Dani Alves Akhiri Kontraknya Dengan Juventus

Dani Alves Akhiri Kontraknya Dengan Juventus

  Dani Alves akhirnya sudah menentukan masa depannya di Juventus. Pesepakbola asal Brasil itu memutuskan untuk mengakhiri kontraknya dan akan pergi di bursa transfer tahun ini. Kabar ini secara langsung dikonfirmasi oleh More »

Fernando Santos Tanggapi Kritikan Terlalu Defensifnya Portugal

Fernando Santos Tanggapi Kritikan Terlalu Defensifnya Portugal

  Fernando Santos menanggapi kritikan yang menilai sepakbola Portugal terlalu defensif dan membosankan. Namun yang menjadi prioritasnya yakni kemenangan. Portugal mampu mengantongi gelar superior pertamanya dengan memuncaki Piala Eropa 2016. Meskipun begitu, More »

Joachim Loew Meminta Jerman Waspadai Chile

Joachim Loew Meminta Jerman Waspadai Chile

  Jerman berhasil menang tipis 3-2 kontra Australia di laga pembuka Piala Konfederasi. Walaupun begitu, sang manajer Joachim Loew mengingatkan timnya agar tak jemawa mengingat lawan mereka mereka selanjutnya adalah Chile. Jerman More »

Akankah Cristiano Ronaldo Kembali ke Manchester United?

Akankah Cristiano Ronaldo Kembali ke Manchester United?

  Para fans Manchester United tampaknya akan berantusias sekali dalam bursa transfer tahun ini. Pasalnya, Cristiano Ronaldo belakangan ini terus dirumorkan akan pergi dari Real Madrid dan pulang ke Old Trafford. Ronaldo More »

Diminati Chelsea, Juventus Tolak Penawaran Superior Untuk Alex Sandro

Diminati Chelsea, Juventus Tolak Penawaran Superior Untuk Alex Sandro

  Juventus mengklaim kalau Chelsea telah membuat penawaran dengan harga fantastis untuk merekrut salah satu pemainnya, Alex Sandro. Namun, Bianconeri tetap menolak penawaran itu. Alex Sandro memang menjadi salah satu incaran Chelsea More »

 

Pilih Morata Atau Ronaldo Yang Gabung MU, Ini Kata Peter Schmeichel

Alvaro Morata

Cristiano Ronaldo dan Alvaro Morata belakangan ini dikabarkan menjadi pemain yang paling diburu oleh Manchester United. Legenda MU, Peter Schmeichel mempunyai penilaian soal siapakah yang seharusnya direkrut United.

MU dikaitkan dengan Alvaro Morata untuk menjadi pengganti Zlatan Ibrahimovic yang kontraknya tidak diperpanjang karena mengalami cedera parah. Penawaran kabarnya sudah lakukan manajemen The Red Devils namun ditolak oleh kubu Los Blancos.

Sementara Cristiano Ronaldo diisukan ingin hengkang dari Real Madrid setelah kecewa dengan klub tidak membela dan membantunya di kasus pajaknya. MU disebut-sebut jadi salah satu tujuan Ronaldo. Yang mengganjal cuma satu, klausulnya ada di angka Rp 14 triliun!

Saat ditanya oleh talkSPORT, Schmeichel cukup kebingungan ketika diminta memilih siapa diantara Cristiano Ronaldo atau Alvaro Morata yang seharusnya direkrut oleh Manchester United.

“Itu adalah pertanyaan yang sangat sulit. Saya rasa tidak ada orang yang bisa menjawabnya. Tentu saja saya akan senang kalau bisa melihat Cristiano Ronaldo kembali main untuk United. Namun saya juga tidak yakin jika hal itu akan bisa terjadi,” ucap Peter Schmeichel.

Terlepas dari itu, Peter Schmeichel berharap agar MU bisa merekrut pemain bagus yang cocok untuk jadi pengganti Ibrahimovic. Maklum, mantan penyerang Paris Saint-Germain itu musim lalu berperan penting dengan bikin 28 gol dan membantu MU merebut titel Piala Liga, Community Shield, dan Liga Europa.

“Saya berharap United bisa merekrut pemain bintang. Saya kira Zlatan cukup fantastis, bisa mencetak 28 gol. Dia memompa semangat dan menginspirasi banyak orang. Saya agak kecewa karena dia tidak berkesempatan menghadapi mantan klubnya Ajax Amsterdam di final Liga Europa di kampung halamannya, padahal itu bisa jadi cerita tersendiri,” jelas Peter Schmeichel.

“Saya sangat menyayangkan cederanya itu, tapi dia tetap memberi kami 28 gol dan saya sangat sedih melihatnya pergi. Namun saya bersyukur karena sia sempat menjadi pemain Manchester United, walau hanya satu musim,” kata Peter Schmeichel sambil mengakhiri pembicaraan.

Dani Alves Akhiri Kontraknya Dengan Juventus

 

Dani Alves akhirnya sudah menentukan masa depannya di Juventus. Pesepakbola asal Brasil itu memutuskan untuk mengakhiri kontraknya dan akan pergi di bursa transfer tahun ini.

Kabar ini secara langsung dikonfirmasi oleh CEO Juve, Giuseppe Moratta. Alves memilih untuk mengakhiri kontraknya meskipun masa kerjanya baru akan selesai di Juni 2018 nanti.

“Hal ini tak membuat hubungan kami menjadi buruk, karena motivasi merupakan hal yang krusial buat para pemain,” ungkap Marotta seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Dani Alves mengatakan ke kami bahwa dia mau mencari pengalaman lainnya, alhasil dia bakal mengakhiri kontraknya dengan kesepakatan kedua belah pihak dan kami mendoakan yang terbaik baginya,” lanjut Marotta.

Rumor Dani Alves akan pergi dari Juventus mulai terhembus di minggu lalu, disaat rekan setimnya Gonzalo Higuain mengucapakn salam perpisahan untuk si pemain lewat video di Instagram. Video itu sendiri langsung di hapus oleh Higuain, meskipun sudah beredar luas di sosial media.

Di sisi lain, keinginan Alves untuk hengkang pun diduga karena kritikan publik terhadapnya. Hal ini pun tak lepas dari pernyataanya yang menyarankan Paulo Dybala unntuk hengkang dari Juventus.

Marotta mengakui kalau keputusan Alves untuk hengkang lebih dulu jelas mengecewakan Juventus. Akan tetapi, dia memastikan takkan ada perselisihan dalam hubungan mereka.

“Pastinya ada rasa kecewa dengan apa yang ia katakan terkait hal ini, namun kami bisa memastikan hubungan kedua belah pihak akan baik-baik saja,” imbuhnya.

Sejauh ini, Alves diyakini akan pergi ke Liga Inggris dan bermain untuk Manchester City. Apabila itu benar-benar terjadi, maka dia akan berjumpa lagi dengan mantan manajernya di Barcelona, Pep Guardiola.

Alves sebenarnya baru berseragam selama semusim di Juventus. Dalam kiprahnya di Bianconeri, dia mampu menciptakan 6 gol dan 7 assist yang membantu timnya menjuarai titel juara Liga Italia dan Coppa Italia serta mengantarkan tmnya lolos ke final Liga Champions.

Fernando Santos Tanggapi Kritikan Terlalu Defensifnya Portugal

fernando santos

 

Fernando Santos menanggapi kritikan yang menilai sepakbola Portugal terlalu defensif dan membosankan. Namun yang menjadi prioritasnya yakni kemenangan.

Portugal mampu mengantongi gelar superior pertamanya dengan memuncaki Piala Eropa 2016. Meskipun begitu, Portugal malah dihujani kritikan yang menilai kalau gaya bermain timnya amat membosankan dengan permainan yang defensif.

Untuk catatan saja, Portugal bahkan cuma menciptakan total 9 gol dari 7 pertandingannya di sepanjang turnamen Piala Eropa ataupun rata-rata 1,1 gol di tiap pertandingan. Bagaimanapun, di akhirnya mereka tetap berhasil meraih titel juara usai menaklukkan Prancis di partai final.

Dikarenakan itulah, Santos pun sering dikritik terkait gaya bermain timnya yang dianggap terlalu defensif. Tapi peracik taktik berusia 62 tahun itu menegaskan kalau kemenangan merupakan prioritas timnya.

Kalau melirik kedalam catatan statistik timnya, wajar saja jika Santos menyukai gaya bermain Portugal. Dibawah arahannya, Cristiano Ronaldo dan rekan-rekan cuma pernah kalah sekali dari 21 laga kompetitif yang mereka lakoni.

Portugal pun akan tetap bermain seperti biasanya ketika melawan Rusia di Otkrytiye Arena, Rabu (21/6/2017). Menurutnya, setiap orang mempunyai penilaian yang berbeda-berda terkait gaya bermain yang bagus.

“Kami hanya mengalami sekali kekalahan dengan 3 atau 4 kali hasil seri selama ini dan saya kira nominal itu saja sudah memperlihatkan kualitas tim saya,” ungkap Santos seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Kami senantiasa ingin tampil kompetitif. Jujur saja saya lebih baik jadi juara Eropa ketimbang tampil cemerlang namun tak menjuarai apapun.”

“Yang menjadi prioritas di dalam sepakbola yakni kemangan, tak ada hal lain yang betul-betul penting,” katanya menambahkan.

Pemain Ini Ogah Tukar Jersey Dengan Ronaldo

Fyodor Smolov

Sebagai pesepakbola top, jersey Cristiano Ronaldo tentu sering diajak bertukar jersey oleh pemain sepakbola lainnya. Namun sepertinya hal itu tidak berlaku untuk penyerang Tim nasional Rusia, Fyodor Smolov bahagia tak memiliki pemain seperti Cristiano Ronaldo Smolov ini.

Mungkin sudah sering kita melihat Ronaldo bertukar jersey dengan para pesepakbola lain selepas laga usai, seperti lazimnya para pesepakbola di manapun. Namun beda halnya dengan Ronaldo yang merupakan bintang besar dan selalu jadi incaran pemain lain.

Banyak pemain dari klub lain yang buru-buru mengejar Ronaldo untuk langsung bertukar kaus dan setidaknya berbincang sejenak dengan pemain 32 tahun tersebut. Hal itu mungkin saja terjadi saat Portugal selaku juara Eropa berhadapan dengan tim nasional Rusia di laga kedua Grup Piala Konfederasi, Rabu (21 Juni 2017) malam WIB nanti.

“Mungkin akan ada banyak pemain yang berebut untuk bertukar jersey dengan Cristiano Ronaldo tapi saya tidak tertarik untuk melakukannya,” ujar Fyodor Smolov.

Smolov sudah tampil bersama tim nasional Rusia sebanyak 22 kali, termasuk saat menjebol jala Selandia Baru pada laga perdana yang berujung kemenangan 2-0 untuk timnya. Ini meneruskan ketajamannya di level klub musim ini bersama FC Krasnodar dengan 24 gol dari 31 pertandingan.

Tentu saja Smolov kini mengincar gawang Portugal untuk dibobol, membawa pulang tiga poin, dan kesebelasan Rusia bisa lolos ke babak semi final. Selain itu Fyodor Smolov bahagia karena Rusia tak memiliki pemain seperti Cristiano Ronaldo karena mereka bekerja secara tim. bukan hanya di satu sosok sentral.

“Tentu saja akan sangat sulit membangun sebuah tim saat Anda punya satu pemain yang sangat diandalkan. Bagaimanapun tim lebih penting ketimbang individu,” sambungnya.

“Saya tidak begitu berpikir soal perbandingan dengan Cristiano Ronaldo, saya rasa mereka tidak benar. Laga ini akan berjalan sulit, kami punya misi serta target, saya rasa Cristiano Ronaldo juga demikian,” tutup Fyodor Smolo seperti dilansir dari FourFourTwo.

Joachim Loew Meminta Jerman Waspadai Chile

joachim loew - jerman

 

Jerman berhasil menang tipis 3-2 kontra Australia di laga pembuka Piala Konfederasi. Walaupun begitu, sang manajer Joachim Loew mengingatkan timnya agar tak jemawa mengingat lawan mereka mereka selanjutnya adalah Chile.

Jerman meraih torehan positif ketika melawan Australia di pertandingan pembuka dalam Piala Konfederasi, Senin (19/6/2017). Die Mannschaft mengantongi 3 poin setelah menang tipis 3-2 dari lawannya.

Jerman memang bermain lebih mendominasi di sepanjang pertandingan ketimbang lawannya itu. Berdasarkan yang tercatat, mereka mampu mencatatkan total 18 attempts. Namun cuma ada 6 di antaranya yang berhasil on target dan cuma 3 yang dikonversi jadi gol.

Walaupun puas dengan kemenangan ini, Loew menyoroti timnya yang masih sering menyia-nyiakan kans di sepanjang pertandingan. Dia pun merasa kalau Jerman sedikit kehilangan daya ancam pada menit-menit akhir pertandingan.

Di partai selanjutnya dalam Grub B, Jerman akan berhadapan dengan sang pemuncak Copa America, Chile, Kamis (22/6/2017) waktu setempat. Alhasil, Loew pun memperingkatkan timnya untuk waspada terhadap lawannya itu.

“Menghadapi Chile akan menjadi laga yang jelas berbeda tingkatannya lantaran Chile tampil dengan intensitas serta kemampuan yang fantastis. Kami mesti menjaga statbilitas kami di sepanjang pertandingan, tak hanya 60 menit awal,” ungkap Loew seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Chile merupakan salah satu tim terbaik di dunia, tak peduli apa yang Anda bicarakan tentang kompetisi ini. Chile memiliki pengalaman yang bagus dan mereka juga memiliki pemain-pemain tangguh. Dalam segi strategi, mereka pun sama fleksibelnya seperti tim lain.”

“Mereka dapat berubah-ubah bersamaan dengan berlangsungnya laga. Fantastis sekali melihat bagaimana mereka bermain. Setiap kompetisi memiliki dinamika yang berbeda,” ucapnya melanjutkan.

Sejauh ini, Jerman menduduki posisi ke-2 di klasemen Grup B dengan mencatatkan 3 poin pertama, hanya kalah selisih gol dari Chile.

Tak Panggil Aguero, Maradona Kritik Sampaoli

Maradona

Legenda sepakbola Argentina, Diego Maradona mempertanyakan penunjukan Jorge Sampaoli sebagai pelatih baru tim nasional Argentina. Menurut Maradona, Sampaoli tak lebih baik daripada sosok pendahulunya, Edgardo Bauza.

Sampaoli, yang sebelumnya merupakan manajer Sevilla, ditunjuk sebagai manajer baru ?La Albiceleste pada awal bulan ini. Pria berusia 57 tahun ini ditunjuk menjadi pengganti Bauza, yang dipecat pada bulan April lalu karena hasil-hasil yang kurang oke di kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan hanya tiga kemenangan dalam delapan pertandingan.

Nama Sampaoli memang langsung dikenal dunia setelah mengantarkan tim naasional Chile menjuarai Copa America 2015. Sampaoli juga berhasil mengantarkan Sevilla finis di posisi empat besar La Liga dan mendapatkan tiket ke Liga Champions musim depan.

Sejauh ini start Sampaoli bersama kesebelasan Argentina masih sempurna. Dia memimpin Le Albiceleste mengalahkan Brasil dengan skor tipis 1-0 dan Singapura 6-0 dalam laga-laga uji coba. Namun, ternyata hal itu tidak cukup mengesankan untuk Maradona.

“Saya rasa Jorge Sampaoli tidak lebih baik daripada pelatih Argentina sebelumnya, Edgardo Bauza,” ungkap Diego Maradona dalam sesi wawancara bersama TyC.

“Jika Jorge Sampaoli tidak mengalahkan kami di final Copa America 2015 lalu saat melatih tim nasional Chile, saya rasa keluarganya pun tidak akan tahu siapa dia,” lanjut Maradona.

Maradona juga mengecam keputusan Sampaoli yang tidak memanggil penyerang Manchester City, Sergio Aguero pada laga melawan Brasil dan Singapura. Pada dua laga tersebut, Sampaoli justru memanggil Mauro Icardi (sosok yang sangat dibenci oleh Maradona) walaupun memainkannya sama sekali.

“Meninggalkan Sergio Aguero adalah keputusan yang sangat tidak masuk akal. Sergio memberi Anda kecepatan dan energi, dia seperti membawa arus listrik. Saya juga tidak mengerti kenapa Jorge malahan memanggil Mauro Icardi” katanya.

Akankah Cristiano Ronaldo Kembali ke Manchester United?

cristiano ronaldo - manchester united

 

Para fans Manchester United tampaknya akan berantusias sekali dalam bursa transfer tahun ini. Pasalnya, Cristiano Ronaldo belakangan ini terus dirumorkan akan pergi dari Real Madrid dan pulang ke Old Trafford.

Ronaldo langsung menjadi topik utama dalam rumor transfer usai menegaskan ingin pergi dari Spanyol. Masalah ini terjadi karena Ronaldo merasa tak dibantu oleh pihak klub mengenai persoalan penggelapan pajak yang melibatkannya sekarang ini.

Disebabkan itulah, masa depan Ronaldo di Real Madrid pun mulai dispekulasikan lantaran tidak dihargai oleh klub walaupun dia sudah mendedikasikan banyak hal untuk Madrid sedari bergabung di 2009 lalu. Sejauh ini sudah banyak klub yang dikait-kaitkan dengan Ronaldo dalam bursa transfer tahun ini.

Sejumlah klub itu seperti Paris St-Germain, Manchester United, lalu beberapa klub China serta Amerika Serikat dan kemudian Manchester City. Dari klub-klub yang dikabarkan mengincar Ronaldo, pastinya Man United berada di opsi teratas lantaran Ronaldo pernah bermain di sana.

Berdasarkan laporan dari salah satu media, Ronaldo dikabarkan sudah memintar Jorge Mendes (agen si pemain) untuk memproses transfernya ke Man Utd setelah Piala Konfederasi nanti.

Rumor ini pun kian menjadi usai ada sumber yang mengatakan kalau Ronaldo sangat berhasrat pulang ke Old Trafford. Lebih lagi, ‘Setan Merah’ memang tengah mencari sosok striker mengingat kepergian Zlatan Ibrahimovic serta kegagalan mereka merekrut Antoine Griezmann.

Rumo transfer ini pastinya menjadi kabar bahagia untuk penggemar Man Utd lantaran Ronaldo mempopulerkan namanya di klub itu sejak 2003 sampai 2009. Selama 6 tahun berkiprah dengan Man Utd, Ronaldo sudah membukukan total 118 gol dari 292 pertandingan dan membantu tim meraih 3 gelar Premier League dan 1 gelar Liga Champions.

Walaupun begitu, Manchester United harus mengeluarkan yang yang sangat banyak untuk membawa pulang Ronaldo karena ia masih terikat kontrak sampai 2022 di Madrid. Bahkan, Ronaldo juga memiliki klausul pelepasan sebesar 1 miliar Pounds, walaupun ada isu mengabarkan Madrid bersedia menjual dengan biaya sekitar 300 juta pounds.

Tak hanya itu, ada pula PSG yang dikabarkan bersedia mengocek kantong sebesar 112 juta pounds dengan bayaran sebesar 26 juta pounds per tahun untuk si Ronaldo.

Dituduh Ancam Donnarumma, AC Milan Membantah

Donnarumma

Agen pemain top dunia, Mino Raiola melontarkan tuduhan bahwa AC Milan sudah mengancam Gianluigi Donnarumma terkait kegagalan negosiasi perpanjangan kontrak. Pihak AC Milan langsung menanggapi tuduhan itu dengan melontarkan bantahan.

Sebelumnya, Raiola yang menjadi agen Donnarumma buka suara soal penolakan kliennya terhadap kontrak baru yang disodorkan Il Diavolo Rosso. Menurut Raiola, kiper berusia 18 tahun itu merasa tidak nyaman karena memperoleh ancaman dari pihak klub.

Namun kemudian AC Milan yang diwakili oleh CEO-nya, Marco Fassone, menepis tuduhan Raiola. Fassone juga menjelaskan sudut pandang Rossoneri dalam persoalan ini.

“Tidak ada ancaman. Posisi kami jelas: kami tidak ada rencana menjual Gianluigi Donnarumma, dan (pelatih) Vincenzo Montella akan membuat keputusan per pekan. Setahu saya, dia bisa bermain pada setiap pertandingan. Namun, kami tidak bisa mengambil risiko, jadi kami harus mencari kiper lain,” terang Fassone saat memberikan tanggapan.

“Kami tidak bisa mengandalkan seseorang yang sudah mendekati akhir kontraknya, yang mungkin berpikir untuk gabung ke Real Madrid, terutama untuk peran yang sulit sebagai kiper. Saya harus yakin kami punya kiper yang fokus, yang berada dalam kondisi fisik dan mental yang baik,” tambahnya.

“Sebagai contoh, jika suporter melakukan protes dalam sebuah pertandingan, itu bisa membuat konsentrasinya menurun. Dari apa yang dikatakan oleh Mino Raiola, si pemain tampaknya sangat gelisah,” kata Fassone.

Fassone kemudian menjelaskan alasan AC Milan meminta Donnarumma memutuskan mengenai masa depannya. Menurutnya, Rossonerri tidak bisa menunggu lebih lama karena harus segera mencari kiper lain andai Donnarumma tidak mau menandatangani kontrak baru.

“Kami tidak mengancam, karena Gigio akan habis di musim panas tahun depan dan saya memerlukan waktu untuk bekerja di bursa transfer. Masa pramusim dimulai 3 Juli, jadi dua pekan adalah waktu yang sangat minim. Jika dia memberi tahu saya pada pertengahan Agustus bahwa dia tidak ingin tanda tangan di kontrak baru, apa yang bisa saya lakukan?” tuturnya.

Diminati Chelsea, Juventus Tolak Penawaran Superior Untuk Alex Sandro

alex sandro - juventus

 

Juventus mengklaim kalau Chelsea telah membuat penawaran dengan harga fantastis untuk merekrut salah satu pemainnya, Alex Sandro. Namun, Bianconeri tetap menolak penawaran itu.

Alex Sandro memang menjadi salah satu incaran Chelsea dalam bursa transfer musim panas tahun ini. Pasalnya, manajer Antonio Conte ingin memproyeksikan bek sayap asal Brasil itu dalam skuat utamanya.

“Chelsea telah membuat sebuah tawaran yang amat superior untuk Alex Sandro,” ucap salah satu petinggi, Juventus, Giuseppe Marotta, seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Kami telah menolak penawaran itu, namun di akhirnya para pemain merupakan penentu dari masa depannya sendiri,” katanya, memberikan sinyal transfer yang masih mungkin terjadi.

Marotta sendiri tidak memberitahukan lebih lanjut terkait seberapa besar tawaran ‘Si Biru’ untuk pemain 26 tahun itu. Namun berdasarkan yang dilaporkan sejumlah media Inggris, klub asal London itu berani mengajukan penawaran sebesar 55 juta pounds ataupun sebesar Rp 934 miliar.

Sebenarnya wajar saja kalau Alex Sandro diminati Chelsea sampai segitunya. Dengan melakoni total 43 pertandingan bersama Juventus di sepanjang musim 2016/2017, dia mampu membukukan 3 gol dan 7 assist yang berkontribusi dalam kesuksesan timnya memuncaki Serie A serta Coppa Italia, sekaligus melangkah hingga ke partai final Liga Champions.

Sandro sebelumnya direkrut oleh Juve di bursa transfer tahun 2015 dari klub lamanya FC Porto dengan biaya transfer sebesar 32 juta pounds (sekitar Rp 390 miliar). Dalam 2 musim di Juve, Sandor sudah meningkat jadi pemain yang kuat dan sukses membuktikan kualitasnya di skuat utama Massimiliano Allegri.

Pochettino Ingin Segera Memulai Premier League 2017/2018

maurizio pochettino - tottenham hotspur

 

Mauricio Pochettino sudah tak sabar lagi untuk melihat Tottenham Hotspur bertanding. Dia ingin secepatnya memulai pertandingan Premier League musim depan.

Sedari dipercaya untuk melatih Spurs di 2014, Pochettino punya catatan yang cukup bagus bersama Spurs dengan finis 3 besar di 2 musim terakhir. Di musim 2015/2016, dia mengantarkan Spurs finis di peringkat 3 sementara di musim lalu The Lilywhites menempati posisi kedua, di bawah Chelsea.

Dengan jeda liga di liburan musim panas ini, Pochettino pun berharap para pemainnya bisa kembali dengan kondisi prima dan bersemangat untuk menjalani Premeir League 2017/2018.

“Sekarang kami mulai mempersiapkan musim dan kami sudah tak sabar lagi untuk memulai liga,” ujar Pochettino seperti yang dilansir dari salah satu media. “Ini merupakan waktunya bagi para pemain kami untuk menjalani liburan musim panasnya dan untuk kembali prima lagi, namun kami juga memikirkan soal mengawali musim dengan kondisi terbaik.”

Spurs akan mengawali musim 2017/2018 dengan berkunjung ke kandang Newcastle United (tim promosi), tepatnya di 12 Agustus mendatang. Seminggu kemudian, Spurs bakal melakoni laga kandang perdana di Wembley dengan melawan pesaing sekaligus sang kampiun 2016, Chelsea.

“Saya selalu melihat jadwal laga dengan pandangan yang positif. Memang betul, Premier League sulit dan kami akan mengawalinya di markas Newcastle, yang pastinya akan menyenangkan sebab itu merupakan laga pertama kami. Dan setelahnya laga perdana kami di Wembley kontra Chelsea, saya yakin kalau para penggemar juga akan sangat berantusias.

“Newcastle merupakan motivasi tersendiri buat kami. Upaya kami menuntaskan musim sebelum yang terakhir tak begitu krusial saat ini. Namun kami mesti menjadikannya sebagai motivasi tambahan dan kami berupaya untuk memenangi semua laga.”

“Musim depan pastinya akan menyenangkan dan mengawalinya di St James’ Park akan membuat kami sangat termotivasi,” tandas Pocchetino.