Category Archives: Berita Bola

Minim Prestasi, Tevez Ditendang Shanghai Shenhua

Carlos Tevez

Carlos Tevez kembali ke Argentina setelah melewati satu musim yang gagal total di China. Walaupun karier sepakbolanya jeblok, Tevez pulang dengan segunung uang.

Tevez baru saja menyelesaikan kepindahannya ke Boca Juniors di Liga Argentina. Striker 31 tahun itu pulang ke Boca setelah menjalani satu musim yang sangat mengecewakan bersama Shanghai Shenhua.

Pada Desember 2016, Shanghai Shenhua membuat kejutan dengan membeli Tevez senilai 71,6 juta poundsterling. Angka tersebut menjadikan Tevez sebagai pesepakbola termahal keenam di dunia, saat itu, mantan pemain Machester United dan Manchester City ini hanya kalah mahal dari Paul Pogba, Gareth Bale, Cristiano Ronaldo, Gonzalo Higuain, dan Neymar.

Tevez juga memperoleh gaji setinggi langit dari klub raksasa China Super League itu. Dia dibayar 615.000 pound sterling per pekan, atau sekitar Rp 11,1 miliar.

Menandatangani kontrak berdurasi dua tahun, Tevez ternyata hanya merumpit semusim di Shanghai Shenhua. Dia tidak mampu menunjukkan ketajamannya di Liga China. Performa yang buruk dan sering cedera membuat Shanghai memutuskan melepasnya lebih cepat.

Selama sekitar setahun membela Shanghai Shenhua, Tevez cuma bermain 16 kali. Dalam periode itu dia hanya melesakkan empat gol saja. Selain minim prestasi, Tevez juga kerap memunculkan kontroversi di China.

Pada suatu saat dia asik berlibur ke Disneyland Shanghai bersama seluruh anggota keluarganya, padahal di saat bersamaan teman-temannya sedang bertanding di kompetisi domestik.

Tevez dibayar super mahal oleh Shanghai Shenhua, tapi setahun di sana dia sangat minim kontribusi. Shanghai memperoleh hasil buruk tahun lalu setelah finis di posisi 11 dan terdepak di Liga Champions Asia ketika masih di fase kualifikasi.

Liverpool Harus Cermat Dalam Mencari Pengganti Coutinho

Phillipe Coutinho

Pada bursa transfer musim dingin kali ini, Liverpool tentu harus bergegas mencari pemain untuk menggantikan Philippe Coutinho. Namun, The Reds disarankan untuk tidak terburu-buru.

Liverpool baru saja mendapatkan uang banyak, hasil penjualan Coutinho sebesar 143 juta poundsterling atau sekitar Rp 2,7 triliun dari Barcelona. Dengan uang dalam jumlah besar ini, Liverpool pun bisa mendatangkan pengganti yang sesuai dengan Coutinho.

Tapi para suporter pun merasa was-was mengingat Liverpool punya sejarah buruk saat mencari pemain baru untuk menggantikan pemain bintang yang pergi. Contoh saja ketika menjual Luis Suarez pada 2014 silam.

Memperoleh uang sekitar 75 juta poundsterling, Liverpool malah menghabiskan untuk mendatangkan 10 pemain yang kemampuannya pas-pasan. Sementara Suarez digantikan oleh Mario Balotelli yang ternyata tampil sangat buruk.

Ditambah lagi para pemain barunya banyak yang gagal, Liverpool pun jeblok di musim 2014/2015 dan hanya mengakhiri musim di peringkat keenam sehingga gagal tampil di Liga Champions.

Maka dari itu Liverpool untuk tidak mengulangi kesalahan mereka,s erta lebih cermat dan teliti dalam mendatangkan pemain baru saat ini. The Reds pun disarankan merekrut pemain top yang bisa menjadi pengganti Coutinho.

“Liverpool butuh pemain dengan kualitas top. Mereka sudah mengeluarkan 75 juta poundsterling untuk Virgil van Dijk dan kami harus membawa pemain dengan kualitas yang sama di posisi penyerang,” ungkap mantan pemain Liverpool, Phil Thompson, kepada Sky Sports.

Sejauh ini Liverpool dikabarkan sedang melakukan pendekatan kepada sejumlah pemain top seperti Riyad Mahrez, Thomas Lemar, Alexis Sanchez, Julian Brandt, Christian Pulisic, serta Manuel Lanzini.

Coutinho Diragukan Bisa Jadi Pengganti Yang Pas Untuk Iniesta

philippe-coutinho

Posisi mana yang akan ditempati oleh Philippe Coutinho di Barcelona sedang menjadi tanda tanya. Ada pendapat bahwa pemain asal Brasil tersebut tidak akan bisa menjadi pengganti Andres Iniesta.

Coutinho resmi merapat ke Camp Nou dua hari lalu. Pemain berkebangsaan Brasil tersebut dikabarkan ditebus oleh Barca dengan nilai transfer 160 juta euro dari Liverpool dan menjadi pembelian termahal kedua setelah Neymar.

Pelatih Barca, Ernesto Valverde, belum menyebutkan secara spesifik soal dimana dia akan memainkan Coutinho. Pemain 25 tahun itu digaet untuk menggantikan Neymar Jr, tapi ada juga yang menyebut bahwa Coutinho dipersiapkan untuk mengisi posisi Iniesta yang tidak lama lagi akan kosong.

Mantan pemain Barca, Michael Laudrup, tidak yakin jika Coutinho bisa jadi pengganti yang sepadan untuk Iniesta. Walaupun demikian, Coutinho disebut akan cocok dengan permainan Los Cules.

“Saya tidak yakin bahwa dia bisa jadi pengganti yang pas untuk Andres Iniesta. Di sisi lain, Iniesta ofensif saat awal dan belakangan ini lebih menjadi seorang gelandang. Saya melihat bahwa dia lebih cocok dimainkan di posisi Neymar,” kata Michael Laudrup di As.

“Dia adalah pemain yang bagus dan dia akan cocok dengan cara bermain Barcelona,” ungkap Michael Laudrup menambahkan.

Sepanjang kariernya sebagai pesepak bola, Coutinho lebih sering dimainkan di posisi sayap kiri. Mantan pemain Inter Milan tersebut tercatat tampil 117 dan mencetak 37 gol dan 29 assist di posisi tersebut.

Di sektor penyerangan, Los Cules mempunyai beberapa stok pemain yang bisa diandalkan. Selain Luis Suarez dan Lionel Messi, Blaugrana masih bisa mengandalkan Paco Alcacer, Ousmane Dembele, serta Gerard Deulofeu.

Vardy Spesialis Cetak Gol Ke Gawang Tim Besar

Jamie Vardy

Kekalahan Leicester City atas Liverpool tetap menyajikan prestasi spesial untuk sang penyerang, Jamie Vardy, mengenai kepiawaiannya membobol gawang tim-tim enam besar.

Di Anfield Stadium, Sabtu (30 Desember 2017) malam WIB, Leicester sempat mengawali pertandingan lawan Liverpool dengan menjanjikan setelah Jamie Vardy mencetak gol kala pertandingan baru memasuki menit ke-3.

Memang, pada akhirnya The Foxes harus menelan kekalahan dari The Reds yang membalas dengan dua gol dari Mohamed Salah dan berbalik menang. Tapi hal itu tidak mengurangi mantapnya statistik Vardy.

Dalam catatan yang dilansir dari BBC, Vardy secara khusus gemar mencetak gol ke gawang lawan The Foxes. Sampai sekarang vardy sudah berhasil mencetak tujuh gol ke gawang Liverpool, lebih banyak ketimbang gol-golnya ke gawang tim lain.

“Bahkan selain Jamie Vardy, hanya Andrew Cole (11 gol) dan Thierry Henry (8 gol) yang bisa mencetak gol lebih banyak ke gawang Liverpool di Premier League,” tulis BBC.

Satu gol yang dibuat Jamie Vardy ke gawang The Reds ini juga mengungkapkan catatan spesial lain, mengenai betapa hebatnya dia dalam urusan menjebol gawang tim-tim enam besar Premier League.

22 gol dari total 51 gol yang dibuat Jamie Vardy di Premier League (43%) dia buat ke gawang tim-tim enam besar (Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham Hotspur).

Selain itu, sejak Agustus 2014, belum ada pemain lain yang bisa mencetak lebih banyak gol Premier League lawan tim-tim enam besar ketimbang yang sudah dibuat oleh Vardy, yang sudah mencetak 22 gol dalam 41 penampilan.

Bonucci Akan Tetap Bertahan Di AC Milan

Leonardo Bonucci

Situasi buruk yang sedang dialami oleh AC Milan membuat masa depan Leonardo Bonucci menjadi tanda tanya. Rumor kepergian Bonucci kini mendapatkan bantahan dari sang agen.

Bek tengah Italia itu direkrut AC Milan dari Juventus di bursa transfer musim panas lalu. Di klub barunya, Bonucci langsung mendapatkan kepercayaan untuk menjabat sebagai kapten tim tapi penampilannya sering kali dikritik.

Setali tiga uang dengan performa Il Rossoneri, yang terpuruk di peringkat 11 klasemen sementara usai tertinggal 14 poin dari AS Roma di peringkat keempat. Lebih pahit karena AC Milan sudah belanja besar-besaran di musim panas, plus rival sekotanya Inter Milan, justru berhasil dengan berada di peringkat ketiga.

Menurut kabar yang beredar, Leonardo Bonucci mulai ragu dengan rencana AC Milan sehingga ingin hengkang pada musim panas. Kabarnya Manchester City, Chelsea, dan Paris Saint-Germain bersedia mendatangkan pesepakbola berusia 30 tahun itu.

Perwakilan dari AC Milan sudah membantah kabar tersebut beberapa waktu lalu. Kini, agen Bonucci menegaskan bahwa kliennya masih akan merumput di San Siro.

“Leonardo Bonucci adalah seorang pemain AC Milan dan dia memilih bermain untuk AC Milan dan akan terus mengejar impiannya bersama AC Milan,” tegas agen Leonardo Bonucci, Alessandro Lucci kepada Sky Sport Italia.

“Leonardo Bonucci adalah seorang profesional yang hebat, seorang pemimpin, dan dia ingin mengakhiri situasi buruk ini dan mengantarkan klub meraih prestasi tertinggi.”

Mbappe Siap Kalahkan Idola Masa Kecilnya

Kylian Mbappe

Siapa sangka, Cristiano Ronaldo merupakan pemain yang diidolakan oleh Kylian Mbappe ketika dia masih kecil. Dan sekarang hal itu sudah tidak berlaku lagi dan Mbappe sudah siap menghadapi pemain idolanya itu dan bertekad mengalahkannya.

Mbappe sendiri dinilai menjadi sosok penerus Ronaldo menyusul performa apiknya di musim lalu bersama AS Monaco. Kabarnya, Real Madrid sudah mendekatinya, namun penyerang 19 tahun itu lebih memilih berlabuh ke Paris Saint-Germain sebagai pemain pinjaman di musim panas lalu.

Mbappe bersama Paris Saint-Germain akan berduel melawan Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions. PSG akan tandang ke Santiago Bernabeu di partai putaran pertama pada tanggal 14 Februari 2018 mendatang.

Menghadapi Los Galacticos, itu berarti Mbappe akan bertanding melawan Ronaldo yang dia sebut sebagai pemain sepakbola idola masa kecilnya. Tapi itu sama sekali tidak mengurangi motivasi Mbappe untuk meraih kemenangan, justru dia merasa tertantang.

“Ya, tentu saja. Cristiano Ronaldo adalah pemain yang saya idolakan dari masa kecil saya dan saya merasa luar biasa bisa bertemu dengannya ketika saya mengunjungi Valdebebas. Saya tentu bisa belajar banyak dari seseorang yang berhasil memenangkan lima Ballon d’Or” Kylian Mbappe mengatakan kepada Marca.

“Tapi sekarang saya akan datang untuk menjadi lawan dan orang yang sangat kompetitif dan yang saya inginkan adalah menang, menang, menang. Jadi tidak masalah siapa yang ada di hadapan kami, kami hanya memburu kemenangan,” pemain berusia 19 tahun itu melanjutkan.

“Saya sangat mengidolakan sosok Cristiano Ronaldo saat saya masih muda, tapi sekarang hal itu sudah tidak berlaku lagi. Sekarang saya pergi ke Santiago Bernabeu untuk bermain dan menang,” Mbappe menegaskan.

Hazard: Jika Chelsea Tak Juara, Saya Ingin De Bruyne Yang Juara

Kevin de Bruyne

Gelandang andalan Chelsea, Eden Hazard mengatakan jika dia ingin Kevin de Bruyne bersama Manchester City jadi juara, jika Chelsea gagal bersaing di perebutan juara Premier League. Hazard punya alasan dibalik keinginannya itu.

Chelsea merupakan juara bertahan di Premier League 2017/2018. Namun, sampai pekan ke 18 musim ini berjalan, The Blues sudah menelan empat kekalahan sehingga tertinggal 14 angka dari City di puncak klasemen sementara.

Performa Kevin De Bruyne dan rekan-rekannya memang luar biasa musim ini. Pada musim keduanya dilatih Josep Guardiola, The Citizens tampil atraktif dan belum terkalahkan. Bahkan dalam 16 pertandingan terakhir mereka Manchester City meraih kemenangan berturut-turut.

Mengingat jarak yang besar, tidak bisa disangkal apabila akan sangat sulit bagi Chelsea dan tim-tim rival lainnya untuk mengejarCity. Hazard pun tidak membantah. Walaupun demikian, andaikan City tampil sebagai juara Premier League, maka akan bagus untuk timnas Belgia yang akan berlaga di Piala Dunia 2018.

“Kevin de Bruyne adalah temanku. Tentu saja kalau kami melawan Manchester City, aku ingin mengalahkan mereka tapi saat pertandingan kami selesai maka dia akan kembali menjadi temanku,” ungkap Eden Hazard kepada Skysports.

“Kami adalah teman baik di tim nasional Belgia dan kami akan tampil di Piala Dunia. Jadi aku ingin memenangi liga, tapi itu tidak akan mudah. Jadi jika Kevin menjuarai liga musim ini dan membawa kepercayaan diri itu ke Piala Dunia, akan bagus untuk timnas… Jadi Kevin, kamu tahu apa yang harus kamu lakukan!”

“Manchester City sudah tampil menakjubkan sejak awal musim. Kerjasama mereka musim ini sangat baik, merekajuga tidak pernah kalah, bahkan ketika mereka kalah mereka bisa memenangkan pertandingan di menit-menit akhir.” tegas Eden Hazard.

Kesalnya Gattuso Atas Kekalahan Memalukan AC Milan

Gennaro Gattuso

Gennaro Gattuso kembali menelan pil pahit dalam kariernya sebagai pelatih AC Milan. Anak-anak asuhnya dibuat tidak berdaya saat bertemu Hellas Verona dalam lanjutan Serie A, Minggu (17 Desember 2017). Dalam laga ini, Il Rossoneri digilas dengan skor telak 0-3.

Ini merupakan kekalahan kedua yang dialami AC Milan dalam kepemimpinan Gattuso. Sebelumnya, Il Rossoneri juga dipaksa menyerah 0-2 oleh HNK Rijeka dalam laga Europa League. Sedangkan di laga perdana, AC Milan hanya mampu meraih hasil imbang 2 – 2 oleh tim promosi Benevento.

Dengan kekalahan ini, AC Milan semakin terlempar dari papan atas Serie A. Gianluigi Donnarumma kini berada di urutan ke-8 klasemen sementara dengan peroleha 24 poin dari 17 pertandingan. AC Milan tampak seakan bangkit saat berhasil mengalahhkan Verona di Coppa Italia, pekan lalu.

Namun harapan tersebut kembali pupus saat kedua tim kembali bertemu di Stadio Marc Antonio. Kali ini, AC Milan dibuat tidak berdaya. Gol Verona yang diciptakan Antonio Caracciolo, M Kean, dan Daniel Bessa membuat hati para Milanisti kembali remuk.

“Selama 25 menit, kami bisa menciptakan beberapa peluang mengancam, dan membayar kesempatan pertama. Saya pikir, gol kedua menciptakan drama, ketika kami kehilangan arah” kata Gennaro Gattuso mengomentari permainan anak-anak asuhnya.

Gattuso menilai, pasukannya sebenarnya tampil cukup oke di sepanjang awal babak pertama. Namun, perubahan pada sektor pertahanan disebut oleh manajer berkebangsaan Italia ini membuat pasukannya akhirnya kebobolan juga.

Gattuso mengatakan jika dia dan para pemainnya tidak ingin terlalu lama merapati kekalahan memalukan ini. Sebaliknya, Il Rossonerri akan berusaha bangkit mengejar ketertinggalan untuk bisa bersaing di papan atas.

Susah Payah Kalahkan FC Cologne, Bayern Kukuh Di Puncak Klasemen

Bayern Munchen

Bayern Munchen memetik kemenangan tipis 1-0 saat menjamu FC Cologne. Pertahanan tangguh yang ditunjukkan oleh tim tamu cukup menyulitkan Die Roten untuk membuat peluang.

Menghadapi FC Cologne di Allianz Arena, Kamis (14 Desember 2017) dinihari WIB, Bayern Munchen menekan pertahanan tim tamu sejak kickoff. Saking dominannya Die Roten, penguasaan bola yang mereka catatkan mencapai 83%.

Tapi bukan berarti mencetak gol menjadi hal yang mudah untuk tim tuan rumah. Percobaan yang dilakukan oleh Thomas Mueller di menit ke-13 masih bisa dimentahkan oleh penjaga gawang FC Cologne, Timo Horn.

Sepakan yang dilepaskan oleh Arturo Vidal msaih melebar, sementara sundulan dari Mueller pun belum mengarah ke gawang. Babak pertama berakhir dengan skor 0 – 0.

Menghadapi kebuntuan, manajer Bayern Munchen, Jupp Heynckes memasukkan Kingsley Coman dan James Rodriguez untuk meningkatkan daya dobrak. Gol baru tercipta pada menit ke-60, setelah Robert Lewandowski membelokkan bola sodoran Mueller.

Coman hampir menggandakan keunggulan The Bavarians, namun sundulannya dimentahkan oleh mistar gawang. Sementara sepakan Sebastian Rudy bisa dihentikan oleh Horn. Skor 1 – 0 bertahan sampai pertandingan berakhir.

Kemenangan tipis atas FC Cologne sudah cukup untuk membuat Bayern Muenchen mengamankan posisi puncak klasemen. Dengan nilai 38 dari 16 pekan, saat ini juara bertahan Bundesliga Jerman ini memimpin delapan poin atas Schalke 04 di peringkat dua. Sementara itu, Cologne belum beranjak dari posisi terbawah dengan baru mengumpulkan tiga angka.

Susunan pemain:
Bayern Munchen: Starke, Rafinha, Boateng, Alaba, Suele, Ribery (Kimmich 76′), Vidal (Coman 46′), Rudy, Tolisso (Rodriguez 46′), Mueller, Lewandowski
FC Cologne: Horn, Olkowski, Sorensen, Heintz, Kluenter, Mere, J. Horn (Kusic 76′), Handwerker (Fuehrich 66′), Lehmann (Clemens 84′), Jojic, Ozcan

Ingin Tinggal Bersama Anaknya Di Spanyol, Courtois Mungkin Pindah Ke Madrid

thibaut-courtois

Penjaga gawang Chelsea, Thibaut Courtois persoalan seputar masa depannya terus mengganggunya. Untuk itu, Courtois akan membicarakan kontrak baru dengan Chelsea dalam waktu dekat.

Kontrak Courtois bersama Chelsea tinggal tersisa kurang dari dua musim lagi atau berakhir di akhir musim 2018/2019. Dengan kondisi seperti ini maka jalan terbaik Chelsea adalah memberikan kontrak baru kepada pemain 25 tahun tersebut.

Jika tidak maka Chelsea harus menjualnya musim panas nanti agar tidak kehilangannya dengan gratis. Situasi inilah yang lantas dimanfaatkan oleh Real Madrid untuk mendekati Courtois yang belakangan memang dikait-kaitkan dengan klub ibukota Spanyol itu.

Chelsea tentu saja khawatir mengingat Courtois mungkin saja pindah ke Real Madrid mengingat kedua anaknya tinggal di sana bersama mantan kekasihnya.

“Situasi saya tidak pernah mudah, tapi saya menyadari jika hal-hal seperti akan segera datang. Saya tahu bahwa dia (eks pacar) akan kembali ke Madrid. Jadi itu juga jadi pertimbangan. Saya sangat mencintai anak-anak saya,” ujar Courtois kepada VTM seperti dilansir Soccerway.

“Ketika saya merindukan anal-anak saya, Anda terkadang berpikir, ‘Apakah saya lebih baik kembali ke Spanyol untuk beberapa tahun ke depan?’ Itulah kenapa saya ingin berpikir matang mengenai perpanjangan kontrak,” sambung Thibaut Courtois.

Walaupun demikian, Courtois menegaskan bahwa hal yang dia utamakan bukanlah uang semata karena jika dia masih merasa bahagia di Chelsea, toh kiper tim nasional Belgia ini akan senang hati menandatangani kontrak baru.

“Saya bahagia berada di sini, saya cinta dengan kota London. Situasi pribadi saya agak sedikit rumit, tapi sebenarnya saya merasa sangat nyaman di Chelsea. Saya rasa tidak alasan untuk saya tidak manandatangani kontrak baru.”