Bonucci Dibuat Frustasi Dengan Kartu Merahnya

Leonardo Bonucci

Pelatih mental AC Milan, Alberto Ferrarini menuturkan jika Leonardo Bonucci saat ini tengah terpuruk. Menyusul insiden kartu merah yang dia terima akhir pekan lalu.

Bek sekaligus kapten AC Milan itu diganjar kartu merah setelah menyikut pemain Genoa dalam laga di San Siro, Minggu (22 Oktober 2017) malam WIB. 10 pemain Il Rossonerri tidak mampu berbuat banyak di sisa pertandingan sehingga harus puas dengan skor imbang 0-0.

Hasil itu memperpanjang puasa kemenangan Il Diavollo Rosso yang sudah berjalan selama empat pertandingan di Serie A. Terakhir kali tim asal kota mode ini meraup tiga angka adalah ketika menumpas tim promosi SPAL 2 – 0, bulan September lalu.

Bagi Bonucci, kartu merah itu memperburuk debutnya bersama AC Milan. Pasalnya, bek tim nasional Italia ini diharapkan bisa menjadi salah satu pemain kunci yang akan mendongrak prestasi AC Milan, setelah belanja besar di musim panas. Tapi, kenyataan di awal musim ini tidak seperti harapannya.

Tidak hanya Bonucci, hasil imbang melawan Genoa akhir pekan lalu itu turut berimbas dengan pihak lain. Sang manajer, Vincenzo Montella posisinya juga diyakini semakin terancam walaupun AC Milan beberapa kali sudah memberikan dukungannya.

“Dengan kartu merah dia kemarin, Leonardo merasa terpuruk. Tapi sekarang saya yakin bahwa akan ada kelahiran kembali, seolah-olah kalau satu babak sudah berakhir dan berganti dengan babak baru. Dia lapar untuk kembali lebih tangguh dari sebelumnya,” sahut Alberto Ferrarini seperti yang dilansir Football Italia.

“AC Milan telah merekrut salah satu bak terbaik di dunia dalam diri Leonardo Bonucci, tapi di Juventus dia fokus hanya pada diri sendiri dan bukan yang lain dan dia harus kembali seperti itu bersama AC Milan. Dia bisa jadi pemain yang penting untuk AC Milan.”

Kartu merah itu membuat Leonardo Bonucci terpaksa absen di dua pertandingan AC Milan berikutnya, termasuk ketika berhadapan dengan bekas klubnya Juventus pada Sabtu malam (28 Oktober 2017) mendatang.