiket itu, maka mereka bisa ikutserta di turnamen tingkat dua Eropa, yakni Liga Europa.

Sejauh ini City menempati posisi yang paling menjajikan untuk merebut tiket lolos langsung ke putaran grup Liga Champions ataupun di peringkat 3 besar. The Citizens kini masih menduduki peringkat 3 dan mencatatkan 75 poin, lalu dibawahnya ada Liverpool dengan menorehkan 73 poin, serta Arsenal yang membukukan 72 poin.

Torehan positif di Vicarage Road kontra Watford bakal memastikan merek finis di peringkat 3. Apabila bermain seri, maka City harus berharap keberuntungan agar Liverpool kedodoran di laganya.

Di sisi lain, Liverpool bakal menyambut Middlesbrough yang telah terdegradasi di markas sendiri. Hanya dengan 3 poin yang bakal memastikan mereka dapat finis 4 besar. Seandainya ditahan imbang, maka tim arahan Juergen Klopp butuh keberuntungan dari dewi fortuna dengan beharap Arsenal juga kedodoran, agar tidak tergusur ke peringkat 5 klasemen.

Untuk Arsenal, mereka bakal dihadapkan ujian berat dengan menghadapi Everton di Emirates Stadion. The Gunners sendiri harus berharap banyak dengan nasib mereka agar dapat maju ke 4 besar, serta menjaga torehan mereka yang selalu finis di 4 besar selama 2 dekade belakangan.

Laga Terakhir Premier League

Arsenal vs Everton
Burnley vs West Ham United
Chelsea vs Sunderland
Hull City vs Tottenham Hotspur
Leicester City vs Bournemouth
Liverpool vs Middlesbrough
Manchester United vs Crystal Palace
Southampton vs Stoke City
Swansea City vs West Bromwich Albion
Watford vs Manchester City

Incoming search terms:

  • liverpool lolos otomatis

Agen : Belum Ada Kabar City Untuk Yaya Toure

Yaya Toure manchester City,Yaya Toure, manchester City, Liga Inggris, premier League, Yaya Toure manchester City new contract, Yaya Toure new contract

Sepertinya Yaya Toure saat ini benar-benar sedang berada di ambang pintu untuk meninggalkan Manchester City dan hal yang sama dikatakan oleh agen gelandang tersebut yang menyatakan bahwa tidak ada kontrak baru sejauh mata memandang.

Yaya diboyong City saat Roberto Mancini memegang kursi kepelatihan. Ia direkrut dari Barcelona di musim panas 2010 dengan biaya penebusan sebesar 24 juta Poundsterling dengan masa kontrak lima tahun kemudian diperpanjang selama tiga tahun lagi. Sebelum di Barcelona, pemain bernomor punggung 42 itu juga pernah membela AS Monaco dan sebelumnya Olympiacos F.C.

Bersama Pep Guardiola, pelatih barunya di awal musim ini, pemain asal Pantai Gading tersebut cukup sering diturunkan secara reguler. Tercatat ia telah 29 kali tampil dalam semua kompetisi, 24 diantaranya di Liga Premier. Namun sayangnya masa baktinya akan berakhir bulan depan.

“Kami belum mendengar apapun hingga saat ini,” kata agent Toure, Dimitri Seluk, kepada Sky Sports. “Saya telah membaca diberbagai media tentang kontrak terbaru City untuknya namun saya tidak tahu apa-apa tentang hal tersebut. Terakhir kali saya berbicara dengan seseorang di manajemen City yaitu pada bulan Maret di Monaco.”

Ada beberapa klub dari Italia, China dan Liga Primer juga, yang dikaitkan dengan pemain yang berusia 34 pekan lalu, meski media BBC mengungkapkan bahwa ada kemungkinan pembaharuan ditimnya saat ini.

“Kami memiliki banyak kemungkinan,” lanjut agen pemain tersebut. “Yaya sempat disodorkan kontrak dari berbagai klub, tawaran yang sangat menarik. Bahkan Ada klub yang sudah memenuhi syarat untuk bermain Liga Champions musim depan, namun untuk Yaya, Manchester City adalah klub yang sangat spesial. Dia telah memberikan hatinya ke klub dan dia akan merasa sulit untuk meninggalkan City.”

Memang sebelumnya gelandang City itu sempat ditawar untuk bermain di Chinese Super League membela Jiangsu Suning, satu pemilik dengan Inter Milan,  dengan tawaran yang cukup menggiurkan. Ia di sodorkan 520 ribu poundsterling per pekan. Namun sempat ditolaknya karena pada dasarnya lebih senang dengan permainan sepak bola dibandingkan dengan uang yang melimpah.

Guardiola Sudah Pasti Akan Di Pecat Jika Di Munchen Atau Barcelona

Pep Guardiola Manchester City, Pep Guardiola, Manchester City, Premier Legaue, liga Inggris, Pep Guardiola sacked

Manajer Manchester City  yaitu Pep Guardiola, meyakini bahwa Bayern Munchen dan Barcelona akan memecatnya jika dia mendapatkan hasil yang serupa seperti yang ia lakukan di klub barunya, walaupun ia mampu berada di empat besar klasemen, dan masuk ke Liga Champions untuk musim depan.

Memang Guardiola mengambil alih posisi kepelatihan di Etihad pada awal musim tahun 2016 lalu. Sang pelatih asal Spanyol tersebut memang mampu meraih Piala saat ia melatih di klub nomor satu Spanyol yaitu Barcelona dan saat Ia melatih klub nomor satu di Jerman yaitu Munchen. Ia pun menjadi salah satu pelatih yang dicari didunia, namun sepertinya Ia sulit menemukan kesuksesannya di Liga Inggris.

Timnya kini tak mungkin mengakhiri musim ini lebih tinggi dari peringkat tiga klasemen Premier League, dan berarti Ia tak mampu mengangkat piala di kompetisi tersebut pada musim ini , dan juga kompetisi Liga Champions. Itu juga berarti bahwa ini adalah musim dimana Ia tak mendapatkan gelar juara apapun untuk pertama kalinya di jenjang karirnya.

“Di Barcelona atau Bayern Munich, di sana Anda harus menang dengan selish jauh,” kata Guardiola dalam sebuah konferensi pers, Senin kemarin . “Jika tidak, mereka tidak memberi Anda kesempatan kedua. Tekanan yang saya dapatkan saat saya tiba di Barcelona pertama kali, Saat saya tidak memiliki sesuatu untuk dipertahankan di klub itu, dalam enam bulan Anda keluar”

Guardiola pun kini siap untuk menerima” kesempatan kedua “yang dia percayakan klubnya kepada dirinya, namun dia mengatakan bahwa Ia bisa kehilangan pekerjaannya di musim depan jika hasilnya tidak membaik.

” Di sini mereka memberi saya kesempatan kedua. Dan kami akan mencoba untuk melakukannya. Jika situasi saya di klub besar saya akan dipecat, saya keluar. Yakin. Pasti, “tambahnya.” Di klub yang pernah saya asuh sebelumnya, saya pasti tidak akan ada di sini, namun di sini kita memiliki kesempatan kedua dan kami akan berusaha melakukannya lebih baik dari musim ini.”

“Jika apa yang terjadi musim depan tidak berjalan dengan baik, Saya masih akan memiliki kontrak satu tahun lagi, dan jika tidak berjalan dengan baik lagi mereka akan mengganti manajer. Saya tidak akan tinggal di sini karena saya Pep atau apa yang telah saya lakukan sejak lama.”.

City masih memiliki satu pertandingan terakhir dimusim ini menghadapi Watford, namun merak harus menang apapun yang terjadi. Karena jika tidak, walaupun imbang sekalipun, mereka kemungkinan bisa digeser satu atau dua peringkat dibawahnya. Jadi sangat krusial.

Walau Mendominasi Laga, Inter Tak Raih Poin Lagi

Mauro Icardi Inter Milan vs Sassuolo 14 May 2017 Serie A, Mauro Icardi Inter Milan vs Sassuolo 14 May 2017, Serie A, Mauro Icardi Inter Milan vs Sassuolo, 14 May 2017 Serie A, Mauro Icardi, Inter Milan vs Sassuolo, Mauro Icardi Inter Milan, vs Sassuolo, Inter Milan vs Sassuolo

Hasil buruk menimpa lagi untuk salah satu klub sepak bola raksasa Italia, Inter milan. Mereka harus takluk lagi menghadapi tim papan bawah klasemen dan ini merupakan delapan pertandingan di Serie A yang tak mampu mereka menangkan satu kali pun walaupun mereka telah memecat pelatih mereka, Stefano Pioli. Malah dalam delapan pertandingan terakhir, ini merupakan kekalahan keenam mereka.

Dalam pertandingan terbaru mereka, Inter menjamu peringkat ke 14 klasemen untuk minggu lalu yaitu Sassuolo di Stadio Giuseppe Meazza. Namun mereka akhirnya harus tunduk dengan mereka dan merelakan seluruh poin yang seharusnya mampu mereka manfaatkan untuk mendongkrak peringkat mereka naik dan mengamankan tempat bermain di Liga Eropa pada musim depan.

Padahal di laga tersebut, mereka mampu mendominasi pertandingan, baik dalam hal menciptakan peluang maupun penguasaan bola. Namun mereka harus menelan dua buah bola keperut gawang mereka, walaupun sempat sekali membalas. Dan yang lebih menyedihkan lagi mereka kebobolan lebih dulu di kedua babaknya.

Dua gol tersebut dilakukan oleh pemain yang sama yaitu Pietro Iemmello.Striker Sassuolo tersebut mampu mengolah umpan yang mematikan dari Domenico Berardi dan membenamkannya ke pojok kanan gawang dimenit ke 36. Sebuah gol lagi dilakukannya lima menit setelah turun minum. Kali ini umpan dari Pol Lirola dengan mudah ia eksekusi dengan baik dan membuat skor mereka bertambah.

Dua puluh menit menjelang babak kedua berakhir, Eder mampu memperkecil kekalahan timnya dari bola liar namun sayang usahanya tak dilanjutkan oleh rekan-rekannya hingga babak kedua berakhir.

Sebelum rentetan hasil buruk di delapan pertandingan, Inter sempat perkasa menghadapi Atalanta bahkan luar biasa bertanding dikandang sendiri dengan skor 7-1.  Saat itu pelatih mereka masih Pioli, yang mengatur strategi dan akhirnya membuat Mauro Icardi dan Evan Banega masing masing melakukan Hattrick.

Namun dengan kekalahan ini, Inter harus turun peringkat lagi digantikan oleh Fiorentina yang unggul saat menghadapi Lazio. Mereka harus merelakan mimpi mereka untuk berada di Zona Liga Eropa seandainya dua pertandingan terakhir mereka tak mampu mereka menangkan. Masalahnya mereka akan menghadapi pertandingan brikutnya melawan peringkag keempat klasemen yaitu Lazio yang sangat tangguh.

Tundukkan West Ham, Liverpool Perlu Sekali Menang Untuk Ke Liga Champions

West Ham United vs Liverpool Premier League 14 Mei 2017, West Ham United vs Liverpool Premier League, West Ham United vs Liverpool, Premier League 14 Mei 2017, West Ham United, Liverpool, Liga Inggris

Liverpool sepertinya mampu mempertahankan takdir mereka untuk tetap berada di empat besar klasemen pada minggu ini. Pasalnya mereka mampu menaklukan West Ham United pada pertandingan terakhir mereka, dan menggeser kembali posisi Manchester City yang menempati posisi ketiganya di papan peringkat Premier League.

Dalam pertandingan terbaru mereka yang diselenggarakan tanggal 14 Mei kemarin pukul 20.15 WIB, Liverpool tampil cemerlang dan mampu mendominasi pertandingan. Mereka mampu unggul dalam hal penguasaan bola dan juga dalam hal menciptakan peluang. Hasilnya tim yang diasuh Jurgen Klopp itu mampu mengadakan pesta gol di Olympic Stadium, dengan menjebol empat kali gawang tuan rumah, tanpa balas.

Awalnya mereka kesulitan menjebol pertahanan West Ham namun 10 menit sebelum turun minum Philippe Coutinho mampu menyediakan umpan manis menuju Daniel Sturridge dan mengarahkannya menuju perut gawang. Skor pun menjadi 0-1 hingga babak pertama usai.

Setelah istirahat, The Reds beberapa kali melakukan aksi berbahaya namun dapat dinetralisir. Hanya saja pada menit ke 57, Coutinho mampu melepaskan tembakan dari jarak jauh dan membenamkannya ke pojok kiri bawah gawang. Skorpun mengganda.

Selang empat menit kemudian, Coutinho mampu melakukan aksi solo setelah menerima umpan dari Georginio Wijnaldum dan menyelesaikannya dengan baik. Skorpun bertambah menjadi 0-3. Dan terakhir dimenit ke 76, Divock Origi membuat West Ham semakin terlihat menyedihkan dihadapan pendukungnya. Hingga babak kedua berakhir, skor berakhir menjadi 0-4.

Pertandingan tersebut memang cukup penting bagi Liverpool pasalnya, Arsenal yang berada dua peringkat dibawahnya masih membuat mereka tak aman hingga akhir musim. Apalagi selisih empat poin dalam tiga pertandingan, membuat peluang mereka tergusur masih besar.

Namun dengan kemenangan menghadapi West Ham, tim Merseyside hanya perlu memenangkan pertandingan terakhirnya menghadapi Middlesbrough dan mereka akan menyempurnakan langkah mereka menuju Liga Champions. Hanya saja Manchester City yang terpaut satu poin dibawahnya, masih memiliki satu pertandingan tundanya dan membuat mereka akan menempati peringkat ketiga diakhir musim.

Sang pelatih pun senang dengan hasil performa timnya. Ia mengatakan,  “Itu adalah permainan yang fantastis tapi sulit. Namun pada akhirnya sangat menakjubkan walau awalnya tidak begitu bagus. Setelah itu kami mengendalikan permainan dan mengambil peluang kami,”.

Ia menambahkan,  “Kami mencetak beberapa gol yang benar-benar bagus tapi di babak pertama West Ham memiliki peluang besar dan besar – terutama untuk menyamakan kedudukan sebelum paruh waktu. Itu sangat tidak beruntung bagi West Ham, tapi sangat beruntung dari posisi kami.”