Striker Inter Inginkan Jam Bermain lebih Walau Harus Dipinjamkan Klub Lain

Striker Inter Inginkan Jam Bermain lebih Walau Harus Dipinjamkan Klub Lain

Striker muda dari Inter Milan yaitu Gabriel Barbosa dikabarkan akan dipinjamkan ke klub lain yang bermain di Liga utama Eropa seandainya sang pemain tak dimainkan  lagi atau lebih tepatnya tak diberi kesempatan More »

MU Inginkan Gelandang Tottenham, Tottenham Jual Mahal

MU Inginkan Gelandang Tottenham, Tottenham Jual Mahal

Raksasa sepak bola Premier League yaitu Manchester United, memang sedang ingin meningkatkan kualitas pemainnya dimusim depan. Mereka pun berencana untuk memberi pemain instant yang sudah teruji dilapangan baik dari pemain yang berlaga More »

Pemain bertahan senior Chelsea Bungung Pilih Klub Jika Hengkang Musim Ini

Pemain bertahan senior Chelsea Bungung Pilih Klub Jika Hengkang Musim Ini

Pemain bertahan senior Chelsea yaitu John Terry, sepertinya sedang bingung mempertimbangkan masa depannya seandainya Ia tak melanjutkan karirnya di Stamford Bridge pasalnya Ia kini sedang mempertimbangkan penawaran yang cukup besar yang menghinggapi More »

Mantan CEO Milan Lakukan Selebrasi Seperti Orang Gila Saat Milan Imbangi Inter

Mantan CEO Milan Lakukan Selebrasi Seperti Orang Gila Saat Milan Imbangi Inter

Mantan CEO dari AC Milan yaitu Adriano Galliani belum lama ini mengatakan bahwa dirinya sangat senang dengan hasil akhir yang terjadi saat Derby Della Madonnina berlangsung. Ia pun mengaku bahwa dirinya melakukan More »

Tak Diinginkan Klubnya, Joe Hart Laris Diperebutkan

Tak Diinginkan Klubnya, Joe Hart Laris Diperebutkan

Penjaga gawang Manchester City yang saat ini dipinjamkan oleh Torino yaitu Joe Hart, sepertinya kini memiliki banyak pilihan jika seandainya Ia harus hengkang dari Etihad dalam waktu dekat. Pasalnya kini ia telah More »

 

Striker Inter Inginkan Jam Bermain lebih Walau Harus Dipinjamkan Klub Lain

Gabriel Barbosa Inter Milan, Gabriel Barbosa, Inter Milan, Serie A, Liga Italia

Striker muda dari Inter Milan yaitu Gabriel Barbosa dikabarkan akan dipinjamkan ke klub lain yang bermain di Liga utama Eropa seandainya sang pemain tak dimainkan  lagi atau lebih tepatnya tak diberi kesempatan lagi untuk membuktikan keahliannya dimuim depan. Hal itu diungkapkan belum lama ini oleh Wagner Ribeiro yang merupakan agen dari Gabriel.

Gabriel atau yang biasanya dipanggil dengan Gabigol, memang baru usia 20 tahun, namun keahliannya menjebol gawang lawan cukup diperhitungkan. Tercatat saat a bermain di klub sebelumnya, Ia mampu mencetak 24 gol dari 83 penampilannya bersama Santos FC selama tiga tahun.

Akhirnya pada bursa transfer musim panas lalu, Ia pun diboyong oleh Inter dengan biaya penebusan hampir 30 juta Euro dengan masa kontrak selama lima tahun, padahal dua raksasa La Liga yaitu Barcelona  dan Real Madrid menginginkan tanda tangannya saat itu.

Sayangnya saat berlabuh di Giuseppe Meazza, Ia malah tak dipercaya diturunkan baik sebagai pemain inti maupun cadangan. Tercatat Ia hanya sempat diturunkan sebanyak delapan kali saja hingga saat ini. Padahal Ia sempat mencetak gol dari totak 153 menit dimainkan tepatnya saat menghadapi Bologna dan menyelamatkan poin Inter dengan skor 1-0..

Hal itu membuat agennya ingin membicarakannya langsung dengan direktur Inter, seperti yang diungkapkannya kepada Fox Sports Brazil. Ia mengatakan, ” Kemarin Saya kembali ke Milan dan telah berbicara dengan direktur Inter. Kami juga akan menyelesaikan masalah uamg terkado. Bila Ia tak lagi bermain, atau lebih tepatnya, jika Ia tak diberi kesempatan untuk bermain di masa depan, tak harus sebagai starter, maka dia akan diizinkan dipinjamkan ke klub Eropa. Yang jelas Ia tak akan kembali ke Brasil,”.

Terdapat kabar yang mengatakan bahwa pemain bernomor punggung 96 di Inter, telah memiliki dua klub yang sudah antri ingin menggunakan jasanya dalam waktu dekat. Mereka adalah rivalnya di liga Italia yaitu Atalanta dan Sassuolo. Namun ada kabar lain yang mengatakan Ia akan dipinjamkan ke klub lain selain di Liga Serie A.

 

MU Inginkan Gelandang Tottenham, Tottenham Jual Mahal

Eric Dier Tottenham Hotspurs to Manchestr United, Eric Dier Tottenham Hotspurs, to Manchestr United, Eric Dier, Tottenham Hotspurs to Manchestr United, Eric Dier to Manchestr United, Tottenham Hotspurs

Raksasa sepak bola Premier League yaitu Manchester United, memang sedang ingin meningkatkan kualitas pemainnya dimusim depan. Mereka pun berencana untuk memberi pemain instant yang sudah teruji dilapangan baik dari pemain yang berlaga di liga Eropa maupun pemain yang bermain di Liga domestik. Salah satunya adalah pemain gelandang bertahan dari Tottenham Hotspurs yaitu Eric Dier.

Dier memang belakangan memiliki performa yang sangat memuaskan terutama pada musim ini. Dengan usianya yang masih terbilang muda, ia mampu turut ambil bagian dalam mempertahankan lini tengah dan belakang Tottenham sehingga mereka menjadi peringkat pertama dalam kategori tim yang memiliki kebobolan paling sedikit di Premier League. Mereka pun kini berasaing ketat dalam perebutan gelar juara yang saat ini masih diduduki oleh Chelsea dengan selisih empat poin saja.

Sebenarnya tidak hanya klub setan merah saja yang menginginkan jasanya, beberapa rivalnya pun di Premier League juga menginginkannya namun sepertinya MU mampu memberikan harga terbaik untuknya. Dikabarkan dengan bakatnya dan usianya yang masih muda, diyakini ia akan mampu menggantikan Michael Carrick yang sebelumnya juga direkrut sebelumnya dari Tottenham satu dekade yang lalu.

Sang pemain juga cukup rutin dilibatkan dalam berbagai kompetisi musim ini. Tercatat di Premier League, ia sudah 28 kali menjadi starter dan dua kali menjadi pemain pengganti serta menghasilkan dua buah gol. Ia pun sempat diturunkan saat menghadapi Champions League dan Europa Legue namun tak berhasil melanjutkan perjuangannya hingga kini.

Kabar baiknya seperti yang dituliskan oleh media The Telegraph, ternyata gayung bersambut telah dimiliki oleh MU, pasalnya sang pemain berusia 23 tahun tersebut juga ingin berada di Old Trafford pada musim kompetisi mendatang. Akan tetapi sayangnya hal tersebut sepertinya tak disetujui oleh sang pemilik. Dikabarkan manajemen Tottenham masih ingin memiliki jasa pemain lebih lama lagi karena Ia memiliki potensi yang sangat mendukung masa depan Tottenham. Mereka mencoba memasang harga sang pemain dengan harga yang cukup tinggi dengan tujuan tak ada yang berani menawarnya.

Pemain bertahan senior Chelsea Bungung Pilih Klub Jika Hengkang Musim Ini

John Terry Chelsea, John Terry, Chelsea, John Terry Chelsea to CSL, John Terry Chelsea to MLS, John Terry Chelsea to West Ham

Pemain bertahan senior Chelsea yaitu John Terry, sepertinya sedang bingung mempertimbangkan masa depannya seandainya Ia tak melanjutkan karirnya di Stamford Bridge pasalnya Ia kini sedang mempertimbangkan penawaran yang cukup besar yang menghinggapi dirinya belum lama ini. Seperti yang diberitakan media The Mirror, penawaran tersebut berasal dari negeri tirai bambu dan dari negeri paman Sam jika ia mau angkat kaki dari Chelsea.

Memang beberapa waktu yang lalu, sang pemain yang sudah berusia 36 tahun tersebut sempat ditawarkan oleh manajemen Chelsea untuk tetap bertahan, hanya saja bukan sebagai pemain. Namun sang kapten kesebelasan tersebut masih ingin bermain dan memilih menolaknya. Ia pun siap untuk dapat melanjutkan tantangan barunya setelah hampir setia bersama Chelsea selama lebih dari dua dekade.

Salah satu klub yang bermain di Chinese Super League dan Major League Soccer, melihat peluang ini dan ingin memboyongnya pada bursa transfer mendatang. Bahkan dikabarkan pemain asal Inggris tersebut juga akan menerima gaji sebesar 20 juta poundsterling per musim seandanya san pemain mau pindah menuju negeri Tirai Bambu.

Sang pemain bernomor punggung 26 itu pada dasarnya ingin mengakhiri karirnya di Chelsea dengan membantu timnya meraih gelar Juara Premier League pada musim ini. Akan tetapi sepertinya mereka harus berusaha lebih keras lagi. Pasalnya pada pertandingan terakhir mereka di Liga domestik itu, mereka tak mampu membawa pulang poin satu pun saat menghadapi Manchester United dengan kebobolan dua kali tanpa balas.

Dan kini mereka hanya memiliki selisih empat poin dengan peringkat dibawahnya yang diisi oleh Tottenham Hotspurs. Padahal mereka tniggal memiliki enam pertandingan tersisa menghadapi Southampton, Everton, Middlesbrough, West Brom, Watford dan terakhir Sunderland. Sementara disisi lain Tottenham masih harus menaklukan Crystal Palace, West Ham, Manchester United, Leicester City dan Hull City.

John Terry dulu sempat memulai perjuangannya di akademi West Ham United. Dan dikabarkan jika Ia ingin meneruskan karirnya di Liga Premier di musim depan, dikabarkan mereka juga siap menampung sang pemain dan memberikan jadwal lebih rutin dibandingkan dengan jadwal saat ini di Chelsea.

Mantan CEO Milan Lakukan Selebrasi Seperti Orang Gila Saat Milan Imbangi Inter

Adriano Galliani ex CEO AC Milan, Adriano Galliani ex CEO AC Milan, Adriano Galliani, ex CEO AC Milan, AC Milan, Inter Milan vs Ac milan, Serie a

Mantan CEO dari AC Milan yaitu Adriano Galliani belum lama ini mengatakan bahwa dirinya sangat senang dengan hasil akhir yang terjadi saat Derby Della Madonnina berlangsung. Ia pun mengaku bahwa dirinya melakukan gerakan selebrasi yang cukup menghebohkan untuk seusianya.

Galliani yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden AC Milan, memang sering menjadi pendukung setia Milan walaupun sudah tak berada di posisi kepengurusan klub tersebut. Ia pun sering terlihat berada di tirbun untuk dapat mengamati secara langsung pemain Milan yang beberapa diantaranya tak sempat Ia temui semasa di Milan.

Namun karena belum lama ini kepemilikan Milan baru saja pindah tangan dari rekan yang dikenalnya yaitu Silvio Berlusconi ke tangan konsorsium asal Tiongkok Ia memilih untuk tidak hadir di stadion sebagai rasa hormatnya terhadap pemilik klub yang baru dan menganggap dirinya masih memiliki pengaruh penting disana. Padahal momen seperti ini sangat ia nantikan dimana Milan menghadapi rivalnya yaitu Inter Milan. Akhirnya ia memilih untuk menonton pertandingan tersebut di sebuah restoran di Brera, yang masih berada di sekitar area kota Milan, bersama dengan beebrapa teman dan mantan rekan kerjanya.

Dalam pertandingan tersebut kedua tim menghasilkan skor imbang 2-2. Dan yang membuat pertandingan tersebut menarik untuknya adalah mantan klubnya terhindar dari kehilangan poin karena gol dramatis dari Cristian Zapata di penghujung injury time babak kedua tepatnya dimenit ke 97. Ia pun mengakui bahwa dirinya sangat senang  dengan hal tersebut dan melakukan selebrasi dengan seperti orang gila.

Saat dirinya diwawancara oleh Corriere della Sera tentang bagaimana ia mengungkapkan suasana saat itu, Ia pun mengatakan, “Dengan cara yang biasanya, namun kali ini saya menjadi benar-benar seperti orang gila. Pada level emosional, tidak ada yang benar-benar berubah. Saya terus mendukung Milan selamanya, walaupun jika saya tidak lagi bagian dari dewan direksi klub.”

Ia pun juga menjawab pertanyaan yang menanyakan tentang pendapatnya kepada Yonghong Li, direksi baru dari konsorsium asal Tiongkok yang memimpin Milan saat ini dan ternyata ia tidak masalah dengan hal tersebut bahkan mantan Presiden sebelumnya yaitu Silvio Berlusconi  juga berharap yang terbaik untuk Milan. Ia pun mengatakan, “Saya telah berbicara dengan Silvio Berlusconi dan ia senang. Siapa saja yang merasa kita saat ini sedang mendoakan hal buruk pada direksi baru adalah salah besar,”.

Milan yang saat ini masih berada di peringkat keenam klasemen untuk sementara di Serie A musim ini, akan menghadapi pertandingan lanjutan menghadapi Empoli pada tanggal 23 April mendatang pukul 20.00 WIB dan berusaha untuk menegejar ketertinggalan mereka untuk memperebutkan tiket menuju liga Eropa musim depan.

Tak Diinginkan Klubnya, Joe Hart Laris Diperebutkan

pep guardiola joe hart manchester city, pep guardiola joe hart, manchester city, pep guardiola, joe hart manchester city, pep guardiola manchester city, joe hart, Premier league

Penjaga gawang Manchester City yang saat ini dipinjamkan oleh Torino yaitu Joe Hart, sepertinya kini memiliki banyak pilihan jika seandainya Ia harus hengkang dari Etihad dalam waktu dekat. Pasalnya kini ia telah dilirik oleh klub lainnya di Premier League yaitu Manchester United dan Chelsea dan ingin dimainkan pada musim panas mendatang seperti yang di kabarkan oleh Mail on Sunday.

Kedua klub tersebut mengincar Hart dikarenakan penjaga gawang mereka juga sedang dibidik oleh klub papan atas dari Liga Spanyol yaitu Real Madrid. Madrid memang saat ini sangat menginginkan salah satu diantara kedua kiper  mereka, David de Gea dari Manchester United dan Thibaut Courtois dari Chelsea, bahkan tak ragu untuk mengeluarkan dana besar demi memenuhi keinginannya.

Jika hal itu terjadi maka kedua tim tersebut harus memiliki penjaga gawang profesional lainnya yang setara dengannya namun dengan harga yang lebih murah. Dan dikabarkan keduanya memilih Joe Hart yang disia-siakan oleh Manchester City.

Josep Guardiola selaku Pelatih City memang baru bergabung dengan klub tersebut pada musim ini namun ia langsung memilih kiper baru yang lebih berpengalaman dibandingkan Joe Hart. Ia pun memilih Claudio Bravo, mantan pemainnya saat Ia melatih di Barcelona, dan meminjamkan Hart kE Torino selama semusim. Namun ternyata yang kini sudah berusia 34 tahun tak menampilkan performa yang sesuai dengan harapan sang pelatih. Dan menariknya walaupun demikian, Guardiola pun tak ingin mendatangkan Hart kembali di Etihad.

Dengan kondisi tersebut, Hart kini menjadi incaran klub papan atas di Eropa khususnya di Liga Inggris. Bahkan Liverpool yang kipernya juga belum dilirik oleh klub lainnya juga ingin mendatangkan Hart ke Anfield. Torino sendiri juga pad dasarnya ingin mempermanenkan sang pemain di musim depan mengingat kinerjanya telah terbukti di musim ini.

Sang pemain yang menjadi incaran tersebut pada dasarnya tak memiliki masalah untuk bermain di klub manapun selama klub tersebut mampu mempercayainya dan terus memainkannya secara rutin tiap minggunya seperti yang dilakukan Torino terhadapnya. Hanya saja, City dipastikan akan jual mahal melabeli pemain yang berusia 29 tahun tersebut.

Pogba Analisa Pelatih lamanya Di Juventus

Paul Pogba and Antonio Conte juventus, Paul Pogba Antonio Conte juventus, Pogba Antonio Conte, juventus, Pogba, Antonio Conte Chelsea, Pogba Manchester United, Manchester united vs Chelsea, Premier league

Paul Pogba yang merupakan pemain gelandang andalan dari Manchester United, belum lama ini mengungkapkan kekagumannya terhadap pelatih Chelsea yaitu Antonio Conte. Pasalanya sang pelatih tersebut menurutnya telah memberikan warna yang cukup positif dalam Liga Premier musim ini. Hal ini menjadi semacam nostalgia bagi Pogba karena Ia sempat diasuh oleh Conte saat Ia masih melatih Juventus.

Conte memang sempat mengasuh Juventus pada tahun 2011 -2014 sedangkan Pogba sempat direkrut oleh Conte dari 2012 lalu hingga 2016 kemarin. Pogba pun bahkan pernah mencicipi gelar juara Liga Italaia saat itu sebanyak dua kali saat diasuh Conte. Kini mereka pun akan kembali bertemu, hanya saja tidak berkerjasama sebagai tim namun sebaliknya hanya sebagai lawan.

Sang pemain asal Prancis itu pun kemudian mengungkapkan analisanya tentang Chelsea saat akan bertemu dalam ajang kompetisi Premier League nanti malam WIB. Ia mengatakan kepada MUTV. “Chelsea memiliki tim hebat dan semua orang tahu itu. Saat anda bermain di Premier League, anda tidak hanya membutuhkan keberuntungan, namun anda juga harus menciptakannya,”.

Ia pun menambahkan, “Saat ini mereka memiliki pelatih yang terus mendorong mereka dan mereka juga memiliki pemain yang ingin menunjukkan pada dunia bahwa Chelsea masih ada, tidak seperti yang terjadi pada musim lalu, Hanya saja anda tak pernah tahu di kompetisi Premier League, itulah indahnya. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi walau mereka sudah bermain bagus musim ini.”

Hingga saat ini, MU telah dua kali menelan pil pahit ketika berjumpa dengan Chelsea, namun geladang bernomor punggung 6 di MU tersebut  juga mengatakan bawa dirinya mengerti strategi yang akan dibawa oleh Conte pada pertandingan menghadapi timnya malam nanti. Ia mengatakan, “Secara taktis Ia tak ingin kemasukan gol. Dan memang kami tidak pernah mencetak angka ke gawang Chelsea, jadi semoga akhir pekan ini kami bisa dan kami harus melakukannya,”.

Ia pun menambahkan, “Formasi yang mereka usung, mereka tahu apa yang mereka lakukan. Itu sama persis saat di Juventus ketika Conte masih di sana. Anda tahu latihannya selalu sama jadi pemain tahu apa yang harus mereka lakukan.”

Setelah menghadapi Chelsea, Manchester United akan menghadapi Anderlecht di leg kedua dalam ajang kompetisi Liga Eropa yang sudah memasuki perempat final, pada tanggal 21 April mendatang.

 

Rooney Tak Di Tinggal di Old Trafford Saat MU Hadapi Perempat Final Liga Eropa

Wayne Rooney Manchester united, Wayne Rooney, Manchester united, Premier League

Striker andalan Manchester United yang kini tak menjadi andalan lagi yaitu Wayne Rooney, bisa dipastikan tak akan membantu timnya untuk menjalani pertandingan Liga Eropa yang sudah memasuki babak perempat final. Padahal pertandingan sepenting itu Ia selalu dilibatkan sebelum pelatih barunya yaitu Jose Mourinho mengasuh di Old Trafford.

Memang pertandingan yang rencananya diselenggarakan pada tanggal 14 April besok pukul 02.05 WIB, Arsenal akan menghadapi leg pertama perebutan tiket menuju semi final menghadapi perwakilan dari negara Belgia, RSC Anderlecht. Namun kapten kesebelasan setan merah tersebut ditinggal dimarkasnya saja seperti yang diungkapkan  sang pelatihnya saat konfrensi Pers di Brussels karena alasan cedera.

Seperti yang dilansir Goal International, Ia mengatakan, “Rooney tidak bahagia dengan kondisinya saat ini karena Ia merasa kurang nyaman dengan cedera engkelnya.”

Namun saat ditanyakan tentang keberadaannya membantu tim saat pertandingan menghadapi Chelsea dalam kompetisi Premier League di akhir pekan nanti, sang pelatih asala Portugal tersebut hanya mengatakan, “Kita lihat saja nanti.”.

Saat dilihat kondisi sang pemain, sepertinya Ia malah merasa nyaman dengan absennya diberbagai pertandingan penting MU. Ia pun tak ingin mengakhiri karirnya dengan cara tak mampu memberikan kontribusi yang apik bersama timnya yang telah ia bela selama dua bela musim kompetisi. Padahal penampilannya cukup lumayan hingga saat ini dan tak jarang Ia mendapatkan pengharagaan sebagai pemain terbaik dan sering membantu tim meraih gelar juara.

Namun pemain yang berusia 31 tahun tersebut kini dalam satu bulan terakhir, Rooney sering diselimuti oleh masalah kebugaran yang mengakibatkan cedera. Padahal menurut Daily Mail, Ia bersedia bermain dengan lebih bugar jika saja sang pelatih memberinya kesempatan.

Mantan pemain Everton itu tercatat hanya memainkan lima pertandingan di berbagai kompetisi sejak ia menjadi pencetak gol sepanjang masa timnya. Dan terakhir kali Ia merumput bersama timnya saat mereka menghadapi West Bromwich Albion, sayangnya Ia tak mampu menunjukkan kemampuannya dan berakhir imbang tanpa angka.

Kondisi jarang digunakan timnya belakangan membuat efek domino di tim nasional. Pasalnya Ia akhirnya tak dipanggil oleh pelatih timnas Inggris yaitu Gareth Southgate untuk bermain di kompetisi Piala Dunia.

Juventus Merevisi Kontrak Lama Paulo Dybala

Paulo Dybala new Contract, Paulo Dybala sign new Contract, Paulo Dybala 2022, Paulo Dybala Juventus, Serie A

Juara musim lalu di kompetisi Serie A yaitu Juventus, baru saja berhasil mengamankan pemain lini depan andalannya yaitu Paulo Dybala. Pasalnya hari ini tepatnya tanggal 13 April 2017, sang pemain telah resmi untuk menandatangai perubahan kontrak lamanya, termasuk perihal penambahan masa baktinya dan juga perubahan nilai gajunya yang diperoleh saat ini.

Pemain berkebangsaan Italia tersebut memang semenjak pindah ke Juventus dua tahun lalu menjadi salah satu pemain yang menjadi pilihan utama pelatihnya saat ini Massimilliano Allegri. Ia pun tercatat berperan aktif dalam membawa Juventu meraih dua gela juara pada musim lalu dan menghasilkan 23 gol di musim pertamanya di Juventus setelah membantu di 46 pertandingan.

Dimusim ini Ia pun tak kalah apik dan karenanya sang pemain banyak dilirik oleh beberapa klub top papan atas Eropa dan ingin menggunakan jasanya pada musim depan. Karena itulah Juventus mencoba memagari asetnya yang berharga dengan merevisi kontrak lamanya.

Dalam perjanjuan terbarunya, mantan pemain Palermo tersebut seharusnya dikontrak sampai dengan 2020 mendatang, namun kini diperbaharui lagi dengan kontrak terbarunya. Ia pun kini memiliki tambahan kontrak selama dua tahun lagi dan berarti akan habis pada tahun 2022 mendatang.

Seperti yang dikutip dari web resmi klub, manejemen Juventus mengumumkan di hari ini, “Dengan bahagia Juventus mengumumkan bahwa Paulo Dybala telah memperbaharui masa kontraknya hingga 30 Juni 2022 mendatang, yang berarti memperpanjang sebuah perjalanan yang dimulai pada Juli 2015 lalu. Juventus akan melangkah ke masa depan dan mereka akan melakukan hal itu dengan didampingi oleh La Joya (Dybala) selama lima tahun ke depan,”.

Ketika ia direkrut ke Turin, mantan pemain Palermo tersebut ditebus dengan nilai transfer 32 juta Euro ditambah bonus lain bernilai 8 juta Euro untuk klub lamanya. Dan kini dengan revisi kontrak terbarunya, Palermo juga mendapat kecipratan uang sebesar 8 juta Euro mengingat hal tersebut adalah bagian dari kesepakatan kedua klub saat melakukan pemindahtanganan Dybala.

Hanya saja hingga kini belum diketahui apakah ada klausul rilis dalam kontrak baru tersebut dan berapa nilai yang harus ditebus klub lain yang ingin merekrutnya namun sempat diketahui dikotrak terbarunya membuat gaji Dybala menjadi naik hingga 7 juta Euro per tahunnya.

Arsenal Akan Perpanjang Kontrak Wenger Beserta Dana Segar

Arsenal Arsene Wenger, Arsene Wenger new contract, Arsenal Offer Wenger, Wenger in, Wenger stay, Premier league

Arsene Wenger yang saat ini masih menajdi pelatih Arsenal sepertinya akan terus melanjutkan perjuangannya membawa Arsenal menuju performa yang lebih baik terlepas performanya yang tak stabil dan terancam tak mendapatkan tiket menuju liga Champions. Bahkan Ia akan mendapat sokongan dana besar dari pemilik Arsenal untuk dapat mendongkrak kinerja timnya pada musim depan.

Arsenal memang belakangan tak tampil sekokoh pada tengah musim pertamanya. Tercatat mereka yang sempat masuk dua besar kini rela mencicipi posisi peringkat keenam klasemen dan dibayang-bayangi oleh peringkat dibawahnya yang memiliki poin yang sama. Apalagi kesempatan mereka menjadi juara di Liga Champions musim ini sudah hilang karena disingkirkan Bayern Munchen.

Dalam lima pertandingan terakhirnya di Premier League, Arsenal juga harus mengalami tiga kali kekalahan dan sekali menang. Hal ini membuat para supporter mereka menuntuk pelatihnya digani dengan segera terutama saat Ia tak mampu lagi memberikan gelar juara kompetisi tersebut 12 sejak musim yang lalu.

Meskipun demikian, manajemen Arsenal ternyata masih ingin memberikan kesempatan kepada pelatihnya yang telah mengabdi selama dua dekade tersebut. Mereka akan mencoba memperpanjang selama dua musim lagi dan mencoba mencari penggantinya tanpa tergesa-gesa. Selain itu Arsenal juga ingin menyokong kebutuhan Wenger pada musim depan dan melihat perubahan yang akan terjadi.

Dikabarkan ada beberapa pemain yang ingin dilepas Arsenal dan merekrut yang baru pada bursa musim panas mendatang. Sebut saja Olivier Giroud yang saat ini kalah pamor dengan Mesut Ozil dan Alexis Sanchez. Ia diprediksi akan digantikan dengan Alexandre Lacazette, yang merupakan striker dari Olympique Lyonnais.

The Gunners sepertinya juga akan mencoba merekrut pemain sayap dari Crystal Palace yaitu Wilfried Zaha. Namun sayangnya mereka harus bersaing ketat dengan rivalnya di liga Inggris yaitu Tottenham Hotspurs dan Manchester City di bursa transfer nanti.

Selain itu mereka juga berusaha mencoba mendapatkan striker Glasgow Celtic, Moussa Dembele sekaligus rekannya yang berada di posisi bek kiri yaitu Kieran Tierney, namun kali ini mereka harus berhadapan dengan Chelsea.

Arsenal sepertinya juga memperhatikan palang pintu terakhirnya karena dikahawtirkan David Ospina kemungkinan akan angkat kaki dari Emirates. Mereka akan mencari penggantinya dengan Jordan Pickford, kiper dari Sunderland dan juga Jack Butland daru Stoke City.

 

Ranieri Pada Dasarnya Tak Ingin Jual Kante

claudio ranieri Ngolo Kante Leicester City, claudio ranieri Ngolo Kante, Leicester City, claudio ranieri, Ngolo Kante Leicester City, claudio ranieri Leicester City, Ngolo Kante, Premier League

Mantan pelatih dari Leicester City yaitu Claudio Ranieri belum lama ini mengatakan bahwa pada dasarnya Ia tak ingin melepaskan pemain vitalnya pada musim panas 2016 namun akhirnya ia tak memiliki kuasa untuk mempertahankannya.

Pemain yang dimaksud oleh Ranieri adalah gelandang mereka yang dijual ke Chelsea yaitu N’Golo Kante. Pemain asal Prancis tersebut memang menjadi salah satu pilar dan mampu berperan aktif membawa timnya menyabet gelar juara Premier League, padahal selama sejarah Leicester berdiri mereka tak pernah sekalipun memboyong piala tersebut.

Namun sayangnya Ia harus dilepaskan manajemen dengan nilai 32 juta pounsterling pada musim ini kepada Chelsea, padahal sebelumnya saat Kante direkrut Liecester dari Caen, Ia hanya ditebus sekitar 5,6 juta poundsterling saja.

Dan kini saat bermain dengan tim barunya juga bermain apik bahkan menjadi pilar utama juga di tim utama. Keahliannya dalam mengejar bola dan staminanya yang besar, dipercaya mampu untuk meredam serangan lawan-lawannya sehingga Chelsea pun kini berada diperingkat pertama klasemen sementara pekan ini. Ia pun juga memiliki kesempatan bersama timnya untuk mengejar gelar lainnya di Eropa yaitu Premier League.

Ranieri sebenarnya sempat melarang untuk melepaskan pemain intinya seperti Mahrez, Vardy dan juga Kante akhirnya tak mampu menahan semuanya. Padahal ketiganya merupakan pusat serangannya dimulai. Ia mengatakan kepada Sky Sports, “Saya tidak ingin menjual Kante. Saya juga tidak ingin menjual Mahrez dan Vardy karena saya percaya ketiga pemain ini merupakan jantung dari tim,”.

Ia pun membeberkan kejadian tersebut, “Saya katakan pada manajemen, ‘Kami harus mulai menciptakan dongeng yang mampu terus berlanjut. Saya percaya bahwa kami mampu melakukan sesuatu di Liga Champions’., Saya sempat mengatakan kesalahan terbesar adalah percaya pada para pemain sebelum saya dipecat. Namun kini saya sadar saya benar percaya pada mereka.”

Beberpa pengamat mengungkapkan kemampuan Kante dan sering membandingkannya  dengan pendahulunya di Chelsea yang berada diposisi gelandang, Claude Makelele. Ranieri pun juga menanggapinya, “Makelele mulai bermain ketika ia lebih muda dan di posisi winger kanan. Setelah itu, dia tak terlalu banyak bergerak dan lebih mengorganisir permainan. Kante adalah pemain serius. Dia lahir untuk sepakbola”.

Hingga kini Leicester pasca ditinggal Kante berada di posisi sebelas dengan pelatih barunya yaitu Craig Shakespeare. .