Pelatih Roma Tak Sadari Strikernya Marah Saat Dirotasi

Pelatih Roma Tak Sadari Strikernya Marah Saat Dirotasi

Pada pagi dini hari tadi, tepatnya tanggal 25 April 2017 pukul 01.45, AS Roma melanjutkan perjalananya menuju juara liga Italia musim ini. Kali ini mereka menyambangi markas dari peringkat akhir klasemen minggu More »

Striker Arsenal Lempar Sanjungan Timnya Taklukan City di Piala FA

Striker Arsenal Lempar Sanjungan Timnya Taklukan City di Piala FA

Salah satu striker dari Arsenal yaitu Olivier Giroud, belum lama ini melemparkan sanjungnya kepada rekan-rekannya saat menjalani pertandingan terakhirnya menghadapi Manchester City dalam ajang kompetisi perebutan gelar juara Piala FA yang diselenggarakan More »

Juventus Boyong Lagi Pemain Muda Berbakat Dari Argentina

Juventus Boyong Lagi Pemain Muda Berbakat Dari Argentina

Mantan jawara Liga Italia Serie A musim lalu yaitu Juventus,  baru saja mengabarkan di situs reseminya bahwa mereka telah berhasil merekrut bintang muda Boca Juniors, Rodrigo Bentancur. Pasalnya pemain yang berposisi gelandang More »

Striker Inter Inginkan Jam Bermain lebih Walau Harus Dipinjamkan Klub Lain

Striker Inter Inginkan Jam Bermain lebih Walau Harus Dipinjamkan Klub Lain

Striker muda dari Inter Milan yaitu Gabriel Barbosa dikabarkan akan dipinjamkan ke klub lain yang bermain di Liga utama Eropa seandainya sang pemain tak dimainkan  lagi atau lebih tepatnya tak diberi kesempatan More »

MU Inginkan Gelandang Tottenham, Tottenham Jual Mahal

MU Inginkan Gelandang Tottenham, Tottenham Jual Mahal

Raksasa sepak bola Premier League yaitu Manchester United, memang sedang ingin meningkatkan kualitas pemainnya dimusim depan. Mereka pun berencana untuk memberi pemain instant yang sudah teruji dilapangan baik dari pemain yang berlaga More »

 

Pelatih Roma Tak Sadari Strikernya Marah Saat Dirotasi

Edin Dzeko Luciano Spalletti AS Roma, Edin Dzeko Luciano Spalletti, AS Roma, Edin Dzeko, Luciano Spalletti AS Roma, Edin Dzeko AS Roma, Luciano Spalletti, Serie A, Liga Italia

Pada pagi dini hari tadi, tepatnya tanggal 25 April 2017 pukul 01.45, AS Roma melanjutkan perjalananya menuju juara liga Italia musim ini. Kali ini mereka menyambangi markas dari peringkat akhir klasemen minggu ini yang dihuni oleh Pescara. Dalam pertandingan putaran ke 33 tersebut mereka mampu mempermalukan tuan rumah di Stadio Adriatico – Giovanni Cornacchia dengan empat kali menggetarkan gawang lawan walau harus kemasukan satu go;

Gol tersebut dihasilkan oleh Kevin Strootman pada menit ke 44 dan satu menit kemudian Radja Nainggolan menggandakan kedudukan sebelum babak pertama berakhir. Tiga menit setelah babak kedua dimulai Mohamed Salah mampu menambahkan lagi untuk timnya dan pada menit ke 60, ia menambah penderitaan dari tuan rumah. Namun sayangnya di menit ke 83 akhirnya Ahmad Benali mencoret catatan clean sheet yang ingin dihasilkan oleh Roma.

Ternyata kebahagiaan memenangkan pertandingan tersebut terselip perselisihan antara penyerang andalan mereka yaitu Edin Dzeko dengan pelatihnya Luciano Spalletti. Diketahui bahwa sang pemain sangat marah saat ia dirotasi oleh pelatihnya digantikan oleh rekannya Clement Grenier. Ia pun terlihat mengumpat dan terlihat penuh emosi di bangku cadangan.

Namun sang pelatih tak mengetahuinya. Ia mengatakan, “Dzeko marah? Saya tak menyadari bahwa Dzeko mengatakan pada saya, ‘mencoba jadi pintar lagi?’. Saya memang masuk ke ruang ganti dan menyapa semua orang seperti biasanya, dan tak ada masalah apa-apa”.

Ia menambahkan,  “Sepertinya saya akan coba memperbaiki (situasi) ini dengan segera karena saya tak menyadarinya. Dia terlihat marah? Untungnya, dia langsung ke bangku cadangan! Dia adalah satu-satunya striker yang saya miliki dan bisa sata katakan. tanpa dirinya saya tak akan mau bermain. Dan Itu bukan sikap kasar,”.

Spalletti pun menjelaskan alasan mengganti dirinya, “Saya menariknya keluar karena dia satu-satunya penyerang yang bermain sepanjang tahun. Emerson sudah keteteran dan saya harus menariknya, pun demikian dengan Paredes. Saya harus menarik salah satu penyerang kami, Dzeko, Salah, El Shaarawy, karena saya hanya memiliki sedikit penyerang. Ini keputusan pencegahan,”.

Berikutnya Roma akan menghadapi Lazio untuk mereka taklukan dan mendapatka poin penuh mengejar ketertinggalan mereka dari pemuncak klasemen.

Striker Arsenal Lempar Sanjungan Timnya Taklukan City di Piala FA

Alexis Sanchez Arsenal vs manchester City FA cup, Alexis Sanchez Arsenal vs manchester City, FA cup, Alexis Sanchez, Arsenal vs manchester City FA cup, Alexis Sanchez FA cup, Arsenal vs manchester City, Liga Inggris, Oliver Girroud

Salah satu striker dari Arsenal yaitu Olivier Giroud, belum lama ini melemparkan sanjungnya kepada rekan-rekannya saat menjalani pertandingan terakhirnya menghadapi Manchester City dalam ajang kompetisi perebutan gelar juara Piala FA yang diselenggarakan kemarin. Dalam pertandingan tersebut, Arsenal mengakhirinya dengan kemenangan tipis dengan skor 2-1 setelah melalui babak extra time.

Dalam pertandingan yang sudah memasuki babak semifinal Piala FA yang diselenggarakan pada tanggal 23 April kemarin tepatnya pukul 21.00 WIB di stadion Wembley di, Arsenal melakukan hal yang tak terduga. Pasalnya baik dalam babak pertama maupun babak kedua Arsenal mengalami tekanan dari kubu tim yang diasuh oleh Pep Guardioa. Mereka kalah dalam hal penguasaan bola dan juga dalam hal menciptakan peluang.

Salah satu buktinya adalah mereka kebobolan di menit ke 63 oleh tendangan Sergio Aguero setelah mendapatkan umpan dari Yaya Toure, namun sayangnya gol tersebut hanya berlangsung kurang dari 10 menit. Pasalnya dimenit ke 71 aksi mereka berhasil di imbangi oleh Nacho Monreal setelah mendapatkan umpan dari Alex Oxlade-Chamberlain. Skor ini pun berlangsung hingga akhir babak kedua.

City pun mencoba menggempur petahanan pada babak tambahan. Dan yang terjadi adalah dimenit ke 101, mereka malah kebobolan. Alexis Sanchez berhasil dengan mengeksekusi umpan dari Danny Welbeck dan mempertahankan skornya hingga pertandingan selesai.

Setelah laga tersebut rampung, Giroud pun sempat diwawancara oleh media. Ia pun mengungkapkan kegembiraannya dan mengatakan bahwa timnya saat ini telah menampilkan pertandingan yang mengutamakan soliditas dan kebersamaan menghadapi tim kuat seperti City. Saat itu Ia mengatakan, “Terhitung dalam empat tahun belakangan, akan jadi final ketiga Piala FA yang kami mainkan. Saya sangat bangga akan hal itu. Hari ini kami juga melakukannya dengan sangat baik, ditunjukkan dengan permainan solid. Apalagi Ada kebersamaan yang hebat dalam tim, kami bertanding untuk satu sama lain dan ini adalah sebuah pertarungan yang hebat, terutama bagi saya yang berada di depan melawan para bek mereka,”.

Ia pun mengambahkan, “Menurut saya, Kami sudah efisien dan walau kami kebobolan lebih dulu, kami menyelesaikan dengan sangat kuat dan kami senang untuk semua supporter kami,”.

Dalam pertandingan final nanti, Arsenal akan menghadapi Chelsea yang telah berhasil menaklukan Totenham sehari sebelumnya. Direncanankan kedua kubu akan bertemu pada tanggal 27 Mei mendatang di tempat yang sama, Wembley Stadium.

Juventus Boyong Lagi Pemain Muda Berbakat Dari Argentina

Rodrigo Bentancur Boca Juniors to Juventus, Rodrigo Bentancur Boca Juniors, to Juventus, Rodrigo Bentancur, Boca Juniors to Juventus, Rodrigo Bentancur to Juventus Boca Juniors, serie A, Liga Italia

Mantan jawara Liga Italia Serie A musim lalu yaitu Juventus,  baru saja mengabarkan di situs reseminya bahwa mereka telah berhasil merekrut bintang muda Boca Juniors, Rodrigo Bentancur. Pasalnya pemain yang berposisi gelandang tersebut mampu tampil apik belakangan saat membela Klub yang berasal dari Argentina itu. Namun sang pemain dapat dimainkan setelah tanggal 1 Juti 2017 mendatang dan ia pun telah dikontrak selama lima tahun hingga 30 Juni 2022.

Pemain yang beusia 19 tahun tersebut memang merupakan bagian dari transfer striker mereka Carlos Tevez pada tahun 2015 lalu yang kini bermain di Shanghai Shenhua. Juventus memilih untuk mengaktifkan opsi perekrutan ini dan malah Bentacur telah menjalani tes medis pada awal April lalu.

Sang pemain ditebus degnan haraga 9,5 juta Euro yang dibayarkan selama dua tahun namun nilainya bisa naik selama masa kontraknya berlaku,jika Bentacur mampu memenuhi syarat yang diminta Juventus sebelumnya. Selain itu didalam kontrak juga menyebutkan bahwa seandainya sang pemain dilepas ke klub lainnya, maka mantan klubnya akan mendapatkan cipratan 50 persen dari transaksi yang terjadi saat itu.

Namun bagi sang pemain, tentu saja untuk mendapatkan kesempatan bermain di klub raksasa di Italia saat ini adalah suatu kebahagiaan yang tak dapat dilukiskan. Ia pun mengatakan bahwa hal ini merupakan kehormatan besar baginya dipinang oleh jawara Serie A lima musim berturut-turut belakangan ini. Ia mengatakan, “Saya sangat bahagia dan puas bisa berada di sini. Saya senang tim besar seperti Juventus tertarik dan membawa saya ke sini. Ini merupakan kehormatan besar dan saya senang atas kesempatan ini,”

Ia pun mengakui bahwa dirinya sering menyaksikan pertandingan Liga Italia dan mengamatinya. Ia mengatakan, “Saya sering menonton Serie A, danm sepertinya sedikit berbeda dengan sepakbola Argentina. Ini adalah kompetisi yang sangat fisik, namun ini adalah kesempatan baru, saya masih muda dan saya akan berusaha memanfaatkannya sebaik mungkin,”.

Pemain asal Uruguay itu juga membeberkan pembicaraannya dengan mantan pemain Juvetus saat itu Caro Tevez. Ia menjelaskan “Apakah Tevez berbicara kepada saya tentang Juventus? Saat saya tahu saya bisa pergi ke Turin, saya bicara dengannya. Ia mengatakan hal-hal hebat tentang klub ini,”.

Namun sepertinya sang pemain tak akan langsung merumput dalam waktu dekat karena Ia harus mengamati dulu dengan pertandingan timnya di Liga Italia dan jika Ia beruntung, ia akan dimainkan di pertandingan pada musim depan.

Striker Inter Inginkan Jam Bermain lebih Walau Harus Dipinjamkan Klub Lain

Gabriel Barbosa Inter Milan, Gabriel Barbosa, Inter Milan, Serie A, Liga Italia

Striker muda dari Inter Milan yaitu Gabriel Barbosa dikabarkan akan dipinjamkan ke klub lain yang bermain di Liga utama Eropa seandainya sang pemain tak dimainkan  lagi atau lebih tepatnya tak diberi kesempatan lagi untuk membuktikan keahliannya dimuim depan. Hal itu diungkapkan belum lama ini oleh Wagner Ribeiro yang merupakan agen dari Gabriel.

Gabriel atau yang biasanya dipanggil dengan Gabigol, memang baru usia 20 tahun, namun keahliannya menjebol gawang lawan cukup diperhitungkan. Tercatat saat a bermain di klub sebelumnya, Ia mampu mencetak 24 gol dari 83 penampilannya bersama Santos FC selama tiga tahun.

Akhirnya pada bursa transfer musim panas lalu, Ia pun diboyong oleh Inter dengan biaya penebusan hampir 30 juta Euro dengan masa kontrak selama lima tahun, padahal dua raksasa La Liga yaitu Barcelona  dan Real Madrid menginginkan tanda tangannya saat itu.

Sayangnya saat berlabuh di Giuseppe Meazza, Ia malah tak dipercaya diturunkan baik sebagai pemain inti maupun cadangan. Tercatat Ia hanya sempat diturunkan sebanyak delapan kali saja hingga saat ini. Padahal Ia sempat mencetak gol dari totak 153 menit dimainkan tepatnya saat menghadapi Bologna dan menyelamatkan poin Inter dengan skor 1-0..

Hal itu membuat agennya ingin membicarakannya langsung dengan direktur Inter, seperti yang diungkapkannya kepada Fox Sports Brazil. Ia mengatakan, ” Kemarin Saya kembali ke Milan dan telah berbicara dengan direktur Inter. Kami juga akan menyelesaikan masalah uamg terkado. Bila Ia tak lagi bermain, atau lebih tepatnya, jika Ia tak diberi kesempatan untuk bermain di masa depan, tak harus sebagai starter, maka dia akan diizinkan dipinjamkan ke klub Eropa. Yang jelas Ia tak akan kembali ke Brasil,”.

Terdapat kabar yang mengatakan bahwa pemain bernomor punggung 96 di Inter, telah memiliki dua klub yang sudah antri ingin menggunakan jasanya dalam waktu dekat. Mereka adalah rivalnya di liga Italia yaitu Atalanta dan Sassuolo. Namun ada kabar lain yang mengatakan Ia akan dipinjamkan ke klub lain selain di Liga Serie A.

 

MU Inginkan Gelandang Tottenham, Tottenham Jual Mahal

Eric Dier Tottenham Hotspurs to Manchestr United, Eric Dier Tottenham Hotspurs, to Manchestr United, Eric Dier, Tottenham Hotspurs to Manchestr United, Eric Dier to Manchestr United, Tottenham Hotspurs

Raksasa sepak bola Premier League yaitu Manchester United, memang sedang ingin meningkatkan kualitas pemainnya dimusim depan. Mereka pun berencana untuk memberi pemain instant yang sudah teruji dilapangan baik dari pemain yang berlaga di liga Eropa maupun pemain yang bermain di Liga domestik. Salah satunya adalah pemain gelandang bertahan dari Tottenham Hotspurs yaitu Eric Dier.

Dier memang belakangan memiliki performa yang sangat memuaskan terutama pada musim ini. Dengan usianya yang masih terbilang muda, ia mampu turut ambil bagian dalam mempertahankan lini tengah dan belakang Tottenham sehingga mereka menjadi peringkat pertama dalam kategori tim yang memiliki kebobolan paling sedikit di Premier League. Mereka pun kini berasaing ketat dalam perebutan gelar juara yang saat ini masih diduduki oleh Chelsea dengan selisih empat poin saja.

Sebenarnya tidak hanya klub setan merah saja yang menginginkan jasanya, beberapa rivalnya pun di Premier League juga menginginkannya namun sepertinya MU mampu memberikan harga terbaik untuknya. Dikabarkan dengan bakatnya dan usianya yang masih muda, diyakini ia akan mampu menggantikan Michael Carrick yang sebelumnya juga direkrut sebelumnya dari Tottenham satu dekade yang lalu.

Sang pemain juga cukup rutin dilibatkan dalam berbagai kompetisi musim ini. Tercatat di Premier League, ia sudah 28 kali menjadi starter dan dua kali menjadi pemain pengganti serta menghasilkan dua buah gol. Ia pun sempat diturunkan saat menghadapi Champions League dan Europa Legue namun tak berhasil melanjutkan perjuangannya hingga kini.

Kabar baiknya seperti yang dituliskan oleh media The Telegraph, ternyata gayung bersambut telah dimiliki oleh MU, pasalnya sang pemain berusia 23 tahun tersebut juga ingin berada di Old Trafford pada musim kompetisi mendatang. Akan tetapi sayangnya hal tersebut sepertinya tak disetujui oleh sang pemilik. Dikabarkan manajemen Tottenham masih ingin memiliki jasa pemain lebih lama lagi karena Ia memiliki potensi yang sangat mendukung masa depan Tottenham. Mereka mencoba memasang harga sang pemain dengan harga yang cukup tinggi dengan tujuan tak ada yang berani menawarnya.

Pemain bertahan senior Chelsea Bungung Pilih Klub Jika Hengkang Musim Ini

John Terry Chelsea, John Terry, Chelsea, John Terry Chelsea to CSL, John Terry Chelsea to MLS, John Terry Chelsea to West Ham

Pemain bertahan senior Chelsea yaitu John Terry, sepertinya sedang bingung mempertimbangkan masa depannya seandainya Ia tak melanjutkan karirnya di Stamford Bridge pasalnya Ia kini sedang mempertimbangkan penawaran yang cukup besar yang menghinggapi dirinya belum lama ini. Seperti yang diberitakan media The Mirror, penawaran tersebut berasal dari negeri tirai bambu dan dari negeri paman Sam jika ia mau angkat kaki dari Chelsea.

Memang beberapa waktu yang lalu, sang pemain yang sudah berusia 36 tahun tersebut sempat ditawarkan oleh manajemen Chelsea untuk tetap bertahan, hanya saja bukan sebagai pemain. Namun sang kapten kesebelasan tersebut masih ingin bermain dan memilih menolaknya. Ia pun siap untuk dapat melanjutkan tantangan barunya setelah hampir setia bersama Chelsea selama lebih dari dua dekade.

Salah satu klub yang bermain di Chinese Super League dan Major League Soccer, melihat peluang ini dan ingin memboyongnya pada bursa transfer mendatang. Bahkan dikabarkan pemain asal Inggris tersebut juga akan menerima gaji sebesar 20 juta poundsterling per musim seandanya san pemain mau pindah menuju negeri Tirai Bambu.

Sang pemain bernomor punggung 26 itu pada dasarnya ingin mengakhiri karirnya di Chelsea dengan membantu timnya meraih gelar Juara Premier League pada musim ini. Akan tetapi sepertinya mereka harus berusaha lebih keras lagi. Pasalnya pada pertandingan terakhir mereka di Liga domestik itu, mereka tak mampu membawa pulang poin satu pun saat menghadapi Manchester United dengan kebobolan dua kali tanpa balas.

Dan kini mereka hanya memiliki selisih empat poin dengan peringkat dibawahnya yang diisi oleh Tottenham Hotspurs. Padahal mereka tniggal memiliki enam pertandingan tersisa menghadapi Southampton, Everton, Middlesbrough, West Brom, Watford dan terakhir Sunderland. Sementara disisi lain Tottenham masih harus menaklukan Crystal Palace, West Ham, Manchester United, Leicester City dan Hull City.

John Terry dulu sempat memulai perjuangannya di akademi West Ham United. Dan dikabarkan jika Ia ingin meneruskan karirnya di Liga Premier di musim depan, dikabarkan mereka juga siap menampung sang pemain dan memberikan jadwal lebih rutin dibandingkan dengan jadwal saat ini di Chelsea.

Mantan CEO Milan Lakukan Selebrasi Seperti Orang Gila Saat Milan Imbangi Inter

Adriano Galliani ex CEO AC Milan, Adriano Galliani ex CEO AC Milan, Adriano Galliani, ex CEO AC Milan, AC Milan, Inter Milan vs Ac milan, Serie a

Mantan CEO dari AC Milan yaitu Adriano Galliani belum lama ini mengatakan bahwa dirinya sangat senang dengan hasil akhir yang terjadi saat Derby Della Madonnina berlangsung. Ia pun mengaku bahwa dirinya melakukan gerakan selebrasi yang cukup menghebohkan untuk seusianya.

Galliani yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden AC Milan, memang sering menjadi pendukung setia Milan walaupun sudah tak berada di posisi kepengurusan klub tersebut. Ia pun sering terlihat berada di tirbun untuk dapat mengamati secara langsung pemain Milan yang beberapa diantaranya tak sempat Ia temui semasa di Milan.

Namun karena belum lama ini kepemilikan Milan baru saja pindah tangan dari rekan yang dikenalnya yaitu Silvio Berlusconi ke tangan konsorsium asal Tiongkok Ia memilih untuk tidak hadir di stadion sebagai rasa hormatnya terhadap pemilik klub yang baru dan menganggap dirinya masih memiliki pengaruh penting disana. Padahal momen seperti ini sangat ia nantikan dimana Milan menghadapi rivalnya yaitu Inter Milan. Akhirnya ia memilih untuk menonton pertandingan tersebut di sebuah restoran di Brera, yang masih berada di sekitar area kota Milan, bersama dengan beebrapa teman dan mantan rekan kerjanya.

Dalam pertandingan tersebut kedua tim menghasilkan skor imbang 2-2. Dan yang membuat pertandingan tersebut menarik untuknya adalah mantan klubnya terhindar dari kehilangan poin karena gol dramatis dari Cristian Zapata di penghujung injury time babak kedua tepatnya dimenit ke 97. Ia pun mengakui bahwa dirinya sangat senang  dengan hal tersebut dan melakukan selebrasi dengan seperti orang gila.

Saat dirinya diwawancara oleh Corriere della Sera tentang bagaimana ia mengungkapkan suasana saat itu, Ia pun mengatakan, “Dengan cara yang biasanya, namun kali ini saya menjadi benar-benar seperti orang gila. Pada level emosional, tidak ada yang benar-benar berubah. Saya terus mendukung Milan selamanya, walaupun jika saya tidak lagi bagian dari dewan direksi klub.”

Ia pun juga menjawab pertanyaan yang menanyakan tentang pendapatnya kepada Yonghong Li, direksi baru dari konsorsium asal Tiongkok yang memimpin Milan saat ini dan ternyata ia tidak masalah dengan hal tersebut bahkan mantan Presiden sebelumnya yaitu Silvio Berlusconi  juga berharap yang terbaik untuk Milan. Ia pun mengatakan, “Saya telah berbicara dengan Silvio Berlusconi dan ia senang. Siapa saja yang merasa kita saat ini sedang mendoakan hal buruk pada direksi baru adalah salah besar,”.

Milan yang saat ini masih berada di peringkat keenam klasemen untuk sementara di Serie A musim ini, akan menghadapi pertandingan lanjutan menghadapi Empoli pada tanggal 23 April mendatang pukul 20.00 WIB dan berusaha untuk menegejar ketertinggalan mereka untuk memperebutkan tiket menuju liga Eropa musim depan.

Tak Diinginkan Klubnya, Joe Hart Laris Diperebutkan

pep guardiola joe hart manchester city, pep guardiola joe hart, manchester city, pep guardiola, joe hart manchester city, pep guardiola manchester city, joe hart, Premier league

Penjaga gawang Manchester City yang saat ini dipinjamkan oleh Torino yaitu Joe Hart, sepertinya kini memiliki banyak pilihan jika seandainya Ia harus hengkang dari Etihad dalam waktu dekat. Pasalnya kini ia telah dilirik oleh klub lainnya di Premier League yaitu Manchester United dan Chelsea dan ingin dimainkan pada musim panas mendatang seperti yang di kabarkan oleh Mail on Sunday.

Kedua klub tersebut mengincar Hart dikarenakan penjaga gawang mereka juga sedang dibidik oleh klub papan atas dari Liga Spanyol yaitu Real Madrid. Madrid memang saat ini sangat menginginkan salah satu diantara kedua kiper  mereka, David de Gea dari Manchester United dan Thibaut Courtois dari Chelsea, bahkan tak ragu untuk mengeluarkan dana besar demi memenuhi keinginannya.

Jika hal itu terjadi maka kedua tim tersebut harus memiliki penjaga gawang profesional lainnya yang setara dengannya namun dengan harga yang lebih murah. Dan dikabarkan keduanya memilih Joe Hart yang disia-siakan oleh Manchester City.

Josep Guardiola selaku Pelatih City memang baru bergabung dengan klub tersebut pada musim ini namun ia langsung memilih kiper baru yang lebih berpengalaman dibandingkan Joe Hart. Ia pun memilih Claudio Bravo, mantan pemainnya saat Ia melatih di Barcelona, dan meminjamkan Hart kE Torino selama semusim. Namun ternyata yang kini sudah berusia 34 tahun tak menampilkan performa yang sesuai dengan harapan sang pelatih. Dan menariknya walaupun demikian, Guardiola pun tak ingin mendatangkan Hart kembali di Etihad.

Dengan kondisi tersebut, Hart kini menjadi incaran klub papan atas di Eropa khususnya di Liga Inggris. Bahkan Liverpool yang kipernya juga belum dilirik oleh klub lainnya juga ingin mendatangkan Hart ke Anfield. Torino sendiri juga pad dasarnya ingin mempermanenkan sang pemain di musim depan mengingat kinerjanya telah terbukti di musim ini.

Sang pemain yang menjadi incaran tersebut pada dasarnya tak memiliki masalah untuk bermain di klub manapun selama klub tersebut mampu mempercayainya dan terus memainkannya secara rutin tiap minggunya seperti yang dilakukan Torino terhadapnya. Hanya saja, City dipastikan akan jual mahal melabeli pemain yang berusia 29 tahun tersebut.

Pogba Analisa Pelatih lamanya Di Juventus

Paul Pogba and Antonio Conte juventus, Paul Pogba Antonio Conte juventus, Pogba Antonio Conte, juventus, Pogba, Antonio Conte Chelsea, Pogba Manchester United, Manchester united vs Chelsea, Premier league

Paul Pogba yang merupakan pemain gelandang andalan dari Manchester United, belum lama ini mengungkapkan kekagumannya terhadap pelatih Chelsea yaitu Antonio Conte. Pasalanya sang pelatih tersebut menurutnya telah memberikan warna yang cukup positif dalam Liga Premier musim ini. Hal ini menjadi semacam nostalgia bagi Pogba karena Ia sempat diasuh oleh Conte saat Ia masih melatih Juventus.

Conte memang sempat mengasuh Juventus pada tahun 2011 -2014 sedangkan Pogba sempat direkrut oleh Conte dari 2012 lalu hingga 2016 kemarin. Pogba pun bahkan pernah mencicipi gelar juara Liga Italaia saat itu sebanyak dua kali saat diasuh Conte. Kini mereka pun akan kembali bertemu, hanya saja tidak berkerjasama sebagai tim namun sebaliknya hanya sebagai lawan.

Sang pemain asal Prancis itu pun kemudian mengungkapkan analisanya tentang Chelsea saat akan bertemu dalam ajang kompetisi Premier League nanti malam WIB. Ia mengatakan kepada MUTV. “Chelsea memiliki tim hebat dan semua orang tahu itu. Saat anda bermain di Premier League, anda tidak hanya membutuhkan keberuntungan, namun anda juga harus menciptakannya,”.

Ia pun menambahkan, “Saat ini mereka memiliki pelatih yang terus mendorong mereka dan mereka juga memiliki pemain yang ingin menunjukkan pada dunia bahwa Chelsea masih ada, tidak seperti yang terjadi pada musim lalu, Hanya saja anda tak pernah tahu di kompetisi Premier League, itulah indahnya. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi walau mereka sudah bermain bagus musim ini.”

Hingga saat ini, MU telah dua kali menelan pil pahit ketika berjumpa dengan Chelsea, namun geladang bernomor punggung 6 di MU tersebut  juga mengatakan bawa dirinya mengerti strategi yang akan dibawa oleh Conte pada pertandingan menghadapi timnya malam nanti. Ia mengatakan, “Secara taktis Ia tak ingin kemasukan gol. Dan memang kami tidak pernah mencetak angka ke gawang Chelsea, jadi semoga akhir pekan ini kami bisa dan kami harus melakukannya,”.

Ia pun menambahkan, “Formasi yang mereka usung, mereka tahu apa yang mereka lakukan. Itu sama persis saat di Juventus ketika Conte masih di sana. Anda tahu latihannya selalu sama jadi pemain tahu apa yang harus mereka lakukan.”

Setelah menghadapi Chelsea, Manchester United akan menghadapi Anderlecht di leg kedua dalam ajang kompetisi Liga Eropa yang sudah memasuki perempat final, pada tanggal 21 April mendatang.

 

Rooney Tak Di Tinggal di Old Trafford Saat MU Hadapi Perempat Final Liga Eropa

Wayne Rooney Manchester united, Wayne Rooney, Manchester united, Premier League

Striker andalan Manchester United yang kini tak menjadi andalan lagi yaitu Wayne Rooney, bisa dipastikan tak akan membantu timnya untuk menjalani pertandingan Liga Eropa yang sudah memasuki babak perempat final. Padahal pertandingan sepenting itu Ia selalu dilibatkan sebelum pelatih barunya yaitu Jose Mourinho mengasuh di Old Trafford.

Memang pertandingan yang rencananya diselenggarakan pada tanggal 14 April besok pukul 02.05 WIB, Arsenal akan menghadapi leg pertama perebutan tiket menuju semi final menghadapi perwakilan dari negara Belgia, RSC Anderlecht. Namun kapten kesebelasan setan merah tersebut ditinggal dimarkasnya saja seperti yang diungkapkan  sang pelatihnya saat konfrensi Pers di Brussels karena alasan cedera.

Seperti yang dilansir Goal International, Ia mengatakan, “Rooney tidak bahagia dengan kondisinya saat ini karena Ia merasa kurang nyaman dengan cedera engkelnya.”

Namun saat ditanyakan tentang keberadaannya membantu tim saat pertandingan menghadapi Chelsea dalam kompetisi Premier League di akhir pekan nanti, sang pelatih asala Portugal tersebut hanya mengatakan, “Kita lihat saja nanti.”.

Saat dilihat kondisi sang pemain, sepertinya Ia malah merasa nyaman dengan absennya diberbagai pertandingan penting MU. Ia pun tak ingin mengakhiri karirnya dengan cara tak mampu memberikan kontribusi yang apik bersama timnya yang telah ia bela selama dua bela musim kompetisi. Padahal penampilannya cukup lumayan hingga saat ini dan tak jarang Ia mendapatkan pengharagaan sebagai pemain terbaik dan sering membantu tim meraih gelar juara.

Namun pemain yang berusia 31 tahun tersebut kini dalam satu bulan terakhir, Rooney sering diselimuti oleh masalah kebugaran yang mengakibatkan cedera. Padahal menurut Daily Mail, Ia bersedia bermain dengan lebih bugar jika saja sang pelatih memberinya kesempatan.

Mantan pemain Everton itu tercatat hanya memainkan lima pertandingan di berbagai kompetisi sejak ia menjadi pencetak gol sepanjang masa timnya. Dan terakhir kali Ia merumput bersama timnya saat mereka menghadapi West Bromwich Albion, sayangnya Ia tak mampu menunjukkan kemampuannya dan berakhir imbang tanpa angka.

Kondisi jarang digunakan timnya belakangan membuat efek domino di tim nasional. Pasalnya Ia akhirnya tak dipanggil oleh pelatih timnas Inggris yaitu Gareth Southgate untuk bermain di kompetisi Piala Dunia.